cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 89 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2012)" : 89 Documents clear
PRODUKTIVITAS PENGANGKUTAN BATUBARA DENGAN ALAT BERAT PADA TAMBANG PT. OKA LINTAS MUARA DI SAMBOJA KABUPATEN KUTAI KERTANEGARA sadzaly, muhson
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.952 KB)

Abstract

ABSTRACT Sub-Province of Kutai Kartanegara, owning Natural Resources potency ( Very big SDA) for example coal mine, forest, coconut of sawit petroleum and. Stone embers mineral having tired deposit ± 523.784.709 Metric Ton there are various district that is Loa Janan, Loa Kulu, Tenggarong Defect, Estuary of Muntai, Marangkayu, Samboja, Anggana, Estuary Rhinoceros, Town Wake Up, Estuary of Wis, Estuary of Kaman, and Tabang ( On Duty Mining Of Sub-Province of Kutai Kartanegara, year 2012).In execution of Transportation of Stone Smolder Area Mining very needed usage of heavy equipment, so that execution of work earn as according to goals which have been determined, therefore usage of heavy equipment have to be planned well and is careful, so that precisely its use is, optimal its production and existence of equipments efficiency.As for factors which need diperhatkan in election of usage of heavy equipment shall be as follows : Location and work type to be executed 1) Function and heavy equipment type to be used, like to dig, to transporting, and menggusur 2) Energy and heavy equipment capacities 3) Method and way of heavy equipment operation.As for Heavy equipment which using research location in the form of : Bulldozer Komatsu D-85, Excavator Komatsu PC200 and of Dump Truck Toyota Dyna 130HT.Pursuant to breakdown of above, hence this Final Duty, writer will study about analysis calculation of heavy equipment production used for the execution of Transportation of Coal in coal-mine location.
ANALISIS INSTALASI PENGOLAHAN AIR MINUM PDAM UNIT BUKIT PARIAMAN KECAMATAN TENGGARONG SEBERANG KUTAI KARTANEGARA Atas, Mansur AL
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.168 KB)

Abstract

Penelitian ini untuk menganalisis kapasitas instalasi pengolahan air minum dan menganalisis sistem hidrolika jaringan pipa distribusi utama PDAM Unit Bukit Pariaman kecamatan Tenggarong Seberang Kutai Kartanegara.Penelitian ini dapatdiuraikan bahwa ketepatan dalam perhitungan pemilihan diameter pipa sangatlah penting karena diameter pipa mempengaruhi terhadap kecepatan aliran dan tekanan dalam pipa, sehingga berdampak langsung terhadap kelancaran dan tidaknya dalam pendistribusian air bersih tersebut jika kecepatan aliran dan tekanan air dalam pipa tidak sesuai dengan ketetapan yang telah ditentukan.
ANALISA KEBUTUHAN RUANG PARKIR BERDASARKAN JUMLAH PENGUNJUNG RUMAH SAKIT AM. PARIKESIT DI TENGGARONG sumiati, sumiati
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.688 KB)

Abstract

Abstrak Pengambilan data kendaraan parkir pada lokasi studi dilakukan dengan mencatat kendaraan yang masuk dan keluar pada kompleks rumah sakit AM. Parikesit Tenggarong. Pengamatan dilakukan selama 7 hari dalam satu minggu dengan lama waktu pengamatan setiap harinya 12 jam ( 08:00 – 21:00 ) dan pengukuran luas area parkir. Analisa dan karakteristik parkir meliputi volume parkir, akumulasi parkir, Pergantian parkir, durasi parkir, indeks parkir, tingkat penggunaan parkir dan ketersediaan parkir . Dari hasil survey diperoleh kapasitas parkir untuk kendaraan roda dua 358 petak dan kendaraan roda empat 30 petak. Berdasarkan hasil pengolahan data yang menunjukan tingkat pergantian parkir ( Turn Over Parking) maksimum yang terjadi pada hari sabtu adalah 0,21 kend/petak/jam dan indeks parkir sebesar 20,72 % sehingga penggunaan parkir sebesar 20,95% dari kapasitas parkir seluruhnya yang berjumlah 358 kendaraan. Tingkat penggunaan parkir kendaraan empat dua cukup besar namun masih berada di bawah kapasitas parkir yang tersedia. Berdasarkan hasil pengolahan data yang menunjukan tingkat penggunaan parkir ( Turn Over Parking) maksimum yang terjadi pada survey hari kamis adalah 1,09 kend/petak/jam dan indeks parkir sebesar 9,15% sehingga penggunaan parkir sebesar110% dari kapasitas parkir seluruhnya yang berjumlah 30 kendaraan.Dari perhitungan jumlah kendaraan roda dua maksimum terjadi pada hari senin sebanyak 813 kendaraan dengan durasi rata – rata parkir selama 2,33 jam/kend. Maka diketahui kebutuhan ruang parkir untuk kendaraan roda dua sebesar 158 Petak. Jumlah tersebut masih berada dalam kapasitas tampung ruang parkir kendaraan roda dua yang berjumlah 358 kendaraan.Untuk kendaraan roda empat maksimum terjadi pada hari Kamis sebanyak 393 kendaraan dengan durasi rata – rata parkir selama 1,99 jam/kend. Maka diketahui kebutuhan ruang parkir untuk kendaraan roda empat sebesar 65 Petak. Jumlah tersebut melebihi kapasitas tampung ruang parkir kendaraan empat empat yang yang hanya berjumlah 30 kendaraan. Kata kunci : Rumah Sakit ; Karakteristik Parkir ; volume parkir, akumulasi parkir, pergantian parkir, durasi parkir, indeks parkir, tingkat penggunaan parkir , ketersediaan parkir , ketersediaan parkir
PERHITUNGAN BANGUNAN BAWAH JEMBATAN BETON KONVENSIONAL SIE RESAK KABUPATEN KUTAI BARAT Utami, Hesty
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.584 KB)

Abstract

ABSTRAKSI Dalam usaha mendorong perkembangan, perekonomian dan kegiatan masyarakat khususnya menyangkut masalah pengangkutan penumpang maupun hasil bumi dan industri, maka perlu adanya prasarana jalan dan jembatan yang memadai.Pada tahap pertimbangan desain konstruksi maka penulis mengadakan  studi tugas akhir dengan mengambil judul “ Perhitungan Bangunan Bawah Jembatan Beton Konvensional Sie Resak  Kabupaten Kutai Barat “.Pembebanan akibat beban mati bangunan atas setiap kepala jembatan = 160 ton, beban hidup bangunan atas = 85 ton. Jadi total beban yang harus dipikul sebesar  = 245 ton. Perhitungan stabilitas tegangan tanah yang diijinkan untuk pondasi menerus qu = 22,77 t/m2 dengan safety faktor = 3 maka qa = 7,590 t/m2 <  qmax = 17,048 t/m2. Jadi struktur yang dimaksud tidak aman. Daya dukung menurut Sanglerat at 1972 diperoleh hasil perhitungan sebesar qall = 2,559 t/m2 yang berarti lebih kecil dari   qmaks = 17,048 t/m2. Jadi struktur yang dimaksud tidak aman. Daya dukung menurut Schertman at 1972 diperoleh hasil perhitungan sebesar qult = 2,559 t/m2 < q mak = 17,048 t/m2  dengan demikian juga  struktur yang dimaksud tidak aman. Dengan demikian sebagai alternative digunakan tiang pancang. Analisa Pondasi beban vertikal yang harus ditahan sebesar = 287,07 ton, kekuatan pancang yang mampu menahan beban diatasnya adalah sebesar = 328,32 ton. Jadi kondisi disini akibat beban diatasnya dinyatakan aman. Jika dikontrol akibat beban momen diperoleh hasil  sebesar P mak = 28,707 ton, sedang Pijin sebesar = 32,832 ton. Dalam hal ini  dinyatakan aman.Pemilihan tiang pancang yang diinginkan adalah jika tiang pancang yang digunakan harus mampu menahan beban diatasnya. Kata kunci : Pembebanan, Stabilitas, Analisa Pondasi 
ANALISA AGREGAT LOKAL EX.PERIAN PADA CAMPURAN ASPAL (ASPHALT CONCRETE WEARING COURSE, AC-WC) AULIA, RINALDI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.116 KB)

Abstract

Meningkatnya pertumbuhan lalu lintas dari tahun ke tahun akan mendorong peningkatan prasarana transportasi darat yang berupa pembangunan jalan baru, peningkatan jalan yang sudah ada maupun pemeliharaan jalan untuk mempertahankan umur layanan. Peningkatan jumlah lalu lintas sebagai modal angkutan transportasi tersebut harus dilayani dan didukung oleh prasarana yang berkualitas, terutama kualitas dari lapis perkerasan sehingga lalu lintas yang melewati jalan tersebut akan merasa aman, nyaman dan memperoleh manfaat ekonomis.Campuran beraspal panas didefinisikan sebagai kombinasi antara agregat yang dicampur merata dan dilapis dengan aspal keras. Untuk mengeringkan agregat dan mencairkan aspal agar mudah dicampur dan dipadatkan dengan baik maka bahan tersebut harus dipanaskan sebelum pencampuran. Hal ini sejalan dengan sifat yang dimiliki aspal, yaitu sangat dipengaruhi oleh temperatur. Disamping itu, kekakuan aspal dipengaruhi oleh lamanya waktu pembebanan. Berhubung aspal merupakan bagian dari campuran beraspal yang berfungsi sebagai bahan pengikat butiran agregat maka sifat campuran pun akan mengalami perubahan sejalan dengan berubahnya temperatur dan lamanya waktu pembebanan. Untuk memenuhi kebutuhan material maka penulis membuat skripsi mengenai bahan lokal ( Agregat Ex. Perian ) sehingga penggunaan Agregat lokal Ex. Perian  dapat digunakan sebagai campuran Aspal. Untuk itu penulis mengadakan penelitian mengenai agregat lokal Ex. Perian
PERHITUNGA PRODUKSI DAN BIAYA ALAT BERAT PADA PEKERJAAN JALAN BARBAS PANTAI KOTA BONTANG Rede, Marthina
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (757.76 KB)

Abstract

Dinamika perkembangan dan pembangunankotaBontang yang begitu cepat, telah membawa dampak pada tuntutan adanya kebutuhan prasarana dan saranaKotayang semakin kompleks dan mendesak salah satunya adalah prasarana transportasi, terutama transportasi darat.    Kota Bontang dengan kegiatan industri dan jasa yang berskala regional maupun fenomena baru sebuahKotayang memiliki daya tarik bagi penduduk luar untuk mengadu nasib. Hal ini mengakibatkan laju pertumbuhan penduduk yang tinggi yang sudah menjadi permasalahan biasa di kota-kota besar. Pertambahan penduduk selalu diikuti oleh peningkatan akan kebutuhan prasarana jalan dalamkota.Jalan Berbas Pantai yang terletak di Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang, adalah merupakan ruas Jalan Lokal Kota yang perlu dilakukan peningkatan perkerasan jalannya, karena secara teknis kondisi ruas jalan tersebut dalam kondisi rusak sedang sampai berat sehingga mengurangi kenyamanan dan kelancaran lalu lintas bagi masyarakat pengguna jalan juga perkembangan perekonomian Kota Bontang.Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Pekerjaan Umum telah mengalokasikan dana untuk  perbaikan  jalan tersebut, yaitu kegiatan Peningkatan Jalan Berbas Pantai di Kota Bontang.Dalam pelaksanaan pekerjaan jalan tersebut, sangat diperlukan pemakaian alat berat, sehingga pelaksanaan pekerjaan dapat sesuai dengan target yang telah ditentukan, dan penggunaan alat berat harus direncanakan secara baik dan cermat, sehingga tepat penggunaannya, optimal produksinya dan adanya efisiensi biaya peralatan.
PERHITUNGAN PRODUKSI ALAT BERAT PADA PEMATANGAN LAHAN PERUMAHAN GARDEN HILLS SAMARINDA SETIAWAN, HERI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.972 KB)

Abstract

Secara umum dalam merencanakan suatu pekerjaan pembangunan diperlukan perencanaan dan bantuan peralatan mekanis, hal ini dimaksudkan untuk dapat memudahkan pekerjaan yang beroperasi di lapangan. Aspek keamanan dan mobilitas alat  juga merupakan hal yang mutlak perlu diperhatikan agar pekerjaan dapat diselesaikan dengan tepat guna dan dapat selesai sesuai waktu yang telah ditentukan.Pembangunan pada perumahan Garden Hills dimaksudkan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh produktifitas alat berat yang beroperasi di lapangan dan juga waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan di lapangan perlu dilakukan analisa perhitungan melalui data yang diperoleh, baik secara langsung maupun data sekunder dari perusahaan. Dalam hal ini lokasi penelitian yang terletak di Jalan A.W. Syahranie Kota Samarinda, yaitu  kegiatan Pembangunan Perumahan Garden Hills Samarinda Dari perhitungan dapat diperoleh alat berat yang beroperasi di lapangan adalah:  excavator 2 unit, bulldozer 2 unit, dump truck 4 unit dan compactor 1 unit. Volume pekerjaan galian sebesar 141.116,72 m3 , volume timbunan sebesar 141.141,378 m3 , produktifitas excavator sebesar 137,74 m3/jam , produktifitas bulldozer sebesar 58,73 m3/jam, produktivitas dump truck sebesar 79,47 m3/jam dan produktivitas compactor sebesar 469,28 m3/jam. Dari data tersebut diperoleh lama waktu pelaksanaan kerja alat berat adalah sebagai berikut, excavator bekerja selama 2,6 bulan, bulldozer bekerja selama 5 bulan, dump truck bekerja selama 2,2 bulan dan compactor bekerja selama 1,4 bulan, masing – masing dikerjakan  selama 8 jam per hari.
Analisa Tebal Perkerasan Lentur Pada Ruas Jalan Sangkulirang – Batu Lepok di Kabupaten Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur. dana, Syah
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.492 KB)

Abstract

Provinsi Kalimantan Timur terbagi menjadi beberapa Kabupaten, yaitu sebagian besar merupakan areal terbuka dan pemukiman yang belum berkembang sumber daya alamnya, sedangkan sebagian merupakan pusat kota dan sentral bisnis kota Provinsi Kalimantan Timur. Pada saat ini wilayah tersebut hanya terhubung dengan akses yang dapat ditempuh melalui jalur darat. Sehingga Provinsi Kalimantan Timur membangun akses jalan darat yang terdapat pada Kabupaten Kutai Timur.Kurangnya prasarana transportasi darat, menimbulkan hambatan dalam mengembangkan wilayah tersebut.Melalui Tugas Akhir ini mahasiswa dapat mengetahui dan dapat memperhitungkan akses jalan diwilayah jalan Sangkurilang – Batu Lepok di Kabupaten Kutai Timur tersebut,Dan Tugas Akhir ini disusun dengan tujuan dapat memahami dan membandingkan antara teori yang didapat selama kuliah dengan keadaan yang ada di lapangan. Lingkup pembahasan laporan ini meliputi Perhitungan – Perkerasan Lentur yang terdapat pada ruas jalan Sangkurilang – Batu Lepok yang berada dikabupaten Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur dengan menggunakan Metode perhitungan ANALISA Komponen No.  SNI 378/KPTS/1987 dan AASTHO dengan umur rencana 10 tahun yang akan datang.
PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS ALAT BERAT PADA PELAKSANAAN PEKERJAAN PEMBANGUNAN JALAN BATU CERMIN (SEMPAJA) KOTA SAMARINDA AGUS ANDRIYANTO, ARIF
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.062 KB)

Abstract

ABSTRACTDari hasil survey lapangan, analisis dan perhitungan pada pembahasan tugas akhir tentang “ perhitungan produktivitas alat berat pada pelaksanaan pekerjaan pembangunan jalan batu cermin (sempaja)/kota samarinda” maka diperolekan kesimpulan sebagai berikut:Volume PekerjaanVolume Pekerjaan Galian (tanah asli/bank material) = 60.069,95  m3, hasil galian dalam keadaan lepas (loose material) = 72.083,94  m3.Volume Timbunan (keadaan tanah lepas) =  24.598,8 m3.Volume Pemadatan = 26.566,70 m3.Perhitungan Produksi Alat BeratPekerjaan Galian :Penggunaan Alat  : Excavator type Caterpillar PC 320D : 2 unitDump Truck type Mitsubishi 120 PS : 6 unit.Produksi Alat :Ø Excavator      :    -     Per unit      = 119,46 m3/jam.-          2 Unit        =  238,92 m3/jam.Ø Dump Truck :     -     Per unit      =  24,71 m3/jam.      -     6 Unit              =  148,26 m3/jam.Pekerjaan Penghamparan/Timbunan :Penggunaan Alat  : Bulldozer type D85E-SS Komattsu : 2 unitProduksi Alat :Ø Bulldozer : -  Per unit =  329,49 m3/jam.                 -  2 Unit   =  658,98 m3/jam.Pekerjaan Pemadatan :Penggunaan Alat    :  Ø Compactor type SAKAI SV 512 TF : 2 unitProduksi Alat :Ø Bulldozer : -  Per unit =  201,12 m3/jam                 -   2Unit    =  402,24 m3/jamPerhitungan Waktu Pelaksanaan PekerjaanHasil perhitungan waktu pelaksanaan pekerjaan menggunakan alat berat untuk pekerjaan Galian, Timbunan dan Pemadatan, adalah :Pekerjaan GalianPekerjaan Penghamparan/TimbunanPekerjaan Pemadatan
PERENCANAAN JALAN PADA PEKERJAAN RUAS JALAN BATAS BERAU – TANJUNG BATU (STA. 7+000 s/d STA. 10+000) KABUPATEN BERAU PROVINSI KALIMANTAN TIMUR SIDHARTA, PROBO SIDHARTA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1272.159 KB)

Abstract

Pada perencanaan suatu jalan sebaiknya menggunakan material lokal karena material lokal mutunya memenuhi persyaratan perkerasan jalan serta pada lereng melintang perkerasan dibuat kemiringan 2% dan lereng bahu jalan dibuat lebih besar agar air dapat mengalir dengan normal tanpa menimbulkan genangan air pada permukaan jalan. Dalam penelitian ini agar suatu jalan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan, supaya pada daerah tikungan ditambah pelebaran tikungan sesuai yang disyaratkan. Hal ini untuk mengurangi tingkat kecelakaan yang terjadi.