cover
Contact Name
Muhammad Azwar
Contact Email
muh.azwar@uin-alauddin.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
muh.azwar@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Al-Hikmah
ISSN : 14115557     EISSN : 29627206     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal A-Hikmah adalah jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. Terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Berisi tulisan ilmiah dan hasil penelitian dalam bidang keislaman (religious studies).
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 21 No 1 (2019): June" : 17 Documents clear
ISLAM DI AUSTRALIA (Tinjauan Historis dan Perkembangan) M Dahlan M
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 21 No 1 (2019): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Tulisan ini bertujuan mengungkapkan perkembangan Islam di Negara Australia dengan objek pembahasan meliputi: (1) sejarah kedatangan Islam di Australia, (2) Perkembangan Islam di Australia.Sebagian besar sejarawan mengemukakan bahwa Islam masuk di Australia melalui pelaut dan pedagang dari Makassar yang mencari teripang di laut Australia. Selanjutnya imigran muslim lainnya yang masuk ke Australia adalah komunitas muslim dari Afganistan yang sengaja didatangkan untuk membuka lahan-lahan gurun di Australia kelak melahirkan komunitas muslim besar di negara Australia.Perkembangan Islam di Australia dapat dilihat pada meningkatnya populasi muslim di sana, kemajuan aspek pendidkan formal dan non formal serta kemunculan kegiatan organisasi keislaman. Perkembangan Islam juga dapat dilihat pada pembangunan fisik bangunan Islam di Australia seperti berdirinya ratusan masjid dan bangunan lain dengan arsitektur yang megah seperti museum dan Islamic Center. 
PENGEMBANGAN KESADARAN MULTIKULTURAL PADA PEMBELAJARAN DI JURUSAN SEJARAH DAN KEBUDAYAAN ISLAM FAKULTAS ADAB DAN HUMANIORA UIN ALAUDDIN MAKASSAR (Studi Content Analysis Mata Kuliah Islam dan Multikulturalisme) Rahmat Rahmat
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 21 No 1 (2019): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurusan Sejarah dan Kebudayaan telah melakukan pengembangan pembelajaran multikultura. Salah satu indikator, dicantumkannya mata kuliah Islam dan Multikulturalisme dalam kurikulum. Pada mata kuliah ini dibahas tema-tema yang berbasis multikultural dalam konteks identifikasi global, yaitu: globalisasi, gerakan radikalisme, pluralisme, demokrasi, hak asasi manusia, kesetaraan gender, dan hubungan agama dan negara. Pengembangan kesadaran multikultural mahasiswa diimplementasikan melalui tahap: pertama, multicultural knowing, yaitu upaya mentransformasikan pengetahuan konsep-konsep multikulturalisme. Kedua, multicultural feeling, yaitu upaya menginternalisasikan nilai-nilai multikultural melalui pemahaman prinsif-prinsif multikulturalisme, terutama prinsif keterbukaan dan moderasi. Ketiga, multicultural action, yaitu upaya karakterisasi sikap mahasiswa dalam bentuk living in harmony, yaitu dapat hidup bersama dalam kerukunan dan kedamaian dengan tetap saling menghargai, menghormati, dan menerima perbedaan dengan sikap toleransi. Nilai-nilai multikultural yang diharapkan sebagai upaya pengembangan kesadaran multikultural adalah: pertama, terwujudnya nilai-nilai keanekaragaman, baik keanekaragaman suku, bangsa, dan budaya maupun keanekaragaman agama dan aliran keagamaan. Kedua, terwujudnya nilai perasaudaraan dalam hidup bersama, baik hidup bersama karena seagama dan sebangsa, maupun karena sesama manusia. Ketiga, terwujudnya nilai kedamaian dan keselamatan.
PERSPEKTIF ISLAM TENTANG KERAGAMAN (Telaah terhadap konsep Pluralisme) Gustia Tahir
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 21 No 1 (2019): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Religious pluralism is a contemporer discourse in religious community. It is discussed because there is a phenomenon that the religious conflict existing in society due to misunderstanding among the followers of religion. They respectively claimed the truth of their religion and thus have absolute right to enter the paradise, meanwhile others have no opportunity and chance to teste the convenience of heaven. In this case, religious pluralism must be socialized to establish good harmony among the followers of religion               
PENGEMBANGAN KESADARAN MULTIKULTURAL PADA PEMBELAJARAN DI JURUSAN SEJARAH DAN KEBUDAYAAN ISLAM FAKULTAS ADAB DAN HUMANIORA UIN ALAUDDIN MAKASSAR (Studi Content Analysis Mata Kuliah Islam dan Multikulturalisme) Rahmat Rahmat
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 21 No 1 (2019): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurusan Sejarah dan Kebudayaan telah melakukan pengembangan pembelajaran multikultura. Salah satu indikator, dicantumkannya mata kuliah Islam dan Multikulturalisme dalam kurikulum. Pada mata kuliah ini dibahas tema-tema yang berbasis multikultural dalam konteks identifikasi global, yaitu: globalisasi, gerakan radikalisme, pluralisme, demokrasi, hak asasi manusia, kesetaraan gender, dan hubungan agama dan negara. Pengembangan kesadaran multikultural mahasiswa diimplementasikan melalui tahap: pertama, multicultural knowing, yaitu upaya mentransformasikan pengetahuan konsep-konsep multikulturalisme. Kedua, multicultural feeling, yaitu upaya menginternalisasikan nilai-nilai multikultural melalui pemahaman prinsif-prinsif multikulturalisme, terutama prinsif keterbukaan dan moderasi. Ketiga, multicultural action, yaitu upaya karakterisasi sikap mahasiswa dalam bentuk living in harmony, yaitu dapat hidup bersama dalam kerukunan dan kedamaian dengan tetap saling menghargai, menghormati, dan menerima perbedaan dengan sikap toleransi. Nilai-nilai multikultural yang diharapkan sebagai upaya pengembangan kesadaran multikultural adalah: pertama, terwujudnya nilai-nilai keanekaragaman, baik keanekaragaman suku, bangsa, dan budaya maupun keanekaragaman agama dan aliran keagamaan. Kedua, terwujudnya nilai perasaudaraan dalam hidup bersama, baik hidup bersama karena seagama dan sebangsa, maupun karena sesama manusia. Ketiga, terwujudnya nilai kedamaian dan keselamatan.
Islam di Perancis (Islamisasi, Perkembangan, dan Eksitensi) Salmah Intan
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 21 No 1 (2019): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan mengungkapkan perkembangan Islam di Negara Australia dengan objek pembahasan meliputi: (1) proses islamisasi di Prancis, (2) perkembangan Islam di Prancis, (3) problematika dan eksistensi umat Islam di Perancis. Proses Islamisasi di Perancis di perkirakan bermula sejak terjadinya perang salib, yakni sekitar aba ke 11 sampai ke 13 M, kemudian proses Islamisasi tersebut berlanjut pada tahun 1830, yakni ketika imigran muslim berdatangan membawa barang dagangan mereka ke Perancis. Pertama, disebut proses Islamisasi melalui jalur peperangan daan yang kedua di sebut Islamisasi melalui jalur perdagangan. Pada masa-masa berikutnya proses Islamisasi di Perancis melalui jalur dakwah dan perkawinan.Umat Islam terus mengalami perkembangan di Prancis dari tahun ke tahun, terutama melalui jalur dakwah dan pernikahan, maka di perkirakan bahwa untuk tahun-tahun berikutnya, populasi ummat Islam di Perancis mengalami perkembangan yang signifikan secara kuantitatif. Seiring dengan perkembangan Islam di Perancis, ternyata umat Islam di sana dewasa ini, menghadpi problematika yang cukup pelik, terutama adanya pelarangan menggunakan jilbab bagi kaum muslimah. Pelarangan berjilbab di Perancis, ditenggarai sebagai usaha Barat untuk memaksa umat Islam agar melanggar hukum Islam. Walaupun demikian, kelihatan bahwa umat Islam di Perancis dewasa ini tetap eksis dan mampu bertahan hidup melawan situasi dan kondisi yang mengintarinya.
ASSUNA: TRADISI SUKU MAKASSAR (Studi Antropologi Budaya) Nasruddin Nasruddin
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 21 No 1 (2019): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi tradisi assunna, untuk mengetahui proses tradisi Assunna, dan untuk mengetahui dampak Masyarakat mengenai tradisi assunna pada Masyarakat suku Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi tradisi assunna sudah ada sejak sebelum Islam dan berlangsung sampai sekarang. Proses tradisi assunna melalui berbagai tradisi yaitu, pambangungang palang, appassili, ammuntuli, akkorongtigi, akkattere’ dan pesta assunna. Dampak tradisi assunna pada masyarakat suku Makassar yaitu memiliki dampak positif, yaitu nilai sifat gotong royong masih terpelihara dengan baik, hubungan kekerabatan terjaga, dan sifat tolong-menolong juga masih terpelihara dengan baik. Tradisi assunna adalah tradisi masyarakat Makassar yang patut mendapat perhatian baik pemerintah maupun dinas terkait tradisi assunna bisa menjadi destinasi budaya yang bisa memberi dampak ekonomi bagi masyarakat. Tradisi assunna merupakan kearifan lokal masyarakat suku Makassar.   
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN VISUAL PADA MATA PELAJARAN SKI DI MADRASAH TSANAWIYAH DDI GALESONG BARU MAKASSAR Ihdiana Ihdiana
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 21 No 1 (2019): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Penggunaan Media Pembelajaran Visual pada Mata Pelajaran SKI. Lokasi penelitian ini adalah di MTs DDI Galesong Baru Makassar. Permasalahan pokok dalam penelitian ini diarahkan pada bagaimana gambaran penggunaan media pembelajaran pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTs DDI Galesong Baru Makassar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan secara objektif tentang penggunaan pembelajaran visual dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran SKI di MTs DDI Galesong Baru Makassar. Gambaran penggunaan media yang selama ini telah berlangsung dan sangat memotivasi belajar siswa pada masing-masing kategori yaitu: 30 responden  termotivasi atau sebesar 59,41 persen,  sisanya  sangat termotivasi 14 responden atau sebesar 34,65 persen, kurang termotivasi 1 responden atau sebesar 1,49 persen dan yang tidak termotivasi hanya 4 responden atau sebesar 3,96  persen.

Page 2 of 2 | Total Record : 17