cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 586 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2" : 586 Documents clear
Analisis Pengaruh Pengalaman Pemasaran Dan Kepuasan Pelanggan Terhadap Loyalitas Pelanggan (Studi pada Coffee Toffee Malang) Adi, Faris Rakha
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 5 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine the influence of Experiential Marketing - through its dimensions, ofsense, feel, think, act, and relate – and Customer Satisfaction on Customer Loyalty in Coffee Toffee Malang. This explanatory research which explains the causal relation between its existing variables through hypothesis testing. The result of this research is that four dimensions of Experiential Marketing, which are sense,  feel,  think, and  act,  have  a  positive  and  significant  effect  on  Customer Satisfaction  where  the dimension of sense is the dominant dimension, and relate has the smallest significance. Futhermore, four dimensions of Experiential Marketing, which are sense, think, act, and relate have a positive and significant effect on Customer Loyalty, where the dimension of relate is the dominant dimension, and sense has the smallest significance. The tvalue of the influence of Customer Satisfaction on Customer Loyalty reaches 1.972, which means that Customer Satisfaction significantly and positively influences Customer Loyalty.Keywords: Experiential Marketing, Customer’s Satisfaction, Customer’s Loyalty, Coffee Toffee Malang 
THE EFFECT OF LOCAL REVENUE AND REVENUE SHARING ON ECONOMIC GROWTH IN EAST JAVA( Case Study of District/City in East Java Province Period of 2011-2015 ) Ingtyas, Ajeng Jasita
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 5 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to know and analyze whether the General Allocation Fund, Special Allocation Fund, DBH and Local Revenue effect on Slowing Economy districts / cities in East Java. The method used in this research is quantitative method with regression testing panel to test the Redundant Fixed Effect Test (Test Chow), Correlated Random Effects - Test and Lagrange MutlipierHausman Test. variables used in this study is the General Allocation Fund, Special Allocation Fund, Sharing Revenue and Regional Income as independent variables and variable Economic Growth as the dependent variable.Total population of this study were 38 districts / municipalities period 2011-2015. The results of this study prove that in partial General Allocation Fund and Special Allocation Funds have a significant effect to Economic Growth in the districts / cities in East Java, while the income of DBH and original local no significant effect on economic growth in the districts / cities in East Java. Thus, to the districts / cities in East Java DAU and DAK as a means of equalization Fiscal result of fiscal gap, which needs DAU and DAK an area determined by the needs of local and regional potentials that determine the fulfillment of the composition Economic Growth of districts / cities in East Java.Keywords: Local Revenue, Revenue Sharing, Generally Allocation Fund, Specially Allocation Fund and Economic Growth
Pengaruh Hasil Prediksi Financial Distress Perusahaan Terhadap Praktik Manajemen Laba Nabilah, Afifah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 5 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  ini  memiliki  tujuan  untuk  mengetahui  pengaruh dari  hasil  prediksi financial distress perusahaan terhadap praktik manajemen laba. Variabel manajemen laba dibagi menjadi short term discretionary accrual dan long term discretionary accrual, dan pada penelitian ini juga ditambahkan variabel kontrol yaitu leverage, size, kualitas audit, kepemilikan saham, growth. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh perusahaan yang bergerak di sektor manufaktur dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2013-2015. Sampel ditentukan berdasarkan metode purposive sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 318 perusahaan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linier berganda menggunakan software SPSS 21. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan atas prediksi financial distress terhadap manajemen laba baik short term discretionary accrual maupun long term discretionary accrual. Sementara itu variabel kontrol size, kepemilikan saham dan growth berpengaruh signifikan terhadap short term discretionary accrual dan long term discretionary accrual.Kata Kunci: Financial Distress, Manajemen  Laba, Short Term Discretionary Accrual, Long Term Discretionary Accrual
REFLEKSI RENDAHNYA LITERASI KEUANGAN DI KALANGAN BURUH PABRIK: PENYEBAB DAN AKIBAT (Studi Kasus Buruh Pabrik di Kota Probolinggo) Rahmawati, Fadhlillah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 5 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya survei yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai tingkat literasi keuangan di Indonesia, dimana survei tersebut menunjukkan bahwa persentase masyarakat dengan literasi keuangan baik hanya sebesar 21,84 persen, lebih rendah jika dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan memberikan gambaran mengenai penyebab dari rendahnya tingkat literasi keuangan, khususnya di kalangan buruh pabrik serta bagaimana pengaruhnya terhadap penggunaan produk-produk keuangan. Studi kasus digunakan sebagai metode untuk mencari penyebab-penyebab tersebut serta akibatnya tanpa melakukan generalisasi atas temuan yang diperoleh menggunakan analisis data model Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat empat penyebab yang mengakibatkan rendahnya literasi keuangan di kalangan buruh pabrik kota Probolinggo,  yaitu tidak ada waktu untuk mencari  informasi,  produk  lembaga keuangan  sulit  untuk  dipahami,  tidak  memiliki kepercayaan diri dalam menggunakan salah satu atau beberapa produk lembaga keuangan, dan pendapatan perbulan dirasa terlalu kecil. Hal tersebut berdampak pada penggunaan produk lembaga keuangan seperti tabungan, pinjaman, investasi dan asuransi. Oleh karena itu perlu adanya kontribusi dari masing-masing pihak yang terkait dengan masalah tingkat literasi keuangan, mulai masyarakat, pemerintah, dan juga lembaga-lembaga keuangan dalam upaya meningkatkan tingkat literasi keuangan, khususnya di kalangan buruh pabrik.Kata  kunci:  literasi  keuangan,  buruh  pabrik,  penyebab rendahnya  literasi keuangan, akibat dari rendahnya literasi keuangan
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN KUALITAS LABA PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DALAM INDEKS SRI KEHATI PERIODE 2011 – 2015 Rachmawati, Diana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 5 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti atas dampak CSR terhadap kualitas laba. Pada penelitian ini kualitas laba diproksikan dengan kualitas akrual, persistensi laba, dan smoothness. Penelitian ini menggunakan volatilitas arus kas dan ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 55 sampel, yang berasal dari 11 perusahaan yang memenuhi kriteria dalam judgement sampling dengan 5 tahun pengamatan yaitu dari tahun 2011-2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CSR dapat meningkatkan kualitas akrual dan smoothness. Sebaliknya, CSR tidak berdampak terhadap persistensi laba. Kemungkinan hal ini disebabkan pengungkapan CSR masih bersifat sukarela, sehingga perusahaan tidak mengungkapkan kegiatan CSR sepenuhnya.Kata kunci: CSR, kualitas  laba, kualitas  akrual, persistensi  laba, smoothness, volatilitas arus kas, ukuran perusahaan.
DETERMINAN PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (STUDI PADA PERTAMBANGAN, OTOMOTIF, KONSTRUKSI BANGUNAN, PERBANKAN, SEMEN, ENERGI, PERKEBUNAN, TELEKOMUNIKASI, DAN PERDAGANGAN PERIODE 2013-2015) Asting, Fahmy Ibrahim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 5 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerusakan lingkungan yang dilakukan oleh perusahaan dalam menjalankan operasionalnya menjadi salah satu tantangan bagi perusahaan agar senantiasa tetap menjaga lingkungan sekitar dan kinerja operasional perusahaan. Oleh karena itu dibutuhkan suatu mekanisme pengawasan yang bertujuan untuk mengawasi da menjaga kinerja operasional dan lingkungan sekitar perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Good Corporate Governance yang diproksikan dengan kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, komite audit, dewan komisaris, dan komisaris independen; dan tipe industri terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility perusahaan. Penelitian ini merupakan penelitian kausal yang menggunakan data kuantitatif, dimana sampel dari penelitian ini sebanyak 90 perusahaan yang terdiri dari perusahaan pada sektor pertambangan, otomotif, konstruksi bangunan, perbankan, semen, energi, perkebunan, telekomunikasi, dan perdagangan selama periode 2013-2015. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial merupakan satu-satunya proksi dari Good Corporate Governance yang memiliki pengaruh terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility, sedangkan proksi lainnya tidak memiliki pengaruh. Hal ini menunjukkan bahwa mekanisme Good Corporate Governance tidak berjalan efektif. Hasil lainnya yaitu tipe industri memiliki pengaruh terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility. Hasil ini menunjukkan bahwa industri yang termasuk dalam kategori high profile akan lebih terbuka dalam mengungkapkan laporan dan kegiatan pertanggungjawaban sosialnya. Implikasi dari penelitian ini adalah pemerintah dapat meninjau kembali efektifitas dari Undang-Undang mengenai Corporate Social Responsibility dan Good Corporate Governance yang dilakukan oleh perusahaan dalam pengungkapan Corporate Social Responsibility.Kata Kunci : Good corporate governance, kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, komite audit, dewan komisaris, komisaris independen, tipe industri, dan Corporate Social Responsibility.
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN BERDASARKAN KEPUTUSAN MENTERI BUMN NO 100/MBU/2002 PADA PT PELAYARAN NASIONAL INDONESIA PERIODE 2009-2015 Tobing, Samuel Indra Christianto.L.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 5 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menilai kinerja keuangan perusahaan PT PELNI. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif, dengan metode pengumpulan data berupa dokumentasi, menggunakan teknik analisis rasio keuangan secara time series. Rasio yang digunakan sesuai dengan standar kinerja keuangan BUMN yang tercantum di dalam Keputusan Menteri BUMN No.KEP-100/MBU/2002.Berdasarkan hasil analisis kinerja keuangan sesuai dengan Keputusan Menteri BUMN No.KEP-100/MBU/2002, tingkat profitabilitas PT PELNI dapat dikatakan kurang sehat karena dua rasio penilaian profitabilitas menghasilkan nilai yang berada di range bawah skor penilaian, mengindikasikan bahwa PT PELNI memiliki kemampuan yang rendah dalam menghasilkan laba dari aktivitas normal bisnisnya. Tingkat likuiditas PT PELNI sangat baik karena dua rasio penilaian menghasilkan nilai yang berada di atas range skor penilaian tertinggi. Tingkat aktivitas PT PELNI menunjukkan kinerja yang baik. Solvabilitas PT PELNI menunjukkan kinerja yang baik. Berdasarkan penilaian tingkat kesehatan BUMN, keuangan PT PELNI periode 2009 sampai 2015 berturut-turut meraih predikat tidak sehat kategori ‘BBB’ pada 2009, kategori ‘BB’ pada 2010, kategori ‘BBB’ pada 2011, tidak sehat kategori ‘BBB’ pada 2012, tidak sehat kategori ‘BB’ pada 2013, tidak sehat kategori ‘BBB’ pada 2014 dan tidak sehat kategori ‘BBB’ pada 2015.Kata kunci :   Kinerja keuangan, analisis rasio keuangan
THE MEASUREMENTS OF BALANCED SCORECARD TO SUPPORT PLANNING AND MANAGEMENT PERFORMANCE IMPROVEMENT AT UB GUEST HOUSE MALANG Pongsapan, Marchelyn
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 5 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perforance   measurement  is  a  measurement  used   to   help   improve  a company's   management   performance.   In  2014   -   2015   UB   Guest   House experienced  a  decrease in  management  performance  therefore  this  study  aims to measure  the  performance  of UB  Guest  House  as  a  whole not  only in terms of financial  but  in  terms  of  non-financial  so  it  can  be  used  as  a  benchmark  in planning  and improving  activityy  in  UB  Guest  House  Malang  continuously. This research is quantitative descriptive research and  uses field  research or observation techniques  to  collect  data.The primary  data  is  in  the  form of questionnaire  and explained by Balamced Scorecard (BSC). From the analysis result using four perspectives  in  Balanced  Scorecard,  it  showed  that  overall  UB  Guest  House performs well and has a balance performance.Keywords: Balanced  Scorecard,  Financial Perspective,  Customer Perspective, Internal Business Perspective, Growth Perspective and Learning. 
ANALISIS POTENSI KEBANGKRUTAN PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL SPRINGATE (S-SCORE) (Studi Pada Perusahaan Pertambangan Batubara yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2016) Kristi, Utami Wahyuning
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 5 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The 2008 global economic crisis has caused a decline in coal mining business, making the international market oversupplied with the commodity and pushing the price low. Therefore, many companies are faced with the risk of bankruptcy.The purpose of this research is to identify the potential of bankruptcy in coal mining companies in Indonesia using Springate S-score model. This descriptive study describes the current state of companies using quantitative data. The population of this study is 23 coal mining companies listed in the Indonesia Stock Exchange in the period of 2014-2016. The sample of this study were selected through purposive sampling method, resulting in 19 mining companies. The variables used in Springate S-score model are X1 = Net Working Capital to Total Assets, X2 = EBIT to Total Assets, X3 = EBT to Current Liabilities, and X4 = Sales to Total Assets.The results show that there were six companies that did not have bankruptcy potential for three consecutive years; they were PT Indo Tambangraya Megah Tbk, PT Resource Alam Indonesia Tbk, PT Toba Bara Sejahtera Tbk, PT Mitrabara Tbk, PT Samindo Resources Tbk, and PT Bukit Asam Tbk. There were six companies that experienced S-score value fluctuations and had the potential to go bankrupt in 2014 and 2015. However, these companies were able to improve their financial performance, so they did not have the potential to go bankrupt in 2016. Furthermore, there were seven companies that had bankruptcy potential for three consecutive years; they were PT Atlas Resources Tbk, PT Bumi Resources Tbk, PT Darma Henwa Tbk, PT Petrosea Tbk, PT Barajaya International Tbk, PT Golden Eagle Energy Tbk, and PT Perdana Karya Perkasa Tbk. Most of the companies with bankruptcy potential had low liquidity and profitability level, so their financial and managerial performance were decreasing.Keywords: bankruptcy, Springate S-Score model, Net Working Capital to Total Asset, EBIT to Total Asset, EBT to Current Liabilities, Sales to Total Asset
DETERMINAN STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN SEKTOR PROPERTI DAN REAL ESTATE YANG TERCATAT DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2011-2015 SE, Juniarti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 5 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh determinan struktur modal yang terdiri dari profitabilitas (profitability), ukuran perusahaan (firm size), tangibility asset, likuiditas (liquidity) dan pertumbuhan penjualan (sales growth) terhadap struktur modal pada perusahaan sektor properti dan real estate yang tercatat di Bursa Efek Indonesia tahun 2011-2015.Sampel penelitian ini adalah 28 perusahaan properti dan real estate yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, penelitian dilakukan pada periode 2011-2015. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda, dan pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t. Model dalam penelitian ini sebelumnya diuji dengan uji asumsi klasik untuk memastikan bahwa model pada penelitian ini memenuhi asumsi dasar dalam analisis regresi berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel profitabilitas (profitability), tangibility asset, dan likuiditas (liquidity) berpengaruh signifikan negatif terhadap struktur modal, variabel ukuran perusahaan (firm size) berpengaruh signifikan positif terhadap struktur modal. Sedangkan pertumbuhan penjualan (sales growth) tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur modal.Kata Kunci: struktur modal, profitabilitas, ukuran perusahaa, tangibility asset, likuiditas, pertumbuhan penjualan.

Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 Vol 10, No 2: Semester Genap 2021/2022 Vol 10, No 1: Semester Ganjil 2021/2022 Vol. 10 No. 1 Vol. 9 No. 2 Vol 9, No 2: Semester Genap 2020/2021 Vol 9, No 1: Semester Ganjil 2020/2021 Vol. 9 No. 1 Vol. 8 No. 2 Vol 8, No 2: Semester Genap 2019/2020 Vol 8, No 1: Semester Ganjil 2019/2020 Vol. 8 No. 1 Vol. 7 No. 2 Vol 7, No 2: Semester Genap 2018/2019 Vol 7, No 1: Semester Ganjil 2018/2019 Vol. 7 No. 1 Vol. 6 No. 2 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol. 6 No. 1 Vol. 5 No. 2 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol. 5 No. 1 Vol. 4 No. 2 Vol. 3 No. 2 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol. 4 No. 1 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol. 3 No. 1 Vol. 2 No. 2 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol. 2 No. 1 Vol. 1 No. 2 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol. 1 No. 1 More Issue