cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 60 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2020)" : 60 Documents clear
ANALISA MANAJEMEN LALULINTAS SISTEM 2 ARAH MENJADI 1 ARAH PADA JALAN LAMBUNG MANGKURAT DAN JALAN ACHMAD DAHLAN LAYSIA VIKKI, GREDA APRISTA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tranportasi berperan penting dalam bidang ekonomi, politik, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan. Karena dengan adanya transportasi hubungan antar wilayah semakin lancar dan penghematan waktu serta biaya yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Pelayanan jasa transportasi yang baik akan meningkatkan jasa transportasi, karena orang menjadi lebih mudah dalam bertransaksi sehingga kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi. Jalan Lambung Mangkurat dan jalan Achmad Dahlan merupakan salah satu ruas jalan di kota Samarinda.Di ruas jalan ini banyak terlihat adanya kendaraan yang tidak dapat melakukan pergerakan dengan lancar di sebabkan volume kendaraan yang meningkat dan juga di sebabkan oleh adanya hambatan samping di sepanjang jalan.kemacetan yang terjadi terbilang cukup tinggi, terutama di pagi dan sore hari yang merupakan jam jam sibuk.atas dasar inilah, maka di lakukan penelitian diruas jalan manakah yang berdampak dari dirubahnya 2 lajur 2 arah menjadi 2 lajur 1 arah dengan menggunakan Metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (1997) atau MKJI’97. Dari hasil analisis data sesuai di lapangan penerapan satu arah sangat efektif karena dapat mengurangi derajat kejenuhan dan waktu tempuh. dari hasil pengamatan di lapangan dapat saya simpulkan jalan yang berpengaruh terhadap penerapan 1 arah. yaitu jalan arif Rahman hakim, jalan danau toba, jalan danau jempang ,jalan pelita, jalan gerilya, jalan merdeka dan jalan biawan.
“ STUDY OF THE IMPACT OF SAMARINDA WAREHOUSING ACTIVITIES ON UNSIGNALIZED INTERSECTIONS ON TEUKU UMAR ROAD - RAPAK INDAH SAMARINDA - EAST KALIMANTAN ” SANDY, TAUFIQ K
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Traffic jams occur in almost all cities, one of them is Samarinda City which is experiencing traffic jams every day. To overcome traffic congestion, adequate transportation facilities and infrastructure are needed. High mobility to carry out activities of daily life according to the availability of facilities and infrastructure that are safe, comfortable and smooth. One of the roads in Samarinda is the Teuku Umar Road, which is one of the important roads in the development of Samarinda, this road connects the city center with important places such as Samarinda City Warehousing, Government offices such as the House of Representatives (DPRD) ) Samarinda City also connects to shopping places such as Big malls, and others. Where the traffic activity is quite high with a variety of motorized vehicles both private vehicles, public transport and heavy vehicles that every day crowded the road, with the Warehouse complex in Samarinda, Warehousing activities will have an impact on the performance of the surrounding road network including the No Junction signaled on the street Teuku Umar - Rapak Indah, as well as the impact on people who are disturbed from the activity of getting in and out of vehicles from Warehousing, decreasing vehicle speed, will even provide a large enough pull that will have an impact on the volume of traffic in the morning, afternoon, evening or during rush hours . ✓ Image of an unsigned intersection floor plan on the Teuku umar - Rapak Indah road with additional distance to turn ✓ Peak Hour Factor (PHF) value of 0.93 ✓ The capacity (C) of the intersection is 2538 pcu / hour ✓ Saturation Degree (DS) value is 1,391.
KAJIAN STRUKTUR BETON BERTULANG PADA GEDUNG HOTEL IBIS DAN MERCURE SAMARINDA HANANTA, ANINDI FIPIYAR
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Struktur adalah bagian-bagian yang membentuk bangunan seperti pondasi, sloof, dinding, kolom, ring, kuda-kuda, dan atap. Pada prinsipnya, elemen struktur berfungsi untuk mendukung keberadaan elemen nonstruktur yang meliputi elemen tampak, interior, dan detail arsitektur sehingga membentuk satu kesatuan. Setiap bagian struktur bangunan tersebut juga mempunyai fungsi dan peranannya masing- masing.Pada penelitian ini, akan dilakukan pengkajian perencanan Ibis dan Mercure Hotel Samarinda yang di bangun sekitar tahun 2012 dimana sebelumnya menggunakan struktur komposit kemudian dilakukan pengkajian ulang menggunakan struktur beton bertulang dengan mempertimbangan SNI beton dan gempa yang sudah diperbaharui yaitu SNI 2847-2013 dan SNI 1726-2012. Analisa struktur di hitung menggunakan ETABS v16.Dari hasil penelitian skripsi ini diperoleh dimensi struktur pelat, balok induk, balok anak, kolom, dan sambungan.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KECELAKAAN LALU LINTAS PADA JALAN POROS AP. MANGKUNEGARA STA 07+200 – STA 07+800 TENGGARONG SEBERANG - SAMARINDA YUSUF, DEDE MOHAMMAD
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Traffic accidents are an indicator of the level of road safety. In developed countries, roads safety issues are of ectreme concern to reduce the number of traffic accidensts and the number of traffic accidents the occur. This is an indicator of the importance of understanding accident characteristics. This research discrusses the problem of traffic accidents thar occur in the city of Tenggarong. The purpose of this study was to determine the characteristic of traffic accidents. The results of this analysis methode get results of the cararteristics of the factors causing the accident such as the number of victims of the road such as Vertical Alignment, Visibility, LHR and Road Slope.
PERBANDINGAN RENCANA ANGGARAN BIAYA DENGAN METODE SNI DAN RENCANA ANGGARAN PELAKSANAAN KONTRAKTOR PADA PEMBANGUNAN PENGGANTI BANGUNAN DI YONIF 611/AWL KOMPI SENAPAN A DAN C DI SAMARINDA SEBERANG SOPACOA, FERNADO
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SNI yaitu perhitungan harga satuan pekerjaan berlaku untuk seluruh Indonesia berdasarkan harga bahan, harga satuan upah, dan harga satuan alat sesuai dengan kondisi setempat. Spesifikasi dan cara pengerjaan setiap jenis pekerjaan disesuaikan dengan standar spesifikasi teknis pekerjaan yang telah dibakukan, Rencana Anggaran Biaya (RAB) merupakan salah satu prose Utama dalam suatu proyek karna merupakan dasar untuk membuat kerangka budget yang akan di keluarkan, Rencana Anggaran Biaya diperlukan untuk memperhitungkan suatu bangunan atau proyek dengan banyaknya biaya diperlukan utuk bahan dan upah, serta biaya-biaya lain yang berhubungan dengan pelaksanaan bangunan atau proyek, dalam membuat RAB konsultan perencana memerlukan data-data seperti gambar, daftar harga bahan dan upah pada daerah proyek tersebut. Kontraktor adalah sinonim dengan kata Pemborong, definisi lain “Kontraktor” berasal dari kata “kontrak” artinya surat perjanjian atau kesepakatan kontrak bisa juga berarti sewa, Namun dalam Menentukan koefisien, kontraktor biasanya menghitung koefisien tersebut secara manual berdasarkan jumlah bahan dan upah yang digunakan. Dari perhitungan tersebut kontraktor membandingkan koefisien yang ada pada SNI. Dan Kontraktor dengan melihat pengalaman kontraktor terdahulu dalam mengerjakan proyek sebelumnya. Sedangkan untuk Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) merupakan perhitungan dari kontraktor sebagai pelaksana proyek, untuk mengetahui pengeluaran dan keuntungan yang di dapat dari proyek,untuk menghitung RAP kontraktor Membandingkan Metode SNI dan dalam Pengalaman di proyek sebelumnya kontraktor dapat menghitung berapa keuntungan yang di dapat, RAB di buat sebagai Estimasi Biaya proyek,dan RAP di buat sebagai Biaya pengeluaran dan keuntungan Kontraktor.
PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN KAKU METODE NAASRA, METODE AASHTO DAN RENCANA ANGGARAN BIAYA PADA RUAS JALAN SEMOI SEPAKU – PETUNG KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA GAFURI, MUHAMMAD
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada Studi Perbandingan Lapis Perkerasan Kaku dengan Metode NAASRA, dan AASHTO 1993 pada Ruas Jalan Semoi Sepaku – Petung “Penajam Paser Utara” merupakan studi perbandingan dua metode yaitu NAASRA (National Association of Australian State Road Authorities) dan AASHTO 1993 (American Association of State Higway and transportation officials) yang dititik beratkan pada perencanaan lapis perkerasan kaku yang lebih ekonomis. Metode NAASRA yang merupakan metode wujud asli dari metode Bina Marga dimana metode tersebut banyak di gunakan dalam merencanakan lapis perkerasan kaku untuk pembangunan jalan di Indonesia, dan metode AASHTO 1993 adalah metode yang banyak di gunakan untuk merencanakan lapis perkerasan kaku untuk pembangunan jalan di Amerika. Metode AASHTO ini pun di gunakan dalam perencanaan lapis perkerasan kaku untuk pembangunan jalan di Indonesia yang berskala besar. Ini lebih akurat dibandingkan dengan metode NAASRA atau Bina Marga ( seperti pembangunan Jalan bebas hambatan, jalan tol atau jalan – jalan yang sering di lalui oleh kendaraan degan kapasitas beban yang besar ). dalam perencanaannya untuk membandingkan metode mana yang lebih ekonomis dalam perencaan lapis perkerasan kaku untuk jalan sepanjang Satu kilo meter (STA 65+000 s/d STA 66+ 000) maka dalam studi ini menggunakan harga satuan dari lokasi studi pada tahun 2019 dan perbandingan harga yang di dapat dari kedua metode tersebut menggunakan angka prosentase
PENGARUH PERLAMBATAN ARUS KENDARAAN DI JALAN WAHID HASYIM II – WAHID HASYIM I – MUHAMMAD YAMIN – LETNAN JENDRAL SUPRAPTO – INSINYUR HAJI JUANDA KOTA SAMARINDA AMIN, MUHAMMAD ASWIN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perlambatan arus kendaraan di jalan Wahid hasyim II – Wahid hasyim I – M yamin – Letjen suprapto – Ir H juanda yang menghubungkan kota – kota industri, pariwisata, olahraga dan pusat perbelanjaan akan memberikan dampak yang kurang menguntungkan seperti kemacetan polusi udara yang berkepanjangan bagi pengguna jalan dan penduduk sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mencari faktor manakah dari karakteristik arus lalu lintas yang paling dominan terhadap pengaruh perlambatan arus lalu lintas sepanjang ruas jalan arteri. Ruas jalan yang dipilih adalah jalan Wahid Hasyim II – Wahid Hasyim I – M Yamin – Letjen Suprapto – Ir H Juanda, dan dengan menggunakan Analisa regresi linier berganda dengan aplikasi SPSS dapat dilakukan penentuan faktor dominan penyebab perlambatan tersebut. Dari hasil perhitungan anilisa regresi linier SPSS menggunakan 4 variabel dimana terdapat penyebab perlambatan arus kendaraan yang dominan pada setiap ruas jalan terjadi pada variabel X2 kendaraan berhenti atau parkir yang memilik pengaruh terhadap kendaraan bergerak lambat Y. Kesimpulan yang diambil untuk ruas jalan Wahid Hasyim II – Wahid Hasyim I – M Yamin – Letjen Suprapto dan Ir H Juanda bahwa kendaraan berhenti atau parkir adalah faktor yang dominan terjadinya perlambatan arus kendaraan pada ruas jalan tersebut.
“EVALUASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL JALAN GUNUNG CERMAI – RE MARTADINATA – GAJAH MADA KOTA SAMARINDA” SYAHABUDIN, SYAHABUDIN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemacetan lalu lintas terjadi hampir diseluruh kota, salah satunya Kota Samarinda yang setiap harinya mengalami kemacetan lalu lintas. Untuk mengatasi kemacatan lalu lintas diperlukan sarana dan prasarana transportasi yang memadai. Mobilitas yang tinggi untuk melaksanakan aktifitas kehidupan sehari-hari menurut tersedianya sarana dan prasarana yang aman, nyaman dan lancar. Salah satu titik ruas jalan yang mempunyai peranan di Kota Samarinda adalah di simpang 3 Tepian Mahakam, yaitu pada ruas jalan Gunung Cermai, jalan RE Martadinata dan jalan Gajah Mada yang merupakan salah satu bukti nyata kemacetan lalu lintas yang ada di Kota Samarinda. Kemacetan dan Panjang antrian semakin terlihat di simpang 3 Tepian Mahakam, kerena titik tersebut merupakan akumulasi kendaraan dari Kawasan pelabuhan, pasar pagi, rumah sakit dirgahayu dan wisata Tepian Mahakam, dan sekitarnya juga merupakan pusat pertokoan, sarana perkantoran, sarana Pendidikan, serta pemukiman penduduk. Mobilitas yang tinggi untuk untuk melaksanakan aktifitas kehiduan seharihari menuntut tersedianya sarana dan prasarana yang aman, nyaman dan lancar. Tuntutan pelaksanaan aktifitas tersebut disesuaikan dengan dinamika kehidupan masyararakat yang beraneka ragam. Hal ini membutuhkan terpenuinya angkutan umum dan angkotan kota yang lebih baik.
PERBANDINGAN RENCANA ANGGARAN BIAYA METODE BOW DAN SNI PADA PROYEK PEMBANGUNAN RKB SDN 005 KALIORANG KABUPATEN KUTAI TIMUR RN, ALBI AKBAR
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam suatu pekerjaan konstruksi, maka pihak kontraktor biasanya menggunakan perhitungan sendiri selain menggunakan metode BOW ataupun analisa SNI. Perhitungan biaya yang dilakukan pihak kontraktor berdasarkan pengalaman, kondisi lapangan, koefisien bahan, pengadaan material, upah dan kondisi peralatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui rasio perbandingan harga satuan pekerjaan antara metode BOW dan SNI dan mengetahui komponen dominan yang menjadi perbedaan dan persamaan dalam penyusunan harga satuan. Metode yang di gunakan untuk melakukan Rencana Anggaran Biaya adalah metode BOW dan analisa SNI. Dalam penyusunan harga satuan pekerjaan diperlukan data-data yang mendukung diantaranya RAB, RAP, Volume Pekerjaan, Daftar harga bahan dan upah tenaga kerja pada daerah penelitian. Dari hasil estimasi Rencana Anggaran Biaya dengan menggunakan metode SNI mempunyai hasil anggaran biaya yang lebih ekonomis yaitu sebesar Rp. 821.533.000,00 - sementara hasil analisa anggaran biaya metode BOW yaitu sebesar Rp. 847.375.000,00, -. Hal ini terjadi karena nilai koefisien untuk metode perhitungan SNI lebih rendah dibandingkan dengan koefisien BOW.
SKENARIO MITIMIGASI BENCANA KEBAKARAN DIPEMUKIMAN PADAT PENDUDUK DI KELURAHAN SUNGAI DAMA KOTA SAMARINDA VERONIKA, FEBRIOLA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebakaran merupakan bencana yang berdasarkan penyebab kejadiannya tergolong sebagai bencana alam (natural disaster) maupun bencana non-alam yang di akibatkan oleh kelalaian manusia (man-made disaster). Jumlah dan kepadatan penduduk yang cukup tinggi akan mempengaruhi keseimbangan kota, salah satunya adalah perumahan di kota Samarinda, mengakibatkan berkembangan permukiman padat. Meningkatnya proporsi permukiman padat ini, telah menyebabkan peningkatan aktivitas bagi pemenuhan kebutuhan masyarakat tidak selalu disertai dengan kepedulian akan pentingnya keamanan dan keselamatan dari ancaman bencana, salah satunya kebakaran. . Teknik pengumpulan data dalam pernelitian ini yaitu, dokumentasi, survey lapangan, observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil survey material atap dominan seng dan dinding dominan kayu sehingga bangunan masuk kategori mudah terbakar. Untuk lebar jalan antara 1.5m s/d 3m sehingga lebarnya tidak cukup untuk dilewati mobil Damkar. Tidak terdapat sumber air di wilayah penelitian tetapi tedapat sungai Karang Mumus sepanjang jalan Pesut sehingga memudahkan dalam mengisian kembali air pada mobil Damkar. Sebagai antisipasi dini sebagai upaya terhadap bahaya kebakaran. Saran yang dapat diberikan adalah meningkatkan perawatan, pengecekan sarana dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya kebakaran.