cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
MOTIVASI
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2016)" : 14 Documents clear
HUBUNGAN PSYCHOLOGICAL WELL BEING DENGAN KONFLIK PERAN GANDA PADA KARYAWATI YANG BEKERJA DI BANK KALTIM KOTA SAMARINDA Sari, Nur Kumala
MOTIVASI Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : MOTIVASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.379 KB)

Abstract

INTISARIPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada terdapat hubungan antara psychological well being dengan konflik peran ganda. Sehingga terdapat dua hubungan yang akan diselidiki dalam penelitian ini, yaitu: 1) psychological well being; 2) konflik peran ganda. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawati yang bekerja di Bank Kaltim Kota Samarinda yang berjumlah sebanyak 50 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dan sapling jenuh.Teknik analisa data yang digunaka adalah korelasi product moment. Dari hasil uji korelasi product moment didapat nila r = -843 dan nilai p = 0,000 < 0,01 maka dari hasil penelitian menujukan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara psychological well being dengan konflik peran ganda.    ABSTRACT            This study aims to determine whether there is an association between psychological well being wit a dual role conflict. So there are two relationship that will be investigated in this study, namely: 1) psychological well being, 2) dual role conflict. The population in this study were employees who worked in a bank kaltim samarinda city numbering as many as 50 people. The samples in this study using purposive sampling and sampling jenuh.            Data analysis technique used is the product moment correlation. From the test result obtained value of the psoduct moment correlation r = -843 and grades p = 0,000 < 0,01 so from the results of research show that there is a significant negative relationship between psychological well being with a dual role conflict.
PSYCHOLOGICAL WELL-BEING WANITA DEWASA LAJANG (Ditinjau dari Empat Tipe Wanita Lajang menurut Stein) PUTRI D. W. S., Frisca FRISCA
MOTIVASI Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : MOTIVASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.902 KB)

Abstract

INTISARIPenelitian ini bertujuan untuk menggambarkan psychological well-being wanita dewasa lajang. Sehingga terdapat 3 hal yang akan diteliti, antara lain yaitu: 1) gambaran psychological well-being wanita dewasa lajang dalam menjalani kehidupannya sehari-hari; 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi psychological well-being wanita dewasa lajang; 3) Upaya wanita dewasa lajang dalam meraih psychological well-being. Subyek dalam penelitian ini terdiri atas tiga wanita dewasa lajang (belum pernah menikah). Sampel pada penelitian ini dipilih secara purposive sampling dan memenuhi kriteria sebagai berikut: 1) wanita dewasa lajang (belum pernah menikah); 2) Termasuk dalam empat kriteria wanita lajang menurut Stein (Voluntary temporary singles, Voluntary stable singles, Involuntary temporary singles, dan Involuntary stable singles); 3) Termasuk dalam kelompok masa dewasa awal (usia 18-40 tahun), masa dewasa madya (usia 40-60), dan masa dewasa akhir (60-meninggal); 4) Berdomisili di kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa wanita dewasa lajang dapat menjalani kehidupan yang sama selayaknya wanita yang sudah menikah. Penelitian ini membuktikan bahwa wanita dewasa lajang mampu mencapai psychological well-being.ABSTRACKThis study aimed to describe the psychological well-being single adult women. So there are three things that will be examined, among other things: 1) picture of psychological well-being of women undergoing single adults in their everyday lives; 2) Factors that affect the psychological well-being single adult women; 3) Efforts single adult women to achieve psychological well-being. The subjects in this study consisted of three adult women single (never married). Samples have been selected by purposive sampling and meet the following criteria: 1) adult women single (never married); 2) Included in the four criteria of single women by Stein (Voluntary temporary singles, singles stable Voluntary, Involuntary temporary singles and Involuntary stable singles); 3) Included in the group of early adulthood (ages 18-40 years), middle adulthood (ages 40-60), and adolescence (60 died); 4) Based in the city of Samarinda. This study uses qualitative research with phenomenological approach. Data collection techniques the researchers used were interviews, observation, and documentation. The results of this study stated that the single adult female can live the same life should a married woman. This study proves that the single adult women are able to achieve psychological well-being.
Subjective Well-Being (SWB): PNS dan Non PNS yang Bersuku Kutai ( Study Indigenous). Yusnita, Emilda Rifi
MOTIVASI Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : MOTIVASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.746 KB)

Abstract

ABSTRACT   Subjective Well-Being merupakan suatu hal yang penting dalam hidup, karena dengan bahagia setiap orang pasti merasakan kenyamanan. Nilai-nilai budaya yang  berbeda mempunyai pengaruh terhadap kognitif, emosi, motivasi dan  sistem perilaku  individu  (Markus  dan Kitayama,1991 dalam Boyun Woo, 2009).Penelitian bertujuan agar peneliti serta pembaca mengetahui Bagaimana perspektif PNS dan Non PNS bersuku Kutai mengenai subjective well- being dan Faktor – Faktor yang mempengaruhi SWB. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif (study indigenous). Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 200 orang,  yaitu PNS dan Non PNS bersuku Kutai. Model sampling dalam penelitian ini menggunakan teknik snow ball sampling, dengan alat pengumpul data berupa   open-ended questionnaire. Hasilnya diketahui bahwa SWB menurut Suku kutai adalah jika mereka memiliki Rasa Puas (34.00%), Nilai Spiritual (33.50%), Kebersaman Keluarga (12.50%), Kesuksesan Pekerjaan (38.00%), Kecukupan Materi (11.00%), Pencapaian/Keinginan (29.50%), Hubungan Sosial (10.00%). Faktor-faktor yang memengaruhi SWB Suku Kutai adalah Faktor Hubungan Sosial, Faktor Kecukupan Materi / Permasalahan Keuangan, Faktor Kesuksesan pekerjaan. 
Pengaruh Locus Of Control Terhadap Gaya Hidup Hedonisme Pada Pegawai Negeri Sipil Di Sekeretariat Daerah Kota Samarinda ., Euis Susana
MOTIVASI Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : MOTIVASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.303 KB)

Abstract

ABSTRACTPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara Locus Of Control dan Gaya Hidup Hedonisme. Sehingga terdapat 2 hubungan yang akan diselidiki dalam penelitian ini, yaitu: 1) Locus Of Control; 2) Gaya Hidup Hedonisme.Penelitian ini dikenakan kepada Pegawai Negeri Sipil Pada Kantor Sekretariat Daerah Kota Samarinda. Subyek dalam penelitian ini berjumlah 68 pegawai. Teknik pengambil sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan Probability sampling  yaitu teknik pengambilan sampel yang memberikan peluang yang sama pada setiap unsur populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik analisa regresi sederhana. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh antara Locus Of Control terhadap Gaya Hidup Hedonisme dengan F = 7,394 dan p = 0,008 < 0,05 yang berarti nilai p yang didapatkan di bawah dari 0,05 maka terdapat pengaruh antara Locus Of Control terhadap Gaya Hidup Hedonisme.  ABSTRACTThis research aims to determine whether there is a relationship between Locus Of Control and Hedonism Lifestyle. So there are two relationships that will be investigated in this study, namely: 1) Locus Of Control; 2)  Hedonism Lifestyale.This research is introduced to the Civil Servants At the Regional Secretariat Samarinda. Subjects in this study amounted to 68 employees. Mechanical sampling in this research is using Probability sampling, a sampling technique that provide equal opportunities to each element of the population to be elected as members of the sample.Data analysis techniques that used in this research is simple regression analysis techniques. These results indicate that there is influence between Locus Of Control against Hedonism Lifestyle with F = 7.394 and p = 0.008 <0.05, which means that the p-value of 0.05 was obtained under then there is influence between Locus Of Control against  Hedonism Lifestyale

Page 2 of 2 | Total Record : 14