cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2015)" : 30 Documents clear
Pengembangan Kapasitas Perusahaan Daerah Pasar Kota Kediri Melalui Penerapan Sistem Informasi Pasar Adinda Kesumaningtias
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstracts: Capacity Building of Market Local Government-owned Company of Kediri Through the Implementation of Market Information Systems. Capacity building through the implementation of market information system has provided many benefits to achieve the expected goals earlier. Reinforced by the results of the application of market information system, namely an increase in levy income, reduced levels of financial fraud, as well increasing the ability of employees. Despite the persistence of the factors that contsrain the ability of human resources is low, frequent personnel transfers and lack of attention to the management of market information systems. Keywords: employees, capacity, market information system Abstrak: Pengembangan Kapasitas Perusahaan Daerah Pasar Kota Kediri Melalui Penerapan Sistem Informasi Pasar. Pengembangan Kapasitas melalui penerapan Sistem Informasi Pasar telah memberikan banyak manfaat untuk mencapai tujuan yang diharapkan sebelumnya. Diperkuat dengan hasil penerapan Sistem Informasi Pasar, yakni peningkatan pendapatan retribusi, berkurangnya tingkat penyelewengan keuangan, serta meningkatnya kemampuan pegawai. Meskipun masih adanya faktor yang menjadi penghambat yaitu, kemampuan SDM yang rendah, seringnya terjadi mutasi pegawai serta kurangnya perhatian manajemen terhadap sistem informasi pasar. Kata kunci: pegawai, kapasitas, sistem informasi pasar
Gaya Kepemimpinan Lurah Sebagai Upaya Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan (Studi pada Kelurahan Sukun Kecamatan Sukun Kota Malang) Silvia Aprilianti
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:The Leadership Style of Urban Village's Head as Efforts to Increase Society Participation in Development (Study of Kelurahan Sukun, Sukun Subdistrict Malang City. The successful implementation of community development it is depend on the government and society. The process of good governance reflected by the leadership from leader. The leadership of  a leader is the important issue to organize society in their place to participate in development participation in development participation.  Leader can grow the trust to his community with a style of leadership in accordance with the desire of the community. This research is done with purpose to know , describing and analyze the style of Head Kelurahan Sukun leadership in Malang City and the level of urban village community participation in the development of Sukun. Research method used is descriptive with a qualitative approach . The results of this research has been done show that the style of leadership head of Sukun Malang leadership style is democratic. Community participation created through mutual cooperation of road construction , social work environment , the formulation of urban development planning and with the advice is always say in society to the head of urban village to the creation of better . Keywords: style of leadership, community participation, leadership of urban village's head Sukun Malang City   Abstrak: Gaya Kepemimpinan Lurah Sebagai Upaya Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan (Studi pada Kelurahan Sukun Kecamatan Sukun Kota Malang). Keberhasilan pelaksanaan pembangunan masyarakat (community development) sangat bergantung kepada peranan pemerintah dan masyarakatnya. Proses pemerintahan yang baik tercermin dari kepemimpinan seorang pemimpinnya. Kepemimpinan seorang pemimpin merupakan hal penting dalam mengoorganisir masyarakat didaerahnya agar ikut berpartisipasi dalam pembangunan. Pemimpin dapat menumbuhkan kepercayaan kepada masyarakat yang dipimpinnya dengan gaya kepemimpinan yang sesuai dengan keinginan masyarakatnya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui, mendiskripsikan dan menganalisis gaya kepemimpinan Lurah Sukun Kota Malang dan tingkat partisipasi masyarakat Kelurahan Sukun dalam pembangunan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitianyang telah dilakukan menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan Lurah Sukun Kota Malang adalah gaya kepemimpinan demokratis. Partisipasi warga tercipta melalui gotongroyong pembangunan jalan, kerja bakti lingkungan, perumusan perencanaan pembangunan Kelurahan serta dengan adanya saran yang selalu di ungkapkan mayarakat kepada Lurah untuk terciptanya Kelurahan yang lebih baik.   Kata kunci: gaya kepemimpinan, partisipasi masyarakat, kepemimpinan Lurah Sukun
Pengembangan Objek Pariwisata Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Ekonomi Lokal Eren Dea Ajeng Inggil Santosa
