cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 11 (2015)" : 30 Documents clear
Pemberdayaan Masyarakat Sebagai Upaya Meningkatkan Ekonomi Pedesaan (Studi Terhadap Pemberdayaan Peternak Lele Melalui Pendidikan dan Pelatihan di Desa Paron Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri) Aolya Sofinisa
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 11 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract  : Community Empowerment as The Effort to Improve Rural Economic (Study of Catfish Breeder Empowerment through Training and Education at Desa Paron, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri). Research background is the empowerment session organized by Catfish Breeder Group (POKDAKAN) “JOYOBOYO” for the community of Desa Paron, Kabupaten Kediri. Catfish Breeder Group (POKDAKAN) “JOYOBOYO” attempts to provide greater economic value to the community of Desa Paron, Kabupaten Kediri. Until now, the empowerment activity by Catfish Breeder Group (POKDAKAN) “JOYOBOYO” is producing good progress for the community of Desa Paron. Result of research indicates that the empowerment activity by Catfish Breeder Group (POKDAKAN) “JOYOBOYO” is started with training and education given to the community of Desa Paron and it is implemented well until now. The supporting factor involves cooperation, facility, maintenance and support from government and community. The constraining factor includes human resource and catfish as sensitive animals. Keywords: Community Empowerment, Community Economic Penelitian ini didasarkan atas adanya pemberdayaan yang dilakukan oleh Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) Lele “JOYOBOYO” terhadap masyarakat Desa Paron Kabupaten Kediri. Adanya pemberdayaan yang dilakukan oleh Kelompok Ikan (POKDAKAN) Lele “JOYOBOYO” ini agar dapat memberikan nilai ekonomi lebih kepada masyarakat Desa Paron Kabupaten Kediri. Seiring berjalannya pemberdayaan yang dilakukan oleh Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) Lele “JOYOBOOYO” ini menunjukkan progress yang cukup baik bagi warga masyarakat Desa Paron. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa pemberdayaan yang dilaksanakan oleh pihak Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) Lele “JOYOBOYO” dimulai dengan adanya pelatihan dan pendidikan yang diberikan kepada warga Desa Paron dan berjalan dengan baik hingga saat ini. Faktor pendukung pemberdayaan meliputi kerjasama, fasilitas, pemeliharaan dan dukungan pemerintah dan masyarakat. Sedangkan faktor penghambat adalah sumber daya manusia dan ikan lele sebagai hewan yang sensitif. Kata kunci: pemberdayaan masyarakat, ekonomi masyarakat
Pelaksanaan Program Pendidikan dan Pelatihan di Panti Sosial (Studi di Dinas Sosial Remaja Terlantar di Jombang) Rindam Raditya Riswanda
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 11 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation of the Program of Education and Training in Social Institutions ( Studies in Social Service Unit East Java Jombang Abandoned Youth Social Services). AS Technical Implementation Unit In charge of Implementation Direct Service Program For people with social problems dropout displaced, displaced UPT Social Service Youth Program Jombang has been carrying out its activities in accordance with the position, duties and functions. The activity has been carried out as planned can, despite the findings of The TIN still far from expectations. However with determination, commitment and effort Repairs That has been done so far is expected in the future Coming Label will provide results The Maximum accordance BY Vision and Mission UPT Social Services Youth displaced Jombang. Similarly Profile UPT Social Service Youth displaced Jombang husband arranged to provide program information and dissemination And Existence Of UPT As Central Care, rehabilitation and social development dropout displaced in East Java. Finally, do not forget we are expecting criticism, Advice And Tips From ALL parties for improving hearts and Preparation Program Implementation Unit Profile psrt Jombang in the Future. Keywords : Teens, Education, and Training Abstrak: Pelaksanaan Program Pendidikan dan Pelatihan di Panti Sosial (Studi di Dinas Sosial Remaja Terlantar di Jombang). Sebagai unit pelaksana teknis yang bertanggung jawab langsung terhadap pelaksanaan program pelayanan bagi penyandang masalah sosial remaja putus sekolah terlantar, UPT Pelayanan Sosial Remaja Terlantar Jombang  