cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 152 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2017)" : 152 Documents clear
UJI LENTUR BALOK BETON BERTULANG BENTANG 60 CM DENGAN BAHAN SPLIT PALU DAN PASIR MAHAKAM USMAN, ERWINSYAH
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.105 KB)

Abstract

Final Faculty of Civil Engineering Department of the University of August 17, 1945Samarinda.Normal concrete is concrete beams that have a weight of 2200 - 2500 kg / m3 usingnatural aggregates were broken or without broken.Concrete Beams Using a mixture of concrete reinforcement steel reinforcement plusseries ,. The reinforcement in the concrete prevents cracks making the concrete more ductile thanordinary concrete. The purpose of this study to determine the comparative value of the resultingflexural strength of normal concrete beams and concrete beams using reinforcement using coarseaggregate EX. Palu and fine aggregate from Samarinda Mahakam river.This study using the test method (Indonesian National Standard) SNI 4431: 2011 wereperformed in the laboratory using a maximum size of coarse aggregate is 30 mm. The sample usedfor normal concrete beams and concrete beams using reinforcing each using 18 samples and thetotal number of samples is 36 samples.From the test results of concrete beam flexural strength of normal at 28 days averagevalue of flexural strength (f'cr) was 43.556 Kg / cm² or 4.356 MPa. Flexural strength testing usingiiia reinforced concrete beam at 28 days the value of the average flexural strength (f'cr) is 92.000 kg/ cm2 or 9.200 MPa.
STUDI PERENCANAAN PENGEMBANGAN SALURAN DRAINASE PADA KOMPLEKS PERUMAHAN CARPOTEK KOTA SAMARINDA SITANGGANG, KIRMAN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.341 KB)

Abstract

Secara  umum,  drainase  didefinisikan  sebagai  serangkaian  bangunan  air yang berfungsi mengurangi atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan sehingga kawasan tersebut dapat difungsikan secara optimal. Sistem jaringan drainase yang memadai harus dimiliki oleh sebuah kota yang berkembang dan berkelanjutan sehingga ketika terjadi hujan dengan intensitas  yang tinggi tidak menimbulkan permasalahan genangan air maupun limpasan air yang disebabkan oleh debit air yang berlebihan. Kurangnya pemeliharaan bangunan-bangunan drainase berdampak terhadap fungsi dari saluran drainase sehingga terjadi pendangkalan saluran.Berdasarkan latar belakang tersebut diperlukan dasar penanganan saluran drainase dengan perencanaan sistem drainase yang memenuhi standar. Beberapa tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui besarnya debit banjir  yang ada dengan  melakukan evaluasi kapasitas saluran dan menentukan dimensi saluran drainase kala ulang 5 tahun dan 10 tahun.Penelitian ini dilakukan bulan April 2016 pada 19 saluran drainase di Kompleks Perumahan Prevab Kota Samarinda. Data yang diperlukan adalah data primer hasil survey di lokasi penelitian dan data sekunder seperti  data curah hujan,  peta  topografi,  dan  kependudukan.  Data  curah  hujan  yang  digunakan adalah curah hujan harian maksimum stasiun Temindung Kota Samarinda. Data curah hujan tersebut dianalisis dengan metode Log Person III dan Gumbel kemudian di uji kesesuaian distribusi untuk memilih hasil terkecil yang diterima.Berdasarkan evaluasi saluran drainase yang ada di kompleks perumahan tersebut  sebagian  besar  saluran  berfungsi  dengan  baik,  akan  tetapi  perlu dilakukan normalisasi pada seluruh saluran drainase yang disebabkan oleh sedimentasi  dan  limbah  penduduk.  Kemudian  untuk perencanaan  ulang perlu dilakukan terhadap dimensi saluran drainase seperti pada Jalan Angklung, Jalan Gitar, Jalan Kecapi. Jalan Piano, dan Jalan Harpa. Perencanaan ulang tersebut diusahakan agar tidak terlalu mengubah lebar dan kemiringan dinding saluran, tetapi merubah kedalamannya karena keterbatasan lahan merupakan pertimbangan utama dalam hal ini.
ANALISA DIMENSI SALURAN DRAINASE JALAN GAJAH MADA KOTA SAMARINDA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR AWANG, AGUSTINUS
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.104 KB)

Abstract

Salah satu permasalahan yang muncul dan memerlukan perhatian khusus adalah permasalahan penataan kota. Sebagaimana diketahui bahwa salah satu tujuan pembangunan Kota Samarinda adalah sebagai Kota Tepian, maka perlu adanya penataan di sekitar kawasan sungai-sungai yang ada di wilayah Kota Samarinda dan Kegiatan konservasi Sumber Daya Air untuk mempertahankan fungsi dan nilai, dengan cara mempertahankan fungsi kawasan lindung / sempadan, pengawetan air danpengelolaankualitas air.Program pengendalian banjir Kota Samarinda sedang dilakukan oleh Pemerintah Kota Samarinda, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur maupun dari Pemerintah Pusat. Sasaran yang hendak dicapai dari program tersebut adalah cukup jelas untuk pengendalian banjir Kota Samarinda.Pada saat musim hujan debit permukaan yang berasal dari daerah limpasan air permukaan setiap tahun semakin besar, karena air yang meresap ke dalam tanah semakin berkurang seiring dengan perubahan tata guna lahan tersebut. Disamping permasalahan banjir sebagai akibat adanya perubahan tata guna lahan, terdapat pula permasalahan saluran drainase Jalan Sutami khususnya yang menuju ke Sungai Mahakam sebagai outletnya,dimana kapasitas Sungai Mahakam pada umumnya mampu menahan debit banjir yang ada.Berdasarkan hasil survey yang saya teliti di Jalan Gajah Mada yang merupakan jalan utama menuju Kota Samarinda bahwa, daerah tersebut sering terjadi banjir dan juga jumlah rumah-rumah penduduk dan perkantoran di daerah tersebut semakin padat sehingga mengakibatkan kurangnya saluran drainase dan daerah resapan air
KAJIAN KAPASITAS DAYA TAMPUNGAN SALURAN DRAINASE SIMPANG EMPAT JALAN RINGROAD – JALAN PANGERAN SURYANATA DI KOTA SAMARINDA YUNAN, HENDRI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.369 KB)

Abstract

Kota Samarinda adalah Ibu Kota Propinsi Kalimantan Timur yang merupakan daerah perkotaan padat penduduk dan menjadi pusat pemerintahan serta pusat perekonomian daerah. Seperti kota besar lainnya, Kota Samarinda mengalami bertambahnya jumlah penduduk akibat urbanisasi sehingga banyak terjadi pembangunan pemukiman dimana-mana.Kota mengandung 4 hal utama, yaitu tersedianya fasilitas perdagangan bagi penduduk, tersedianya lahan usaha bagi penduduk, terbukanya kemungkinan muncul usaha bagi penduduk, dan adanya kegiatan industry. Keempat hal tersebut merupakan daya tarik kota terhadap wilayah-wilayah disekitar. Sebagai akibat dari daya tarik kota tersebut menyebabkan penduduk disekitar wilayah kota mencoba beraktifitas untuk menenuhi kebutuhan hidupnya di kota. Seperti kota besar lainnya, Kota Samarinda mengalami bertambahnya jumlah penduduk akibat urbanisasi.Hal ini menyebabkan banyak resapan yang berubah fungsinya. Secara tidak langsung daerah resapan air memegang peran penting sebagai pengendali banjir. Fenomena kejadian banjir di Kota Samarinda ini tidak hanya terjadi pada saat musim penghujan namun pada saat hujan dengan durasi 3 jam saja sudah dapat mengakibatkan banjir. Berbagai upaya yang sudah dilakukan Pemerintah Kota ternyata belum optimal dalam mengatasi masalah banjir.Salah satu daerah rawan banjir di Kota Samarinda adalah Simpang Empat Jalan Ringroad – Jalan pangeran Suryanata saat ini berkembang pesat terutama sebagai daerah pemukiman.Hal lain yang melatarbelakangi pentingnya mengangkat topik penelitian yang berjudul “Kajian Kapasitas Daya Tampung Saluran Drainase Simpang Empat Jalan Ringroad – Jalan pangeran Suryanata di Kota Samarinda”
PERHITUNGAN STRUKTUR JEMBATAN TIPE PRECAST PRESTRESS SUNGAI LONG SEMAMU KABUPATEN MALINAU BARI, EDUARDUS
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.577 KB)

Abstract

Prestress concrete bridge is one kind of bridge that can be used to connect the mainland edge to further inland, but the effective capabilities of precast prestress bridge span is from 30 meters to 60 meters, so the existence of the bridge of this type encountered in the span - long span.Bridge in Long Semamu River Planned with the type of precast prestress that will be able to accommodate the volume of vehicles and combination of the load acting on the bridge include permanent action, while the action and environmental action.Precast prestress bridge structure calculation using SNI T-02-2005 regulation on loading on the bridge. Overview calculation includes the calculation of the upper structure consisting of poles parapet, sidewalk, tread plate, the vehicles floor, prestress concrete beams and the bottom structure consisting of abutments, pier, wing wall, and foundation.From the calculations, the reinforcement needs of each structural element is varies, from a diameter of 13 mm to 32 mm. For construction of foundation used type of pile with a diameter of 40 cm and depth of 14 m for abutments, and 19 m for pier.
STUDI METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN PADA DOKUMEN PENAWARAN KONTRAKTOR ANTO, ARI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.504 KB)

Abstract

Sejak Tahun 2012 pelaksanaan pengadaan Barang/Jasa di Kota Samarinda dilakukan secara Elektronik. Namun dalam pelaksanaannya masih banyak terjadi gugurnya Dokumen Penawaran yang disebabkan oleh kesalahan pada Metode Pelaksanaan Pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan apa saja yang terdapat pada Metode Pelaksanaan Pekerjaan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode survey kuisioner sebagai alat pengumpul data-data primer. Analisa data dilakukan dengan regresi logistik dengan bantuan software statistik SPSS versi 19.00 untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi dan yang paling dominan yang menjadi penyebab terjadinya gugur dalam Dokumen Penawaran yang dibuat Kontraktor. Penelitian ini dilakukan dengan simple random sample yang terdiri dari 15 Penyedia Jasa dan 15 Panitia Pokja. Data primer pada penelitian ini diambil dengan menyebarkan kuisioner kepada responden, sedangkan data sekunder diambil dari studi literatur dengan berbagai buku referensi, bahan kuliah, dan media internet. Hasil penelitian menunjukkan ada 9 variabel yang dominan menjadi penyebab gugurnya Metode Pelaksanaan. 9 variabel tersebut adalah Tidak membuat Metode Pelaksanaan dengan baik dalam Dokumen Penawaran, Metode Pelaksanaan tidak menggambarkan penyelesaian pekerjaan, Metode Pelaksanaan tidak menggambarkan penguasaan pekerjaan, Metode Pelaksanaan dibuat tidak sesuai dengan persyaratan lelang, Tidak ada sinkronisasi antara Metode Pelaksanaan dengan Analisa Harga Satuan Pekerjaan, Metode Pelaksanaan tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis, Kurangnya pemaparan Metode Pelaksanaan di dalam Dokumen Penawaran, Metode Pelaksanaan tidak menjelaskan item-item tiap pekerjaan, Tidak ada sinkronisasi antara Metode Pelaksanaan dengan Jadwal waktu pelaksanaan.
EVALUASI KAPASITAS JALAN BRIGJEN SLAMET RIYADI KOTA BONTANG MUSTOPA, ARIFIN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.034 KB)

Abstract

Sejarah perkembangan manusia terhadap perkembangan kota dapat kita lihat bahwa manusia selalu berhasrat untuk bepergian dari satu tempat ke tempat lain guna mendapatkan keperluan yang dibutuhkan. Dalam hal ini manusia sangat membutuhkan suatu sarana transportasi yang disebut moda atau angkutan.  Kebutuhan akan sarana transportasi dari waktu ke waktu terus mengalami peningkatan akibat semakin banyaknya kegiatan - kegiatan yang membutuhkan jasa transportasi sehingga bertambah pula intensitas pergerakan lalu lintas dalam kota maupun antar kota.            Ruas Jalan Brigjen Slamet Riyadi berada di kelurahan Loktuan yang didominasi oleh kegiatan perdagangan, perkantoran, dan permukiman penduduk yang cenderung menjadi kawasan perdagangan dan jasa. Ruas jalan ini menjadi orientasi pelayanan masyarakat Kelurahan Loktuan, kawasan pelabuhan akan menjadi pusat kegiatan baru sebagai simpul transportasi yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana pendukungnya. Sebagai kawasan pelabuhan, diprediksi akan dilengkapi dengan kegiatan pergudangan dan terminal angkutan intermoda. Untuk mengakses kawasan pelabuhan ini, dimanfaatkan ruas jalan Jalan Brigjen. Slamet Riyadi sebagai akses utama untuk menjangkau pelabuhan. Merupakan Kawasan industri kegiatan utama yang diarahkan di Kelurahan Loktuan yaitu ;1.        Kelurahan Loktuan terdapat disekitar kawasan pelabuhan yaitu PT. Soni Indolexco dan PT. Pupuk Kaltim. 2.        Kawasan permukiman atas air, kawasan ini didominasi oleh kawasan permukiman penduduk diatas air serta terdapat kegiatan sentra rumput laut.3.        Kawasan perumahan dan permukiman, kawasan perumahan dan permukiman Dilihat dari pola pergerakan orang, di Kelurahan Loktuan didominasi oleh pergerakan eksternal dan pergerakan internal yang terkait manusia dan barang yang melakukan aktifitas pergerakan. Sehingga perlu dilakukan analisis ruas jalan untuk mengetahui kinerja ruas jalan saat ini dan beberapa tahun yang akan datang.
INFLUENCE MONITORING GEOTECHNICAL INSTRUMENTS AGAINTS PRELOADING WITH PREFABRICATED VERTICAL DRAIN (PVD) ON PEAT SOIL REVIEWED FROM TIME IMPLEMENTATION OKTARIA, RANGGA PRIMA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.527 KB)

Abstract

This resear chaims to know time of excecution of work and checking, identifying/ monitoring geotechnical instruments againts preloading of Prefabricated Vertical Drain (PVD) on peat soil, because of this type of soil has unstable nature againts land slide during preloading and cause a mis matches of time, volume and a high risk implementation, there fore conducted an analysis study to find out a condition and time implementation for next reference. This research was conducted by checking and  surveying preloading with geotechnical monitoring instruments like inclinometer, settlement plate, pneumatic Piezometer and collect a necessary data. The analysis performed is quantitative or called statistical data analysis. It aims to determine the relationship between left and right of peat soil preloading pile.Time implementation based on geotechnical monitoring instrument (settlement plate)  processed by mathematical comparison. Based on research, inclinometer analysis on preloading is  = 5,99 >  = 1,12335 and Coeffisien of Determination  = 0,017316 = 1,73 %; settlement plate is  = 5,99 >  = 2,10095 dan ; Pneumatic Piezometer is = 13,7513 >  = 2,100952 >  = 5,99 and  = 0,484 = 48,4 %. While time implementation of preloading Prefabricated Vertical Drain (PVD) summed up work planning = 528 days and realize = 547 days, Comparison of percentage = 3,5985 % from time schedulebut still in the scope of the work.
STUDI PEMILIHAN TIANG PANCANG GEDUNG KULIAH FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 SAMARINDA FITRIAN, INSAN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.818 KB)

Abstract

Dalam usaha untuk mencapai Pembangunan Nasional di Indonesia pada saat ini banyak kegiatan pembangunan yang dilaksanakan seperti bangunan gedung, perumahan, jalan, dan jembatan. Dengan meningkatnya pembangunan ini maka semakin terasa kebutuhan sarana dan prasarana sebagai perwujudan dari pembangunan itu sendiri.Dengan adanya otonomi daerah, maka kegiatan pembangunan semakin meningkat dan terus berlangsung sehingga dapat terlihat hasil nyata dari pembangunan tersebut, hal ini dapat kita lihat pada beberapa daerah kabupaten hasil pemekaran terutama pada Provinsi Kalimantan Timur dimana setiap daerah pada saat ini sedang giat-giatnya membangun, baik pembangunan fisik maupun sarana penunjang lainnya.Fakultas Hukum Universitas Tujuh Belas Agustus 1945 Samarinda adalah salah satu yang ada di Samarinda, Ibukota provinsi Kalimantan Timur. Dimana pada saat ini sedang melaksanakan pembangunan beberapa gedung sebagai penunjang di dalam pelayanannya.Pertumbuhan ekonomi dan pertambahan penduduk yang semakin pesat beberapa tahun terakhir ini khususnya di Kalimantan Timur, telah membawa perubahan kebutuhan dan permintaan akan pelayanan Pendidikan yang semakin meningkat, termasuk kebutuhan akan sarana Pendidikan di Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda.Adanya kebutuhan yang meningkat disertai dengan kebutuhan akan sarana Pendidikan yang semakin modern, lengkap, canggih, dan Pendidikan yang kompak / terpadu dengan berbagai fasilitas pendukung lainnya.Sehubungan dengan hal tersebut di atas maka Universitas 17 Agustus 1945 Fakultas Hukum telah memulai pembangunan guna pencapaian hal tersebut dan pada saat ini telah memulai pembangunan guna pencapaian hal tersebut dan pada saat ini telah dimulai pembangunan gedung Fakultas Hukum dengan tiga lantai. Lokasi pembangunan ini terletak di jalan Ir. H. Juanda, Areal Kampus Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, untuk itu penulis tertarik untuk mencoba menganalisa perencanaan Pondasi Tiang Pancang Beton menggunakan Franki Pile pada proyek pembangunan tersebut di atas.
Kajian Kapasitas Daya Tampung Saluran Drainase Jalan D.I Panjaitan Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur PERDANA, AWANG DENNY
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15.023 KB)

Abstract

Suatu kota yang berkelanjutan harus memiliki sistem drainase  yang cukup memadahi. Genangan di ruas jalan masih sering terjadi dibeberapa kota, terutama kota padat penduduk. Jalan D.I Panjaitan  yang terletak di Samarinda merupakan jalan utama menuju perkotaan Samarinda, di daerah tersebut terdapat rumah penduduk yang cukup padat, akan tetapi keadaan saluran di sekitar tidak memadahi. Karena hal itu di daerah tersebut mengalami genangan atau banjir,sehingga menggangu masyarakat sekitar yang menggunakan jalan tersebut untuk melakukan sebuah aktifitas perekonomian. Salah satu upaya yang dilakukan untuk penanggulangan banjir dengan menganalisa dimensi saluran jalan D.I Panjaitan dengan menggunakan metode (Gumbel) dan (Log Pearson Tipe III).Analisa ini melalui tahapan seperti ini, pengumpulan data curah hujan 10 tahun, pengumpulan data actual lapangan (catchment area)sampai pada menganalisa saluran dimensi yang ada pada jalan Slamet Riyadi.