cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 144 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2014)" : 144 Documents clear
APPLICATION OF OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY (K3) CONSTRUCTION PROJECT IN WEST DISTRICT KUTAI TON, HARIS
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.905 KB)

Abstract

Occupational Health and Safety (K3) is a very important issue and a seriousdiscussion in the construction industry today. The construction industry is listedas one of the dangerous industry, where the rate of accidents and occupationaldiseases are diseases caused by work that could potentially still quite high. In thiscase the performance of safety and health is as important as productivity, moraleand operational cost control at all. Accident happen anytime and anywhere and tosiaapun.Any company employing many 100 (one hundred) or more and / or containspotential dangers posed by The characteristics of the production process ormaterial dapatmengakibatkan workplace accidents such as explosions, fire,pollution and occupational diseases shall implement a system of occupationalsafety and health management (K3). K3 management system shall be implementedby administrators, employers and the entire workforce as a whole in accordancewith the regulations of the Minister of Manpower No. 05/Men/1996 onKeselamatanm Work Management System.Work Management problem became the first affair as aspects that must beconsidered in the implementation of projects, especially in the construction phase.This is due at this stage because they collected a large amount of labor in a verynarrow area. Plus the nature of the construction workers are prone to accidentssuch as high elevation, power, temperature, transporting or lifting heavy objectsand others.Elements of the safety program and the most important is the company'spolicy statement, organization and personnel, maintaining working conditions tomeet the requirements for safety, make a report and analysis of the causes ofaccidents and provide first aid facilities.
PERHITUNGAN STRUKTUR JEMBATAN BETON BERTULANG SUNGAI PERJIWA DI DESA PERJIWA Km.2 KEC.TENGGARONG SEBERANG KAB.KUTAI KARTANEGARA MAHARDIKA MANTARA SAKTI, GHEGHE
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.837 KB)

Abstract

ABSTRAK Jembatan Sungai Perjiwaterletak didesa Perjiwa Km. 2 KecamatanTenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara, jembatan dibuat dengan konstruksi beton bertulang. Desa Perjiwa KM 2 merupakan sebuah desa kecil yang memiliki penduduk berpenghasilan dari sector pertanian dan perkebunan. Untuk memudahkan akses dalam pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan harus melewati jembatan, yang mana keadaan jembatan tersebut sangat kritis serta sangat beresiko, apabila di lalui kendaraan pengang kuthasil pertanian. Tujuan perhitungan adalah untuk mengetahui kebutuhan dimensi dan penulangan struktur atas jembatan. Analisa dalam perhitungan ini menggunakan SNI T-02-2005 (Standart Pembebanan Untuk Jembatan). Dari hasil perhitungan diperoleh panjang jembatan 20 m dan lebar jembatan 7 m, kesimpulan dimensi dan penulangan struktur atas berupa balok gelegar adalah 120 cm x 50 cm dengan tulangan lentur 24 D 32, tulangan bagi 6 Ø 12 dan tulangan geser 2 Ø 12 - 200, balok diafragma 30 cm x 50 cm dengan tulangan 2 D 25 dan tulangan geser 2 Ø 10 - 200, dan tebal plat lantai kendaraan 25 cm dengan tulangan utama D 16 - 100 dan tulangan bagi Ø 12 – 10.
ANALISA PERENCANAAN DINDING PENAHAN TANAH JL. AM. SALEHIDDIN KEC. TENGGARONG KAB. KUTAIKARTANEGARA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Rizal Ariyanto, Muhammad
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.168 KB)

Abstract

Analisa Perencanaan Dinding Penahan Tanah adalah sebuah kegiatan yang berfungsi untuk merencanakan dinding penahan tanah yang mana bangunan dinding penahan tanah ini berfungsi untuk menahan pergerakan tanah Lateral. Dinding penahan tanah sering digunakan untuk menjaga kestabilan bangunan yang berada diatasnya seperti Gedung Dan Jalan, dinding penahan tanah terbagi dari beberapa tipe bangunan yang mana tipe – tipe itu berdasarkan situasi dan kondisi tempat pembagunan dinding penahan tanah tersebut.
OPTIMALISASI WAKTU / PENJADWALAN PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG KEGIATAN PANTI ASUHAN TERPADU SAMARINDA MUHID CHAIR, RONY
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bagian terpenting dalam keberhasilan pengembangan penerapan risetoperasi adalah kemajuan yang terjadi dalam bidang teknologi, khususnyakomputer. Dengan teknologi komputer dapat digunakan sebagai alat bantu untukmenyelesaikan permasalahan matematika supaya menjadi lebih mudahpenyelesaiannya.Dalam mengestimasi waktu dan biaya dalam sebuah proyek makadiperlukan optimalisasi yang biasanya dilakukan untuk mengoptimalkan sumberdaya yang ada serta meminimalkan kendala namun tetap mendapatkan hasil yangoptimal.Permasalahan pada penelitian ini adalah bagaimana cara menentukanlintasan kritis dan nilai optimum pada penjadwalan proyek gedung kegiatan pantiasuhan terpadu samarinda dengan menggunakan metode PERT-CPM danbagaimana cara menentukan lintasan kritis dan nilai optimum pada penjadwalanproyek dengan program Excel.Kata kunci : Optimalisasi penjadwalan, Lintasan Kritis, nilai Optimum, PERT,CPM.
RENCANA ANGGARAN BIAYA DAN PENGENDALIAN WAKTU PADA KEGIATAN PEMELIHARAAN JALAN SIMPANG PERDAU – SANGKULIRANG – MALOI ASHAR, FHERRI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1142.854 KB)

Abstract

FHERRY ASHAR, NPM : 09.11.1001.7311.005, Rencana Anggaran Biaya dan Pengendalian Waktu Pada Kegiatan Pemeliharaan  Jalan Sp. Perdau – Sp.3 Sangkulirang - Maloi, Pembimbing I : ARI SASMOKO ADI.,ST.,MT dan Pembimbing II : ROSA AGUSTANIAH.,ST.,MT Dalam pelaksanaannya, proyek konstruksi membutuhkan suatu manajemen untuk mengolah dari bahan baku sebagai input kegiatan menjadi suatu konstruksi. Dengan kata lain, kegiatan pelaksanaan proyek konstruksi dapat diartikan sebagai suatu kegiatan sementara, yang berlangsung dalam jangka waktu terbatas dengan alokasi sumberdaya tertentu dan dimaksudkan untuk menghasilkan produk dengan kriteria-kriteria yang telah digariskan secara jelas dalam kontrak.Supaya suatu pekerjaan konstruksi dapat berjalan lancar serta efektif, maka diperlukan pengaturan waktu atau penjadwalan dari kegiatan-kegiatan yang terlibat didalamnya. Sehubungan dengan ini maka pihak pelaksana dari suatu pekerjaan konstruksi membuat suatu jadwal waktu pelaksanaan (Time Schedule). Jadwal waktu kegiatan adalah urutan-urutan kerja yang berisi jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan dan waktu awal dan akhir suatu pekerjaan.Total biaya kegiatan konstruksi pemeliharaan berkala Sp. Perdau - Sp3 Sangkulirang – Maloi Rp. 3.264.668.200,00 (Tiga Milyar Dua Ratus Enam Puluh Empat Juta Enam Ratus Enam Puluh Delapan Ribu Dua Ratus Rupiah.Pelaksanaan manajemen waktu pada kegiatan konstruksi pemeliharaan berkala Sp. Perdau - Sp3 Sangkulirang – Maloi di Provinsi Kalimantan Timur. Manajemen waktu termasuk kepada proses yang diperlukan untuk memastikan waktu penyelesaian kegiatan. Sistem manajemen waktu berpusat pada berjalan atau tidaknya perencanaan dan penjadwalan kegiatan. Dimana dalam perencanaan penjadwalan waktu kegiatan  tersebut telah disediakan tata cara yang spesifik untuk menyelesaikan aktivitas konstruksi dengan lebih cepat dan efisien.Berdasarkan analisa pengendalian waktu kegiatan menggunakan kurva-S didapat waktu kegiatan selama 35 minggu. Sedangkan analisa rencana waktu kegiatan menggunakan Network Planning (NWP) selama 29 minggu. Ada selisih waktu kegiatan sebesar 6 minggu. Waktu kritis kegiatan (Critical Path Method/CPM) terdapat pada 3 jalur kegiatan yang sama memerlukan waktu selama 29 minggu, sehingga untuk mendapatkan waktu kritis yang maksimum dihitung berdasarkan besarnya bobot pekerjaan pada masing-masing jalur kegiatan dan didapat Jalur kritis pada Jalur 4 dengan bobot kegiatan sebesar 43,78 %.
PENGARUH PARKIR PADA BADAN JALAN TERHADAP BOK PADA RUAS JALAN LAMBUNG MANGKURAT SAMARINDA AYU WAHIDAH, ANNISA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.945 KB)

