cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Published by Kementerian Pertanian
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT adalah publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. Buletin ini memuat hasil penelitian terkait komoditas rempah dan obat yang belum diterbitkan pada media lain.
Arjuna Subject : -
Articles 544 Documents
Pengaruh Perendaman Bibit Dengan Zat Pengatur Tumbuh dan Jenis Mulsa Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jahe E.M Rachmat; Hidayat Moko
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 8, No 1 (1993): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v8n1.1993.24-29

Abstract

PENGARUH CEKAMAN DEFISIT AIR TERHADAP PEMBENTUKAN BAHAN AKTIF PADA PURWOCENG Octivia Trisilawati; Joko Pitono
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 23, No 1 (2012): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v23n1.2012.%p

Abstract

Purwoceng (Pimpinella pruatjan Molk.) berkhasiat aprodisiak dengan bahan aktif antara lain steriod, saponin dan ber-gaptin. Penelitian dilakukan di KP. Gunung Putri, bertujuan untuk menge-tahui hubungan cekaman defisit air dengan pembentukan bahan aktif penting pada purwoceng. Pada kegiatan penelitian ini dilakukan dua pengujian yaitu respon pembentukan bahan aktif terhadap peningkatan level cekaman defisit air pada tiga fase pertumbuhan tanaman (3, 5, dan 7 bulan), dan kandungan bahan aktif purwoceng pada kondisi tingkat ketersediaan air tanah di level 80% kegiatan lapang (KL), 60% KL, 50% KL, dan 40% KL, dengan meng-gunakan rancangan acak kelompok, 6 ulangan, pada intensitas cahaya 55%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa periode cekaman defisit air berpengaruh terhadap pembentukan bahan aktif pur-woceng. Periode cekaman defisit air 21-38 hari berpengaruh terhadap kandung-an bahan aktif steroid, saponin dan bergapten. Periode cekaman defisit air selama 21-24 hari pada purwoceng berumur tiga bulan menghasilkan kan-dungan stigmasterol dan sitosterol ter-tinggi. Cekaman ringan dengan potensial air pada jaringan daunantara 5-12 bar menghasilkan kandungan bahan aktif steroid dan saponin tertinggi pada tujuh bulan setelah tanam (BST). Perlakuan cekaman defisit air selama 2 bulan dengan pengaturan ketersediaan air tanah setara 60% KL menghasilkan bahan aktif stigmasterol (0,121%), sitos-terol (0,087%) tertinggi pada tanaman purwoceng berumur lima bulan, sedang-kan empat bulan cekamans defisit air dengan 50% KL menghasilkan kandung-an saponin (0,149%) tertinggi pada umur tanaman tujuh bulan.
MULTIPLIKASI TUNAS, PERAKARAN DAN AKLIMATISASI TANAMAN SAMBANG NYAWA (Gynura procumbens) N. Nova Kristina; Nursalam Sirait; Nurliani Bermawie
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 16, No 2 (2005): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v16n2.2005.%p

Abstract

Shoots Multiplication, Rooting, and Acclimatization of Gynura procumbensThe research was performance to obtain shoots multiplication, rooting and acclimati-zation of Gynura procumbens was conducted    January  2004 to May 2005 at the Laboratory of Tissue Culture of Gremplasm and Breeding Division. This research was conducted within two steps, i.e. 1) : Shoots multiplication  in : MS + BA (0; 0,1; 0,3 and 0,5 ) mg/l; 2) rooting and acclimatization. Explants were culture on rooting medium MS + IAA (0,1; 0,3); MS + IBA  (0,1; 0,3) or NAA (0,1 and 0,3) mg/l. Acclimatization were performanced on the two kinds of media i.e. dung manure + soil (1 : 1) or husk + soil (1 : 1). Rooting and shoots multiplication were arranged in completely randomized design, with 10 replications and 2 explants for each bottle. Acclimatization was arranged in randomized-block design with 10 replications and 1 plantlet for each treatment. The results showed the best medium for multiplication shoot was MS-free hormone with 5,4 shoots, 2 months after cultured. The highest number of roots was obtained in NAA 0,1 mg/l with 9,3/plantet. MS + IBA 0,3 mg/l give the longest roots (9,58 cm) and IAA 0,1 mg/l the highest number of leaf (12/plantet). Interaction between the source medium and acclimatization medium was observed however, there was no significantly difference between IAA 0,1 mg/l and IBA 0,1 mg/l in number of shoots and long shoots (5,2 and 5,01 cm). 
Pengolahan dan Perbaikan Mutu Hasil Temulawak Nanan Nurdjanah
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 2, No 2 (1987): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v2n2.1987.53-59

Abstract

Pengaruh Cara Pemakaian dan Konsentrasi Ethepon Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jahe Hidayat Moko; E.M Rachmat S; NFN Rosita Sri - MD
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 9, No 1 (1994): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v9n1.1994.5-9

Abstract

Setek Cengkeh dan Tipe Pertumbuhan Akarnya St A. Rahayuningsih; Endang Hadipoentyanti
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 4, No 1 (1989): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v4n1.1989.42-46

Abstract

Pengaruh Temperatur, Kelembaban dan Cahaya Terhadap Pertumbuhan In Vitro Rhizoctonia Solani KUHN. Asal Tanaman Mentha Piperita NFN Sukamto; Mesak Tombe
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 7, No 2 (1992): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v7n2.1992.26-30

Abstract

The Growth, Productivity and Quality of Fifteen Accessions of Ceylon Cinnamon at Medium Elevation of Solok, West Sumatera Erma Suryani; NFN Nurmansyah; Susi Purwiyanti; Otih Rostiana
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 28, No 2 (2017): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v28n2.2017.105-112

Abstract

The evaluation of growth, productivity and quality of 15 accessions of Ceylon cinnamon (Cinnamomum zeylanicum Blume) at the medium elevation in Laing Research Installation Solok West Sumatra, has been conducted from January 2007 to April 2013. The experiment was arranged in Randomized Block Design with 15 treatments (accessions) and repeated three times. Parameter observed were plant height, stem diameter, number of branches, bark thickness, bark production, leaf production, oil yield and components of oils. The results showed that, the highest plant height was Czl16 (497.67 cm) and Czl30 (478.33 cm). The largest stem diameter was Czl16 (12.33 cm) followed by Czl15 (11.33 cm) Czl02 (11.00 cm) and Czl29 (11.00 cm). The highest branch number was Czl30 (30.00), Czl15 (29.00), Czl22 (29.00) and Czl35 (28.66). The highest production of dry bark was Czl30 (4,350 g.treeˉ¹) and the lowest one was Czl03 (1,800 g.treeˉ¹). The highest leaf production was Czl15 (18,700 g.treeˉ¹ and Czl16 (18366.67 g.treeˉ¹), and the lowest one was Czl03 (7,633.33 g.treeˉ¹). The highest of oil yield was Czl12 and  Czl30 0.75 %  each  and the lowest one was Czl11 (0.27 %). The highest of  cinnamaldehyde content was Czl35 (61.24 %), followed by Czl22 (59.38 %) and the lowest one was Czl17 (37.78 %). The chemical components of oils of cinnamon bar analyzed by GCMS from Czl35 accession consisted of 51 components and the primary components were cinnamaldehyde 61.29 %, eugenol 6.87 %, β-caryophyllane 6.59 %, cinnamyl acetate 5.61 %, β-phellandrene 4.79 %, dillapiole 3.39 %, benzoic acid 1.82 %, Linalool 1 %, and 43 other components each below 1 %.
Pengaruh Salinitas Terhadap Pertumbuhan Tanaman Lada A. Makka Murni; Edy Sudiadi
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 7, No 1 (1992): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v7n1.1992.15-18

Abstract

PENGARUH LOKASI PENYIMPANAN DAN PELAPISAN (COATING) BENIH DENGAN PESTISIDA NABATI TERHADAP MUTU BENIH RIMPANG JAHE . Sukarman; Deliah Seswita
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 23, No 1 (2012): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v23n1.2012.%p

Abstract

Salah satu permasalahan dalam penyediaan benih jahe adalah terjadinya kerusakan benih seperti penyusutan bobot rimpang, keriput dan bertunas selama penyimpanan. Kendala tersebut dapat dipecahkan melalui penyimpanan di lokasi yang beriklim sejuk dan pelapisan benih pestisida nabati. Informasi lokasi penyimpanan dan pelapisan benih untuk mempertahankan mutu benih jahe masih terbatas. Percobaan ini dilakukan dengan tujuan untuk mempelajari mutu fisik, fisiologis benih pada lokasi dan cara pelapisan yang berbeda. Percobaan dilakukan di Cimanggu, Bogor dan KP. Gunung Putri, Balittro sejak Agustus 2009 sampai Januari 2010. Percobaan faktorial, dengan dua faktor, tiga ulangan dan 20 sampel untuk setiap perlakuan disusun dalam rancangan acak kelompok (RAK). Faktor pertama adalah dua tinggi tempat penyimpanan yaitu : 1) KP. Cimanggu (250 m dpl) dan 2) KP. Gunung Putri (1.400 m dpl). Faktor kedua adalah tujuh perlakuan coating yaitu : 1) Kontrol, 2) (Cekam EC), 3). Cees EC, 4) (Mitol 2 ml/l), 5) Ditama SP, 6) Minyak jarak 10 ml/l dan 7) Rehidrasi. Pengamatan dilakukan setiap bulan, parameter yang diamati meliputi mutu fisik (penyusutan bobot rimpang dan kadar air) serta kualitas mutu fisiologis (daya tumbuh, jumlah rimpang bertunas, jumlah tunas per impang dan panjang tunas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu fisik dan fisiologis benih - rimpang jahe, dipengaruhi oleh lokasi penyimpanan, tetapi tidak dipengaruhi oleh pelapisan dan interaksinya. KP. Gunung Putri dengan rata rata suhu harian 19,20C dan kelembaban 90,1% layak digunakan sebagai lokasi penyimpanan benih jahe, sampai 5 bulan, kualitas benih tidak berbeda dengan kondisi sebelum penyimpanan tanpa memerlukan perlakuan benih khusus. Oleh karena itu untuk menjaga kualitas, benih jahe harus disimpan di dataran tinggi.

Filter by Year

1986 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 32, No 2 (2021): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 32, No 1 (2021): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 31, No 2 (2020): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 31, No 1 (2020): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 30, No 2 (2019): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 30, No 1 (2019): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 29, No 2 (2018): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 29, No 1 (2018): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 28, No 2 (2017): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 28, No 1 (2017): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 27, No 2 (2016): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 27, No 1 (2016): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 26, No 2 (2015): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 26, No 1 (2015): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 25, No 2 (2014): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 25, No 1 (2014): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 24, No 2 (2013): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 24, No 2 (2013): Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 24, No 1 (2013): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 24, No 1 (2013): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 23, No 2 (2012): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 23, No 1 (2012): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 22, No 2 (2011): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 22, No 1 (2011): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 21, No 2 (2010): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 21, No 1 (2010): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 20, No 2 (2009): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 20, No 1 (2009): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 19, No 2 (2008): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 19, No 1 (2008): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 18, No 2 (2007): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 18, No 1 (2007): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 17, No 2 (2006): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 17, No 1 (2006): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 16, No 2 (2005): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 16, No 1 (2005): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 15, No 2 (2004): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 15, No 1 (2004): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 14, No 2 (2003): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 14, No 2 (2003): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 14, No 1 (2003): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 13, No 2 (2002): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 13, No 1 (2002): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 12, No 1 (2001): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 11, No 2 (2000): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 10, No 1 (1999): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 9, No 2 (1994): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 9, No 1 (1994): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 8, No 2 (1993): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 8, No 1 (1993): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 7, No 2 (1992): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 7, No 1 (1992): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 6, No 2 (1991): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 6, No 1 (1991): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 5, No 2 (1990): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 5, No 1 (1990): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 4, No 2 (1989): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 4, No 1 (1989): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 3, No 2 (1988): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 3, No 1 (1988): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 2, No 2 (1987): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 2, No 1 (1987): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 1, No 2 (1986): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 1, No 1 (1986): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat More Issue