cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 60 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2020)" : 60 Documents clear
EVALUASI KINERJA RUAS JALAN M.YAMIN KOTA SAMARINDA 2024 ISWARDAYA, MUHAMMAD HERYANTA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi berperan penting dalam bidang ekonomi, politik, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan. Karena dengan adanya transportasi hubungan antarwilayah semakin lancar dan penghematan waktu serta biaya yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Seiring bertambahnya penduduk maka pergerakan akan transportasi di jalan M.Yamin meningkat dan berpengaruh pada kinerja ruas dan tingkat pelayanan jalan M.Yamin. Jalan M.Yamin adalah sebuah jalan yang menghubungkan Jalan KH Wahid Hasyim 1 Menuju Simpang Lembuswana Samarinda. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kinerja ruas pada jalan M.Yamin yang dinilai dari tingkat pelayanannya. Analisa yang dilakukan secara manual sesuai dengan kondisi arus lalu lintas di Indonesia. Dalam hal ini di lakukan analisa menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997 (MKJI’1997) untuk memperhitungkan kinerja lalu lintas. Data volume lalu lintas diperoleh dari survey lapangan yang di lakukan selama seminggu dengan mempertimbangkan tingkat volume lalu lintas tersebut dan pada jam sibuk yang disajikan dalam bentuk tabel data kendaraan. Berdasarkan hasil analisa kinerja ruas jalan M.Yamin tahun 2019 yang dinilai dari tingkat pelayanannya dengan metode MKJI’1997 di dapat tingkat pelayanan ruas jalan M.Yamin yang rata-rata adalah C dan tertinggi pada jam puncak hari Kamis lalu dari data tersebut dibuat Prediksi kondisi lalu lintas di tahun 2024 di dapat tingkat pelayanan ruas jalan M.Yamin adalah 1,00 “F”. Berdasarkan Prediksi tersebut di perlukan Alternatif Penanganan salah satunya pemberian Rambu dan Pelebaran badan jalan M.Yamin agar mengurangi hambatan samping serta menambah kapasitas ruas jalan M.Yamin kota Samarinda
TINGKAT RISIKO KEBAKARAN DITINJAU DARI KEPADATAN BANGUNAN DAN JENIS MATERIAL PADA RUMAH TINGGAL DI KELURAHAN SUNGAI DAMA KOTA SAMARINDA NORHIDAYAH, TITIN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebakaran merupakan bahaya yang dapat terjadi dimana saja, oleh karena itu perlu adanya upaya pencegahan. Pencegahan tersebut dapat dengan menggunakan berbagai cara, seperti penyediaan APAR, fire alarm dan hydrant. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat risiko berdasarkan tingkat kepadatan bangunan, bahan bangunan, serta usia bangunan, penggunaan atap, jenis dinding, kelistrikan dan akses jalan serta ketersediaan sumber air di kawasan Kelurahan Sungai Dama Kota Samarinda. Dan penelitian ini juga bermaksud mengidentifikasi faktor-faktor yang paling menentukan dalam terjadinya bencana kebakaran pada wilayah padat penduduk. Upaya pencegahan dan penanggulangan tersebut bertujuan untuk mengantisipasi secara dini terhadap bahaya kebakaran sehingga tercipta lingkungan yang selamat, bersih, nyaman, dan bebas dari sumber-sumber bahaya kebakaran. Metode penelitian yang digunakan penelitian ini adalah deskriptif yaitu dengan memberikan gambaran mengenai obyek penelitian. Data diperoleh secara langsung dengan cara observasi langsung dan wawancara dengan pekerja serta dari buku-buku referensi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Dari hasil analisis variabel-variabel risiko yang dominan terhadap kerentanan bahaya kebakaran pada 3 lokasi survey di wilayah Kelurahan Sungai Dama Kota Samarinda, daerah tersebut masuk ke dalam daerah rentan terjadi kebakaran dengan resiko tinggi. Sebagai antisipasi dini sebagai upaya terhadap bahaya kebakaran. Saran yang dapat diberikan adalah meningkatkan perawatan, pengecekan sarana dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya kebakaran
STUDI ALTERNATIF DINDING PENAHAN TANAH PADA JALAN SP.3 APAS – SIMANGGARIS STA. 35 + 950 PROVINSI KALIMANTAN UTARA MENGGUNAKAN SOFTWARE WIBOWO, ABDUL KAHFI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinding penahan tanah (retaining wall) merupakan suatu struktur konstruksi yang dibangun untuk menahan tanah yang mempunyai kemiringan/lereng dimana kemantapan tanah tersebut tidak dapat dijamin oleh tanah itu sendiri. Bagunan dinding penahan tanah digunakan untuk menahan tekanan tanah lateral yang ditimbulkan oleh tanah urugan atau tanah asli yang labil akibat kondisi topografinya dan juga akibat beban tambahan lainnya. Penelitian ini membahas tentang dinding penahan tanah. Tujuan penelitian ini adalah suatu proses pembelajaran dan merencanakan dinding penahan tanah untuk mengetahui dimensi dari dinding penahan tanah tipe kantiliver menghitung stabilitas / safty factor (SF) Terhadap guling, Geser, dan Daya Dukung Tanah yang sudah ditetapkan dan diolah dengan software, Serta ingin mengetahui perbandingan antara studi alternatif Dan desai awal dalam efisinsi terhadap bahan dan material yang digunakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa dimensi dari dinding yaitu dengan dimensi H=5,50 m, B=4,00 m, tinggi toe=0,6 m, panjang heel=2,20 m. Dengan dimensi tersebut nilai faktor keamanan dinding terhadap stabilitas ekternal menunjukkan bahwa dinding yang direncanakan dapat memikul gaya guling , geser serta keruntuhan daya dukung tanah akan tetapi dengan dimensi tersebut sangat susah mencapai nilai Fgs > 1,5 maka digunakan pengunci pada pelat kaki, penambahan tersebut akan menambah tahanan terhadap Fgs, Kemudian diolah lagi menggunakan software menunjukan dinding penahan tanah mampu menahan terhadap gaya geser, guling, dan keruntuha kapasitas daya dukung tanah. Dengan mutu beton f’c=25 Mpa dan tulangan Momen D19–200 mm
“ANALISIS KINERJA BIAYA DAN WAKTU DENGAN METODE NILAI HASIL (EARNED VALUE ANALYSIS) PADA PEKERJAAN PEMBANGUNAN GEDUNG LANJUTAN SMP NEGERI 38 KOTA SAMARINDA” WAHYU, WAHYU
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pelaksanaan suatu proyek jarang ditemui suatu proyek yang berjalan tepat sesuai dengan yang direncanakan.Untuk menghindari kerugian dapat dilakukan pengendalian proyek baik dalam aspek biaya dan waktu dengan metode Earned Value. Pengendalian dilakukan pada proyek Gedung lanjutan sekolah SMP Negeri 38 kota samarinda, karena pada pelaksanaan proyek mengalami keterlambatan selama Lima minggu dari perencanaan.Dari data yang diperoleh dari kontraktor pelaksana, dilakukan perhitungan nilai ACWP (Actual Cost of Work Performance), BCWS (Budgeted Cost Work Schedule), dan BCWP (Budgeted Cost for Work Performed). Dari parameter tersebut dilakukan estimasi terhadap aspek biaya dan waktu. Selanjutnya menganalisa percepatan proyek pada lintasan kritis pekerjaan. Analisis Earned Value dilakukan pada minggu ke-28 dengan nilai ACWP Rp. 2.756.807.684, nilai BCWS Rp. 3.014.017.389 dan nilai BCWP Rp. 2.809.288.591. Hasil analisis data diperoleh estimasi nilai akhir proyek sebesar Rp. 4.228.638.684 dengan penyelesaian waktupelaksanaan selama 180 hari.
