cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 78 Documents
Search results for , issue " Tahun 2014" : 78 Documents clear
PENGARUH TERAPI RELIGIUS ZIKIR TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGONTROL HALUSINASI PENDENGARAN PADA PASIEN HALUSINASI DI RSJD DR. AMINO GONDOHUTOMO SEMARANG Catur Hidayati, Wahyu; Heppy Rochmawati, Dwi Heppy; Targunawan, -
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terapi religius yang dilakukan dengan tepat dapat berdampak pada peningkatan kemampuan mengontrol halusinasi pendengaran. kemampuan mengontrol merupakan tindakan keperawatan yang sangat bermanfaat untuk pasien halusinasi karena untuk membantu pasien agar mampu mengontrol halusinasi. Intervensi yang dilakukan 1kali dalam sehari selama 6 hari. Intervensi yang di berikan adalah terapi zikir juga dapat diterapkan pada pasien halusinasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh terapi religius zikir terhadap peningkatan kemampuan mengontrol halusinasi pendengaran pada pasien halusinasi di RSJD Dr. Amino Gondohutomo Semarang. Desain penelitian ini adalah Quasy Experimental Design dengan pendekatan one group pre and postest , jumlah sampel 75 pasien halusinasi pendengaran  dengan teknik purposive sampling. Hasil analisis bivariat dengan uji wilcoxon menunjukkan ada pengaruh terapi religius zikir terhadap peningkatan kemampuan mengontrol halusinasi pendengaran diperoleh nilai p-value = 0,000, karena nilai p<α (0,05) sehingga dapat disimpulkan terapi religius zikir berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan mengontrol halusinasi pendengaran pada pasien halusinasi di RSJD Dr. Amino Gondohutomo Semarang. Rekomendasi dari penelitian ini, agar perawat dapat menambahkan terapi religius zikir sebagai intervensi dalam tindakan keperawatan mengontrol halusinasi pendengaran Kata Kunci : terapi religius zikir, kemampuan mengontrol halusinasi, pasien halusinasi pendengaran
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP PENURUNAN TINGKAT DEPRESI PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIK DI RSUD SALATIGA Murtisari, Yunita; Ismonah, -; Supriyadi, -
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke menjadi penyebab kecacatan nomor satu di dunia. Di Indonesia, diperkirakan dalam setiap tahunnya ada 500.000 penduduk yang terkena serangan stroke. Pasien stroke mengalami depresi cenderung tidak bisa melakukan kegiatan apapun, semua kegiatan hariannya dibantu oleh keluarga atau perawat. Upaya untuk menurunkan tingkat depresi pada penderita stroke dengan terapi alternatif yaitu dengan memberikan terapi musik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi musik klasik terhadap penurunan  tingkat depresi pada pasien stroke non hemoragik di RSUD Salatiga. Desain penelitian ini adalah One group pre-post test design, jumlah sampel 33 responden dengan tehnik purposive sampling. Hasil analisis uji Wilcoxon untuk tingkat depresi sebelum dan sesudah intervensi menunjukkan nilai P = 0,000 (< 0,05), artinya pada tingkat signifikan 5% terbukti ada pengaruh pemberian terapi musik klasik terhadap penurunan tingkat depresi pada pasien stroke non hemoragik. Tingkat depresi sebelum diberikan intervensi 26 responden (78,8%) mengalami depresi sedang, 7 responden (21,2%) mengalami depresi parah. Setelah diberikan intervensi, 9 responden (27,3%) normal, 24 responden (72,7%) mengalami depresi ringan. Karakteristik berdasarkan kelompok usia yaitu 61-70 tahun (39,5%) sebanyak 13 responden. Paling banyak diderita oleh laki-laki sebanyak 19 responden (57,6%). Rekomendasi hasil penelitian ini adalah sebagai alternatif dalam menurunkan tingkat depresi pada pasien stroke non hemoragik.   Kata Kunci : Terapi Musik Klasik, Depresi, Stroke Non Hemoragik
PENGARUH POSISI PERSALINAN ANTARA POSISI LATERAL DENGAN POSISI LITHOTOMY TERHADAP LAMA PERSALINAN KALA II IBU PRIMIGRAVIDA DI RUMAH BERSALIN MARDI RAHAYU SEMARANG TAHUN 2014 Sukma Aji, Fanny; Wagiyo, -; Eliza, -
