cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 4 (2013)" : 25 Documents clear
Implementasi Kebijakan Pengendalian Pertumbuhan Dan Peningkatan Kualitas Penduduk Di Tulungagung Ditinjau Dari Teori Brinkerhoff Dan Crosby Rizqi Bachtiar
Jurnal Administrasi Publik Vol. 1 No. 4 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Implementation of Growth Control and Population Improvement Policy in Tulungagung Based on Brinkerhoff and Crosby Theory. The main issues of the Indonesian population is population explosion and high level of poverty. To overcome this, the government issued Law No. 52 of 2009 on Population and Family Development which  established the National Population and Family Planning, hereinafter abbreviated BKKBN (Article 53 of Law PKPK). The purpose of this studyis to describe, and analyze growth control policy implementation and population quality improvement in Tulungagung seeing from Brinkerhoof and Crosby Theory. Implementation of growth control policy and population quality improvement can be seen from (a) Formulation legitimization, where vertically, Law PKPK is not used as legal based for the local regulation. (b) Constituency building is well done already. (c) Resource accumulation of available resources, where the human resources is not enough yet comparable to the SOP. (d) Organizational design has been modify by the date. (e) Resource mobilization is not maximum yet. (f) Monitoring impact is well done already. Keywords: Population growth, Quality improvement, Brinkerhoff and Crosby theory Abstrak: Implementasi Kebijakan Pengendalian Pertumbuhan dan Peningkatan Kualitas Penduduk Di Tulungagung Ditinjau Dari Teori Brinkerhoff dan Crosby Permasalahan utama kependudukan adalah ledakan penduduk  dan tingginya tingkat kemiskinan. Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah mengesahkan Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga yang mengamanatkan terbentuknya Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional yang selanjutnya disingkat BKKBN (Pasal 53 UU PKPK). Tujuan penelitian ini untuk, mendeskripsikan, dan menganalisis implementasi kebijakan pengendalian pertumbuhan dan peningkatan kualitas penduduk di Tulungagung ditinjau dari teori Brinkerhoff dan Crosby. Implementasi kebijakan pengendalian pertumbuhan dan peningkatan kualitas penduduk dapat dilihat dari (a) Legitimasi kebijakan, secara vertikal UU PKPK belum dijadikan konsideran dalam Peraturan Bupati Kabupaten Tulungagung Nomor 54 Tahun 2011 tentang Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Badan Pemberdayaan perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Tulungagung. (b) Pengembangan konstituen telah terlaksana dengan baik. (c) Akumulasi sumberdaya yang tersedia, dimana sumber daya manusia belum memenuhi SOP dari segi jumlah. (d) Desain organisasi dan modifikasi telah dimodifikasikan sesuai dengan perkembangan zaman. (e) Mobilisasi sumber daya kurang maksimal. (f) Monitoring kebijakan terlaksana dengan baik.   Kata Kunci: pertumbuhan penduduk, peningkatan kualitas, teori Brinkerhoff dan Crosby
Implementasi Peraturan Gubernur Jawa Timur No. 32 Tahun 2012 Tentang Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (Studi di Kantor Bersama SAMSAT Kabupaten Nganjuk) Taufik Fajrin Irfandy
Jurnal Administrasi Publik Vol. 1 No. 4 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation of East Java Governor Rules Number 32 Year 2012 about Pemutihan Motor Vehicle Tax (Study in the SAMSAT Office Nganjuk). Local governments will try to increase revenue by maximizing local tax, motor vehicle tax that is like (MVT). Governor of East Java Governor issued Regulation No. 32 Year 2012 on Pemutihan MVT. This study aims to describe the implementation of the pemutihan and obstacles encountered in the SAMSAT Office Nganjuk. This study uses qualitative methods. Data analysis method includes data reduction, data display, conclusion. This study suggests that MVT  voting system performed SAMSAT Office Nganjuk based  provisions MVT is 0.2% -1.5% for tax, 2% -3.5% for progressive and 0.75% -15% for transfer tax name withheld based procedures. Realization MVT through Pemutihan was effective, as shown by the receipt MVT has exceeded the target. The constraints are the internal factors and external factors. Recommendations to solve the problems that occur is to optimize collective voting through with other places like call centers paid Featured and with reward for taxpayers exemplary. Keywords: Policy implementation, Motor vehicle tax Abstrak: Implementasi Peraturan Gubernur Jawa Timur No. 32 Tahun 2012 tentang Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (Studi di Kantor Bersama SAMSAT Kabupaten Nganjuk). Pemerintah daerah akan berusaha meningkatkan pendapatan dengan memaksimalkan pajak daerah, yaitu seperti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Gubernur Jawa Timur mengeluarkan Peraturan Gubernur Nomor 32 Tahun 2012 tentang Pemutihan PKB. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi tentang pemutihan dan kendala yang dihadapi di Kantor SAMSAT Kabupaten Nganjuk. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem pemungutan PKB yang dilakukan Kantor SAMSAT Kabupaten Nganjuk berdasar  ketentuan tarif PKB adalah 0,2%-1,5% untuk pajak, 2%-3,5% untuk progresif dan 0,75%-15% untuk bea balik nama yang dipungut berdasarkan prosedur. Realisasi PKB melalui pemutihan telah berjalan secara efektif, hal ini ditunjukkan dengan penerimaan PKB yang telah melampaui target. Adapun kendala yaitu adanya faktor internal dan faktor eksternal. Rekomendasi untuk mengatasi permasalahan yang terjadi adalah untuk mengoptimalkan pemungutan PKB melalui dengan dibayar tempat lain seperti Samsat Unggulan dan dengan memberikan reward terhadap wajib pajak teladan. Kata kunci : Implementasi kebijakan, Pajak kendaraan bermotor
Peran Dinas Koperasi Perindustrian Dan Perdagangan Kota Pasuruan Dalam Menumbuhkan Modal Sosial (Studi pada Fasilitasi Kegiatan Kemitraan Bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) Dian Yuliansyah
Jurnal Administrasi Publik Vol. 1 No. 4 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Role of the Department of Industry and Trade Cooperation of Pasuruan In Cultivating Social Capital (Study On Partnership Facilitation for Micro, Small and Medium Enterprises). Partnership is a relationship between SMEs (and cooperation that put each other on the same level or equivalent and need each other to the principle of mutual benefit. Social capital in this case is seen to have the same concept with the partnership. Thus it will be explained further how Diskoperindag’s role in fostering social capital for SMEs partnership facilitation activities in Pasuruan. In this study the role of Diskoperindag explored by the shapes of relationship and social capital indicators were adapted from literature related to social capital. This study is organized into two research focus. First, the role of Diskoperindag described into four social capital indicators, namely: trust, rules, participation and reciprocity networks. Secondly, to describe the conditions in more detail in the context of social capital for SMEs partnership Pasuruan used indicators that focus on relational properties, which relates to the frequency of relationship, the intensity of the relationship and spatial proximity. Keyword: Social capital, Diskoperindag, SMEs, Partnership.     Abstrak: Peran Dinas Koperasi Perindustrian Dan Perdagangan Kota Pasuruan Dalam Menumbuhkan Modal Sosial (Studi Pada Fasilitasi Kegiatan Kemitraan Bagi Usaha Mikro Kecil Dan Menengah). Kemitraan antar UMKM merupakan hubungan (relationship) dan kerjasama (cooperation) yang menempatkan satu dengan yang lainnya dalam posisi sejajar atau setara serta saling membutuhkan dengan prinsip saling menguntungkan. Modal sosial dalam hal ini dipandang memiliki konsep yang sama dengan kemitraan. Maka dari itu lebih lanjut akan dijelaskan bagaimana peran Diskoperindag dalam menumbuhkan modal sosial bagi fasilitasi kegiatan kemitraan UMKM Kota Pasuruan. Dalam penelitian ini peran Diskoperindag ditelusuri dari bentuk relasi serta indikator modal sosial yang diadaptasi dari literatur-literatur yang berkaitan dengan modal sosial. Penelitian ini disusun kedalam dua fokus penelitian. Pertama, peran Diskoperindag dijelaskan kedalam empat indikator modal sosial yaitu: trust, aturan, partisipasi jaringan dan resiprositas. Kedua, untuk lebih rinci menggambarkan kondisi modal sosial dalam konteks kemitraan bagi UMKM Kota Pasuruan digunakan indikator yang lebih fokus terhadap relational properties, yaitu berkaitan dengan frekwensi hubungan, intensitas hubungan serta jarak geografis hubungan.   Kata kunci: Modal Sosial, Diskoperindag, UMKM, Kemitraan.
Kemitraan pemerintah desa, badan permusyawaratan desa, Dan masyarakat dalam pemanfaatan limbah rumah tangga Di desa beji, kecamata boyolangu, kabupaten tulungagung Alfian Kusuma Wardhani
Jurnal Administrasi Publik Vol. 1 No. 4 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Abstract: The Villages government relationship, villages conference corporation, and the citizen to make benefit of the house’s waste in Beji, Boyolangu, Tulungagung. Implementation Partnership program in Beji, Boyolangu that the system runs on a short-term with be made sewer line water from people house and the trash  that will relies in one place so both kinds of waste can anticipate about flooding, mosquito breeding, air pollution, and public conflict. The program to BPD dan LPMD also involves to connect with the communication between the Viilage Government and society for the creation of a transparent partnership, runs fast and precise. The research method used in this study is a qualitative research with a descriptive approach. The results of this study indicate that the use of  waste people house Village Government managed with society can work effectively and can be accountable with regard to the results achieved. Although not perceived by all the poor and will continue to be developed throughout the wider RT / RW. Keywords: Partnership/relationship. Abstrak: Kemitraan Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa, dan Masyarakat Dalam Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Di Desa Beji, Kecamata Boyolangu, Kabupaten Tulungagung. Program kemitraan yang diterapkan pada Desa Beji Kecamatan Boyolangu ini berjalan pada sistem  jangka pendek dengan membuat saluran limbah air rumah tangga serta limbah sambah rumah tangga yang tertumpu pada satu tempat sehingga kedua macam limbah tersebut dapat mengatisipasi terjadinya banjir, sarang nyamuk, polusi udara, dan konflik masyarakat. Program ini juga melibatkan BPD dan LPMD untuk menghubungkan  komunikasi antara Pemerintah Desa dengan Masyarakat agar terciptanya sebuah kemitraan yang transparan, berjalan dengan cepat dan tepat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pemanfaatan limbah rumah tangga yang dikelola Pemerintah Desa Beji dengan Masyarakat bisa  berjalan dengan efektif dan dapat di pertanggungjawabkan yang berkaitan dengan hasil yang dicapai. Meskipun belum bisa dirasakan oleh seluruh penduduk miskin dan akan terus dikembangkan lebih luas keseluruh RT/RW.   Kata kunci: Partisipasi
Dampak Program Dana Alokasi Khusus-Sanitasi Lingkungan Berbasis Terhadap Sosial, Ekonomi, Dan Lingkungan Masyarakat (Studi Pada Kelompok Swadaya Masyarakat Tirto Utomo Kelurahan Turen, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang ) Rizky Pratama Putra
Jurnal Administrasi Publik Vol. 1 No. 4 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Population in Indonesia was growing fast and the figure in 2010 was reaching 124 heads/km2 (BPS, 2012). It gave an impact on the reduction of environmental carrying capacity. Indonesia development context, especially related to the development of structure and infrastructure of sanitation, was poor dan unfavorable. It was shown by United National Data (2008) that Indonesia was the second country with great proportion of its population without access to reliable sanitation, and it meant that Indonesia definitely needed a sanitation management.  Most of Indonesian rivers and dams were polluted by domestic wastes because of poor sanitation management. Dealing with this sanitation problem, Indonesia Government through its Ministry of Public Work, established a program to provide structure and infrastructure of sanitation. This program was called Community-Based Environment Sanitation. Through this program, the government increased public access to the development. Turen Village in Turen Subdistrict of Malang District was one acceptor target of the program. The objective of research was to understand the implementation of the program, the change of sanitation over the physic/environment and economic, and the impact of the implementation of the program. Research method was qualitative descriptive. Community-Based Environment Sanitation was implemented at Turen Village in Turen Subdistrict of Malang District being as community-based initiative to improve sanitation in their own environment. It brought many changes to physical/environmental aspects and community health. It also gave positive impact either in physical/environmental, social or economical realms. The change and impact after the implementation of program was also influencing the general public and other villages in Turen Subdistrict of Malang District. Keywords: Policy Evaluation, Community-Based Environmental Sanitation, Community Empowerment, Participation of Community and Group Abstrak: Pertumbuhan penduduk indonesia yang begitu cepat yaitu 124 Jiwa/km² (BPS,2012) pada tahun 2010 memberikan dampak pada penurunan daya dukung lingkungan. Dan dalam konteks pembangunan infrastruktur terutama pembangunan sarana dan prasarana sanitasi di indonesia sangatlah buruk, ini terlihat dari data united National, (2008) yang menyatakan bahwa indonesia termasuk negara kedua dengan proporsi penduduk tanpa akses sanitasi layak, artinya indonesia sangat membutuhkan pengelolaan sanitasi, karena sebagian besar sungai-sungai dan bendungan di indonesia tercemar oleh limbah rumah tangga karena pengelolaan sanitasi yang buruk. Dengan melihat masalah sanitasi tersebut, Pemerintah indonesia melalui kementrian pekerjaan umum membuat suatu program penyediaan sarana dan pra sarana sanitasi yaitu Program Sanitasi Lingkungan Berbasis Masyarakat, dalam program ini pemerintah melibatkan akses masyarakat untuk ikut serta dalam proses pembangunanannya.Kelurahan Turen, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang merupakan salah satu penerima program tersebut.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan program, perubahan kondisi sanitasi terhadapa fisik/lingkungan dan ekonomi serta dampak yang ditimbulkan dengan dilaksanakannya program.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif.Pelaksanaan program Sanitasi Lingkungan Berbasis Masyarakat dapat dilakssanakan di Kelurahan Turen, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang merupakan inisiatif dari masyarakat untuk memperbaiki sanitasi lingkungannya, dan membawa banyak perubahan dalam aspek fisik/ lingkungan serta kesehatan masyarakat kemudian juga banyak membawa dampak yang positif baik dari segi fisik/lingkungan, sosial, dan ekonomi, Perubahan dan dampak yang ada setelah dilaksanakannya program juga membawa dampak kepada masyarakat umum dan Kelurahan Lainnya di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Kata Kunci: Evaluasi Kebijakan, Sanitasi Lingkungan Berbasis Masyarakat, Pemberdayaan Masyarakat, Partisipasi Masyarakat dan Kelompok.

Page 3 of 3 | Total Record : 25


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 4 No. 12 (2016) Vol 4, No 12 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 12 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 12 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol 1, No 10 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue