cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 78 Documents
Search results for , issue " Tahun 2014" : 78 Documents clear
PENGARUH AKTIVITAS MANDIRI: PERSONAL HYGIENE TERHADAP KEMANDIRIAN PASIEN DEFISIT PERAWATAN DIRI PADA PASIEN GANGGUAN JIWA Nur Laili, Desy; Rochmawati, Dwi Heppy; -, Targunawan
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penderita Defisit Perawatan Diri (DPD) di RSJD Dr. Amino Gondohutomo Semarang dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, diperoleh data jumlah pasien defisit perawatan diri pada tahun 2011 ada 212, sedangkan ditahun 2012 mengalami penurunan jumlah yaitu ada 131 pasien, dan pada tahun 2013 jumlah pasien terdapat 168. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas mandiri: personal hygiene terhadap kemandirian pasien DPD di RSJD Dr. Amino Gondohutomo Semarang. Desain penelitian ini adalah metode eksperimen, khususnya Pre-Experimental Design dengan pendekatan one group pre and posttest. Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan antara aktivitas mandiri: personal hygiene terhadap kemandirian pasien DPD. Terlihat dari hasil variabel aktivitas mandiri: personal hygiene mandi dan berpakaian (78.6%), berdandan (60.7%), makan (71.4%), BAK/BAB (92.9%). Pada karakteristik responden DPD jenis kelamin terdapat (53.6%) pada perempuan, dan (46.4%) pada laki-laki, responden bekerja (50.0%) dan tidak bekerja (50.0%), sedangkan pada usia responden DPD terbanyak adalah pada usia remaja (16-24), dan paling sedikit dewasa muda (26-30). Rekomendasi hasil penelitian ini adalah agar selalu melakukan aktivitas mandiri: personal hygiene untuk meningkatkan kemandirian pasien DPD.   Kata kunci : aktivitas mandiri: personal hygiene, kemandirian, dan DPD
EFEKTIVITAS KOMPRES AIR SUHU BIASA DAN KOMPRES PLESTER TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH PADA ANAK DEMAM USIA PRASEKOLAH DI RSUD UNGARAN SEMARANG Fatkularini, Dian; Mardi Asih, Sri Hartini; Solechan, Achmad
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam merupakan gejala dari suatu penyakit, kondisi ini merupakan suatu reaksi atau mekanisme tubuh untuk bertahan dalam menghadapi masuknya benda asing atau kuman penyakit seperti virus, bakteri atau parasit kedalam tubuh, untuk memusnahkannya diperlukan suhu tertentu yang biasanya lebih tinggi dari suhu normal dan disebut dengan demam. Tindakan non farmakologis dengan memberikan kompres hangat atau kompres plester. Tujuan dari penelitian ini menganalisis efektivitas kompres air suhu biasa dan kompres plester terhadap penurunan suhu tubuh pada anak demam usia prasekolah di RSUD Ungaran Semarang. Rancangan penelitian ini menggunakan True Eksperiment dengan jumlah sampel sebanyak 72 responden dengan teknik purposive sampling. Rata-rata suhu tubuh responden sebelum diberikan kompres adalah 38,2oC. Setelah diberikan kompres air suhu biasa mengalami rata-rata penurunan suhu tubuh sebesar 0,8oC dan setelah diberikan kompres plester mengalami rata-rata penurunan suhu tubuh sebesar 0,4oC. Hasil uji Mann Whitney menunjukkan nilai P=0,02 (P<0,05), sehingga disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kompres air suhu biasa dan kompres plester terhadap penurunan suhu tubuh anak dengan demam usia prasekolah.   Kata kunci      : Suhu tubuh, Demam, Kompres Air Suhu Biasa, Kompres Plester
PENGARUH SUPERVISI KEPALA RUANG TERHADAP KEPATUHAN PERAWAT PADA JADWAL KEGIATAN HARIAN PERAWAT DI RUANG MAWAR DI RSUD UNGARAN Widarti, Dwi; Suryani, Maria; Meikawati, Wulandari
