cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 8 (2014)" : 30 Documents clear
Perencanaan Skenario Pengembangan Ekowisata Hutan Mangrove (Studi pada Ekowisata Mangrove Kelurahan Wonorejo Kecamatan Rungkut Kota Surabaya) Ema Muslimawati
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 8 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Scenario Development Planning of Mangrove Forests Ecotourism (Case on Mangrove Ecotourism Village Sub-District Wonorejo Rungkut Surabaya). Mangrove Ecotourism Wonorejo is a potensial area owned by the city of Surabaya as conservation areas or protected areas are listed on the local regulations No. 3 in 2007 with the Saptial Plan of the Policy areas of Surabaya. Development of mangrove ecotourism Wonorejo are managed by society Wonorejo and be supported by the government and private sector. Research purpose is to analyze and describe ecotourism about conditions and described the factors restricing and supporters on mangrove ecotourism Wonorejo. This research uses descriptive qualitative research and the method used in this research is TAIDA. The results of this research show that the government, community and private parties have cooperation with good. However, there are constraints in the process of the developer that is public knowledge is still lacking in terms of preserving the mangrove plant and facilities are inadequate. Those factors producted the best and worst scenario planning for mangrove ecotourism Wonorejo influenced on five aspects, namely economic, political, technological, environmental and social. Keywords: ecotourism, mangrove forest, scenario planning Abstrak: Perencanaan Skenario Pengembangan Ekowisata Hutan Mangrove (Studi pada Ekowisata Mangrove Kelurahan Wonorejo Kecamatan Rungkut Kota Surabaya). Ekowisata mangrove Wonorejo merupakan sebuah potensi daerah yang dimiliki oleh kota Surabaya sebagai kawasan lindung yang tercantum pada Peraturan Daerah No. 3 Tahun 2007 dengan kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah kota Surabaya.  Pengembangan ekowisata mangrove Wonorejo tersebut dikelola oleh masyarakat Wonorejo dan mendapat dukungan dari pemerintah dan pihak swasta. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menggambarkan tentang kondisi objek wisata dan mendeskripsikan faktor penghambat dan pendukung yang terdapat di ekowisata mangrove Wonorejo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dan menggunakan metode TAIDA. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pemerintah, masyarakat dan pihak swasta telah kerjasama dengan baik. Namun, terdapat kendala dalam proses pengembangnya yaitu pengetahuan masyarakat masih kurang dalam hal melestarikan tanaman mangrove dan fasilitas yang kurang memadai. Faktor-faktor tersebut menghasilkan sebuah perencanaan skenario paling baik dan paling buruk untuk ekowisata mangrove Wonorejo yang berpengaruh pada 5 aspek yaitu ekonomi, politik, sosial, lingkungan dan teknologi.   Kata kunci: ekowisata, hutan mangrove, perencanaan skenario  
Strategi Menarik Investor dan Dampaknya dalam Menciptakan Peluang Ketersediaan Lapangan Kerja Sektor Pariwisata (Studi pada Pemerintah Kota Batu) Arum Mawarti
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 8 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Strategy to Attract Investors and the Impact to Creating Employment Opportunities Tourism Sector (Studies on Kota Batu Goverment). Based on the Investment Board (BPM) Kota Batu, in 2013 there is a decrese of the tourism businesses registered in the Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP). Therefore the Government strategy is needed to attract investors so that hopefully can give impact in creating employment opportunities for the tourism sector, especially in Kota Batu. Research methods in this study using qualitative approaches with a descriptive method. The results obtained from this research is the Government of Kota Batu have a strategy the development of the tourism sector include: 1) In cooperation with the various parties concerned; 2) Infrastructure development; 3) Development of the tourism sector to maximize the available local support. The tourism sector investment promotion strategies include: 1) Investment Promotion to investors about the potential for the development of the tourism sector; 2) Forming the forum communication between investors (tourism trade). The impact of tourism sector investments in Kota Batu in the field of employment is the establishment of business tourism in the Kota Batu as well as provide opportunities to the public to be a worker in the business tourism or tourism businesses set up in Kota Batu. Keywords: strategy, tourism, employment availability Abstrak: Strategi Menarik Investor dan Dampaknya dalam Menciptakan Peluang Ketersediaan Lapangan Kerja Sektor Pariwisata (Studi pada Pemerintah Kota Batu). Menurut Badan Penanaman Modal (BPM) Kota Batu, tahun 2013 terjadi penurunan usaha di bidang pariwisata yang terdaftar dalam Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP). Oleh karena itu diperlukan strategi pemerintah untuk menarik investor sehingga diharapkan dapat memberikan dampak dalam menciptakan peluang ketersediaan  lapangan kerja sektor pariwisata, khususnya di Kota Batu. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah pemerintah Kota Batu memiliki strategi pengembangan sektor pariwisata meliputi: 1) Kerjasama dengan berbagai pihak yang terkait; 2) Pembangunan sarana prasarana; 3) Pemaksimalan tempat wisata dengan dukungan masyarakat lokal. Adapun strategi peningkatan investasi sektor pariwisata meliputi: 1) Peningkatan promosi investasi; 2) Pembentukan forum komunikasi antar investor. Dampak investasi sektor pariwisata di Kota Batu dalam bidang ketenagakerjaan adalah didirikannya usaha bidang pariwisata di Kota Batu serta memberikan peluang kepada masyarakat untuk menjadi pekerja pada usaha bidang pariwisata ataupun mendirikan usaha bidang pariwisata di Kota Batu.   Kata kunci: strategi, pariwisata, ketersediaan lapangan kerja
Analisis Kualitas Pelayanan Aparatur Kepolisian Berdasarkan Model Importance Performance Analysis dan Model Kano (Studi Kasus pada Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (SATPAS) POLRES Kabupaten Ngawi Alih Aji Nugroho
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 8 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Analysis of Administrative Police Service Quality Model Based Importance Performance Analysis (IPA) and the Kano Model (Case Study in Unit Organizers SIM Administration (SATPAS) POLRES Ngawi).The police as officers and servants of the state is essentially a public servant. Police must devote themselves entirely to the interests of society with the spirit of dedication and service to the community. This study analyzes the level of performance and the level of interest in the attributes of services provided POLRES Ngawi SATPAS employees. Service quality attributes that have a high interest rate with a low performance in the category and the main priority for the enhanced security personnel serving with polite and friendly, willingness ample parking facilities, practice exam and written test are adequate, room air circulation (AC) and speed in handling customer complaints officer. From the research recommended should the SATPAS POLRES Ngawi can make improvements to the weak performance attributes in order to provide a service that gives satisfaction to the applicant's driver's license. Keywords: service quality, IPA and Kano method, police Abstrak: Analisi Kualitas Pelayanan Aparatur Kepolisian Berdasarkan Model Importance Performance Analysis (IPA) dan Model Kano (Studi Kasus pada Satuan Penyenggara Administrasi SIM (SATPAS) POLRES Ngawi). Polisi sebagai aparatur dan abdi Negara pada hakekatnya merupakan pelayan masyarakat.Kepolisian harus mengabdikan diri sepenuhnya pada kepentingan masyarakat dengan semangat pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.Atribut kualitas pelayanan yang memiliki tingkat kepentingan tinggi dengan kinerja yang rendah dan masuk dalam kategori prioritas utama untuk ditingkatkan yaitu jaminan pegawai melayani dengan sopan dan ramah, kesediaan tempat parkir yang cukup, fasilitas ujian praktek dan ujian tulis yang memadai, sirkulasi udara ruangan (AC) dan kecepatan petugas dalam menangani keluhan pelanggan.Dari hasil penelitian direkomendasikan sebaiknya pihak SATPAS POLRES Ngawi dapat melakukan perbaikan pada atribut yang kinerjanya lemah agar dapat memberikan pelayanan yang memberikan kepuasan pada pemohon SIM. Kata kunci: kualitas pelayanan, IPA dan Kano, kepolisian
Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 Tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil (Studi pada Pegawai Negeri Sipil di Badan Kepegawaian Daerah Kota Malang) Denny Wahyu Setyawan
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 8 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation of government regulation No. 46 of 2011 on is about Job Performance assessment of civil servants (Study at Civil Service Agency of Malang Residence). Performance appraisal is needed to create a standardization of the performance of a Civil Servant, PP 46 of 2011 is an amendment to Regulation No. 10 Year 1979 on Implementation Job List, is due to changes in Government Regulation No. 10 Year 1979 on DP3 is no longer relevant (PP No. 46 in 2011). This type of research used in this study is descriptive research with a qualitative approach, while data collection techniques performed through interviews, observation, and documentation of data analysis models using Interactive Miles (1992, p.20). The results of the implementation of Government Regulation No. 46 Year 2011 About the Job Performance Assessment of Civil Servants in BKD Kota Malang has been going well but there are inhibiting factors that socialization uneven causing BKD staff of Kota Malang still do not understand the procedure properly. The advice given is to hold a seminar openly and routinely training. Keywords: performance appraisal, Civil Servant Abstrak: Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 Tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil. Penilaian prestasi kerja diperlukan untuk membuat suatu standarisasi tentang kinerja seorang Pegawai Negeri Sipil, PP 46 Tahun 2011 merupakan perubahan atas PP Nomor 10 Tahun 1979 tentang Daftar Pelaksanaan Pekerjaan, perubahan tersebut dikarenakan PP Nomor 10 Tahun 1979 tentang DP3 sudah tidak lagi relevan (PP Nomor 46 Tahun 2011). Jenis penelitian yang digunakan didalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan menggunakan analisis data model Interaktif Miles (1992, h.20). Hasil penelitian dari Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 Tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil di BKD Kota Malang sudah berjalan dengan baik namun terdapat faktor penghambat yaitu sosialisasi yang tidak merata sehingga menyebabkan staf dari BKD Kota Malang masih tidak memahami prosedur dengan baik. Saran yang diberikan adalah dengan melakukan seminar  secara terbuka serta mengadakan diklat secara rutin. Kata kunci: penilaian prestasi kerja, Pegawai Negeri Sipil
STRATEGI KAMPANYE PASANGAN WALIKOTA - WAKIL WALIKOTA PADA PEMILUKADA KOTA MALANG TAHUN 2013 (Studi Perbandingan Terhadap Strategi Kampanye Tim Sukses Pasangan M. Anton - Sutiaji dan Sri Rahayu - RB. Priyatmoko) Septea Andre Adyana
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 8 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrac: The Campaign Strategy of The Partner for Mayor-Vice Mayor on Election  of Kota Malang 2013 (Comparative Study a Campaign Strategy by Successful Team’s for The Partner M.Anton-Sutiaji and Sri Rahayu-RB Priyatmoko). The great  name of a party is not necessarily can give good results in elections. So the campaign  strategy in elections is very important to do by successful team’s candidates for the mayor-vice mayor  for won a democratic party. This study compares a successful team’s for M.Anton-Sutiaji and Sri Rahayu-Priyatmoko. The result showed that the campaign strategy was presented is almost  same is about education and health. But the difference is in terms of political marketing and political communication from M.Anton –Sutiaji team’s is more better than the team’s of Sri Rahayu-Priyatmoko. The good strategy from successful team’s M.Anton-Sutiaji is pilgrimage to the Wali Limo and gymnastics healthy with umrah prizes. The key is a successful team must have a political marketing and political communication in terms of activities, media, finance, and campaign directly to the peoples. Keywords: campaign strategy, political marketing, political communication Abstrak: Strategi Kampanye Pasangan Walikota-Wakil Walikota pada Pemilukada Kota Malang Tahun 2013 (Studi perbandingan terhadap Strategi kampanye Tim Sukses M.Anton-Sutiaji dan Sri Rahayu-RB Priyatmoko). Nama besar sebuah partai belum tentu memberikan efek yang berbanding lurus dengan calon yang diusung dalam Pemilukada. Sehingga strategi kampanye dalam Pemilukada  merupakan hal yang sangat penting dilakukan oleh tim sukses pasangan calon Walikota-Wakil Walikota untuk memenangkan sebuah pesta demokrasi. Penelitian ini membandingkan strategi tim sukses M.Anton-Sutiaji dan Sri Rahayu-Priyatmoko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kampanye yang disampaikan relatif sama tentang pendidikan dan  kesehatan. Tetapi yang membedakan adalah dari segi marketing politik dan komunikasi politik tim M.Anton-Sutiaji itu lebih unggul dibanding tim Sri Rahayu-Priyatmoko. Strategi yang baik dari tim sukses M.Anton-Sutiaji adalah ziarah Wali Limo dan jalan sehat berhadiah umroh.  Kuncinya adalah  tim sukses harus punya marketing politik  dan  komunikasi politik yang baik dari segi kegiatan, media, pendanaan, dan kampanye langsung ke masyarakat. Kata Kunci: strategi kampanye, marketing politik, komunikasi politik
Transparansi Informasi DPRD Kota Batu Phutry Lelliezzia
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 8 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Transparency Information Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batu City. The study was conducted on the basis of the many problems related to transparency of information. Transparency is one indicator of the formation of good governance. Related to the transparency of the emerging problems faced is related to how the transparency of  information of  DPRD Batu City. The number of complaints from people who said that during this parliament lacked transparency. This type of research used in this research is descriptive qualitative method using a case study approach. The results of this study, that the DPRD Batu City seeks to meet the transparency of information. This is shown by the activities carried out as a public test. On the other side of DPRD Batu City has not been  to maximize public access to the internet. DPRD of Batu city should maximize the function of the web so that people easily get information Batu City l activities. DPRD Batu city must aggressively in providing information to the public directly. Provision of such information not only through the web but can be through means such as billboards were installed in the area around Batu.   Keyword: Transparency, information, good governance.   Abstrak: Transparansi Informasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Batu. Penelitian dilakukan atas banyaknya permasalahan terkait transparansi informasi. Transparansi merupakan indikator terbentuknya pemerintahan yang baik. Aspek transparansi muncul karena permasalahan yang dihadapi  yaitu bagaimana transparansi informasi di DPRD Kota Batu. Banyaknya keluhan dari masyarakat yang mengatakan bahwa selama ini DPRD kurang transparan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Hasil dari penelitian, bahwa DPRD Kota Batu berusaha untuk memenuhi aspek transparansi informasi. Hal ini ditunjukkan dengan adanya kegiatan yang dilakukan seperti uji publik. Disisi lain DPRD Kota Batu belum memaksimalkan akses kepada masyarakat seperti internet. DPRD Kota Batu seharusnya memaksimalkan fungsi web agar masyarakat mudah mendapatkan informasi kegiatan DPRD Kota Batu. DPRD Kota Batu harus gencar dalam memberikan informasi kepada masyarakat secara langsung. Pemberian informasi tersebut tidak hanya melalui web namun dapat melalui caraseperti baliho yang dipasang di daerah sekitar Kota Batu.   Kata kunci: transparansi, informasi, good governance.
Pengembangan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa Dalam Upaya Mewujudkan Good Governance (Studi pada Balai Besar Pemberdayaan Masyarakat dan Desa di Malang) Setyo Nugroho
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 8 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Capacity Building village government apparatus in the effort Provide Good Governance (Study in Balai Besar Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Malang). Government Policy to determine the direction governance toward good governance and reforming the bureaucracy governance, is rational choice (rational choice).Balai Besar Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Malang (BBPMD) that is under the auspices of the Ministry of the land have a duty and responsibility in capacity building apparatus village government through training. This was as Permendagri No. 21 of 2006. in accordance the principles of Good Governance,BBPMD Malang do various training which was supported by improving and theincrease modult training and material through study public square. With the growing quality the participants in the training after taking part in the training in BBPMD Malang, village government apparatus is expected to be able to provide Good Governance in their respective regions. Keywords: Good Governance, capacity building apparatus, BBPMD Malang. Abstrak: Pengembangan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa dalam Upaya Mewujudkan Good Governance (Studi pada Balai Besar Pemberdayaan Masyarakat dan Desa di Malang). Kebijakan pemerintah menetapkan arah pengelolaan pemerintahan menuju tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dan reformasi birokrasi,merupakan pilihan yang rasional (rational choice). Balai Besar Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BBPMD) Malang yang berada di bawah Kementerian Dalam Negeri memiliki tugas dan tanggungjawab dalam pengembangan kapasitas aparatur pemerintah desa melalui pelatihan. Hal tersebut sebagaimana Permendagri No.21 Tahun 2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Besar Pemberdayaan Masyaraka dan Desa di Malang. Dalam upaya mewujudkan aparatur desa yang mampu melaksanakan pemerintahan yang baik sesuai prinsip-prinsip good governance, BBPMD Malang melakukan berbagai pelatihan yang didukung dengan perbaikan dan peningkatan modul pelatihan serta pemantapan materi melalui studi lapang. Dengan semakin meningkatnya kualitas peserta pelatihan setelah mengikuti pelatihan di BBPMD Malang diharapkan aparatur pemerintah desa mampu untuk mewujudkan good governance di daerahnya masing-masing.   Kata kunci: Good Governance, peningkatan kapasitas aparatur, BBPMD Malang.
