cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
AL-Fikr
ISSN : 14112140     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Al-Fikr diterbitkan oleh Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar. Al-Fikr diterbitkan pertama kali bulan juni 1996 dengan nama jurnal al Fikr : World Journal for Islamic Studies kemudian berubah pada tahun 2002 dengan nama al-Fikr : Jurnal Pendidikan Islam. Al-Fikr adalah jurnal terakreditasi nasional melalui Surat Keputusan Direktorat Pendidikan Tinggi Kemendiknas RI. Nomor 51/DIKTI/Kep/2010 tanggal 5 Juli 2010
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 26 No 2 (2024): Agustus" : 12 Documents clear
Perspektif Islam terhadap Migrasi Desa-Kota dan Perubahan Struktur Sosial di Pedesaan Sulawesi Selatan Suriyani
Jurnal Ushuluddin: Media Dialog Pemikiran Islam Vol 26 No 2 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jumdpi.v26i2.51066

Abstract

Migrasi desa-kota merupakan fenomena yang sedang tren di Sulawesi Selatan dan membawa dampak besar terhadap struktur sosial di pedesaan. Perubahan ini mempengaruhi struktur keluarga, pekerjaan, dan hubungan sosial, yang kemudian memicu perlunya kajian mendalam dari perspektif Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak migrasi desa-kota terhadap perubahan struktur sosial di pedesaan Sulawesi Selatan serta menganalisis fenomena ini melalui lensa ajaran Islam. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur mengenai migrasi dan perubahan sosial, serta analisis teks-teks Islam (Al-Qur'an dan Hadis) yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa migrasi menyebabkan fragmentasi struktur sosial tradisional di pedesaan, terutama dalam hubungan kekeluargaan dan kohesi sosial. Namun, ajaran Islam memberikan panduan yang dapat membantu komunitas dalam mengatasi perubahan ini, termasuk melalui penguatan ikatan keluarga dan penerapan prinsip keadilan sosial. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya integrasi nilai-nilai Islam dalam kebijakan dan program pengembangan pedesaan untuk mempertahankan keseimbangan sosial di tengah dinamika migrasi. Selain itu, penelitian ini menyarankan agar lembaga keagamaan dan pemerintah berkolaborasi dalam upaya pemberdayaan masyarakat pedesaan guna mengurangi dampak negatif migrasi.
Peran Moderasi Beragama dalam Meredam Potensi Konflik di Era Digital Abdul Rauf, Rusmin; Tawakkal, Andi Tazkirah; Neliza; Astrid Lutfia
Jurnal Ushuluddin: Media Dialog Pemikiran Islam Vol 26 No 2 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jumdpi.v26i2.52344

Abstract

Penggunaan media sosial telah meningkat pesat, membawa dampak signifikan pada hubungan antarumat beragama. Moderasi beragama menjadi pendekatan penting untuk meredam potensi konflik di era digital. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran moderasi beragama dalam mengurangi ketegangan dan konflik antar kelompok agama di platform digital. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan analisis konten dari media sosial seperti Facebook, Twitter, dan forum online. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan moderasi beragama berperan signifikan dalam meredam konflik di media sosial. Kampanye dan konten yang mempromosikan nilai moderasi meningkatkan toleransi dan kerukunan antar umat beragama. Moderasi beragama penting dalam menjaga kerukunan dan mengurangi konflik di era digital. Diperlukan upaya kolaboratif antara pemimpin agama, masyarakat, dan platform digital untuk mempromosikan moderasi beragama secara efektif. Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk mengeksplorasi strategi-strategi spesifik yang dapat memperkuat moderasi beragama di media sosial.

Page 2 of 2 | Total Record : 12