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan normal dipengaruhi oleh 5 faktor penting yang dikenal dengan istilah 5P, yaitu passenge (janin dan plasenta), passageway (jalan lahir), powers (kekuatan mendorong janin keluar yang mencakup his/kekuatan uterus, kontraksi otot dinding perut, kontraksi diafragma, dan ligamentum action), position (posisi ibu), dan psychologic (psikologis ibu bersalin). Keseimbangan faktor 5P dapat membantu menciptakan persalinan normal yang berjalan lancar. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh antara posisi persalinan dan lama waktu persalinan ibu primigravida di Rumah Bersalin Mardi Rahayu Semarang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasi,Pendekatan yang digunakan adalah ”Cross Sectional”. Analisa data menggunakan rumus independent sampel T-test, Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampel dengan jumlah sampel sebesar 44 orang. Hasil penelitian disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan antara posisi lateral dan posisi lithotomy. Rekomendasi dari hasil penelitian ini diharapkan agar bisa lebih kooperatif saat dilakukan penelitian, dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi bidan atau petugas kesehatan khususnya ibu dengan proses persalinan. Dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk posisi persalinan, menjadi refrensi penelitian selanjutnya. Kata Kunci: Posisi Persalinan, Lama Persalinan, Primigravida
PENGARUH HIPNOTERAPI TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RS TELOGOREJO SEMARANG DS, Ady Irianto; Kristiyawati, Sri Puguh; -, Supriyadi
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu efek seperti kecemasan sering muncul pada pasien yang menjalani kemoterapi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh hipnoterapi terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien yang menjalani kemoterapi. Desain dalam penelitian ini adalah quasy experiment dengan teknik one group pretest dan posttest design. Alat ukur  kecemasan ditentukan dengan menggunakan alat (instrument) yang dikenal dengan nama State-Trait Anxiety Inventory (STAI). Hasil penelitian menunjukkan tingkat kecemasan sebelum pemberian hipnoterapi terbanyak pada skala sedang sebanyak 23 responden (48,9%). Sedangkan setelah pemberian hipnoterapi didapatkan hasil tingkat kecemasan menurun menjadi skala normal sebanyak 20 responden (42,6%). Hipnoterapi dilakukan 15 menit sebelum kemoterapi dimulai. Hasil uji statistik dengan Wilcoxon hipnoterapi berpengaruh dalam menurunkan tingkat kecemasan (p=0,000). Kesimpulannya, ada pengaruh hipnoterapi terhaapat penurunan tingkat kecemasan saat menjalani kemoterapi. Disarankan hipnoterapi dapat menjadi masukan alternatif dalam upaya meningkatkan dan perkembangan ilmu keperawatan dan hipnoterapi dapat menjadi intervensi dalam menurunkan kecemasan pada pasien yang menjalani kemotrapi.Kata Kunci      : Hipnoterapi, kemoterapi, kecemasan
PENDIDIKAN KESEHATAN TEHNIK MENYUSUI DENGAN BENAR TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYUSUI PADA IBU POST PARTUM NORMAL DI RSUD. Dr. SOEWONDO KENDAL Putri Marshella, Amanda Anindya; -, Rusmiyati; -, Elisa
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menyusui adalah tindakan memberikan makanan bagi si bayi melalui payudara dan yang menghasilkan ASI. Menurut WHO (2009) terdapat 35,6% ibu gagal dalam menyusui bayinya dan 20% diantaranya adalah ibu-ibu di Negara berkembang, sementara itu berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdes) tahun 2010 dijelaskan bahwa 67,5% ibu yang gagal memberikan ASI eksklusif kepada bayinya adalah kurangnya pemahaman ibu tentang tehnik menyusui yang benar, sehingga sering terjadi beberapa masalah yang dialami dalam menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kempuan ibu post partum normal sebelum dan sesudah diberikannya pendidikan kesehatan tehnik menyusui dengan benar di RSUD Soewondo Kendal. Jenis penelitian ini quasi experiment, dengan menggunakan rancangan one group pretest-posttest. Sampel penelitian ini sebanyak 38 responden. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon signed rank test dan mendapatkan hasil 0,000 artinya Ha di terima dan H0 ditolak sehingga ada pengaruh kemampuan tehnik menyusui dengan benar setelah diberikan pendidikan kesehatan tehnik menyusui dengan benar. Rekomendasi penelitian ini ditujukan kepada petugas pelayanan kesehatan untuk memfaslitasi bagi ibu post partum supaya diajarkan tehnih menyusui dengan benar. Kata kunci: Kemampuan menyusui, pendidikan kesehatan, postpartum.
PENGARUH PEMBERIAN INFORMED CONSENT TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERASI DI RSUD TUGUREJO SEMARANG Devi Arisandi, Andrey; Sukesi, Niken; Solechan, Achmad
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai jenis tindakan keperawatan di Rumah sakit biasanya dapat menyebabkan kecemasan pada pasien. Salah satu tindakan yang menyebabkan kecemasan misalnya tindakan pembedahan, untuk itu pasien yang akan menjalani operasi harus diberi informed consent untuk menurunkan atau mengurangi gejala kecemasan serta dapat meningkatkan pengetahuan kesehatan pada pasien. Dari penderita yang akan dilakukan tindakan pembedahan pada kasus ini rata – rata 10% dilakukan penundaan karena peningkatan kecemasan. Pemberian informed consent bertujuan untuk mengurangi tingkat kecemasan pada pasien, namun kenyataannya di Rumah sakit penundaan pembedahan pada pasien masih banyak ditemukan karena tingkat kecemasan yang semakin tinggi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh pemberian informed consent terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre operasi di Instalasi Rawat Inap RSUD Tugurejo Semarang. Desain penelitian ini adalah penelitian eksperimental ((Eksperimental Research), jumlah sampel 80 responden dengan tekhnik total sampling. Hasil uji chi-square fisher’s exact test didapatkan hasil nilai p value = 0,001, maka Ha diterima, sehingga ada pengaruh  yang bermakna pemberian informed consent terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre operasi di RSUD Tugurejo Semarang. Kata Kunci : Informed Consent, Kecemasan, Pre Operasi
PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK MOZART TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA PASIEN STROKE DI RUMAH SAKIT PANTIWILASA CITARUM SEMARANG Riska Sahanantya, Andrian; Armiyati, Yunie; Arif, Syamsul
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke adalah gangguan fungsi otak yang terjadi dengan cepat (tiba-tiba) dan berlangsung lebih dari 24 jam karena gangguan suplai darah ke otak. Masalah yang sering timbul adalah menurun kualitas tidur pada pasien stroke.Untuk  meningkatkan kualitas tidur salah satunya adalah terapi musik klasik Mozart. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh terapi musik klasik Mozart terhadap kualitas tidur pada pasien stroke di RS Pantiwilasa Citarum Semarang. Desain penelitian ini adalah Quasieksperimen dalam satu kelompok (One Group Pre test-Post test Design).Teknik sampling yang digunakan acidental sampling dengan jumlah 26 responden.Uji yang digunakan dalam penelitian ini uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh terapi musik klasik Mozart terhadap kualitas tidur pada pasien stroke di Rumah Sakit Pantiwilasa Citarum Semarang dengan didapatkan p value 0,000. Rekomendasi yang dapat disarankan untuk perawat yaitu penggunaan terapi musik klasik Mozart terhadap kualitas tidur pada pasien stroke yang menjalani rawat inap. Kata kunci : Penyakit stroke, terapi musik klasik Mozart, kualitas tidur  
PERBEDAAN EFEKTIFITAS AROMATERAPI LEMON DAN RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI RSUD TUGUREJO SEMARANG Werdyastri, Ardini; Armiyati, Yunie; Bayu Kusuma, Muslim Argo
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terapi nonfarmakologis yang diberikan untuk menangani hipertensi antara lain pemberian aromaterpi lemon dan relaksasi nafas dalam. Penelitian bertujuan untuk menganalisis perbedaan efektifitas aromaterapi lemon dan relaksasi nafas dalam terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di RSUD Tugurejo Semarang. Desain penelitian ini menggunakan quasy experiment dengan rancangan pretest-posttest design. Hasil uji statistik aromaterapi lemon berpengaruh dalam menurunkan tekanan darah (p=0,000), Relaksasi nafas dalam juga berpengaruh dalam menurunkan tekanan darah (p=0,001). Hasil uji statistik menggunakan Independent t-test tidak ada perbedaan efektifitas aromaterapi lemon dan relaksasi nafas dalam terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Nilai probabilitas antara perlakuan terhadap tekanan darah sistolik sebesar 0,388 (p>0,05), dan tekanan darah diastolik sebesar 0,278 (p>0,05). Rekomendasi penelitian ini adalah supaya menggunakan aromaterapi lemon dan relaksasi nafas dalam sebagai intervensi alternatif yang digunakan untuk menurunkan tekanan darah.   Kata Kunci      : Aromaterapi lemon, relaksasi nafas dalam, tekanan darah
PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP PERISTALTIK USUS PASCA OPERASI SESAR DENGAN ANESTESI SPINAL DI RSUD TUGUREJO SEMARANG Renggonowati, Ayu; -, Machmudah
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peristaltik usus merupakan pertanda berakhirnya efek anestesi, banyak faktor yang mempengaruhi lamanya efek anestesi termasuk mobilisasi dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mobilisasi dini terhadap peristaltik usus pasca operasi sesar dengan anestesi spinal di RSUD Tugurejo Semarang. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan desain penelitian Posttest Only Control Group, sampel dalam penelitian ini berjumlah 32 responden yang dibagi masing-masing kelompok 16 responden. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, pengambilan data menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh mobilisasi dini terhadap peristaltik usus pasca sesar. Dari hasil observasi menunjukkan nilai rata-rata waktu peristaltik usus kelompok perlakuan 250,94 menit dan kelompok kontrol 304,06 menit. Hasil uji Mann Whitney diperoleh nilai ρ 0,001<0,05. Sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh mobilisasi dini terhadap peristaltik usus. Penelitian ini di tujukan kepada petugas kesehatan agar mengajarkan mobilisasi ibu setelah keluar dari ruang oprasi.Kata kunci : mobilisasi dini, peristaltik usus, operasi sesar
EFEKTIFITAS KONSELING DIET CAIRAN TERHADAP PENGONTROLAN INTERDIALYTIC WEIGHT GAIN (IDWG) PASIEN HEMODIALISIS DI RS TELOGOREJO SEMARANG Ananta Tanujiarso, Bagus; -, Ismonah; -, Supriyadi
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia, angka kejadian CKD pada tahun 2010 sebanyak 2 juta kasus. Sedangkan pasien CKD yang menjalani hemodialisis baru sekitar 100.000 orang. Masalah yang sering terjadi pada pasien hemodialisis adalah peningkatan IDWG yang dapat dipengaruhi oleh ketidakpatuhan pasien dalam pembatasan asupan cairan. Upaya untuk mencegah peningkatan IDWG dapat dilakukan dengan pemberian konseling diet cairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas konseling diet cairan terhadap pengontrolan IDWG pasien hemodialisis di RS Telogorejo Semarang. Rancangan penelitian ini menggunakan quasy experimental dengan desain penelitian pre-test and post-test with control. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 52 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji Friedman dan dilanjutkan dengan analisis post hoc menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konseling diet cairan terbukti efektif terhadap pengontrolan IDWG dengan p value 0,000. Rekomendasi hasil penelitian ini adalah agar perawat menerapkan konseling diet cairan pada setiap pasien hemodialisis supaya mencegah peningkatan IDWG yang berlebihan.Kata Kunci: CKD, hemodialisis, IDWG, konseling diet cairan