cover
Contact Name
Muhammad Rifqi Hidayat
Contact Email
rifqifebi@uin-antasari.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
yuliahafizah@uin-antasari.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
At-Taradhi: Jurnal Studi Ekonomi
ISSN : 19793804     EISSN : 25489941     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
At-Taradhi: Jurnal Studi Ekonomi:This journal is published twice a year in June and December with a focus on economics and the like with the same science
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 1 (2022)" : 5 Documents clear
Analisis Tingkat Kesehatan Bank dan Financial Distress pada Bank Central Asia Syariah Tahun 2016-2020 Chetrine Alya Rinaima
At-Taradhi Jurnal Studi Ekonomi Vol 13, No 1 (2022)
Publisher : Islamic Economics and Business Faculty of UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/at-taradhi.v13i1.5838

Abstract

The research in this article aims to analyze the health of the company, precisely at PT BCA Syariah Tbk and analyze the existence of financial distress to determine whether there is a potential for bankruptcy. The method used is descriptive quantitative method, using data from the 2020 BCA Syariah Financial Report and the report of self-assessment published 2016-2020 GCG. The data analysis technique used the RGEC method which resulted in a conclusion that the health condition of BCA Syariah was in a healthy condition. However, BCA Syariah needs to pay attention to maximizing net profit every year and to maximize financial performance, because the ROE value shows a low number from year to year. Meanwhile, the potential for financial distress in 2016-2020 using the Springate method produces a number above 1.062 and when tested using the Grover method, it produces a result of more than -0.02. In both calculations, it can be concluded that BCA Syariah does not have the potential for bankruptcy. Penelitian pada artikel ini bertujuan untuk menganalisa kesehatan perusahaan, tepatnya pada PT BCA Syariah Tbk serta menganalisa adanya financial distress untuk mengetahui ada tidaknya potensi kebangkrutan. Metode yang dipakai adalah dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan data Laporan Keuangan BCA Syariah 2020 serta laporan self-assessment GCG Tahun 2016-2020 yang telah dipublikasikan. Teknik analisa data mengguanakan metode RGEC yang menghasilkan sebuah kesimpulan bahwa kondisi kesehatan BCA Syariah berada pada kondisi sehat. Namun, BCA Syariah perlu memperhatikan pemaksimalan laba bersih setiap tahunnya serta meningkatkan kinerja keuangan lebih maksimal, karena nilai ROE menunjukkan angka yang rendah dari tahun ke tahun. Sedangkan pada potensi financial distress pada tahun 2016-2020 menggunakan metode Springate menghasilkan angka diatas 1,062 dan ketika diuji menggunakan metode Grover menghasilkan hasil lebih dari -0,02. Pada kedua perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa BCA Syariah tidak memiliki potensi kebangkrutan.
Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Pertumbuhan Laba dengan Ukuran Bank Sebagai Variabel Moderasi: Studi pada Bank Umum Syariah Indonesia Periode 2016-2020 Riski Wulandari; Mohammad Rofiuddin
At-Taradhi Jurnal Studi Ekonomi Vol 13, No 1 (2022)
Publisher : Islamic Economics and Business Faculty of UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/at-taradhi.v13i1.6041

Abstract

This research aims to examine effect of CAR,BOPO and leverage on profit growth with bank size as a moderating variable in Islamic commercial banks. Type of research is quantitative with data analysis using Moderated Regression Analysis. This research uses samples from 12 Islamic Commercial Banks and in 2016-2020 research period with 60 observations data. The result showed that partially CAR had negative effect on profit growth. Bopo variable has positive effect on profit growth. Leverage has negative efeect on profit growth. Bank size able to moderate the effect of car, bopo and leverage on profit growth. Riset ini memiliki tujuan untuk meneliti pengaruh capital adequacy ratio, rasio biaya operasional pendapatan operasional dan leverage pada pertumbuhan laba dengan ukuran bank sebagai variabel moderasi pada bank umum syariah. Jenis riset ini adalah penelitian kuantitatif data analisis yang digunakan adalah Moderated Regression Analysis (MRA). Riset ini menggunakan sampel 12 bank periode 2016 – 2020 sebanyak 60 data. Hasil riset menunjukkan secara parsial variabel Capital Adequacy Ratio (CAR) memiliki pengaruh negatif pada pertumbuhan laba. Rasio Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) berpengaruh positif pada pertumbuhan laba. Leverage berpengaruh negatif pada pertumbuhan laba. Ukuran bank mampu memoderasi pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Rasio Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) dan Leverage terhadap pertumbuhan laba.
Pemikiran Muhammad Sarni al-Alabi Tentang Jual beli Dalam Kitab Mabadi’ Ilm Al-Fiqh dan Relevansinya dalam Ekonomi Islam Kontemporer Muhammad Sauqi; M. Fahmi al-Amruzi
At-Taradhi Jurnal Studi Ekonomi Vol 13, No 1 (2022)
Publisher : Islamic Economics and Business Faculty of UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/at-taradhi.v13i1.6341

Abstract

The purpose of this study is to find out the arguments used by K.H Muhammad Sarni al-Alabi and the relevance of his thoughts in contemporary Islamic economics. This type of research is library research by reviewing library materials related to the thoughts of K.H. Muhammad Sarni al-Alabi in the book Mabadi 'Ilm Al-Fiqh. The analytical method used is istinbath law. The results showed that, first, the arguments used by K.H Muhammad Sarni regarding buying and selling such as the legitimate benefits of sanda goods with a break-up contract, invalid buying and selling of cakes or the like cooked using fire, legal buying and selling carried out by children, legal selling buy mu'atah (without shigat) sourced from the Koran, hadith, 'urf and maslahat and follow the opinion of the Syafi'iyyah scholars. Second, his thoughts on buying and selling are very relevant to contemporary Islamic economic concepts such as the fatwa of the National Sharia Council (DSN), the Compilation of Sharia Economic Law (KHES) and the practice of public muamalah and Islamic financial institutions LKS today. So that the thinking of K.H Muhammad Sarni al-Alabi about buying and selling becomes a benchmark for the breadth of knowledge of Banjar scholars, especially those related to Islamic economics. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dalil yang digunakan oleh K.H Muhammad Sarni al-Alabi dan relevansi pemikirannya dalam ekonomi Islam kontemporer. Jenis penelitian ini adalah library research dengan mengkaji bahan pustaka yang berkaitan dengan pemikiran K.H. Muhammad Sarni al-Alabi dalam kitab Mabadi’ Ilm Al-Fiqh. Metode analisis yang digunakan adalah istinbath hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, dalil yang digunakan K.H Muhammad Sarni tentang jual beli seperti sah manfaat barang gadai dengan akad jual putus, tidak sah jual beli salam kue atau sejenisnya yang dimasak menggunakan api, sah jual beli yang dilakukan anak-anak, sah jual beli mu’athat (tanpa shigat) bersumber dari al-Quran, hadits, ‘urf dan maslahat serta mengikuti pendapat ulama Syafi’iyyah. Kedua, pemikiran dia tentang jual beli ini sangat relevan dengan konsep ekonomi Islam kontemporer seperti fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN), Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) dan praktik muamalah masyarakat dan lembaga keuangan syariah LKS pada zaman sekarang. Sehingga pemikiran K.H Muhammad Sarni al-Alabi tentang jual beli menjadi tolak ukur tentang luasnya pengetahuan ulama Banjar terutama yang berhubungan dengan ekonomi Islam.
Sharia Card: An Alternative For Islamic Payment Mahmud Yusuf
At-Taradhi Jurnal Studi Ekonomi Vol 13, No 1 (2022)
Publisher : Islamic Economics and Business Faculty of UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/at-taradhi.v13i1.6340

Abstract

The formulation of the problem in this study is to narrate the sharia card as a solution for using credit cards in the community. The research method used is the library research method with content analysis as an analytical knife so that the right solution is found in drawing conclusions. To ensure the validity of the data, the researcher will use the triangulation technique of sources derived from various literatures that are relevant to the research theme. The results showed that credit cards in traditional banks, this is a method of payment for the purchase and sale of goods and services, and it is possible to pay at once or in installments up to a certain minimum amount (ba’i bit-taqsith), which is haram. To avoid it, sharia cards use Islamic principle., which is not used for transactions that are not in accordance with sharia, and does not encourage excessive consumption. The main card holder must have the financial ability to pay off on time and must not provide services that are contrary to sharia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa eksistensi kartu syariah sebagai solusi penggunaan kartu kredit di masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kepustakaan dengan pendekatan content analisis untuk menemukan solusi yang tepat dalam penarikan kesimpulan. Penulis menggunakan teknik triangulasi sumber dari berbagai literatur yang relevan dengan tema penelitian untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kartu kredit di bank konvensional yang merupakan metode pembayaran untuk pembelian dan penjualan barang serta jasa, di mana pembayarannya dapat dilakukan sekaligus atau dicicil hingga jumlah minimum tertentu termasuk dalam kategori riba yang haram. Maka untuk menghindarinya, kartu syariah menggunakan prinsip Islam, yaitu yang tidak menyebabkan sifat konsumtif dan tidak digunakan untuk transaksi yang tidak sesuai syariah. Pemegang kartu utama harus memiliki kemampuan finansial untuk melunasi tepat waktu dan tidak boleh memberikan pelayanan yang bertentangan dengan syariah.
Pengaruh Struktur Modal dan Modal Intelektual Terhadap Kinerja Perusahaan Dimoderasi Corporate Governance Nuzly Camelia Siregar; Rosyid Nur Anggara Putra; Nur Arifah
At-Taradhi Jurnal Studi Ekonomi Vol 13, No 1 (2022)
Publisher : Islamic Economics and Business Faculty of UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/at-taradhi.v13i1.5852

Abstract

This paper analyzed of capital structure and intellectual capital on finance performance in Indonesia and the relationship between intellectual capital and financial performance moderated by corporate governance mechanism. Using a sample of 18 corporates in Jakarta Islamic Index (JII) for the period between 2016 and 2019. The findings suggested that capital structure as measured by leverage has a negative influence on financial performance, intellectual capital as measured by the value added intellectual coefficient (VAIC) has a positive influence on financial performance. Furthermore, the results find that the independent board of commissioners are able to strengthen the relationship between intellectual capital and financial performance, while institutional ownership weakness the relationships. This strengthens the agency theory that a good corporate governance mechanism can resolve agency conflicts so that it affects the financial performance. Penelitian ini menganalisis struktur modal dan modal intelektual terhadap kinerja keuangan di Indonesia dan hubungan antara modal intelektual dan kinerja keuangan yang dimoderasi oleh mekanisme corporate governance. Sampel yang digunakan sebanyak 18 perusahaan di Jakarta Islamic Index (JII) selama periode 2016-2019. Hasil penelitian ini bahwa struktur modal yang diukur menggunakan leverage berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan, modal intelektual yang diukur menggunakan value added intellectual coefficient (VAIC) berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan. Selanjutnya, hasil penelitian ini menemukan bahwa dewan komisaris independen mampu memperkuat hubungan antara modal intelektual dan kinerja keuangan, sedangkan kepemilikan institusional melemahkan hubungan keduanya. Hal tersebut memperkuat teori agensi bahwa mekanisme corporate governance yang baik dapat mengatasi konflik keagenan yang selanjutnya dapat memengaruhi kinerja perusahaan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5