cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 3 (2014)" : 30 Documents clear
Implementasi Peraturan Daerah Kota Malang Nomor 6 Tahun 2006 tentang Penyelenggaraan Usaha Pemondokan dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Herrista Putri
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 3 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation of Malang City Local Regulation No. 6 Year 2006 About Boarding House Exertion to Increase Local Revenue. Order to improve business licensing boarding (boarding house) and increase revenue. This study intends to investigate and analyze implementation constraints and what is happening in implementing the Regional Regulation No. 6 year 2006 regarding business lodgement to the improvement of the original income. Research using qualitative methods. The results of this study indicate that the implementation of Malang city local Regulation No. 6 year 2006 on the Implementation of Housing can not be done well and the resulting tax is still small. This is evidenced the presence of the owner of boarding (boarding house) were just a little on the permits for the business. In addition, owners of boarding (boarding house) also has not paid taxes. Keywords: Implementation, Local Regulation No. 6 Year 2006, Housing Boarding, Increase Local Revenue   Abstrak: Implementasi Peraturan Daerah Kota Malang Nomor 6 Tahun 2006 tentang Penyelenggaraan Usaha Pemondokan dalam Meningkatkan  Pendapatan Asli Daerah . Untuk meningkatkan ketertiban perizinan usaha pemondokan (kos-kosan) serta meningkatkan PAD. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui dan  menganalisis implementasi dan Kendala-kendala apa saja yang terjadi dalam mengimplementasikan Peraturan Daerah No 6 Tahun 2006 tentang penyelenggaraan usaha pemondokan terhadap terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi Peraturan Daerah Kota Malang  Nomor 6 Tahun 2006 Tentang Penyelenggaraan Usaha Pemondokan belum bisa terlaksana dengan baik serta pajak yang dihasilkan masih sedikit. Hal ini dibuktikan adanya pemilik pemondokan (kos-kosan) yang hanya sedikit mengurus izin untuk usaha tersebut. Selain itu, pemilik pemondokan (kos-kosan) juga belum membayarkan pajak. Kata Kunci: Implementasi, Peraturan Daerah Kota Malang No. 6 Tahun 2006, Usaha Pemondokan, PAD
Aktualisasi Nilai Islam dalam Pemberdayaan Masyarakat Pesisir (Studi pada Masyarakat Bajulmati, Gajahrejo, Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang) Matthoriq Matthoriq
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 3 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Efforts of Local Government to Reduce of Child Economic Exploitation (A Study of Child Protection in Malang City). The society empowerment in Bajulmati showed that actualization of Islamic values ​​by reinforcement the scope and important sector of society. Empowerment integrity of individual, family and society range; become prosperity material and has a high spiritual quality / civil society by social order, consist of social communities (society) were getting a long each other with civilized, personal piety and social piety. In practice, reinforcement of main ideal empowerment agent are: spiritual ideal by reinforcement of religion institutional such as Masjid Al Azhar, TPQ Nurul Huda, Pengajian Rutin; intellectual ideal by inforcement of formal and educational institution like TK Harapan, preschool PAUD Bina Harapan, Rumah Pintar dan Perpustakaan Harapan and education of seaboard areas too. The last one was economic ideal by reinforcement of entrepreneurship program via Posdaya Harapan Mandiri and frameworking of empowerment agents. Keywords: Empowerment, Seaboard Communities, Islamic Values Abstrak: Aktualisasi Nilai Islam dalam Pemberdayaan Masyarakat Pesisir (Studi pada Masyarakat Bajulmati, Gajahrejo, Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang). Pemberdayaan masyarakat di Bajulmati menujukkan aktualisasi dari nilai-nilai Islam melalui penguatan dalam lingkup dan sektor penting dalam masyarakat. Integritas keberdayaan pada lingkup individu, keluarga dan masyarakat; menuju yang sejahtera material dan memiliki kualitas spiritual yang tinggi / masyarakat madani (civil society) melalui tatanan kehidupan yang terdiri dari komunitas sosial (masyarakat) saling bergaul secara beradab, kesalehan pribadi dan kesalehan sosial. Sedangkan secara praktis, penguatan pada matra pokok pemberdaya yaitu: matra ruhani melalui penguatan kelembagaan agama yaitu Masjid Al Azhar, TPA Nurul Huda, Pengajian Rutinan; matra intelektual melalui penguatan institusi pendidikan formal dan non formal berupa TK Harapan, PAUD Bina Harapan, Rumah Pintar dan Perpustakaan Harapan dan pendidikan lingkungan pesisir; terakhir pada matra ekonomi melalui penguatan program kewirausahaan melalui Posdaya Harapan Mandiri dan pengkaderan pemberdaya. Kata kunci: Pemberdayaan, Masyarakat Pesisir, Nilai Islam
Inovasi Kebijakan Ketenagakerjaan dalam Mendukung Kelestarian UKM yang Berbasis Produk Unggulan (Studi pada Pengrajin Kampung Batik Jetis Sidoarjo) Fara Adiba
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 3 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Innovation of Manpower Policy in Supporting The Conservation of UKM which Orients of  Quality Product (The Study Toward The Craftsman of Kampung Batik in Jetis Sidoarjo). Development Small Middle Entrepreneurs Batik Tulis Jetis Sidoarjo, is non formal sector that develops rapidly. Unfortunately, at this time Small Middle Entrepreneurs Batik Tulis Jetis at Sidoarjo had few problems, such labours problem. In this case a lot of young people are lazy to work no formal industry, they prefer to choose for working as fabric labors or became shop sales, those cases became Sidoarjo Government’s problem. To know needed innovation labor policy to supporting establishing SME’S bases on excellent quality product. This analysis method is qualitative research with description approached used Spradley Model. Research result show that had problem on manpower at Kampung Batik Jetis Sidoarjo, such declined manpower young people, which SME’s officer and Human Resources officer of Sidoarjo Government didn’t know there is some problem about manpower of The craftsman Kampung Batik Jetis Sidoarjo. To apply that policy Sidoarjo Government needs to know about manpower, needed, challenges and problems of Kampung Batik Jetis Sidoarjo, for applying innovation strategy to support establishing SME.   Keyword: innovation policy, strategic, manpower Abstrak: Inovasi Kebijakan Ketenagakerjaan dalam Mendukung Kelestarian UKM yang Berbasis Produk Unggulan (Studi pada Pengrajin Kampung Batik Jetis Sidoarjo). Perkembangan Usaha Kecil Menengah Batik Tulis Jetis Sidoarjo, merupakan sektor informal yang berkembang pesat. Sayangnya, saat ini Usaha Kecil Menengah Batik Tulis Jetis Sidoarjo memiliki beberapa masalah mengenai tenaga kerja. Dalam hal ini banyak usia kerja produktif yang lebih memilih  bekerja sebagai buruh pabrik atau menjadi penjaga toko. Adanya inovasi kebijakan ketenaga kerjaan dalam mendukung kelestarian UKM berbasis produk unggulan. Metode analisis ini merupakan penelitian kualitatif dengan deskripsi yang digunakan model Spradley. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memiliki masalah pada tenaga kerja di Kampung Batik Jetis Sidoarjo mengalami kemunduran dan adanya keterbatasan kemampuan pada generasi muda, dimana dinas UKM dan dinas tenaga kerja tidak mengetahui adanya permasalahan mengenai tenaga kerja batik Jetis. Untuk menerapkan kebijakan Pemerintah Sidoarjo perlu mengetahui tentang tenaga kerja, dibutuhkan, tantangan dan permasalahan Kampung Batik Jetis Sidoarjo, untuk menerapkan strategi inovasi untuk mendukung pembentukan UKM.   Kata kunci: inovasi kebijakan, strategi, ketenagakerjaan
Pemberdayaan Masyarakat Miskin Melalui Kelompok Usaha Bersama (Studi pada Kelompok Usaha Bersama di Desa Dawuhan, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang) Ibrahim Imron
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 3 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : Community Empowerment Trough Business Group (Case Study of Business Group in Dawuhan Village, District Poncokusumo, Malang Regency). This research aims to describe the dimensions of (1) Institutional Capacity Business Groups (2) Development Productive Economic Business (PEB) in Business Groups. This research was conducted in the village of Dawuhan with research object 10 Business Group. This research using qualitative method with descriptive approach. From this research results that (1) The type of productive economic activities in business groups is a cattle farm which still in nature sideline, while for the care and breeding done separately (2) For institutional strengthening, namely by increasing the leadership, while in financial administration has been transparent and accountable. Advice can be given to an increase in productive economic activities with business groups is to improve the care system, the breeding and marketing of products, while for institutional financial manager is to make unit groups as a means of development capital that can be used to vary the type of business. Keywords : empowerment , business group, productive economy bussines Abstrak : Pemberdayaan Masyarakat Miskin Melalui Kelompok Usaha Bersama (Studi pada Kelompok Usaha Bersama di Desa Dawuhan, Kec. Poncokusumo, Kab. Malang). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai dimensi (1) Pengembangan Kapasitas Kelembagaan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) (2) Pengembangan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Penelitian  ini  dilakukan  di Desa Dawuhan dengan Obyek penelitian 10 Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Hasil  penelitian  menunjukkan bahwa (1) Jenis kegiatan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Desa Dawuhan adalah peternakan sapi yang sifatnya adalah usaha sampingan karena pekerjaan mayoritas masyarakat adalah buruh tani, sementara untuk perawatan dan pengembangbiakkannya dilakukan secara terpisah (2) Untuk penguatan kelembagaan yaitu dengan jalan meningkatkan intensitas pertemuan dan pembinaan kepemimpinan kelompok, sedangkan dalam administrasi keuangan sudah bersifat transparan dan mempunyai akuntabilitas. Saran yang dapat diberikan untuk peningkatan usaha ekonomi produktif kelompok usaha bersama adalah memperbaiki sistem perawatan dan pengembangbiakan serta pemasaran hasil produksi, sementara untuk kelembagaannya adalah membuat unit pengelola keuangan kelompok sebagai sarana pengembangan modal usaha sehingga bisa digunakan untuk memvariasikan jenis usaha. Kata kunci : pemberdayaan,  kelompok usaha bersama, usaha ekonomi produktif 
Strategi Capacity Building Pemerintah Desa dalam Pengembangan Potensi Ekowisata Berbasis Masyarakat Lokal (Studi di Kampoeng Ekowisata, Desa Bendosari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang) Erlin Damayanti
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 3 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Capacity Building Strategy of Village Government in Developing Local Community Based Eco-Tourism Potential (Study in Eco-tourism Kampoeng, Bendosari Village, Pujon Sub District, Malang Regency). The eco-tourism development in Indonesia nowadays becomes a major objective to explore various natural resources and cultures without giving harm on the ecology concept of the environmental based tourism. Bendosari village is one of villages in Malang regency located under hill of Kawi Mountain has tried to develop its natural resources and local wisdom to be transformed into Kampoeng Ekowisata. The development of eco-tourism kampong has carried the traditional concept jointly participated with local community in managing Kampoeng Ekowisata. Meanwhile, in another hand, village government of Bendosari has committed to catalyze the capacity building of all elements involved in eco-tourism development through training and local community empowerment programs. Keyword: eco-tourism, capacity building, community empowerment Abstrak: Strategi Capacity Building Pemerintah Desa dalam Pengembangan Potensi Kampoeng Ekowisata Berbasis Masyarakat Lokal (Studi di Kampoeng Ekowisata, Desa Bendosari Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang). Pengembangan ekowisata di Indonesia menjadi tujuan utama untuk mengelola sumberdaya alam dan budaya yang beranekaragam tanpa merusak konsep ekologis dari lingkungan wisata itu sendiri. Salah satu desa di Kabupaten Malang yang berada di bawah kaki Gunung Kawi yaitu Desa Bendosari telah berupaya mengembangkan potensi sumber daya alamnya dan tradisi adat istiadat dari kehidupan masyarakat lokal menjadi Kampoeng Ekowisata. Pengembangan Kampoeng Ekowisata Desa Bendosari mengusung konsep tradisional dengan melibatkan masyarakat lokal sebagai manajemen pengelola. Pemerintah Desa Bendosari berupaya untuk meningkatkan kapasitas (capacity building) dari seluruh elemen yang terlibat dalam pengembangan ekowisata melalui program-program pelatihan dan pemberdayaan masyarakat. Kata kunci: ekowisata, capacity building, pemberdayaan masyarakat
Konsep Eco-Office dalam Rangka Mewujudkan Perkantoran Ramah Lingkungan (Studi pada Kantor Walikota Probolinggo) Ivone Rizky Amelia
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 3 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Eco-Office Concept to Establish Environmental Friendly Office (Study of Probolinggo Mayor Office). The government as the policy maker always encourages the people to do environmental friendly activities. It is unfortunate to find that the government does not have willingness to apply this concept and seems lack of attempt to be pioneer at work environment in the application of Eco-Office. Research has concluded that some opinions of stakeholders have stated that Eco-Office concept to establish environmental friendly office at Probolinggo Mayor Office is not implemented favorably. Alternative strategies, therefore, must be form of recommendation, such as “Seven Resolution Strategies of Eco-Office” to establish Eco-Office at Probolinggo Mayor Office. Keywords: eco-office,  environmental friendly, Probolinggo Abstrak: Konsep Eco-Office dalam Rangka Mewujudkan Perkantoran Ramah Lingkungan (Studi pada Kantor Walikota Probolinggo). Pemerintah selaku pembuat kebijakan, selalu mendorong masyarakat untuk melakukan kegiatan ramah lingkungan. Namun, dalam hal ini pemerintah sendiri tidak mau menerapkannya dan tidak ada usaha untuk menjadi panutan (pioneer) khusunya di lingkungan kerja (kantor) untuk menerapkan Eco-Office. Penelitian ini menghasilkan suatu kesimpulan bahwa dari beberapa pendapat stakeholders bahwa konsep Eco-Office dalam rangka mewujudkan perkantoran ramah lingkungan di Kantor Walikota Probolinggo belum terlaksana secara maksimal. Dengan demikian perlu adanya strategi alternatif sebagai bentuk rekomendasi yaitu “Seven Resolution Strategy of Eco-Office” untuk mewujudkan Eco-Office di Kantor Walikota Probolinggo.   Kata kunci: eco-office, ramah lingkungan, Probolinggo
Pengembangan Jejaring Organisasi pada Yayasan Sangatta Baru (YSB) untuk Meningkatkan Kesejahteraan Sosial Masyarakat Evy Sampe
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 3 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Development of Network Organization on Yayasan Sangatta Baru (YSB) to Improve Community’s Social Welfare. Foundation have the form of organization, so YSB as an organization can interpreted as tools, parts and limbs. Just like the organisms, organization means something that is moving, alive and thrive. It means the existence of YSB should be able to provide welfare benefits for society in general, especially in its operational area Sangatta Utara, East Kutai Regency. The aim of this study is to know of development network organization in YSB to improve community’s welfare. With  implemented through qualitative research method with descriptive approach.  Analysis technique is Miles and Huberman’s interactive method. It can be concluded that YSB is able to do the development of its network organization support progress of welfare of both economic welfare and social welfare. Keywords: social welfare, development of network organization Abstrak: Pengembangan Jejaring Organisasi pada Yayasan Sangatta Baru (YSB) untuk Meningkatkan Kesejahteraan Sosial Masyarakat. Yayasan Sangatta Baru (YSB) sebagai suatu organisasi dapat diartikan sebagai alat, bagian, anggota badan. Layaknya organism, organisasi berarti sesuatu yang bergerak, hidup dan berkembang. Artinya, YSB harusnya mampu memberi manfaat kesejahteraan bagi masyarakat secara umum, khususnya di wilayah operasionalnya yaitu Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pengembangan jejaring organisasi yang ada pada YSB untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan menggunakan jenis metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode analisis yang digunakan adalah melalui metode interaktif Miles dan Huberman. Dapat disimpulkan bahwa YSB mampu melakukan pengembangan terhadap jejaring organisasninya baik dalam  segi kesejahteraan ekonomi maupun kesejahteraan sosial.   Kata kunci: kesejahteraan sosial, pengembangan jejaring organisasi
Pelayanan Publik di Kecamatan Giri Kabupaten Banyuwangi (Studi pada Penyelenggaraan Pelayanan Kependudukan) Rezha Hakim
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 3 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Public Services in The District Giri Banyuwangi Regency (Study on Service Organization of Population). The quality of public services can be measured include the following indicators: simplicity, clarity and certainty, security, openness, economic, fairness, timeliness. In the implementation of public services in the district Giri far there is no any constraint in terms of safety. With regard to disclosure to the public service, the district has done socialization premises if there is any meeting of village officials / village also involving the community, but it made the information leaflet attachment easily seen directly by the people. Although officially a maximum service is 15 minutes, the findings in the field stated ketidaksusuaian. For service KTP and KK carried out for 2 or 3 days. The factors that affect the quality of service in the District Giri are: leadership, resources, personnel, public awareness, infrastructure and openness and responsiveness apparatus.   Keywords: public services, factors, influence  Abstrak: Pelayanan Publik di Kecamatan Giri Kabupaten Banyuwangi (Studi pada Penyelenggaraan Pelayanan Kependudukan). Kualitas layanan publik dapat diukur meliputi indikator berikut : kesederhanaan, kejelasan dan kepastian, keamanan, keterbukaan, ekonomis, keadilan,ketepatan waktu. Dalam pelaksanaan layanan publik selama ini di kecamatan Giri tidak terdapat kendalaapapun dalam hal kemananan.Berkaitan dengan keterbukaan layanan kepada masyarakat, pihak Kecamatan sudah melakukan kegiatan sosialisasi jika ada setiap pertemuan denga aparat desa/kelurahan yang melibatkan juga masyarakat, selain itu dilakukan penempelan selebaran informasi yang mudah dilihat langsung oleh masyarakat.Meskipun secara resmi pelayanan maksimal adalah 15 menit, temuan di lapangan menyatakan ketidaksusuaian.Untuk pelayanan KTP dan KK dilakukan selama 2 atau 3 hari.Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas layanan di Kecamatan Giri adalah : kepemimpinan, sumberdaya aparatur, kesadaran masyarakat,  sarana prasarana serta keterbukaan dan responsifitas aparatur.   Kata kunci: layanan publik, faktor, pengaruh
Kualitas Anggaran dan Belanja Daerah terhadap Penyediaan Pelayanan Masyarakat dalam Mendorong Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (Studi di Kabupaten Lebak Provinsi Banten) Ivan Budi Susetyo
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 3 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Quality of the Local Budget and Expense to Provide Service Delivery to Community and to Encourage The Accelerated Development of The Lagged Regions (Study at Lebak District, Banten Province). Local finance planning is described through local’s revenue and expense which are in the form of the Local Budget of Revenue and Expense (APBD). The objective of research is to describe the quality of local budget for service delivery for service delivery to encourage the accelerated development of the lagged regions, and the factors influencing these items. Data of research are primary and secondary data. The location of research is Lebak District. Result of research indicates that local budget of Lebak District has met the expected quality to indeed provided service delivery to community and encouraged the accelerated development of the lagged regions. Factors supporting the quality of local budget and expense are the presence of Local Government Budget Team (TAPD), the good synergy between executive and legislative, the contribution of Transparence and Participation Commission (KTP), and the effort by local government to increase the efficiency of budget usage. Factors constraining the quality of local budget and expense are the limited timing for budget submission, lack of prepare for budgeting, limited capability of local budget and limited data. Keywords: budget quality, expense quality, community service, the accelerated development of the lagged regions Abstrak: Kualitas Anggaran dan Belanja Daerah