cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 217 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1" : 217 Documents clear
Pengaruh Karakteristik Pemerintah Daerah Dan Temuan Audit BPK RI Terhadap Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Daerah Nurdin, Fandy
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to examine the influence of the characteristic of local government (level of wealth, dependence level, and government expenditure) and audit finding to performance accountability of local government. Performance accountability is measured by scores on the evaluation of local government performance accountability. Population of this research is all the district/cities in Indonesia during 2012. Total this sample are 265 local government using stratified random sampling. Result of this research indicate that level of wealth significant positive influence on the performance accountability of local government, and for level of dependence significant negative on the performance accountability of local government. While government expenditure and audit findings had no significant influence to the performance accountability of local government in Indonesia. Keywords: characteristic of local government, audit finding, the performance accountability of local government, the performance accountability report of state apparatus (LAKIP), evaluation of local government performance accountability.
ANALISIS VARIABEL YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBERIAN KREDIT USAHA MIKRO KECIL (UMK) PROGRAM KEMITRAAN PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA TBK AREA MALANG Yuana, Pusvita; ati, Sumi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah Usaha Mikro Kecil (UMK) mengalami peningkatan dikarenakan sektor ini mempunyai peluang pasar yang besar terutama untuk kalangan menengah ke bawah. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memberikan bantuan kredit kepada UMK melalui program kemitraan agar UMK dapat terus berkembang. Program kemitraan ini adalah pemberian pinjaman dari dana  Corporate Social Responsibility (CSR)  dengan tingkat bunga flat per tahunnya sebesar enam persen.  Program kemitraan dilaksanakan oleh perusahaan milik BUMN termasuk PT Telekomunikasi Indonesia Tbk.  Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui  pengaruh  variabel tingkat pendidikan, lama usaha, pengalaman pinjaman, besar aset usaha, omset penjualan, dan nilai agunan  terhadap keputusan pemberian kredit UMK pada program kemitraan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Area Malang. Seluruh populasi penelitian yaitu sebanyak 76 mitra binaan digunakan sebagai sampel penelitian. Sumber data penelitian adalah data sekunder. Metode analisis data menggunakan uji asumsi klasik dan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima variabel (tingkat pendidikan, lama usaha, pengalaman pinjaman, besar aset usaha, dan nilai agunan) yang berpengaruh signifikan dan memiliki hubungan yang positif. Sedangkan variabel yang  berpengaruh signifikan dan memiliki hubungan yang negatif adalah omset penjualan.Kata Kunci  : Usaha Mikro Kecil, Corporate Social Responsibility, Program Kemitraan, Keputusan Pemberian Kredit
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENGEMBALIAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) MIKRO (Studi pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Unit Pasirian Cabang Lumajang) Rochmawati, Miranda; Rahardjo, Toto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengembalian kredit pada program KUR di BRI Unit Pasirian Cabang Lumajang.  Adapun variabel yang digunakan dalam penelitian adalah usia, tingkat pendidikan, laba bersih usaha, lama usaha, jumlah pinjaman dan jangka waktu pinjaman. Penelitian ini bersifat eksplanatori yang bertujuan mencari  pengaruh signifikan secara simultan dan parsial. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 109 debitur yang terdiri dari 87 debitur yang mewakili pengembalian secara lancar dan 22 debitur yang mewakili pengembalian secara menunggak. Pengolahan data menggunakan  analisis deskriptif, uji multikolinieritas dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan keenam variabel tersebut berpengaruh secara simultan terhadap tingkat pengembalian kredit. Variabel usia, laba bersih usaha, jumlah pinjaman dan jangka waktu pinjaman berpengaruh secara parsial dan laba bersih usaha merupakan variabel yang paling dominan terhadap tingkat pengembalian kredit.  The purpose of this research  is  to analyze the  determinants of Nonperfomance Loan on the KUR program in BRI branch Pasirian Lumajang. The variable used are age, level education, net profit of business, old business, the loan amount and loan period.  This research is explanatory  which aims to find the influence of significant simultaneously and partial  significant.  The total sample used 109 debitur consisting of 87 a debitur  who represent the smoothly and 22 of the debitur  who  represents a return in arrears.  Data processing using descriptive analyze,  multicolinearity test  and logistic regression.  The results of research shows the sixth of the influential variables simultaneously on the repayment rate. Variable age, net profit of business, the loan amount and loan period influential in a partial and net profit of business is the most dominant variable on the repayment rate.Keywords:  Repayment rate, age, level education, net profit of business, old business, the loan amount and loan period Tingkat pengembalian kredit, usia, tingkat pendidikan, laba bersih usaha, lama usaha, jumlah pinjaman, dan jangka waktu pinjaman
Pengaruh Karakteristik Individu dan Rumah Tangga Terhadap Kecenderungan Anak Untuk Bersekolah Atau Bekerja (Studi Kasus Pekerja Anak di Jawa Timur) Putri, Atsiil Dyarry Ayu; Pratomo, Devanto Shasta
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pekerja anak memang bukan suatu hal yang baru dan masih menjadi permasalahan di berbagai negara berkembang, tak terkecuali Indonesia. Berdasarkan hasil Sensus Penduduk 2010, terdapat 2,7 juta anak berumur 10-15 tahun pada 33 provinsi di Indonesia, dimana 117.996 jiwa diantaranya merupakan pekerja anak.  Menurut Irwanto dan R. Pardoen (1995), kemiskinan menjadi salah satu penyebab timbulnya pekerja anak. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh karakteristik individu dan rumah tangga terhadap kecenderungan anak baik untuk bersekolah maupun bekerja. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa Sensus Penduduk 2010 yang diunduh dari situs Integrated Public Use Microdata Series, International. Data tersebut dianalisis dengan menggunakan model multinomial logit. Variabel dependen dari penelitian ini terdiri dari empat kategori, yaitu kecenderungan anak untuk (i) bersekolah, (ii) bekerja, (iii) bersekolah  sambil bekerja, dan (iv) tidak bersekolah dan tidak bekerja. Sedangkan variabel independen dari penelitian ini terdiri dari dua karakteristik, yaitu karakteristik individu yang menyangkut usia, jenis kelamin, dan tempat tinggal, dan karakteristik rumah tangga yang menyangkut pekerjaan dan pendidikan kepala rumah tangga. Hasil penelitian untuk menjawab rumusan masalah yang pertama menunjukkan bahwa semekin muda usia anak, dan berjenis kelamin perempuan, serta tinggal di perkotaan cenderung untuk bersekolah. Sedangkan hasil penelitian untuk menjawab rumusan masalah yang kedua menunjukkan bahwa pekerjaan kepala rumah tangga, yaitu baik sektor  non pertanian maupun bidang formal, serta semakin tingginya tingkat pendidikan yang ditempuh kepala rumah tangga cenderung mempengaruhi anaknya untuk bersekolah.Kata kunci: kecenderungan, pekerja anak, multinomial logit, sensus penduduk
Preferensi Pedagang Pasar Tradisional Terhadap Sumber Permodalan (Studi Pada Pedagang Pasar Merjosari, Kecamatan Lowokwaru – Kota Malang) Navis, Mar’atus Syawalia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan untuk mengetahui preferensi pedagang Pasar Merjosari terhadap sumber permodalannya. Tujuan penelitian ini ditetapkan karena pedagang pasar tradisional memiliki berbagai preferensi sumber permodalan, baik lembaga keuangan formal maupun informal dimana setiap lembaga keuangan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Oleh karena itu, pedagang pasar tradisional harus bisa menetapkan preferensinya sesuai dengan pertimbangan-pertimbangan masing-masing. Metode penelitian ini merupakan penelitian kualitatif-deskriptif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pedagang Pasar Merjosari menggunakan 4 sumber permodalan yaitu modal sendiri, BMT, rentenir dan pernah meminjam di bank. Pedagang Pasar Merjosari  menetapkan menggunakan sumber-sumber permodalannya disesuaikan dengan kemampuan dan kesesuaian penggunaannya. Selan itu, pada umumnya  pedagang  memutuskan menggunakan sumber permodalannya berdasarkan  prosedur pengajuan dan pembayaran pinjamannya yang mudah.  Kata Kunci: Preferensi, Pedagang Pasar Tradisional, Sumber Permodalan
Analisis Dampak Kebijakan Upah Minimum Terhadap Kemiskinan di Indonesia Febrianica, Danny Nur; Pratomo, Devanto Shasta
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan upah minimum merupakan kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah untuk melindungi kepentingan dari pekerja, dengan adanya kebijakan upah minimum ini diharapkan dapat memberikan dampak positif kepada pekerja yaitu dapat meningkatkan taraf atau standart hidup pekerja. Namun, berdasarkan teorinya kebijakan upah minimum juga dapat memberikan dampak yang negatif terhadap pekerja yaitu pengurangan penyerapan tenaga kerja, sehingga peneliti mencoba untuk fokus pada dampak kebijakan upah minimum terhadap pekerja (yang memiliki upah) di Indonesia. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pekerja yang tergolong miskin di Indonesia dan untuk mengetahui dampak kebijakan upah minimum terhadap probabilitas pekerja untuk tergolong miskin atau tidak miskin di Indonesia. Variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kemiskinan, sedangkan variabel independennya adalah upah minimum, umur, lokasi tempat tinggal, tingkat pendidikan terakhir (SMP, SMA, Universitas) dan sektor pekerjaan (pertanian, perdagangan dan jasa).  Data yang digunakan dalam penelitian ini  yaitu menggunakan data sekunder yang diperoleh dari data Sakernas tahun 2012, data tersebut dianalisis dengan menggunakan analisis model regresi respons kualitatif dan analisis datanya menggunakan model probit. Hasil penelitian untuk menjawab rumusan masalah yang pertama menunjukkan bahwa pekerja yang tergolong miskin di Indonesia memiliki karakteristik berada pada umur tua (>66 tahun), memiliki pendidikan terakhir Sekolah Dasar, bekerja di sektor pertanian dan jasa, tinggal di daerah perkotaan. Sedangkan hasil penelitian yang kedua menunjukkan bahwa secara menyeluruh dapat dikatakan bahwa yang memiliki kecenderungan untuk tergolong miskin adalah variabel lokasi tempat tinggal, sektor pekerjaan pertanian, sektor pekerjaan perdagangan dan sektor pekerjaan jasa karena memiliki koefisien positif dan signifikan. Sedangkan yang memiliki kecenderungan untuk tergolong tidak miskin adalah variabel upah minimum, umur pekerja, tingkat pendidikan terakhir SMP, tingkat pendidikan terakhir SMA dan tingkat pendidikan terakhir Universitas. Kata kunci: Upah Minimum, Miskin, Tidak Miskin
ANALISIS TENTANG SETENGAH PENGANGGUR DI INDONESIA: ANTARA SUKARELA DAN KETERPAKSAAN Kinanti, Cindy Sangri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis adanya fenomena tentang setengah penganggur yang dipengaruhi oleh beberapa karakteristik individu seseorang yang dikelompokkan menjadi dua, yaitu menurut karakteristik demografi dan karakteristik ekonomi yang meliputi umur,tingkat upah, jenis kelamin,wanita berpendidikan SMP, wanita berpendidikan SMA, wanita berpendidikan Perguruan Tinggi, tempat tinggal, tingkat pendidikan (SMP, SMA, Perguruan Tinggi), sektor pekerjaan (formal dan informal), bidang pekerjaan (pertanian, industri, perdagangan, dan jasa), (2) mengetahui faktor-faktor yang menentukan seseorang bekerja menjadi setengah penganggur apakah secara terpaksa (involuntary underemployed) atau menjadi setengah penganggur secara sukarela (voluntary underemployed). Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu yang berasal dari data hasil SAKERNAS tahun 2012. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah model analisis regresi respon kualitatif dengan menggunakan dua model probit. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bila dilihat dari karakteristik demografi, semakin tua umur seseorang, seseorang berjenis kelamin perempuan, seseorang yang tinggal di daerah pedesaan, seseorang yang berpendidikan terakhir SMP dan Perguruan Tinggi, serta seseorang yang tinggal selain di provinsi DKI Jakarta,cenderung untuk bekerja < 35 jam/minggu atau menjadi setengah penganggur. Sedangkan wanita yang berpendidikan terakhir SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi cenderung untuk bekerja > 35 jam/minggu atau tidak menjadi setengah penganggur.Kemudian bila dilihat dari karakteristik ekonomi, seseorangyang bekerja di sektor informal, bidang pertanian, industri, dan jasa cenderung untuk bekerja < 35 jam/minggu atau menjadi setengah penganggur, sedangkan seseorang yang memiliki upah semakin tinggi, dan seseorang yang bekerja di bidang perdagangan cenderung untuk bekerja > 35 jam/minggu atau tidak menjadi setengah penganggur. Selanjutnya seseorang yang semakin lanjut usia, seseorang yang berjenis kelamin perempuan, seseorang yang tinggal di pedesaan, seseo9rang yang bekerja di bidang pertanian, industri, perdagangan, dan jasa, serta seseorang yang tinggal di provinsi selain Banten, NTB, dan DKI Jakarta cenderung untuk menjadi setengah penganggur secara sukarela. Sedangkan seseorang yang berjenis kelamin laki-laki, wanita berpendidikan SMA, seseorang yang tinggal di perkotaan, seseorang yang bekerja di sektor informal, dan seseorang dengan tingkat upah yang rendah cenderung untuk menjadi setengah penganggur secara terpaksa. Kata kunci: setengah penganggur, voluntary underemployed, involuntary underemployed, SAKERNAS.
OUTPUT COSTS STANDARD ANALYSIS OF AUDIT AT THE SUPREME AUDIT BOARD OF INDONESIA (BPK RI) Wijati, Iman Sapto; kholis, Nur
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims at seeking the composing process of output cost standard for auditactivities at the Supreme Audit Board Republic of Indonesia (BPK RI ), finding out theaudit  cost components based on the output cost standard,  and  analyzing  the fairness ofaudit expenditure. This study used qualitative method research while the expenditureanalysis method used linear regression model. As public sector organization, BPK has anobligation to compose the budget planning (RKA K/L). One of those instruments is theoutput cost standard (SBK). According to the result of study, the audit process is startedby formatting the composer of SBK team, determining the type of output activity and thefare of output cost standard, reviewing and analyzing the data, doing communicationprocess, proposing process, and also composing process of SBK implementation.  Theaudit cost components are meeting cost, stationery cost, speaker honorarium, travel cost,investigation cost, laundry cost, physical check cost, survey cost, delivery worksheetpaper cost, laboratory cost, and printing report cost. The result of this study which isused a simple linear regression model showed that there are five units which have totalspending exceeds the average of expenditure.Keywords: The Supreme Audit Board Republic of Indonesia, output standard costs, audit,simple linear regression.
