cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Perpustakaan Pertanian
Published by Kementerian Pertanian
ISSN : 08541078     EISSN : 25410814     DOI : -
Jurnal Perpustakaan Pertanian diterbitkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian dengan frekuensi terbit 2 kali per tahun. Jurnal ini memuat hasil penelitian atau tinjauan/kajian tentang aktivitas pustakawan/perpustakaan dan ilmuwan informasi di Indonesia. Jurnal Perpustakaan Pertanian menerima tulisan pustakawan dan pemerhati perpustakaan/informasi bidang pertanian. Penerbitan jurnal diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan pustakawan dalam bidang keahliannya.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 25, No 2 (2016): Oktober 2016" : 5 Documents clear
PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN SISTEM E-LEARNING PERPUSTAKAAN PERTANIAN Eka Kusmayadi; Heryati Suryantini
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 25, No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v25n2.2016.p71-77

Abstract

Pustakawan perlu terus berupaya meningkatkan kompetensinya agar dapat mengelola perpustakaan dengan baik dan benar. Hal tersebut sesuai dengan amanat UU No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Namun, kompetensi pustakawan Kementerian Pertanian dalam pengelolaan perpustakaan belum optimal. Kondisi tersebut antara lain disebabkan kurangnya kesempatan pustakawan untuk mengikuti pelatihan, kurangnya kemandirian untuk meningkatkan kompetensi, dan terbatasnya dana untuk mengikuti kegiatan pengembangan kompetensi. Salah satu sarana peningkatan kompetensi yang sudah lama dimanfaatkan, terutama dalam dunia pendidikan, ialah e-learning. Sistem ini memanfaatkan kemajuan di bidang teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan kemampuan peserta didik. Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian telah membangun e-learning dengan memperhatikan metode Daur Hidup Sistem Informasi (SDLC) serta menyiapkan modul untuk mengisi materi e-learning. Melalui aplikasi ini, pustakawan diharapkan dapat mengikuti pembelajaran teknis pengelolaan perpustakaan serta memperoleh bimbingan teknis untuk keperluan uji kompetensi dan sertifikasi. Pada pengembangan selanjutnya, e-learning dapat digunakan untuk meningkatkan literasi informasi pengguna perpustakaan (pemustaka) lainnya. Agar e-learning beroperasi dengan baik diperlukan SOP pengoperasian sistem dan  pemeliharaan server.
ANALISIS PENILAIAN ANGKA KREDIT PUSTAKAWAN LINGKUP KEMENTERIAN PERTANIAN Etty Andriaty; Dyah Artati; Juju Juariah
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 25, No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v25n2.2016.p45-54

Abstract

Pemahaman terhadap butir-butir kegiatan yang diatur dalam SK Menpan No. 132 Tahun 2002 maupun Peraturan Menpan dan RB No. 9 Tahun 2014 masih belum merata untuk setiap pustakawan. Hal ini mengakibatkan terjadinya perbedaan nilai angka kredit antara yang diajukan pustakawan dalam DUPAK dengan hasil penilaian Tim Penilai. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran pustakawan, perbedaan nilai angka kredit yang diajukan pustakawan dengan hasil penilaian Tim Penilai, dan masalah yang menyebabkan perbedaan nilai angka kredit tersebut. Pengkajian deskriptif dilakukan terhadap DUPAK di Sekretariat Tim Penilai Jabatan Fungsional Pustakawan Kementerian Pertanian tahun 2012-2016. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa sebaran pustakawan di lingkup Kementerian Pertanian belum merata, bahkan terdapat UK/UPT yang belum memiliki pustakawan. Pustakawan cenderung untuk melaporkan butir kegiatan yang nilainya besar. Hal ini dapat dilihat dari jumlah DUPAK untuk penelusuran informasi untuk bahan bacaan (117 orang), penyebaran informasi terseleksi (112 orang), dan menjadi pemandu pameran (26 orang). Kegiatan dengan nilai rata-rata angka kredit tertinggi adalah katalogisasi, membuat karya tulis populer yang diterbitkan di media massa, dan membuat karya tulis yang disampaikan pada pertemuan/diklat, dengan nilai masing-masing 34,458; 4,000; dan 8,450. Sebaliknya, kegiatan membuat karya saduran/terjemahan pada subunsur pengembangan profesi merupakan kegiatan yang mempunyai nilai Rata-rata angka kredit yang yang ditolak tertinggi  (93%). Perbedaan hasil penilaian (PAK) dengan DUPAK yang diajukan antara lain karena bukti fisik tidak terpenuhi, bukti fisik tidak sesuai, dan angka kredit melebihi ketentuan.
PENGARUH SUMBER INFORMASI TERHADAP KEPUTUSAN ADOPSI INOVASI PERTANIAN BIOINDUSTRI SERAI WANGI DAN TERNAK Rushendi Rushendi; Reni Siti Zachroni
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 25, No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v25n2.2016.p37-44

Abstract

Penerapan inovasi pertanian bioindustri integrasi serai wangi dan ternak sapi bertujuan untuk meningkatkan produktivitas lahan dan mengurangi pemanfaatan input dari luar. Namun, penerapan inovasi tersebut oleh petani cenderung lambat. Oleh karena itu, diperlukan studi adopsi teknologi pertanian untuk memahami sumber informasi yang diperoleh petani dalam membuat keputusan adopsi inovasi pertanian bioindustri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sumber informasi dalam keputusan adopsi inovasi pertanian bioindustri integrasi serai wangi dan ternak. Penelitian menggunakan metode survei melalui pendekatan kuantitatif deskriptif dengan uji korelasi regresi. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja (purposive) dengan teknik cluster random sampling di empat dusun di Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Bandung Barat, pada bulan Maret–Mei 2016 dengan total sampel 230 petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen inovasi yang diadopsi petani adalah menanam serai wangi, pemanfaatan limbah kotoran ternak menjadi pupuk organik, pemanfaatan limbah kotoran ternak menjadi biogas rumah tangga, dan membuat yoghurt. Faktor yang memengaruhi keputusan petani untuk mengadopsi inovasi pertanian bioindustri integrasi serai wangi dan ternak yaitu komunikasi melalui media dialog, tingkat kompetensi sumber informasi yang masuk kategori tinggi, dan tingkat kepercayaan sumber informasi terpercaya.
KOLABORASI PENELITI BIDANG BIOTEKNOLOGI DAN SUMBER DAYA GENETIK PERTANIAN PADA JURNAL AGROBIOGEN Heryati Suryantini; Nurdiana Nurdiana
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 25, No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v25n2.2016.p63-70

Abstract

Karya tulis ilmiah yang dihasilkan dari suatu penelitian merupakan bagian penting dari proses penelitian. Artikel yang diterbitkan sebagai hasil penelitian beberapa peneliti dipandang sebagai output yang terukur dari kolaborasi penelitian. Mempelajari kolaborasi penelitian pada suatu bidang dapat dilakukan dengan mengamati publikasi ilmiah yang mewadahinya. Pengkajian dengan menggunakan pendekatan bibliometrika ini dilakukan untuk mengetahui kontribusi peneliti dalam menerbitkan artikelnya di Jurnal AgroBiogen, menganalisis subjek artikel, menghitung tingkat kolaborasi penulis, dan mengetahui produktivitas penulis pada jurnal tersebut. Penghitungan tingkat kolaborasi menggunakan rumus Subramanyam. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa BB Biogen menyumbang artikel terbanyak dengan 226 artikel, disusul Institut Pertanian Bogor 89 artikel, dan Balitsereal 6 artikel. Biologi molekuler (53,23%) merupakan subjek artikel terbanyak yang dimuat dalam Jurnal AgroBiogen, disusul subjek biologi sel dan jaringan (26,61%), pengelolaan sumber daya genetik (16,13%), dan biokimia (4,03%). Sebagian besar (84,68%) artikel pada Jurnal AgroBiogen merupakan karya kolaborasi dengan tingkat kolaborasi 0,85. Artikel dengan kolaborasi tiga penulis merupakan yang terbanyak, yaitu 30 artikel (24,19%). Penulis yang paling produktif adalah Dwinita W. Utami dengan 14 artikel, disusul Ika Mariska 11 artikel.
KUALITAS LAYANAN PERPUSTAKAAN SMK-PP NEGERI KUPANG DALAM PERSPEKTIF LIBQUAL+TM Widaryono Widaryono
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 25, No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v25n2.2016.p55-62

Abstract

Perpustakaan sebagai unit pelayanan jasa nonprofit yang berorientasi kepada pemustaka dituntut untuk memberikan layanan prima. Pelayanan yang berkualitas akan berujung kepada kepuasan para pemustaka yang menggunakan jasa perpustakaan. Hal tersebut merupakan salah satu tolok ukur keberhasilan pelayanan perpustakaan. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dan harapan siswa terhadap kualitas layanan perpustakaan Sekolah Menengah Kejuruan Pembangunan Pertanian (SMK-PP Negeri Kupang). Pengkajian dilaksanakan di perpustakaan SMK-PP Negeri Kupang pada Maret-Mei 2016 dengan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah siswa SMK-PP Negeri Kupang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling sebanyak 62 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan instrumen pernyataan diadopsi dari LibQual+TM yang mengukur kesenjangan antara persepsi dan harapan pemustaka terhadap layanan perpustakaan dari aspek akses terhadap informasi, sikap pustakawan/ petugas dalam melayani pemustaka, kemudahan pencarian informasi secara individual, dan perpustakaan sebagai tempat. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa kualitas layanan perpustakaan SMK-PP Negeri Kupang telah dapat memenuhi harapan minimum pemustaka. Hal ini ditunjukkan dengan skor rata-rata adequacy gap (AG) yang positif (0,67). Dimensi yang paling memenuhi harapan dan persepsi pemustaka adalah akses terhadap informasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5