Abstract

Parkir adalah keadaan tidak bergerak suatu kendaraan yang bersifat sementara karena ditinggalkan oleh pengemudinya. Tempat parkir merupakan fasilitas yang sangat dibutuhkan oleh para pengguna kendaraan bermotor untuk memarkirkan kendaraan saat ditinggalkan oleh pengemudinya. Tetapi karena kurangnya fasilitas parker maka kegiatan parker sering dilakukan pada ruas jalan.Kegiatan parkir pada ruas jalan diakibatkan kurangnya fasilitas parkir yang tersedia, sehingga menyebabkan berkurangnya kapasitas jalan yang akan berakibat kemacetan pada ruas jalan. Kemacetan juga menyebabkan terjadinya biaya tambahan operasional kendaraan.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh parkir pada badan jalan terhadap kinerja jalan yang diakibatkan oleh aktivitas-aktivitas seperti pedagang yang berjualan pada badan jalan, pejalan kaki yang menyeberang dan angkutan umum yang  berhenti dan terhadap biaya operasional kendaraan. Penelitian akan membandingkan volume dan kecepatan  kendaraan dengan dan tanpa dipengaruhi parkir pada badan jalan. Hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwa parkir pada badan jalan  dapat menurunkan kapasitas jalan dari 2406,77 smp/jam menjadi  1749,70smp/jam dan Kecepatan kendaraan berkurang dari 33,27 km/jam menjadi 27,05 km/jam. Berdasarkan analisa Derajat kejenuhan, Jalan Lambung Mangkurat pada Tahun 2014 akan mengalami kemacetan dengan nilai Derajat kejenuhan mencapai 1,29.
EVALUASI SISA MATERIAL PADA PROYEK GEDUNG AUDITORIUM CHRISTIAN CENTER DI KAB. KUTAI BARAT RINUS, HENDRI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1887.731 KB)

Abstract

Hendri  Rinus. 2014. Evaluasi Sisa Material pada Proyek Gedung  Auditorium Christian Center Di Kab. Kutai Barat. Skripsi, Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945.Material merupakan komponen yang penting dalam menentukan besarnya biaya suatu proyek. Penggunaan material di lapangan seringkali menimbulkan sisa material yang cukup besar sehingga usaha meminimalkan sisa material akan membantu meningkatkan keuntungan kontraktor serta mengurangi dampak lingkungan.  Untuk  itu  perlu  dilakukan  identifikasi  untuk  mengetahui  material yang berpotensi menimbulkan sisa material dan mengetahui persentase kerugian yang disebabkan oleh terjadinya sisa material.Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif untuk menghitung kuantitas sisa material dan metode wawancara untuk mengetahui faktor penyebab sisa material. Proyek yang digunakan sebagai objek penelitian yaitu Proyek Gedung  Auditorium Christian Center Di Kab. Kutai Barat. Data proyek  yang diperlukan berupa gambar konstruksi untuk menghitung kebutuhan material, laporan harian untuk menghitung pembelian material, dan harga satuan bahan untuk menghitung biaya sisa material. Untuk mendukung hasil penelitian, dilakukan penelitian langsung ke lokasi proyek.Berdasarkan hasil evaluasi perhitungan sisa material  pada Proyek Pembangunan Gedung Christian Centrer dapat diketahui bahwa:Persentase biaya sisa material  terbesar selama pelaksanaan proyek berasal dari material Besi D22 sebesar 33,33% atau senilai Rp 82.439.238,97Persentase total biaya sisa material  terhadap total biaya proyek  sebesar 0,56% atau senilai Rp 249.594.287,66
DESIGN OF RIGID PAVEMENT THICKNESS (RIGID PAVEMENT) ROAD BENDANG - MUHAMMAD SAID SAMARINDA CITY YANI, SUR
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1327.182 KB)

Abstract

Increased road pavement conditions that exist today many good damage caused by natural factors, as well as the human factor in this case the vehicle up to a need to increase in order to meet the needs of the higher traffic, in planning as a basis for execution to consider factors including comfort , security and other factors that support good planning and planned. At this time the level of service it is still lacking, so the need to build new roads or road improvements should be planned carefully in order to result in a plan that efisienserta environmentally friendly. The need the need for road infrastructure is an expected by society and is a supporting factor smoothness of the economy. Pavement Thickness planning Bendang-Muhammad Said Samarinda worked with Planning Calculation Method Cement Concrete Pavement (Pd-T-2003) and has the data that already exists planning rigid pavement is obtained plate thickness 27 Cm. For the type of reinforcement used by reinforcing continued reinforcement, obtained planning cement concrete pavement thickness and reinforcement in the form of Dowel and Tie Bar is able to support the load that crosses the road Bendang-Muhammad Said.
PERHITUNGAN TIANG PANCANG PADA PELAKSANAAN PEMBANGUNAN JEMBATAN MARGOMULYO DI KOTA BALIKPAPAN PADA DINAS PEKERJAAN UMUM PROVINSI KALIMANTAN TIMUR RIYANTO, FAJAR
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.538 KB)

Abstract

The purpose of this study among others, is to calculate the burden borne on poles,calculate the bearing capacity of piles based on the data and calculate iron sondir andcalculate the bearing capacity of piles based on the data kalendering. This research wasconducted in the city of Balikpapan Village Margomulyo from June 2012 to October 2012.Methods of analysis of data on the burden borne bridge piling using the method of dataKalendering Hilley and Danish Formula and method of data Sondir with Meyerhoff and ENDBearings and Friction. The data collected are then analyzed to determine how much load iscarried by the bridge piles. The results of the calculation of the bearing capacity of piles ofdata sondir: point (S - 1) Meyerhoff: 41.09 tons, END Bearing and Friction Pile: 40.89 tons;point (S - 2) Meyerhoff: 43.12 tons, END Bearings and friction Pile: 47.85 tons; point (S - 3)Meyerhoff: 45.14 tons, END Bearing and friction Pile: 51.66 tons. Results calculated fromthe data piling kalendering: (Kalendering 1) Method Hilley: 144.79 tons, Method Danish:142.98 tons, Method Benabencq: 221.64 tons; (Kalendering 2) Method Hilley: 111.38 tons,Method Danish: 112.73 tons, 122.09 tons Benabencq method; (Kalendering 3) MethodsHilley: 115.61 tons, method Danish: 104.57 tons, method Benabencq: 104.87 tons.
ANALISIS KINERJA RUAS TERHADAP PARKIR PADA BADAN JALAN PANGLIMA BATUR DI KOTA SAMARINDA HIDAYATI, NILA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.733 KB)

Abstract

 Berdasarkan data Pemerintah Kota Samarinda bahwa bangunan di pinggir jalan tidak memiliki lahan parkir dari tahun ke tahun, sehingga penggunaan badan jalan sebagai lahan parkir di kota Samarinda khususnya di Jalan Panglima Batur menyebabkan kemacetan. Hal ini disebabkan masyarakat menggunakan badan jalan sebagai tempat parkir dan pemilik tempat usaha atau kantor tidak memiliki lahan parkir dan menggunakan badan jalan sebagai tempat parkir.Maksud dari penelitian ini adalah mengetahui dan menghitung pengaruh parkir pada badan jalan (on street parking) terhadap kinerja ruas Jalan Panglima Batur di SamarindaAdapun tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat pelayanan pada jam puncak (peak hour) ruas Jalan Panglima baturBerdasarkan analisis kinerja dengan metode MKJI’97 didapat ;Tingkat pelayanan jam puncak (peak hour) ruas jalan adalah :Segmen 1-   Kondisi ruas jalan tanpa ada parkirSebesar v/c rasio = 0,595 < 0,75, maka tingkat pelayanan (LOS) = C, yang berarti Arus stabil, kecepatan dikontrol oleh arus lalu lintas, pengemudi dibatasi dalam memilih kecepatan.-   Kondisi ruas jalan ada parkirSebesar v/c rasio = 0,81 > 0,75, maka tingkat pelayanan (LOS) = D, yang berarti Arus stabil, kecepatan dikontrol oleh arus lalu lintas, pengemudi dibatasi dalam memilih kecepatan.Segmen 2-  Kondisi ruas jalan tanpa ada parkirSebesar v/c rasio = 0,650 < 0,75, maka tingkat pelayanan (LOS) = C, yang berarti Arus stabil, kecepatan dikontrol oleh arus lalu lintas, pengemudi dibatasi dalam memilih kecepatan.-  Kondisi ruas jalan ada parkirSebesar v/c rasio = 0,675 < 0,75, maka tingkat pelayanan (LOS) = C, yang berarti Arus stabil, kecepatan dikontrol oleh arus lalu lintas, pengemudi dibatasi dalam memilih kecepatan.Segmen 3-  Kondisi ruas jalan tanpa ada parkirSebesar v/c rasio = 0,675 < 0,75, maka tingkat pelayanan (LOS) = C, yang berarti Arus stabil, kecepatan dikontrol oleh arus lalu lintas, pengemudi dibatasi dalam memilih kecepatan.-  Kondisi ruas jalan ada parkirSebesar v/c rasio = 0,636 < 0,75, maka tingkat pelayanan (LOS) = C, yang berarti Arus stabil, kecepatan dikontrol oleh arus lalu lintas, pengemudi dibatasi dalam memilih kecepatan