cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
PREDIKSI
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 54 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 3 (2016)" : 54 Documents clear
PERANAN KEPEMIMPINAN TERHADAP DISIPLIN KERJA PEGAWAI PADA KANTOR BAGIAN HUKUM SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN KUTAI BARAT Yusuf, Yusuf
PREDIKSI Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.533 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i3.2374

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan kepemimpinan dengan disiplin kerja pada Kantor Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Barat.Dari hasil perhitungan bahwa Kepemimpinan yang terjadi di lingkungan Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Barat belum mampu menumbuhkan kesadaran pegawai di bawahnya dalam disiplin bekerja.  Hal ini disebabkan masih adanya pandangan sebagian besar pegawai bahwa kedisiplinan yang dijalankan oleh para pimpinan belum dapat dicontoh, dalam arti disiplin yang dijalankan hanya karena ada kepentingan takut dengan pimpinan yang di atasnya.Masih rendahnya disiplin kerja sebagian besar pegawai menyebabkan banyak pekerjaan yang tertunda dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang diberikan.Kepemimpinan yang diharapkan oleh setiap orang yang ada di lingkungan Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Barat adalah kepemimpinan transaksional dan trnasformasional yaitu mengharapkan pemimpin yang memiliki pengaruh kuat, berwibawa, konsisten dan mau mengerti kebutuhan bawahan. Sebagaimana diungkapkan oleh L.M. Berry, (1998: 130) bahwa mengembangkan konsep kepemimpinan transformasional dan transaksional berlandaskan pada pendapat Maslow mengenai hirarki kebutuhan manusia.  Keterkaitan tersebut dapat dipahami dengan gagasan bahwa kebutuhan karyawan yang lebih rendah, seperti kebutuhan fisiologis dan rasa aman hanya dapat dipenuhi melalui praktik gaya kepemimpinan transaksional. Sebaliknya, P. Bycio et al (1995: 112) mengemukakan bahwa kebutuhan yang lebih tinggi, seperti harga diri dan aktualisasi diri, hanya dapat dipenuhi melalui praktik gaya kepemimpinan transformasional. Sebaliknya, kepemimpinan otoriter umumnya kurang disukai oleh bawahan, walaupun kepemimpinan otoriter adakalanya diperlukan untuk mendukung pencapaian suatu target tertentu dari pekerjaan.  Hal ini tergambar dari pendapat responden yang memposisikan kepemimpinan otoriter pada posisi ketiga dari dua tipe kepemimpinan sebelumnya (traksaksional dan transformasional).Karena sikap dan perilaku pimpinan menjadi ukuran pegawai dalam menjalankan tugasnya, maka kedisiplinan tidak dapat tumbuh dengan sendirinya tanpa motivasi yang datang dari luar.  Kalaupun kesadaran untuk disiplin datang dari dalam dirinya tentu ada motif-motif tertentu yang menjadikannya demikian, misalnya keinginan untuk meraih suatu prestasi tertentu.Disiplin kerja di lingkungan Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Barat tidak dapat berjalan normal bila kedisiplinan yang ditanamkan tidak diimbangi penghargaan (reward) yang sepadan.  Penghargaan yang dimaksud dapat berupa: penempatan yang sesuai, pemberian insentif hingga promosi jabatan.  Karena itu, untuk menciptakan lingkungan kerja yang disiplin tidak cukup hanya himbauan, pemberian sanksi, atau teguran semata namun juga motivasi untuk menumbuhkan kesadaran mengapa orang perlu melakukan hal tersebut.
PENGARUH PENYULUHAN KOPERASI TERHADAP KESADARAN BERKOPERASI DI WILAYAH KECAMATAN TERING KABUPATEN KUTAI BARAT Triana, Lena
PREDIKSI Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.537 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i3.2137

