cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 77 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2016)" : 77 Documents clear
KAPASITAS TAMPUNG AIR PADA DRAINASE JALAN CIPTO MANGUNKUSUMO KOTA SAMARINDA RASID, AVENTINUS AL
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.4 KB)

Abstract

Jalan Cipto Mangunkusumo merupakan ruas jalan yang padat lalu lintas dengan perkembangan perekonomian dan pemukiman. Jalan penghubung Kota Samarinda dengan Kota Balikpapan dan Kota Tenggarong serta daerah sekitarnya.Penelitian ini dilakukan pada drainase ruas Jalan Cipto Mangunkusumo Sungai Keledang samapai Jalan Rawa Makmur Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda Propinsi Kalimantan Timur. Bertujuan untuk mendapatkan kapasitas optimal tampung air pada drainase ruas Jalan Cipto Mangunkusumo Kota Samarinda.Analisa diawali dengan pendataan peta topografi, tata guna lahan, kondisi esisting saluran dan data kependudukan disekitar lokasi penelitian. Selanjutnya perhitungan hidrologi untuk hujan rencana yang menghasilkan debit banjir dan debit limbah penduduk. Hasil perhitungan diperoleh debit banjir rencana untuk digunakan untuk menghitung dimensi saluran rencana dengan periode ulang 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun dan 25 tahun.Berdasarkan hasil analisis, faktor permasalahan drainase dalam perencanaan ini antara lain, pertambahan debit banjir sehinggan saluran yang ada tidak mampu menampung kapasitas air akibat perubahan tata guna lahan, penyempitan dan pendangkalan saluran akibat desakan permukiman dan endapan sedimen serta permasalahan sampah.
PERENCANAAN DINDING PENAHAN TANAH PADA LAPANGAN OLAH RAGA UPTD BALAI PELATIHAN KESEHATAN (BAPELKES) SAMARINDA FIANSYAH, HAS
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.406 KB)

Abstract

Tanah yeng terdapat pada daerah Kalimantan khususnya wilayah Kota samarinda memiliki mempunyai permukaan yang beraneka ragam seperti pegunungan, lembah, ngarai, dataran tinggi, dataran rendah dan sebagainya. Akibatnya pada daerah – daerah tersebut sering mengalami perubahan dasar tanah yang terjadi akibat factor alam maupun kegiatan yang dilakukan oleh manusia yang dapat merubah kestabilan suatu lahan.Secara umum apabila terjadi perubahan suatu lahan yang dapat menyebabkan kelongsoran tanah maka dibuatkan suatu struktur bangunan yang yang berdiri diatas tanah agar dapat menahan dapat menimilaisir terjadinya kelongsoran. Dinding penahan tanah adalah suatu konstruksi yang berfungsi untuk menahan tanah lepas atau alami dan mencegah keruntuhan tanah yang miring atau lereng yang kemantapannya tidak dapat dijamin oleh lereng tanah itu sendiri.Tanah yang tertahan memberikan dorongan secara aktif pada struktur dinding sehingga struktur cenderung akan terguling atau akan tergeser.UPTD BAPELKES merupakan salah satu sarana pelatihan yang dimiliki Dinas Kesehatan Propinsi Kalimantan Timur yang ada di Kota Samarinda. UPTD Bapelkes tersebut berlokasi di Jl. Wolter Monginsidi No. 39 Samarinda. Untuk pengembangan fasilitas kegiatan pada UPTD BAPELKES maka Pemerintah Propinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan kegiatan penambahan sarana kegiatan tersebut dengan menggunakan lahan yang ada pada daerah UPTD BAPELKES Tersebut, Yang rencananya lahan tersebut akan dibangun lahan parker dan lapangan Olah Raga.Mengingat lahan yang akan dibangun tersebut terletak pada daerah berbukit sehingga tinggi elevasi tanah tidak sejajar, untuk itu diperlukan pengurukan tanah untuk meninggikan elevasi sehingga sesuai dengan yang dibutuhkan, maka dari itu diperlukan dinding penahan tanah agar tanah urug tidak runtuh, sehingga diperlukan dinding penahan tanah yang stabil terhadap stabilitas penggeseran, penggulingan, daya dukung serta penurunannya dengan menggunakan. Dengan menggunakan Tipe Gravitasi Dinding Penahan Tanah pada Lokasi tersebut Olah Raga UPTD Bapelkes. Perhitungan tekanan tanah dihitung dengan menggunakan Teori Rankine dan Coulomb serta perhitungan stabilitas terhadap keruntuhan kapasitas dukung tanah dihitung berdasarkan persamaan Hansen dan Vesic berdasarkan data-data karakteristik keteknikan (c dan Ø). Hasil perhitungan stabilitas tembok penahan dengan dimensi tipe Gravitasi : Lebar atas (a) 0,500 m, lebar dasar pondasi (B) 2,600 m, tinggi tembok (H) 3,500 m, tebal dasar fondasi (d) 0,600 m, serta penambahan tiang pada dasar pondasi dinding penahan tanah yang aman terhadap stabilitas penggulingan (Fgl), stabilitas penggeseran (Fgs), dan stabilitas terhadap daya dukung.
ALTERNATIVE STUDY PRESTRESSED BEAMS AT THE MOUTH OF THE BAY BRIDGE INTERCHANGE LERONG SAMARINDA RAMADANI, BASUKI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.065 KB)

Abstract

Capability and reliability for a bridge is really effected by a type and a power of beam girder. Interchange bridge with a iron girder which spread over a brackish water is very susceptible to corrosion where it can decrease the strength and resilience of the bridge.By doing an alternative study for planning back the structure of a bridge, especially for a main girder by using Prestress Concrete’s profile and got the best bridge design structure, so hopefully it can solved that problem. This alternative study is using a reference standard of American Association of State Highway and Transportation Officials (AASTHO) for deciding dimension and the number of tendon, layout of placement cables and calculation of loss of voltage which are based on the book TY.LinThe result of calculation and discussion we got tendon dimension type ES-46 using a single tendon uncoated 7 wire super stands ASTMA-416 grade type with LOP about 17,75& and first prestress style 572747,548 Kg has loss prestress by 20% so that there is 470 tons of effective stress left with a last stress produced is about  - 165,670 to press and 16,133 to pull
ANALISA PENJADWALAN WAKTU PADA PEMBANGUNAN JEMBATAN GUNUNG LINGAI LEMPAKE TEPIAN ARIFIN, MUHAMMAD SAIFUL
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.137 KB)

Abstract

yang merupakan sebagian persyaratan dalam rangka mencapai gelar Sarjana Teknik pada jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda.   Tantangan pada pelaksanaan proyek adalah bagaimana merencanakan jadwal waktu yang efektif dan perencanaan biaya yang efisien tanpa mengurangi mutu. Di dalam industri konstruksi dikenal beberapa metode penjadwalan proyek, antara lain : Diagram PDM,dengan Software Microsoft Project. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari metode perencanaan dan penjadwalan proyek yang umum dipakai di Indonesia, membandingkan masing-masing metode perencanaan dan penjadwalan proyek untuk mencari karakter yang sesuai dengan sifat proyek, dan melakukan simulasi masing-masing metode perencanaan dan penjadwalan proyek serta menganalisa kelebihan dan kekurangannya. Pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan 1 jadwal proyek yang meliputi proyek pekerjaan. Kemudian dilakukan analisis data, elaborasi dan komparasi dari 1 sampel proyek, yaitu berupa metode Diagram PDM yang diubah ke dalam bentuk metode Software Microsoft Project. Hasil analisa menunjukkan bahwa Bar Chart masih umum digunakan di dalam penjadwalan proyek konstruksi,.Agar dapat saling menutupi kekurangan masing-masing metode, maka sebaiknya tidak hanya menggunakan satu metode perencanaan dan penjadwalan proyek, tapi juga dapat mengombinasikannya dengan metode yang lain. Sebagai tindak lanjut dari studi ini adalah perlu adanya penerapan dan penggunaan metode perencanaan dan penjadwalan proyek yang sesuai dengan karakteristik proyek. Selanjutnya dapat dilakukan kajian yang lebih mendalam untuk mengetahui hubungan logika ketergantungan dan lintasan kritis pada proyek.
EVALUASI KAPASITAS SISTEM DRAINASE JALAN LAMBUNG MANGKURAT SAMPAI JALAN BIAWAN KOTA SAMARINDA HERMAWAN, MUHAMMAD FADHIL
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.374 KB)