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Supervisi adalah kegiatan yang membimbing, mengerakkan, mengobservasi, merencanakan dan mengevaluasi secara berkesinambungan dengan anggota secara menyeluruh sesuai dengan kemampuan dan keterbatasan yang dimiliki oleh anggota. Supervisi dilakukan untuk membantu perawat dalam melaksanakan dan menyelesaikan tugas atau pekerjaan dengan baik, maka perawat perlu jadwal kegiatan harian. Penjadwalan kegiatan harian adalah kegiatan yang dilakukan oleh perawat sesuai dengan perannya masing – masing yang dibuat dalam setiap shif, supaya perawat patuh dalam melakukan tugas tersebut. Responden dalam penelitian ini sebanyak 13 orang. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh supervisi kepala ruang terhadap kepatuhan perawat pada jadwal kegiatan harian perawat di ruang Mawar RSUD Ungaran. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar perawat sebelum dilakukan supervisi kepala ruang, perawat yang patuh pada jadwal kegiatan harian sebanyak (38,5%) dan hasil kepatuhan perawat sesudah dilakukan supervisi kepala ruang didapatkan hasil (69,2%). Desain penelitian menggunakan Quasi Exsperiment dengan uji Marginal Homogenety didapatkan nilai p value =0,046 dengan taraf signifikanp< 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh supervisi kepala ruang terhadap kepatuhan perawat pada jadwal kegiatan harian perawat diruang Mawar RSUD Ungaran.Kata kunci: Supervisi, Penjadwalan, Kepatuhan, Kegiatan harian perawat
EFEKTIFITAS KOMPRES DINGIN TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN FRAKTUR DI RSUD UNGARAN Purnamasari, Elia; Ismonah, -; Supriyadi, -
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fraktur merupakan hilangnya kontinuitas tulang, baik yang bersifat total atau sebagian yang disebabkan oleh trauma fisik, kekuatan sudut, tenaga, keadaan tulang, dan jaringan lunak. Nyeri merupakan sensasi ketidaknyamanan yang bersifat individual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas kompres dingin terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien fraktur di RSUD Ungaran. Desain penelitian yang digunakan adalah quasy eksperiment dengan one group pre post test. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 21 responden tanpa kelompok kontrol. Berdasarkan hasil penelitian setelah pemberian kompres dingin didapatkan 19 responden (90,5%) mengalami nyeri ringan dan 2 responden (9,5%) mengatakan tidak nyeri. Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai p= 0,000 (p-value<0,05). Hal ini menunjukkan adanya efektifitas kompres dingin terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien fraktur di RSUD Ungaran. Rekomendasi dari hasil penelitian adalah kompres dingin dapat dijadikan sebagai tindakan mandiri keperawatan non farmakologi untuk menurunkan intensitas nyeri. Kata Kunci : Intensitas nyeri, fraktur
PENGARUH TERAPI AIUEO TERHADAP KEMAMPUAN BICARA PADA PASIEN STROKE YANG MENGALAMI AFASIA MOTORIK DI RSUD TUGUREJO SEMARANG Agus Haryanto, Ghoffar Dwi; Setyawan, Dody; Bayu Kusuma, Muslim Argo
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke dapat disimpulkan sebagai serangan pada jaringan otak yang terjadi secara mendadak dan dapat menyebabkan kelumpuhan atau cacat menetap pada bagian tubuh. Masalah kesehatan yang muncul akibat stroke sangat bervariasi. Bila stroke menyerang otak kiri dan mengenai pusat bicara, kemungkinan pasien akan mengalami gangguan bicara atau afasia. Salah satu gangguan afasia adalah afasia motorik. Afasia motorik merupakan kerusakan pada lapisan permukaan pada daerah broca, yang ditandai dengan kesulitan dalam mengontrol koordinasi, bicara lisan tidak lancar, dan ucapannya sering tidak dimengerti oleh orang lain. Salah satu cara dalam mengembalikan kemampuan bicara dapat dilakukan terapi AIUEO. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh terapi AIUEO terhadap kemampuan bicara pasien stroke yang mengalami afasia motorik. Desain penelitian yang digunakan adalah pra eksperimen dengan pendekatan one group pre-post test design. Tehnik Sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah  Purposive Sampling, dimana  teknik Sampling ini didasarkan pada kriteria inklusi yang telah ditetapkan untuk menjadi responden. Besar sampel penelitian yang dilakukan selama satu bulan yaitu sebanyak 21 responden. Hasil analisis uji statistik dengan menggunakan Paired T Test didapatkan p value 0,000 (p <0,05) yang berarti ada pengaruh terapi AIUEO terhadap kemampuan bicara pasien stroke yang mengalami afasia motorik. Rekomendasi hasil penelitian ini adalah agar terapi AIUEO dapat digunakan sebagai intervensi keperawatan dalam melatih pasien untuk meningkatkan kemampuan bicara.   Kata kunci : afasia motorik, stroke, terapi AIUEO
PENGARUH MODELING MEDIA VIDEO CUCI TANGAN TERHADAP KEMAMPUAN CUCI TANGAN PADA SISWA KELAS 4 DI SD WONOSARI 02 MANGKANG SEMARANG Iskandar, Heru; Suhadi, -; Maryati, -
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cuci tangan dapat berfungsi untuk menghilangkan atau mengurangi mikroorganisme yang menempel di tangan, salah satu upaya peningkatan kesehatan pada anak sekolah dasar yaitu dengan membiasakan cuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modeling media video cuci tangan terhadap kemampuan cuci tangan pada siswa kelas 4 di SD Wonosari 02 Mangkang Semarang. Rancangan penelitian menggunakan Quasi Eksperimental dengan desain penelitian One Group Pretest Posttest. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel non probability dengan jenis sampling jenuh atau total sampling dimana sampel adalah siswa kelas 4 SD. Hasil dari penelitian menunjukkan perubahan kemampuan cuci tangan sebelum dan sesudah diberikan modeling media video cuci tangan. Skor rata-rata 12,78 menjadi 21,64 setelah diberikan modeling media video. Penelitian ini dapat disimpulkan penggunaan modeling media video dapat meningkatkan kemampuan cuci tangan pada siswa kelas 4 di SD Wonosari Mangkang Semarang. Kata kunci : Anak sekolah, Cuci tangan, Modeling media video, Kemampuan cuci tangan
PENGARUH KEPUASAN PERAWAT TERHADAP KELENGKAPAN DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RSUD AMBARAWA Nurseto, Ibnu Dwi; Sukesi, Niken; Wulandari M, -
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dokumentasi asuhan keperawatan sangat diperlukan untuk kepentingan pasien maupun perawat, akan tetapi pada kenyataannya masih banyak dokumen asuhan keperawatan yang isinya belum sesuai baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepuasan perawat terhadap kelengkapan dokumentasi asuhan keperawatan di ruang rawat inap RSUD Ambarawa. Desain penelitian ini adalah cross sectional,jumlah sampel 65 responden dengan tekhnik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar checklist penilaian dokumentasi asuhan keperawatan dari Depkes. Gambaran karakteristik perawat di RSUD Ambarawa dengan umur ≥ 30 tahun 40 orang (61,5%), jenis kelamin perempuan 53 orang (81,5%), pendidikan D3 keperawatan 47 orang (72,3%) dengan lama kerja ≥ 8 tahun 33 orang (50,8%). Gambaran kepuasan perawat bahwa sebagian besar responden 35 orang (53,8%) menyatakan bahwa perawat puas dan gambaran kelengkapan dokumentasi asuhan keperawatan sebanyak 46,2 % dokumen baik. Hasil analisa bivariat dengan metode Chi square menunjukkan tidak ada pengaruh antara jenis kelamin (p=0,324) terhadap kelengkapan dokumentasi asuhan keperawatan, ada pengaruh antara umur (p=0,005), pendidikan (p=0,009), lama kerja (p=0,018), dan kepuasan perawat terhadap kelengkapan dokumentasi asuhan keperawatan (p=0,050). Kepuasan perawat yang baik meningkatkan peluang pendokumentasian asuhan keperawatan 2 kali lebih baik (OR=2,667), sehingga semakin baik kepuasan perawat yang diperoleh semakin baik pula pendokumentasian asuhan keperawatan oleh perawat.   Kata kunci : kepuasan perawat, dokumentasi asuhan keperawatan
