cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Jarkom
ISSN : -     EISSN : 23386312     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022" : 5 Documents clear
PERANCANGAN KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER MENGGUNAKAN FIREWALL INTRUSION DETECTION SYSTEM (IDS) TERHADAP SERANGAN BRUTE FORCE DAN IMPLEMENTASI ARP LIST S.A. Puntadheva; Rr Yuliana Rachmawati Kusumaningsih; Joko Triyono
Jurnal Jarkom Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/jarkom.v10i2.4482

Abstract

Pentingnya keamanan jaringan internet yang baik dan memadai sangat diperlukan dalam pekerjaan yang dilakukan supaya para pengguna dapat menikmati koneksi internet yang aman dan stabil. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan sistem keamanan jaringan agar setiap user dapat menggunakan jaringan internet secara maksimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan sistem keamanan brute force dan ARP list. Berdasarkan hasil dari beberapa kali pengujian dibutuhkan waktu empat detik untuk mendeteksi dan memblokir IP dari client yang melakukan serangan brute force ke router mikrotik sedangkan implementasi ARP list yang membatasi akses login ke router mikrotik untuk IP yang tidak ada dalam ARP list membutuhkan waktu kurang dari empat detik.
IMPLEMENTASI INTERNET OF THINGS MENGGUNAKAN FACE RECOGNITION SEBAGAI PENGGANTI PASSWORD UNTUK PINTU RUANGAN BERBASIS RASPBERRY PI Dewo Pambudi; Rr Yuliana Rachmawati Kusumaningsih; Suwanto Raharjo
Jurnal Jarkom Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/jarkom.v10i2.4483

Abstract

Teknologi komputer pada saat ini berkembang dengan sangat pesatnya dan merupakan salah satu bidang yang mempunyai peran yang sangat penting dibeberapa aspek kehidupan manusia, termasuk pada bidang security. Pandemi covid-19 telah menyebar hampir di seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia. Bertambahnya aksi pencurian akibat pandemi covid-19 dikarenakan sistem keamanan ruangan tidak terlindungi dengan baik. Sistem keamanan menggunakan face recognition untuk pintu ruangan sebagai pengganti password lebih baik dibandingkan menggunakan kunci konvensional dikarenakan ruangan hanya bisa diakses oleh wajah yang terdapat pada dataset saja yang memiliki hak akses untuk membuka ruangan tersebut. Penggunaan face recognition juga berguna meminimalisir sentuhan alat untuk mengurangi penularan virus covid-19 dan sistem dapat mengirimkan notifikasi berupa email jika terdeteksi suatu objek wajah yang tidak terdaftar pada dataset. Metode pengenalan wajah yang terdapat pada algoritma haarcascade yaitu LBPH (Local Binary Pattern Histogram), ketika terdeteksi wajah orang maka Raspberry Pi 3 akan membuat Raspberry Pi Camera untuk mengambil citra. Selanjutnya citra yang diambil nantinya akan diproses kemudian dilakukan pencocokan citra dengan dataset. Apabila citra yang diproses mendapatkan kecocokan dengan dataset maka Raspberry Pi 3 akan membuat speaker berbunyi beberapa saat kemudian motor servo membuka pintu. Apabila citra yang diproses tidak menemukan kecocokkan dengan dataset maka Raspberry Pi 3 akan membuat speaker berbunyi dan mengirimkan notifikasi serta mengirimkan citra tersebut ke sebuah email pemilik ruangan. Hasil penelitian ini prototipe yang dibuat mampu membaca data dari dataset yang telah diambil sebelumnya dengan menggunakan Raspberry Pi sebagai alat untuk mengambil sampel wajah dan memproses data dari dataset yang nantinya digunakan untuk membuka suatu pintu ruangan. Dalam pengujian tingkat akurasi pencocokan citra wajah, sistem mampu membedakan sampel citra wajah yang terdapat pada dataset dan citra wajah yang tidak dikenali dengan persentase kecocokan untuk 20 sampel citra wajah sebesar 80% dan 30 sampel citra wajah sebesar 70% kemudian pintu ruangan terbuka. Hasil pengujian terhadap jarak dapat disimpulkan untuk pengujian sistem pendeteksian dengan 20 sampel citra wajah antara jarak 5 cm sampai 10 cm tidak dapat mengenali citra wajah dikarenakan jarak antara kamera dan citra wajah terlalu dekat sedangkan antara jarak 15 cm sampai 50 cm sistem dapat mengenali citra wajah dengan delay servo sebanyak 5.77 ms untuk membuka pintu ruangan. Untuk pengujian dengan 30 sampel citra wajah antara jarak 5 cm sampai 15 cm tidak dapat mengenali citra wajah sedangkan antara jarak 20 cm sampai 50 cm sistem dapat mengenali citra wajah.
ANALISIS KEAMANAN JARINGAN ROUTER MIKROTIK MENGGUNAKAN METODE PENETRATION TESTING MAN IN THE MIDDLE (MITM) Ari Sabela Anggraini; Suwanto Raharjo; Prita Haryani
Jurnal Jarkom Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/jarkom.v10i2.4484