PENGARUH KEBERHASILAN DIRI ATAS PENGGUNAAN KOMPUTER, PERSEPSI KEMUDAHAN, DAN PERSEPSI KEGUNAAN TERHADAP MINAT PENGGUNAAN APLIKASI SIMPUS PADA PUSKESMAS DI KABUPATEN NGAWI Cahyadi, Prematur Alfian; Rahman, Aulia Fuad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian kuantitatif ini adalah untuk menguji pengaruh keberhasilan diri atas penggunaan komputer, persepsi kemudahan, dan persepsi kegunaan terhadap minat penggunaan aplikasi baik secara simultan maupun secara parsial. Variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu minat penggunaan aplikasi sedangkan variabel independennya adalah keberhasilan diri atas penggunaan komputer, persepsi kemudahan, dan persepsi kegunaan. Penelitian ini dimodifikasi berdasarkan Teori Kognitif Sosial (Social Cognitive Theory) dan model TAM (Technology Acceptance Model). Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 95 orang pegawai negeri sipil (PNS) sebagai pengguna aplikasi Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) pada Puskesmas di Kabupaten Ngawi dengan metode pengambilan sampel acak sederhana (simple random sampling). Metode analisis data yang digunakan adalah analisis statistik regresi linier berganda.  Berdasarkan hasil  analisis regresi diketahui bahwa keberhasilan diri atas penggunaan komputer, persepsi kemudahan, dan persepsi kegunaan berpengaruh terhadap minat penggunaan aplikasi. Variabel keberhasilan diri atas penggunaan komputer berpengaruh secara parsial terhadap minat penggunaan aplikasi, variabel persepsi kemudahan  yang berpengaruh secara parsial terhadap minat penggunaan aplikasi, begitu pula variabel persepsi kegunaan  yang berpengaruh secara parsial terhadap minat penggunaan aplikasi.Kata Kunci:  Social Cognitive Theory,  Technology Acceptance Model  (TAM), Sistem Informasi Manajemen, SIMPUS, keberhasilan diri atas penggunaan komputer, persepsi kemudahan, persepsi kegunaan, dan minat penggunaan aplikasi.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN (Studi Pada Karyawan Konveksi Indonesia Jersey) Diana, Mey Putri; jati, Noermi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan Indonesia Jersey. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif.  Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh langsung dan tidak langsung antara variabel dependen terhadap variabel independennya melalui variabel  intervening  digunakan analisis jalur. Subjek penelitian adalah karyawan Indonesia Jersey. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 75 karyawan. Teknik pengambilan sampel adalah  sampel acak  jenuh.  Teknik pengumpulan data melalui kuisioner dengan skala pengukuran Likert. Pengujian instrumen penelitian dengan menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas. Uji normalitas menggunakan uji Kolomogorov-Smirnov, sedangkan pengujian hipotesis menggunakan uji t. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh langsung, positif dan signifikan gaya kepemimpinan terhdap budaya organisasi, gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan. Terdapat pengaruh tidak langsung gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan melalui budaya organisasi. Dan variabel yang berpengaruh dominan terhadap kinerja karyawan adalah gaya kepemimpinan.Kata Kunci : gaya kepemimpinan, budaya organisasi, kinerja karyawan.

Page 9 of 22 | Total Record : 217


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 Vol 10, No 2: Semester Genap 2021/2022 Vol 10, No 1: Semester Ganjil 2021/2022 Vol. 10 No. 1 Vol. 9 No. 2 Vol 9, No 2: Semester Genap 2020/2021 Vol 9, No 1: Semester Ganjil 2020/2021 Vol. 9 No. 1 Vol. 8 No. 2 Vol 8, No 2: Semester Genap 2019/2020 Vol 8, No 1: Semester Ganjil 2019/2020 Vol. 8 No. 1 Vol. 7 No. 2 Vol 7, No 2: Semester Genap 2018/2019 Vol 7, No 1: Semester Ganjil 2018/2019 Vol. 7 No. 1 Vol. 6 No. 2 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol. 6 No. 1 Vol. 5 No. 2 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol. 5 No. 1 Vol. 4 No. 2 Vol. 3 No. 2 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol. 4 No. 1 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol. 3 No. 1 Vol. 2 No. 2 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol. 2 No. 1 Vol. 1 No. 2 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol. 1 No. 1 More Issue