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Object Development Tourism in Developing Local Economy . Tourism development aimed to make progress and develop tourism in a better direction in terms of quality of infrastructure , easy access anywhere , into the desired destination , and makes both economic benefits for local communities . This study aims to provide an overview of the development of the Banyu Biru Attractions in improving the local economy . The method used is descriptive to explain the development of attractions Banyu Biru Pasuruan , and the second is to provide an analysis of the factors driving and inhibiting the development of attractions Banyu Biru Pasuruan . Recommendations can be given related to the achievement of development goals attractions Banyu Biru is the ones held by the government about the importance of maintaining attraction , required public awareness and government emergency response issues that hamper the development of attractions , special promotions aimed at investors , and doing promotion for the attraction Banyu Biru specifically . Keywords: tourism, tourism development, local economy Abstrak: Pengembangan Objek Pariwisata Dalam Meningkatkan Ekonomi Lokal. Pengembangan pariwisata dilakukan bertujuan untuk menjadikan pariwisata maju dan berkembang kearah yang lebih baik dari segi kualitas sarana prasarana, memudahkan akses kemana saja, menjadi destinasi yang diinginkan, dan menjadikan manfaat yang baik secara ekonomi bagi masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran pengembangan Objek Wisata Banyu Biru dalam meningkatkan ekonomi masyarakat. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan menjelaskan pengembangan objek wisata Banyu Biru Kabupaten Pasuruan, dan yang kedua adalah memberikan analisis terhadap faktor pendorong dan penghambat dalam pengembangan objek wisata Banyu Biru Pasuruan. Rekomendasi yang dapat diberikan terkait ketercapaian tujuan pengembangan objek wisata Banyu Biru adalah dengan sosialisasi yang dilakukan oleh pemerintah tentang pentingnya memelihara objek wisata, diperlukan kesadaran masyarakat dan pemerintah dalam tanggap darurat masalah-masalah yang menghambat pengembangan objek wisata, melakukan promosi khusus yang ditujukan untuk para investor, dan melakukan promosi untuk objek wisata Banyu Biru secara khusus. Kata kunci: pariwisata, pengembangan pariwisata, ekonomi lokal
Strategi Pengembangan Industri Kecil Kripik Tempe Di Desa Karangtengah Prandon Kabupaten Ngawi (Studi pada Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perindustrian Kabupaten Ngawi) Bayu Gumelar
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : The Development Strategy Of Tempe Chips Local Industries In Karangtengah Prandon Village Ngawi District (Studies in Dinas Koperasi, UMKM and Perindustrian Ngawi District)). Small industrial sector is one of the locomotive that is crucial for development and economic growth in many countries in the world. The existence of small industries in the process of economic development of developing countries pressed and unmatched by any large-scale enterprise sector with all its negative effects one industrial sector in Ngawi slow but growing number of small home appliances industry. Various constraints faced by entrepreneurs chips tempeh is market access. Because entrepreneurs market their products crispy tempeh indirectly, namely marketing through intermediaries or sold to collectors as well as the number of chips tempe entrepreneurs who do not have a trading permit, thus permitting aspects ignored by some employers crispy tempe. The method used in this study was descriptive using qualitative approach. The focus of research (1) Strategi of Department of Cooperatives, UMKM and Industry Ngawi for the development of small industries in the village crispy tempeh Karangtengah Prandon Ngawi. (2) Supporting factors and obstacles faced by the Department of Cooperatives, UMKM and Industry Ngawi for the development of small industries in the village crispy tempeh Karangtengah Prandon Ngawi. Keywords: strategy development , small industries Abstrak: Strategi Pengembangan Industri Kecil Kripik Tempe  Di Desa Karangtengah Prandon Kabupaten Ngawi (Studi pada Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perindustrian Kabupaten Ngawi). Sektor industri kecil merupakan salah satu lokomotif yang krusial bagi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi banyak di negara di dunia. Eksistensi industri kecil di dalam proses pembangunan ekonomi negara berkembang terdesak dan tersaingi oleh sektor usaha skala besar dengan segala efek negatifnya salah satunya sektor industri di Kab. Ngawi yang berjalan lambat namun terus meningkat jumlah industri kecil rumah tangga. Berbagai kendala yang dihadapi oleh pengusaha kripik tempe adalah akses pemasaran. Karena pengusaha kripik tempe memasarkan produksinA tidak langsung, yakni pemasaran melalui perantara atau dijual ke pengepul serta banyaknya pengusaha kripik tempe yang belum memiliki ijin usaha perdagangan, sehingga aspek perijinan diabaikan oleh beberapa pengusaha kripik tempe. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah diskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian (1) Strategi Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian Kabupaten Ngawi dalam pengembangan industri kecil kripik tempe di Desa Karangtengah Prandon Kabupaten Ngawi (2) Faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian Kabupaten Ngawi dalam rangka pengembangan industri kecil kripik tempe di Desa Karangtengah Prandon Kabupaten Ngawi. Kata kunci : strategi pengembangan, industri kecil
Implementasi Kebijakan Bantuan Operasional Sekolah Di Kota Malang (Studi di Dinas Pendidikan Kota Malang) Bonita Regina
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Implementation Of Policy School Operational Assistance In Malang (Study At Department Of Education Malang). Regional autonomy authorizes local governments to be responsible for each region. Government policies that are expected to improve the education that the School Operational Assistance policy. BOS management is the responsibility of each school run by the Head of School, School Treasurer, and the School Committee. This research is a descriptive qualitative study aimed to determine the BOS policy implementation in the city of Malang. The problem that occurs is the lack of BOS funds received by some schools, the school is less timely in reporting use of the funds, the lack of ability of teachers who became treasurer or BOS fund managers, as well as the lack of clear information received related public free schools. Therefore, the necessary training or upgrading capabilities for the officers involved on the BOS, transparency through the media available, more details of the information provided to the public through the medium of television, radio, or print media related to the notion of free schooling and explained with thorough and sustainable. Keywords: policy, school, school operational assistance Abstrak: Implementasi Kebijakan Bantuan Operasional Sekolah Di Kota Malang (Studi di Dinas Pendidikan Kota Malang). Otonomi daerah memberikan kewenangan Pemerintah Daerah untuk bertanggung jawab atas setiap daerahnya. Pemerintah membuat kebijakan yang diharapkan dapat meningkatkan pendidikan yaitu kebijakan Bantuan Operasional Sekolah. Pengelolaan BOS menjadi tanggung jawab setiap sekolah yang dikelola oleh Kepala Sekolah, Bendahara Sekolah, dan Komite Sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan BOS yang ada di kota Malang. Permasalahan yang terjadi yaitu kurangnya dana BOS yang diterima beberapa sekolah, kurang tepat waktu pihak sekolah dalam memberikan laporan penggunaan dana BOS, kurangnya kemampuan guru yang menjadi bendahara atau pengelola dana BOS, serta kurang jelasnya informasi yang diterima masyarakat terkait sekolah gratis. Oleh karena itu, perlu dilakukan pelatihan atau upgrading kemampuan bagi petugas-petugas yang terlibat pelaksanaan BOS, adanya transparansi melalui media yang tersedia, lebih jelasnya informasi yang diberikan kepada masyarakat melalui media televisi, radio, ataupun media cetak terkait anggapan sekolah gratis dan dijelaskan dengan menyeluruh dan berkelanjutan.   Kata kunci: bantuan operasional sekolah, kebijakan, sekolah
Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Pada Lokasi Dampak Semburan Lumpur Lapindo Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo Yuanita Berlin
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation of Infrastructure Development on Lapindo Mudflow Location in Porong Sidoarjo. Development can also be referred to as a multi-dimensional process involving a wide range of existing resources in an effort to improve the quality of life of the community, which dilakukasn continuously based capabilities in accordance with the existing science and technology and attention to the problems that already exist. In this study discusses an implementation of infrastructure development in the Porong subdistrict of Sidoarjo district affected Lapindo mudflow. Numerous attempts have been made by the government to improve and rebuild the infrastructure to meet the needs of the victims of the Lapindo mudflow. Sidoarjo regent goal is concerned with the safety and convenience of the public, and therefore the government continues to make development and strive to meet the demands of society, so that people do not feel neglected by mpemerintah. And this study used qualitative research where research using interviews and conducting research directly to the study site. With the development is expected the government will continue to memeperhatikan state of society.  Keywords: implementation development, development infratructur, lapindo mudflow Abstrak: Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur pada Lokasi Akibat Semburan Lumpur Lapindo Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo. Pembangunan juga dapat disebut sebagai proses multi dimensi yang melibatkan berbagai macam sumber daya yang ada dalam usaha untuk meningkatkan kualitas hidup masyrakat, yang dilakukasn secara terus menerus berdasarkan kemampuan yang dimiliki sesuai dengan ilmu pengetahuan yang ada serta teknologi dan memperhatikan masalah yang sudah ada. Dalam penelitian ini membahas tentang sebuah pelaksanaan pembangunan infrastruktur di kecamatan Porong kabupaten Sidoarjo yang terkena dampak semburan Lumpur Lapindo. Berbagai usaha sudah dilakukan pemerintah dalam memperbaiki dan membangun kembali infrastruktur untuk memenuhi kebutuhan masyarakat korban dari semburan lumpur lapindo. Tujuan bupati kabupaten Sidoarjo yaitu mementingkan keamanan dan kenyamanan masyarakat, maka dari itu pemerintah terus menerus melakukan pembangunan dan berusaha untuk memenuhi permintaan dari masyarakat, sehingga masyarakat tidak merasa diabaikan oleh mpemerintah. Dan penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang dimana penelitiannya menggunakan metode wawancara dan melaksanakan penelitian secara langsung ke lokasi penelitian. Dengan adanya pembangunan ini diharapkan pemerintah akan terus memeperhatikan keadaan masyarakat.   Kata kunci: pelaksanaan, pembangunan, infrastruktur, lumpur lapindo
Strategi Pemasaran Pariwisata Kota Surakarta Melalui City Branding (Studi Pada Dinas Pariwisata & Kebudayaan Kota Surakarta) Praditiya Budi Laksana
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Surakarta City Tourism Marketing Strategy Through City Branding (Studies in the Department of Tourism & Culture in Surakarta). Surakarta city has a wealth of cultural tourism potential through a very thick and is the center of Javanese culture. Given the potential for local authorities to manage tourism in order to drive the economy of the city of Surakarta. In realizing this vision course required careful planning and the right strategy, one strategy is to city branding. City branding on the international scale has been widely applied to major cities in the world and proven to bring significant impact on the progress of the city one of them is kuala lumpur, Singapore, Amsterdam etc. As part of the effort to market the city of Surakarta City tourism branding is considered to have an important role to increase the number of tourists. This study used a qualitative approach, a qualitative approach is used in order to obtain the fullest possible information about tourism marketing strategy through city branding efforts undertaken by the government of Surakarta. The results of this study revealed that the city of Surakarta in city branding strategy unplanned denggan systematic, so that city branding only narrowly understood that only the aspect of visualization. So the programs on the development of tourism products slightly collided with the concept of city branding has been established from the beginning. Keywords: tourism marketing, city branding, Surakarta City   Abstrak: Strategi Pemasaran Pariwisata Kota Surakarta Melalui City Branding (Studi Pada Dinas Pariwisata & Kebudayaan Kota Surakarta). Kota Surakarta memiliki potensi pariwisata melalui kekayaan budaya yang sangat kental dan merupakan pusat kebudayaan jawa. Dengan adanya potensi tersebut pihak pemerintah daerah melakukan pengelolaan pariwisata agar dapat menggerakan roda perekonomian Kota Surakarta. Dalam mewujudkan visi tersebut tentunya dibutuhkan perencanaan yang matang serta strategi yang tepat, salah satu strategi yang diterapkan adalah city branding. City branding di skala internasional telah banyak diterapkan kota-kota besar di dunia dan terbukti mampu membawa dampak yang siginifikan bagi kemajuan kota tersebut salah satunya adalah kuala lumpur, Singapore, Amsterdam dll. Sebagai bagian dari upaya untuk memasarkan pariwisata Kota Surakarta city branding dinilai memiliki peranan penting untuk dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, pendekatan kualitatif digunakan supaya mendapatkan informasi yang selengkap mungkin mengenai strategi pemasaran pariwisata melalui upaya city branding yang dilakukan oleh pemerintah Kota Surakarta. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Kota Surakarta dalam menerapkan strategi city branding kurang terencana denggan sistematis, sehingga city branding hanya dipahami secara sempit yakni hanya pada aspek visualisasi. Sehingga program-program pada pengembangan produk pariwisata sedikit bertabrakan dengan konsep city branding yang telah dibentuk dari awal.     Kata Kunci: pemasaran pariwisata, city branding, Kota Surakarta
Upaya Pengembangan E-Government Dalam Pelayanan Publik Pada Dinas Koperasi Dan UKM Kota Malang Yordan Putra Angguna
