cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 91 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2013)" : 91 Documents clear
PERHITUNGAN STRUKTUR JEMBATAN BETON BERTULANG SUNGAI MUARA TERSAN DI DESA JONGKANG KECAMATAN LOA KULU KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA FAUZI, ILHAM
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.944 KB)

Abstract

Jembatan Sungai Muara Tersan terletak didesa Jongkang Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara, jembatan dibuat dengan konstruksi beton bertulang yang merupakan satu kesatuan dengan lantai kendaraan. Tujuan perhitungan adalah untuk mengetahui kebutuhan dimensi dan penulangan struktur atas dan bawah jembatan. Analisa dalam perhitungan ini menggunakan SNI T-02-2005 (Standart Pembebanan Untuk Jembatan). Dari hasil perhitungan diperoleh panjang jembatan25m lebar jembatan 6m, kesimpulan dimensi dan penulangan struktur utama berupa balok gelegar adalah 150cm x 60cm dengan tulangan utama 20D32 dan tulangan geser Ø12-150, balok diafragma 30cm x 50cm dengan tulangan 2D19 dan tulangan geser D12-200, dan tebal plat lantai kendaraan 20cm dengan tulangan utama D16-150 dan tulangan bagi Ø12-150. Dimensi hasil perhitungan abutment dengan lebar 3.30m, panjang 9.00m dan tinggi 5.10m.
PERHITUNGAN KONTRUKSI DINDING PENAHAN TANAH PADA PROYEK PENINGKATAN STRUKTUR BADAN JALAN POROS BONTANG - SANGATTA 28 ± 850 PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Ardiansyah, Adam
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.001 KB)

Abstract

ABSTRAKKeberadan jalan yang repsentatif adalah hal yang tidak dapat ditawar-tawar lagi demi kelancaran arus transportasi. Kondisi sebagian banyak yang tidak dapat berfungsi secara masimal, sehingga menyebabkan terganggunya arus lau lintas kondisi tersebut,  semakin memprihatikan jika jalan tersebut termaksuk jalur padat dan merupakan akses satu-satunya. Tujuan penulisan ini adalah menghitung kontruksi dinding penahan tanah diwiliyah tersebut.Berkaitan dengan studi kasus kelongsoran pada ruas jalan Bontang – Sangatta 28 ± 850  maka diperlukan data primer, data sekunder, juga didukung dengan data-data penunjang lainnya. Tujuan yang hendak dicapai melalui pengumpulan data yang memadai dalam mengatasi kelongsoran tanah tersebut.Dari hasil perhitungan kontruksi perkuatan tanah dapat menentukan dimensi struktur dinding penahan tanah dengan tipe kantilever, L = 10.000 m,  H =  4.500 m, B = 3.150 m, Da =  0.500 m, Drencana = 1.000 m,  D =  0.321 m. Menggunakan tulangan tarik Ø 19 – 310 mm dan tulangan tekan Ø 19 – 310 pada Penulangan Breast Wall. Dan diperkuat dengan tiang pancang untuk menambah stabilitas terhadap guling, karena dapat terjadi guling akibat kombinasi beban 1, jika tidak diperkuat pancang. Kata Kunci : Dimensi, tulangan tarik dan tekan, guling.
PERHITUNGAN STRUKTUR JEMBATAN BETON BERTULANG SUNGAI SINDORO DI DESA CITRA MANUNGGAL JAYA KECAMATAN KALIORANG KABUPATEN KUTAI TIMUR MUKHORIN, QIFAUL
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.375 KB)

Abstract

INTISARIJembatan beton bertulang balok “T” Girder adalah salah satu dari berbagai jenis jembatan yang dapat digunakan untuk menghubungkan tepi daratan ke tepi daratan selanjutnya, namun kemampuan efektif  jembatan beton bertulang balok “T” Girder hanyalah 10 - 26 meter (Bambang Supriadi 2007).Keadaan jembatan Sungai Sindoro di Desa Citra Manunggal Jaya yang sudah tidak layak lagi untuk dilalui kendaraan yang memuat hasil pertanian dan perkebunan masyarakat setempat, menjadi alasaan penting melakukan penelitian di daerah tersebut.Analisa perhitungan jembatan beton bertulang balok “T” girder menggunakan peraturan SNI T-02-2005 tentang pembebanan pada jembatan. Dari proses analisa di peroleh kesimpulan, Panjang bentang jembatan 20 m, lebar 9 m, 5 buah balok utama 24 buah balok diafragma serta untuk pondasi tiang pancang digunakan diameter 30 cm, kedalaman 18 meter dalam keadaan End Bearing, serta dibutuhkan 60 buah titik pancang.Kata Kunci, tiang sandaran, trotoar, plat injak, lantai kendaraan, balok T girder, balok diafragma, abutment, wing wall, pondasi.
PERHITUNGAN BIAYA TUNDAAN LALU LINTAS DI JALAN PANGERAN SURYANATA KOTA SAMARINDA ASMIR, MARICA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.3 KB)

Abstract

Growth and development of the city led to an increase in population activities. Increased activity of this population can be seen from the change in land use pattern of the city. Land use within a city is dinamisSalah the road with a high intensity activities in the city of Samarinda is Suryanata Prince Street. This road is part of a network of roads linking the city of Samarinda with sub-center at the Ulu Ulu located in Samarinda District. Traffic delay cost is the difference between a trip to the delay in travel expenses without delay or stable condition. So to know the cost of delay, must be known in advance of the travel expenses and the cost of a trip to tundaaan with stable conditions. Travel costs obtained from the multiplication of the number of vehicles, travel time, and the sum of Vehicle Operating Costs with the value of time. From the results of the calculation, the cost of travel in stable condition in the Prince Suryanata streets of Samarinda is the sum of Rp. 10766.00 / km / vehicle. And based on the calculation of the cost of travel in the delay condition is Rp. 17379.00 / km / vehicle so that the difference between the cost of delay to the steady state condition is Rp. 6613.00 / km / vehicle. This result suggests that the views of the major costs incurred by road users, caused considerable losses, and will increase if it is associated with the loss due to air pollution and noise pollution on public health and the environment
ANALISA MUTU BETON PADA ABUTMENT JEMBATAN DI JALAN LINGKAR PULAU NUNUKAN YUANA, YUYUN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.641 KB)

Abstract

: Prosedur statistik mutu beton berdasarkan SNI 03-6815-2002 yang berisi tata cara mengevaluasi hasil uji kekuatan beton disediakan untuk memperoleh nilai – nilai yang paling mendekati dalam mengevaluasi hasil pengujian  kekuatan  beton. Informasi  yang  didapat dari prosedur statistik juga merupakan nilai yang digunakan dalam menentukan kriteria perencanaan dan spesifikasi. Tata cara ini secara ringkas menampilkan variasi yang terjadi dalam kekuatan beton dan berguna dalam menginterprestasikan variasi tersebut yang berhubungan dengan kriteria dan spesifikasi yang dibutuhkan.Berdasarkan analisa mutu hasil uji beton pada abutment Jembatan di Jalan Lingkar P. Nunukan, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :a.      Jumlah benda uji beton kubus (15x 15 x 15) untuk sisi A dan B sebanyak 32 sampel dan terdiri 8 pengambilan sampel uji, jadi total benda uji sebanyak 64 sampelb.      Penetapan kuat tekan beton yang disyaratkan (f’c) pada umur tertentu misalkan K-250 (f’c = 250 / 10,19711 = 24,517 Mpa) pada umur 28 hari.c.       Perhitungan standar deviasi untuk kepala jembatan (abutment) sisi A didapat 0,957, untuk sisi B didapat 0,697.d.      Pemeriksaan Mutu Beton berdasarkan SNI 03-2847-2002 pasal 7.6 ayat 3 (3) syarat pemeriksaan mutu beton untuk :Sisi A, ü  Nilai rata-rata dari 3 (empat) benda uji kuat tekan beton yang berurutan mempunyai nilai yang sama atau lebih besar dari 24,517 MPa (³ 24,517 Mpa) didapat : 75%  kekuatan ³ 24,517 Mpa dan 25 % £ 24,517 Mpaü  Tidak ada nilai uji kuat tekan yang dihitung sebagai nilai rata-rata dari dua hasil uji di bawah ( > 21,017  Mpa ), hasil yang didapat 100 %Sisi B,ü  Nilai rata-rata dari 3 (empat) benda uji kuat tekan beton yang berurutan mempunyai nilai yang sama atau lebih besar dari 24,517 MPa (³ 24,517 Mpa) didapat : 96,55 %  kekuatan ³ 24,517 Mpa dan 3,45 % £ 24,517 Mpaü  Tidak ada nilai uji kuat tekan yang dihitung sebagai nilai rata-rata dari dua hasil uji di bawah ( > 21,017  Mpa ), hasil yang didapat 100 % 
PERHITUNGAN STRUKTUR JEMBATAN BETON BERTULANG DESA TOKO LIMA ANSYAH, ARDI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (901.596 KB)

Abstract

Transportation is an important part of human life and developingmechanisms in line with the human civilization itself. One part is a transportbridge. The bridge is an important element in the transportation system, serving asa bridge serves traffic flow on it.Seeing the importance of the function of a bridge then the bridgeconstruction must meet a wide range of existing standards. construction ofhighway bridges with short spans, reinforced concrete construction should be usedas the main girder.Long span reinforced concrete bridge being simulated is 15,4 m,width 7 m carriageway, pavement width of 1 m and 1 m right side of the left side,so that the total width of the bridge 9 m. Results of analysis of reinforced concretebridge calculation is derived calculations use the floor slab reinforcement D16 -100 for flexural reinforcement and negative reinforcement D16 - 150 for flexuralpositive. Backrest using reinforcement 2Ø12 pole. the girder plans drawn ultimatemoment (Mu) of 3286.78 kNm and shear girder ultimate plan is 728.18 kN.Girder reinforcement is used by 14 D 32. To ensure that the girder is ductile, thenpress the reinforcement is taken by 30% tensile reinforcement, so the use ofreinforcement 4 D 32. Reinforcement steel piles by 16 D 19 mm with spiral shearreinforcement used cross section D Ø 12 mm
Perencanaan Beton Bertulang Bangunan Rumah Toko (Ruko) Di Jalan Selamet Riyadi Samarinda Ramadhani, Anugrah
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.813 KB)

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi saat ini untuk menghitung struktur yang mampu menahan beban-beban yang terjadi pada bangunan Rumah toko tersebut dapat dilakukan secara manual maupun dengan suatu program. Pada penulisan ini perhitungan manual dilakukan dengan menggunakan Metode Cross sedangkan perhitungan dengan program menggunakan Program SAP. Perhitungan dilakukan pada potongan melintang AS F dan potongan memanjang AS 1. Pembebanan didasarkan pada teori metode amplop, dimana pendistribusian beban-beban yang berupa trapesium dan segitiga menghasilkan nilai qek. Beban yang diperhitungkan yaitu beban mati, beban hidup dan beban angin.Analisa penulangan menggunakan hasil analisa metode Cross, maka diperoleh penulangan pada plat yaitu 510-250 untuk lapangan sedangkan 310125 untuk tumpuan. Penulangan pada balok terbesar terjadi pada lantai 3 potongan melintang yaitu 619 untuk lapangan dan 819 untuk tumpuan sedangkan untuk tulangan sengkang yaitu 10-250. Penulangan kolom yaitu tulangan utama 5  19 dan tulangan sengkangnya 10-75. Pondasi menggunakan pondasi tiang pancang kelompok dengan 4 tiang sedalam 15 m dengan data sondir yang diasumsikan.
ANALISA RENCANA PERKERASAN LENTUR PADA RUAS JALAN UNTUNG SUROPATI – SLAMET RIYADI DI KOTA SAMARINDA ABDILLAH, HERI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja perkerasan adalah merupakan fungsi dari kemampuan relatif dari perkerasan untuk melayani lalu lintas dalam suatu periode tertentu (Highway Research Board, 1962). Kinerja perkerasan jalan ditentukan berdasarkan persyaratan kondisi fungsional dan kondisi struktural. Persyaratan kondisi fungsional menyangkut kerataan, kekesatan permukaan perkerasan, sedangkan persyaratan kondisi struktural menyangkut kekuatan atau daya dukung perkerasan dalam melayani beban dan volume lalu lintas rencana. Jenis perkerasan lalu lintas harus dapat memfasilitasi sejumlah pergerakan lalu lintas, apakah berupa jasa angkutan manusia, atau jasa angkutan barang berupa seluruh komoditas yang diijinkan untuk berlalu lalang pada ruas jalan tersebut.Dengan beragam jenis kendaraan dengan angkutan barangnya, akan memberikan variasi beban sedang sampai berat, jenis kendaraan penumpang akan memberikan pula sejumlah variasi beban ringan sampai sedang. Ini harus dapat didukung oleh perkerasan jalan. Daya dukung perkerasan jalan ini, akan menentukan kelas jalan yang bersangkutan, misalnya jalan kelas I akan menerima beban yang lebih besar, dari jalan kelas II, sehingga sudah barang tentu mutu bahan perkerasan jalan, akan disyaratkan berbeda sesuai dengan kualifikasi pembebanannya.Konstruksi perkerasan lentur terdiri dari lapisan yang diletakkan diatas tanah dasar yang telah dipadatkan. Lapisan - lapisan tersebut berfungsi untuk menerima beban lalu lintas dan menyebarkannya kelapisan dibawahnya. Konstruksi perkerasan terdiri dari lapisan permukaan (surface course), lapisan pondasi atas (base course), lapisan pondasi bawah (subbase course) dan lapisan tanah dasar (subgrade).
STUDI KARAKTERISTIK PARKIR PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH A.W. SYAHRANIE SAMARINDA TIMIN, PAR
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.512 KB)