Abstract

Banjir  secara  umum  selalu  menjadi  permasalahan,  terutama  di  kawasan pemukiman  selaras  dengan  perkembangan  kehidupan  masyarakat  yang  semakin maju dan modern, serta memerlukan rasa aman terhadap bahaya banjir yang selalu mengancam  pada  musim penghujan.  Di  samping  itu  banjir  dapat  mengganggu aktivitas   kehidupan   masyarakat   yang   mengakibatkan   kerugian   material   dan bencana terhadap masyarakat yang berada di daerah tersebut. Dilihat dari ketersediaanya sarana drainase kota Samarinda yang ada saat ini, terdapat tanda-tanda bahwa saluran drainase yang ada sudah banyak yang tidak terawat dan tidak dapat lagi menampung air yang ada, maka dari itu perlu adanya partisipasi dari masyarakat dan instansi terkait untuk menanggulangi masalah banjir tersebut agar dapat tercapainya sistem drainase yang baik. 
ANALISIS KEBUTUHAN PARKIR KENDARAAN METODE ANALOG PADA BONTANG SPORT CENTER (BSC) CITRASARI, SYARTIKA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1473.024 KB)

Abstract

Syartika Citrasari , Analisis Kebutuhan Parkir Kendaraan Metode Analog Pada Bontang Sport Center (Bsc) , di bawah bimbingan Purwanto, ST, MT dan Zony Yulfadli, ST, MTStadion merupakan sarana paling penting dalamo lahraga ini. Sebagai salah satu fasilitas olahraga yang akan berdiri di kota Bontangm emerlukanp erencanaan areal parkir sebagai salah satu bagiand ari fasilitas Bontang Sport Center (BSC). Peramalan kebutuhan parkir yang direncanakan dapatmenampung kendaraan yang masuk areal parkir,Analisis peramalan kebutuhan ruang parkir (KRP) digunakan system analogi dengan beberapa fasilitas stadion yang memiliki fungsi sama dengan BontangSport Center (BSC).Dan Mengetahui pendapatan total terhadap tariff parkir Bontang Sport Center (BSC).Hasil Analisis Kebutuhan Ruang Parkir Metode Analog Pada Bontang Sport Center adalah Jumlah KRP yang didapatmerupakan total KRP yang dibutuhkan. Jumlah KRP tersebut harus dipisahkan menurut komposisi antara motor dan mobil. Komposisi antara motor danmobil. Hasil yang didapatdari analog stadionuntukstadion outdoor adalah 70,2 % motor dan 29,8 % mobil. Untukstadion indoor adalah 79,4 % motor dan0,6 % mobil.Kesimpulan bila kegiatan olah raga hanya dilakukan pada lokasi Indoor maka kebutuhan parker berdasarkan data lay out plan Sport Center Bontang masih mencukupi. Berdasarkan data lay out Plan Sport Center Bontang maka untuk luas parker tersedia dapat dihitung :Roda 4 (R4)         = 1540 m2danRoda 2 (R2)            = 180 x 2 = 360 m2 . TetapibilaKebutuhan Total Ruang parker untuk Sport  Center Bontang (SCB) dipakai untuk kegiatan di Outdoor serta bila kegiatan dilakukan pada Outdoor dan Indoor maka kebutuhan lahan parker tidak mencukupi.
STUDI PERANCANGAN DRAINASE JALAN ILHAM MAULANA KOTA SANGATTA KABUPATEN KUTAI TIMUR SAPUTRA, AGUS RIAN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.646 KB)

Abstract

Kecamatan Sangatta Utara, khususnya pada jalan ilham maulana merupakan daerah yang sering digenangi banjir hal ini diketahui berdasarkan peta genangan banjir dan tabel titik-titik genangan banjir Kota Sangatta Utara yang diperoleh dari Dinas Pekerjaan Umum Kab. Kutai Timur. Penulisan tugas akhir ini bertujuan  untuk  menganalisa  kemampuan  saluran   drainase   yang  sudah  ada (eksisting) dalam menampung dan mengalirkan debit limpasan permukaan, melihat kondisi, bentuk, konstruksi dan melihat arah aliran pada saluran di daerah terjadinya genangan banjir. Batasan masalah yang ditinjau dari penulisan tugas akhir ini adalah analisis hidrologi untuk menganalisis curah hujan rencana, intensitas curah hujan dan waktu konsentrasi, sedangkan analisis hidrolika untuk menganalisis kemampuan saluran sekunder yang sudah ada (eksisting) di lokasi yang ditinjau yaitu jalan ilham maulana Kecamatan Sangatta Utara dalam menampung dan mengalirkan debit limpasan permukaan.            Metode penelitian yang digunakan yaitu metode pengumpulan dan analisis data.  Data  yang  digunakan  adalah  data  primer  dan  data  sekunder  kemudian dianalisis berdasarkan analisis hidrologi dan analisis hidrolika dan dievaluasi berdasarkan nilai debit saluran eksisting dengan nilai debit rencana.            Untuk menentukan curah hujan rencana menggunakan 2 jenis distribusi yang banyak digunakan dalam bidang hidrologi, distribusi Log Person III dan distribusi Gumbel, kemudian diambil nilai curah hujan periode ulang 2, 5, 10, 25 tahun Distribusi Log Person III untuk digunakan pada perhitungan selanjutnya. Waktu konsentrasi ditentukan dengan persamaan tc = to+ td, intensitas   curah   hujan   dengan   metode   Mononobe,   debit   rencana   dihitung berdasarkan metode Rasional dan evaluasi penampang saluran dengan persamaan Qs ≥ QT.            Nilai curah hujan yang digunakan untuk perhitungan intensitas curah hujan adalah nilai curah hujan Distribusi Log Person III periode ulang 2,5, 10, 25  tahun,. Dari analisa dimensi saluran ternyata semua saluran mampu menampung debit saluran sampai 25 mendatang.
PERENCANAAN PEMBANGUNAN GEDUNG RC DRIFT TRACK & SHOP DI SAMARINDA PEBRIAN, FELIX
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1584.444 KB)

