cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 87 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2016)" : 87 Documents clear
DESAIN SOFTWARE DINDING PENAHAN TANAH TIPE KANTILEVER DENGAN PROGRAM VISUAL BASIC 6.0 MUH YAMIN, LA ODE
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.833 KB)

Abstract

La Ode Muhyamin, Desain software dinding penahan tanah tipe kantilever dengan program Visual Basic 6.0, di bawah bimbingan Dr.H.Habir,MT. dan Zulfan Syahputra, ST., MT.Dinding penahan tanah tipe kantilever adalah suatu wujud konstruksi penahan longsoran yang banyak digunakan dalam dunia konstruksi, kondisi  tanah di lapangan atau di lokasi pembangunan sangat menentukan keakuratan hasil desain dinding penahan tanah.Dalam merancang suatu struktur dinding penahan tanah tipe kantilever, analisa dimensi rencana terhadap stabilitas struktur bila dihadapkan pada kondisi tanah sangat menentukan kekuatan dan umur dari struktur dinding penahan tanah tersebut.Dengan Mendesain program melalui visual basic, maka akan mempercepat proses kerja dalam merancang dimensi hingga rencana penulangan suatu struktur khususnya dinding penahan tanah tipe kantilever dengan hasil  yang akurat.
ANALISIS WAKTU TEMPUH DAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN UMUM (TRAYEK C) DI KOTA SAMARINDA RAHMAN, ARIEF
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.843 KB)

Abstract

Analisis waktu tempuh angkutan umum perkotaan yaitu trayek C kota Samarinda pada rute Jl. Citra Niaga Selatan sampai dengan Jl. Sempaja Ujung/Bayur di lakukan dengan tujuan mendapatkan gambaran waktu tempuh  pergi dan kembali memerlukan waktu tempuh 128 menit.              Biaya oprasional kendaraan angkutan kota trayek C kota Samarinda jenis kendaraan mini van tipe Suzuki Carry Real Van DX untuk pergi dan kembali memerlukan biaya oprasional senilai Rp. 211.250.              Uji tarif angkutan kota trayek C kota Samarinda yang kami teliti secara quisioner dan juga perhitungan yang kami lakukan supir angkuatan umum tersebut masih mendapatkan untung dan pendapatan yang mereka dapatkan masih berada di atas UMR. 
TINJAUAN PENGUKURAN TINGKAT RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA KEGIATAN KONSTRUKSI PEMBANGUNAN HOTEL MIDTOWN SAMARINDA AL FARISI, MUHAMMAD
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.71 KB)

Abstract

Kegiatan konstruksi memiliki berbagai macam risiko salah satunya adalah risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Pembangunan hotel Midtown Samarinda merupakan pekerjaan konstruksi bertingkat 12 lantai, membutuhkan tenaga kerja yang banyak, melibatkan alat-alat berat, sehingga mempunyai potensi risiko terhadap bahaya kecelakaan kerja. Pada penelitian ini akan diteliti mengenai identifikasi risiko K3, analisa risiko K3, perhitungan risiko K3, urutan risiko K3, respon risiko K3, dan rekomendasi terhadap risiko K3. Teknik pengumpulan data antara lain observasi, kuesioner, data kontraktor dan studi pustaka. Metode yang digunakan adalah deskripsi perhitungan tingkat risiko K3 sesuai dengan Peraturan Menteri  Pekerjaan Umum Tahun 2014 Tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum. Dari hasil penelitian disimpulkan teridentifikasi 36 risiko dari 13 kegiatan konstruksi, pada perhitungan tingkat risiko didapat 1 variabel risiko tinggi yaitu material jatuh (ke arah pekerja) pada kegiatan pengangkatan material menggunakan tower crane.
RESCHEDULING WAKTU PELAKSANAAN PROYEK PADA PEMBANGUNAN GEDUNG SMA UNGGULAN SAMARINDA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR NANDYA PRATAMA, SIGIT
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.028 KB)

Abstract

Sigit Nandya Pratama, Perencanaan suatu proyek sangat mutlak dibutuhkan agar proyek yang akan dibangun tidak mengalami keterlambatan waktu dan tepat dalam penyelesaiannya. Dahulu  perencanaan  suatu proyek dilakukan secara manual tetapi dengan kemajuan teknologi modern. ada beberapa metode dan program computer yang dikembangkan.  suatu aplikasi untuk menjawab berbagai masalah dalam perencanaan dan pengendalian proyek.Tujuan dan manfaat dari penelitian ini adalah mengetahui penerapan penjadwalan pelaksanaan pada proyek pembangunan Gedung SMA Unggulan Samarinda Provinsi Kalimantan Timur menggunakan metode Critical Path Method (CPM), Precedence Diagram Method (PDM) dan metode Microsoft Poject. Dimulai dari Penentuan penjadwalan ulang (rescheduling) waktu pelaksanaan. setelah itu dilakukan analisa dengan beberapa methode di mulai dengan mengunakan analisa Critical Path Method (CPM), Precedence Diagram Method (PDM) dan analisa metode Microsoft project agar mengetahui durasi proyek total.          Hasil penelitian rescheduling dengan analisa perhitungan Metode Critical Path Method (CPM)  didapat total durasi waktu 143 hari, maka terdapat tujuh kegiatan yang termasuk jalur kritis, yaitu kegiatan (A,B,C,D,E,F,H). Sedangkan hasil penelitian dengan analisa perhitungan Metode Precedence Diagram Method (PDM) didapat total durasi waktu 122 hari, maka terdapat enam kegiatan yang termasuk jalur kritis, yaitu kegiatan (A,B,C,D,E,H). serta hasil penelitian dengan analisa perhitungan Metode Microsoft project didapat total durasi waktu 136 hari, maka terdapat empat kegiatan yang termasuk jalur kritis, yaitu kegiatan (B, C,D,E).
MODEL BANGKITAN PERGERAKAN DI KAWASAN PERUMAHAN BENGKURING SAMARINDA DWI PUSPITO, NUGROHO
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.259 KB)

Abstract

Nugroho Dwi Puspito, Kondisi kapasitas jalan yang cenderung tetapberbanding terbalik dengan tingkat pertumbuhan kendaraan yang terus bertambahsetiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat bangkitan lalu lintasyang ditimbulkan oleh tata bangunan di ruas Perumahan Bengkuring Samarinda.Perluasan Bangunan yang tidak diikuti dengan pengembangan infrastruktur dapatmengakibatkan timbulnya permasalahan-permasalahan, salah satunya adalahmasalah transportasi.Penelitian ini bertujuan untuk membuat bangkitan pergerakan yang dilakukanoleh komunitas beberapa tipe perumahan di Perumnas Bengkuring Samarinda.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan mengestimasi besarnya pergerakanyang keluar dari perumahan tersebut sehingga nantinya dapat dilakukan forecastinguntuk mengantisipasi permasalahan yang akan terjadi dimasa yang akan datang.Survei primer dilakukan melalui pengisian kuesioner pada 175 keluarga yangbermukim di tiga kawasan tipe perumahan yaitu: mewah, menengah dan sederhana.Hasil dari kuesioner ditabulasikan menjadi variabel bebas dan variabel terikat,kemudian dianalisis melalui program SPSS-16. Persamaan regresi digunakan untukmemodelkan bangkitan pergerakan komunitas beberapa tipe perumahan di PerumnasBengkuring Samarinda.Dari hasil uji model, diperoleh bahwa bangkitan pergerakan di tiga kawasantipe perumahan yaitu: tipe perumahan bangunan mewah (Y1), tipe perumahanbangunan menengah (Y2) dan tipe perumahan bangunan sederhana (Y3) sangatdipengaruhi oleh jumlah anggota keluarga (X1), jumlah kepemilikan mobil (X3),jumlah kepemilikan sepeda motor (X4) dan jumlah anggota keluarga yangbersekolah (X6), dengan persamaan model Bangkitan : tipe perumahan mewah Y1 =-2,509 + 4,503E-7 X2 + 1,199 X4, tipe perumahan menengah Y2 = 1,521 + 0.369 X1+ 0,412 X6, tipe perumahan sederhana Y3 = 2,846 + 0,252 X1.
ANALISA DIMENSI SALURAN PADA JALAN SLAMET RIYADI KOTA SAMARINDA PROVINSI KALIMANTA TIMUR MAULANA RAHMAN, RIZQI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.064 KB)

Abstract

Rizqi Maulana Rahman, Analisa Dimensi Saluran Drainase Pada Jalan Slamet Riyadi Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur, di bawah bimbingan Dr. Ir. Yayuk Sri Sundari, MT dan Zulfan Syahputra, ST., MT.                Suatu kota yang berkelanjutan harus memiliki sistem drainase yang cukup memadahi. Genangan di ruas jalan masih sering terjadi dibeberapa kota, terutama kota padat penduduk. Jalan Slamet Riyadi Kecamatan Sungai Kunjang yang terletak di Samarinda merupakan jalan utama menuju perkotaan Samarinda, di daerah tersebut terdapat rumah penduduk yang cukup padat, akan tetapi keadaan saluran di sekitar tidak memadahi. Karena hal itu di daerah tersebut mengalami genangan atau banjir, sehingga menggangu masyarakat sekitar yang menggunakan jalan tersebut untuk melakukan sebuah aktifitas perekonomian. Salah satu upaya yang dilakukan untuk penanggulangan banjir dengan menganalisa dimensi saluran jalan Slamet Riyadi dengan menggunakan metode (Gumbel) dan (Log Pearson Tipe III). Analisa ini melalui tahapan seperti ini, pengumpulan data curah hujan 18 tahun, pengumpulan data aktual lapangan (catchment area) sampai pada menganalisa saluran dimensi yang ada pada jalan Slamet Riyadi.
ANALISIS PERBANDINGAN METODE PERHITUNGAN TEBAL PERKERASAN LENTUR PADA RUNWAY STUDI KASUS BANDARA SAMARINDA BARU SANJAYA, ANDI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.025 KB)

Abstract

Andi Sanjaya dengan NPM : 12.11.1001.7311.155, Analisis Perbandingan Metode Perhitungan Tebal Perkerasan Lentur Pada Runway Studi Kasus Bandara Samarinda Baru, di bawah bimbingan Bapak Zony Yulfadly, ST.,MT. dan Bapak Tukimun, ST.,MT.Bandara adalah kawasan daratan dan perairan dengan batas – batas tertentu yang digunakan sebagai tempat pesawat udara mendarat dan lepas landas , naik turun penumpang, bongkar muat barang yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan dan keamanan penerbangan. Dengan adanya bandara maka untuk daerah – daerah yang sulit dijangkau melalui transportasi darat serta daerah yang terpisah oleh lautan akan mudah dijangkau dengan waktu tempuh yang relatif singkat.Samarinda merupakan kota yang paling padat di Provinsi Kalimantan Timur yang mana kebutuhan akan transportasi yang menuju daerah – daerah di Provinsi Kalimantan Timur ini membutuhkan waktu yang relatif lama dengan transportasi darat dan masih buruknya kondisi infrastruktur membuat kota Samarinda harus membuat Bandara Samarinda Baru sebagai pengganti Bandara Temindung yang secara Kapasitas dan daerahnya sudah tidak layak lagi akibat landasan pacu Bandara Temindung yang sering digenangi air saat hujan serta posisinya yang padat penduduk.Dalam merencanakan Bandara Samarinda Baru merujuk kepada peraturan – peraturan yang telah ditetapkan oleh Dinas Perhubungan Bagian Udara yang merujuk kepada peraturan – peraturan FAA ( Ferderal Aviation Administration ) sebuah lembaga penerbangan milik USA ( United States Of America ) serta ICAO ( International Civil Aviation Organzation ) lembaga penerbangan yang bernaung di bawah PBB ( Perserikatan Bangsa – Bangsa ).Dari hasil perhitungan menunjukkan adanya perbedaan hasil dari ketiga metode perhitungan tersebut yaitu metode CBR, LCN dan FAA , untuk penentuan pilihan perhitungan disesuaikan dengan kebutuhan terhadap prioritas dasar fungsi perkerasan.
PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI PELAJAR SEKOLAH DI KAWASAN IR. H. JUANDA SAMARINDA IZMI FIRDAWATI, DITA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.56 KB)

Abstract

Dita Izmi Firdawati, Kurang tersedianya angkutan umum yang memadai membuat perilaku perjalanan terutama anak sekolah memilih untuk menggunakan kendaraan pribadi untuk pergi ke sekolah. Permasalahannya, faktor-faktor apa yang mempengaruhi pelajar  dalam memilih moda transportasi menuju sekolah dan moda transportasi yang banyak dipilih pelajar.Survei dilakukan dengan menyebar 200 questioner pada pelajar SMP Negeri 4, SMP Negeri 5, SMA Negeri 3, dan SMA Negeri 5 Pada ruas jalan Ir. H. Juanda Samarinda. Hasil survey dianalisis dengan Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan faktor-faktor pemilihan moda.Hasil analisa menunjukan bahwa Faktor  yang mempengaruhi pelajar sekolah di kawasan Ir. H. Juanda Samarinda dalam memilih moda transportasi menuju  sekolah adalah faktor keamanan 31.316% , faktor  biaya 24.763%,  faktor waktu 23.841% dan faktor nyaman  20.080%. Moda transportasi  yang banyak di pilih pelajar sekolah di kawasan Ir. H. Juanda Samarinda, moda transportasi motor pribadi  47.50% angkutan kota 28.50%, moda transportasi antar jemput 21.00% , 2.00%  moda transportasi pejalan kaki atau bersepeda. moda transportasi mobil pribadi 1.00%.
PERHITUNGAN STRUKTUR BENDUNG MEJANG DESA MIAU BARU KABUPATEN KUTAI TIMUR KALIMANTAN TIMUR ISNAINI RACHMI, THIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.776 KB)

Abstract

Structure estimation step of weir starts by estimation the value of flood design in 25 years return period flood design is used to design the dimention of weir. weir dimention is used to calculate all kind of pressure which is work in this weir. Beside that, structure estimation of weir is also used to find the value of base reaction, maximum pressure, minimum pressure and moment ultimate by using SAP 2000 software which is calculated in three kind of water level conditions. They are Normal Water Level, Maximum Flood Water level, and Empty water level. And then, to find the weir’s safety factor in sliding, overtunig and piping, we anylized the stability of weir. The result of weir’s structure estimation are designe of water discharge 334,243 m³/second for flood design in 25 years return period. Hydrolic design used 334,243 m³/second for flood design in 25 years return period and the result are fixed weir type with round top point and Vlughter type for energy absorbers basin, height of weir is about 3 m, effective width of weir is about 15,69 m, radius of weir’s top point is about 0,70 m, length of  energy absorbers basin is about 10,54 m, length of downsteram floor is about 15.00 m and length of creep is about 45,75 m. Maximum stress is occured in maximum flood design condition, in SAP 2000 software, it’s called S11 stress, the maximum S11 stress is about 4222596,47 Kg/m2, minimum S11 stress is about -8062517,95 Kg/m2 and maximum base reaction is about 291759,31 kg. All safety analyzing is secure and compatible with safety factor. Base on the result of weir structure estimation above can be concluded that the dimention of weir from flood design in 25 years return period is capable to resist all pressures that consist in it and overall the weir condition is secure.
PERHITUNGAN STRUKTUR RENCANA GEDUNG REKTORAT UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 SAMARINDA AJI, HESTU PURNOMO
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594 KB)

Abstract

At this time the construction of multi-storey building has become a top priority for both the private sector and government. It is very closely related to the limitations of available land and high land prices in major cities as a result of rapid population growth. The plan of University Rectoral Building of 17 Agustus 1945 in Samarinda has basic planning concept that relates directly to the knowledge in the field of civil engineering. In this thesis calculating rector building structure including with 13 basements by using the required regulations and applicable in Indonesia, such as: ISO 1727-2013 ISO 1727-2013 on Minimum Load For Designing Buildings and Other Structures, and ISO 2847-2013 on Requirements for Structural Concrete Building. From the calculation of the structure using two methods, namely Matrix and software tools SAP2000 obtained the greatest value from your bar = 96.653, Pu column = 28.751 tonnes. From the planning and calculations that have been done shows the dimensions and reinforcement of structural elements (beams, columns, plates and foundations) and plans figure of the structure of the Rectoral building.