cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 11 (2015)" : 30 Documents clear
Pengelolaan Dana Sharing Produksi Kayu untuk Meningkatkan Pemberdayaan Masyarakat Desa Hutan (Studi tentang Penerapan Co-management pada ‘Sistem Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat di Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan Cepu Kabupaten Blora) Andry Kurniawati
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 11 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Abstract: Management of Wood Production Sharing Fund to Improve Forest Village Community Empowerment (Study on Implementation Co-management in the Forest Resources Management System Collaborative in Perhutani KPH Cepu Kabupaten Blora)Indonesia as a country that has a fairly large forest area certainly has a great potential of forest resources . As a developing country , the forest is positioned as the natural resources exploited by the forest villagers . Forests need to be maintained and managed as well as the welfare of forest villagers . Blora has a large area of ​​forest that is 49.66 % of the total Blora Regency . Perum Perhutani KPH Cepu as one of KPH in Blora implement PHBM system in co-management since 2002. PHBM is inseparable from the production sharing timber that is the result of forest villagers. Management of timber production sharing collaborative co-management means between forest villagers and Perum Perhutani KPH Cepu. Besides sharing the use of funds carried out by mutual agreement to realize the empowerment of forest villagers .   Keywords : co-management, community empowerment, sharing of wood production Abstrak: Pengelolaan Dana Sharing Produksi Kayu untuk Meningkatkan Pemberdayaan Masyarakat Desa Hutan (Studi tentang Penerapan Co-management pada Sistem Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat’ di Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan Cepu Kabupaten Blora) Indonesia sebagai negara yang memiliki luas hutan cukup besar tentu memiliki potensi sumberdaya hutan yang besar. Sebagai negara berkembang, hutan diposisikan sebagai sumberdaya alam yang dimanfaatkan oleh masyarakat desa hutan. Keberadaan hutan perlu untuk dijaga dan dikelola serta memperhatikan kesejahteraan masyarakat desa hutan. Kabupaten Blora memiliki luas hutan yang besar yaitu 49,66% dari luas Kabupaten Blora. Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Cepu sebagai salah satu KPH Kabupaten Blora melaksanakan sistem PHBM secara co-management sejak tahun 2002. PHBM tidak terlepas dari sharing produksi kayu yaitu bagi hasil untuk masyarakat desa hutan. Pengelolaan sharing produksi kayu dilakukan secara co-management artinya kolaboratif antara masyarakat desa hutan dan Perum Perhutani KPH Cepu. Selain itu penggunaan dana sharing dilaksanakan berdasarkan kesepakatan bersama untuk mewujudkan pemberdayaan masyarakat desa hutan.   Kata kunci: pengelolaan kolaboratif, pemberdayaan masyarakat, sharing produksi kayu
Inovasi Pemerintah Kota Dalam Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau Untuk Mendukung Pengembangan Kota Surabaya Yang Berbasis Ramah Lingkungan (Studi Pada Dinas Kebersihan Dan Pertamanan Kota Surabaya) Ericksa Rivqie Ramadhan
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 11 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The City Government Innovation in Green Open Space Management to Support Development of Surabaya City-Based Environmental Friendly (Studies in the Department of Hygiene and Gardening Surabaya). Green Open Space City is a part of city that did not built and overgrown by plant that serve to support the security, prosperity, environmental quality improvement, and nature conservation. The increasing pace of development in the city of Surabaya pose a potential shrinking amount of green open space. To prevent these conditions, the Goverment of Surabaya must have innovation and creativity in the management of green open space that is expected to keep the existence of open green space in the city of Surabaya.. The results of this research claim that goverment of Surabaya have developed and implemented a variety of innovative programs in the management of green open spaces. The advice given is, that Dinas Kebersihan Pertamanan Surabaya continue to invite the private sector to participate actively in the management of green open spaces, socialize and harder campaign about the importance of green open space to the whole society in the city of Surabaya. Keywords: Green Open Space, Management, Innovation. Abstrak: Inovasi Pemerintah Kota Dalam Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau Untuk Mendukung Pengembangan Kota Surabaya Yang Berbasis Ramah Lingkungan (Studi Pada Dinas Kebersihan Dan Pertamanan Kota Surabaya).Ruang Terbuka Hijau adalah bagian kota yang tidak terbangun dan ditumbuhi oleh tanaman yang berfungsi menunjang keamanan, kesejahteraan, peningkatan kualitas lingkungan, dan pelestarian alam.. Meningkatnya laju pembangunan di Kota Surabaya menimbulkan potensi penyusutan jumlah ruang terbuka hijau. Untuk mencegahnya maka Pemerintah Kota Surabaya harus memiliki inovasi dan kreativitas dalam pengelolaan ruang terbuka hijau. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya..Hasil dari penelitian ini. Pemerintah Kota Surabaya telah membuat dan melaksanakan berbagai program inovatif pengelolaan ruang terbuka hijau. saran yang disampaikan adalah, agar Dinas Kebersiahan Pertamanan  terus mengajak pihak swasta untuk ikut aktif dalam pengelolaan ruang terbuka hijau, mensosialisasikan dan mengkampayekan lebih giat lagi tentang pentingnya ruang terbuka hijau kepada seluruh lapisan masyarakat yang ada di Kota Surabaya Kata kunci :Ruang Terbuka Hijau, Pengelolaan, Inovasi.
Efektivitas Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah (Simrenda) (Studi pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Malang) Budhi Setianingsih
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 11 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrack: Effectiveness Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah (Simrenda) (Study on Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Malang). Local development planning is a guideline for the implementation of development and become a benchmark for the success of local development. One important aspect for the success of local development plan is the presence of the institution or working unit as well as the information systems that support.Application based information systems used in local development planning is Simrenda. Simrenda existence is expected to improve the quality of local development planning, so that the realization of development can be achieved optimally. These results indicate that the application of Simrenda still not effective. This is caused by minimum identification of the problems of regional development efforts, the limited ability of human resources in BAPPEDA and the level of people's satisfaction with the results of regional development in the city of Malang are still low. Keywords: effectiveness, sistem perencanaan pembangunan daerah Abstrak: Efektivitas Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah (Simrenda) (Studi pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Malang). Perencanaan pembangunan daerah merupakan pedoman pelaksanaan pembangunan serta menjadi tolak ukur keberhasilan pembangunan daerah. Salah satu aspek penting bagi keberhasilan perencanaan pembangunan daerah adalah terdapatnya badan atau satuan kerja yang baik serta adanya sistem informasi yang mendukung. Aplikasi berbasis sistem informasi yang digunakan dalam perencanaan pembangunan daerahadalah Simrenda. Keberadaan Simrenda diharapkan dapat meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan daerah, sehingga realisasi pembangunan dapat tercapai secara optimal. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengaplikasian Simrenda masih belum efektif. Hal ini disebabkan oleh minimnya upaya identifikasi permasalahan pembangunan daerah, terbatasnya kemampuan sumber daya manusia di BAPPEDA serta tingkat kepuasan masyarakat terhadap hasil pembangunan daerah di Kota Malang yang masih rendah.   Kata Kunci: efektivitas, sistem perencanaan pembangunan daerah
Jejaring Kerja Organisasi dalam Pencegahan HIV/AIDS di Kabupaten Kediri Andreka Anugrah Adam Pratama
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 11 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Working Network of Organization in Preventing HIV/AIDS in Kediri Disctrict. Networking or "network" has become an important concept in the study of the science of public administration. Network or network this is a structure which contained a variety of connected actor. The purpose of this study is to describe and analyse organization networks in preventing HIV/AIDS in Kediri District. The study found various types of organizational network in HIV/AIDS prevention programs. Results of social network analysis show that few actors have key roles within those programs. For example, District Health Agency and KPAD have main role in dissemination HIV/AIDS prevention. However, it shows that among important actors did not involved within the programs indicating lack of collaboration among actors in preventing HIV/AIDS in Kediri. Thus in order for HIV/AIDS prevention programs in the District of Kediri was able to walk with a maximum then need for expansion of the actors with important actors involved in each HIV/AIDS prevention programs in the District of Kediri. Keyword : working network, HIV/AIDS prevention, Kediri Abstrak:. Jejaring Kerja Organisasi dalam Pencegahan HIV/AIDS di Kabupaten Kediri. Jejaring atau “network” telah menjadi sebuah konsep terpenting dalam kajian ilmu administrasi publik. Jejaring atau network ini merupakan sebuah struktur yang didalamnya terdapat berbagai aktor yang saling terhubung. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis jejaring kerja organisasi dalam pencegahan HIV/AIDS di Kabupaten Kediri. Hasil penelitian ini menemukan bahwa pola jejaring yang beragam dalam setiap program pencegahan HIV/AIDS di Kabupaten Kediri. Hasil analisis jejaring sosial menunjukkan beberapa aktor kunci dalam setiap program pencegahan HIV/AIDS di Kabupaten Kediri. Misalnya Dinas Kesehatan dan KPAD memegang peranan penting dalam program sosialisasi HIV/AIDS. Penelitian ini menemukan belum adanya kerjasama yang luas dalam beberapa program-program pencegahan HIV/AIDS di Kabupaten Kediri. Kurang adanya kerjasama yang luas ini menjadi salahsatu penyebab upaya pencegahan HIV/AIDS yang belum maksimal selama ini. Maka dari itu agar program pencegahan HIV/AIDS di Kabupaten Kediri bisa berjalan dengan maksimal maka perlu adanya perluasan aktor dengan melibatkan aktor-aktor penting dalam masing-masing program pencegahan HIV/AIDS di Kabupaten Kediri. Kata Kunci : jejaring ikerja, pencegahan HIV/AIDS, Kediri
Implementasi Manajemen Perpustakaan Berbasis Elektronik Sebagai Upaya Meningkatkan Pelayanan Prima (Studi Pada Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang) I Putu Agus Wiradyana
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 11 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Based Electronic Library Management Implementation As Efforts to Improve Quality Service (Studies in Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang). The modern library is a library that can provide various types of books and in the running management using electronic means as supporting activities. Implementation of electronic-based library management in an effort to improve the excellent service management application on the library by using electronic media to improve the public service as well as the electronic device used for library employees work. The use of SLA (Smart Library Automation) is a proof of service to visitors is run effectively and efficiently. The use of SLA (Smart Library Automation) also makes the employee's job becomes easy, can avoid a fatal error. One example of the use of SLA (Smart Library Automation) is the use of online catalog based on the SLA. Use online catalog is very assist visitors in finding the book they are looking for without having to search manually. However, this management process can not be separated from the factors supporting and inhibiting factors. Supporting factors include the availability of budgetsto support activities in the library, the duties given clear so there is no overlap, facilities and infrastructure are complete. Obstacles include the necessary personnel are lacking, especially for personnel who have skills in the field of network and database.   Keywords: implementation, electronic-based library management, excellent service Abstrak: Implementasi Manajemen Perpustakaan Berbasis Elektronik Sebagai Upaya Meningkatkan Pelayanan Prima (Studi Pada Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang). Perpustakaan yang modern merupakan perpustakaan yang dapat menyediakan berbagai jenis buku dan dalam menjalankan manajemen menggunakan sarana elektronik sebagai penunjang kegiatan. Implementasi manajemen perpustakaan berbasis elektronik sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan prima merupakan penerapan manajemen pada perpustakaan dengan menggunakan media elektronik untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta alat elektronik yang digunakan untuk pekerjaan karyawan perpustakaan. Adanya penggunaan SLA (Smart Library Automation) merupakan bukti pelayanan terhadap pengunjung dijalankan dengan efektif dan efisien. Penggunaan SLA (Smart Library Automation) ini juga membuat pekerjaan karyawan menjadi mudah, dapat menghindari kesalahan yang fatal. Salah satu contoh penggunaan SLA (Smart Library Automation) adalah penggunaan katalog online yang didasari oleh SLA. Penggunaan katalog online ini sangat membantu pengunjung dalam mencari buku yang mereka cari tanpa harus mencari secara manual. Namun proses manajemen ini tidak lepas dari adanya faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukungnya antara lain adalah tersedianya anggaran dalam menunjang kegiatan di perpustakaan, tupoksi yang diberikan jelas sehingga tidak terjadi tumpang tindih, sarana dan prasarana yang lengkap. Hambatannya antara lain adalah personil yang dibutuhkan masih kurang khususnya untuk personil yang memiliki skill di bidang jaringan dan database. Kata kunci: implementasi, manajemen perpustakaan berbasis elektronik, pelayanan prima 
Lelang Jabatan Kepala Sekolah dan Kualitas Layanan Pendidikan (Studi kasus pada 2 Sekolah Menengah Atas Negeri di Jakarta Selatan) Siti Maisaroh
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 11 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Open Recruitment School Principal and Education Service Quality (Case Study in 2 Senior High School South Jakarta). Lack competency of school principal is among factors causing the low quality of education service in Indonesia. This research examine how new open recruitment of school pricipal affects service quality at two public senior high schools at South Jakarta, Indonesia. There are three objectives of this research. First, to describe and analysis the process of open recruitment policy at both public senior high schools. Second, to describe and analysis the quality of education service before and after the open recruitmen policy. Third, to examine the link between school principals’ competency and quality of education service at both schools. The results show that the process of open recruitment policy compliance with the government regulation, but decreasing of school education services quality was showed after the open recruitment policy. This study finds the lack of managerial competency causes the decreasing of school education service in both schools. Keywords: Open recruitment, senior high school, competency, education service quality   Abstrak: Lelang Jabatan Kepala Sekolah dan Kualitas Layanan Pendidikan (Studi kasus pada 2 Sekolah Menengah Atas Negeri di Jakarta Selatan). Buruknya kualitas layanan pendidikan sekolah seringkali disebabkan oleh rendahnya kompetensi kepala sekolah. lelang jabatan kepala sekolah merupakan upaya yang dilakukan oleh pemerintah DKI Jakarta untuk memperbaiki kualitas layanan sekolah melalui sistem seleksi yang lebih terbuka. Penelitian ini memiliki tiga tujuan: pertama, mendeskripsikan dan menganalisis proses lelang jabatan pada dua SMAN di Jakarta Selatan; kedua, mendeskripsikan dan menganalisis perbedaan kualitas layanan pendidikan pada dua SMAN di Jakarta Selatan sebelum dan setelah lelang jabatan; dan ketiga, mendeskripsikan dan mengalanisis faktor-faktor kompetensi kepala sekolah yang mempengaruhi kualitas layanan pendidikan pada dua SMAN di Jakarta Selatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pelaksanaan lelang jabatan kepala sekolah sesuai dengan landasan hukum yaitu Peraturan Gubernur Nomor 133 tahun 2013 tentang seleksi terbuka calon kepala sekolah. Namun demikian hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas layanan pendidikan SMAN setelah dipimpin oleh kepala sekolah hasil lelang jabatan justru mengalami penurunan. Lemahnya kompetensi manajerial kepala sekolah hasil lelang jabatan menjadi penyebab turunnya kualitas layanan pendidikan.   Kata kunci: Lelang jabatan, SMAN, kompetensi, kualitas layanan pendidikan
Analisis Kinerja Pemerintah Daerah dalam Pengendalian Limbah Cair Industri (Studi pada Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Kediri) Laila Kurnia Sari
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 11 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Analysis Of Local Government Performance in Controlling Industrial Wastewater (Study at the Environment Office of Kabupaten Kediri). Kediri is one of regency that has many industries. Therefore, is required the government performance to do monitoring and controlling on the disposal of industrial wastewater. The results of research showed that the government in carrying out the monitoring and controlling of the Ngadirejo sugar factory’s wastewater is still unrealized well, it appears from the public complaints related to the water pollution by Ngadirejo sugar factory. The pollution occurred is caused by waste disposed that is not in accordance with the quality which has been set, and exceeded the amount of volume. The actions have been taken by the government, such as: socialization, monitoring and controlling up to punishment based on the rule. Monitoring and controlling that have been done by the government is hampered by limited human resources, level of education that has not been good enough, facilities and infrastructures, so the government’s performance in controlling is still not implemented at the maximum level. Keywords: Performance, Waste Water Pollution, Monitoring and Control of Wastewater. Abstrak: Analisis Kinerja Pemerintah Daerah dalam Pengendalian Limbah Cair Industri (Studi pada Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Kediri). Kabupaten Kediri merupakan salah satu kabupaten yang memiliki banyak industri di dalamnya. Oleh sebab itu dibutuhkan kinerja aparatur pemerintah untuk melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap adanya pembuangan limbah cair industri. Berdasarkan penelitian menunjukkan bahwa pemerintah dalam melaksanakan pengawasan dan pengendalian limbah cair Pabrik Gula Ngadiredjo belum terealisasikan dengan baik, ini terlihat dari adanya pengaduan masyarakat terkait dengan kasus pencemaran air oleh Pabrik Gula Ngadiredjo. Pencemaran yang terjadi disebabkan karena limbah yang dibuang tidak sesuai dengan baku mutu yang ditentukan, serta melebihi debit yang ditentukan. Tindakan yang dilakukan pemerintah, antara lain: diadakannya sosialisasi, pengawasan dan pengendalian, sampai dengan pemberian sanksi dan didasari atas peraturan. Pengawasan dan pengendalian yang dilakukan  oleh pemerintah terhambat dengan keterbatasan sumber daya manusia, tingkat pendidikan yang belum memadai dan sarana dan prasarana yang dimiliki, sehingga kinerja pemerintah dalam pengendalian masih belum terlaksana secara maksimal.   Kata Kunci: Kinerja, Pencemaran Air Limbah, Pengawasan dan Pengendalian Limbah Cair
Peran Pemerintah Daerah Dalam Pelayanan Perizinan Iplc (Izin Pembuangan Limbah Cair) Terkait Dengan Pengawasan Dan Pengendalian Limbah Industri (Studi Pada Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Kediri) Ima Febiyaningrum
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 11 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract  : The Role of Local Government In Licensing IPLC (License Of Liquid Waste Disposal) Licensing Related To Monitoring and Controlling Industrious Waste (A Study On Environment Office Of Kabupaten Kediri). Licensing services of liquid waste disposal is one of the efforts of supervision and control of Kediri Regency Government to minimize the pollution that the industry will pay more attention  .waste management process in order not to pollute the surrounding environment is not harming the industry and around the industry. The results showed that, the government's role is realized alized with the laws or regulations governing effluent discharge permit (IPLC). With the existence of a license that has been issued by the Office of Environmental Kediri regency in the form of Liquid Waste Disposal Permits (IPLC), then an industry will pay more attention  waste management before the exhaust into a body of water that is safe for the people who live around the flow of liquid waste disposal industry. Government efforts in licensing service IPLC related to the supervision and control of industrial waste, namely the protection and management efforts with the Liquid Waste Disposal Permits (IPLC),Proper conducted by BLH Java as well as the monitoring, sudden inspection, supervision, and control of industrial waste is done by the Office of Environment Kediri. Keyword: Goverment role, IPLC licensing, Industrious waste     Abstrak  : Peran Pemerintah Daerah Dalam Pelayanan Perizinan Iplc (Izin Pembuangan Limbah Cair) Terkait Dengan Pengawasan Dan Pengendalian Limbah Industri (Studi Pada Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Kediri). Pelayanan perizinan pembuangan limbah cair adalah salah satu bentuk upaya pengawasan dan pengendalian dari Pemerintah Kabupaten Kediri untuk meminimalisir adanya pencemaran sehingga industri akan lebih memperhatikan, memproses pengelolaan limbahnya agar tidak mencemari lingkungan sekitar industri dan tidak merugikan masyarakat sekitar industri. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa, Peran pemerintah diwujudkan dengan adanya produk hukum atau regulasi yang mengatur tentang perizinan pembuangan limbah cair (IPLC). Dengan adanya suatu perizinan yang telah diterbitkan oleh Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Kediri yaitu berupa Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC), maka suatu industri akan lebih memperhatikan pengelolaan limbahnya sebelum di buang ke badan air sehingga aman untuk masyarakat yang tinggal di sekitar aliran buangan limbah cair suatu industri. Upaya Pemerintah dalam pelayanan perizinan IPLC terkait dengan pengawasan dan pengendalian limbah industri, yaitu dengan melakukan upaya perlindungan dan pengelolaan dengan adanya Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC), Proper yang dilakukan oleh BLH Jatim serta adanya monitoring, sidak secara mendadak, pengawasan, dan pengendalian limbah industri yang dilakukan oleh Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Kediri.   Kata Kunci: Peran Pemerintah, Perizinan IPLC, Limbah Industri.
Upaya Promosi Obyek Pariwisata Melalui Penerapan Electronic Government (Studi pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kediri) Arumita Risdyamurti
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 11 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : The Promotion of Tourism Object Through Government Electronic Application (Study of Culture and Tourism Official of Kabupaten Kediri). Tourism in Indonesia is one of the strategic economic sectors that need to be developed with the promotion of tourism. Tourism promotion efforts undertaken Department of Culture and Tourism Kediri Regency is by implementing electronic government. Electronic Government  application among other reasons because the maintenance costs are low and wide network, which is accessible to all the people. The programs include a tourism website, android applications, and social media marketing. The results showed that the tourism promotion efforts artifacts enabling and inhibiting factors. Internal supporting factor is the use of IT in government agencies, as well as Electronic Government more effective and efficient. Namely external support technological development. While the internal limiting factor yaiu HR IT controls, and lack of infrastructure. External resistor that is the involvement of the private sector, and the enthusiasm of the public. Keywords : Development, Tourism, Electronic Government Abstrak : Upaya Promosi Obyek Pariwisata Melalui Penerapan Electronic Government (Studi pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kediri). Pariwisata di Indonesia merupakan salah satu sektor ekonomi strategis sehingga perlu dikembangkan dengan promosi obyek pariwisata. Upaya promosi pariwisata yang dilakukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kediri adalah dengan menerapkan electronic government. Alasan penerapan egov antara lain karena biaya perawatannya yang murah dan jaringannya yang luas, yang bisa diakses semua orang. Program-programnya antara lain website pariwisata, aplikasi android, dan media sosial marketing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam upaya promosi pariwisata tedapat faktor pendukung dan penghambat. Faktor pendukung internal yaitu pemanfaatan TI di instansi pemerintahan, serta egov yang  lebih efektif dan efisien. Pendukung eksternal yaitu perkembangan teknologi. Sedangkan faktor penghambat internal yaiu SDM yang menguasai TI, dan minimnya sarana prasarana. Penghambat eksternal yaitu keterlibatan pihak swasta, dan antusiasme masyarakat.   Kata kunci : Pembangunan. Pariwisata, Electronic Government
Perencanaan Skenario Kesiapsiagaan Terhadap Bencana Alam di Wilayah Pesisir Kabupaten Malang (Studi pada Desa Tambakrejo Kecamatan Sumbermanjing Kabupaten Malang) Pinkan Martha Hella
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 11 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Scenario Planning of  Natural Disasters Coastal Preparedness in Malang (Studies in  Desa Tambakrejo Kecamatan Sumbermanjing Kabupaten Malang). Desa Tambakrejo in the Kecamatan Sumbermanjing of Kabupaten Malang is one of the villages that are vulnerable to natural disasters because of its location directly adjacent to the seashore of the Indonesian Ocean. Desa Tambakrejo which is a village in the coastal area of Kabuaten ​​Malang had experienced natural disasters such as tsunami, earthquake and tidal waves. Therefore Malang as policy-makers should have a plan in preparedness of natural disasters in coastal areas. using scenario planning data analysis with TAIDA method is the way to make preparedness of  Natural Disasters Coastal Preparedness in Malang. In the first stage of tracking to see the main problems that have occurred when a disaster occurs, the second phase of analysis is a risk analysis of the best and worst risks to the effects of social, political, environmental, technological and economic, the third stage which imaging is an analysis of the Vision Malang, stage Deciding which is the fourth mission analysis for make policy in action, action which is the last stage action or as a program to be implemented by the government of Natural Disasters Coastal Preparedness in Malang. Keywords : Scenario Planning, Preparedness, Disaster Management Abstrak : Perencanaan Skenario Kesiapsiagaan Terhadap Bencana Alam di Wilayah Pesisir Kabupaten Malang (Studi pada Desa Tambakrejo Kecamatan Sumbermanjing Kabupaten Malang). Desa Tambakrejo di Kecamatan Sumbermanjing Kabupaten Malang merupakan salah satu desa yang rentan terhadap bencana alam karena lokasi dipesisir yang berbatasan langsung dengan dengan Samudra Indonesia, Desa Tambakrejo pernah mengalami bencana alam berupa Tsunami, Gempa dan Gelombang Pasang. Oleh karena itu Kabupaten Malang sebagai pembuat kebijakan harus memiliki perencanaan dalam kesiapsiagaan terhadap bencana alam di wilayah pesisir. Perencanaan skenario dengan menggunakan metode TAIDA merupakan cara untuk mencapai kesiapsiagaan terhadap bencana alam di wilayah pesisir kabupaten Malang. Pada tahap awal tracking melihat masalah utama yang pernah terjadi saat terjadi bencana, tahap kedua analysis merupakan analisis resiko terbaik dan resiko terburuk terhadap pengaruh aspek sosial, politik, lingkungan, teknologi dan ekonomi, tahap ketiga yaitu imaging yang merupakan analisis terhadap Visi Kabupaten Malang, tahap keempat yaitu deciding yaitu analisis misi untuk mentukan kebijakan dalam melakukan tindakan, tahap terakhir action yang merupakan tindakan atau sebagai program yang akan dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten Malang dalam kesiapsiagaan terhadap bencana alam.   Kata kunci : perencanaan skenario, kesiapsiagaan, manajemen bencana.

Page 3 of 3 | Total Record : 30


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 12 (2016) Vol. 4 No. 12 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 12 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 12 (2014) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 1, No 10 (2013) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue