Articles
13,824 Documents
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN SEBELUM DAN SESUDAH MELAKUKAN TRANSAKSI AKUISISI (Studi Kasus pada Akuisisi PT. Semen Indonesia Tbk terhadap Thang Long Cement Vietnam)
Mahmuda, Elok
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (295.084 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kinerja keuangan PT. Semen Indonesia Tbk serta untuk mengetahui adanya perbedaan tingkat kinerja keuangan PT. Semen Indonesia Tbk sebelum dan sesudah transaksi akuisisi ditinjau dari rasio keuangan. Kinerja keuangan perusahaan diukur menggunakan alat analisis dan evaluasi terhadap laporan keuangan. Alat yang digunakan untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan adalah menggunakan rasio keuangan, antara lain: rasio likuiditas, rasio aktivitas, rasio solvabilitas, rasio profitabilitas, dan rasio pasar. Jenis penelitian yang digunakan peneliti yaitu penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, dengan data yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (BEI) yaitu laporan keuangan tahunan PT. Semen Indonesia Tbk periode tahun 2009-2015.Analisis menggunakan data sekunder yang dilakukan peneliti menunjukkan bahwa kinerja keuangan perusahaan yang diukur berdasarkan rasio aktivitas (rasio perputaran persediaan), rasio solvabilitas (rasio hutang terhadap aktiva dan rasio hutang terhadap ekuitas), rasio nilai pasar (laba per lembar saham) mengalami kenaikan namun perusahaan juga mengalami penurunan kinerja keuangan yang diukur berdasarkan rasio likuiditas (rasio lancar dan rasio cepat), rasio aktivitas (rasio perputaran total aktiva), rasio profitabilitas (margin laba kotor dan margin laba bersih) dibandingkan sebelum perusahaan melakukan transaksi akuisisi. hal ini berarti terdapat perbedaan kinerja keuangan perusahaan yang dilihat dari analisis trend dalam penelitian sebelum dan sesudah terjadinya transaksi akuisisi.Kata Kunci : Kinerja Keuangan, Akuisisi, Rasio Keuangan.Â
Analisis Pengaruh Tangibility dan Customer Satisfaction Terhadap Customer Loyalty pada Rumah Makan Inggil Malang
Niken Larasati Warsito
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (425.171 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tangibility dan customer satisfaction terhadap customer loyalty Rumah Makan Inggil Malang baik pengaruh secara langsung maupun tidak langsung. Jenis penelitian ini adalah explanatory research yang menjelaskan hubungan kausal antara variabel-variabel melalui pengujian hipotesis. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 110 responden yang diambil dari populasi konsumen Rumah Makan Inggil. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling karakteristik sampel yang dipilih yaitu, minimal berusia 17 tahun, minimal pernah 1 kali mengunjungi Rumah Makan Inggil, dan mempunyai keinginan untuk mengunjungi kembali Rumah Makan Inggil. Alat uji yang digunakan untuk menguji instrumen penelitian ini berupa uji validitas, uji reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Uji hipotesis dilakukan menggunakan uji t. Teknik analisis data menggunakan analisis jalur (path analysis). Hasil dari pengujian ini dapat disimpulkan bahwa variabel tangibility mempunyai pengaruh langsung secara signifikan terhadap variabel customer satisfaction Rumah Makan Inggil. Variabel customer satisfaction mempunyai pengaruh langsung secara signifikan terhadap variabel customer loyalty Rumah Makan Inggil. Variabel tangibility mempunyai pengaruh langsung secara signifikan terhadap variabel customer loyalty Rumah Makan Inggil. Variabel tangibility mempunyai pengaruh tidak langsung secara signifikan terhadap variabel customer loyalty melalui customer satisfaction Rumah Makan Inggil.Kata kunci: Tangibility, Customer Satisfaction, Customer Loyalty
Dampak Variabel Eksternal dan Internal terhadap Return Saham Pada Sektor Perbankan Indonesia Tahun 2012-2016
Anjasmoro Angkasa Putra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (244.369 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak variabel eksternal (kurs, suku bunga pinjaman, dan inflasi) dan internal (Earning Per Share (EPS), Price Earning Ratio (PER), dan Return On Equity (ROE)) terhadap return saham pada sektor perbankan Indonesia tahun 2012-2016. Objek dalam penelitian ini adalah 15 bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penentuan sampel menggunakan purposive sampling yang dipilih berdasarkan beberapa pertimbangan, adapun metode analisa yang digunakan adalah model regresi data panel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel eksternal dan internal secara simultan memberikan dampak yang signifikan terhadap return saham. Sedangkan, secara parsial pengaruhnya berbeda-beda, dimana kurs dan inflasi berdampak negatif signifikan, suku bunga pinjaman, PER, dan ROE berdampak positif signifikan, sementara EPS berdampak negatif tidak signifikan.Kata Kunci: Return Saham, Kurs, Suku Bunga Pinjaman, Inflasi, EPS, PER, ROE dan Regresi Data Panel
ANALISIS METODE PERHITUNGAN ZAKAT PADA LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR MASTERPRIMA MALANG
Vivin Rachmaniawati;
Aulia Fuad Rahman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (209.68 KB)
Salah satu wujud dari penerapan syariat Islam dalam ekonomi diwujudkan dengan penerapan zakat sebagai bentuk tanggungjawab pada Allah S.W.T. Seiring dengan kemajuan zaman, berzakat tidak hanya dilakukan oleh individu tetapi juga oleh perusahaan. Zakat secara harafiah dapat berarti pensucian, pertumbuhan , berkah. Saat ini mulai muncul peraturan- peraturan negara yang mengatur tentang pengelolaan zakat. Peraturan tentang pengelolaan zakat di Indonesia diatur dalam UU No.23 Tahun 2011 tentang pengelolaan zakat. Hanya saja dalam UU No. 23 Tahun 2011 ini belum dijelaskan secara rinci tentang pengelolaan zakat oleh badan yang membayar zakat. Sebagian besar peraturan yang dibuat hanya mengatur tentang pengelolaan dan distribusi zakat oleh amil. Kurangnya pengetahuan dari pihak perusahaan terkait dengan pembayaran zakat oleh perusahaan menyebabkan pihak perusahaan menjadi kesulitan untuk menentukan besarnya zakat yang harus dibayarkan perusahaan. Oleh sebab itu, informasi terkait zakat perusahaan sangat dibutuhkan. Dari situlah kemudian muncul berbagai metode yang digagas untuk mempermudah perhitungan zakat oleh perusahaan. Penelitian ini membahas mengenai metode perhitungan zakat dengan menggunakan metode studi kasus yang dilakukan di Lembaga Bimbingan Masterprima Malang. Lembaga Bimbingan Masterprima Malang sendiri merupakan perusahaan jasa yg bergerak di bidang pendidikan yang berlokasi di Jl. Simpang Wilis Indah 19A Malang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Lembaga Bimbingan Masterprima Malang dalam menentukan metode perhitungan zakatnya. Data penelitian didapat dengan melakukan wawancara dengan owner perusahaan dan melakukan dokumentasi. Dari penelitian ini menunjukkan bahwa Lembaga Bimbingan Masterprima Malang melakukan zakat dengan dua metode yaitu dengan nilai tetap tiap bulan dan juga mengambil 2,5% dari omset kotor dalam satu tahun. Karena menggunakan dua metode perhitungan,tentu saja Lembaga Bimbingan Masterprima Malang masih perlu meninjau kembali terkait laporan keuangan dan kebijakan perusahaan yang saat ini digunakan. Agar lebih mudah, metode yang sebaiknya digunakan oleh Lembaga Bimbingan Masterprima Malang adalah metode yang berdasarkan pada laporan laba rugi perusahaan seperti yang digagas oleh Bank Muamalat Indonesia.Kata Kunci: Zakat perusahaan, Metode Perhitungan, Lembaga Bimbingan Belajar Masterprima Malang
IMPLEMENTATION OF THE PERFORMANCE ACCOUNTABILITY SYSTEM FOR GOVERNMENT INSTITUTION (SAKIP) TO IMPROVE THE PERFORMANCE OF GOVERNMENT INSTITUTION
Muhammad Istiyansyah Ulman Idris
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (199.516 KB)
Performance accountability is an obligation for government institution to beresponsible of its success and failure in the implementation of organizational’smission which consist with strategic planning, performance planning, performancemeasurement, and performance reporting. This research aims to find out the effect ofthe implementation of performance accountability system for government institutiontowards the performance improvement in Provincial Government of South Sulawesi.Population used in this research is Provincial Government of South Sulawesi whichthis research used purposive sampling method. Based on that method, RegionalDevelopment Planning Board, Bureau of Organizational and Official Affairs, andInspectorate became sample in this research because it has its own roles inimplementing the performance accountability system for government institution inSouth Sulawesi. Data gathered by doing direct interview. Furthermore, the documentof performance accountability report for government institution in 2014 and 2015became the secondary data in this research. Data processing including data reduction,data data display, and drawing conclusion and verification. In implementing theperformance accountability system for government institution, there is a positiveeffect towards the performance of South Sulawesi Provincial Government whichbased on the performance planning each year. In addition, performance which deemedto be lacking is expected to improve in line with the results shown in the performanceaccountability report for government institution.Keywords: Performance Accountability Report for Government Institution, Performance Improvement, Provincial Government of South Sulawesi.
PERSEPSI AKADEMISI TERHADAP RISIKO KEPATUHAN SYARIAH SUKUK DI INDONESIA
Sri Nurul Komariyah;
Iwan Triyuwono
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (237.912 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepatuhan syariah sukuk di Indonesia, mengetahui apa saja faktor penyebab terpenuhinya kepatuhan syariah sukuk di Indonesia, mengetahui bagaimana kepatuhan syariah sukuk yang ideal, mengetahui bagaimana peluang dan tantangan pemenuhan kepatuhan syariah sukuk di Indonesia, serta untuk mengetahui bagaimana langkah mewujudkan kepatuhan syariah sukuk di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah wawancara langsung dengan para informan yang telah ditentukan yaitu dari pihak akademisi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepatuhan syariah sukuk di Indonesia belum terpenuhi dengan baik secara keseluruhan. Faktor yang menyebabkan hal tersebut adalah : (1) Sumber Daya Manusia, (2) Sifat Alami Manusia, (3) Kurangnya Inisiatif Pemerintah. Beberapa poin yang harus terpenuhi dalam kepatuhan syariah sukuk yang ideal yaitu : (1) Fondasi syariah yang kuat pada regulasi sukuk, (2) Adanya pengawasan yang kontinyu, (3) Pemenuhan maqashid syariah. Peluang terpenuhinya kepatuhan syariah sukuk di Indonesia belum tentu berbanding lurus dengan peluang perkembangan sukuk yang menjanjikan. Beberapa langkah yang dapat ditempuh untuk mewujudkan kepatuhan syariah sukuk di Indonesia, yaitu : (1) Edukasi Masyarakat, (2) Memperbanyak riset-riset kritis, (3) Aktif memperbaharui regulasi, (4) Penyeimbangan porsi pemerintah, ulama, praktisi, dan akademisi. Kata kunci : sukuk, risiko, kepatuhan syariah
ANALYSIS ON THE VARIANCE OF RAW MATERIAL AND DIRECT LABOR COST TOWARD STANDARD COST TO INCREASE THE PROFIT OF OUTFIX_OUTFIT (A READY-MADE GARMENT COMPANY IN MALANG)
Lisa Novadilla
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (269.898 KB)
This research is based on the fact that business competition has become more complex. Companies are trying to survive in their business. One of the strategies that can be taken is controllingproduction cost for efficiency. Standard cost is the cost incurredto produce one unit of product. It is determined at the beginning of the period. Standard cost becomes a benchmark for productioncost control to achieve production cost efficiency.The objectives of this research are (1) to identify the control ofraw material cost and direct labor cost and (2) to describe andanalyze the applied standard cost. The steps of data analysis are (1) determining the standard cost of raw materials and direct labor,(2) comparing standard production cost and actual production cost, and (3) analyzing the difference between standard production cost and actual production cost, if any. Keywords: Standard Cost, Production Cost
ANALISIS PENGARUH SERVICESCAPE DAN LOKASI TOKO TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN (STUDI PADA BUTIK LISDA COLLECTION MALANG, JAWA TIMUR)
Achmad Arizal Ryan Ramanda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (365.569 KB)
This study aims to determine the effect servicescape and store locations on consumer buying interest in Lisda Boutique Collection. Servicescape variables used in this study is the ambient conditions (X1), space and funcionality (X2), and the signs, symbols, and artefacts (X3) as well as other variable is the location of the store (X4). From the results of these studies will be known factor which variables that have a dominant influence on consumer buying interest Lisda Collection boutique. This research uses explanatory research, which is a type of research to explain the relationship between variables servicescape and store locations on consumer buying interest. This study used a sample of 100 respondents drawn from the consumer population Lisda Collection boutique. Sampling using purposive sampling. Test equipment used include validity, reliability and classical assumption. Hypothesis t- test (partial). Data were analyzed using multiple linear regression. Based on the results of the analysis of the t test in can be variable ambient conditions (X1) and variable location of the store (X4) has a significant influence on consumer buying interest in the boutique Lisda Collection, while the variable space and funcionality (X2), and the signs, symbols, and artefacts (X3) had no significant effect on consumer buying interest terhadapa Lisda Collection boutique. The regression analysis based on the most dominant variable is a variable location of the store (X4) by the number of 0.420.Keywords: Servicescape, Store Location, Buying Interest
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PEDAGANG KAKI LIMA DI ALUN-ALUN KOTA BATU
Mayda Bachtiar Rahardian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (424.78 KB)
Latar belakang dalam penelitian ini adalah pengangguran menjadi masalah yang dihadapi oleh setiap negara. Sektor informal menawarkan berbagai kemudahan yang diharapkan bisa menjadi katup pengaman dalam mengatasi pengangguran. Kota Batu yang dikenal sebagai kota wisata memiliki tingkat kunjungan wisatawan yang masuk cukup besar, sehingga banyak yang memanfaatkan keadaan ini untuk memperoleh pendapatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan pedagang kaki lima yang berjualan di Alun-Alun Kota Batu. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendapatan sebagai variabel bebas, dan variabel modal, lama usaha, jam kerja, dan jenis kelamin sebagai variabel terikat Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data yang bersifat primer dan sampel yang digunakan berjumlah 40 responden, Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda.Kata Kunci : Sektor Informal, Pendapatan, Pedagang Kaki Lima
ANALISIS KESEHATAN BANK MENGGUNAKAN METODE RGEC PADA PT BRI AGRONIAGA TBK. SEBELU M DAN SESUDAH AKUISISI
yati, Nuri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (417.869 KB)
Kesehatan  Bank  adalah  hal mutlak  yang wajib  dijaga oleh setiap  bank karena hal ini mencerminkan bagaimana  kinerja suatu bank. Salah satu strategi ekonomi dalam meningkatkan kinerja bank adalah dengan pengambilalihan kepemilikan  atau akuisisi.  Melalui akuisisi diharapkan  bank dapat memperkuat struktur modal dan memaksimalkan keuntungannya. Penelitian  ini bertujuan  untuk  menilai  dan  membandingkan  kesehatan bank antara sebelum dan sesudah akuisisi pada Bank BRI Agroniaga Tbk. periode2010-2013 diukur dengan menggunakan pendekatan RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, Capital). Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Hasil analisis dari penelitian ini menunjukkan bahwa Bank BRI Agroniaga Tbk.  adalah  bank  yang  sangat  sehat  baik sebelum  maupun  sesudah  akuisisi. Secara umum sudah terjadi perbaikan kinerja antara sebelum dan sesudah akuisisi pada  Bank BRI  Agroniaga  Tbk.  Hal  ini terlihat  dari  peningkatan  peringkat komposit khususnya pada Risk Profile. Faktor Risk Profile yang dinilai melalui NPL,  IRR,  LDR,  LAR,  Cash  Ratio  secara  keseluruhan  menggambarkan pengelolaan  risiko  yang telah  dilaksanakan  dengan baik  dan meningkat  pasca akuisisi. Good Corporate Governance Bank BRI Agroniaga Tbk. sudah memiliki dan menerapkan tata kelola perusahaan dengan baik. Faktor Earnings yang penilaiannya  terdiri  dari  ROA  dan  NIM  mengalami  kenaikan  dan  hal  ini menandakan bertambahnya jumlah aset yang dimiliki Bank BRI Agroniaga Tbk. diikuti dengan bertambahnya keuntungan yang didapat oleh Bank BRI Agroniaga Tbk. Dengan menggunakan indikator CAR, analisis menggambarkan bahwa Bank BRI Agroniga  Tbk.  memiliki  faktor  Capital  yang  baik  sebelum  dan  sesudah akuisisi, yaitu diatas ketentuan Bank Indonesia. Kata  Kunci:  Kesehatan  Bank,  Akuisisi  Bank,  Risk  Profile,  Good  Corporate Governance, Earnings, Capital