cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 5 (2015)" : 30 Documents clear
Strategi Dinas Perindag Dalam Mengembangkan Industri Kreatif Sektor Kerajinan Batu Marmer Untuk Meningkatkan Daya Saing Daerah (Studi Di Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Tulungagung) Yasniasari, Anggun
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.409 KB)

Abstract

ABSTRAK: STRATEGI DINAS PERINDAG DALAM MENGEMBANGKAN INDUSTRI KREATIF SEKTOR KERAJINAN BATU MARMER Untuk Meningkatkan Daya Saing Daerah (Studi di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten tulungagung) industri Kreatif sektor kerajinan batu marmer memiliki kontribusi terhadap ekonomi daerah, namun fenomena di Kabupaten Tulungagung saat ini masih memiliki daya saing yang rendah. Berkenaan dengan hal di atas, penelitian yang dilakukan dengan pendekatan kualitatif, mengungkapkan bahwa strategi Dinas Perindag dalam mengembangkan sektor tersebut adalah (1) Mewujudkan struktur perekonomian daerah yang tangguh berlandaskan keunggulan kompetitif lokal terutama kontribusi dari pemanfaatan sumber daya alam secara lestari (2) Mendukung pengembangan Industri Kecil Menengah agar dapat meningkatkan produktifitas industri yang berdaya saing (3) Mewujudkan dan mendorong pengelolaan lingkungan bagi industri kecil dan menengah (IKM) (4) Meningkatkan daya saing daerah sehingga dapat memberikan kontribusi yang sangat berarti, baik bagi pembangunan lokal, regional maupun nasional (5) Mewujudkan standarisasi produk (6) Mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan sehingga memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan per kapita penduduk dan penurunan angka pengangguran secara signifikan. Ke 6 (enam) strategi tersebut dianilisis menggunakan analisis Miles, Huberman, dan Saladana (2014) menunjukkan bahwa 4 (empat) strategi yang menjadi prioritas Dinas Perindag, yaitu Mewujudkan struktur perekonomian daerah yang tangguh berlandaskan keunggulan kompetitif lokal terutama kontribusi dari pemanfaatan sumber daya alam secara lestari dengan 4 (empat) program prioritas dan telah dilaksanakan. Kata Kunci : Strategi Dinas Perindag, Industri Kreatif,  Daya Saing Daerah Abstract: Departement of industry and trade strategies in developing creative industries sector marble stone handicrafts to improve regional compatitivnes (studies in the department of industry and commerce of Tulungagung district). Department of industry and trade (Perindag) as technical agencies competent in addressing problems that are directly related to problems of creative industries, in particular the sector of handicraft marble stone in Tulungagung district. Creative industries sector of marble stone handicrafts has contributed to the economy of the area, but the phenomenon in Tulungagung district currently has low competitiveness. With regard to the above, research conducted with qualitative approach, revealed that the Department of Trade and Industry in developing a strategy for the sector is (1) Embody a strong regional economic structure based on local competitive advantages, especially the contribution of utilization of natural resources sustainably (2) Support the development of small and medium Industries in order to increase the productivity of industry which has a competitiveness (3) Embodyand and encourage environmental management for small and medium-sized industries (IKM) (4) Increase the competitiveness of the region so that it can contribute significantly, both for local development, regional and national (5) Embody the standardization of products (6) Realize sustainable economic growth so as to contribute to the improvement of the population's per capita income and a decrease in the unemployment rate significantly. The 6 (six) then use strategy analysis Miles, Huberman, and Saladana (2014) shows that only 4 (four) strategies a priority Department of Industry which Embodies a formidable regional economic structure based on local competitive advantages, especially the contribution of utilization of natural resources sustainably with 4 (four) program priorities and have been implemented. Keywords : Strategy Department of Industry,Creative Industries, Competitiveness Of Regions  
Strategi Pemberdayaan Pengrajin Bordir Melalui Kegiatan Ekonomi Kreatif (Studi Pada Asosiasi Pengusaha Bordir Kelurahan Pogar Kecamatan Bangil Dan Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan) Ardiyanti, Linda
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.149 KB)

Abstract

Abstract: Empowerment Strategy of Craftsman Embroidery Through Creative Economic Activity (Study of Asosiasi Pengusaha Bordir Pogar Village Bangil Subdistrict and Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pasuruan Regency). Human resources are a main aspect in the development. In Indonesia, the levels skill of human resources is arguably still low. Through empowerment, human resource capability can be increased. In Pasuruan, especially in Bangil empowerment done in embroidery craftsmen through creative economic activity by Aspendir and Disperindag. Considering  Indonesia became one of the countries that joined AFTA, through capacity building embroidery craftsmen will affect the result of embroidery product. If the embroidery products produced more creative, it is not impossible to penetrate international markets more broadly.  In the embroidery craftmen empowerment required special strategies to achieve the intended purpose.  But the strategy given by Aspendir and Disperindag less achieve maximum results. So that need for a new strategy recommendations to improve or complement the old strategy. By using SWOT, can be formulated on a new strategy for the implementation of empowerment can be maximized. Keyword: strategy, empowerment, SWOT   Abstrak: Strategi Pemberdayaan Pengrajin Bordir Melalui Kegiatan Ekonomi Kreatif (Studi Pada Asosiasi Pengusaha Bordir Kelurahan Pogar Kecamatan Bangil  dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan). Sumberdaya manusia merupakan aspek utama dalam pembangunan. Di Indonesia tingkat kemampuan sumberdaya manusia bisa dibilang masih rendah. Melalui pemberdayaan, kemampuan sumberdaya manusia dapat semakin meningkat. Di Kabupaten Pasuruan, terutama di Bangil pemberdayaan dilakukan pada pengrajin bordir melalui kegiatan ekonomi kreatif oleh Aspendir dan Disperindag. Mengingat negara Indonesia menjadi salah satu negara yang mengikuti AFTA, melalui peningkatan kemampuan pengrajin bordir akan berpengaruh terhadap produk bordir yang dihasilkan. Apabila produk bordir yang dihasilkan lebih kreatif, maka bukan tidak mungkin dapat menembus pasar manca negara lebih luas. Dalam pemberdayaan pengrajin bordir tersebut diperlukan strategi khusus demi mencapai tujuan yang telah ditentukan. Namun strategi yang diberikan oleh Aspendir dan Disperindag kurang mencapai hasil yang maksimal. Sehingga perlu adanya rekomendasi strategi baru untuk memperbaiki ataupun melengkapi strategi yang lama. Dengan menggunakan SWOT, dapat dirumuskan rekomendasi strategi baru agar pelaksanaan pemberdayaan dapat lebih maksimal.   Kata kunci: strategi, pemberdayaan, SWOT
Implementasi Pogram Kemitraan dan Bina Lingkungan dalam Pembinaan Pengrajin Batik (Studi pada PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Tuban dan Pengrajin Batik Tulis “Gedog” di Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban) Indriawati, Ella Nur
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.625 KB)

Abstract

Abstract: The Implementation of Partnership amd Community Programs PT Semen Indonesia (Persero) Tbk on Nurturing a Batik Craftsmen (Studies on PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Tuban and Batik Tulis “Gedog” Craftsmen in Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban). One form of social responsibility executed by BUMN is Partnership and Community Development Programs and arranged by Peraturan Menteri BUMN No. Per-08/MBU/2013 about Partnership and Community Development Programs. One of the BUMN which become focus study in this research is PT Semen Indonesia (Persero) Tbk has implemented PKBL accordance with the basic policy. Thus research is descriptive qualitative method and data analysis that used is Miles, Huberman and Saldana interactive model. The result of research indicates that implementation of PKBL PT Semen Indonesia (Persero) Tbk on nurturing a batik craftsmen has been going well and in accordance with the basic policies. Can be cheked in supporting actors are involved, nurturing programs are implementation PKBL providing give the outputs the development of batik industry which makes the business a strong and independent. But, in implementation programs are still be discovered by the constraints are limited human resources and credit stuck by partners. Authors provides recommendations that is company to do additional of human resources related to PKBL, execute to perioidic billling and give a sanction to the partners to minimize credit stuck.   Keywords: implementation, Partnership and Community Development Programs, development, batik craftsmen, small business   Abstrak: Implementasi Program Kemitraan dan Bina Lingkungan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dalam Pembinaan Pengrajin Batik (Studi pada PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Tuban dan Pengrajin Batik Tulis “Gedog” di Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban). Salah satu bentuk pertanggungjawaban yang dilaksanakan BUMN ialah Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) diatur Peraturan Menteri BUMN No. Per-08/MBU/2013 tentang Program Kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan. Salah satu BUMN yang menjadi fokus penelitian ini adalah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk yang mengimplementasikan PKBL. Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif kualitatif dan analisis data model interaktif Miles, Huberman dan Saldana. Hasil penelitian ini menunjukkan implementasi PKBL PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dalam pembinaan pengrajin batik berjalan dengan baik dan sesuai dasar kebijakan. Dilihat dari dukungan aktor yang terlibat, program pembinaan dalam implementasi PKBL, memberikan capaian hasil yaitu perkembangan usaha batik menjadi tangguh dan mandiri. Namun implementasi PKBL ini masih terdapat kendala yaitu terbatasnya sumber daya manusia dan kredit macet yang ditimbulkan mitra. Peneliti memberikan rekomendasi yaitu perusahaan melakukan penambahan sumber daya manusia yang bersinggungan dengan PKBL, melakukan penagihan secara berkala dan pemberian sanksi kepada mitra untuk meminimalisir kredit macet.   Kata kunci: implementasi, Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL), pembinaan, pengrajin batik, usaha kecil 
Pengaruh Kompetensi Pustakawan Terhadap Prestasi Kerja (Studi Pada Perpustakaan Universitas Brawijaya) Pamungkas, Lucky Dewi
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.784 KB)

Abstract

Abstract: The Influences of Librarian’s Competence to Job Performance (Studies in the University Of Brawijaya’s Library). Librarian’s competence can be seen from his or her knowledge, interpersonal skill, and professional attitude. Librarian’s competence is one of factors that support the achieving good job performance. However, an adequate number of librarians does not match the importance of librarian’s competence. This study is using explanatory research by using 18 librarian as its sample and population. Data received by distributing questioners, which then analyzed with SPSS 21. Result of the research is that knowledge, interpersonal skill, and professional attitude jointly influence job performance. Knowledge and professional attitude partially influence job performance, whilst interpersonal skill partially not influences librarian’s job performance in University of Brawijaya. Keywords: librarian’s competence, job performance Abstrak: Pengaruh Kompetensi Pustakawan Terhadap Prestasi Kerja (Studi pada Perpustakaan Universitas Brawijaya). Kompetensi pustakawan dapat dilihat dari pengetahuan, ketrampilan interpersonal, dan sikap profesional yang dimiliki. Kompetensi pustakawan merupakan salah satu faktor yang dapat mendukung pencapaian prestasi kerja yang baik. Namun, pentingnya kompetensi pustakawan tidak diimbangi dengan jumlah pustakawan yang memadai. Penelitian ini memakai explanatory research dengan menggunakan 18 pustakawan sebagai sampel sekaligus populasi. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kemudian dianalisis dengan SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan secara bersama-sama pengetahuan, ketrampilan interpersonal, dan sikap profesional berpengaruh terhadap prestasi kerja. Pengetahuan dan sikap profesional secara parsial mampu memberikan pengaruh kepada prestasi kerja, sedangkan ketrampilan interpersonal secara parsial tidak berpengaruh terhadap prestasi kerja pustakawan Universitas Brawijaya. Kata kunci: kompetensi pustakawan, prestasi kerja
Public Policy Implementation (The Implementation Of Health Ministry Regulation Number 28 Year 2014 About The Guidelines For The Implementationof The National Health Insurance At The Genteng Hospital And The Bhakti Husada Hospital Banyuwangi) Habibah, Putri Nurisya
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.356 KB)

Abstract

Abstrak: Implementasi Kebijakan Publik (Implementasi Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 tahun 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional di RSUD Genteng dan RSU Bhakti Husada Banyuwangi). Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan program baru pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan penduduk Indonesia. Program ini diwajibkan bagi seluruh masyarakat Indonesia. JKN dilaksanakan berdasarkan mekanisme asuransi sosial dimana masyarakat dapat berpartisipasi dalam program tersebut. Peraturan Menteri Kesehatan nomor 28 tahun 2014 menjadi pedoman bagi stakeholder untuk melaksanakan program jaminan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RSUD Genteng dan RSU Bhakti Husada telah melaksanakan kebijakan tersebut cukup baik. Permasalahan yang muncul justru berasal dari lingkungan eksternal seperti kurangnya fasilitas dari pemerintah dalam pengadaan obat, proses pembiayaan yang sangat lama, dan peraturan tentang administratif peserta yang sering berubah. Kata Kunci: implementasi kebijakan publik, pelayanan kesehatan, program jaminan kesehatan nasional   Abstract: Public Policy Implementation (The Implementation of Health Ministry Regulation Number 28 Year 2014 about The Guidelines for The Implementation of The National Health Insurance at The Genteng Hospital and The Bhakti Husada Hospital Banyuwangi). The National Health Insurance (JKN) is the new program of the government to increase the health of Indonesian population. It becomes mandatory program for Indonesian people. JKN carried out through social insurance mechanism which society can participate in the program. The regulation number 28 year 2014 as the guideline for stakeholder to conduct the program. The result presents that the implementation of Regulation Number 28 year 2014 at the Genteng Hospital and the Bhakti Husada Hospital conducted well enough. The problems arises from the external factor such as lack of facility from the government in the medicine procurement, the funding process that take a long time, and the regulation of member administrative that often change.   Keyword: public policy implementation, health service, national health insurance program
Implementasi Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) (Studi Kasus Gapoktan Tri Langgeng Desa Ngompro Kecamatan Pangkur Kabupaten Ngawi) Pangestika, Cindhera Rian
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.865 KB)

Abstract

Abstract: Implementation of Rural Agribusiness Development Program (PUAP). Development of the national economy based on agriculture and rural areas directly or indirectly will have an impact on reducing poverty. Agricultural development aimed to improve the incomes and welfare of the public, especially farmers and agricultural business. Rural Agribusiness Development Program (PUAP) is a groundbreaking program of the Ministry of Agriculture for tackling poverty and job creation, while reducing the development gap between regions and regional centers as well as the gap between sub-sectors. East Java Province is a province that is the main activity of the majority population to grow rice, one of the districts in East Java who rely on the agricultural sector is Ngawi. Gapoktan Trilanggeng Ngompro Village Pangkur District of Ngawi district has received assistance program since 2011. Implementation PUAP in Gapoktan Tri Langgeng there are some who have succeeded and some have failed. This failure causes the farmers do not benefit and even had to return the initial capital. because this question whether PUAP in this Gapoktan Tri Langgeng actually can increase farmers' income, or may even add to the burden on farmers when there is a failure. And whether the implementation of the program in Gapoktan Tri Langgeng PUAP has been going well. Keywords: Implementation, PUAP Program, Gapoktan Abstrak: Implementasi Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP). Ekonomi  nasional dibangun dengan berbasis  pertanian dan perdesaan yang secara langsung maupun tidak langsung akan berdampak kepada penurunan penduduk miskin. Pembangunan dalam pertanian  bertujuan untuk  rangka  meningkatkan  kesejahteraan dan  pendapatan masyarakat  utamanya  petani  dan  pelaku  usaha di bidang pertanian. Program PUAP berasal dari Kementerian Pertanian yang tujuannya adalah penciptaan  lapangan  kerja dan  menanggulangi kemiskinan,  sekaligus  mengurangi  kesenjangan  pembangunan antar  wilayah  pusat  dan  daerah  serta  kesenjangan  antar  subsektor. Provinsi Jawa Timur merupakan provinsi yang kegiatan utama penduduknya mayoritas menanam padi, Salah satu kabupaten di Jawa Timur yang mengandalkan sektor pertanian adalah Kabupaten Ngawi. Gapoktan Tri Langgeng Desa Ngompro Kecamatan Pangkur Kabupaten Ngawi  telah menerima bantuan program PUAP sejak tahun 2011. Pelaksanaan PUAP di Gapoktan Tri Langgeng ini beberapa ada yg berhasil dan beberapa ada yang gagal. Kegagalan ini menyebabkan petani tidak mendapatkan keuntungan dan bahkan harus mengembalikan modal awal. karena ini timbulah pertanyaan apakah PUAP di Gapoktan Trilanggeng ini benar-benar dapat meningkatkan pendapatan petani atau bahkan malah menambah beban petani apabila ada kegagalan. Serta apakah implementasi program PUAP di Gapoktan Tri Langgeng telah dijalankan dengan baik.   Kata Kunci: Implementasi, Program PUAP, Gapoktan
Revitalisasi Pasar Tradisional Dalam Perspektif Good Governance(Studi Di Pasar Tumpang Kabupaten Malang) Alfianita, Ella
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.067 KB)

Abstract

Abstract: Revitalization of Traditional Market Based On Good Governance Perspective (A Study at Tumpang Market in Kabupaten Malang). Revitalization policy of traditional markets is very important to be implemented, as we know it hs been known that there is an unhealthy competition between the traditional and the modern market. This policy is succesfully implemented, is the Tumpang Market in Kabupaten Malang. This research aims to identyfy, analyze, and describe patterns of cooperation among actors that involved in the revitalization of traditional markets in Tumpang Market based on perspective good governance and efforts taken in the revitalization of the market. This research using qualitative descriptive research methods. Agreements made could be going  well which can be measured from the four principles of good governance, such as accountability, partisipation, predictibility (rule of law) and transparancy. Efforts that have been taken consisting of the precisely physical aspects (development and improvement of market structure) and non-physical aspects (fostering and empowermentof human resource). Keywords: revitalization, Traditional Market, Good Governance Perspective Abstrak: Revitalisasi Pasar Tradisional dalam Perspektif Good Governance (Studi di Pasar Tumpang Kabupaten Malang). Kebijakan revitalisasi pasar tradisional penting diimplementasikan, karena seperti yang telah diketahui bahwa terjadi persaingan yang tidak sehat antara pasar tradisional dan pasar modern. Kebijakan ini berhasil diimplementasikan yang salah satunya pada Pasar Tumpang Kabupaten Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menganalisis dan menggambarkan pola kerjasama antar aktor dalam revitalisasi pasar tradisional di Pasar Tumpang Kabupaten Malang dalam perspektif good governance dan upaya apasaja yang diambil dalam revitalisasi pasar tradisional di Pasar Tumpang Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Kerjasama yang telah dilakukan dapat dikatakan berjalan dengan baik yang dapat diukur dari empat prinsip good governance, antara lain accountability, partisipation, predictibility (rule of law), dan transparancy. Upaya yang telah diambil terdiri dari aspek fisik (pembangunan dan perbaikan fasilitas pasar) dan aspek nonfisik (pembinaan dan pemberdayaan sumber daya manusia).   Kata Kunci: revitalisasi, Pasar Tradisional, Perspektif Good Governance
Strategi Peningkatan Minat Baca Anak (Studi Pada Ruang Baca Anak Perpustakaan Umum Dan Arsip Daerah Kota Malang) Rahma, Nurida Maulidia
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.287 KB)

Abstract

Abstract: Child Reading Interest Development Strategy (Study on Child Public Library Reading Room and Regional Archives Malang). Reading is strongly affected by the benefits that must be instilled early. So as to increase the children's interest, Public Library Malang bore strategy in the form of Kids Reading Room complete with programs to increase children's interest. This research discusses the program as a strategy to increase children's interest held since 2008. The purpose of this study was to determine, describe, and analyze the strategy and its implementation program to improve children's interest, and also aims to identify and describe the factors inhibiting and supporting an increase children's interest in the Public Library and Regional Archives Malang. The method used is descriptive analysis method with qualitative approach through a model analysis of Connaway and Powell (2010). The results showed that there was failure to increase children's interest in the program due to promotional activities is not maximized. Neither promote Children's Reading Room and its collections, facilities, services and promote programs that exist in it. Keywords: child reading interest, kids reading interest development strategy, kids reading interest development program. Abstrak: Strategi Peningkatan Minat Baca Anak (Studi pada Ruang Baca Anak Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang). Kegiatan membaca sangat sarat akan manfaat sehingga harus ditanamkan sejak dini. Sehingga untuk meningkatakan minat baca anak, Perpustakaan Umum Kota Malang melahirkan strategi dalam bentuk Ruang Baca Anak lengkap dengan program-program peningkatan minat baca anak. Penelitian ini membahas mengenai program sebagai strategi peningkatan minat baca anak yang diadakan sejak tahun 2008. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisa strategi beserta pelaksanaan program peningkatan minat baca anak, dan juga bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan faktor penghambat dan pendukung peningkatan minat baca anak pada Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah  Kota Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui model analisis dari Connaway dan Powell (2010). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi ketidakberhasilan program peningkatan minat baca anak dikarenakan oleh kegiatan promosi yang belum maksimal. Baik mempromosikan Ruang Baca Anak beserta koleksi, fasilitas, layanan maupun mempromosikan program-program yang ada di dalamnya.   Kata kunci: minat baca anak, strategi peningkatan minat baca anak, program peningkatan minat baca anak.
Implementasi Program Perpuseru Dalam Upaya Meningkatkan Pelayanan Perpustakaan (Studi Kasus Pada Corporated Social Responsibility Coca Cola Foundation Indonesia Di Perpustakaan Kabupaten Sidoarjo) Safira, Fidan
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.594 KB)

Abstract

Abstract: Implementation PerpuSeru Program in Effort to Improve Library Services (Case Study on Corporated Social Responsibility Coca Cola Foundation Indonesia in Sidoarjo General Library). The library as a source of information can’t do an independent service. Because of it, libraries need cooperation. One cooperation that can be built with the library is private institutions through the programhis CSR. This research aims described an example of cooperation between libraries and CSR company that successfully implemented. The cooperation built by a library sidoarjo with coca cola foundation indonesia through the program named perpuseru CSR. Perpuseru program aims to make the library as a center access technology and information. Their activities include increasing the quality of human resources and assistance of infrastructures in the library. The implementation of the program in the library perpuseru sidoarjo get positive impact, like increase of visits, improve services, until increasing the quality of human resources library. Keywords: library, csr, perpuseru Abstrak: Implementasi Program Perpuseru Dalam Upaya Meningkatkan Pelayanan Perpustakaan (Studi Kasus pada Corporated Social Responsibility Coca Cola Foundation Indonesia di Perpustakaan Kabupaten Sidoarjo). Perpustakaan sebagai sumber informasi tidak semerta-merta dapat melakukan layanan secara mandiri. Oleh karena itu, perpustakaan memerlukan kerjasama. Salah satu kerjasama yang dapat dibangun perpustakaan adalah dengan instansi swasta melalui program CSRnya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan contoh kerjasama antara perpustakaan dan CSR perusahaan yang sukses dilaksanakan. Kerjasama tersebut dibangun oleh Perpustakaan Kabupaten Sidoarjo dengan Coca Cola Foundation Indonesia melalui program CSR bernama PerpuSeru. Program PerpuSeru bertujuan untuk menjadikan perpustakaan sebagai pusat akses teknologi dan informasi. Kegiatannya mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia dan bantuan sarana prasarana di perpustakaan. Implementasi Program PerpuSeru di Perpustakaan Kabupaten Sidoarjo mendapatkan dampak positif, seperti peningkatan kunjungan, peningkatan layanan, hingga peningkatan kualitas SDM perpustakaan.   Kata Kunci: perpustakaan, csr, perpuseru
Pengaruh Kebutuhan Informasi Pemustaka Terhadap Pengembangan Koleksi Buku Tercetak Pada Perpustakaan Universitas Brawijaya (Studi pada Mahasiswa S1 Jurusan Administrasi Publik Universitas Brawijaya) Ningrum, Dina Rahma
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.523 KB)

Abstract

Abstract: The Impact of Library User’s Need of Information Towards The Development of Printed Books Collection At Brawijaya University Library (A Study on Majoring of Public Administration Student of Brawijaya University). Information needs of library user is one of the important factors in the library to collects printed books library collection both in terms of quality as well as quantity is one important asset library. This research aims is to know and explain the variable of information needs that consists of cognitive needs, affective needs, personal integrative needs, social integrative needs, and recreational needs  on development of collection printed book in the  Brawijaya University Library. The data were obtain from questionnaire from 274 participants who majoring of Public Administration students. In this study the writter found that variable of information needs partially and simultaneously had impact on the development of library collection. Keywords: information needs, collection, development of collection Abstrak: Pengaruh Kebutuhan Informasi Pemustaka Terhadap Pengembangan Koleksi Buku Tercetak Pada Perpustakaan Universitas Brawijaya (Studi pada Mahasiswa S1 Jurusan Administrasi Publik Universitas Brawiajaya). Kebutuhan informasi pemustaka merupakan salah satu faktor penting bagi perpustakaan dalam menghimpun koleksi, sehingga koleksi buku tercetak baik dari segi kualitas maupun kuantitas merupakan salah satu aset penting perpustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan ada tidaknya pengaruh antara kebutuhan informasi yang terdiri dari kognitif, kebutuhan afektif, kebutuhan integrasi personal, kebutuhan integrasi sosial, dan kebutuhan rekreatif terhadap pengembangan koleksi buku tercetak pada Perpustakaan Universitas Brawijaya. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data dengan responden pada penelitian ini ialah mahasiswa S1 jurusan administrasi publik yang berjumlah 274 responden. Berdasarkan analisis data mendapatkan kebutuhan informasi secara parsial dan simultan memiliki pengaruh terhadap pengembangan koleksi. Kata kunci: kebutuhan informasi, koleksi, pengembangan koleksi

Page 1 of 3 | Total Record : 30


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol. 4 No. 12 (2016) Vol 4, No 12 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 12 (2015) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 2, No 12 (2014) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol 1, No 10 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue