cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 77 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2016)" : 77 Documents clear
ANALISA SISTEM PELELANGAN PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMERINTAHAAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR SECARA ELEKTRONIK. PAATH, RUDI CHRISTIAN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.121 KB)

Abstract

Judul penelitian ini adalah, Sistem pelelangan pengadaan barang dan jasa di Provinsi Kalimantan Timur secara elektronik. Dari judul di atas, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengadaan sistem identifikasi elektronik dan hubungan antara pengguna jasa dan penyedia jasa secara kuisioner untuk sistem pengadaan secara elektronik di Provinsi Kalimantan Timur. Hasil penelitian ini, total diimplementasikan sistem pelelangan pengadaan barang dan jasa di Provinsi Kalimantan Timur secara elektronik adalah 89 % dari angka ini menunjukkan bahwa penerapan LPSE di masyarakat sudah baik dan dari Pemerintahan dan Perusahaan sudah diterapkan dengan benar.
KAJIAN SISTEM DRAINASE DI KAWASAN JALAN WAHID HASYIM II (SIMPANG TIGA BENGKURING SAMPAI SIMPANG EMPAT SEMPAJA) SAPUTRA, PRAYUDHA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.355 KB)

Abstract

Prayudha Saputra,Kajian SistemDrainase Di Kawasan Jalan Wahid Hasyim II (Simpang Tiga Bengkuring Sampai Simpang Empat Sempaja), di bawah bimbingang Purwanto, S.T., M.T dan Viva Ocktaviani,P.S, S.T., M.TBanjir yang terjadi pada Simpang Empat Sempaja merupakan dasar yang melatar belakangi pelaksanaan penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kapasitas saluran drainase yang ada pada Jalan Wahid Hasyim II memadai atau tidak dengan cara membandingkan antara debit yang tersedia di lapangan dengan debit hujan maksimum. Dalam pelaksanaannya diperlukan studi di lapangan mengenai dimensi saluran yang ada, panjang lintasan terjauh, waktu konsentrasi, dan pemanfaatan tata guna lahan sekarang. Dalam menganalisis data sekunder diperlukan perhitungan mengenai luas DAS, uji hipotesis, analisis parametik statistik, analisis frekuensi, uji kebaikan sesuai, penentuan hujan rencana, dan menganalisis intensitas hujan rencana. Dari hasil studi di lapangan didapatkan panjang lintasan terjauh yang dilalui air yaitu pada Simpang Tiga Bengkuring sampai Simpang Empat Sempaja (2,64 km). Analisis intensitas hujan rencana untuk periode ulang 2, 5, 10 dan 25 tahun berturut-turut. Setelah dilakukan pengecekan maka didapatkan bahwa kapasitas yang tersedia tidak memadai dalam menampung debit hujan maksimum yang terjadi sehingga diperlukan perbaikan sistem drainase. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah dengan membuat saluran drainase baru dibawah muka jalan. 
PERHITUNGAN STRUKTUR GEDUNG BARU 9 LANTAI RUMAH SAKIT HAJI DARJAD SAMARINDA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR NUGROHO GONCALVES, MARIANO NAI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.977 KB)

Abstract

Gedung bertingkat adalah suatu bangunan yang memiliki struktur tinggi yang terdiri atas struktur,  dinding dan atap yang didirikan secara permanen di suatu tempat. Sistem struktur pada suatu bangunan merupakan penggabungan berbagai elemen struktur secara tiga dimensi. Fungsi utama dari sistem struktur ialah untuk memikul beban yang bekerja pada bangunan secara aman, serta menyalurkan beban ke bagian bawah.             Pada penelitian ini bertujuan mengetahui Perhitungan Struktur Gedung Baru 9 Lantai Rumah Sakit Haji Darjad (RSHD) Samarinda. Data yang disajikan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik analisa dan pengolahan data dalam penelitian ini dengan menggunakan Metode Takabeya dan Software SAP 2000.            Dari hasil penelitian menunjukkan pada perencanaan balok induk menggunakan deimensi 35 x 60 cm sedangkan pada balok anak menggunakan dimensi 25 x 50 cm dan pada perencanaan kolom induk menggunakan dimensi 45 x 45 cm sedangkan pada kolo anak mengguakan dimensi 30 x 35 cm. Dalam perhitungan analisa struktur bangunan dengan menggunakan metode Takabeya dan SAP 2000, didapatkan gaya-gaya dalam antara lain gaya momen, gaya lintang dan gaya normal yang untuk selanjutnya  digunakan dalam desain strukturPerencanaan suatu struktur bangunan yang kuat serta dapat mengantisipasi semua jenis beban, hasil analisa Struktur Beton Bertulang  pada Gedung Baru 9 Lantai Rumah Sakit Haji Darjad (RSHD) Samarinda maka di pada mutu Beton Menggunakan K-350 dan Mutu Baja U- 390. 
KAJIAN PERHITUNGAN DINDING PENAHAN TANAH PADA PEKERJAAN PENANGANAN LONGSORAN JALAN P. SURYANATA STA. 07+800 – STA. 07+880 SAMARINDA MAHMUD, AMIR
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.782 KB)

Abstract

           Dalam pengertian teknik secara umum, tanah didefinisikan sebagai material yang terdiri dari agregat (butiran) mineral-mineral padat yang tidak tersementasi  (terikat secara kimia) satu sama lain dan dari bahan-bahan organik yang melapuk  (yang berpartikel padat) disertai dengan zat cair dan gas yang mengisi ruang-ruang kosong  di antara partikel-partikel padat tersebut. Daya ikat (kohesi) tanah/batuan yang lemah sehingga butiran-butiran tanah/batuan dapat terlepas dari ikatannya dan bergerak ke bawah dengan menyeret butiran lainnya yang ada disekitarnya membentuk massa yang lebih besar penyebab terjadinya longsoran .            Ruas jalan Suryanata adalah salah satu daerah yang mempunyai kondisi topografi yang bergelombang. Sehingga dibeberapa titik ruas jalan yang berada di lereng perbukitan mengalami longsoran. Pembangunan dinding penahan tanah (Retaining Wall) merupakan langkah lanjut yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi longsoran yang terjadi di ruas jalan tersebut. Dinding penahan tanah merupakan bangunan struktur yang di rancang tahan lama. Sehingga pada perencanan harus bener-benar dihitung dengan baik, agar tidak terjadi kesalahan dalam pembanguan yang mengakibatkan terjadinya musibah yang lebih parah akibat perhitungan perencanaan yang kurang maksimal dan kesalahan-kesalahan yang terjadi pada waktu pelaksanaan pembanguan.            Dari hasil kajian perhitungan dapat disimpulkan bahwa, Stabilitas dinding penahan tanah aman terhadap guling, geser, akan tetapi diperlukan pondasi tiang pancang untuk memperkuat struktur dinding penahan tanah tersebut.
MANFAAT PEMBANGUNAN JALAN TOL SEGMEN KM 38 BALIKPAPAN - SAMARINDA INDRIANI, FIRDA AYU
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (988.032 KB)

Abstract

Firda Ayu Indriani , Provinsi Kalimantan Timur sebagai salah satu pintu gerbang pembangunan di wilayah Indonesia bagian timur berdampak tingginya pertumbuhan ekonomi dimana pendapatan daerah tertinggi di Pulau Kalimantan memberikan dampak terhadap kebutuhan infrastruktur yang tinggi pula. Hal ini tercermin dari proporsi PDRB Provinsi Kalimantan Timur yang mencapai 69,96% dari total PDRB provinsi-provinsi di Pulau Kalimantan dan merupakan provinsi dengan PDRB terbesar ke 6 di seluruh Indonesia pada tahun 2013. Di sisi lain tingginya peran kota Samarinda dan Balikpapan di wilayah Provinsi Kalimantan Timur serta meningkatnya aktivitas ekonomi dan sosial membutuhkan prasarana jalan dengan kualitas tinggi yang dapat meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat dimana hal tersebut dijawab  melalui penyediaan jalan tol yang menghubungkan ke dua kota.Kinerja lalu lintas adalah ukuran kuantitatif mengenai kondisi operasional fasilitas lalu lintas berdasarkan penilaian instansi teknis terkait. Untuk mendapatkan parameter-parameter yang diperlukan dalam pemrosesan digunakan IHCM 1997 (Indonesian Highway Capacity Manual 1997) sebagai acuan, dan apabila hal-hal tidak didapatkan, maka digunakan HCM 2010. Sedangkan untuk perhitungan gerbang tol menggunakan acuan yang dikeluarkan oleh PT. Jasa Marga.Volume lalu lintas pada ruas jalan tol Balikpapan – Samarinda dalam kondisi terdapat batasan kapasitas jalan sejumlah 4 lajur 2 arah (4/2 D) sebesar 8640 kendaraan/hari sedangkan 6 lajur 2 arah (6/2 D) sebesar 12960 kendaraan/hari.
ANALISIS KINERJA DAN PERENCANAAN MEDIAN RUAS JALAN PANGERAN MUHAMMAD NOOR KOTA SAMARINDA PRASETIYA, IRTAWAN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.32 KB)

Abstract

Irtawan Prasetiya, Analisis Kinerja Dan Perencanaan Median Ruas Jalan Pangeran Muhammad Noor Kota Samarinda, di bawah bimbingan DR. Ir. H. Benny Mochtar EA, MT dan Rosa Agustaniah, ST, MTJalan Pangeran Mohammad Noor merupakan salah satu ruas di kota Samarinda yang merupakan salah satu jalan Arteri Primer, yang menghubungkan antara Kecamatan Samarinda Ulu ke Kecamatan Samarinda Utara. Di ruas jalan ini banyak kendaraan bermuatan berat melalui, karena merupakan jalan menuju ke dalam atau luar kota Samarinda  serta menuju kabupaten/kota di daerah Utara Provinsi Kalimantan Timur. Jalan Pangeran Mohammad Noor memiliki karakteristik yaitu dengan lebar jalan 12 m, 2 jalur, 2 lajur dan 2 arah tanpa pembatas. Lingkungan ruas jalan ini terdapat beberapa perumahan-perumahan dan merupakan daerah komersial.Evaluasi kinerja ruas Jalan Pangeran Mohammad Noor dengan menggunakan median dan tanpa menggunakan median beserta perencanaan pembatas jalan permanen(median jalan). Disamping itu tujuan ini untuk meningkatkan keselamatan, kelancaran dan kenyaman bagi pemakai jalan maupun lingkungan.Hasil analisis kinerja ruas jalan Pangeran Muhammad Noor di bagi menjadi 2 (dua) segmen dengan membandingkan beberapa kondisi, yaitu yang pertama, pada kinerja ruas jalan pada jam puncak terbesar dan kinerja ruas jalan pada rata-rata dengan menggunakan median, yang kedua pada kinerja ruas jalan pada jam puncak terbesar dan kinerja ruas jalan pada rata-rata tanpa menggunakan median.Berdasarkan kinerja dan perencanaan median pembatas jalan permanen (median) dibuat dengan penjelasan ukuran perencanaan sesuai dengan fungsi ruas jalan baik menyangkut lebar median yang dihitung dari kedua marka, tipe median, tinggi median dan ruang bebas median.
PERENCANAAN DRAINASE PADA JALAN AHMAD YANI 1, AHMAD YANI 2, DAN DI.PANJAITAN KOTA SAMARINDA. FIRMANSYAH, FANNY
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.698 KB)

Abstract

Suatu kota yang berkelanjutan harus memiliki system drainase yang cukup memadahi. Genangan di ruas jalan masih sering terjadi dibeberapa kota, terutama kota padat penduduk. Jalan Ahmad Yani 1, Ahmad Yani 2, dan DI. Panjaitan yang terletak di samarinda merupakan jalan utama menuju perkotaan Samarinda, di daerah tersebut terdapat rumah penduduk yang cukup padat, akan tetapi keadaan saluran di sekitar tidak memadahi. Karena hal itu di daerah tersebut mengalami genangan atau banjir, sehingga menggangu masyarakat sekitar yang menggunakan jalan tersebut untuk melakukan sebuah aktivitas perekonomian. Salah satu upaya yang dilakukan untuk penanggulangan banjir dengan menganalisa dimensi saluran jalan Ahmad Yani 1, Ahmad Yani 2, dan DI. Panjaitan Kota Samarinda dengan menggunakan metode (Gumbel) dan (Log Person Tipe III). Analisa ini melalui tahapan seperti ini, pengumpulan data curah hujan 10 tahun, pengumpulan data actual lapangan (Catchment Area) sampai pada menganalisa saluran dimensi yang ada pada jalan Ahmad Yani 1, Ahmad Yani 2, dan DI. Panjaitan Kota Samarinda.
PERHITUNGAN STRUKTUR JEMBATAN PRATEGANG PADA JALAN MUALLAF MENUJU KM.12 JALAN POROS KOTA BANGUN TRIANIDA, ASTUTI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.097 KB)