Abstract

Pengambilan data kendaraan parkir di dilakukan dengan metode mencatat nomor plat dan waktu kendaraan yang masuk dan keluar pada Rumah Sakit Umum Daerah A. Wahab Syahranie Samarinda. Pengamatan dilakukan selama 5 (lima) hari dengan lama waktu pengamatan setiap harinya selama 9 jam (08.00 – 17.00). Analisa data karakteristik parkir meliputi akumulasi parkir, durasi parkir, turnover, dan kebutuhan parkir. Dari hasil survey diperoleh kapasitas parkir untuk Pavilium Teratai untuk kendaraan roda dua dengan jumlah ruang parkir sebesar 450 SRP dan untuk kendaraan roda empat sebesar 65 SRP. Berdasarkan hasil penelitian parkir Pavilium Teratai Rumah Sakit Umum Daerah A. Wahab Syahranie Samarinda dapat diketahui akumulasi maksimum  pada parkir pengunjung Pavilium Teratai sebesar 563 kend pada interval 10.30 – 10.45 dan untuk roda empat sebesar 89 kendaraan pada interval 14.15 – 14.30. Durasi rata-rata untuk kendaraan roda dua sebesar 103,17 menit dan untuk roda empat sebesar 150,35 menit. Turnover maksimum sebesar 1,25 kend/petak/jam pada interval 10.30 – 10.45 dan untuk roda empat sebesar 1,37 kend/petak/jam pada interval 14.15 – 14.30. Kebutuhan parkir maksimum sebesar 553 kend/hari dan untuk roda empat sebesar 84 kend/hari.
PERHITUNGAN STRUKTUR ATAS GEDUNG BERTINGKAT PADA PROYEK PEMBANGUNAN PUSKESMAS PASUNDAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR SAGITA, FAISAL
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.808 KB)

Abstract

Pesatnya perkembangan kota samarinda membuat pemerintah kota samarinda membenah fasilatas umum salah satunya dibidang kesehatan,, pemerintah melakukan program pembenah puskesmas sesamarinda dan salahnya puskesmas pasundan yang menjadi penelitian saya dalam perhitungan struktur gedung.              Kondisi bangunan puskesmas pasundan dianggap kurang layak , dikarena bangunan sudah terlihat tua, rendah dari pada jalan dan sering tergenang banjir. Oleh karena itu Pemerintah Kota Samarinda melakukan pembangunan gedung baru untuk memfasilitasi masyarakat agar mendapatkan pelayanan yang lebih baik.            Lokasi penelitian berada disamarinda tepatnya dijalan pasundan samarinda ,dekat dengan dengan rumah sakit dirgahayu yang berjarak kurang lebih 500 meter. Pengambilan data dengan cara survey lokasi dan mengambil foto dokumentasi dilapangan. Menganalisi perhitungan struktur menggunakan metode takbeya            Rumusan masalah membahas bagaimana cara menghitung gaya normal, gaya geser , serta momen yang terjadi pada struktur puskesmas pasundan Dari hasil analisis perhitungan struktur beton bertulang yang dilakukan oleh penulis dengan mengunakan metode perhitungan  “takabeya”. Dalam perhitungan struktur metode takabeya dibutuhkan ketelitian sangat tinggi , sehingga mendapat momen memen parsil yang konvergen .  Analisis momen maksiamal pada balok dengan bentang 5,50 meter sebesar 7,741 ton/m yang selanjutnya digunakan untuk proses menghitung tulang balok, dan pelat . Gaya aksial kolom ( Pu’) yang harus dipikul oleh sruktur bawah sebesar 57,352 kN, digunakan untuk menghitung tulangan yang ada pada kolom.

Page 7 of 10 | Total Record : 91