Abstract

Penggunaan jaringan nirkabel (wireless) yang dapat dijumpai di berbagai tempat umum ini memudahkan pengguna untuk mengakses jaringan internet sehingga pengguna fasilitas kurang memperhatikan keamanan komunikasi dan keamanan data pada jaringan tersebut. Jaringan nirkabel yang bersifat public atau umum yang mudah diakses ini memiliki kelemahan yang memungkinakan tindak kejahatan dan serangan ini bisa dari sesama pengguna jaringan itu sendiri oleh karena itu diperlukan upaya untuk meningkatkan sistem keamanan pada jaringan.Dari berberapa metode penetration testing serangan yang banyak digunakan untuk aksi kejahatan yang menyerang jaringan public adalah Man in The Middle Attack (MITM). Serangan ini melakukan penyadapan pada koneksi jaringan tanpa sepengetahuan pengguna jaringan tersebut. Jenis serangan ini sangat sulit dilacak oleh pengguna walaupun jaringan telah didukung oleh sistem autentifikasi yang baik. Jenis serangan ini biasanya dilakukan oleh pelaku yang sama sama terhubung pada jaringan tersebut dan serangan ini memiliki berbagai macam metode dan cara dalam mengimplementasikannya dan memiliki karakteristik tersendiri terhadap perangkat yang diserang.Pengujian yang telah dilakukan pada sistem keamanan jarigan hotspot menggunakan metode MITM dengan jenis serangan wireshark, snifing ping flood dan netcut dapat gunakan untuk mencari celah keamanan pada pada jaringan hotspot kosan berhasil dilakukan dengan menggunakan dua client dengan hasil pengujian yang dilakukan dengan menggunakan wireshark yang menghasilkan monitoring jaringan serta dapat digunakan untuk melakukan kejahatan dengan hasil mendapatkan username dan password dari korban. Pengujian kedua yang dilakukan dengan menggunakan ping flood yang dijalankan kurang lebih 1 – 3 menit dengan cara membuka script ping flood dalam jumlah banyak dalam waktu yang bersamaan menyebabkan traffic menjadi padat sehingga membuat bandwith yang didapatkan pengguna menjadi tidak maksimal. Pengujian lain yang dilakukan dengan menggunakan netcut yang dijalankan dengan membatasi Speed ataupun memotong jaringan pada pengguna lain dengan mengkontrol IP seolah – olah pelaku sebagai MAC Address. Sehingga IP yang di serang tidak dapat terkoneksi dengan jaringan kecuali pengguna netcut membuka IP kembali atau memblokir penggunaan netcut
PERBANDINGAN IMPLEMENTASI PRIVATE CLOUD STORAGE MENGGUNAKAN OWNCLOUD DAN NEXTCLOUD PADA PONDOK PESANTREN MAHASISWA AR-ROYYAAN BAITUL HAMDI YOGYAKARTA Mustofa Wisnu Dhamara1; Suwanto Raharjo; Prita Haryani
Jurnal Jarkom Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/jarkom.v10i2.4775

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat saat ini telah membuat data dan informasi menjadi hal yang penting dalam suatu instansi. Salah satu solusi untuk penyimpanan data dan informasi yaitu dengan metode cloud computing, cloud computing mempunyai kelebihan yaitu on-demand self service, broad network access, resource pooling, rapid elasticity, measured service. Penelitian ini membangun private cloud storage dengan memanfaatkan software Owncloud atau Nextcloud, yang akan dipilih mana yang cocok yang akan diterapkan pada Ponpes Mahasiswa Ar-Royyaan Baitul Hamdi Yogyakarta. Metode pengujian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengujian Beta, pengujian Blackbox dan pengujian Apache Bench. Hasil pengujian Beta dengan melakukan kuesioner yaitu, Nextcloud mendapatkan hasil pada parameter ease of learning sebesar 79,9 %, satisfaction sebesar 81,7 %, usefulnes sebesar 76,2 %, ease of use sebesar 76,4 %, sedangkan pada Owncloud mendapatkan hasil pada parameter ease of learning sebesar 73,1 %, satisfaction sebesar 76,8 %, usefulnes sebesar 78,7 %, ease of use sebesar 78,6%. Pengujian Blackbox aplikasi Owncloud dan Nextcloud sama-sama berhasil dan berjalan dengan baik secara fungsionalitas, dan berdasarkan pengujian Apache Bench Nextcloud mendapat hasil rata-rata requests per second sebesar 654,54 dan percentage of the requests served within a certain time (ms) sebesar 2650 ms sedangkan Owncloud sebesar 469,15 dan 2168 ms. Hasil 3 pengujian tersebut menunjukan Nextcloud lebih cocok diimplementasikan pada server di pondok pesantren.
IMPLEMENTASI CAPsMAN DAN LOAD BALANCING GROUP UNTUK MENGELOLA JARINGAN HOTSPOT (Study Kasus Rumah Kos 106D Karanggayam) Rizki Pratama; Suwanto Raharjo; Catur Iswahyudi
Jurnal Jarkom Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/jarkom.v10i2.4777

Abstract

Rumah kost 106D memanfaatkan teknologi internet sebagai salah satu layanan epada penghuni kost yang membutuhkan koneksi internet, dengan adanya 3 lantai dan access point tiap lantainya, maka ditemukan masalah yaitu kurangnya manajemen access point secara terpusat. Oleh karena itu dibutuhkan rancangan pengelolaan jaringan internet dengan menggunakan fitur CAPsMAN dan Load Balacing group untuk menyeimbangkan client yang terkoneksi ke access point agar beban client yang terkoneksi dapat dibagi rata. Setelah menerapkan Load Balancing Group, maka ketika ada perangkat yang ingin terkoneksi ke salah satu AP, maka router akan melihat jumlah client yang terhubung ke access point terlebih dahulu. Jika jumlah client masih sama maka client dapat langsung terkoneksi. Namun jika client sudah tidak imbang maka router akan mengalihkan client tersebut ke access point yang lain. Hasil rata- rata pengujian kekuatan sinyal pada CAPsMan didapatkan nilai pada Lantai 1 area Barat yaitu - 51 dBm, area Tengah dengan hasil -44 dBm dan area Timur -53 dBm. Nilai rata-rata pada Lantai 2 area Barat yaitu -54 dBm, area Tengah dengan hasil -51 dBm dan area Timur -43 dBm. Nilai rata rata pada Lantai 3 area Barat yaitu -57 dBm, area Tengah dengan hasil -46 dBm dan area Timur -41 dBm. Hasil pengujian kekuatan sinyal mendapatkan hasil >-60 dengan kategori yang sangat bagus untuk tiap lantainya.

Page 1 of 1 | Total Record : 5