Terhadap Penyediaan Pelayanan Masyarakat Dalam Mendorong Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (Studi Di Kabupaten Lebak Provinsi Banten). Perencanaan keuangan daerah digambarkan melalui penerimaan dan pengeluaran daerah yang disebut dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan kualitas anggaran daerah terhadap penyediaan pelayanan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan daerah tertinggal, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Data penelitian berupa data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum anggaran daerah Kabupaten Lebak berkualitas dalam menyediakan pelayanan kepada masyarakat serta mampu mendorong percepatan pembangunan daerah tertinggal. Adapun faktor-faktor yang mendukung kualitas anggaran dan belanja daerah adalah adanya Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), terjalinnya sinergitas yang baik antara eksekutif dan legislatif, adanya peran Komisi Transparansi dan Partisipasi (KTP), serta adanya upaya pemerintah daerah dalam mengefisiensi penggunaan anggaran, sedangkan faktor-faktor yang menghambat kualitas anggaran dan belanja daerah adalah keterbatasan waktu dalam pengajuan anggaran, kurangnya persiapan dalam penyusunan anggaran, kurang maksimalnya partisipasi masyarakat, keterbatasan kemampuan anggaran daerah dan keterlambatan data.   Kata kunci: kualitas anggaran, kualitas belanja, pelayanan masyarakat, percepatan pembangunan daerah tertinggal
Evaluasi Perda RTRW Kabupaten Sidoarjo terhadap Penataan Pembangunan Penggolongan Kawasan Industri Wilda Nisa'ul Fitri
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 3 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : The Evaluation over Local Regulation About The Regional Space Order Plan of Sidoarjo District Against The Restructuring of Development of Industrial Region Grouping.Target of reseatch is an evaluation over this local regulation is the regionalspace orderplan.With implemented through qualitative research method with descriptive approach. And analysis technique is Miles and Huberman’s interactive method.Industrial region at Sidoarjo District has been one contributor to local genuine income of Sidoarjo District. The development of this industrial region is in pursuance of Local Regulation about regional space order plan of Sidoarjo District. It can be concluded that in the context of the governments contribution to run the program the restructuring of development of industrialregiongroupingless than the maximum. Thus need for a specific evaluation of the various factors that influence and support to improve or fix the policy or program the restructuring of development of industrialregiongrouping. Keywords: Evaluation, Restructuring, Development, Regional Grouping, Industrial Region Abstrak : Evaluasi perda RTRW Kabupaten Sidoarjo Terhadap Penataan Pembangunan Penggolongan Kawasan Industri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui evaluasi peraturan daerah rencana tata ruang wilayah. Dengan menggunakan jenis metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dan metode analisis yang digunakan adalah melalui metode interaktif Miles dan Huberman. Berkembangnya kawasan industri yang ada di Kabupaten Sidoarjo, yang merupakan salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Sidoarjo. Perkembangan kawasan indutri tersebut di atur dalam peraturan daerah tentang rencana tata ruang wilayah Kabupaten Sidoarjo. Dapat disimpulkan bahwa dalam konteks kontribusi pemerintah untuk menjalankan program penataan pengembangan penggolongan kawasan industri dalm tata ruang wilayah Kabupaten Sidoarjo kurang begitu maksimal. Maka dari itu perlu adanya sebuah evaluasi secara spesifik dari berbagai faktor yang mempengaruhi dan mendukung untuk memperbaiki atau membenahi kebijakan atau program penataan pembangunan penggolongan kawasan industri. Kata Kunci : Evaluasi, Penataan, Pengembangan, Penggolongan Kawasan, Kawasan Industri

Page 2 of 3 | Total Record : 30


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 12 (2016) Vol. 4 No. 12 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 12 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 12 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 1, No 10 (2013) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue