cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 391 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014" : 391 Documents clear
ANALISIS PENGARUH INFLASI, SUKU BUNGA, DAN JUMLAH KREDIT YANG DISALURKAN TERHADAP NON PERFORMING LOAN KREDIT MODAL KERJA BANK (Studi kasus sebelum dan sesudah kenaikan harga BBM subsidi tahun 2003-2013) Alfian Adiwantomo; Agus Suman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was conducted to determine the effect of inflation, interest rates, and the amount of outstanding loans to non-performing loans (NPL) working capital loans by banks over a period of 10 years with a case study before and after the increase in fuel price subsidies. This study took a sample group of banks consisting of a group of state banks, regional development banks, private banks, joint venture banks, and foreign banks. The results showed a significant effect of the variable inflation, interest rates, and the amount of outstanding loans with variable non-performing loans. While the opposite occurs in the case of dummy variables before and after the increase in subsidized fuel prices which showed insignificant value of non-performing loans with variable working capital loansof banks Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh inflasi, suku bunga, dan jumlah kredit yang disalurkan terhadap Non performing loan (NPL) kredit modal kerja bank.selama periode 10 tahun dengan studi kasus sebelum dan sesudah kenaikan harga BBM subsidi. Penelitian ini mengambil sampel kelompok bank yang terdiri dari kelompok bank persero, bank pembangunan daerah, bank swasta, bank campuran, dan bank asing. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan variabel inflasi, suku bunga, dan jumlah kredit yang disalurkan dengan variabel non performing loan kredit modal kerja bank. Sedangkan hal sebaliknya terjadi pada variabel dummy sebelum dan sesudah kenaikan harga BBM subsidi yang menunjukkan nilai tidak signifikan dengan variabel  non performing loan  kredit modal kerja bank. Kata Kunci: Kenaikan Harga BBM subsidi, Non performing loan , Inflasi, Suku Bunga, Jumlah Kredit yang Disalurkan
Pengaruh Multi Level Marketing Terhadap Peroduktivitas Kerja Dan Jiwa Kewirausahaan (Studi Kasus Komunitas Great One Club Oriflame Surabaya) Yenny Purnamasari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.877 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh multi level marketing terhadap produktivitas kerja dan jiwa kewirausahaan pada komunitas great one club oriflame surabaya. Populasi yang di ambil dalam penelitian ini adalah anggota Great One Club yang telah resmi terdaftar pada Oriflame Indonesia pada tahun 2013 dan minimal telah mempunyai omset penjualan kurang lebih Rp. 300,000,- atau dan telah memiliki downline. Populasi yang didapat berjumlah 33 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampel jenuh, yaitu sampel sama dengan populasinya. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan data sekunder yang didapat dari kantor oriflame. Data dianalisis dengan analisis regresi sederhana. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak dapat pengaruh multi level marketing dengan produktivitas kerja namun multi level marketing berpengaruh pada jiwa kewirausahaan.   Kata kunci: multi level marketing, downline, jiwa kewirausahaan, produktivitas kerja.
Analisis Variabel Penentu Pendapatan Perkapita Sebagai Upaya Pencegahan Growth Slowdown (Studi di China, Filipina, India, Indonesia, Malaysia, dan Thailand) Raisal Fahrozi Lubis
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.822 KB)

Abstract

The rapid growthexperienced byAsian countriesin thepast decadehad raisedsomeAsian countriesrose tomiddle-income countries. However, it does not meanthateconomic developmentshave been successful, sincethe purposeof economic developmentis to improve thewelfare of the communityitselfwitha highstandardofliving, or becomea high-income country.The success ofeconomic developmentto  becomedeveloped countryis a hardworksincestudies have shownfrom101countries that haveachieved middle incomecountries statusin 1960, only 13countriesable totransition becomehigh-income countries.The phenomenon ofthese countriesto be unsuccsessful transitionto becomehigh-income countriesoftencounted bythe termof middle incometrap.Some countries thathaveindicatedstuck ina middle incometrapisthe LatinAmerican countriesin general, whilethe countries thatmanaged toescapingthis threatisthe Asian tigercountriessuch asJapan, SouthKorea, Hong Kong, Singapore, andTaiwan.Some studies said that the middle income trap can be explained by a significant slowdown in the growth of some middle-income countries. Therefore, this studywilldiscusson variables thathave a significant influenceon the some countrie`s GDP percapita.Some determinantvariables of income percapita to be discuss is aexpenditure shares factors, human capital factors, demography, high technology exports, and the exchange rate. With panel data regression analysis, this study will be able to explain the effect of each variable. It will be focuss on some Asian developing countries such as China, India, Indonesia, Malaysia, the Philippines, and Thailand and thestudyperiodis1997 to2011.Understandingonthe effectofdeterminantvariables of income percapitacan be formulatedseveralpolicy recommendationsthatshould betaken to ensure thatthese countriesable toavoid the slowdwongrowth. Keywords :middle income countries, middle income trap, growth slowdwon, determinant variables of income percapita, panel data.
ANALISIS PERSEPSI YANG MEMPENGARUHI PEMBENTUKAN KLASTER UMKM MEBEL (STUDI PADA UMKM MEBEL KECAMATAN GADINGREJO KOTA PASURUAN) Ade Himawan Ramdhan; Iswan Noor
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.468 KB)

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif  menggunakan data primer. Metode penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan kuesioner  yaitu mewawancarai narasumber dari pihak pelaku UMKM Mebel Kecamatan Gadingrejo . Hasilnya, persepsi pelaku UMKM selama ini  terhadap kinerja berdasarkan pembentukan klaster UMKM Mebel ditunjukkan dengan Skala penilaian persepsi faktor pembentuk klaster UMKM selama ini yang dilakukan oleh para pelaku usaha mebel menunjukkan sikap yang ragu-ragu terhadap faktor permintaan, ,faktor  industri terkait dan pendukung, serta faktor strategi struktur dan persaingan usaha. Hal ini mengindikasikan bahwa kontribusi dari adanya sebuah klaster yang sudah ada untuk sektor riil masih kurang optimal, sehingga perkembangan usaha formal yang ada dan produktifitas nilai output dari UMKM Mebel selama ini pun tidak mengalami peningkatan secara maksimal yang masih kalah dibanding dengan Usaha Besar Formal. Keywords: Metode Observasi dan Kuesioner, Persepsi Pelaku UMKM, Pembentukan Klaster, Produktivitas Nilai Output
Studi tentang Pertumbuhan Ekonomi, Belanja Langsung Pemerintah Daerah dan Jumlah Penduduk terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Satuan Wilayah Pembangunan Gerbangkertosusila Adi Hartyanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.2 KB)

Abstract

Gerbangkertosusila merupakan salah satu hasil dari Perda Provinsi Jawa Timur No.4/1996 tentang RTRW Provinsi Jawa Timur dan PP No.47/1996 tentang RTRW Nasional. Gerbangkertosusila yang lebih dikenal sebagai GKS merupakan satu dari sembilan Satuan Wilayah Pengembangan  yang lebih dikenal dengan singkatan SWP yang ada di Propinsi Jawa Timur hingga sekarang. Setidaknya terdapat 7 (tujuh) kabupaten/kota yang menjadi anggota dari GKS dengan rincian tedapat 2 wilayah administrasi tingkat kota dan 5 wilayah administrasi tingkat kabupaten. Kabupaten Gresik, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Lamongan merupakan anggota dari GKS dan juga dikenal sebagai akronim Gerbangkertosusila. Tujuan penelitian berlatar belakang otonomi daerah, dimana tiap wilayah administrasi baik tingkat kabupaten/kota diberi kewenangan dalam  mengelola pemerintahannya sendiri yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang pembagian urusan pemerintah. Secara umum salah satu tujuan dari otonomi daerah yakni membuka kesempatan bagi daerah untuk dapat menggali potensi ekonomi yang ada dan mengurangi ketergantungan dari pemerintah pusat. Selain dengan terbentuknya SWP maka diharapkan terjadi adanya pemerataan pembangunan khususnya di wilayah Gerbangkertosusila Penelitian ini mengungkap bahwa pertumbuhan ekonomi memiliki pengaruh yang paling signifikan dalam jangka panjang mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah (PAD) begitu juga dengan nilai pertumbuhan Belanja Langsung Pemerintah Daerah. Sedangkan jumlah penduduk dalam penelitian ini tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, secara umum semua variabel Baik Pertumbuhan Ekonomi, Belanja Langsung, dan Jumlah Penduduk mempengaruhi nilai Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada SWP Gerbangkertosusila.   Kata Kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Belanja Langsung, Jumlah Penduduk, Gerbangkertosusila.
Peran Jejaring Sosial Sebagai Media Peningkat Minat Berwirausaha Mahasiswa Untuk Berbisnis Online (Studi Pada Mahasiswa Jurusan Ilmu Ekonomi Universitas Brawijaya) Nordiana, Erlinda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.701 KB)

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada perkembangannya teknologi komunikasi yang semakin mempermudah komunikasi pada kehidupan manusia. Ditambah lagi dengan hadirnya media sosial khususnya twitter yang merupakan media populer di dunia termasuk Indonesia. Banyaknya pengguna twitter di Indonesia mulai memanfaatkan twitter sebagai media untuk berjualan maupun berpromosi. Penelitian ini ingin mengetahui peran media sosial dalam meningkatkan minat berwirausaha mahasiswa dan mengetahui fenomena wirausaha online mahasiswa. Penelitian ini menggunakan teori penawaran dan permintaan dalam ekonomi, teori e-commerce dan teori kewirausahaan. Metode penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif, yaitu sebuah metode untuk menguji teori-teori tertentu yang saling menguji hubungan antar variabel terkait yaitu variabel x (peran jejaring sosial twitter) dan variabel y (minat berwirausaha mahasiswa). Sehingga variabel tersebut akan diukur dengan instrument penelitian sehingga data yang telah ada dan berupa angka-angka akan dihitung dan dianalisis berdasarkan prosedur statitik yaitu dengan aplikasi penghitungan SPSS.Sumber data yang diperoleh dari penyebaran kuosioner kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis menggunakan analisis regresi sederhana. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa semester 6 Jurusan Ilmu Ekonomi Universitas Brawijaya yang telah lulus mata kuliah KWU dan memilih twitter untuk mempromosikan bisnis online dan sampelnya adalah 30 mahasiswa terkait. Hasil pengujian diperoleh kesimpulan bahwa variabel X (peran jejaring sosial) berpengaruh signifikan terhadap variabel Y (minat berwirausaha). Kata Kunci: Peran twitter, Minat berwirausaha, Bisnis online
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Migran Bekerja di Dalam Negeri dan Luar Negeri (Studi Kasus Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang) Andias, Tri; Syafitri, Wildan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1177.85 KB)

Abstract

Perpindahan penduduk dari satu tempat ke tempat lain atau disebut dengan migrasi menjadi salah satu fenomena sosial yang menarik untuk dikaji secara lebih dalam. Sebagian besar para ahli menganggap bahwa migrasi memiliki aspek yang luas untuk diteliti dan  pengetahuan mengenai fenomena ini sangat berguna dalam kegiatan pembangunan yang sedang dilaksanakan oleh sebuah negara, untuk membuat rencana agar tercapai pembangunan yang diharapkan, perlu dipelajari keterkaitan antara perilaku individu atau kecenderungan mobilitas penduduk dan pembangunan wilayah. Kabupaten Malang merupakan kabupaten di Jawa Timur yang memiliki jumlah TKI terbesar dibanding dengan kota dan kabupaten lainnya. Hal ini yang membuat peneliti tertarik untuk menjadikan Kabupaten Malang terutama Malang Selatan yang menjadi kantong-kantong TKI sebagai studi kasus dalam penelitian ini.penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  alasan individu dalam menentukan keputusan migrasi di dalan negeri dan luar negeri. Melalui data primer yang diperoleh dengan cara wawancara langsung, delapan variabel  independen, yaitu umur, jenis kelamin, status pernikahan, pendidikan, beban tanggungan di daerah asal, kepemilikan lahan di daerah asal, kepemilikan relasi,  dan  perbandingan upah  dianalisis dengan metode  Logit  dan sebagai pembanding menggunakan metode LPM (Linear Probability Model) dengan menggunakan software Stata 10. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari delapan variabel independen,variabel status pernikahan dan pendidikan memiliki kecenderungan lebih tinggi dan signifikan menentukan keputusan seseorang bermigrasi di dalam negeri ke luar negeri karena nilai koefisiennya negatif. Sementara itu  variabel  jenis kelamin, beban tanggungan, kepemilikan lahan, dan perbandingan upah memiliki kecenderungan lebih tinggi dan signifikan menentukan keputusan seseorang untuk bermigrasi ke luar negeri daripada di dalam negeri karena nilai koefisiennya positif. Sisanya, yaitu variabel umur dan kepemilikan relasi memiliki kecenderungan yang tidak signifikan terhadap keputusan migrasi dalam negeri dan luar negeri. Kata kunci : Migrasi dalam negeri, Migrasi luar negeri,  Binary  Logistic Regression Model
Peran Kredit Pasar Model terhadap Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Studi Pada Bank Danamon Simpan Pinjam unit Turen – Malang) Riza Rahayu Permatasari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.202 KB)

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada perkembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Malang yang semakin pesat. Adanya perkembangan ini membuka peluang kepada perbankan untuk menyalurkan kredit modal kerja bagi UMKM. Penyaluran kredit modal kerja ini berperan dalam memberikan stimulus bagi UMKM guna pengembangan dan kinerja usaha. Salah satu bank di Kota Malang yang ikut berkontribusi dalam pemberian kredit modal kerja yaitu Bank Danamon Simpan Pinjam. Penelitian ini ingin mengetahui peran perbankan dalam pengembangan usaha mikro kecil dan menengah berkaitan dengan pemberian kredit modal kerja. Metode penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, yaitu dimana data hasil penelitian lebih berkenaan dengan interpretasi terhadap data yang ditemukan di lapangan. Sehingga data yang digunakan adalah data primer yang bersumber dari responden. Dalam penelitian ini responden yang digunakan adalah pihak Bank Danamon Simpan Pinjam dan beberapa nasabah dari kredit UMKM. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa Bank Danamon Simpan Pinjam berperan dalam pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Kata Kunci: Peranan kredit , UMKM.
Identifikasi Kesiapan Daya Saing Industri Kecil Menengah (IKM) Alas Kaki Di Kota Mojokerto Menghadapi Pasar Bebas Asean (Studi Kasus Kota Mojokerto) Kartika Ayu Megasari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.939 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu 1) Untuk mengetahui kondisi perkembangan IKM alas kaki di Kota Mojokerto. 2) Untuk mengetahui kondisi daya saing IKM alas kaki di Kota Mojokerto menghadapi pasar bebas ASEAN. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif, yaitu metode penelitian kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata, tulisan atau lisan dan orang-orang yang berperilaku yang dapat diamati. Fokus penelitian ini lebih dititik beratkan pada bidang perencanaan pembangunan dalam hal ini terkait dengan kondisi perkembangan dan daya saing IKM alas kaki di Kota Mojokerto dalam menghadapi pasar bebas. Teknik analisis data yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, maka dalam penelitian ini analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dengan model interaktif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa kondisi perkembangan IKM alas kaki di Kota Mojokerto dapat diketahui bahwa adanya kecenderungan mengalami peningkatan hasil penjualan pada IKM alas kaki di Kota Mojokerto tahun 2010-2013 Kondisi daya saing IKM alas kaki di Kota Mojokerto menghadapi pasar bebas ASEAN dapat diketahui bahwa : 1) pemilik selalu berupaya untuk melakukan perbaikan mutu maupun model produk sehingga konsumen dapat menerima atas produk yang ditawarkan kepada konsumen.  2) memberikan jaminan kepuasan kepada konsumen yaitu dengan menghasilkan produk yang benar-benar sesuai dengan kondisi pasar sehingga jaminan atas kualitas produk menjadi hal pokok atau utama agar produk dapat diterima oleh konsumen 3) berupaya menjalankan aktivitas operasional yang dilakukan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan 4) menyediakan fasilitas yang memenuhi, mempertahankan atas kualitas produk serta memaksimalkan penggunaan teknologi dan 5) dukungan promosi menjadi kebijakan yang akan diambil digunakan untuk memberikan jaminan bahwa aktivitas produksi dapat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan. Kata Kunci: Kesiapan Daya Saing IKM dan Pasar Bebas Asean
Analisis Pengaruh Pinjaman Bergulir Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan Terhadap Pendapatan Masyarakat Miskin (Studi Kasus Kec. Pakisaji Kab. Malang) Rani Alfitri; Ghozali Maskie
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.375 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh pinjaman bergulir Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan terhadap pendapatan masyarakat miskin di Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang, (2) mengetahui variabel jumlah modal pinjaman, pendidikan dan usia mempengaruhi pendapatan masyarakat miskin  setelah menerima pinjaman bergulir PNPM Mandiri Perkotaan Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang diambil dengan menggunakan data primer yang diperoleh langsung dengan cara wawancara kepada responden dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini berdasarkan hasil uji paire sample t-test menunjukkan adanya perbedaan pendapatan antara sebelum dan sesudah mendapatkan bantuan modal pinjaman bergulir PNPM Mandiri Perkotaan Kecamatan Pakisaji. Selain itu variabel penelitian modal pinjaman, pendidikan, dan usia secara simultan berpengaruh terhadap pendapatan masyarakat miskin. Secara parsial variabel modal pinjaman dan pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan masyarakat miskin, sedangkan variabel usia tidak berpengaruh terhadap pendapatan masyarakat miskin di Kecamatan Pakisaji Kab. Malang.    Kata kunci : PNPM Mandiri Perkotaan, Pemberdayaan Masyarakat, Kemiskinan di Kecamatan Pakisaji.

Filter by Year

2013 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 Vol 10, No 2: Semester Genap 2021/2022 Vol 10, No 1: Semester Ganjil 2021/2022 Vol. 10 No. 1 Vol. 9 No. 2 Vol 9, No 2: Semester Genap 2020/2021 Vol 9, No 1: Semester Ganjil 2020/2021 Vol. 9 No. 1 Vol. 8 No. 2 Vol 8, No 2: Semester Genap 2019/2020 Vol 8, No 1: Semester Ganjil 2019/2020 Vol. 8 No. 1 Vol. 7 No. 2 Vol 7, No 2: Semester Genap 2018/2019 Vol 7, No 1: Semester Ganjil 2018/2019 Vol. 7 No. 1 Vol. 6 No. 2 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol. 6 No. 1 Vol. 5 No. 2 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol. 5 No. 1 Vol. 4 No. 2 Vol. 3 No. 2 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol. 4 No. 1 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol. 3 No. 1 Vol. 2 No. 2 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol. 2 No. 1 Vol. 1 No. 2 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol. 1 No. 1 More Issue