cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
EKONOMIA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal yang memuat tulisan artikel dan penelitian tentang ilmu akuntansi dan manajemen.
Arjuna Subject : -
Articles 976 Documents
PENILAIAN KESEHATAN PADA KOPERASI PERINTIS PT PELABUHAN INDONESIA IV CABANG SAMARINDA Mardiana, Kabul Sudrajad, LCA. Robin Jonathan,
EKONOMIA Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1055.245 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis peningkatan rasiolikuiditas dari segi cash rasio, peningkatan rasio solvabilitas dari segi rasio total aktiva,peningkatan rasio rentabilitas dari segi rasio rentabilitas asets, rasio rentabilitas modalsendiri dan rasio biaya operasional, peningkatan rasio permodalan dari segi rasio modalsendiri terhadap total asets, rasio modal sendiri terhadap pinjaman berisiko pada tahun2014 dibandingkan 2013 Koperasi Perintis PT Pelabuhan Indonesia IV Cabang SamarindaTeknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan melakukandokumentasi data, interview, observasi, dan penelitian kepustakaan dengan menghimpun data dariberbagai sumber teori.Hasil penelitian mengemukakan bahwa :Rasio likuiditas (cash rasio) tahun 2013 sebesar 185 % tahun 2014 sebesar 150 %mengalami penurunan, aspek pinjaman diberikan terhadap dana yang diterima tahun 2013sebesar 36.90 %, tahun 2014 sebesar 21.19 % mengalami penurunan 15,71 %.diartikankekayaan kurang untuk membayar kewajiban jangka pendek pada saat jatuh tempo.Rasio solvabilitas tahun 2013 541,80 % sedangkan tahun 2014 580,85 % meningkatsebesar 39,05 %. Aspek rentabilitas assets tahun 2013 sebesar 15,27 %, sedangkan tahun2014 sebesar 14,83 % menurun 0,44 %. Rentabilitas Modal Sendiri tahun 2013 31,40 %sedangkan tahun 2014 29,50 % menurun sebesar 1,9 % Kondisi ini menunjukkan bahwatingkat pertumbuhan kurang baik dalam memperoleh keuntungan.Aspek rasio modal sendiri terhadap total asset diperoleh hasil rasio pada tahun 2013sebesar 43,76 % dan tahun 2014 sebesar 65,12 %, meningkat sebesar 21,36, rasiopemodalan dari aspek modal sendiri terhadap pinjaman berisiko diperoleh hasil rasio padatahun 2013 sebesar 237,07 dan tahun 2014 sebesar 278,23 % meningkat sebesar 21,34. nilaiini masuk dalam kriteria sehat. Hipotesis yang diajukan diterima adalah variable solvabilitasdan Permodalan, sedangkan variable likuiditas dan rentabilitas ditolak
PENGARUH KUALITAS AUDIT DAN LEVERAGE TERHADAP PRAKTIK MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) TAHUN 2016 Camelia Verahastuti, Gitaraya Datutasik Elfreda Aplonia Lau
EKONOMIA Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.992 KB)

Abstract

The financial statements are a very important measuring tool for assessing the performance of a company's profit-generating management. For that the company performs various ways including earnings management practices for a particular interest. Audit quality and leverage each have an important role in the practice of earnings management where audit quality affects the accuracy of earnings in a company's financial statements and the high level of leverage becomes one of the factors of earnings management.               The purpose of this study is to determine the effect of audit quality and leverage on earnings management practices at manufacturing companies in Indonesia Stock Exchange Year 2016.               Theoretical basis in this study is management accounting that focuses on ratios. The hypothesis proposed is the effect of audit quality and leverage on earnings management practices of manufacturing companies.               Analyzer used in this research is multiple regression analysis with significance 0,050 and data analysis using spss application. The variable for audit quality is measured using the size of Public Accounting Firm (KAP) that is big four and non big four, leverage is proxyed by Debt to Asset Ratio (DAR) ratio with total debt divided by total asset while earning management is measured from discretionary accruals model Jones Modification . Sampling method used is by purposive sampling method.               The results of this research indicate that audit quality has an insignificant influence and has a negative effect to earnings management, while leverage also has an insignificant effect and has a negative effect.            The conclusion of this study states that both hypotheses have been accepted, which means the quality of audit and leverage have no significant effect and have a negative effect on earnings management.
AKUNTANSI ASET TETAP (PSAP 07) PADA DINAS PENDAPATAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Khafiyya, Nida An
EKONOMIA Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.821 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengakuan, penilaian, pengukuran dan pengungkapan akuntansi aset tetap pada laporan keuangan (neraca) apa telah sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintah. Dasar teori yang digunakan ialah Akuntansi Sektor Publik, Akuntansi Pemerintah dan Standar Akuntansi Pemerintah tentang aset tetap. Metode penelitian bertipe deskriptif komparatif, yaitu menjelaskan bagaimana aset tetap diakui, dinilai, diukur dan diungkapkan dalam laporan keuangan kemudian dibandingkan dengan alat analisis neraca komparatif menurut instansi pemerintahan dan menurut Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan No.07. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengukuran aset tetap seperti jeep, speed boat, mesin ketik manual standar dan portable belum sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintah No.07. Aset-aset ini lebih tepat jika diukur penyusutannya menggunakan metode menurun saldo berganda bukan metode garis lurus. Dan pengungkapannya tidak menunjukkan nilai buku sewajarnya
PENGGUNAAN METODE ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) DAN RETURN ON ASSET (ROA) DALAM MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN (Studi Pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. dan Anak Perusahaan Tahun 2011-2015) RAMJANA, DIMAZ BAGUS
EKONOMIA Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.48 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kinerja keuangan PT. Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk dan Anak Perusahaan tahun 2011 - 2015 dengan metode Economic Value Added (EVA) dan metode Return On Assets (ROA).Alat Analisis yang digunakan adalah metode Economic Value Added (EVA) yang merupakan alat ukur kinerja sebuah perusahaan sekaligus sebagai pengukur nilai tambah yang dihasilkan perusahaan kepada investor dengan memperhitungkan biaya modal. Dan metode Return On Assets (ROA) yang merupakan metode yang mengukur kemampuan perusahaan menghasilkan laba dengan menggunakan total asset.Penelitian berdasarkan hasil metode Economic Value Added (EVA) meningkat yaitu tahun 2011 sebesar 7.606.241,57, tahun 2012 sebesar 9.401.448,06, tahun 2013 sebesar 10.213.366,2. Adapun penurunan yang terjadi pada tahun 2014 sebesar 9.648.918,6, tahun 2015 sebesar 9.449.521,04. Hal ini menyebabkan hipotesis diterima karena metode Economic Value Added (EVA) memiliki kinerja keuangan yang meningkat di tahun 2011, 2012, 2013. Penelitian yang dihasilkan metode Return On Assets (ROA) menurun yaitu tahun 2012 sebesar 37,9 %, tahun 2014 sebesar 35,9 %, tahun 2015 sebesar 27,3 %. Adapun peningkatan yang terjadi pada tahun 2011 sebesar 41,7 %, dan tahun 2013 sebesar 39,5 %. Hal ini menyebabkan hipotesis ditolak karena metode Return On Assets (ROA) memiliki kinerja keuangan yang menurun di tahun 2012, 2014, 2015.Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pengukuran kinerja keuangan dengan menggunakan metode Economic Value Added (EVA) menunjukkan peningkatan dan penurunan. Ini berarti manajemen perbankan secara umum telah mampu menciptakan nilai tambah bagi perusahaan serta mampu menciptakan nilai bagi pemegang sahamnya. Adapun penurunan nilai Economic Value Added (EVA) lebih disebabkan karena nilai NOPAT yang dihasilkan tidak sebesar peningkatan nilai biaya Investasi yang harus ditanggung Perusahaan. Pengukuran kinerja keuangan dengan metode Return On Assets (ROA) menunjukkan perubahan yang fluktuatif. Peningkatan dan penurunan karena menurunnya laba bersih akibat menurunnya tingkat penjualan dan meningkatnya beban penjualan berakibat laba bersih yang harus diterima perusahaan tidak maksimal.
ANALISIS PENGGAJIAN DAN PENGUPAHAN KARYAWAN TETAP PADA UD. BERLIAN JAYA SAMARINDA -, Desy Setiawaty
EKONOMIA Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.252 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besar gaji dan Upah karyawan tetap di UD Berlian Jaya Samarinda Tahun 2016 yang di tinjau dari keputusan menteri tenaga kerja dan transmigrasi keputusan No.KEP.102/MEN/VI/2004 dan Keputusan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 561/K.752/2015 Tentang Penetapan Upah Minimum Kota Tahun 2016            Berdasarkan rumusan masalah dan dasar teori yang telah dikemukakan dalam penulisan ini maka hipotesis sebagai berikut : Perhitungan Penggajian dan Pengupahan Karyawan Tetap pada UD Berlian Jaya Samarinda Tahun 2016 telah sesuai dengan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Keputusan No.KEP.102/MEN/VI/2004 dan Keputusan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 561/K.752/2015 Tentang Penetapan Upah Minimum Kota Tahun 2016
PENGARUH PERPUTARAN MODAL KERJA TERHADAP RETURN ON ASSET (ROA) PT. MUSTIKA RATU, Tbk PERIODE 2010 – 2014 Usvitasari, Yuniarti Yuniarti
EKONOMIA Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam skripsi ini adalah “Apakah perputaran kas, perputaran piutang, perputaran persediaan dan perputaran modal kerja pada PT Mustika Ratu Tbk meningkatkan growth of return on asset PT Mustika Ratu Tbk ?”. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perputaran kas, perputaran piutang , perputaran persediaan, perputaran modal kerja serta growth of return on asset pada PT Mustika Ratu Tbk . Dasar teori adalah akuntansi keuangan yang berfokus pada perputaran modal kerja yang terdiri dari perputaran kas, perputaran piutang , perputaran persediaan dan rasio profitabilitas yaitu return on asset serta growth of return on asset.Hipotesis “Perputaran kas meningkatkan growth of return on asset pada PT Mustika Ratu Tbk, perputaran piutang meningkatkan growth of return on asset pada PT Mustika Ratu Tbk, perputaran persediaan meningkatkan growth of return on asset pada PT Mustika Ratu Tbk dan perputaran modal kerja meningkatkan growth of return on asset pada PT Mustika Ratu Tbk”. Alat analisis yang digunakan adalah rasio perputaran kas, rasio perputaran piutang, rasio perputaran persediaan, rasio perputaran modal kerja, return on asset serta growth of return on asset.
PENGARUH HARGA DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN MEMBELI AIR MINERAL AQUA DI SAMARINDA Eka Yudhyani, Lili Ekawati H.Eddy Soegiarto
EKONOMIA Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.64 KB)

Abstract

Aqua adalah sebuah merek air minum dalam kemasan (AMDK) yang di produksi oleh PT Air Mineral Aqua di Indonesia sejak tahun 1973. Aqua adalah merek AMDK dengan penjualan terbesar di Indonesia dan merupakan salah satu merek AMDKyang paling terkenal di Indonesia, sehingga telah menjadi seperti merek generik untuk AMDK.            Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengetahui Pengaruh Produk, Harga, Promosi Terhadap Keputusan Membeli Air Mineral Merek Aqua positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian Air Mineral Merek Aqua di Samarinda Mengetahui manakah keputusan pembelian yang berpengaruh dominan terhadap Keputusan Membeli Air Mineral Aqua di Samarinda.            Model penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yakni menggunakan metode kuisioner ( angket ), dan studi kepustakaan yang dilakukan secara sistematik. Sampel pada penelitian ini yakni 100 orang yang mengonsumsi air mineral merek Aqua ditentukan dengan menggunakan metode sampel jika peneliti memiliki timbangan – timbangan tertentu didalam pengambilan sampelnnya (purposive sampling).            Dari hasil penelitian ditunjukkan pengaruh produk, harga dan promosi terhadap keputusan membeli air mineral merek Aqua secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan membeli di Samarinda. Selain itu variabel produk merupakan variabel berpengaruh dominan terhadap keputusan membeli air mineral merek Aqua di Samrinda.
ANALISIS PEMBIAYAAN MURABAHAH, MUDHARABAH, DAN MUSYARAKAH PADA BANK KALTIM SYARIAH DI SAMARINDA Pratama, Jati Satria
EKONOMIA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.598 KB)

Abstract

Perbankan syariah beroperasi berdasar prinsip bagi hasil. Berkembangnya perbankan syariah di Indonesia belum bisa dijalankan secara murni syariah, dikarena bank syariah menjalankan sistem dengan memberlakukan sistem bagi hasil dan resiko.Tujuan penelitian untuk mengetahui seberapa patuhnya penerapan pembiayaan Murabahah, Mudharabah, dan Musyarakah yang dilakukan oleh pihak Bank Kaltim Syariah Samarinda.Dasar teori yang digunakan akuntansi syariah adalah akuntansi yang mempunyai 3 komponen prinsip yaitu prinsip pertanggungan jawaban, prinsip keadilan, dan prinsip kebenaran yang berdasarkan pada hukum syariat dan bersifat universal. Murabahah adalah akad jual beli barang dengan harga jual sebesar biaya perolehan ditambah keuntungan yang disepakati pada saat akad. Mudharabah adalah akad kerja sama usaha antara dua pihak di mana pihak pertama menyediakan seluruh dana, sedangkan pihak kedua bertindak selaku pengelola, dan keuntungan dibagi sesuai kesepakatan sedangkan kerugian finansial hanya ditanggung oleh pemilik dana. Musyarakah adalah akad kerja sama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu, di mana masing-masing pihak memberikan kontribusi dana dengan ketentuan bahwa keuntungan dibagi berdasarkan kesepakatan sedangkan kerugian berdasarkan porsi kontribusi dana. PSAK Syariah merupakan perdoman atau petunjuk yang dibuat oleh pihak Dewan Akuntansi Syariah berdasarkan fatwa yang dikeluarkan oleh MUI dengan tujuan untuk membantu menyusun semua aspek yang berkaitan dengan akuntansi. 3 alat analisis yang digunakan adalah PSAK  No. 102, PSAK No. 105, dan PSAK No. 106.            Hasil dari penelitian ini adalah belum sesuainya penerapan pengakuan dan pengukuran potongan, pengakuan dan pengukuran piutang, serta pengungkapan laporan keuangan syariah pada pembiayaan murabahah. Pengungkapan pada laporan keuangan syariah padapembiayaan mudharabah. Pengungkapanpada laporan keuangan syariah pembiayaan musyarakahpada Bank Kaltim Syariah Samarinda.
ANALISIS SISTEM ANTRIAN PADA BAGIAN TELLER DI BANKALTIM KANTOR CABANG PEMBANTU KOMPLEK PASAR SUNGAI DAMA SAMARINDA ADI SUROSO, SAHAT FERWINALDO SIAHAAN ROBIN JONATHAN
EKONOMIA Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.59 KB)

Abstract

Part Teller is a position in an activity Foremost Bank, because tellers who deal directly with customers. A teller function is to provide banking services to clients or potential clients.             Based on the above, the activities of service to consumers/ customers using the facilities available at the teller at the bank is still not efficient, judging from the number of queues waiting to be served by a teller. So that research must be done to these services in terms of time, to be more efficient.                    The results of the study explained on the 3rd of August, capable of serving 12 customers, customer 0.3500 per hour, the average amount of time waiting in queues 1 minute 16 seconds, the average waiting time in the system of 6 minutes 15 seconds and the level of potential use of the facility 83, 33%. On 4 August only able to serve 17 customers per hour, the average customer queuing customer 0.2512 per hour, the average amount of time waiting in queues 1 minute 8detik, the average waiting time in the system 4 minutes 7 seconds and the level of potential use facilities 88.23%. On 5 August, only able to serve 17 customers per hour, the average customer queuing customer 0.1680 per hour, the average amount of time waiting in the queue 52 seconds, the average waiting time in the system 4 minutes 3 seconds and the level of the potential use of facilities 82 , 35%. On 6 August only able to serve 15 customers per hour, the average customer queuing customer 0.1532 per hour, the average amount of time waiting in the queue 57 seconds, the average waiting time in the system 4 minutes 8 seconds and the level of the potential use of facilities 80,00%. On 7 August only able to serve 12 customers per hour, the average customer queuing customer 0.2512 per hour, the average amount of time waiting in queues 1 minute 8 seconds, the average waiting time in the system 4 minutes 8 seconds and the rate of potential 88.23% facility. The findings of this study support the hypothesis. 
PENGARUH TINGKAT LIKUIDITAS DAN SOLVABILITAS TERHADAP PROFITABILITAS -, Indah Haristyawati
EKONOMIA Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.927 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh Likuiditas (CR) terhadap Profitabilitas (ROI) (2) mengetahui pengaruh Solvabilitas  (DER) terhadap Profitabilitas (ROI) (3) mengetahui pengaruh Likuiditas (CR) dan Solvabilitas  (DER) secara bersama-sama terhadap Profitabilitas (ROI).            Populasi yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 16 perusahaan Sub Sektor Leasing yang terdaftar di BEI periode 2010-2015. Sampel dipilih berdasarkan metode purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 5 perusahaan. Data yang digunakan berupa data sekunder yang di dapatkan dari Annual Report. Pengujian Asumsi Klasik yang digunakan pada penelitian ini adalah uji Normalitas, uji Multikolinieritas, uji Heteroskedastisitas, uji Autokorelasi. Tekhnik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah dengan menggunakan tekhnik Analisis Regresi Linier Berganda.            Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Likuiditas (CR) berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap Profitabilitas (ROI). Mempunyai arti bahwa kenaikan Likuiditas akan diikuti kenaikan profitabilitas perusahaan. Hal ini dibuktikan oleh nilai Dari hasil perhitungan persamaan regresi linier berganda didapatkan nilai koefisien regresi (b) sebesar 0,000. Dari perhitungan uji secara parsial diperoleh nilai thitung sebesar -0,318 dan ttabel 2,051. Karena -0,318 <  ttabel 2,051. H1 ditolak. Maka hipotesis pertama tidak terbukti.  (2) Solvabilitas (DER) berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap Profitabilitas (ROI). Mempunyai arti bahwa penurunan Debt To Equity Ratio akan diikuti penurunan profitabilitas perusahaan. Hal ini dibuktikan oleh nilai Dari hasil perhitungan persamaan regresi linier berganda didapatkan nilai koefisien (b) sebesar -0,007. Dari perhitungan uji secara parsial diperoleh nilai  thitung  sebesar -1,360 dan ttabel  2,051, karena -1,360 < 2,051 Sehingga H2 ditolak. (3) Likuiditas (CR) dan Solvabilitas (DER) secara bersama-sama tidak berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (ROI) dibuktikan dengan nilai hasil dari uji F diatas dapat diketahui bahwa nilai Fhitung sebesar 0,979 dengan tingkat signifikan sebesar 0,389. Nilai Ftabel pada tingkat kepercayaan 5% dengan df1 = 2 dan df2 = 30, maka di dapat Ftabel = 3,32. Karena nilai Fhitung 0,979 < Ftabel 3,32. Sehingga H3 ditolak. maka hipotesis ketiga tidak terbukti.