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: E-Government development efforts in public service in the Department of cooperatives and SMEs of Malang. Technological developments in Indonesia very rapidly today. So technology becomes a necessity that should belong to everyone. As information technology can be utilized per community for daily needs. Therefore, the Government took the opportunity to create a quality service by utilizing information technology, called e-government. the concept of e-government is the provision of public services is good governance. Where all the aspects contained in good governance reflected in e-government. Researchers use qualitative types of descriptive research using model data analysis Miles and Huberman. Location to point the attention of researchers is the Department of cooperatives and SMEs of Malang. Based on the results of the study of e-government service of cooperatives and SMEs Malang has been applied over the past five years and the e-government is at the level of preparation. The efforts made are the Department of cooperatives and SMEs are the following education and training activities of the Department of labor, holding Kominfo contracts and making cooperative database applications. The researchers offer an idea of the process of administering the website and application service which aims to develop e-government is desirable and appropriate to the needs of the community and target stakeholders quickly and precisely. Keywords: development, e-government, public service   Abstrak: Upaya Pengembangan E-government dalam Pelayanan Publik Pada Dinas Koperasi dan UKM Kota Malang. Perkembangan teknologi di Indonesia sangat pesat pada zaman sekarang. Sehingga teknologi menjadi sebuah kebutuhan yang harus dimiliki setiap orang. Seperti teknologi informasi yang dapat dimanfaatkan setiap masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, pemerintah mengambil peluang menciptakan pelayanan yang berkualitas dengan memanfaatkan teknologi informasi yang disebut e-government. konsep e-government adalah pemberian pelayanan publik yang bersifat good governance. Dimana semua aspek-aspek yang terkandung dalam good governance tercermin dalam e-government. Peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan model analisis data Miles dan Huberman. Lokasi yang menjadi titik perhatian peneliti adalah Dinas Koperasi dan UKM Kota Malang. Berdasarkan hasil penelitan e-government Dinas Koperasi dan UKM Kota Malang telah diterapkan selama lima tahun dan e-government berada pada tingkat persiapan. Upaya yang dilakukan adalah Dinas Koperasi dan UKM adalah mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan dari Dinas Kominfo, mengadakan tenaga kerja kontrak dan pembuatan aplikasi database koperasi. Peneliti menawarkan sebuah gagasan yaitu aplikasi website dan proses pemberian pelayanan yang bertujuan untuk mengembangkan e-government yang diinginkan dan tepat sasaran kepada kebutuhan masyarakat maupun stakeholders secara cepat dan tepat.   Kata kunci: pengembangan, e-government, pelayanan publik
Pelaksanaan Pemungutan Pajak Hiburan Secara Online Sebagai Upaya Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (Studi di Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang) Doni Winata
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation of Online Entertainment Taxation as an Effort to Increase Regional Real Income (The study in the Departement of Revenue at Malang). In order to increase regional real income, government of Malang city has launched an online tax program (e-tax). This e-tax program was in effect as the effort from government to increase Regional Real Income  through increase income in regional tax sector. Potential regional tax in Kota Malang is entertainment tax. In the implementation of online entertainment taxation, only routine entertainment tax (non-incidental) would be levied with online taxation program. This was due to online tax program was only able to be used by routine entertainment tax-payer that use computer in storing customer transaction data in this particular tax-payer location. By online entertainment taxation, it is expected to give ease of access for routine entertainment tax-payer to report and paid their taxes thus it could increase Regional Real Income in Malang city. This study aims to describe implementation online entertainment taxation as an effort to increase Regional Real Income in the Departement of Revenue at Malang and to explain supporting and resistance factor in online entertainment taxation implementation. This research used qualitative descriptive approach. The results showed the implementation of online entertainment tax collection is still new so that the Departement of Revenue Malang need to supervise and assist the taxpayer either in the installation of the e-tax and entertainment assist taxpayers in the reporting and payment online at the beginning of the current month. Keywords: Online tax program, Regional Real Income, Malang City Abstrak: Pelaksanaan Pemungutan Pajak Hiburan secara Online sebagai Upaya Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (Studi di Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang). Dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, maka Pemerintah Kota Malang meluncurkan program pajak online (e-tax).  Program e-tax ini diberlakukan sebagai salah satu upaya pemerintah untuk meningkatan Pendapatan Asli Daerah melalui peningkatan penerimaan sektor pajak daerah. Pajak daerah yang berpotensi di Kota Malang adalah pajak hiburan. Dalam pelaksanaan pemungutan pajak hiburan secara online, hanya pajak hiburan rutin (non-insidentil) yang dikenakan program pajak online. Hal ini dikarenakan program pajak online hanya dapat digunakan oleh wajib pajak hiburan rutin yang menggunakan perangkat komputer dalam menyimpan data transaksi pengunjung ditempat usaha wajib pajak tersebut. Dengan adanya pemungutan pajak hiburan secara online, diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi wajib pajak hiburan rutin dalam melaporkan dan membayarkan pajak yang terutang sehingga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di Kota Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pemungutan pajak hiburan secara online sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang dan memaparkan faktor penghambat dan pendukung dalam pelaksanaan pemungutan pajak hiburan secara online. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukan pelaksanaan pemungutan pajak hiburan secara online masih baru sehingga pihak Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang perlu mengawasi  dan mendampingi wajib pajak baik dalam pemasangan perangkat e-tax serta membantu wajib pajak hiburan dalam pelaporan dan pembayaran secara online pada awal bulan berjalan. Kata kunci: Program pajak online, Pendapatan Asli Daerah, Kota Malang
Sistem Pengambilan Keputusan Dalam Mengembangkan Potensi Wisata Arung Jeram Bosamba Di Kabupaten Bondowoso (Studi Pada Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga, dan Perhubungan Kabupaten Bondowoso) Arisandi Ananto
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Decision Making System In Developing Tourism Potential Rafting Bosamba In Kabupaten Bondowoso (Studies in the Department of Tourism, Youth, Sports and Transportation of Kabupaten Bondowoso).The purpose of research is to investigate and analyze the decision-making system in developing tourism potential Bosamba rafting. Then analyze the challenges faced by the system of decision-making in developing the tourism potential Bosamba rafting. The research method used a descriptive qualitative research method.  Analysis of study data using a Miles and Huberman interactive model. The results of this reseacrh showed that the management of tourist attraction Bosamba rafting handed over to the private sector through a process involving the regency government, parliament the regency, and the private sector as the manager of the tourist attractions. The output of this decision-making system in the form of a letter of agreement between the management of the tourist attractions the regency government and the private sector as the manager of the tourist attractions. The challenge to the system of decision-making in developing the tourism potential of Bosamba rafting is to increase the economic growth of society around the tourist attractions, to attract tourists to visit tourist attractions, and introduce the potential of tourism in the regency especially tourist attraction Bosamba rafting Keywords: Decision Making System, Tourist attraction Bosamba Eafting Abstraksi: Sistem Pengambilan Keputusan Dalam Mengembangkan Potensi Wisata Arung Jeram Bosamba Di Kabupaten Bondowoso (Studi pada Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga dan Perhubungan Kabupaten Bondowoso). Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui dan menganalisis sistem pengambilan keputusan dalam mengembangkan potensi wisata arung jeram Bosamba. Lalu menganalisis tantangan yang akan dihadapi pada sistem pengambilan keputusan dalam mengembangkan potensi wisata arung jeram Bosamba. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif-deskriptif. Analisis data penelitian menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan obyek wisata arung jeram Bosamba diserahkan kepada pihak swasta melalui proses yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Bondowoso, DPRD Kabupaten Bondowoso, dan pihak swasta selaku pengelola obyek wisata. Output dari sistem pengambilan keputusan ini berupa surat perjanjian pengelolaan obyek wisata antara Pemerintah Kabupaten Bondowoso dan pihak swasta selaku pengelola obyek wisata. Tantangan pada sistem pengambilan keputusan dalam mengembangkan potensi wisata arung jeram Bosamba adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar obyek wisata, menarik minat wisatawan agar berkunjung ke obyek wisata, dan mengenalkan potensi wisata yang ada di Kabupaten Bondowoso khususnya tempat wisata arung jeram Bosamba. Kata kunci: Sistem Pengambilan Keputusan, Obyek wisata Arung Jeram Bosamba

Page 2 of 3 | Total Record : 30


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 12 (2016) Vol. 4 No. 12 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 12 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 12 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol 1, No 10 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue