Articles
13,824 Documents
PENGARUH BI RATE, INFLASI DAN PERTUMBUHAN PENDAPATAN DOMESTIK BRUTO (PDB) TERHADAP YIELD SURAT UTANG NEGARA (SUN) PERIODE 2010:07-2015:12
Yuliana, Debora
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This research aimed to find out the impact of BI Rate, inflation and Gross Domestic Product (GDP) growth to the yield of Surat Utang Negara (SUN). The method of data analysis was multiple regression models and used secondary data quarterly period July 2010 to December 2015.The results showed that BI Rate, inflation and GDP growth significantly have a positive effect on the yield of SUN. While coefficient determination equals to 0.7727, itmeans 77.27% of yield explainable by independent variables used in this research and the rest (22.73%) explained by other factors.Keywords: Yield of SUN, BI rate, inflation, GDP growth, multiple regression.
ANALISIS PERANAN INFRASTRUKTUR MODA TRANSPORTASI KERETA API TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI SUATU WILAYAH (Studi Pada Wilayah Jawa Timur: Daop VII Madiun, Daop VIII Surabaya Dan Daop IX Jember)
Pujianto, Julian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Infrastruktur transportasi memiliki peranana penting terhadap pembangunan ekonomi. Infrastruktur kereta api diharapkan dapat memberikan kontribusi yang besar dalam pembangunan suatu wilayah. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui peranan infrastruktur kereta api dalam mendukung perekonomian suatu wilayah dengan menggunakan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebagai tolok ukur. Dengan dukungan infrastruktur yang memadai maka akan menurunkan biaya transportasi dan mampu memperluas pangsa pasar bagi sebuah perusahaan. Dengan demikian pembangunan infrastruktur akan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perekonomian suatu wilayah. Wilayah dalam penelitian ini adalah Jawa Timur; Daop VII Madiun, Daop VIII Surabaya dan Daop IX Jember. Permodelan dalam melihat dampak dari pembangunan infrastruktur kereta api terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah Jawa Timur menggunakan data prasarana dan sarana serta volume lalu lintas kereta api yang didefinisikan ke dalam 3 variabel yaitu jumlah angkutan penumpang, jumlah jalur lintas dan jumlah stasiun kereta api. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif agar dapat menjawab rumusan masalah pada penelitian. Dari hasil penelitian ini, diperoleh hasil bahwa jumlah angkutan penumpang kereta api, jumlah jalur lintas kereta api dan jumlah stasiun kereta api berpengaruf positif dan signifikan terhadap PDRB.Kata kunci: infrastruktur, transportasi kereta api, pertumbuhan ekonomi wilayah.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PEDAGANG KAKI LIMA (STUDI KASUS DI PASAR BESAR KOTA MALANG)
Fernando, Yandhi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan PKL di Pasar Besar Kota Malang. Variabel yang digunakan  dalam penelitian  ini yaitu usia, tingkat pendidikan, jam kerja, tanggungan  keluarga, modal, dan pengalaman  kerja. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yaitu suatu penelitian yang memiliki tujuan untuk membuktikan sebuah  hipotesis. Pengumpulan  data  dilakukan  dengan  cara  observasi  dan kuesioner.  Sampel yang digunakan dalam penelitian berjumlah 35 responden PKL dengan menggunakan teknik accidental  sampling. Analisis  data menggunakan  pengujian  statistik  dengan  bantuan program SPSS.  Dalam  menganalisis   digunakan   teknik analisis regresi linier berganda, dengan menggunakan  uji statistik (uji F, uji t, koefisien determinasi (R2)) serta menggunakan  uji asumsi klasik (uji autokolerasi, uji heteroskedastisitas,  dan uji multikolinieritas). Hasil dalam penelitian menunjukan  bahwa  variabel  jam  kerja, tanggungan  keluarga,  modal,  dan pengalaman  kerja memiliki pengaruh  positif  dan signifikan  terhadap  pendapatan  PKL. Sedangkan  pada  variabel usia dan tingkat pendidikan hasil yang diperoleh tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap pendapatan PKL. Hasil  penelitian  juga menunjukan  bahwa  variabel  modal  memiliki pengaruh paling besar terhadap pendapatan PKL. Berdasarkan hasil penelitian maka disarankan PKL melakukan penambahan jumlah modal usaha. Modal yang relatif besar akan memungkinkan PKL untuk menambah variasi jenis usaha atau memperbesar usaha agar dapat  meningkatkan pendapatan.Kata Kunci: Pendapatan, PKL, Pasar Besar Kota Malang
PERAN LEMBAGA YATIM MANDIRI CABANG MOJOKERTO DALAM MENGENTASKAN KEMISKINAN MELALUI MODEL ISLAMIC SOCIAL ENTREPRENEURSHIP
Yulianti, Dias Ika
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam Islam, orang yang tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya disebut fakir dan miskin. Fakir diartikan sebagai orang yang tidak memiliki harta yang mencukupi kehidupannya dan tidak memiliki mata pencahariaan. Sedangkan miskin diartikan sebagai orang yang memiliki harta dan mata pencaharian tetapi tidak mencukupi. Masalah kemiskinan menjadi masalah yang tidak bisa dianggap remeh dalam penyelesaiannya. Karena kemiskinan dapat menimbulkan berbagai kesejangan diantara masyarakat. Sehingga perlu adanya peran pemerintah maupun masyarakat untuk dapat mengentaskan kemiskinan. Saat ini Istilah Social Entrepreneuship semakin diperbincangkan, hal ini dikarenakan social entrepreneurship memiliki tujuan sosial di dalamnya. Dalam Islam model kewirausahan sosial (Islamic Social Entrepreneurship) tercermin dari adanya pengelolaan zakat, infaq, shadaqah dan wakaf yang dikelola secara produktif serta adanya unit usaha yang digunakan sebagai salah satu sumber pendanaannya. Peran tersebut biasanya dilakukan oleh lembaga nirlaba (Lembaga Amil Zakat) yang bertugas mengelola dana ZISWAH untuk disalurkan kepada fakir miskin.Pada hasil penelitian ini dapat dijelaskan bahwa peran Lembaga yatim mandiri dalam mengentaskan kemiskinan melalui model Islamic Social Entrepreneurship tercermin dari pengelolaan ZISWAF dan unit usaha mitra yatim mandiri yang keuntungannya akan kembali disalurkan untuk biaya operasional maupun mendanai misi sosial Lembaga yatim mandiri. Lembaga yatim mandiri juga memiliki beberapa program utama seperti program pendidikan, dakwah, ekonomi, dan sosial.Kata Kunci : Kemiskinan, Islamic Social entrepreneurship, ZISWAF, Kesejahteraan.
Analisis Pengaruh Rata-Rata Lama Sekolah, Upah Minimum, dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka Kabupaten/Kota Jawa Timur
Ramiayu, Deasy Dwi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dewasa ini, tingginya angka pengangguran merupakan masalah serius yang harus segera diatasi oleh pemerintah. Meningkatnya angka pengangguran di Jawa Timur dapat menghambat program pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah. Tujuan  dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh rata-rata lama sekolah, upah minimum, dan pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat pengangguran terbuka di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur tahun 2009 sampai 2013. Alat analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan Fixed Effect Model, uji t parsial, uji F simultan, uji koefisien determinasi (R2), dan uji asumsi klasik yaitu autokorelasi, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel rata-rata lama sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka. Adapun variabel upah minimum tidak signifikan yang berarti upah minimum kabupaten/kota tidak berpengaruh secara nyata terhadap tingkat pengangguran terbuka. Variabel lainnya yaitu pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka. Kata kunci: tingkat pengangguran terbuka, rata-rata lama sekolah, ,pendidikan, upah minimum kabupaten/kota, pertumbuhan ekonomi
DAMPAK PERKEMBANGAN PEMBAYARAN NON TUNAI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA
Rukmana, Rismawati Dewi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study aimed to find out impact of cashless transaction and economic growth in Indonesian. The author uses economic growth as the dependent variable and include variables of cashless transaction as an independent variable. The author uses quantitative research methods and using error correction model with time series data.The results showed that the variable of consumstion and cash ratio is not significant in short term and long term on economic growth. Variable cash and non cash ratio is significant and positive in short term, while in long term is not significant on economic growth. Variable the value of ATM/Debet transaction growth and the value of credit  card  transaction  growth  are  not  significant in  short  term  and  long  term  on economic growth.Keywords: Cashless Transaction, Economic Growth, Macroecomic, Error Correction Model (ECM).
TELAAH PENERAPAN PRINSIP SYARIAH DAN PENGARUHNYA PADA KINERJA PASAR MODAL SYARIAH INDONESIA
Tunjungsari, Arum
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Didirikannya pasar modal syariah di Indonesia yang mendorong praktik investasi sesuai dengan syariah Islam merupakan angin segar bagi pelaku pasar modal. Pasar modal syariah merupakan pasar modal yang pada pelaksanaannya mengaplikasikan prinsip-prinsip Islam. Terdapat dua jenis kriteria yang harus dipenuhi emiten dalam menerbitkan efek di pasar modal syariah, yaitu kriteria kualitatif dan kuantitatif. Kriteria kualitatif atau kriteria obyek usaha merupakan kriteria halal-haram jenis usaha yang dijalankan oleh perusahaan, sementara kriteria kuantitatif merupakan kriteria rasio keuangan perusahaan. Kriteria-kriteria tersebut dirumuskan ke dalam fatwa DSN-MUI dan peraturan Bapepam-LK, yaitu fatwa DSN-MUI Nomor 40, fatwa DSN-MUI Nomor 80, peraturan Bapepam-LK Nomor IX.A.13 dan peraturan Bapepam-LK Nomor II.K.1. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan pendekatan content analysis dan bertujuan untuk mengetahui perspektif Islam mengenai praktik investasi dan efek-efek di pasar modal. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui proses pembentukan kriteria dan prinsip syariah apa saja yang diterapkan di dalamnya, proses penerbitan efek syariah di pasar perdana, serta mekanisme pengawasan pengaplikasian kriteria syariah di pasar modal. Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa meskipun pertumbuhan jumlah efek syariah beredar di Indonesia menunjukkan perkembangan yang pesat, akan tetapi pengembalian return efek di Jakarta Islamic Index (JII) tidak menunjukkan perbedaan yang terlalu signifikan dibanding dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang merupakan indeks pasarnya. Hal tersebut mungkin disebabkan karena perkembangan pasar modal syariah tidak diikuti dengan peningkatan volume dan frekuensi perdagangan efek di pasar sekunder, serta belum matangnya regulasi terkait pasar modal syariah dikarenakan perumusan regulasi tersebut dilakukan bersamaan dengan perkembangan pasar modal syariah itu sendiri.Kata kunci: Prinsip Islam, kriteria syariah, efek syariah, screening process, kinerja indeks syariah
VALUASI EKONOMI TAMAN WISATA ALAM ANGKE KAPUK DI JAKARTA UTARA
Rahman, Aulia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Mengembangkan sektor pariwisata berbasis sumber daya alam atau wisata alam oleh pengelola terkait didasarkan pada upaya pembangunan berkelanjutan disektor pariwisata khususnya wisata alam dengan tujuan untuk memberi manfaat lebih yang diterima oleh pengunjung serta pelestarian lingkungan sekitar.Penelitian ini dilakukan di Taman Wisata Alam Angke Kapuk di Jakarta Utara.Untuk keberlangsungan lingkungan hidup dan ekosistemnya tersebut sebagai mana mestinya diperlukan pemberian nilai (harga) terhadap dampak yang ditimbulkan dari suatu kegiatan atau kebijakan terhadap lingkungan. Penelitian ini akan menggunakan metode biaya perjalanan. Metode biaya perjalanan dipilih dalam penelitian ini dengan tujuan mengetahui sejauh mana manfaat yang di terima oleh pengunnjung terhadap objek wisata tersebut. Berdasarkan hasil studi kasus ditemukan nilai biaya perjalanan dengan menghitung surplus konsumen sebesar Rp 318.862,5 per individu per tahun atau Rp 167.822,36 per individu per satu kali kunjungan lebih besar dari kesediaan membayar pengunjung yaitu sebesar Rp 28.960,-.Kata kunci: Metode Biaya Perjalanan, Surplus Konsumen, Willingness to Pay, TWA Angke Kapuk
PERAN SISTEM DROPSHIP, MEDIA SOSIAL, DAN POTENSI KEUNTUNGAN DALAM MENINGKATKAN MINAT WIRAUSAHA DARING (ONLINE) (STUDI PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG)
Widiawaty, Lilis
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini berdasarkan pada perkembangan teknologi internet yang memudahkan komunikasi manusia. Perkembangan teknologi internet mengubah kebiasaan masyarakat yang awalnya bertransaksi luring (offline) beralih ke transaksi daring (online). Media internet yang berpeluang besar untuk menunjang transaksi jual beli daring adalah mengoptimalkan media sosial facebook. Media sosial facebook sangat berpotensi sebagai tempat promosi karena mempunyai pengguna yang banyak dan minim biaya. Ditambah lagi dengan menerapkan sistem dropship yang sangat memudahkan pelaku bisnis karena tidak perlu sewa tempat dan stok barang terlebih dahulu. Jadi bisnis dengan menggunakan sistem dropship dan media sosial facebook akan dapat menghasilkan potensi keuntungan yang besar. Penelitian ini ingin mengetahui peran sistem dropship, media sosial dan potensi keuntungan dalam meningkatkan minat wirausaha daring (online). Penelitian ini menggunakan teori distribusi, teori pasar, teori minimizing cost, teori e-commerce, teori kewirausahaan. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, yaitu metode untuk menguji teori teori yang ada yang saling menguji hubungan diantara variabel yang terkait yaitu sistem dropship (X1), media sosial facebook (X2), potensi keuntungan (X3) dan minat wirausaha (Y). Setelah itu dihitung dan dianalisis berdasarkan prosedur statistik yang menggunakan aplikasi SPSS. Sumber data yang didapatkan dari kuesioner yang disebar dan melakukan analisis regresi linear berganda. Populasinya mencangkup mahasiswa semester 5 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya yang telah menempuh mata kuliah Kewirausahaan dan sedang berbisnis dengan sistem dropship dan menggunakan media sosial facebook untuk berpromosi, sampelnya terdiri dari 90 mahasiswa. Hasil penelitian didapatkan kesimpulan bahwa sistem dropship (X1), media sosial facebook (X2), dan potensi keuntungan (X3) berpengaruh signifikan terhadap minat wirausaha online (Y).Kata Kunci: Sistem dropship, media sosial facebook, potensi keuntungan, minat wirausaha, bisnis online
ANALISIS PENGGUNAAN TRADING SYSTEM TEKNIKAL COUNTER TREND dan TREND FOLLOWING TERHADAP TRADING RETURNS pada TRANSAKSI FOREIGN EXCHANGE ONLINE
Dwi Sandra, Rahadian Dimas
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The purpose of this study is to find out how the result of trading activities in eight major currencies using expert advisors that apply trend following trading system and counter trend trading system affect the investment return in foreign exchange online. There are two points that we compare wich is return and risk, using the descriptive analysis and independent sample t-test. We found that trend following trading system is more profitable and safer than counter trend trading system, where trend following trading system can make a profit return on all eight pair currencies studied and also lower standard deviation than counter trend trading system, where counter trend trading system can make profit only on five major pair currencies .Keywords: Counter Trend, Trend Following, Expert Advisor