Abstract

Dengan diadakannya penyuluhan  maka diharapkan terbentuknya kesiapan mental yang dapat direalisasikan dalam tindakan yang nyata, yaitu yang berupa timbulnya partisipasi dan kesadaran untuk melakukan sesuatu yang berguna bagi anggota masyarakat yang lain.  penyuluhan juga merupakan salah satu upaya untuk peningkatan usaha ekonomi di daerah pedesaan            Untuk mendukung penelitian tersebut di ambil lokasi pada Koperasi SINAR HARAPAN  di wilayah Kecamatan Tering  yang dijadikan sampel dalam penelitian ini hanya 28 orang, data-data yang diperlukan beberapa teknik penelitian, yaitu Penelitian kepustakaan ( Library Research ), Penelitian lapangan ( Field Work Reseach ),Menganalisis dan menguji hipotesis, digunakan rumus koefisien korelasi spearman, Jadi tingkat korelasi yang diperoleh dari perhitungan tersebut adalah sebesar    : 0,507, Apabila korelasi enpiris tersebut dibandingkan dengan tabel (tabel harga kritis rs  koefisien korelasi Spearman) yang untuk responden sebanyak 28 adalah 0,448 pada taraf significan 0,01, Jadi 0,507 > 0,448, atau korelasi empiris lebih besar dari pada korelasi tabel (r tabel), itu berarti bahwa hipotesis yang dapat diterima, yaitu jika penyuluhan makin  di tingkatkan maka kesadaran masyarakat untuk berkoperasi juga akan semakin meningkat. Disarnping itu juga untuk mempertahankan dan meningkatkan  mutu koperasi tersebut, maka perlu ditingkatkan masalah pelayanan terhadap anggota koperasi,  
PENGARUH PENGAWASAN TERHADAP KINERJA PEKERJA PROYEK PEMBANGUNAN GORONG-GORONG DI KABUPATEN KUTAI BARAT Syamsudin, Syamsudin
PREDIKSI Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.708 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i3.2176

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui Pengaruh Pengawasan Terhadap Kinerja Pekerja Proyek Pembangunan Gorong-Gorong Di Kabupaten Kutai Barat. Penelitian ini berjenis ekporatif dengan menggunakan data kuantitatif.  Penelitian yang dilakukan oleh penulis merupakan penelitian verifikatif  atau yang bersifat kausalitas, yakni penelitian yang mencari hubungan antara variabel sebab dengan variabel akibat. Hubungan yang dimaksud adalah hubungan antara Pengawasan (Independent variable) dengan Kinerja Pekerja (Dependent variable).  Sampel diambil sebanyak 35 responden dengan cara purposif.  Alat analisis menggunakan Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian diperoleh rs =  0,113655 sdengankan rs tabel, n = 35 dan α = 5% diperoleh 0,335.  Dengan demikian rs <  rs tabel; Ho diterima, artinya Pengawasan berasosiasi dengan Kinerja Pekerja.
PENGARUH TATA RUANG KANTOR TERHADAP EFESIENSI KERJA PEGAWAI PADA KANTOR KECAMATAN MUARA LAWA KABUPATEN KUTAI BARAT Willi, Willi
PREDIKSI Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.044 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i3.2122

Abstract

Responden dalam penelitian ini adalah pegawai Kantor Kecamatan Muara Lawa Kabupaten Kutai Barat. Gejala yang dihadapi adalah kontinun ordinal dengan skala 5 (lima). Jenis penelitian adalah verifikasi causalitas kuantitatif, data dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan program SPSS for windows. Hasil uji regresi linear sederhana diketahui bahwa Tata Ruang Kantor berpengaruh positif dan Signifikan terhadap Efesiensi Kerja Pegawai pada Kantor Kecamatan Muara Lawa Kabupaten Kutai Barat, setelah diketahui nilai R hitung +0,701 adalah positif dan lebih besar dari R tabel 0,254 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Diketahui juga bahwa Pengaruh Tata Ruang Kantor Terhadap Efesiensi Kerja Pegawai pada Kantor Kecamatan Muara Lawa Kabupaten Kutai Barat sudah dilaksanakan dengan baik sehingga efisiensi kerja pegawai yang diharapkan dapat diperoleh dengan baik pula.
PERJANJIAN KERJA BERSAMA (PKB) DI PT.PAMA PERSADA NUSANTARASANGATTA KABUPATEN KUTAI TIMUR Murwanto, Fl. Sudiran Sugeng
PREDIKSI Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.361 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i3.3092

Abstract

He purpose of this study was to find out the Collective Labor Agreement (CLA) which took place at PT. Pama Persada Nusantara KPCS Sangatta District. The timing of the research conducted in January 2016 through May 2016 for five(5) months.The research method in this research is descriptive qualitative research about the role of the Collective Labour Agreement (CLA) in PT. Pama Persada Nusantara KPCS Sangatta District. The collection of data by distributing questionnaires, observation and interviews.The study states that the Collective Labour Agreement (CLA) made between employees and the company has been running well in the PT. Pama Persada Nusantara Sengata KPCS district, the Collective Labor Agreement (CLA) function ensures a mutually beneficial relationship both parties to regulate the rights and obligations of the parties there.
PENGARUH MOTIVASI TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PADA KANTOR BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KABUPATEN KUTAI BARAT P., Wiwin
PREDIKSI Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.991 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i3.2217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Motivasi mempunyai pengaruh yang positif terhadap Prestasi Kerja Pegawai Pada Kantor Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kabupaten Kabupaten Kutai Barat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara variabel Motivasi dengan variabel Prestasi Kerja Pegawai Pada Kantor Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kabupaten Kutai Barat  Hal ini dapat diketahui dari hasil uji statistik dimana koefisien korelasi (r) adalah sebesar 0,568 yang berarti terdapat hubungan yang sedang diantara kedua variabel.Sementara itu hasil uji t (t-test) menunjukkan bahwa t empiris yang dihasilkan adalah sebesar  3,817.  Hasil ini jika dibandingkan dengan tabel harga-harga kritis t untuk n – 2 adalah 1,690.  Ini berarti terdapat pengaruh yg signifikan dari variabel Motivasi terhadap Prestasi Kerja Pegawai.  Dengan demikian maka dapat dikatakan pula bahwa tujuan penelitian ini dapat tercapai, permasalahan dapat terpecahkan dan hipotesis dapat dibuktikan.
PENGARUH EFISIENSI TERHADAP EFEKTIFITAS PENGELOLAAN KEARSIPAN PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN KUTAI BARAT Mariska, Reci Rara
PREDIKSI Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.545 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i3.2111

Abstract

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kutai Barat merupakan salah satu SKPD tingkat kabupaten yang menyelengarakan pelayanan publik.  Sesuai dengan fungsinya, yaitu mengelola arsip (dokumen) dan data administrasi penduduk, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melaksanakan tugas melakukan pelayanan terhadap kepentingan masyarakat Kutai Barat dalam hal penyimpanan arsip daerah dan data administrasi penduduk dalam wilayah Kabupaten Kutai Barat. Dalam melakukan pelayanan publik setiap pegawai di lingkungan Dinas Kepenedudukan dan Pencatatan Sipil harus berpedoman pada asas-asas tata pemerintahan yang baik, sebagaimana diatur di dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014, yaitu: kepastian hukum, tertib penyelenggara negara, kepentingan umum, keterbukaan, proporsionalitas, profesionalitas, akuntabilitas, efisiensi, efektifitas dan keadilan.  Efisiensi dalam asas penyelenggaraan administrasi penyelenggaraan yang berorientasi pada minimalisasi penggunaan sumber daya untuk mencapati hasil kerja yang terbaik. Tujuan penelitian adalah: 1) Mengidentifikasi aktifitas pegawai di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil  Kabupaten Kutai Barat yang bersifat efisiensi.  2) Mengetahui bagaimana pengaruh efisiensi terhadap efektifitas dalam pengelolaan kearsipan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil  Kabupaten Kutai Barat. Penelitian ini berjenis ekporatif dengan menggunakan data kuantitatif.  Penelitian yang dilakukan oleh penulis merupakan penelitian verifikatif  atau yang bersifat kausalitas.  Sampel dipililih secara random sebanyak 25 responden.  Alat analisis menggunakan koefisien Rank Spearman (). Dari hasil penelusuran terhadap rs pada n = 25 dan α =  diperoleh rs tabel = 0,425.  Apabila rs dibandingkan dengan rs tabel akan diperoleh hasil rs > rs tabel; artinya Ho ditolak; artinya bahwa Efisiensi berasosiasi dengan Efektifitas.  Sehingga dapat disimpulkan bahwa: 1) Adanya hubungan yang positif efisinesi terhadap efektifitas kerja di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kutai Barat. 2) Pegawai di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kutai Barat dapat menerima tindakan efisnsi yang dilakukan, meskipun untuk itu diperlukan adanya upaya ketras pimpinan untuk meyakinkan manfaat dari efisinsi yang dilkukan
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI RSUD HARAPAN INSANI SENDAWAR KABUPATEN KUTAI BARAT : IMPLIKASINYA TERHADAP KEPUASAN PASIEN Rusmini, Rusmini
PREDIKSI Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.936 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i3.2158

