cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Jarkom
ISSN : -     EISSN : 23386312     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 2 (2023): Desember 2023" : 5 Documents clear
OPTIMALISASI AREA PENYEBARAN JARINGAN WIRELESS MENGGUNAKAN WIRELESS DISTRIBUTION SYSTEM(WDS) MESH SERTA MANAJEMEN BANDWIDTH MENGGUNAKAN METODE SIMPLE QUEUE Andika Yudha P; Joko Triyono; Rr Yuliana Rachmawati Kusumaningsih
Jurnal Jarkom Vol. 11 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/jarkom.v11i2.4567

Abstract

Balai Desa Tribuana merupakan salah satu instansi pemerintahan yang berada di Desa Tribuana Kecamatan Punggelan Kabupaten Banjarnegara. Di Balai Desa Tribuana telah memanfaatkan jaringan internet berbasis wireless sebagai penunjang aktivitas kegiatan sehari-hari pegawai yang ada, demi memberikan kenyamanan pengguna dalam mengakses jaringan wifi, maka telah dipasang perangkat Access Point sebanyak satu titik pemasangan yang pemasangannya ada pada area ruang tengah kantor. Namun kualitas sinyal wifi sering di pengaruhi oleh berbagai macam penghalang dan lokasi penempatan access point yang membuat koneksi wifi di Balai Desa Tribuana mengalami terputus, buffering, sinyal lemah dan ruangan yang tidak tercover sinyal wifi dalam pengaksesannya karena kualitas sinyal wifi yang kurang baik dan kurang stabil serta jumlah bandwidth yang dibagikan kurang merata antar pengguna. Kekuatan Sinyal Sebelum menggunakan WDS(Wireless Distribution System) dengan jarak 1 meter didapat -47 dBm sedangkan sesudah menggunakan WDS(Wireless Distribution System) didapat data sebesar -39 dBm, jarak 3 meter didapat data sebelum WDS(Wireless Distribution System) sebesar -65 dBm sedangkan sesudah menggunakan WDS(Wireless Distribution System) dengan data -43 dBm, data perbandingan dengan jarak 5 meter sebelum WDS(Wireless Distribution System) sebesar -74 dBm sedangkan sesudah WDS(Wireless Distribution System) dengan data sebesar -50 dBm, pada data selanjutnya dengan jarak 7 meter didapat data sebelum WDS(Wireless Distribution System) sebesar -84 dBm sedangkan sesudah menggunakan WDS(Wireless Distribution System) didapat data sebesar -66 dBm.
PERANCANGAN DAN MONITORING WIRELEES MESH NETWORKING DENGAN ZABBIX PADA LAB JARINGAN KOMPUTER KAMPUS 3 IST AKPRIND YOGYAKARTA Rumma Fadlilah B; Prita Haryani; Rr Yuliana Rachmawati Kusumaningsih
Jurnal Jarkom Vol. 11 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/jarkom.v11i2.4568

Abstract

Biasanya jaringan yang digunakan dalam dunia pendidikan biasanya mengunakan wireless distribution system (WDS), salah satu contoh penggunaan jaringan dalam dunia pendidikan adalah penggunaan wifi pada kampus perguruan tinggi sebagai contohnyakampus IST AKPRIND Yogyakarta, dalam penggunaan nya terkadang jaringan sering terhalang oleh jarak serta terhalang tembok yang membuat performa dari jaringan tersebut kurang stabil serta terkadang bila terlalu jauh dari jangkauan access point yang terpasang,sehingga membuat perkembangan jaringan khususnya pada jaringan wireless yang menyediakan bermacam-macam layanan seperti Wireless Mesh Network (WMN) yang muncul sebagai teknologi yang dapat diandalkan dengan berbagai keunggulan dibandingkan dengan wireless yang umum digunakan. Pada jaringan WDS yang digunakan oleh LABORATORIUM JARINGAN KOMPUTER KAMPUS 3 IST AKPRIND masih menggunakan beberapa access point serta penguat sinyal atau extender sehingga membuat jangkauan internet yang tersedia dapat mencangkup secara luas, namun terkadang hal tersebut masih memiliki kekurangan yaitu adanya area buta atau kurang maksimalnya jaringan karena hanya memiliki satu jalur dalam area cangkupan yang luas, sehingga membuat user mendapati beberapa kendala yang sering dialami dalam kinerjajaringan internet yang dipakai. Hal tersebut biasanya diakibatkan oleh adanya halangan atau benda padat yang menghalangi sinyal dari access point yang ada, maka oleh sebab itu munculah WMN sebagai solusi permasalahan tersebut. Oleh karena itu dilakukanlah monitoring jaringan internet yang ada dengan menggunakan ZABBIX guna mempermudah admin dalam melakukan kegiatan tersebut. Rancangan jaringan WMN dapat membantu pengelola dalam meminimalisir area atau titik buta pada penyebaran jaringan internet dalam ruangan Laboratorium jaringan komputer kampus 3 IST AKRPIND YOGYAKARTA.
PERANCANGAN SISTEM KEAMANAN JARINGAN UNTUK MENGURANGI KEJAHATAN CYBER MENGGUNAKAN TEKNIK DEMILITARIZED ZONE (DMZ) DAN FIREWALL RULES (Studi Kasus: Laboratorium Basis Data IST AKPRIND) Eka Suteja; Erna Kumalasari N; Suwanto Raharjo
Jurnal Jarkom Vol. 11 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/jarkom.v11i2.4785

Abstract

Konsep keamanan jaringan yang terpasang pada salah satu Laboratorium yang berada di Kampus Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta, lebih tepatnya pada Lab Basis Data. Memiliki kemanan jaringan yang kurang baik, dimana lalulintas data pada jaringan tidak terfilter sehingga sistem internal yang ada dalam hal ini adalah perangkat server tidak memiliki pengamanan selain sistem keamanan built in yang ada pada sistem oprasi. Pengguna yang ngakses jaringan internet menggunakan IP Address yang biasa digunakan mahasiswa praktikan dapat juga memasuki jaringan yang digunakan oleh server secara langsung tanpa filter. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan metode studi keputusan. Sistem yang dibangun dalam keamanan jaringan adalah menggunakan DMZ (Demilitarized Zone) dan Firewall yang merupakan salah satu solusi pengamanan dari jaringan internal. DMZ merupakan interface yang berada diantara area jaringan internal dan eksternal Teknik ini bekerja dengan memisahkan traffic data dengan IP Public internet dan IP Local untuk melindungi server dengan membuat lingkungan khusus dalam jaringan. Hasil dari penelitian menggunakan DMZ dan Firewall pada layanan server. Testing terhadap keamanan dengan mencoba mengakses server yang berada pada area DMZ dan menggunakan tools hack jaringan menggunakan Nmap (Network Mapper) dan hasil testing jaringan komputer Lab Basis Data dapat melakukan filter sehingga lalulintas data server yang ada akan di pisah dari jaringan yang digunakan oleh dosen dan mahasiswa, sehingga server tidak terbebani.
ANALISIS PERBANDINGAN PERFORMANSI JARINGAN WLAN 2.4 GHz DAN 5 GHz Muhammad Puguh Pamungkas; Catur Iswahyudi; Suwanto Raharjo
Jurnal Jarkom Vol. 11 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/jarkom.v11i2.4786

Abstract

Pada perkembangan teknologi saat ini jaringan wireless sering digunakan, karena memberikan banyak kemudahan dalam bekomunikasi melalui media internet. Berdasarkan standar IEEE, jaringan wireless LAN bekerja pada dua jenis band frekuensi, yaitu IEEE 802.11b/g, 802.11a, dan 802.11n bekerja pada frekuensi 2,4 GHz, 5 GHz, dan dual band 2,4 dan 5 GHz. Teknologi WiFi dengan frekuensi kerja 5 GHz mengklaim memiliki kecepatan transfer data dan spektrum lebih lebar jika dibandingkan dengan frekuensi 2,4 GHz. Permasalahan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil kualitas jaringan WLAN 5 GHz dan 2.4 GHz berdasarkan parameter Line Rate. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan lalu lintas data dan kualitas jaringan WLAN 5 GHz dan 2.4 GHz berdasarkan parameter Line Rate. Pengujian dilakukan dengan menggunakan software speedtest & access point Tenda. Pengujian dilakukan pada jaringan wireless di Asrama Curup, Depok, Sleman, Yogyakarta. Pada hasil pengukuran Line Rate, rata-rata pada pengujian jaringan 5 GHz dan WLAN 2.4 GHz mendapatkan nilai 9.060,57 KBps dan 5.466,71 KBps. Hal ini disebabkan kurangnya access point yang bisa menjangkau di semua sisi Asrama didalam maupun diluar gedung. Solusi untuk meningkatkan kualitas jaringan wireless dapat dilakukan dengan cara menambahkan access point, repeater atau brigde supaya pengguna yang berada di luar gedung bisa menjangkau jaringan wireless tanpa hambatan.
IMPLEMENTASI INTERNET OF THINGS SAKLAR LAMPU MENGGUNAKAN WEMOS D1 MENGGUNAKAN KENDALI SMARTPHONE Mufid Wahyuaji; Catur Iswahyudi; Rr Yuliana Rachmawati Kusumaningsih
Jurnal Jarkom Vol. 11 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/jarkom.v11i2.4787

Abstract

Secara garis besar peralatan elektronik dikendalikan secara manual, seperti lampu. Lampu merupakan peralatan elektronik yang berfungsi sebagai alat penerangan dalam sebuah ruangan yang digunakan setiap harinya. Namun hal ini akan menimbulkan masalah dalam hal efektivitas bila jumlah lampu terlalu banyak dan memiliki banyak ruangan. Sehingga mengharuskan setiap harinya untuk menghidupkan dan mematikan lampu secara manual atau melalui saklar. Rancangan prototype sistem kendali lampu ini bertujuan untuk memudahkan setiap orang dalam menyalakan dan mematikan lampu tanpa harus menggunakan saklar atau secara manual. Sistem ini terdiri dari komponen utama seperti mikrokontroler Wemos D1, Relay 4 Channel, dan Lampu. Pemrograman dilakukan pada Wemos D1 dan pembuatan aplikasi untuk smartphone android.Pengujian sistem kendali lampu ini menggunakan wifi sebagai penghubung antara Wemos D1 dengan smartphone android sehingga sistem ini dapat mengendalikan lampu. Dalam pengendalian lampu. Pengujian dilakukan terhadap jarak dengan penghalang atau tanpa penghalang.

Page 1 of 1 | Total Record : 5