Pengaruh Kualitas Sistem, Kualitas Informasi, dan Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pengguna E-Procurement (Studi pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik Kabupaten Malang) Novita Paskarinda Wijayanti
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 8 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Effects of System Quality, Information Quality, and Service Quality on User Satisfaction of E-Procurement (Study on Layanan Pengadaan Secara Elektronik Kabupaten Malang). User satisfaction is evaluation system utilizing information system, according to Delone (2003), user satisfaction can be measured by three aspects of quality that is system quality, information quality, and service quality. This research uses explanatory research with quantitative approach, data collection technique by distrbuting questionnaries to 123 respondents. Based on the calculation results of multiple linier regression analysis explained the effect of independent variables on dependent variable is large enough, it can be seen R2 value of 0,519, while the results of the F test and t test simultaneously and partially unknown independent variables significantly influence dependent variable. The overall result of this study concluded that three independent variables have significant impact on e-Procurement user satisfaction, so by continuing to improve quality of three aspects, the satisfaction of users and the procurement of goods/service Kabupaten Malang will be more efficient, effective, transparent, open, fair competition, fair, and accountable. Keywords: system quality, information quality, service quality, user satisfaction     Abstrak: Pengaruh Kualitas Sistem, Kualitas Informasi, dan Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pengguna e-Procurement (Studi pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik Kabupaten Malang). Kepuasan pengguna adalah evaluasi pengguna sistem informasi dalam memanfaatkan sistem informasi, menurut Delone (2003), kepuasan pengguna dapat diukur dengan tiga aspek kualitas model kesuksesan sistem informasi yang diperbaharui  yaitu kualitas sistem, kualitas informasi, dan kualitas pelayanan. Jenis penelitian menggunakan jenis penelitian eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuisioner kepada 123 responden. Berdasarkan hasil perhitungan analisis regresi linier berganda dijelaskan bahwa pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat cukup besar dengan nilai R2 sebesar 0,519, sedangkan hasil dari uji F dan uji t diketahui secara simultan dan parsial variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat. Hasil keseluruhan penelitian disimpulkan bahwa ketiga variabel bebas mempunyai pengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna e-Procurement, sehingga dengan terus meningkatkan tiga aspek kualitas tersebut maka akan terjadi kepuasan pengguna dan pelaksanaan pengadaan barang/jasa Kabupaten Malang akan lebih efisien, efektif, transparan, terbuka, bersaing secara sehat, adil, dan akuntabel. Kata kunci: kualitas sistem kualitas informasi, kualitas pelayanan, kepuasan pengguna 
Skenario Kemitraan Pt. Pos Indonesia Dengan Usaha Kecil Menengah (Ukm) Dalam Meningkatkan Inovasi Dan Daya Saing (Studi Di Kantor Pos Ponorogo 63400 Dan Dinas Industri, Perdagangan, Koperasi Dan Ukm Kabupaten Ponorogo) Fandy Akbar Satriawan
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 8 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Scenario of Partnership between PT. Pos Indonesia and Small and Medium Enterprises (SMEs) in Enhancing Innovation and Competitiveness (Case Study in Kantor Pos Ponorogo 63400 and Dinas Industri, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Ponorogo). Kantor Pos Ponorogo 6340 was known to have an extensive network and trust from general public, that things were seen as a major potential. Along with it, SMEs in Ponorogo was also has potential which can be developed include the number of SMEs, product and the quality of SMEs products were quite good. The potential of these institutions will giving a benefit if be planned a partnership using scenario planning. The purpose of this study was to describe the process of cooperation that designed by scenario planning. The research used descriptive-qualitative method. The implementation of the scenario illustrated that Dinas Industri, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Ponorogo provide product recommendation based on criteria that has been agreed, and than the product was delivered to the Kantor Pos Ponorogo 63400 to be marketed using the two marketing strategies, the offline and online. The offline marketing was done by providing a showroom to display SMEs product, prepare the product delivery network by using the postal service, provides a means as a center of information and promotion of SMEs in Ponorogo. The online marketing was done by: setting up a website as a means of promotion of SMEs, prepare database of SMEs product and set up the network with another post office across Indonesia. Keywords: scenario planning, partnership, SMEs products. Abstrak: Skenario Kemitraan PT. Pos Indonesia dengan Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam Meningkatkan Inovasi dan Daya Saing (Studi di Kantor Pos Ponorogo 63400 dan Dinas Industri, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Ponorogo). Kantor Pos Ponorogo 63400 dikenal memiliki network yang luas dan trus dari masyarakat. Dua hal ini dipandang sebagai potensi utama bagi Kantor Pos Ponorogo. Bersamaan dengan itu, UKM di Ponorogo juga memiliki potensi yang dapat dikembangkan, diantaranya: jumlah UKM, jumlah produk dan kualitas produk yang cukup baik. Potensi kedua aktor ini akan menimbulkan manfaat besar apabila dirancang sebuah kemitraan menggunakan scenario planning. Penelitian ini bertujuan menggambarkan proses pembuatan kerjasama. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Pelaksanaan skenario menggambarkan Dinas Indakop UKM Ponorogo memberikan rekomendasi produk UKM berdasarkan kriteria yang telah disepakati. Kemudian produk UKM dikirim ke Kantor Pos Ponorogo untuk dipasarkan secara offline dan online. Pemasaran offline dilakukan dengan menyediakan showroom untuk menampilkan produk, menyiapkan jaringan pengiriman via pos, menyediakan sarana sebagai pusat promosi UKM. Adapun pemasaran online dilakukan dengan menyiapkan website Pos sebagai sarana promosi UKM, menyiapkan database produk dan menyiapkan jaringan dengan kantor pos lain di seluruh Indonesia.   Kata kunci: sceanrio planning, kemitraan, produk UKM.
Perencanaan Skenario Pengembangan Ekonomi Lokal Berbasis UMKM (Studi Kasus pada Sentra Pengembangan Usaha Kerajinan Kulit Lantung Kelurahan Anggut Atas di Kota Bengkulu) Firdha Ayu Tiffani
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 8 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Scenario Planning of the Development of SMEs-Based Local Economy (Case Study in Business Development Center of Putrid Leather Craft Anggut Atas Urban Village Bengkulu City). This study explains the scenario planning of the development of SMEs-based local economy in business development center of putrid skin which located in Anggut Atas Urban Village Bengkulu City. The research aims to create ascenario planning model in facing existing issues. The type of research is descriptive by using qualitative approach. Focus of this study is about stages in scenario planning using TAIDA method consisting of Tracking, Analyzing, Imaging, Deciding, Acting (TAIDA). Also the supporting factors and obstacles faced by putrid leather business development centers. Data collection methods that used were interviews, questionnaires, documentation, and literatures study. The results showed that there are two focal concern (main focus) that is the Human Resources and the role of government. In focal concern there is driving forces, they are economy and politic. Recommendations given based on the findings of this study are improving human resources quality and optimizing role of local government.   Keyword: scenario planning, local economic development, SMEs. Abstrak: Perencanaan Skenario Pengembangan Ekonomi Lokal Berbasis UMKM (Studi Kasus pada Sentra Pengembangan Usaha Kerajinan Kulit Lantung Kelurahan Anggut Atas di Kota Bengkulu). Penelitian ini menjelaskan tentang perencanaan skenario pengembangan ekonomi lokal yang berbasis UMKM pada sentra pengembangan kerajinan kulit lantung (Pohon Nangka) yang ada di Kelurahan Anggut Atas Kota Bengkulu. Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk membuat sebuah model perencanaan skenario dalam menghadapi permasalahan yang ada. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Fokus dari penelitian adalah mengenai tahapan dalam perencanaan skenario yang menggunakan metode TAIDA terdiri dari Tracking, Analyzing, Imaging, Deciding, Acting (TAIDA). Serta faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi oleh sentra pengembangan usaha kerajinan kulit lantung. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, kuesioner, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 2 focal concern (fokus utama) yakni SDM dan peran pemerintah. Dalam focal concern terdapat Driving Force (Kekuatan Pendorong) yakni ekonomi dan politik. Rekomendasi yang diberikan berdasarkan temuan dari penelitian ini adalah dengan meningkatkan keterampilan SDM serta mengoptimalkan peran dari pemerintah daerah yang bersangkutan.   Kata kunci: perencanaan skenario, pengembangan ekonomi lokal, UMKM.

Page 3 of 3 | Total Record : 30


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 12 (2016) Vol. 4 No. 12 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 12 (2015) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 12 (2014) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 10 (2013) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue