cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 91 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2013)" : 91 Documents clear
PERHITUNGAN DRAINASE JALAN PADA RUAS JALAN MARGASARI – SUNGAI PAYANG KEC. LOA KULU SUGENG WIDODO
KURVA MAHASISWA Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : KURVA MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.164 KB)

Abstract

Kerusakan jalan lebih sering dihubungkan dengan beban kendaraan yang melintas,namun  dalam  fakta  di  lapangan  kerusakan  jalan  dapat  disebabkan  oleh  banyak  hal diantaranya adalah banjir dan genangan pada badan jalan.Secara umum badan jalan yang lebih sering mengalami banjir atau lebih sering tergenang akan mengakibatkan jalan tersebut rentan dan lebih cepat mengalami kerusakan dari umur rencananya dibandingkan jalan yang jarang atau tidak sering terendam banjir atau genangan air hujan.Konstruksi jalan seringkali dibangun tanpa dilengkapi dengan  bangunan pelengkap jalan seperti saluran samping, pematah arus, gorong-gorong atau culvert dan sebagainya. Kondisi seperti ini seringkali ditunjang dengan kondisi medan jalan yang berada di daerah cekungan   atau lembah sehingga posisi pembuangan air hujan yang melimpas pada badan jalan tidak dapat dialirkan.Ruas  jalan  yang  menghubungkan  daerah  Margasari  dengan  Sungai  Payang  yang berada di Kecamatan Loa Kulu merupakan ruas jalan yang melintasi daerah perbukitan dengan cekungan-cekungan atau lembah-lembah yang berpotensi menjadikan badan jalan rentan terendam banjir dan genangan pada saat hujan terjadi. Selain itu pada ruas ini juga terdapat beberapa anak sungai kecil yang pada saat kemarau tidak terlihat debitnya, namun pada saat musim hujan maka air akan melimpas dan menggenangi permukaan badan jalan bahkan pada beberapa titik di ruas ini akan mengalami banjir setempat.Pada penelitian ini dilakukan perhitungan drainase, Dalam perencanaan gorong- gorong atau culvert, kemiringan memanjang (S) yang disarankan adalah 0,5% sampai 2% dengan pertimbangan faktor-faktor lain yang dapat mengakibatkan terjadinya pengedapandan erosi di inlet dan outlet gorong-gorong.Apabila bangunan transisi dibuat dari tanah, maka kecepatan aliran yang diijinkan di dalam culvert adalah 1 m/detik, dengkan apabila dipilih bangunan transisi dari pasangan batu atau beton, maka kecepatan aliran yang diijinkan di dalam culvert adalah 1,5 m/detik
PERHITUNGAN STRUKTUR JEMBATAN KOMPOSIT JALAN MARSDA ABDURRAHMAN SALEH KOTA SAMARINDA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR PRIYONO, AGUNG
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.884 KB)

Abstract

Jembatan Jalan Marsda Abdurrahman Saleh Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur adalah lokasi jembatan dimana penelitian ini dilakukan. Jembatan ini dibangun menggunakan konstruksi permanen, menggantikan jembatan sebelumnya yang berkonstruksi kayu. Jembatan ini direncanakan dengan panjang bentang 45 meter dengan lebar badan jembatan 11 meter. Struktur atas jembatan ini dibuat sistem komposit dari gabungan baja dan beton. Untuk balok gelagar dan diafragma terbuat dari baja standar buatan pabrik sedangkan tumpuan utama menggunakan sistem perletakan pada dua buah abutment.
ANALISA STABILITAS LERENG DENGAN METODE ”COUNTER WEIGHT” LOKASI STA 25+750 RUAS JALAN Sp.PERDAU - BATU AMPAR WARDHANA, ANDY SETYA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.758 KB)

Abstract

Di Indonesia sering terjadi longsoran pada jaringan jalan, jaringan pengairan, dandaerah pemukiman. Prasarana tersebut di atas cukup vital, sehingga diperlukanpenanggulangan dengan tepat, cepat, dan ekonomis untuk menanggulangi kerugian-kerugian dalam pemanfaatanprasarana tersebut oleh masyarakat.Longsoran sering terjadi pada lokasi dengan keadaan geologi, morfologi,hidrologi dan iklim yang kurang menguntungkan. Longsoran secara alami terjadi antaralain karena menurunnya kemantapan suatu lereng, akibat degradasi tanah/batuanbersamaan waktu dan usianya. Aktivitas manusia seperti membuat sawah dan kolam,mengadakan pemotongan dan penggalian pada lereng tanpa perhitungan, seringmenyebabkan terganggunya kemantapan lereng yang ada, sehingga terjadi longsoranyang merusak prasaranan dan sarana yang telah ada.
PERHITUNGAN KEBUTUHAN PENAMPANG DRAINASE JALAN SIMPANG TIGA TANJUNG DURUN TEPIAN TEBOR KEC. KOTA BANGUN KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA DIANSYAH, RUS
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.226 KB)

Abstract

Analysis of Labor Productivity At Work Piling (Road Construction Project Case Study approach Pile Slab Bridge Build Ing Martadipura City District), Thesis, Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University August 17, 1954 Samarinda.Konrtruksi services, labor productivity is one of the factors determining the success of a development project. In measuring the level of labor productivity there are a variety of ways, one of which is to examine the level of LUR (Labour Utilitation Rate) of each worker, which examined the extent to which the effectiveness of workers in the work. The level of labor productivity is influenced by many factors, including the condition of the field and aids, worker skills, the factors of age or the age of workers, wages suitability, experience in work, coordination and planning.The purpose of this study was to determine the level of labor productivity and determine the effect of field conditions and aids, worker skills, the factors of age or the age of workers, wages suitability, experience in work, coordination and planning, the level of labor productivity. The research was conducted in the approach bridge construction project Slab Bridge Pile Martadipura Ing Sub City Build The study was conducted by observing the level of labor productivity of 30 and accompanied by questionnaires. Observation level of productivity (LUR) conducted over 3 days for each worker. From the results of data collection, data questionnaires done productivity and data processing with the help of the computer program SPSS (Statistical Package for Social Science) version 19.From the data analysis that has been done can be seen that the level of productivity (LUR) the average worker on the roof of the structure of employment in Construction project approach Pile Slab Bridge City District Build Ing Martadipura of 66.8%, meaning quite productive because more than 50%. Predetermined variables turned out to signify 0.092> 0.005 (sig required) then simulatan no effect on the level of productivity. In partial yamg significant influence is the experience of working with sig = 0.001 <0.005 and worker skills sig = 0.002 <0.005. Work experience has a dominant influence with a beta value of 0.579.
ANALISA KAPASITAS JALAN DAN BIAYA BAHAN BAKAR KENDARAAN DI RUAS JALAN PAHLAWAN, JALAN DR. SUTOMO DAN JALAN MUHAMMAD YAMIN KOTA SAMARINDA HERLINAWATI, AGUS
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.688 KB)

Abstract

ABSTRAK    Pertumbuhan jumlah penduduk Kota Samarinda dari tahun ketahun mencatat kenaikan yang cukup berarti. hal ini menyebabkan lalu lintas perkotaan menjadi masalah yang harus ditangani secara khusus.  Hasil penelitian memperlihatkan bahwa hubungan antara jumlah arus (smp/jam) dengan kecepatan yang terjadi (km/jam) adalah kecepatan berbanding terbalik dengan besarnya arus lalu lintas.Adanya beberapa permasalahan yang terjadi pada ruas jalan ini, seperti kapasitas jalannya yang sudah tidak sesuai, yang ditandai dengan kondisi lingkungan dan volume kendaraan yang  padat,  jalur kendaraan dari arah masuk atau keluar dari Jalan DR. Sutomo yang  berada pada ruas jalan tersebut, banyak aktivitas samping jalan pada ruas jalan ini yang sering menimbulkan konflik, kadang-kadang besar pengaruhnya terhadap arus lalu-lintas yang terutama berpengaruh  pada  kapasitas  dan  kinerja  jalan  seperti  pejalan  kaki,  angkutan umum, kendaraan lain berhenti, kendaraan lambat, kendaraan masuk dan keluar dari lahan di samping jalan.Berdasarkan penelitian selama tiga hari derajat kejenuhan yang terjadi pada saat kondisi lalu lintas   rata-rata di jalan DR. Sutomo yaitu nilai (Q/C=0,68) dalam  hal  ini  maka  ruas  jalan  tersebut  masuk  dalam  karakteristik  tingkat pelayanan (Level Of Service/LOS) jalan “kategori C”. Arus stabil, kecepatan dikontrol oleh arus lalu-lintas, pengemudi dibatasi dalam   memilih kecepatan, nilai derajat kejenuhan (VC Ratio) sebesar 0,45-0,74.                                                                                                ABSTRACT    Samarinda city population growth from year to year recorded a significant increase. this led to urban traffic problems that must be addressed specifically. The results showed that the relationship between the amount of flow (pcu / h) with a velocity that occurs (km / h) speed is inversely proportional to the amount of traffic flow.The existence of several problems that occurred on this road, as the capacity of the course that is not appropriate, which is characterized by environmental conditions and heavy vehicle volume, line of vehicles at the entrance or exit of the Road DR. Sutomo who are on the road, a lot of activity on the street side of the road that often lead to conflict, sometimes big impact on traffic flows which primarily affects the capacity and performance of the road such as pedestrians, public transport, another vehicle stopped, slow vehicles, vehicles in and out of the land next to the road.Based on research over the three days the degree of saturation that occurs when traffic conditions on the road median DR. Sutomo the value of (Q / C = 0.68) in this  case  the  roads  are  covered  under  service  level  characteristics  (Level  Of Service / LOS) path "category C". Steady flow, the speed is controlled by traffic flow, drivers are limited in choosing the speed, the degree of saturation (VC Ratio) of 0.45 to 0.74.
PERHITUNGAN TEBAL LAPIS PERKERASAN LENTUR (FLEXIBLE PAVEMENT) PADA RUAS JALAN RING ROAD II SAMARINDA DENGAN METODE ANALISA KOMPONEN TIYONO, MUN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.818 KB)

Abstract

Posisi perkerasan Jalan didalam kontruksi Jalan Raya sangat sentral mengingat perkerasan adalah esensi didalam struktur jalan raya. Jalan Raya selalu menuntut keberadaan perkerasan yang kuat, tahan lama, nyaman, murah tepat sasaran dan banyak hal lagi. Ini semua merupakan indicator dari keinginan agar jalan raya berfungsi sebagaimana mestinya. Untuk mendapatkan fungsi yang baik tentunya memerlukan dua hal yaitu perancangan yang sempurna dan keberhasilan pelaksanaan agar sesuai dengan rancangan.  dibukanya akses Jalan Ring Road II Samarinda yang merupakan jalan pendekat dari wilayah loa bakung  dari Jalan Jakarta menuju dalam Kota Samarinda yang melewati wilayah Loa Bahu dalam yang menembuskan langsung menuju Jalan Suryanata dan wilayah sekitar. Selain sebagai akses jalan pendekat dan membuka relokasi pedesaan pemerintah kota Samarinda berupaya dengan dibukanya Jalan Ring Road II Samarinda tersebut bisa mengurangi intensitas kemacetan di dalam Kota Samarinda. Pembukaan akses jalan ring road  II Samarinda sangatlah penting mengingat tingkat kemacetan di dalam Kota Samarinda begitu signifikan, Dimana banyak sekali kendaraan berat berkapasitas lebih melewati jalan dalam kota yang tingkat kelas jalanya tidak bisa dilewati kendaraan tersebut. Tebal perkerasan disini sangatlah penting dalam srtuktur perkerasan jalan, Mengingat ruas jalan ring road II Samarinda merupakan Jalan sekunder yaitu jalan yang melayani lalu lintas yang cukup tinggi antara kota – kota penting dengan kota – kota yang lebih kecil serta melayani daerah – daerah sekitarnya. Yang mana panjang jalan Ring Road II Samarinda saat ini 7350 m, dan lebar variasi antara 15 s/d 18 meter.
ANALISA NILAI AGUNAN DARI NILAI PASAR DAN NILAI SEWA RUMAH TINGGAL JALAN AW SYAHRANIE KOTA SAMARINDA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR JUDIN, TA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.986 KB)

Abstract

Agunan merupakan hal yang paling diutamakan untuk mendapatkan keyakinan bagi bank atas dana yang disalurkan dalam bentuk kredit. Salah satu barang yang dapat dijadikan agunan adalah real property atau properti yang berupa tanah dengan segala sesuatu yang melekat padanya. Dalam perkreditan perlu dilakukan penilaian terhadap properti yang dijadikan agunan.Tugas akhir ini bertujuan untuk melakukan analisa nilai agunan dari nilai pasar dan nilai sewa pada properti yang berupa rumah tinggal.Nilai Pasar properti didapat dari nilai pasar tanah ditambah nilai pasar bangunan sedangkan nilai sewa properti didapat dari nilai pasar properti di kali dengan Yield       untuk Tanah & Bangunan / tahun. Yield atau yield to maturity dapat didefinisikan sebagai tingkat bunga yang ditawarkan oleh pasar untuk membeli sebuah aset keuangan (tidak hanya terbatas pada obligasi semata) dengan tujuan untuk menukar uang saat ini dengan uang di masa yang akan datang. setelah didapat nilai sewa properti kemudian dikali      dengan Discount factor / faktor diskonto. Discount factor/faktor diskonto adalah bilangan kurang dari 1 (satu) yang dipakai untuk mengalikan suatu jumlah nilai dimasa yang akan datang (future value) supaya menjadi nilai sekarang (present value), maka didapat nilai sewa properti.ABSTRAKCollateral is the main concern for the bank to get a conviction for funds disbursed in the form of credit. One of the items that can be used as collateral is real property or property in the form of land with everything attached to it. Of credit needs to be assessed against the property as collateral.This thesis aims to analyze the value of the collateral and the market value of the rental value of a residential property.The market value of the property obtained from the market value of the land plus the market value of the building while the rental value of the property obtained from the market value of the property at the time the Yield to Land & Building / year. Yield or yield to maturity can be defined as the rate of interest offered by the market to buy a financial asset (not just limited to mere bond) in order to exchange the money at this time with money in the future. after acquired property rental values and then multiplied by the Discount factor / factor discount. Discount factor / discounting factor is a number less than 1 (one) used to multiply the number of values in the future (future value) in order to present value (present value), the importance of the rental value of the property.
PERHITUNGAN STRUKTUR JEMBATAN KOMPOSIT DESA PERJIWA LUDY WIYANTO, DWI YUSNI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.911 KB)

Abstract

ABSTRACTTransportation is an important part of human life and developingmechanisms in line with the human civilization itself. One part is a transportbridge. The bridge is an important element in the transportation system, serving asa bridge serves traffic flow on it.The bridge was originally a wooden bridge, because the bridge is often thecase when there is a wobble on top of passing vehicles. Hence the need toimprove the ability of the bridge and redesigned into a composite bridge .Long span composite bridge being simulated is 25 m,width 6 m carriageway, pavement width of 0.5 m and 0.5 m right side of the leftside, so that the total width of the bridge 7 m. Results of analysis of compositebridge calculation is derived calculations use the floor slab reinforcement D16 -150 for flexural reinforcement and negative reinforcement D16 - 150 for flexuralposiitif. Pavement reinforcement use the D16 - 200. Backrest using reinforcement4Ø12 pole . Tread plate for transverse and longitudinal directions usingreinforcement D16 - 100. Using a steel girder profile WF 900 X 300, shearconnector used for connecting reinforcement D16 - 1562 , 5.Keywords : Composite, Bridge, Structure.
Irrigation Canal Design In Tana Lia Irrigation Area In Tana Tidung District Narth Kalimantan Utara MIR, A
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.23 KB)

Abstract

ABSTRACTTana lia is sub district in Tana Tidung District, North Kalimantan. There is potensial irrigation area ± 300 Hectare. The objective of this research is planning of developing irrigation and design of irrigation canal.Reveloping of irrigation tleeds irrigation canal design of primary, secondary and tersiary channels design of irrigation channel usad meteorology data : rainfall, temperature, humidity wind speed radiation, tophography, land use and soil prapertis.The result show that maximum water reed of irrigation is 1,692 lt/dt/ha. Dimensian trapezoid  primary irrigation canal SM 1 area L = 370 m, b = 0,90 m, T = 2,10 m, and h = 1,22 m. Dimensian of  trapezoid secondary irrigation channel SJ 1 area L = 450 m, b = 0,35 m, T = 0,75 m and h = 0,63 m. Dimensian of  trapezoid tersiary irrigation channel ST 11 area L = 335 m, b = 0,25 m, T = 0,55 m and h = 0,55 m.
ANALISA KAPASITAS DRAINASE PADA RUAS JALAN LAY KECAMATAN TENGGARONG KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA MARAQY, MOH HERY
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1384.246 KB)

Abstract

Kapasitas penampang saluran yang tidak memadai sering dituduh sebagi penyebab utama terjadinya banjir dan faktor utama kerusakan bahan perkerasan jalan. Pembangunan sistem drainase jalan pada umumnya terkesan ala kadarnya tanpa  memperhitungkan  aspek-aspek teknis  sehingga  di  beberapa  lokasi  jalan sering mengalami banjir setempat.Hal-hal seperti ini juga sering ditunjang dengan buruknya sistem pemeliharaan drainase jalan ditambah dengan kurangnya kesadaran masyarakat dan pengguna jalan untuk membuang sampah pada tempatnya.Drainase jalan yang sering terlihat pada umumnya dipenuhi dengan sedimentasi dan sampah, sehingga seringkali tidak dapat berfungsi secara maksimal sebagai saluran penampung air pada saat hujan terjadi, yang mengakibatkan air melimpas ke badan jalan sehingga merendam badan jalan, terjadinya genangan dan yang paling fatal adalah terjadinya banjir.Dari hasil analisa data untuk ruas jalan Lay dengan panjang 870 meter didapat debit maksimum sebesar 0,647 m3/detik dan dibutuhkan luas penampang saluran sebesar 0,30 m2 untuk dapat mengalirkan debit tersebut.Parameter yang belum ditinjau dalam penelitian ini adalah pengaruh kawasan atau cathment area disekitar jalan dan pengaruh pasang surut sungai.

Page 5 of 10 | Total Record : 91