Abstract

This study aims to determine the quality of health care and patient satisfaction in hospitals Harapan Insani West Kutai. Besides, this study also aims to determine the implications of the quality of health care to patient satisfaction in hospitals Harapan Insani West Kutai. The results showed that the prices Product Moment Correlation Coefficient (Pearson) of 0.592 at a significance level of 5%. These results were compared with the prices Critical contained in table r Product Moment Correlation (Pearson) at a significance level of 5% to N = 130 by .170, then the value is greater than the empirical r r theoretical value or 0.592> 0.170. Thus it can be concluded that there is a significant relationship of variable kuealitas service with variable patient. The results showed also that the t-test results is equal to 8.310 at a significance level of 5%. While t-theoretical value as shown in the table t-test contained in the annex to this paper shows the value of t for n - 2 (130-2 = 128) amounted to 1,979. Thus it can be said that t-empirical (8.310) is greater than the t-theoretical (1,979). Thus, there are significant and significant relationship between the variable quality of health services with variable patient satisfaction ..
PERANAN KEPEMIMPINAN TERHADAP MOTIVASI KERJA PEGAWAI DI BIDANG PPW DI KANTOR BAPPEDA KABUPATEN KUTAI BARAT Magdalena, Maria
PREDIKSI Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.329 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i3.2205

Abstract

Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui peranan kepemimpinan terhadap motinasi kerja pegawai bidang PPW di Kantor BAPPEDA Kabupaten Kutai Barat, oleh karena itu maka peneliti merumuskan hipotesa “Diduga kepemimpinan memiliki hubungan terhadap motivasi kerja pegawai PPW di Kantor BAPPEDA Kabupaten Kutai Barat”.Waktu pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada bulanAkhir Desember tahun 2015 sampai dengan bulan April tahun 2016 selama 4 (tiga) bulan.Metode penelitianpada penelitian ini adalah kuantitatif , data didapatkan melalui pengamatan langsung ke lapangan, wawancara dan menyebarkan kuisioner kepada para narasumberdenganjumlahsampelyaitu17 (tuuh belas) responden.Berdasarkan perhitungan korelasi Pearson diketahui terdapat korelasi antara kepemimpinan dengan motivasi kerja pegawai dengan angka 0,619. Angka ini diinterpretasikan sebagai korelasi yang kuat antara kepemimpinan dengan motivasi kerja pegawai.Sedangkan uji t menghasilkan angka t-test, didapat t-hitung = 3.049. dan t-tabel = 2,131. Dengan demikian t-hitung lebih besar dari t-tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti hipotesis yang diajukan diterima, karena terdapat signifikansi (keberartian) antara kepemimpinan terhadap motivasi kerja pegawai bidang PPW di Kantor BAPPEDA Kabupaten Kutai Barat. 
KORELASI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN KAMPUNG KABUPATEN KUTAI BARAT Hermanto, Eddi
PREDIKSI Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.202 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i3.2168

Abstract

Pendidikan dan pelatihan merupakan suatu usaha yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan serta pembinaan moral pegawai yang pada akhirnya dapat meningkatkan produktivitas kerja pegawai. Untuk mendukung penelitian tersebut diambil sampel sebesar 41 orang. Sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode survei dengan anlisis verifikatif. Kemudian untuk data yang bersifat kuantitatif akan dibahas secara kualitatif. Untuk mengetahui adanya korelasi antara kedua variabel tersebut digunakan uji statistik koefisen korelasi Rank Spearman. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan terdapat korelasi yang erat antara pendidikan dan pelatihan dengan produktivitas kerja organisasi. Hal tersebut didukung dari hasil perhitungan menunjukkan, rs hitung sebesar 0,771 atau lebih besar daripada nilai tabel (0,409), dan korelasi pada taraf cukup baik. Demikian pula pada uji sampel memperlihatkan t hitung (3,11) lebih besar daripada nilai tabel (2.022). Ini menunjukkan jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini secara repersentatif dapat mewakili keseluruhan populasi.