Abstract

Semakin pesatnya perkembangan dunia teknik sipil di Indonesia saat ini, menuntut terciptanya sumber daya manusia yang dapat mendukung kemajuannya dalam bidang ini. Dengan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi, kita sebagai bangsa Indonesia akan dapat memenuhi tuntutan ini. Karena dengan hal ini kita akan semakin siap menghadapi tantangannya.Dalam   perencanaan   sebuah   gedung,   khususnya gedung bertingkat, harus memperhatikan beberapa kriteria yang  matang  dari  unsur  kekuatan,  kenyamanan,  serta aspek ekonomisnya. Kenyamanan yang diinginkan membutuhkan   tingkat  ketelitian  dan   keamanan   yang tinggi dalam perhitungan konstruksinya. Faktor yang sering kali mempengaruhi kekuatan konstruksi adalah beban hidup, beban mati, beban angin, dan beban gempa. Oleh  karena  itu,  perlu  disadari  bahwa  keadaan  atau kondisi  lokasi  pembangunan  gedung  bertingkat  akan mempengaruhi pula terhadap kekuatan gempa yang ditimbulkan yang kemudian berakibat pada bangunan itu sendiri.
PERILAKU LENTUR BALOK BETON BERTULANG DENGAN TULANGAN ROTAN DAN TULANGAN BESI POLOS FEBRIANTO, MUHAMMAD ANDI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.181 KB)

Abstract

Beton yaitu suatu campuran yang berisi pasir, krikil/ batu pecah/ agregat lain yang dicampurkan menjadi satu dengan suatu pasta yang terbuat dari semen dan air yang membentuk suatu masa yang sangat mirip seperti batu. dapat digunakan untuk membuat pondasi, balok, plat cangkang, plat lantai.Dalam industri konstruksi, beton bertulangan baja merupakan bahan konstruksi yang sering digunakan pada struktur bangunan, dimana kuat tekan pada beton dan kuat tarik pada baja merupakan kombinasi yang saling melengkapi. Namun penggunaan baja sebagai tulangan masih menimbulkan beberapa kendala diantaranya harga yang semakin tinggi dan merupakan produk hasil tambang yang tidak dapat diperbaharui dan suatu saat akan habis. Untuk mengatasi kendala tersebut rotan dipilih sebagai alternatif pengganti tulangan baja, dimana rotan merupakan produk alam yang dapat diperbaharui, diperoleh dengan mudah, murah, dan memiliki nilai elastis yang tinggi.Rotan Sega merupakan jenis pokok dalam kategori pokok rotan. Antar spesies yang dikenal sebagai rotan adalah Calamus caesius blume, Calamus optimus becc, Calamus axillaris Becc (Rotan sega air), Calamus speciosissimus (Rotan sega badak), dan Calamus palustirs griff (Rotan sega beruang). Rotan sega badak memiliki batang rotan biasanya langsing dengan diameter 2–5 cm, beruas-ruas panjang, tidak berongga, dan banyak yang dilindungi oleh duri-duri panjang, keras, dan tajam. serta memiliki nilai elastis yang tinggiSumber daya alam Kalimantan Timur memiliki kekayaan alam yang melimpah dan berpotensi besar untuk diangkat menjadi produk komoditas yang bernilai ekonomi tinggi. Kabupaten Kutai Barat adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, dari sektor perkebunan yang telah dimanfaatkan seluas 162.146 hektare. Sementara itu, rotan dari Kutai Barat memberikan sumbangan sebesar 18 persen dari total kebutuhan nasional yang sebesar 3500.00 ton.Kuat lentur adalah nilai tegangan tarik yang dihasilkan dari momen lentur dibagi dengan momen penahan penampang balok uji. Kemampuan balok beton yang diletakan pada dua perletakan   untuk menahan gaya dengan arah tegak lurus sumbu sumbu uji, yang diberikan kepadanya, sampai benda uji patah.Berdasarkan latar belakang di atas, maka terdapat beberapa masalah yang kemudian difokuskan pada Bagaimana sifat balok pada beton tulangan rotan dan tulangan besi polos yang menggunakan bahan material lokal Kalimantan Timur dan Bagaimana perilaku lentur pada balok beton dengan menggunakan tulangan rotan dan tulangan besi polos.Adapun tujuan dari penelitan ini, adalah Untuk mengetahui seberapa jauh perbandingan antara tulangan rotan dan tulangan besi polos, Untuk dapat mengetahui apakah materil lokal Kalimantan Timur dapat digunakam untuk standar penggunaan nya di lapangan, Menjadi penelitian awal yang menggunakan material lokal dengan balok tulangan rotan dan balok tulangan besi polos, dan Untuk menjadi material alternatif di Kalimantan Timur agar tidak terfokus pada material satu saja.Untuk membatasi luasnya ruang lingkup pembahasan dalam suatu penelitian, maka dalam penelitian ini lebih difokuskan dengan Melakukan pengujian material dengan metode SNI 03-2847- 2002 Standar Nasional Indonesia, Melakukan uji tarik pada rotan dan besi polos dengan metode SNI 03- 3399-1994 (Setandar Nasional Indonesia), Membuat sampel uji balok tulangan sebanyak 48 sampel sesuai kombinasi campuran yang menggunakan metode perbandingan 1:2:3, Melakukan uji lentur dengan menggunakan mesin Hydraulic Concrete Beam Testing Machine Test, dan Menghitung hasil uji sesuai SNI – 4431 2011 BSN (Badan Standarisasi Nasional).
KARAKTERISTIK BATU KORAL UKURAN 10 MM DAN BATU KORAL GRADASI MENERUS PADA CAMPURAN BETON MUCHLIS, MUHAMMAD
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.597 KB)

Abstract

Batu koral atau batu krikil merupakan agregat kasar yang diperoleh dari alam, berukuran 2 -75 mm. Pengambilan bahan material batu koral yaitu terletak pada Kecamatan Kaliorang. Luaswilayah Kecamatan Kaliorang 699,28 km² yang merupakan 1.96% dari luas wilayah KabupatenKutai Timur. (Sumber : Wikipedia, 2010). Letak geografis kecamatan Kaliorang yaitu 03 o 53’ 11.61” N, 117o54' 07.77” E. (Google earth, 2015). Pasir adalah bahan material yang umumnya memiliki butiran berukuran antara 0,0625-2mm, materi pembuatan pasir adalah silikon dioksida, tetapi dibeberapa pantai tropis dan subtropisumumnya dibentuk dari batu kapur (Sumber : Wikipedia, 2010). Pengambilan bahan material pasiryaitu terletak pada daerah Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara ProvinsiKalimantan Timur. Letak geografis Tenggarong yaitu  0o 25’ 22.55 ” S, 116o59' 51.85” E. (Googleearth, 2015). Untuk membuat campuran beton yang bermutu tinggi harus dibuat percobaan-percobaan dilaboratorium dan perhitungan-perhitungan berdasarkan sifat fisik material. Material yang bermuturendah  tidak dapat menghasilkan beton yang bermutu tinggi. Perbandingan air dan semen yangtidak seimbang dapat menyebabkan rendahnya mutu beton.Dari penelitian ini akan menghasilkan beton yang memiliki kuat tekan yang berbeda sesuaidengan proporsi masing-masing sampel beton. Ada dua jenis beton yang akan di teliti yaitu betonnormal dan beton dengan gradasi 10 mm sebagai bahan perbandingan dalam penelitian. Penelitimengharapkan dapat menghasikan beton yang lebih maksimal.Adapun maksud dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dari beton yangmemakai batu koral dengan ukuran 10 mm dan beton yang memakai batu koral dengan gradasimenerus. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proporsi campuran betonserta nilai kuat beton yang meggunakan agregat kasar dari batu kali Ex. Kaliorang.Â