telah melaksanakan program kegiatannya sesuai dengan kedudukan, tugas dan fungsinya. Kegiatan tersebut telah dapat dilaksanakan sesuai dengan yang direncanakan, meskipun hasil yang diperoleh masih jauh dari harapan. Namun dengan tekat, komitmen dan upaya perbaikan yang telah dilakukan selama ini diharapkan di masa datang  akan memberikan hasil yang maksimal sesuai dengan visi dan misi UPT Pelayanan Sosial Remaja Terlantar Jombang . Demikian Profil UPT Pelayanan Sosial Remaja Terlantar Jombang ini disusun guna memberikan informasi dan sosialisasi terhadap program dan eksistensi UPT sebagai pusat pelayanan, rehabilitasi dan pengembangan sosial remaja putus sekolah terlantar di Jawa Timur. Akhir kata, tak lupa kami mengharapkan kritik, saran dan petunjuk dari semua pihak guna penyempurnaan dalam pelaksanaan program dan penyusunan Profil UPT PSRT Jombang di masa mendatang.   Kata kunci: Remaja, Pendidikan, dan Pelatihan
Inovasi Sekolah Berbasis Teknologi Informasi dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Kejuruan (Studi Pada Sekolah Menengah Kejuruan PGRI 3 Malang) Lyna Ukti Ulansari
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 11 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Information Technology Based School Innovation in Increasing the Quality of Vocational Education (Study on Vocational High School PGRI 3 Malang). This research discusses school innovation using information technology conducted by SMK PGRI 3 Malang in order to improve the quality of vocational education. The focus of the research are about the form of IT-based school innovations and barriers as well as support in the implementation of IT-based school innovations in SMK PGRI 3 Malang. Results of the study indicate that there are some form of IT-based school innovations in improving the quality of vocational education in that school such as; (1) Provision of education infrastructure based on IT; (2) Development of teaching staff capability in IT area; (3) Cooperation with industrial in education infrastructure provision based; (4) Using Tablet Computer in teaching activity; (5) Engage the student in ITcompetition. There are several contributing factors that affect , such as ; ( 1 ) Great support from the Head of SMK PGRI 3 Malang ; ( 2 ) Availability of Wi – Fi ; ( 3 ) Good cooperation with industries. In addition, there are several factors inhibiting the negative impact, such as ; (1 ) The ability of  teacher related  use of Information Technology infrastructure ; ( 2 ) The possibility of damage or interference with the equipment that can not be avoided.   Keywords: Innovation, Education Quality, Information Technology, Vocational High School   Abstrak: Inovasi Sekolah Berbasis Teknologi Informasi dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Kejuruan (Studi Pada Sekolah Menengah Kejuruan PGRI  3 Malang). Penelitian ini membahas tentang inovasi sekolah dengan memanfaatkan teknologi informasi yang dilakukan oleh SMK tersebut dalam rangka peningkatan mutu pendidikan kejuruan. Fokus permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah tentang bentuk inovasi sekolah berbasis teknologi informasi  dan hambatan maupun dukungan dalam pelaksanaan inovasi sekolah berbasis Teknologi Informasi di Sekolah Menengah Kejuruan PGRI 3 Malang. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa bentuk inovasi sekolah berbasis teknologi informasi dalam meningkatkan mutu pendidikan kejuruan di sekolah tersebut antara lain; (1) Penyediaan sarana pendidikan berbasis TI; (2) Pengembangan kemampuan staf pengajar di Bidang TI; (3) Kerjasama dengan dunia industri dalam penyediaan sarana pendidikan berbasis TI; (4) Pemanfaatan Komputer Tablet dalam Pembelajaran; (5) Mengikutsertakan siswa-siswi dalam lomba di bidang TI. Terdapat beberapa faktor pendukung yang mempengaruhi antara lain; (1) Dukungan yang besar Dukungan yang besar dari Kepala Sekolah SMK PGRI 3 Malang; (2) Ketersediaan jaringan Hot Spot Wi-Fi; (3) Kerjasama yang Baik dengan dunia industry. Selain itu juga terdapat beberapa faktor penhambat yang memberikan dampak negatif dan menghambat antara lain; (1) Kemampuan staf pengajar yang tidak merata terkait penggunaan sarana Teknologi Informasi; (2) Kemungkinan terjadi kerusakan atau gangguan pada peralatan penunjang  yang tidak dapat dihindari.   Kata Kunci: Inovasi, Mutu Pendidikan, Teknologi Informasi, SMK  
Desentralisasi Fiskal dan Perkembangan Sektor Pertanian di Provinsi Jawa Timur Tahun 2009-2013 Ikrom Laily Shiyamah
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 11 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Fiscal Decentralization and Development of Agriculture Sector in East Java Province at 2009-2013. This research examines the link between fiscal decentralization and agriculture sector development in East Java Province 2009-2013. Data on fiscal decentralization comes from National Financial Information System, while data on agriculture sector development comes from East Java Central Bureau of statistics. This research shows that East Java agriculture sector increases during 2009-2013 as seen from an increasing agricultural sector district gross domestic product. However, the widening gap of agricultural development gap persists between districts. Bivariate correlation analysis shows that general allocation fund (DAU), specific allocation fund (DAK), and district agriculture budget increases district gross domestic product of agriculture sector. However, district own source revenue is not. Keywords: fiscal decentralization, development of agriculture sector, and East Java Province   Abstrak: Desentralisasi Fiskal dan Perkembangan Sektor Pertanian di Provinsi Jawa Timur Tahun 2009-2013. Penelitian ini mengkaji hubungan desentralisasi fiskal dan perkembangan sektor pertanian di Provinsi Jawa Timur tahun 2009-2013. Data desentralisasi fiskal bersumber dari Dirjen Perimbangan Keuangan Daerah Indonesia dan data tentang perkembangan sektor pertanian bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan sektor pertanian membaik selama tahun 2009-2013. Hal itu terlihat dari naiknya kontribusi PDRB sektor pertanian pada periode tersebut. Akan tetapi, kesenjangan pembangunan sektor pertanian juga tampak semakin melebar. Berdasarkan analisis korelasi ditemukan bahwa Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan dana sektor pertanian berhubungan dengan perkembangan sektor pertanian di Provinsi Jawa Timur. Sedangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak berhubungan dengan perkembangan sektor pertanian.   Kata kunci: desentralisasi fiskal, perkembangan sektor pertanian, dan Provinsi Jawa Timur
Implementasi Program Pengembangan Desa Pesisir Tangguh (PDPT) Dalam Upaya Pembangunan Wilayah Pesisir (Studi di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang) Yuanita Anggraini
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 11 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Implementation of Program Pengembangan Desa Pesisir Tangguh (PDPT) for the Development of Coastal Region (Study at Desa Tambakrejo, Sumbermaning Wetan, Malang). Indonesia is a country of the sea that accouns compared to the land. However this high potential sector is inversely related to the condition of coastal communities.These communities live below proverty line and remain in scarcity. The government attempts to resolve this coastal problem  with Program Pengembangan Desa Pesisir Tangguh (PDPT) to 38 area. Malang is one of the district that appointed for this program by Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia. Persuant to the results of data analysis, the conclusion is elucidated as follows. The implementation of  Program Pengembangan Desa Pesisir Tangguh in Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang show that three  focuses of this program are well executed whereas two other focuses are not implemented. The implemented fostering activity is concerning with resources, environment/infrastructure, and disaster alert. The unimplemented fostering activity include those related with human and business. It is than recommended that the implementation of program must be consistent with the reliable fund, there shall be cooperation and coordination with the related parties to resolve the regulation and there must be an improvement in the monitoring and evaluation program. Keywords: Program Implementation, Coastal Village, Coastal region Development   Abstrak: Implementasi Program Pengembangan Desa Pesisir Tangguh (PDPT) dalam Upaya Pembangunan Wilayah Pesisir (Studi di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang). Indonesia adalah negara yang memiliki luas wilayah lautan 70% lebih besar  dibandingkan dengan wilayah daratan. Potensi Indonesia yang sangat besar tersebut berbanding terbalik dengan keadaan masyarakat yang hidup di dalamnya. Masyarakat pesisir  hidup dibawah garis kemiskinan dan kerentanan terhadap bencana. Pemerintah dalam hal ini memberikan sebuah program Pengembangan Desa Pesisir Tangguh  kepada daerah pesisir di 38 Kabupaten/Kota untuk menanggulangi masalah tersebut. Salah satu  daerah yang mendapat program ini adalah  Kabupaten Malang.  Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan oleh peneliti maka di dapat kesimpulan bahwa implementasi Program Pengembangan Desa Pesisir Tangguh di desa Tambakrejo menunjukkan bahwa tiga fokus kegiatan bina telah dilaksanakan dengan baik. Kegiatan bina tersebut adalah bina sumber daya, bina lingkungan/ infrastruktur, dan bina siaga bencana. Sedangkan kegiatan yang tidak terlaksana adalah bina manusia dan bina usaha. Rekomendasi yang diberikan dalam penelitian ini adalah implementasi program haruslah didukung dengan dana yang cukup, perlu koordinasi dan kerjasama dengan stakeholder lain, dan perlu adanya pengawasan maupun evaluasi  yang efektif.   Kata Kunci: Implementasi Program, Desa Pesisir, Pembangunan Wilayah Pesisir
Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Perspektif Pemberdayaan Masyarakat (Studi Pada Kantor Pemerintahan Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri) Risya Novita Sari
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 11 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Management of “Alokasi Dana Desa” in Perspective of Community Empowerment (Studies in Kantor Pemerintahan Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri). “Alokasi Dana Desa” is the one of the most important things of a village to run the programes of Government. It’s include the programe to welfare the society in this area. The result of this research is contained some stage on managing “Alokasi Dana Desa” (ADD),egg : planning, implementation, monitoring and accountability. These steps has done with not good enough. On implementation have some supporting factors, egg : Policy Supports from the Local Government and Quality of Human Resource. But, also faced some fences, egg : Less Synchronization Between Village and Sub District’s Planning, Restrictiveness “Alokasi Dana Desa” (ADD) as Operational Supporting Village Administration, Less Socialization to Society about “Alokasi Dana Desa” (ADD). Keywords: financial management, village allocation fund, community empowerment Abstrak: Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Perspektif Pemberdayaan Masyarakat (Studi Pada Kantor Pemerintahan Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri). Alokasi Dana Desa merupakan satu aspek terpenting dari sebuah desa untuk menjalankan program-program dari pemerintahan. Termasuk diantaranya adalah program untuk menyejahterakan masyarakat di wilayahnya.Hasil dari penelitian ini adalah terdapat beberapa tahapan dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD), yakni: tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap pengawasan, dan tahap pertanggungjawaban atau pelaporan. Tahapan tersebut telah dilaksanakan dengan kurang baik. Pelaksanaannya terdapat beberapa faktor pendukung, yaitu: dukungan kebijakan dari pemerintah sekitar dan kualitas sumber daya manusia. Namun, juga menemui beberapa faktor penghambat, yaitu: Rendahnya Sinkronisasi antara Perencanaan di Tingkat Desa dan Kecamatan, Jumlah Alokasi Dana Desa (ADD) Sebagai Penunjang Operasional Administrasi Pemerintah Masih Terbatas, dan Kurangnya Intensitas Sosialisasi Alokasi Dana Desa (ADD) pada Masyarakat. Kata kunci: manajemen keuangan, alokasi dana desa, pemberdayaan masyarakat
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pembangunan Pertanian Berkelanjutan (Studi Pada Desa Asmorobangun Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri) Lifa Indri Astuti
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 11 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Community Empowerment in Sustainable Agricultural Development (Study at Desa Asmorobangun, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri). One of the duties of the nation is to provide the prosperity for the citizen through a development. The development is conducted by the government in order to reach the economic growth by utilizing all agriculture potentials and by organizing community development. In this study has yhe purpose is to know, describe and analyze the empowerment of the community in the village of Asmorobangun in sustainable agricultural development. Type of research is descriptive with qualitative approach data analysis uses Creswell’s model.  Asmorobangun Village has a resource potential that is needed can apply sustainable agriculture development for community welfare. Through empowerment which involves several stages such as enlightenment, capacity building, and enforcement, hereby, the awareness, capacity, skill and strength of the community can be improved to exploit all potentials. The support given to the community in sustainable agriculture development is already not maximum. Despite this support, there are factors constraining community empowerment in sustainable agriculture development. These constraints may come from community, very few numbers of agriculture counselor, natural resource inadequacy, and also weather factor at Asmorobangun Village such that the empowerment process cannot be made maximum. Keywords: community empowerment, development, sustainable agriculture Abstrak: Pemberdayaan Masyarakat  Dalam Pembangunan Pertanian Berkelanjutan (Studi Pada Desa Asmorobangun, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri). Salah satu tugas negara adalah mensejahterakan warga negaranya yang dapat diwujudkan melalui pembangunan. Pembangunan yang dilakukan pemerintah untuk mencapai pertumbuhan ekonomi dengan memanfaatkan potensi pertanian yang dimiliki melalui pemberdayaan masyarakat. Pada penelitian ini memiliki tujuan yaitu mengetahui, mendiskripsikan, dan menganalisis pemberdayaan masyarakat di Desa Asmorobangun dalam pembangunan pertanian berkelanjutan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif menggunakan analisis model Creswell. Desa Asmorobangun memiliki potensi sumber daya dapat menerapkan pembangunan pertanian berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat. Melalui proses pemberdayaan yang dilakukan dengan tahap penyadaran, pengkapasitasan dan pendayaan masyarakat dapat meningkatkan kesadaran, kemampuan, keahlian dan kekuatan untuk memanfaatkan potensi yang dimiliki. Dukungan yang diberikan kepada masyarakat untuk pembangunan pertanian berkelanjutan belum maksimal. Selain dukungan masih terdapat hambatan yang dihadapi dalam pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan pertanian berkelanjutan. Hambatan yang dihadapi berasal dari masyarakat, kuantitas penyuluh pertanian, keterbatasan sumber daya alam yang belum mencukupi serta faktor cuaca di Desa Asmorobangun sehingga proses pemberdayaan kurang maksimal. Kata kunci: pemberdayaan masyarakat, pembangunan, pertanian berkelanjutan
Pelaksanaan Program KINERJA Dalam Hubungan Kerjasama Antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur Dengan United States Agency For International Development Tentang Perbaikan Iklim Usaha Melalui Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Aditya Fajrul Ahmad Adji
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 11 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:Implementation Program of KINERJA In Cooperation Relations Between Government of East Java Province with the United States Agency for International Development About Business Climate Improvement Through Licensing One Stop Services (Study on Investment and Licensing Office Probolingg). Provinsi Jawa Timur mention a few priorities and direction of development policy whose aim is to improve the business climate/investment by the empowerment of cooperatives, micro, small and medium enterprises. In order to improve the business climate, East Java Provincial Government to build a relations of cooperation with international institutions United States Agency for International Development (USAID) with the involvement local government of Probolinggo. In this cooperation relations, USAID created a program, called program "KINERJA". Kabupaten Probolinggo has a licensing service providers with the OSS system named Office of Investment and Licensing (KPMP). There were some achievements of the program should be improved the side of  implementation licensing services for the create of improving the business climate through One Stop Services (OSS) in the KINERJA program, among others on the Standard Operational Procedure (SOP) and the handling of complaints licensing , Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), the implementation of a series of socialization licensing services through the local media.In this study can be concluded that the implementation of the Program KINERJA in KPMP Probolinggo work as expected. which is evident by the applicant community's response has been a lot of sense changes in, among others, has no clear procedure of licensing services, the estimated completion time of licensing, and the transparency of costs. Keywords:Local Government, Cooperation Relations, One Stop Services, Business Climate Abstrak: Pelaksanaan Program KINERJA Dalam Hubungan Kerjasama Antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur Dengan United States Agency For International Development Tentang Perbaikan Iklim Usaha Melalui Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (Studi pada Kantor Penanaman Modal dan Perizinan Kabupaten Probolinggo).Provinsi Jawa Timur menyebutkan beberapa prioritas  pembangunan dan arah kebijakan pembangunan yang memiliki tujuan untuk memperbaiki iklim usaha dengan cara pemberdayaan koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah. Dalam rangka meningkatkan iklim usaha, Pemerintah Provinsi Jawa timur menjalin hubungan kerjasama dengan lembaga internasional United States Agency for International Development(USAID) dengan melibatkan pemerintah daerah Kabupaten Probolinggo. Dalam hubungan kerjasama yang terjalin ini, USAID membentuk sebuah program, bernama program “KINERJA”. Kabupaten Probolinggo memiliki penyelenggara pelayanan perijinan dengan sistem PTSP bernama Kantor Penanaman Modal dan Perijinan (KPMP) Kabupaten Probolinggo. Ada beberapa program yang telah dicapai pada sisi pelaksanaan pelayanan perijinan demi terciptanya perbaikan iklim usaha melalui Program KINERJA. Hal tersebut tidak terlepas oleh peran Bupati Probolinggo yang menginisiasi pembuatan regulasi baru, antara lain tentang Standard Operational Procedure (SOP) dan penanganan pengaduan perizinan, pelimpahan wewenang perijinan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), terlaksananya serangkaian sosialisasi pelayanan perijinan melalui media lokal. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan Program KINERJA pada KPMP Kabupaten Probolinggo berjalan sesuai yang diharapkan hal tersebut terbukti dengan respon masyarakat pemohon ijin telah banyak merasakan perubahan antara lain, sudah ada kejelasan prosedur pelayanan perijinan, estimasi waktu penyelesaian perijinan, dan transparasi biaya. Kata kunci:Pemerintah Daerah, Kerjasama, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Iklim Usaha
Implementasi Strategi Pemerintah Daerah Dalam Mewujudkan Pariwisata Berbasis Budaya Terkemuka (Studi pada Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta) Eva Rusdiananingtyas
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 11 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Abstract: The Implementation of Local Government Strategy in Creating The Notable Culture-Based Tourism (A Study in Tourism Department of Daerah Istimewa Yogyakarta). Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) has wealth and potency of tourism such as culture inheritance and the beauty of nature that can be featured to be a tourism objective both in Indonesia and foreign countries. The tourism sector becomes excellent sector in economy of DIY, however the tourism development of DIY also produces various challenges and constraints so that the effort of the tourism development need to be done seriously and by using an appropriate strategy. From the result of the research can be known that there are three strategies used by DIY Tourism Department that are the strategy in increasing the quality and quantity of tourism destination, the strategy in creating effective and efficient marketing, and also the strategy to optimize the expansion of cooperation. The strategy implementations are explained into three primary programs that are destination development program, marketing development program, and cooperation development program. The effectiveness of the strategy implementation can be seen from the reachable target in settled indicators. In the process of implementation this strategy there are proponent factors such as estimate availability, tourism potency, infrastructure availability, the role of society and social-safety condition. Meanwhile, the obstacle factors are apparatus sources that are inadequate, and also the cooperation between stakeholders that still cannot be synergic.   Keyword: strategy implementation, tourism development, culture of tourism Abstrak: . Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memiliki kekayaan dan potensi pariwisata berupa warisan budaya maupun keindahan alam yang dapat diunggulkan menjadi tujuan wisata terkemuka baik di Indonesia maupun Mancanegara. Sektor pariwisata menjadi sektor unggulan perekonomian DIY, namun demikian pembangunan pariwisata DIY juga memunculkan berbagai tantangan dan kendala, sehingga upaya pengembangan pariwisata perlu dilakukan dengan serius dan strategi yang tepat. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa terdapat tiga strategi yang diterapkan Dinas Pariwisata DIY yaitu strategi meningkatkan kualitas dan kuantitas destinasi pariwisata, strategi mewujudkan pemasaran yang efektif dan efisien, serta strategi mengoptimalkan perluasan jaringan kerjasama. Implementasi strategi dijabarkan dalam tiga program utama yaitu program pengembangan destinasi, program pengembangan pemasaran, dan program pengembangan kemitraan. Efektivitas implementasi strategi dapat dilihat dari tercapainya target dalam indikator yang telah ditetapkan. Dalam pelaksanaannya terdapat faktor pendukung yang meliputi ketersediaan anggaran, potensi pariwisata, ketersediaan sarana prasarana, peran serta masyarakat dan kondisi sosial-keamanan. Sedangkan faktor penghambatnya adalah sumber daya aparatur yang kurang memadai, serta kerjasama antar stakeholders yang  belum sinergis.   Kata Kunci: implementasi strategi, pengembangan pariwisata, wisata budaya
Pengaruh Implementasi Sistem Pengadaan Secara Elektrinik (E-Procurement) Terhadap Fraud Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (Studi Pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Magetan) Rahmawan Satriyo Nugroho
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 11 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The INFLUENCED OF ELECTRONICAL PROCUREMENT SYSTEM (E-PROCUREMENT) TO THE GOVERNMENT PROCUREMENT OF GOODS/SERVICES (Study on The Magetan District Working Units Area). E-procurement is an auction system in acquiring government goods and services by using technology, information and communication based on the internet in carry out stages or all of procurement processes with purpose the government procurement of goods and services can run effectively, efficient, open, and accountable. There are several factors that influenced to the implementation of e -procurement in order to meet with the main purpose of implementing. This study is using of explanatory research by using 45 employees that involved in the procurement process as samples. The result of the research shows that e-procurement implementation  system has a positive direction and influence significantly to government procurement of goods/services fraud. An influence that was expected from e-procurement implementation in Magetan District working unitsarea is can be preventive efforts again government goods/services fraud.  Keywords: goods and service procurement, fraud, e-procurement implementation   Abstrak: Pengaruh Implementasi Sistem Pengadaan Secara Elektrinik (E-Procurement) Terhadap Fraud Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (Studi Pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Magetan). E-procurement adalah sebuah sistem lelang dalam kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah dengan memanfaatkan teknologi, informasi dan komunikasi berbasis internet dalam melaksanakan tahapan atau semua proses pengadaan dengan tujuan pengadaan barang/jasa pemerintah dapat berlangsung secara efektif, efisien, terbuka, dan akuntabel. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi implementasi e-procurement agar dapat sesuai dengan tujuan digunakannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan menjelaskan sejauh mana pengaruh implementasi sistem e-procurement terhadap fraud pengadaan barang/jasa pemerintah. Penelitian ini memakai jenis explanatory research dengan menggunakan 45 pegawai yang terlibat dalam proses pengadaan sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem e-procurement berpengaruh secara signifikan dan memiliki arah yang positif terhadap fraud pengadaan barang/jasa pemerintah. Pengaruh yang diharapkan dari implementasi e-procurement pada satuan kerja perangkat daerah Kabupaten Magetan adalah upaya pencegahan terhadap tindakan fraud pengadaan barang/jasa pemerintah.   Kata kunci: pengadaan barang/jasa, kecurangan, implementasi e-procurement

Page 2 of 3 | Total Record : 30


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol. 4 No. 12 (2016) Vol 4, No 12 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 12 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 2, No 12 (2014) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol 1, No 10 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue