cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 89 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2012)" : 89 Documents clear
PERENCANAAN JEMBATAN SEI IDANT KUTAI BARAT Jelsen Sondakh, Charles
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1248.256 KB)

Abstract

ABSTRAK Jembatan Sei Idant   berada pada jalur yang merupakan penghubung antarajalurlalu lintaskampungJengandanumdankampungIdant,Kabupaten Kutai  Barat  Kalimantan  Timur.  Dimana  jembatan  ini  mempunyai  panjang bentang 30m dan lebar 9m.Pada proses pendahuluan, diawalidengan penjelasan mengenailatar belakangpemilihantipe jembatan,perumusanpermasalahannya,tujuan perencanaan, batasan masalah hingga manfaat dari dibangunnya jembatan tersebut.   Kemudian,   dijelaskan   perihal   dasar-dasar   perencanaan   dengan pedoman yangdigunakan yaitu BMS(1992)dan Perpres tahun2005 yang mengatur tentang bebanpada jembatan.Dipilihnya Jembatan Beton Bertulang pada perencanaan ini adalah dalam segi dimensi.Tahap awal perencanaan adalah perencanaan bangunan atas yang terdiridari lantai kendaraandantrotoar,gelagarmemanjangdan gelagar melintang, kemudian konstruksi pemikul utama. Analisa dilakukan setelah diketahui   beban   –   beban   yang   bekerja   pada   konstruksi   tersebut   untuk mendapatkangaya–gayadalam yangbekerja,khususnyauntuk konstruksi pemikul  utama  dan  konstruksi  sekundernya.  Setelah  gaya  –  gaya  tersebut diketahuibesarnyamakadilakukanperhitunganjumlahdanjarak tulanganyang diperlukanKemudianmemasuki tahapakhirdari perencanaanstruktur atas dilakukan perhitungan dimensiperletakan.Setelah selesaianalisa daristruktur atas jembatan, dilakukan analisa perencanaan struktur bawah jembatan (abutment). Batasan masalah dalam penyusunan skripsiinihanya perencanaan bangun atas jembatan Sei Idant Kutai Barat.Kata kunci :Perencanaan, Analisa, bangun atas
EVALUASI KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL PADA SIMPANG TIGA JALAN CIPTOMANGUNKUSUMO – JALAN PELITA KOTA SAMARINDA KHIN, MASRU
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.469 KB)

Abstract

Keberadaan sarana dan prasarana transportasi di Kalimantan Ti-mur kususnya di Kota Samarinda merupakan faktor penting yang akan mempengaruhi perkembangan sebuah wilayah yang dapat menunjang po-tensi sumber daya manusia, dan potensi ekonomi lainya. Ketersediaan jarin-gan jalan di Kalimantan Timur relatif masih terbatas dimana pertambahan volume kendaraan mencapai 3.500 unit perbulanya dan 70% didominasi kendaraan roda dua. Sementara pertambahan ruas jalan yang hanya 2,5% per tahunya. (Samarinda Pos)
STUDI KINERJA RUAS JALAN DI DEPAN PASAR LOA JANAN ULU, KECAMATAN LOA JANAN, KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA. Simanjuntak, Rio Ryado
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.936 KB)

Abstract

ABSTRAKDalam analisis dan indentifikasi kondisi masalah yang ada, terkadang kesimpulan yang ditarik dari masalah lalu lintas adalah kurangnya kapasitas ruas jalan, terutama dalam mengatasi pergerakan lalu lintas. Sehingga langkah penanganan yang selalu diusulkan adalah tindakan - tindakan dalam usaha untuk menambah kapasitas ruas jalan yang ada. Misalnya, dengan melakukan pelebaran jalan. Padahal pemanfaatan ruas jalan yang ada pada saat itu mungkin belum efektif, dan juga perlu diingat bahwa pelebaran jalan tidak selalu dapat dilakukan, terutama untuk daerah perkotaan dimana keterbatasan lahan sangatlah terasa sekali. Sedangkan permasalahan yang muncul akibat kegiatan Pasar Loa Janan Ulu, Kecamatan Loa Janan adalah kepadatan lalu lintas di Jalan Gerbang Dayaku. Persoalan gangguan lalu lintas ini muncul karena adanya pedagang kaki lima, bongkar muat barang, angkot yang parkir atau berhenti di sepanjang jalan tersebut. Berdasarkan uraian diatas maka saya mengambil judul penelitian STUDI KINERJA RUAS JALAN DI DEPAN PASAR LOA JANAN ULU, KECAMATAN LOA JANAN, KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA. Kata kunci : studi kinerja ruas jalan
PERHITUNGAN PRODUKSI ALAT BERAT PADA PEMATANGAN LAHAN DI PERUMAHAN BUKIT PINANG RAYA II SAMARINDA WENANTA, ANTHONY
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.746 KB)

Abstract

Proyek pembangunan lahan perumahan pekerjaan pemindahan tanah mekanis diperlukan metode pelaksanaan pekerjaan terutama pada jenis maupun tipe peralatan yang digunakan. Sebelum melaksanakan pemindahan tanah mekanis, perlu dilakukan pekerjaan galian dan timbunan pada areal lahan yang direncanakan. Dengan perencanaan pekerjaan galian dan timbunan serta peralatan yang tepat guna, diharapkan pekerjaan dapat diselesaikan secara efektif dan efisien.Pada skripsi ini ditinjau pekerjaan galian dan timbunan, pekerjaan galian tanah bercampur kerikil memiliki volume sebesar 106.125,92 m3 , sedangkan pekerjaan timbunan memiliki volume sebesar 106.115,61 m3 . Peralatan yang digunakan dibagi menjadi empat kelompok, yaitu alat gali, angkut, timbun dan alat pemadat. Alat gali meliputi excavator, bulldozer, dump truck dan compactor. Berdasarkan hasil analisa, diperoleh hasil produktifitas dan durasi pekerjaan pada masing – masing alat, yaitu untuk alat gali yang digunakan adalah excavator PC 200 1 unit, bulldozer type Komatsu D-85 SS 2 unit, dump truck Mitsubishi 120 PS 2 unit, compactor type Bomag BW 212 D-40 1 unit.Produktifitas terbesar diperoleh pada alat berat compactor, yaitu 186,092 m3/jam dan waktu pelaksanaan pekerjaan galian 80 hari, timbunan selama 74 hari dan pemadatan selama 77 hari.
PERHITUNGAN BIAYA OPERASIONAL ALAT BERAT PADA PENINGKATAN JALAN SP.3 LEMPAKE – SP.3 SAMBERA HARDANA, ANASTYA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.362 KB)

Abstract

ABSTRAKSuatu proyek konstruksi mempunyai tahapan yang berkaitan dengan manajemen konstruksi. Dalam tahapan manajemen konstruksi tersebut terdapat salah satu permasalahan mengenai pengelolaan anggaran biaya pelaksanaan pekerjaan, sehingga perlu direncanakan suatu rancangan anggaran biaya pelaksanaan pekerjaan. Rencana anggaran biaya adalah salah satu proses utama dalam proyek konstruksi untuk mendapatkan berapa besarnya dana yang harus disediakn untuk sebuah proyek tersebut. Pada umumnya biaya yang dibutuhkan dalam sebuah proyek konstruksi berjumlah besar. Ketidaktepatan yang terjadi dalam penyediaannya akan berakibat kurang baik pada pihak – pihak yang terlibat di dalamnya. Dalam pekerjaan proyek Jalan SP.3 Lempake - SP.3 Sambera Samarinda, yang dilaksanakan pada 25 Maret 2012 dengan sumber dana dari APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) 2012 terdapat pekerjaan – pekerjaan yang menggunakan alat – alat berat, misalnya pada pekerjaan tanah, dan pekerjaan penghamparan agregat. Pada saat suatu proyek akan dimulai, kontraktor akan memilih alat berat yang akan digunakan di proyek tersebut. Pemilihan alat berat yang akan dipakai merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan suatu proyek. Alat berat yang dipilih haruslah tepat sehingga proyek akan lancar. Kesalahan di dalam pemilihan alat berat dapat mengakibatkan proyek menjadi tidak lancar. Dengan demikian keterlambatan penyelesaian proyek dapat terjadi sehingga menyebabkan biaya membengkak. Produktivitas yang kecil dan tenggang waktu yang dibutuhkan untuk pengadaan alat lain yang lebih sesuai merupakan hal yang menyebabkan biaya yang lebih besar. Dalam penyusunan Tugas Akhir ini, Mahasiswa mencoba menghitung biaya alat berat pada proyek pembangunan Jalan SP.3 Lempake - SP.3 Sambera Samarinda dengan judul “PERHITUNGAN BIAYA OPERASIONAL ALAT BERAT PADA PENINGKATAN JALAN SP.3 LEMPAKE – SP.3 SAMBERA SAMARINDA”.
PERENCANAAN PERKERASAN KAKU PADA RUAS JALAN RT.13 KAMPUNG MAKASAR DESA MAKARTI KECAMATAN MARANG KAYU KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA WATI, RAHMA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1074.998 KB)

Abstract

PERKERASAN KAKAU (RIGID PAVEMENT) ADALAH SALAH SATU JENIS PERKERASAN KOMPOSIT, SERING DIGUNAKAN UNTUK JALAN MENDUKUNG BEBAN KENDARAAN BERAT SERTA SERING TERJADI GENANGAN AIR. OLEH KARENA ITU DALAM MERENCANAKAN SUATU KONSTRUKSI PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) DIPERLUKAN PENELITIAN KOMPLEKS DAN SPESIFIK SHINGGA AKAN DIPEROLEH PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN BETON SEMEN SERTA TULANGAN BERUPA DOWEL DAN TIE BAR YANG MAMPU MENDUKUNG BEBAN YANG MELINTASI RUAS JALAN TERSEBUTRUAS JALAN RT.13 KAMPUNG MAKASSAR YANG TERLETAK DIKECAMATAN MARANG KAYU KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA, ADALAH RUANG JALUR LOKAL SEKUNDER YANG BANYAK DILALUI OLEH KENDARAAN RINGAN ATAUPUN BERAT, SERTA SERING DILANDA BANJIR, SEHINGGA PERLU DIKERJAKAN DENGAN PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT)PERENCANAAN PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) PADA RUAS JALAN RT.13 KAMPUNG MAKASSAR YANG TERLETAK DIKECAMATAN MARANG KAYU, HASILNYA ADALAH SEBAGAI BERIKUT :1. TEBAL PERKERASAN BETON (RIGID PAVEMENT) = 16 CM DENGAN MUTU BETON K.250 (250 Kg/CM2)2.DOWEL (RUJI) : 22 MM, PANJANG 45 CM DENGAN JARAK ANTAR DOWEL = 30 CM3.TIE BAR : 12 MM, PANJANG 60 CM DENGAN JARAK ANTAR TIE BAR = 75 CM
PERENCANAAN PONDASI TIANG PANCANG PIPA BAJA PADA PEMBANGUNAN DERMAGA MELAK SUWANDI, .
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.528 KB)

Abstract

 ABSTRAKPembangunan dermaga ini mempunyai struktur atas berupa beton bertulang, dan bagian bawah pondasi tiang pancang pipa baja. Kekokohan dan kestabilan sebuah struktur tidak hanya ditentukan oleh kemampuan struktur atas (upper structure) dan menahan gaya-gaya yang bekerja. Selain kemampuan struktur atas, kekuatan struktur bawah (sub structure) juga harus diperhitungkan agar mampu mendukung seluruh beban yang ada baik karena gaya luar maupun karena berat struktur itu sendiri.Sebuah konstruksi akan mengalami kehancuran atau kegagalan apabila beban yang ada tidak mampu diterima oleh struktur penahannnya, dalam hal ini sangat diperlukan perhitungan pondasi yang benar dan pemilihan pondasi yang tepat untuk menahan konstruksi tersebut.Pondasi adalah komponen struktur yang berfungsi sebagai penopang bangunan dan meneruskan beban bangunan atas (upper structure) ke lapisan tanah yang cukup kuat daya dukungnya. Pada kondisi tertentu pondasi tidak hanya menerima gaya vertikal dan gaya horizontal, tetapi juga gaya tarik. Dalam hal ini pondasi merupakan suatu bangunan yang memegang peranan penting. Tanpa pondasi yang kuat akan membahayakan bangunan di atasnya, karena akan mengalami keruntuhan atau bahaya-bahaya yang lainnya, sehingga pondasi perlu direncanakan dengan teliti, dengan pemilihan jenis pondasi yang tepat.Kata Kunci : Pondasi
PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) PADA RUAS JALAN DARI JALAN PATIMURA KE PASAR OLAH BEBAYA MELAK KABUPATEN KUTAI BARAT Irawan, Ronny
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1405.532 KB)

Abstract

ABSTRAK Perkerasan jalan adalah merupakan salah satu unsur konstruksi jalan raya sangat penting dalam rangka kelancaran transportasi darat sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penggunanya, sehingga perlu direncanakan dengan baik berdasarkan standard dan kriteria perencanaan yang berlaku di Indonesia.Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang paling banyak digunakan oleh masyarakat untuk melakukan mobilitas keseharian dibandingkan dengan transportasi air dan udara, sehingga volume kendaraan yang melewati ruas jalan tersebut harus mampu di dukung oleh perkerasan jalan pada ruas jalan yang dilewatinya.Jenis perkerasan jalan, dapat berupa Perkerasan lentur (flexible pavement), Perkeraaan kaku (rigid pavement), dan Perkerasan Komposit, yang menggabungkan perkerasan kaku dan perkerasan lentur. Khusus untuk perkeraaan kaku (rigid pavement) yang terbuat dari beton semen baik bertulang maupun tanpa tulangan dan lebih banyak digunakan pada ruas jalan yang mempunyai volume kendaraan berat yang tinggi serta sering mengalami banjir.Dengan telah dikembangkannya Perkeraaan kaku (rigid pavement) untuk pembangunan prasarana jalan di daerah perkotaan maupun di pedesaan, maka pemerintah terus menggalakkan pembangunannya baik pada ruas jalan negara, jalan provinsi, jalan kabupaten maupun jalan desa ataupun lingkungan, mengingat perkerasan jalan ini lebih mampu mendukung beban kendaraan berat serta tahan terhadap genangan air.Ruas jalan dari Jalan Patimura menuju Pasar Olah yang terletak di Kota Melak Kabupaten Kutan Barat, adalah ruas jalan yang banyak dilalui oleh kendaraan pengangkut barang dagangan baik berupa truk-truk besar dan mobil pick up, di samping mobil para konsumen pasar sering masuk keluar, serta sering dilanda banjir. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat telah melakukan alokasi dana untuk meningkatkan ruas jalan tersebut dengan menggunakan konstruksi perkeraaan kaku (rigid pavement).Oleh karena itu dalam merencanakan suatu konstruksi perkeraaan kaku (rigid pavement) diperlukan penelitian yang kompleks dan spesifik sehingga akan diperoleh perencanaan tebal perkerasan beton semen serta tulangan berupa Dowel dan Tie Bar yang mampu mendukung beban yang melintasi ruas jalan tersebut serta besarnya biaya yang digunakan.Sehubungan dengan uraian tersebut di atas, maka penulis melakukan penelitian pada ruas jalan tersebut di atas dalam rangka menyelesaikan tugas akhir atau skripsi Sarjana (S1) Teknik Sipil Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, dengan mengambil judul : “Perencanaan Tebal Perkerasan Kaku (Rigid Pavement) Pada Ruas Jalan dari Jalan Patimura ke Pasar Olah Bebaya Melak Kabupaten Kutai Barat”.
ANALISA PRODUKTIFITAS PERALATAN DALAM PEKERJAAN AGREGAT PADA RUAS JALAN SIMPANG 3 SAMBOJA KM. 38 BALIKPAPAN – LOA JANAN NURUL QAMARIAH, LINDA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1309.184 KB)

Abstract

AbstrakSeiring dengan kemajuan zaman, tuntutan akan keberhasilan dalam berbagai hal semakin didambakan begitu juga dalam hal kualitas, hal-hal yang mendorong untuk menganalisa perhitungan biaya ditinjau dari pemakaian alat-alat berat pada proyek pembangunan dan peningkatan jalan.
Analisa Perhitungan Produksi Alat Berat pada Pelaksanaan Pekerjaan Pembangunan Jalan Usaha Tani Desa Semurut, Kecamatan Tabalar, Kabupaten Berau. WOJA, SILVESTER
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.576 KB)

Abstract

Dynamics of Growth and countryside development and also growth of resident and very countryside society economics quickly, claiming the existence of requirement of prasarana and transportation medium which complex progressively and insist on one of them is [is] prasarana walke the. Road-Works of[is Effort Farmer ysng [of] located in Countryside Semurut, Subdistrict Tabalar, Regency Berau represent the very required transportation medium by the masayrakat countryside, utilize to transport the agricultural produce. Refering to above [the] mentioned, governmental Hence Provinsi Kalimantan East [of] [through/ passing] On Duty Public Work, Area Create The Masterpiece, Sub of Rural Growth Planning Area [of] fund allocation have for the road-works of the area, utilize to fulfill the medium requirement walke for society of Countryside Semurut. Along of location which [is] [is] planned to do [by] road-works of[is Effort the Farmer represent the new location representing bog area and growed [by] the coppice, hence require to be [done/conducted] [by] work pengurukan, longly walke + 1,050 km and wide walke 6 m, totally [is] ordinary land;ground hoard volume 15.660 m3, with the distance of location of dig of hoard material ( quarry) with the hoard location + 1 km. In Road-Works execution of[is Effort Farmer of Countryside Semurut, very needed [by] [is] a heavy equipment usage, so that work execution earn as according to goals which have been determined, and use [of] heavy equipment have to be planned well and careful, so that precisely its use, optimal [of] its production and existence of efficiency of equipments expense.