ANALISA KAPASITAS DAN TINGKAT PELAYANAN RUAS JALAN DI KOTA BALIKPAPAN Studi Kasus : Jalan Soekarno Hatta-Jalan Projokal (Simpang Tiga) ARJUNA, ARJUNA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi lalu lintas di Kota Balikpapan khusunya di ruas Jalan Soekarno Hatta - Jalan Projokal (Simpang Tiga) saat ini sekalipun belum dikatakan crowded (Padat), namun sudah terjadi kemacetan dan antrian yang lumayan cukup lama dibeberapa jalan yang ada terutama pada jam-jam sibuk (pada jam pergi dan pulang sekolah atau jam berangkat dan pulang kerja). Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan kota serta laju penduduk. Studi yang dilakukan pada penelitian ini bersifat riset dengan tujuan untuk menghitung kapasitas dan tingkat pelayanan jam puncak (peack hour), yaitu dengan cara melakukan survey selama 7 hari (dimulai dari Pagi jam 07.00 – 09.00, Siang jam 12.00 – 14.00 dan Sore jam 16.00 – 18.00) yang mana dari survey ini didapatkan data volume lalu-lintas, hambatan samping serta data geometrik jalan. Dalam pengolahan data dilakukan dengan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 dimana derajat kejenuhan (DS) sebagai indikator perilaku lalu-lintas. Berdasarkan analisis perhitungan dengan metode MKJI’97 didapat Kapasitas dan Tingkat Pelayanan jam puncak (peack hour) ruas jalan adalah sebagai berikut: 1. Nilai kapasitas jalan Soekarno Hatta arah Samarinda = 2923,50 smp/jam, jalan Soekarno Hatta arah Balikpapan = 3265,30 smp/jam, jalan Projokal = 2453,25 smp/jam. 2. Tingkat Pelayanan jalan Soekarno Hatta arah Samarinda C (Q/C=0,45), jalan Soekarno Hatta arah Balikpapan C (Q/C=0,50), jalan Projokal B (Q/C=0,38).
ANALISIS MONITORING PELAKSANAAN PEKERJAAN PROYEK ASRAMA BALAI LATIHAN KERJA KOTA SAMARINDA ARIANTO, JULI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan manajemen waktu yang tepat, praktis, cepat dan aman sangat membantu dalam penyelesaian pekerjaan pada suatu proyek konstruksi. Sehingga setiap perencanaan yang ditetapkan dapat tercapai. Manajemen waktu sendiri adalah proses merencanakan, menyusun dan mengendalikan jadwal kegiatan proyek. . Faktor-faktor yang diperlukan dalam proyek konstruksi yaitu manusia (man), bahan bangunan (material), peralatan (machine), metode pelaksanaan (method), uang (money), informasi (information) dan waktu (time).Pada proyek pembangunan Gedung Asrama Balai Latihan Kerja  di Kota Samarinda Kalimantan Timur  yang terdiri dari 4 Bagian  bangunan, namun dalam proses monitoring pekerjaan mengacu pada Kurva S dan  Ms project 2016 sebagai bahan monitoring evaluasi pekerjaan pembangunan , kesimpulannya  hasil monitoring mengunakan ms project adalah perlu   mempertimbangkan lagi waktu perencanaan terhadap pelaksanaan  di lapangan nanti agar  pada saat pembangunan tidak terjadi keterlambatan dan pembagunan yang tepat waktu, tepat mutu,  dan tepat  mutu.
