cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 164 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2018)" : 164 Documents clear
ANALISA KERUSAKAN PERKERASAN JALAN MENURUT METODE BINA MARGA DAN PCI (PAVEMENT CONDITION INDEX) SERTA ALTERNATIF PENANGANANNYA ( STUDI KASUS RUAS JALAN PAHLAWAN BUKIT RAYA - TENGGARONG SEBERANG, KAB.KUTAI KARTANEGARA PRAMONO, PUGUH
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.519 KB)

Abstract

The highway is an important facility for the community to be able to achieve a goal that they want, for that the community needs a safe and convenient highway for its users, and is expected to increase the industry and the economy of the community. But over time the road will experience a decline in conditions according to the increasing age of the road so that it will become an obstacle in the smooth running of a trip. Pahlawan Street uses a Flexible Pavement system, with some road bodies already using AC-BC surface layer and AC-WC, which are around the Hero's path. The length of the road to be studied is ± 10 KM, which at this time at some point in the damaged condition will be the cause of the damage to the road to find a good solution to overcome the damage. The stages of analysis in writing this thesis are by conducting an LHR survey, visual survey at the research location, determining the type and level of damage and measuring the dimensions of damage which includes the length, width and damage that occurs, calculating the area of damage, analyzing the surface damage conditions of the Build City Road - Gusik by calculating the PCI value and the overall Road Condition value using the Pavement Condition Index (PCI) method and the Bina Marga (1990) method. The results of the analysis based on the data obtained from the field survey shows that the value of road conditions or ratting given by Pavement Condition Index (PCI) is 79.79 for the overall average based on the PCI rating between 71 to 85 in very good condition and the value given by Bina Marga is 11.48 based on the priority value of the clan between 1 to 10, then routine maintenance is carried out.
PERENCANAAN SALURAN DRAINASE KAWASAN PERUMAHAN MAHAKAM GRANDE KOTA SAMARINDA SISWANTO, BAYU ARGO
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.206 KB)

Abstract

Along with the rapid development that occurred in the city of Samarinda resulted in the reduction of vacant land that can be used to absorb water into the soil. This leads to a decrease in the ability of the soil to absorb water as a result of land use change in the area of Mulawarman Residence Housing located on South Ringroad St., Samarinda Ulu. Hydrological analysis is conducted based on rainfall, topography area, characteristics of drainage area and flood frequency of the plan by using hydrological analysis obtained by the amount of water discharge that must be accommodated by drainage channel. Then on the basis of the discharge obtained, the drainage dimension can be planned based on the hydraulics calculations.
METHOD OF IMPROVING SLOPE STABILITY IN ARAH SAMARINDA – BALIKPAPAN KM 60 – 61 JALAN TAHURA BUKIT SOEHARTO KALIMATAN TIMUR SYAIDINA, IMAM SUDRAJAT
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.036 KB)

Abstract

Tanah sebagai material konstruksi sekaligus sebagai tanah pondasi dari suatu konstuksi/struktur seperti bendungan urugan, tanggul sungai, tembok penahan, konstruksi pekerjaan tanah, Gedung dan jembatan, memerlukan suatu persyaratan tertentu baik dari segi kekuatan maupun ekonomis. Untuk meningkatkan stabilitas lereng, ada beberapa metode yang bisa digunakan , salah satunya adalah dengan menggunakan konstruksi dinding penahan tanah. Dinding penahan tanah adalah konstruksi yang berfungsi untuk menahan tekanan tanah lateral yang ditimbulkan oleh tanah dibelakang dinding penahan tanah. Perhitungan tekanan tanah dihitung dengan menggunakan teori Rankine, coulomb dan perhitungan stabilitas terhadap keruntuhan kapasitas daya dukung tanah dihitung berdasarkan persamaan Hansen dan Vesic berdasarkan data-data karakteristik keteknikan ( c dan ). Dinding penahan tanah yang sering digunakan dilapangan, yaitu type kantilever. Studi ini bertujuan untuk merencanakan dimensi dinding penahan tanah dan disain konstruksi penulangan. Hasil perhitungan stabilitas dinding penahan tanah menunjukan bahwa pada ketinggian lereng 5.00 m, angka kemampuan pada type kantilever lebih tinggi, baik untuk stabilitas terhadap penggulingan, penggeseran maupun keruntuhan kapasitas daya dukung tanah.
ANALISIS PEMILIHAN RUTE JALAN MT. HARYONO, JALAN AHMAD YANI DAN MELEWATI JALAN SUNGAI AMPAL DI KOTA BALIKPAPAN ZULKARNAIN, ALI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.833 KB)

Abstract

Pembangunan coastal road di Kota Balikpapan ini direncanakan dengan mengintegrasikan sistem eksisting kota dengan sistem yang baru melalui pembuatan jalan kolektor dan pembuatan jalan pesisir pantai (coastal road) agar dapat meningkatkan aksesibilitas kawasan dan meningkatkan kinerja kota dan kawasan. Penentuan rute pada kawasan coastal road Kota Balikpapan memegang peranan penting untuk aksesibilitas pergerakan orang dan barang karena dapat mengefisiensikan jarak, waktu dan biaya yang dibutuhkan untuk mencapai suatu daerah tujuan tertentu. Penelitian ini mengetahui skenario pemilihan Rute yang melewati Jalan MT. Haryono, Jalan Ahmad Yani dan melewati Jalan Sungai Ampal di Kota Balikpapan Skenario dan hasil analisis pemilihan rute yang melewati Jalan MT. Haryono, Jalan Ahmad Yani dan melewati Jalan Sungai Ampal di Kota Balikpapan sebagai berikut ; Skenario 1 : Kondisi Pemilihan Rute 1 dan Rute 2, tingkat pelayanan untuk Rute 1 dan Rute 2 “C” waktu tempuh 44 menit; Skenario 2 : Asumsi Pertumbuhan Zona A ke Zona B (Rute 1 dan Rute2), tingkat pelayanan kedua rute adalah "E" dan waktu tempuh 88 menit, yang artinya perlu dilakukan beberapa skenario untuk meminimalkan keterlambatan ini; Skenario 3 : Penambahan Pertumbuhan dan Rute 3, tingkat pelayanan untuk rute 1 adalah "E", rute 2 “D” dan Rute 3 adalah "C" dan Ta diperoleh 68 menit, lebih cepat 20 menit; Skenario 4 : Gabungan Asumsi Pertumbuhan dan Penambahan Kapasitas Zona A ke Zona B (Rute 1 dan Rute 2), tingkat pelayanan untuk rute 1 dan rute 2 adalah "D" dengan waktu tempu skenario ini lebih cepat 35 menit dari waktu tempuh kondisi pertumbuhan; Skenario 5 : Gabungan Asumsi Pertumbuhan, Penambahan Kapasitas Zona A ke Zona B di Rute 1, Rute 2 dan Penambahan Rute 3, tingkat pelayanan untuk rute 1, 2, 3 secara berturut-turut adalah "D","C","B" dengan waktu tempuh 30 menit yang artinya skenario ini memiliki waktu tempuh yang lebih cepat 58 menit dari waktu tempuh kondisi pertumbuhan. Keuntungan biaya waktu perjalanan (BWP) setiap kendaraan per jam masingmasing skenario pemilihan Rute adalah jumlah kendaraan/jam dikalikan okupansi untuk menghitung total keuntungan biaya waktu perjalanan ; Skenario 1 : Rp. 12.378.056.004,60/jam ; Skenario 2 : Rp. 7.538.407.759,35 /jam; Skenario 4 : Rp. 18.095.039.498,25 /jam; Skenario 5 :Rp. 22.677.208.920,60 /jam.
STUDY PERENCANAAN KAPASITAS DAYA TAMPUNG SALURAN DRAINASE JALAN PERJUANGAN BARU KOTA SAMARINDA CARLINA, EVI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.277 KB)

Abstract

Jalan Perjuangan Baru Kecamatan Samarinda Utara Kelurahan Sempaja Selatan Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur merupakan salah satu daerah yang saat ini tengah berkembang dengan pesat, Namun ditengah perkembangannya, masih saja didera dengan permasalahan banjir. Kejadian banjir saat ini tidak hanya terjadi pada saat musim penghujan namun pada saat terjadi hujan dengan durasi 1-3 jam saja sudah dapat mengakibatkan banjir. Kondisi yang demikian ini sangat mengganggu aktivitas warga Kota Samarinda. Berbagai upaya telah dilakukan, namun upaya tersebut belum optimal dalam mengatasi masalah banjir. Upaya tersebut berupa pemeliharaan saluran drainase kota, pembenahan sungaisungai yang melintasi kota, berbagai studi terkait pengendalian banjir kota, pembangunan sarana pengendali banjir serta beberapa aturan telah dikeluarkan untuk pengendalian banjir. Upaya upaya tersebut ternyata kalah cepat dengan perkembangan kota. Untuk menangani permasalahan banjir di jalan perjuangan Baru ini perlu ditinjau kondisi eksisting saluran dengan menghitung hujan rancangan dengan metode gumbel, kemudian menghitung Curah Hujan Rancangan Metode Log Person Tipe III. Hasil penelitian menunjukkan dalam jangka waktu 2 tahun sebagian saluran tidak mampu menampung debit air, sehingga diperlukan perubahan dimensi yang lebih besar yaitu lebar 6,00 m dan tinggi 2,00 m
KAJIAN STRUKTUR SRPMM PADA GEDUNG RKB SDN 027 SAMARINDA DENGAN MENGGUNAKAN FLAT SLAB SETIAWAN, MICHAEL JELLY
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.078 KB)

Abstract

Currently, the development of science and technology globally rapidly and quickly. One of the real actions undertaken by the Government of the city of Samarinda in improving the quality of education is to do a development infrastructure Building New Classrooms SDN 027 Samarinda. The building of new Classrooms build with reinforced concrete structure of the ordinary or conventional systems, which at the end of this task the author will do a SRPMM structure studies Building RKB SDN 027 Samarinda using flat slab. By using flat slab will be obtained some advantages like flexibility toward spatial, time work a relatively shorter, simplicity in installation of Mechanical Electrical and Plumbing (MEP), the save height space, high the room is bigger and more.On the planning of this building was modified into 6 floors of which previously only 2 floors only. The building will be modelled in 3D and burdened by gravity and seismic loads. The planned building must meet the criteria of drift and the Byway are permitted in order to meet the safety aspects on the building.The results of the design obtained slab thickness of 180 mm, 100 mm thick drop panel with a width of 120 cm either towards the x-axis and towards the y-axis, and with the use of a column with dimensions of 600 mm x 600 mm. Shear wall is designed with a thickness of 250 mm by using a reinforcedment concrete. From the dynamic analysis showed that the structure of the building is eligible drift with a period (T) of 1.788 seconds.
STUDY EVALUASI JARINGAN DRAINASE KELURAHAN LOA IPUH KECAMATAN TENGGARONG API, HAN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (924.784 KB)

Abstract

The purpose of this study is to analyze the capacity of the existing drainage channel on Jalan Pasundan Samarinda adequately or not by comparing the discharge available in the field with maximum rain discharge. The current condition of the drainage network on the Loa Ipuh Urban Road Section is one of the roads in Tenggarong City. The drainage channel needs to be re-evaluated. Based on these problems, this study needs to be identified as to the cause of the Loa Ipuh Village Road channel in Tenggarong Sub-District which is not functioning optimally so that the solution to the problem can be determined. In its implementation, field studies are needed regarding the existing channel dimensions, the furthest path length, concentration time, and current land use utilization. In analyzing secondary data, it is necessary to calculate the extent of watershed, test hypotheses, statistical parametric analysis, frequency analysis, test the goodness of fit, determine the rain plan, and analyze the intensity of the rain plan. Rain intensity analysis plans for return periods 2, 5, 10 and 25 years respectively. After checking, it was found that the available capacity was not sufficient to accommodate the maximum rainfall that occurred so that a drainage system was needed to be repaired. One solution that can be applied is to make new drainage.
STUDI ANALISA KAPASITAS DRAINASE TERHADAP BANJIR DI JALAN ANGGANA KOTA SAMARINDA ARIFIN, DEDE
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1059.764 KB)

Abstract

Pertumbuhan kota menimbulkan dampak yang cukup besar pada siklus hidrologi sehigga berpengaruh besar terhadap sistem drainase perkotaan. Akar dari permasalahan banjir berawal dari peningkatan jumlah penduduk, perubahan iklim dan perubahan tata guna lahan. Banjir yang dialami oleh wilayah Kota Samarinda khususnya pada jalan Penangkaran Buaya akhir – akhir ini merupakan imbas dari semakin banyaknya lahan yang tertutup oleh rumah warga sekitar yang tak berlandaskan strategi perencanaan dari sistem drainase yang ada. Sistem drainase merupakan aspek penting yang tidak dapat dipisahkan dari perencanaan bangunan konstruksi sipil. Peningkatan penduduk yang tidak diimbangi dengan penyediaan prasarana dan sarana perkotaan yang memadai yang mengakibatkan pemanfaatan lahan yang tertib, itu yang menyebabkan permasalahan drainase yang sangat kompleks. Iklim yang berubah-ubah juga bisa menyebabkan permasalahan banjir, seperti hujan yang turun terlalu lama. Pada lokasi jalan Anggana, Kota Samarinda, saluran drainase yang ada tidak dapat menampung limpasan hujan adanya terkena genangan, sehingga menyebabkan banjir.Oleh karna itu, evaluasi dimensi sistem drainase sangat diperlukan sebagai solusi untuk menanggulangi permasalah limpasan hujan di jalan Anggana, Kota Samarinda . Besar kapasitas daya tampung saluran drainase existing, saluran 1 = 1,679 m3 / detik, Saluran 2 = 0,801 m3 / detik, Saluran 3 = 0,337 m3 / detik, Saluran 4 = 0,398 m3 / detik, Saluran 5 = 0,585 m3 / detik, Saluran 6 = 1,200 m3 / detik. Besar debit banjir rancangan kala ulang 2, 5, 10 dan 25 tahun, Kala Ulang 2 tahun (2020) = 0,191 m3 / detik, Kala Ulang 5 tahun (2023) = 0,227 m3 / detik, Kala Ulang 10 tahun (2028) = 0,252 m3 / detik, Kala Ulang 25 (2043) = 0,282 m3 / detik. Besar kapasitas saluran drainase yang mampu menampung debit banjir kala ulang 10 tahun, Saluran Terbuka (Trapesium), Lebar Atas Saluran (T) : 1,75 m, Lebar Bawah Saluran (B) : 1,65 m, Tinggi Saluran (H) : 1,00 m, Tinggi Saluran penampang basah(h) : 0,50 m, Tinggi Jagaan (w) : 0,50 m
STUDI PENYEDIAAN KEBUTUHAN AIR BERSIH PADA KELURAHAN SEGIHAN KECAMATAN SEBULU KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA PRANATA, ERFAN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.046 KB)

Abstract

Air merupakan sumber daya yang sangat diperlukan oleh makhluk hidup baik untuk memenuhi kebutuhannya maupun menopang hidupnya secara alami. Kegunaan air yang bersifat universal atau menyeluruh dari setiap aspek kehidupan menjadi semakin berharganya air baik jika dilihat dari segi kuantitas maupun kualitasnya. Semakin tinggi taraf kehidupan seseorang, maka kebutuhannya akan air pun akan meningkat. Air di bumi ini mengulangi terus menerus sirkulasi yaitu penguapan, presipitasi dan pengaliran keluar (outflow). Sehingga dapat disimpulkan bahwa sumber daya air di muka bumi ini tidak akan bertambah jumlahnya. Untuk menghitung jumlah penduduk pada penelitian ini digunakan data penduduk 5 tahun terakhir dengan metode aritmatik dan geometrik untuk mengetahui kebutuhan air bersih penduduk pada 10 tahun kedepan. Untuk perhitungan kecepatan aliran dan kehilangan daya pada pipa induk dan pipa sekunder menggunakan rumus Hazen-Wiliam.
ANALISA KERUSAKAN STRUKTUR PERKERASAN ASPAL DAN PERENCANAAN PERBAIKAN JALAN PADA RUAS JALAN PULAU SEBATIK KOTA SAMARINDA SURYANTO, HERI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.84 KB)

Abstract

Jalan merupakan sarana transportasi dalam peningkatan perekonomian dan memperlancar hubungan berbagai daerah dalam peningkatan pembangunan disuatu wilayah. Sebaliknya bila jalan yang digunakan sebagai sarana transportasi mengalami kerusakan arus dalam kegiatan ekonomi dan pembangunan lainnya ikut terhambat. Jalan yang rusak juga dapat mengakibatkan kecelakaan bagi pengguna jalan tersebut, sehingga keselamatan pengguna jalan harus diutamakan.Lapisan perkerasan sering mengalami kerusakan atau kegagalan sebelum mencapai umur rencana. Kerusakan pada perkerasan dapat dilihat dari kerusakan fungsional dan struktural. Kegagalan fungsional adalah apabila  perkerasan tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan yang direncanakan dan menyebabkan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan. Sedangkan kegagalan struktural terjadi ditandai dengan adanya rusak pada satu atau lebih bagian dari struktur perkerasan jalan yang disebabkan lapisan tanah dasar yang tidak stabil, beban lalu lintas, kelelahan permukaan, dan pengaruh kondisi lingkungan sekitar (Yoder dan Witzak, 1975).Ruas jalan yang di Kota Samarinda sebagian jalannya adalah jalan utama yang menguhungkan antar kota dengan kota lain dalam wilayah sedangkan lainnya adalah jalan dalam kota yang menguhungkan pada pusat setra bisnis, perkatoran dan antar kecamatan dalam kota. Lapis perkerasan yang ada rata-rata berupa perkerasan lentur dan ada juga sebagian perkerasan kaku. Lapis perkerasan lentur dibeberapa ruas jalan ada yang mengalami kerusakan terutama pada lapis permukaan perkerasan lentur. Jenis kerusakan antara lain retak, terkelupas, berlubang, bergelombang dan beralur.  Sebagian jalan yang mengalami kerusakan lama tidak dilakukan perawatan dan perbaikan, sehingga kerusakan yang ada bertambah dan banyak yang berlubang.

Page 9 of 17 | Total Record : 164