Abstract

Astuti Trianida, Perhitungan Struktur Jembatan Prategang Pada Jalan Muallaf Menuju Km. 12 Jalan Poros Kota Bangun, dibawah bimbingan Purwanto ST., MT dan Hence Michael Wuaten ST., M.Eng.Jembatan beton prategang merupakan salah satu jenis jembatan dengan material konstruksi beton prategang atau beton yang berisi kabel baja dengan tujuan untuk memberikan tegangan awal berupa tegangan tarik terhadap beton akibat sifat beton yang tidak mampu menahan gaya tarik. Dalam hal ini, beton prategang sebagai solusi untuk mengatasi besarnya tegangan tarik yang timbul pada struktur beton khususnya pada struktur dengan bentang yang besar.Mengingat semakin bertambahnya penduduk berarti juga semakin menambah beban yang harus diterima kontruksi jembatan. Dalam hal ini jembatan prategang  dianggap sesuai untuk menunjang saranan dan prasarana transportasi di Kecamatan Tenggarong. Dalam skripsi ini dilakukan perhitungan struktur jembatan dengan tipe jembatan prategang. Sedangkan perhitungan meliputi struktur atas jembatan dan struktur bawah jembatan.dari penelitian tentang Perhitungan Struktur Jembatan Prategang Pada Jalan Muallaf Menuju Km.12 Jalan Poros Kota Bangun yaitu jembatan ini direncanakan dengan bentang 30 m dan lebar 20 m, slab lantai kendaraan dengan ketebalan 30 cm, trotoar direncanakan dengan ketebalan 30 cm dan lebar 200 cm, jarak antara tiang railling 2 m, balok prategang “I” girder 10 buah sedangkan untuk baja prategang menggunakan jenis strands Uncoated 7 wire super strands ASTM A-416 grade 270 yang menggunakan 3 tendon dengan 19 strand pertendon dan jenis pondasi yang digunakan adalah pondasi tiang pancang dengan kedalaman 36 m.
PERENCANAAN TEKNIS DINDING PENAHAN TANAH PADA LONGSORAN JALAN SAMPING PASAR SENI KEL. MELAYU KEC. TENGGARONG KAB. KUTAI KARTANEGARA SUSANTO, YUDHI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.72 KB)

Abstract

Analisis dalam tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui aman atau tidaknya dinding penahan tanah  yang berada di jalan Samping Pasar Seni Kel. Melayu Kec. Tenggarong Kab. Kutai Kartanegara, terhadap stabilitas daya dukung tanah, kestabilan terhadap guling, ketahanan terhadap geser serta stabilitas secara umum, dengan menggunakan beberapa metode umum seperti metode Rankine dan Terzaghi. Hasil yang didapatkan berdasarkan analisis yang dilakukan adalah sebagai berikut: stabilitas terhadap guling aman, stabilitas terhadap geser dinyatakan tidak aman, stabilitas terhadap daya dukung tanah dinyatakan tidak aman, oleh karna itu, untuk meningkatkan daya dukung tanah diperlukan tiang pancang.             Pengamatan di lapangan menunjukan bahwa pengetahuan di bangku kuliah masih belum lengkap tanpa pengetahuan dan wawasan yang didapat langsung  di lapangan, khususnya di bidang manajemen proyek guna meningkatkan pemahaman dalam memecahkan masalah-masalah yang ada di lapangan.
KAJIAN PERENCANAN DINDING PENAHAN TANAH PADA KEGIATAN PEMBAGUNAN TURAP JALAN POROS TENGGARONG KABUPATEN KUTAI KARTA NEGARA ZHAHIR SAPUTRA, US AL-
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.049 KB)

Abstract

Us Al-Zhahir. Saputra,Retaining wall structure calculations on the construction of an avalanche on the road KM-12 TENGGARONG KABUPATEN KUTAI KARTA NEGARA, the method of retaining walls (Dinding penahan tanah).       Roads is the so-called inter-city, the area around this road has undulating topography in terms of hilly and valley, Because it is in this area a lot of landslides. Prevention of landslides on roads Tenggarong Kabupaten Kutai Karta Negara make the construction of retaining walls (Dinding penahan tanah), The construction planning through stages such as, the actual field data collection (topography and soil investigation data) to the analysis of the shape, dimensions and stability of the construction. This construction that will hold soil landslides.        So that insecurity, especially in the avalanche area roads TENGGARONG KABUPATEN KUTAI KARTA NEGARA can be solved with the handling of avalanche using Soil Retaining Walls Structures, expected handling of avalanches by using this method can overcome the problem of landslide-avalanche in other areas not just in road course, but in other areas in Indonesia, especially in East Kalimantan.         Observations in the field show that knowledge in college many equipped with the knowledge and insight in the field,