ANALISA STRUKTUR ATAS JEMBATAN RANGKA BAJA SEI NAMUQ DESA LAKAN BILEM KABUPATEN KUTAI BARAT INDRILACKSON, ALEKSANDER MEIRUDDI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisa Struktur Atas Jembatan Rangka Baja Sei Namuq Desa Lakan Bilem Kabupaten Kutai Barat, dibawah bimbingan Purwanto, ST.,MT dan Heri Purnomo, ST.,MT. Jembatan rangka baja adalah struktur jembatan yang terdiri dari rangkaian batang-batang baja yang dihubungkan satu dengan yang lainnya. Beban dan muatan yang dipikul oleh struktur ini akan diuraikan dan disalurkan pada batang-batang baja tersebut, sebagai gaya- gaya tekan dan tarik melalui titik-titik pertemuan batang. Dalam hal ini jembatan rangka baja sebagai solusi untuk mengatasi besarnya tegangan tarik dan tekan yang timbul pada struktur jembatan khususnya pada struktur dengan bentang yang besar. Mengingat semakin bertambahnya penduduk berarti juga semakin menambah beban yang harus diterima konstruksi jembatan. Dalam hal ini jembatan rangka baja dianggap sesuai untuk menunjang sarana dan prasarana transportasi di desa lakan bilem. Dalam skripsi ini dilakukan perhitungan struktur jembatan dengan tipe jembatan rangka baja. Sedangkan perhitungan lebih memfokuskan pada perhitungan struktur atas jembatan. Dari penelitian tentang Analisa Struktur Atas Jembatan Rangka Baja Sei Namuq Desa Lakan Bilem Kabupaten Kutai Barat yaitu jembatan ini direncanakan dengan tipe jembatan komposit dengan bentang 30 m dan lebar 9 m, slab lantai kendaraan dengan ketebalan 20 cm, dan trotoar drencanakan dengan ketebalan 25 cm dan lebar 100 cm, balok gelagar baja 5 buah, untuk gelagar memanjang menggunakan gelagar tipe WF 900 x 300 x 16 x 28 dan gelagar melintang menggunakan tipe WF 700 x 300 x 13 x 21.
ANALISA WAKTU PROYEK LANJUTAN PEMBANGUNAN IBIS DAN MERCURE HOTEL KOTA SAMARINDA SLYVANO, SIRAIT DOLOKTUA JUNINHO
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen Proyek adalah metode yang di kembangkan dengan tujuan untuk dapat memastikan bahwa pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan waktu, biaya dan mutu yang terdapat didalam dokumen kontrak. Keberhasilan atau kegagalan suatu proyek dapat disebabkan akibat perencaan yang kurang cermat sehingga kegiatan proyek menjadi tidak efisien. Apabila perencenaan dilakukan dengan cermat dan teliti maka kemungkinan proyek dapat selesai dengan jangka waktu yang direncakan sehingga proyek tidak mengalami keterlambatan. Tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui berapa lama suatu proyek dapat diselesaikan dan mencari presantase kemungkinan keberhasilan durasi penyelesain pada suatu proyek Metode yang digunakan yaitu Metode CPM dan PERT Metode CPM dan PERT dapat digunakan untuk menganalisis kegiatan yang tidak dapat ditunda pekerjaannya atau kegiatan krisis dan mengetahui presantse keberhasilan suatu proyek dengan menggunakan tiga angka kemungkinan yaitu waktu optimis, waktu pesimis dan waktu yang paling mungkun terjadi. Penelitian dilakukan pada proyek lanjutan pembangunan gedung IBIS dan Mercure Hotek Samarinda. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa penjadwalan dengan metode CPM diperoleh waktu penyelesian proyek sebesar 133 hari kerja. Adapun kegiatan krisis pada proyek adalah kegiatan B1-B2-B3-C4-C8-D4-D5-E8- F1-F2-F3-F4-F6-F8-F9-F10-F11-G4-G5-H4-H5-H6-I1-I2-I3. Dengan menggunakan metode PERT didapatkan hasil presentase keberhasilan selesainya proyek dengan durasi 133 hari hanya 68%. Untuk mendapat presentase sebesar 80%-90% diperlukan waktu sebesar 137 – 157 hari.
THE PERFORMANCE OF THE JENDRAL AHMAD YANI ROAD IN CITY TENGGARONG SAPUTRA, ANGGA HERY
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jendral Ahmad Yani road in Tenggarong is a secondary arterial road that connects one primary and secondary area to another. The land use conditions found on the Jendral Ahmad Yani road are dominated by public buildings with general activities, namely settlements, shophouses and offices. Jendral Ahmad Yani road in Tenggarong belongs to the class III C road category. As the economy develops and the level of prosperity of the population increases, the level of travel increases, which occurs due to the need for transportation from the community, where people will always look for a faster, safer way and smooth. The increase in population and the amount of urbanization to urban areas will lead to a level of movement and density, so the need for transportation also increases. On this basis, a research was conducted on the performance of the Jendral Ahmad Yani road in Tenggarong. The Performance Analysis of the Jendral Ahmad Yani Road Section uses the Indonesian Road Capacity Manual (MKJI'1997), which is described based on Form UR-1 in the form of general and road Geometric Conditions, UR-2 in the form of advanced input data, namely Traffic and Composition Side barriers, UR-3 in the form of analysis of the speed of free flow of light vehicles, capacity and speed of light vehicles. In this Performance Analysis Study, the Jendral Ahmad Yani Road Section conducted a Khalid peak hour survey and the survey was conducted at 07.00-22.00. After calculating the existing data, Jendral Ahmad Yani is 1480.76 pcu / hour and the service level is at level C, which means the current zone is stable, the driver is limited to choosing speed.
ANALISA VOLUME LALU LINTAS TERHADAP KAPASITAS JALAN KH. HASYIM ASHARI KOTA SAMARINDA MUHAMMAD, ABDULLAH BIN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruas Jalan KH. Hasyim Ashari merupakan jalan penghubung antara Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara serta Kota Balikpapan terdapat banyak aktifitas mobilisasi pergerakan arus lalu lintas maka dilakukan analisis volume lalu lintas dan kapasitas jalan untuk mengukur kinerja dan tingkat pelayanan untuk ruas Jalan KH. Hasyim Ashari. Adapun Analisis Volume Lalu Lintas Jalan KH. Hasyim Ashari mennggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI’1997) yang di jelaskan dalam Formulir UR-1 dalam bentuk kondisi umum dan geometric, UR-2 dalam bentuk input data yang mengalir dan komposisi lalu lintas canggih dan hambatan samping, UR-3 dalam bentuk analisis adalah aliran kecepatan arus bebas kendaraan ringan, kapasitas, dan kecepatan kendaraan ringan. Dalam penelitian ini survey di lakukan selama 3 bulan, , yaitu pada Januari 2019 selama 1 bulan, untuk melengkapi data di lakukan kembali pengamatan di bulan Februari dan maret 2019 di 4 segmen. Survey ini dilakukan pada jam 06.00 pagi s/d 22.00 malam. Setelah di lakukan analisis terhadap data yang ada, Volume lalu lintas tertinggi Segmen 1, jam puncak terjadi pada hari Jumat, di dapat Volume lalu lintas sebesar 1178,45 smp/jam, Derajat Kejenuhan 0,36, Kecepatan 39 km/jam, Waktu tempuh 0,0077 jam, dan Tingkat pelayanan B, yang berarti Kondisi arus stabil, tetapi kecepatan operasi mulai dibatasi oleh kondisi lalu lintas. Pengemudi dibatasi dalam memilih kecepatan. Volume lalu lintas tertinggi Segmen 2, jam puncak terjadi pada hari Jumat, di dapat Volume lalu lintas sebesar 1235,65 smp/jam, Derajat Kejenuhan 0,38, Kecepatan 39 km/jam, Waktu tempuh 0,0077 jam, dan Tingkat pelayanan B, yang berarti Kondisi arus stabil, tetapi kecepatan operasi mulai dibatasi oleh kondisi lalu lintas. Pengemudi dibatasi dalam memilih kecepatan. Volume lalu lintas tertinggi Segmen 3, jam puncak terjadi pada hari Senin, di dapat Volume lalu lintas sebesar 1244,05 smp/jam, Derajat Kejenuhan 0,38, Kecepatan 39 km/jam, Waktu tempuh 0,0077 jam, dan Tingkat pelayanan B, yang berarti Kondisi arus stabil, tetapi kecepatan operasi mulai dibatasi oleh kondisi lalu lintas. Pengemudi dibatasi dalam memilih kecepatan. Volume lalu lintas tertinggi Segmen 4, jam puncak terjadi pada hari Selasa, di dapat Volume lalu lintas sebesar 1175,85 smp/jam, Derajat Kejenuhan 0,36, Kecepatan 39 km/jam, Waktu tempuh 0,0077 jam, dan Tingkat pelayanan B, yang berarti Kondisi arus stabil, tetapi kecepatan operasi mulai dibatasi oleh kondisi lalu lintas. Pengemudi dibatasi dalam memilih kecepatan.