cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 60 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2020)" : 60 Documents clear
ANALISA FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA KETERLAMBATAN PELAKSANAAN PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR DPRD KOTA SAMARINDA OSE, NENSIRA SANA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah keterlambatan dalam industri kontruksi merupakan fenomena nasional dan tidak terkecuali di Samarinda. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang penyebab terjadinya keterlambatan pelaksanaan pada proyek pembangunan gedung kantor DPRD kota Samarinda. Penelitian ini dimulai dengan melakukan wawancara dan kuisioner yang disebarkan kepada 10 orang responden. Dari 20 faktor keterlambatan yang diambil dari penelitaian tersebut, ada 4 faktor yang mempengaruhi keterlambatan pada pembangunan proyek ini, yaitu (1) faktor material (2) faktor eksternal (3) metode kerja dan (4) faktor tenaga kerja. Faktor yang paling dominan dalam proyek pembangunan gedung kantor DPRD di samarinda adalah faktor material. Dari hasil analisa dapat diketahui bahwa ke empat faktor tersebut sangat mempengaruhi keterlambatan pembangunan gedung DPRD di Samarinda. Adapun faktor yang paling dominan mempengaruhi keterlambatan pembangunan gedung adalah faktor material yang diketahui dari beberapa variable yaitu terlambatnya pengiriman material oleh suplayer, kualitas material yang digunakan pada proyek dan kurangnya koordinasi antara logistik dengan proyek.
ANALISIS KINERJA TERHADAP WAKTU DAN BIAYA DENGAN METODE EARNED VALUE ANALYSIS PADA PEMBANGUNAN PERUMAHAN MULAWARMAN RESIDENCE SAPUTRA, DENY WISNU
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan konstruksi terlibat dalam proyek pengembangan manufaktur, seperti perumahan, bangunan, jembatan, dan sebagainya. Bisnis perumahan adalah bisnis yang dilakukan oleh pengembang dengan tujuan menghasilkan keuntungan dari investasi yang diinvestasikan. Oleh karena itu diperlukan analisis biaya dan waktu yang terintegrasi, dengan menggunakan konsep nilai yang didapat diharapkan menunjukkan kinerja suatu pekerjaan, dan membuat perkiraan dalam bentuk total biaya dan waktu yang dibutuhkan hingga proyek selesai. Adapun Analisis Kinerja Waktu dan Biaya dengan Metode Analisis Value Earned dalam Pembangunan Perumahan Mulawarman Residence Samarinda menggunakan Metode Value Earned Analysis dengan mengumpulkan data di lapangan di Proyek Konstruksi Bangunan Perumahan Housing Mulawarman di Samarinda. Dalam penelitian ini Analisis Waktu dan Kinerja Biaya dengan Metode Analisis Earned Value di Perumahan Mulawarman Samarinda Pembangunan menghasilkan nilai SPI 0,447 sedangkan CPI adalah 1,031, yang berarti bahwa proyek mengalami keterlambatan dalam hal jadwal tetapi masalah. lebih sedikit biaya dari pekerjaan yang sebenarnya sudah dilakukan. Untuk nilai ETC sebesar Rp. 438.244.281,28 dan nilai EAC sebesar Rp. 678.196.762 sedangkan nilai TE hingga 268 hari untuk waktu penyelesaian proyek direkomendasikan sehingga pihak-pihak terkait mengontrol kemajuan kinerja dalam minggu-minggu berikutnya dan menemukan solusi sehingga proyek selesai tepat waktu dengan biaya yang tersisa
ANALISIS BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN RINGAN PADA PEMILIHAN RUTE KOTA SAMARINDA – SIMPANG TIGA SAMBOJA KM. 38 KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA SABIQ, MUHAMMAD
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam melakukan perjalanaan dari daerah satu ke daerah lainnya biasanya dapat ditemukan beberapa rute yang bisa di lewati untuk sampai ke tujuan tersebut. Banyaknya pilihan jenis rute lalu lintas yang bisa ditempuh untuk menuju suatu daerah menuntut penguna jalan untuk memilh rute paling efektif, dengan maksud untuk mengefisiensikan jarak, waktu, dan biaya operasional yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut. Metode yang digunakan untuk mengukur kecepatan pada penelitian adalah metode kecepatan bergerak (running speed), sedangkan untuk analisis biaya operasional menggunakan metode PCI (Pasific Consultant International). Dari hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa perjalanan dari Kota Samarinda menuju Simpang Tiga Samboja KM. 38 Kutai Kartanegara , rute yang paling efektif dari segi biaya operasional kendaraan adalah rute 2 Jalan Tol dibandingkan dengan rute 1 Jalan Poros Soekarno Hatta walaupun rute tersebut memiliki selisih jarak tempuh kurang lebih 5,6 KM dimana rute Jalan Tol Balsam lebih pendek daripada rute Jalan Poros Soekarno Hatta.
“STUDY WEIR MEJANG NEW MIAU VILLAGE DISTRICTS KONGBENG EAST KUTAI DISTRICT EAST KALIMANTAN PROVINCE " SANJAYA, MUHAMMAD
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A weir is a river transverse structure that functions to elevate the water level so that it can be taken and channeled through the building. Permanent Weir of Miau Baru Village, Kongbeng Sub district, East Kutai Regency, East Kalimantan is the source of water from Mejang to supply raw water, especially for the benefit of the agricultural sector with an area of 1276 Ha. The weir in Mejang River Basin (DAS) is to be re-analyzed to discover the effectiveness of the weir. So it needs to be reviewed by analyzing the capacity and stability of the Mejang Permanent Weir by using the hundred year period (Q100) flood discharge, with a watershed area of 23.37 km2 . This research was conducted to determine whether the stability of the Mejang Permanent Weir is safe against the forces that work with discharge (Q100) and the capacity in millions of cubicle. This study uses secondary data in the form of daily rainfall data for 10 years from 3 stations. The Mejang Weir Study in Miau Baru Village, Kongbeng Sub district, East Kutai Regency is determined to re-analyze the return plan (Q100) discharge capacity, the capacity of the weir, and the stability of the weir to the forces calculated are the forces due to the weights' own weights, lift force / uplift pressure, forces hydrostatic in weir, Force due to active and passive soil pressure, Earthquake force, Review of rolling, Review of shear and Review of carrying capacity of the soil. The results showed that 100-year period rainfall with Log-Pearson Type III (mm) method = 493.88 mm obtained fifty-year period flood discharge (Q100) with the Nakayasu Method = 249.65 m3 / sec. The dimensions of the weir are safe for the force due to weir's own weight, lift / uplift pressure, the hydrostatic force in the weir, the force due to active and passive earth pressure, earthquake force, review of the bolt, review of the shear, review of the carrying capacity of the soil and the forces works well during normal water conditions and flood water conditions.
STUDY OF OPTIMIZATION AND NORMALIZATION OF VILLAGE NATURAL RIVER BUILDING REJO TENGGARONG DISTRICT, KUTAI KARTANEGARA PUTRA, RUSMAN ARTA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the area of Bangun Rejo Village in Tenggarong Seberang District, Kutai Kartanegara Regency, East Kalimantan Province is an area that often experiences flooding and is a major problem for Bangun Rejo Village Residents. Several factors cause flooding due to the not yet maximum capacity of river channels and sedimentation to drain incoming water. The existing dimensions that need to change in order to smooth the flow of river water. The method used to calculate the design rainfall is using the Gumbel method, the Log person type III method, and for the design discharge calculation using the Nakasayu Synthetic Unit Hydrograph (HSS) method. From the results of the design discharge calculations 2, 5, 10, and 25 years obtained design discharge for each river channel to be investigated, in the field measurements each river channel is calculated and obtained river dimensions and river capacity discharge, from existing analysis results river discharge is not able to accommodate the design discharge, the conclusion is needed to change the dimensions of the river for the next 25 years.
KAJIAN STRUKTUR IBIS DAN MERCURE HOTEL SAMARINDA MENGGUNAKAN STRUKTUR BAJA STRUKTURAL OCTAVIANA, NISWA SESTYA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Struktur baja adalah struktur logam yang terbuat dari komponen baja. struktural yang saling terhubung untuk mengangkut beban dan memberikan kekakuan penuh. Struktur baja sendiri memiliki kekuatan yang sangat tinggi, strukturbaja tersebut dapat diandalkan. Struktur baja juga membutuhkan lebih sedikit bahan baku dibandingkan jenis struktur lain seperti struktur beton dan struktur kayu. Dalam konstruksi modern, struktur baja lebih banyak digunakan untuk hampir setiap jenis struktur atau bagunan seperti bangunan industri berat, bangunan bertingkat tinggi, sistem pendukung peralatan, infrastruktur, jembatan, menara, terminal bandara, pabrik industri berat, rak pipa. Penelitian skripsi ini menggunakan struktur baja sebagai rangka utama. Beban mati terdiri dari berat sendiri struktur dan beban lain yang melekat pada struktur secara permanen yang termasuk dalam beban mati adalah berat rangka, dinding, lantai, atap, plumbing, beban hidup dihitung berdasarkan standar nasional Indonesi yang berlaku di Indonesia (SNI 1727-2013), beban gempa dihitung dengan tata cara ketahan gempa untuk struktur gedung dan non gedung ( SNI 1726-2012 ). Struktur baja sendiri dihitung dengan spesifikasi untung bangunan bangunan baja strukturan ( SNI 1729-2015 ). Analisa pada penelitian ini menggunakan bantuan software etabs 2016 versi 16.2.1. Dari hasil penelitian skripsi ini diperoleh dimensi struktur pelat, balok induk, balok anak, kolom, dan sambungan
ANALISA KINERJA RUAS DAN TINGKAT PELAYANAN PADA RUAS JALAN SOEKARNO HATTA STA. 00 + 000 - 02 + 000 LOA JANAN ILIR SAMARINDA SETIAWAN, AGUS
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemacetan merupakan salah satu masalah lalu lintas yang dihadapi oleh negara berkembang seperti Indonesia dan biasa terjadi di daerah perkotaan yang padat. Dewasa ini kemacetan sudah menjadi bagian dari ciri khas suatu kawasan pusat perkotaan tertentu dikarenakan waktu terjadinya yang rutin terutama jam pergi kantor, jam pulang kantor, akhir pekan dan hari libur. Jalan Soekarno Hatta sta 00+000 - 02+000 Loa Janan Ilir Samarinda merupakan ruas jalan poros tengah Samarinda Balikpapan dan Balikpapan Tenggarong yang mengalami kemacetan diakibatkan banyaknya aktifitas pergerakan lalu lintas pada kawasan pemukiman dan pasar yaitu banyaknya pejalan kaki yang menyebrang dan memakai badan jalan dikawasan pasar, kendaraan yang parkir di badan jalan karna tidak tersedianya lahan parkir, kendaraan umun dan bus kariawan yang menurunkan penumpang. Penelitian ini menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI 1997) yang meliputi Volume lalu lintas (Q), Kapasitas (C), Derajad Kejenuhan (DS), Kecepatan (V), Waktu Tempuh (T), Derajad Iringan (DB) hanya untuk jalan 2/2 UD dan Tingkat Pelayanan (LOS). Berdasarkan hasil analisa volume lalu lintas tertinggi terjadi pada hari Sabtu sebesar 1860,50 smp/jam, Kapasitas 2646,16 smp/jam, Derajad Kejenuhan 0,70, Kecepatan 30 km/jam, Waktu Tempuh 0,026316 jam, Derajad Iringan 0,79. Dengan tingkat pelayanan C dimana arus lalu lintasnya stabil tetapi kecepatan dan pergerakan kendaraan dikendalikan oleh volume lalu lintas yang lebih tinggi, kepadatan lalu lintas dan hambatan internal meningkat, pengemudi memiliki keterbatasan untuk memilih kecepatan, mendahului atau pindah lajur
ANALYSIS OF THE PRICE UNIT PRICE CONTRACT IN THE REHABILITATION CONSTRUCTION PROJECT BUILDING FACILITIES OF PUBLIC WORKS AND THE ADMINISTRATION OF THE SAMARINDA CITY SPACE LUKAS, FERDINAN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The contract is an agreement between the service user (owner) and the service provider (contractor) to make a transaction in the form of a capability between the service provider to do something for the service user with a sum of money in exchange for the results of negotiations and negotiations between the two parties. The contract is an agreement between the service user (owner) and the service provider (contractor) to make a transaction in the form of a capability between the service provider to do something for the service user with a sum of money in exchange for the results of negotiations and negotiations between the two parties. n this study the validity test and reliability test are used to determine an item to be used. The application of work contracts in the construction projects for public works infrastructure and public space construction in Samarinda is still poorly implemented in the field. And as for the indicators that affect the employment contract there are still many obstacles that affect the contract
ANALISIS BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN RINGAN PADA PEMILIHAN RUTE KOTA SANGATTA – SIMPANG PERDAU KM. 106 DESA TEPIAN INDAH PARENRENGI, ANDI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam melakukan perjalanaan dari daerah satu ke daerah lainnya biasanya dapat ditemukan beberapa rute yang bisa di lewati untuk sampai ke tujuan tersebut. Banyaknya pilihan jenis rute lalu lintas yang bisa ditempuh untuk menuju suatu daerah menuntut penguna jalan untuk memilh rute paling efektif, dengan maksud untuk mengefisiensikan jarak, waktu, dan biaya operasional yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut. Simpang Perdau KM. 106 Desa Tepian Indah merupakan simpang yang menghubungkan beberapa kecamatan di Kabupaten Kutai Timur dan juga akses yang dilewati untuk melakukan perjalanan dari Kabupaten Kutai Timur menuju Kabupaten Berau ataupun sebaliknya, dari Kota Sangatta menuju Simpang Perdau KM. 106 Desa Tepian Indah kebanyakan masyarakat lebih memilih untuk melewati rute Jalan Poros Rantau Pulung dibandingkan melewati rute jalan Poros Perdau dikarenakan rute tersebut dianggap terpendek, padahal belum tentu rute tersebut optimal dari segi waktu tempuh maupun biaya operasional kendaraan. Metode yang digunakan untuk mengukur kecepatan pada penelitian adalah metode kecepatan bergerak (running speed) yaitu kecepatan rata-rata pada suatu jalur pada saat kendaraan bergerak, di dapat dari membagi panjang jalur dengan lama waktu kendaraan bergerak menempuh jarak tersebut tanpa menghitung waktu henti. Sedangkan untuk analisis biaya operasional menggunakan metode PCI (Pasific Consultant International). Dari hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa perjalanan dari Kota Sangatta menuju Simpang Perdau KM. 106 Desa Tepian Indah, rute yang paling efektif dari segi biaya operasional kendaraan adalah rute Jalan Poros Perdau dibandingkan dengan rute Jalan Poros Rantau Pulung walaupun rute tersebut memiliki selisih jarak tempuh kurang lebih 19,3 KM dimana rute Jalan Poros Rantau Pulung lebih pendek daripada rute Jalan Poros Perdau.
ANALISIS POTENSI LONGSOR PADA LERENG GALIAN PENAMBANGAN LOKASI PALARAN KOTA SAMARINDA MATTOLIAN, ANDI AHMAD ANDI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akibat kegiatan penambangan terbentuklah sebuah lereng galian. Lereng dengan struktur tanah dan kemiringan tertentu menimbulkan potensi longsor yang membahayakan keselamatan pekerja tambang. Oleh karenanya dilakukan analisis potensi kelongsoran pada lereng galian penambangan tersebut dengan melihat faktor keamanan (FK) lereng, berdasarkan data primer dan studi parametrik. Data yang diperlukan yaitu tinggi lereng (H), stratigrafi, sudut kemiringan lereng (α), berat volume tanah (γ), koevisien permeabilitas (k), modulus elastisitas tanah (E), angka poisson (v), kohesi tanah (c) dan, sudut geser tanah (ϕ). Hasil analisis kelongsoran pada lereng galian penambangan Batu Bara mendapatkan faktor keamanan (FK) pada gaya geser dan gaya guling Lebih dari 1,5 sehingga lereng teridentifikasi pada kondisi keruntuhan pernah terjadi artinya lereng berpotensi longsor. Dengan hasil ini telah didapat fakto keamanan(FK) yang telah ditentukan nilai dengan di lapangan telah diketahui tinggi lereng (H) ialah 6 meter, lebar lereng (B) sebesar 2 meter, dan kemerengan sudut pada lereng tambang 50 derajat. Dengan hasil ini telah dihitung dan di laboratorium uji tanah telah didapat hasil nya,pada lereng tambang yang telah di hitung memiliki kelongsoran pada lereng penambangan.