PERBEDAAN EFEKTIFITAS TEKNIK RELAKSASI BENSON DAN NAFAS DALAMTERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI BEDAH ABDOMEN DI RSUD KOTA SALATIGA Mardiani, Ike Yuyun; Ismonah, -; Supriyadi, -
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindakan pembedahan menimbulkan berbagai respon diantaranya respon psikologi atau kecemasan. Kecemasan pada pasien operasi banyak terjadi, di Indonesia prevalensi kecemasan berkisar 9%-21% populasi umum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbedaan Efektifitas Teknik Relakasi Benson dan Nafas Dalam terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Bedah Abdomen di RSUD Kota Salatiga. Desain penelitian ini adalah Quasy Experimentdengan rancangan penelitian two group pretest-posttest design. Jumlah sampel sebanyak 42 responden dengan teknik total sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner STAI (State Anxiety Inventory for Adults). Uji statistik yang digunakan dalam penelitian adalah Paired t-test dan Unpaired t-test. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan tingkat kecemasan sebelum dan sesudah diberikan teknik relaksasi Benson maupun nafas dalam (p-value=0,000) dan tidak ada perbedaan efektifitas antara teknik relaksasi Benson dan nafas dalam (p-value=0,215). Rekomendasi hasil penelitian ini adalah agar peneliti selanjutnya meneliti faktor-faktor fisiologis yang mempengaruhi kecemasan seperti tekanan darah, nadi, dan frekuensi nafas. Kata Kunci : Kecemasan pre operasi, relaksasi Benson, dan relaksasi nafas dalam
ANALISIS ALASAN WANITA USIA SUBUR (WUS) DALAM MEMILIH METODE KONTRASEPSI DI PUSKESMAS BANDARHARJO SEMARANG Luluilmaknun, Khumairoh; Machmudah, -
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga Berencana (KB) adalah usaha untuk merencanakan jumlah dan jarak kehamilan dengan menggunakan berbagai alat kontrasepsi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuialasan wanita usia subur dalam memilih metode kontrasepsi di Puskesmas Bandarharo Semarang Tahun 2014. Rancangan penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah rancangan penelitian deskriptif.Sampel dalam penelitian ini berjumlah 52 responden. Hasil dalam penelitian ini dari 52 responden, ada 29 (55,8%) responden yang memilih metode kontrasepsi suntik. Alasan memilih metode kontrasepsi yang digunakan responden adalah praktis dan sederhana sebanyak 14 (26,9%), sedangkan alasan menolak metode kontrasepsi yang tidak digunakan oleh responden adalah terdapat efek samping sebanyak 15 (28,8%), dan alasan responden untuk menggganti metode kontrasepsi adalah karena lebih aman sebanyak 33 (63,5%). Rekomendasi dari penelitian ini adalah pelayanan kesehatan lebih sering memberikan penyuluhan khususnya mengenai KB.Kata kunci : wanita usia subur, metode kontrasepsi
PENGARUH TERAPI OKUPASI TERHADAP KEMAMPUAN BERINTERAKSI PADA PASIEN ISOLASI SOSIALDI RSJD DR. AMINO GONDOHUTOMO SEMARANG Elisia, Laela; Rochmawati, Dwi Heppy; -, Targunawan
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isolasi sosial merupakan suatu keadaan perubahan yang dialami pasien.Suatupengalaman menyendiri dari seseorang dan perasaan malu terhadap orang lain sebagai sesuatu yang negatif. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh pemberian terapi okupasi terhadap kemampuan berinteraksi pada pasien isolasi sosial di RSJD dr. Amino Gondohutomo Semarang. Desain penelitian one group pretest – posttest design. Sampel berjumlah 37 orang dengan tehnik pengambilan sampel purposive sampling , hasil yang didapatkan p : 0,00.  Hasil penelitian membuktikan Adany apengaruh terapi okupasi terhadap kemampuan berinteraksi pada pasien isolasi sosial. Terapi okupasi direkomendasikan sebagai terapi keperawatan dalam merawat pasien dengan isolasi sosial dengan penurunan kemampuan interaksi sosial. Kata kunci : Terapiokupasi, kemampuan interaksi sosial pasien isolasi social.