cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 87 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2016)" : 87 Documents clear
ANALISIS BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN RINGAN PADA PEMILIHAN RUTE KOTA SAMARINDA – KOTA TENGGATONG DANI, RAMA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam  melakukan  perjalanaan  dari  suatu  tempat  ke  tempat  lainnya terdapat rute yang berbeda-beda. Banyaknya pilihan jenis rute lalu lintas yang akan ditempuh dari suatu daerah ke daerah lainnya menuntut adanya pemilihan rute terpendek, sehingga dapat mengefisiensikan jarak, waktu, dan biaya yang dibutuhkan untuk mencapai daerah tujuan tersebut.                 Pada umumnya rute yang ditempuh oleh pengguna perjalanan dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari hanyalah rute yang sering (biasa) dilalui, dianggap terpendek berdasarkan persepsi (pendapat) orang lain, padahal belum tentu rute tersebut optimal dari segi waktu tempuh                Dalam hal ini pemilihan rute Samarinda –Tenggarong masyarakat lebih memilih rute Jalan Suryanata poros Samarinda - Tenggarong  di bandingkan dari arah jalan  Loa Janan menuju tenggarong di karenakan Sudah terbiasa dan dianggap terpendek, padahal belum tentu rute tersebut optimal dari segi waktu tempuhMaksud dari peneltian ini adalah mengetahui dan menganalisis biaya operasional kendaraan pada pemilihan rute jalan Suryanata poros Samarinda - Tenggarong  dan  Jalan  Loa Janan menuju  arah TenggarongBerdasarkan hasil analisis Perbedaan waktu perjalanan pemilihan rute kendaraan yang melewati jalan Loa Janan menuju tenggarong  (R1) dan melewati Jalan Suryanata poros Samarinda – Tenggarong (R2),dapat diihat dari selisih perbedaan  waktu  perjalanan   ; Selisih Waktu Tempuh Rute 1 – Rute 2 Arah Berangkat   sebesar  27,18 menit dan  Selisih Waktu Tempuh Rute 1 – Rute 2  Arah Balik sebesar 27,72 menit  Perbedaan kecepatan perjalanan pemilihan rute kendaraan yang melewati jalan Loa Janan menuju tenggarong  (R1) dan melewati Jalan Suryanata poros Samarinda - Tenggarong (R2)   dapat diihat dari selisih perbedaan kecepatan  Selisih  Kecepatan Rute 1 – Rute 2  Arah Berangkat sebesar  0,75  km/jam dan Selisih  Kecepatan Rute 1 – Rute 2  Arah Balik sebesar 3,46  km/jam.Perbedaan biaya operasional kendaraan (BOK) Jalan  Loa Janan menuju  arah Tenggarong (R1) dengan panjang jalan = 39,75 kilo meter dan melewati Jalan Suryanata poros Samarinda - Tenggarong (R2), dengan panjang Ruas Jalan = 26,05 kilometer untuk  selisih arah berangkat sebesar Rp. 64.426,12 dan  selisih arah balik sebesar Rp. 72.636,59.
RANCANGAN CAMPURAN ASPAL BETON AC – WC DENGAN FILLER FLY ASH ILLYASA, ARIEF
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.926 KB)

Abstract

AC–WC  merupakan  lapis  permukaan  yang  langsung  berhubungan  dengan  bebankendaraan   yang   lewat   diatasnya.   Sehingga   lapisan   ini   harus   mampu   mendukung   dan menyebarkan beban yang diterima kelapisan dibawahnya. Selain itu lapisan ini harus kedap air agar dapat melindungi badan jalan dari  kerusakan akibat cuaca, Tebal minimum lapis AC-WC adalah 4 cm.Penelitian Aspal yang dilakukan menggunakan pengujian Marshall dengan langkah yaitu persiapan Benda Uji, Penentuan Berat Jenis Bulk dari benda uji, pemeriksaan nilai stabilitas dan flow, dan perhitungan sifat volumetrik benda uji.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan pada komposisi rancangan campuran Aspal Beton AC-WC dengan menggunakan Fly Ash secara keseluruhan memenuhi syarat. Komposisi variasi I (Batas Tengah) dengan KAO 6,5% dengan hasil VMA15,941%, VIM 4,405%, VFA 72,504%, Flow 3,57mm, Stabilitas 840,52kg dan Marshall sisa didapat hasil 96,571%.Komposisi variasi II (Batas Atas) dengan KAO 7,0% dengan hasil VMA16,672%, VIM 3,258%, VFA 80,470%, Flow 3,57mm, Stabilitas 853,33kg dan Marshall sisa didapat hasil 97,561%.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa komposisi rancangan aspalbeton AC-WC dengan menggunakan fly ash dapat dijadikan untuk lapis permukaan konstruksiperkerasan jalan, karena telah memenuhi syarat spesifikasi yang ditetapkan.
ANALISIS TINGKAT PELAYANAN RUAS JALAN SENTOSA-KEMAKMURAN-PELITA-LAMBUNG MANGKURAT-KH. AHMAD DAHLAN-BASUKI RAHMAT I KOTA SAMARINDA AGUSTINA, SINTA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.643 KB)

Abstract

One of the sector in effort develop one of the area is to develop build transportation fasilities and basic fasilities. Requirement of service activities and public transport will very affecting at its excelsior of ability number of is ownership of motor vehicle and also support by change of band road and public transport in town of Samarinda.                Reffering to the increasing of hour at road street in town of Samarinda resulted progressively increasing it of is ownership of vehicle, and also the limited fund for development in sector of transportation land result not yet functioned decently operation of traffic facility which have been owned.                From the calculation in road  Sentosa – Kemakmuran – Pelita – Lambung Mangkurat - KH. Ahmad dahlan – Basuki Rahmat I result the level of service on the peak hours : on the roads Sentosa – Kemakmuran – Pelita, KH. Ahmad Dahlan and Basuki Rahmat I in the category D, where traffic is saturation and low speed, and roads Lambung Mangkurat  in the category E, where traffic began to misfire and low speed.                 From the results that have been concluded, that the level of service roads Lambung Mangkurat Samarinda has been unable to serve vehicle passing the main influencing factors and should be addressed by enforcement of illegal parking as well restaurant and shops that takes the road.
KAJIAN STRUKTURAL JEMBATAN PRECAST PRESSTRESS SANGKULIRANG –BATU LEPOK AMPANAS KABUPATEN KUTAI TIMUR Muhammad Yasin
KURVA MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.691 KB)

Abstract

Perkembangan pembangunan dan perkembangan penduduk serta ekonomi daerah yang kurang mendapatkan perhatian dari pihak pemerintah, karena akses untuk mencapai daerah tersebut masih sulit untuk di jangkau. Sehubungan dengan hal tresebut maka sangatlah penting melakukan penelitian ini salah satu penunjang untuk kemudahan akses mencapai daerah – daerah yang seharusnya mendapat perhatian dalam pengembangan daerah tersebut agar tidak tertinggal.Salah satu akses penunjang sarana transportasi adalah Jembatan. Jembatan adalah suatu kontruksi yang berfungsi untuk menghubungkan dua bagian jalan yang terputus oleh adanya rintangan-rintangan seperti lembah yang dalam, aliran sungai, danau dan lain-lainKecamatan Sangkulirang merupakan sebuah Kecamatan yang memiliki penduduk berpenghasilan dari sektor pertanian dan perkebunan. Untuk memudahkan akses dalam pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan harus melewati jembatan, yang mana keadaan jembatan tersebut sangat kritis serta sangat beresiko. Karena keadaan jembatan sudah sangat kritis maka penelitian ini dilakukan, agar resiko kecelakaan akibat kegagalan kontruksi yang sudah tidak layak lagi untuk di manfaatkan oleh masyarakat tidak terjadi.Berdasarkan latar belakang di atas, mada terdapat beberapa masalah yang kemudian di fokuskan pada bagaimana perhitungan pembebanan pada jembatan, bagaimana perhitungan struktur atas jembatan tipe Precast presstress, bagaimana perhitungan struktur bawah jembatan.Adapun maksud dalam penelitian ini, adalah untuk menghitung struktur bangunan atas dan bawah jembatan Precast presstress sesuai dengan persyaratan yang diijinkan, agar memenuhi ketentuan, kekuatan, serta keamanan bagi penggunanya.Untuk membatasi luasnya ruang lingkup pembahasan dalam suatu penelitian, maka dalam penelitian ini lebih di fokuskan kepada perhitungan struktur atas jembatan, meliputi : trotoar , plat lantai jembatan, sandaran, dan girder jembatan Precast presstress, perhitungan struktur bawah jembatan, meliputi : abutment, pondasi, dan wing wall pada jembatan yang mengacu pada SNI T-02-2005 tentang pembebanan jembatan yang digunakan sebagai Pedoman perencanaan.
STUDI ANALISA DIMENSI DRAINASE DI JALAN PM. NOOR “SIMPANG TIGA JALAN DI. PANJAITAN SAMPAI SIMPANG EMPAT SEMPAJA” KOTA SAMARINDA SALIM, INDRA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.675 KB)

Abstract

Banjir yang dialami oleh wilayah Kota Samarinda khususnya pada jalan PM. Noor sampai jalan DI. Panjaitan akhir – akhir ini merupakan imbas dari semakin banyaknya lahan yang tertutup oleh bangunan – bangunan baru yang tak berlandaskan strategi perencanaan dari sistem drainase yang ada. pada musim hujan debit air yang memasuki badan sungai sebagai saluran drainase yang utama juga menjadi lebih besar dan berakibat pada tidak mencukupi kapisitas saluran yang ada dan berakibat pada tidak mencukupinya kapasitas saluran yang ada dan akibat dari itu saluran drainase tidak berfungsi secara baik sehingga meluap. Sistem drainase merupakan aspek penting yang tidak dapat dipisahkan dari perencanaan bangunan konstruksi sipil. Banyak faktor yang mempengaruhi dalam perencanaan sistem drainase, antara lain jenis bangungan, intensitas curah hujan, topografi, dan lain - lain. Perencanaan sistem drainase merupakan salah satu faktor yang harus diperhitungkan dalam perencanaan bangunan – bangunan sipil disamping merencanakan struktur bangunannya. Drainase perkotaan merupakan prasarana kota yang intinya berfungsi untuk mengendalikan limpasan air hujan yang berlebihan. Dalam meninjau masalah tata air, sistem drainase adalah berupa jaringan air yang berfungsi untuk mengendalikan atau mengeringkan kelebihan air permukaan di suatu wilayah yang berasal dari air hujan lokal sehingga tidak menggangu aktifitas masyarakat dan memberikan manfaat bagi kehidupan orang banyak. Kemudian masalah yang timbul adalah oada waktu pembangunan kota ini sering tidak diikuti dengan pembuatan prasarana drainase yang optimum sehingga terjadinya banjir.Indra Salim. : Studi Analisa Dimensi Drainase Di Jalan PM. Noor “Simpang Tiga Jalan DI.Panjaitan Sampai Simpang Empat Sempaja” Kota SamarindaPage 2Pada lokasi jalan PM. Noor sampai jalan DI. Panjaitan, Kota Samarinda, saluran drainase yang ada tidak dapat menampung limpasan hujan adanya terkena genangan, sehingga menyebabkan banjir
ANALISIS DISTRIBUSI TIME HEADWAY KENDARAAN RINGAN KOTA SAMARINDA SALMAWATI, RIKI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.411 KB)

Abstract

Time headway merupakan besaran mikroskopik arus lalu lintas yang sangat penting kegunaanya dalam analisis dan perencanaan suatu sistem transportasi. Pentingnya time headway mendorong penentuan standar nilai yang dapat digunakan untuk keperluan praktis. Beberapa pendekatan teoritis dengan menggunakan model-model distribusi statistik berdasarkan beberapa penelitian empiritis di Amerika telah menghasilkan suatu standar nilai time headway yang siap pakai untuk keperluan perencanaan dan analisis secara luas, Namum standar tersebut belum tentu cocok diterapkan di Indonesia karena suatu  perbedaan karakteristik baik pola arus lalu lintas maupun kendaraan yang ada di antara negara. Lalu lintas adalah sarana untuk bergerak dari satu tempat ke tempat lain, oleh karena itu lalu lintas merupakan salah satu masalah penting. Apabila arus lalu lintas terganggu atau terjadi kemacetan, maka mobilitas masyarakat juga akan mengalami gangguan. Gangguan – gangguan ini akan berdampak negatif pada masyarakat sekitar.                Penelitian ini bertujuan mencari nilai time headway yang karakteristiknya sesuai dengan kondisi lalu lintas. Diantara parameter yang di hitung adalah model Distribusi Time Headway dan nilai sentral dari model.                Penelitian mengambil kasus dua persimpangan antara jalan KH. Agus Salim – jalan Danau Toba dan jalan KH.Agus Salim – jalan Stadion Barat. Data di olah dengan menggunakan distribusi data pengamatan dan  model hubungan time headway dengan nilai sentral dari model distribusi time headway yang di uji.                Dari hasil analisis diketahui sebagai berikut uji model distribusi persimpangan di dapat model exponentian. Terpilihnya model exponential menunjukkan bahwa arus yang terjadi pada simpang masih dalam katagori rendah. Untuk pengujian hubungan  antara time headway – volume diketahui bahwa kurva ,mengikuti bentuk pangkat.
ANALISIS KAPASITAS RUAS JALAN S PARMAN – AHMAD YANI I – AHMAD YANI II – D.I PANJAITAN – PM NOOR KOTA SAMARINDA DISVERINA PUTRI, EGA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.77 KB)

Abstract

Jalan khususnya diwilayah Kota Samarinda pada ruas jalan S. Parman – Ahmad Yani I – Ahmad Yani II – DI. Panjaitan – PM. Noor  terus meningkat dengan pesat akibat dari pertumbuhan dan perkembangan kota serta laju penduduk. Dalam sistem transportasi perkotaan diwilayah Kota Samarinda, tingkat aktivitas termasuk daerah dengan tingkat kesibukan tinggi,seperti perdagangan jasa dan sekolahan, sehingga sering terjadi konflik dari bergeraknya arus lalu lintas yang menyebabkan terjadinya kemacetan. Masalah yang terjadi adalah tidak tersedianya kawasan parkir tersendiri, sehingga parkir dilakukan dengan memakan badan jalan,, Metode yang di terapkan dari penelitian ini dilakukan dengan cara survei langsung ke lapangan untuk mencari volume lalu lintas, hambatan  samping, derajat kejenuhan, kecepatan serta tingkat pelayanan.Hasil analisis yang di peroleh dari data-data lalu lintas tersebut adalah untuk jalan S Parman Volume lalulintas 3327,15, derajat kejenuhan 0,56, kecepatan 38 km/jam tingkat pelayanan D, Ahmad Yani I volume lalulintas 3184,25 smp/jam, derajat kejenuhan 0,53, kecepatan 39 km/jam tingkat pelayanan C, Ahmad Yani II volume lalulintas 2993,55 smp/jam, derajat kejenuhan 0,54, kecepatan 38 km/jam tingkat pelayanan C, D.I Panjaitan 3018,45 smp/jam, derajat kejenuhan 0,51, kecepatan 37 km/jam tingkat pelayanan C, PM Noor volume lalulintas 2917,15 smp/jam, derajat kejenuhan 0,49, kecepatan 38 km/jam tingkat pelayanan C.
ANALISA KAPASITAS DAN TINGKAT PELAYANAN PADA RUAS JALAN KADRIE OENING – JALAN A.WAHAB SYAHRANIE – JALAN M.YAMIN – JALAN LETJEND SOEPRAPTO KOTA SAMARINDA AULIANTI ZULKARNAIN, DIAN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.283 KB)

Abstract

Secara umum faktor yang menyebabkan masalah kemacetan yang semakin lama semakin parah, yaitu terus bertambahnya kepemilikan kendaraan, terbatasnya sumber daya untuk pembangunan jalan raya dan fasilitas transportasi yang ada (system operasi).Selain itu, kepentingan umum, dan kepentingan pribadi yang ada di Jalan Kadrie Oening – Jalan A. Wahab Syahranie – Jalan Muhammad Yamin – Jalan Letjen Soeprapto mengakibatkan setiap orang melintasi ruas jalan tersebut agar masing-masing kepentingan dapat terpenuhi. Jalan merupakan prasarana yang sangat menunjang bagi kebutuhan hidup masyarakat untuk menghubungkan daerah yang satu dengan daerah yang lainnya. Kerusakan jalan dapat berdampak pada kondisi social dan ekonomi terutama pada sarana transportasi darat. Komprehensivitas perencanaan prasarana jalan di suatu wilayah mulai dari tahapan prasurvey, perencanaan dan perancangan teknis, pelaksanaan pembangunan fisiknya hingga pemeliharaan harus integral dan tidak terpisahkan sesuai kebutuhan saat ini dan prediksi umur pelayanannya di masa mendatang agar tetap terjaga ketahanan fungsionalnya.Lalu lintas merupakan suatu interaksi dari berbagai komponen dan perilaku yang membentuk suatu kondisi arus lalu lintas. Pada dasarnya komponen utama lalu lintas jalan raya terdiri dari tiga komponen utama yaitu: pemakai jalan, kendaraan, dan jalan. Dari ketiganya masing-masing mempunyai karakteristik yang berbeda-beda untuk masing-masing lokasi ruas jalan. Oleh karena itu mengetahui karakteristik dari ketiga komponen utama tersebut sangat penting untuk bisa melakukan indentifikasi dan analisis tentang kondisi arus lalu lintas di jalan raya.Berdasarkan hasil analisa dan pembahasan bahwa di ketahui pada ruas jalan HM. Kadrie Oening - A. Wahab Syahrani - M. Yamin - Letjen Soeprapto hasil tingkat pelayanan pada jam-jam puncak  di ruas jalan A. Wahab Syahrani - M. Yamin - Letjen Soeprapto mengalami hasil yang sama yaitu masuk dalam karakteristik tingkat pelayanan kategori B, dimana kondisi arus lalu lintas masih stabil dan kecepatan sedikit terbatas oleh arus lalu lintas. Sedangkan pada ruas jalan HM.Kadrie Oening masuk dalam karakteristik tingkat pelayanan kategori A, dimana kondisi arus nya bebas dengan kecepatan tinggi tanpa hambatan sesuai kecepatan yg ditentukan.
PERENCANAAN WAHANA REKREASI INDOOR DENGAN PENERAPAN TECHNO PARK DI SAMARINDA ARDICA PUTRA, GALIH
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.219 KB)

Abstract

Potensi pariwisata ataupun tempat rekreasi di Samarinda Kalimantan Timur perlu dikembangkan dengan semakin tingginya minat masyarakat terhadap dunia hiburan serta perkembangan teknologi yang mempengaruhi trend tempat rekreasi saat ini. Dengan kondisi Iklim tropis, seringkali panas matahari dan hujan menjadi masalah kenyamanan pengunjung saat berekreasi. Dari permasalahan tersebut dan analisa yang telah dilakukan, maka perencanaan wahana rekreasi indoor ini akan ditempatkan di jalan Bukit Alaya Samarinda Kalimantan Timur. Tempat rekreasi ini mempunyai luas bangunan sebesar 24,581.57m² dan mempunyai 4 studio yaitu Space park, Archeological Park, Animation Film Studio, dan War Simulation. Serta dilengkapi dengan gedung pertunjukan teater dan live music. Rekreasi indoor ini direncanakan dengan penerapan prinsip-prinsip techno park.
ANALISA PERHITUNGAN SEDIMEN BENDALI I DI KOTA BALIKPAPAN – KALIMANTAN TIMUR WAHYUNINGTIAS, DEFI ANDRI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.248 KB)

Abstract

Defi Andri Wahyuningtias, Analisa Perhitungan Sedimen Bendali I di kota Balikpapan – Kalimantan Timur dibawah bimbingan Bapak Ir. H. Benny Mochtar E.A., MT, selaku pembimbing I dan Bapak H. Habir ST,MT. Selaku pembimbing II. Bendali I Balikpapan merupakan bendungan terbesar di Balikpapan. Bendungan ini merupakanbendungan serbaguna dengan multi fungsi, antara lain pengendalian banjir, penyediaan air irigasi dan lain-lain. Berbagai upaya telah dilakukan antara lain dengan mengurangi laju erosi lahan yanag terbawa aliran air masuk bendungan BENDALI. Erosi terbesar berasal dari DAS keduang disisi timur. Akan tetapi sedimentasi yang terjadi dan mengancam kelestarian bendungan Balikpapan. Rangkaian bangunan tersebut berupa bangunan pengendali sedimen (check dam) di kali keduang untuk mengurangi sedimen dari hulu, tangul penutup di waduk dan saluran pengelak sedimen untuk mengalirkan sedimen ke hilir bendungan Balikpapan.