cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2015)" : 30 Documents clear
Peran Pemerintah Daerah Dalam Inovasi Pengelolaan Sampah Di Tempat Pembuangan Akhir Talangagung (Studi Pada Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Malang) Yuriza Prameswari
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Role of Local Government in the Waste Management Innovation in the Final Disposal Place Talangagung (Studies in Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Malang).This study aims to find out about the role of local government in waste management innovation, innovations made by local governments, as well as driving and inhibiting factors affect innovation. This study uses qualitative research with descriptive approach. The model of data collection is a Spradley model .The research shows that the role of local government is to create local regulations on waste management innovation, to create a landfill rehabilitation recreation education, outreach to the community, provide companionship, assistance and guidance the public, as well as coordination with agencies. The supporting factors are the leadership that supports innovation, employees are educated and trained, development teams and partnerships while inhibiting factors include community still indifferent to the importance of managing waste and lack of funding. Keywords: government role, waste management innovation Abstrak: Peran Pemerintah Daerah dalam Inovasi Pengelolaan Sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talangagung (Studi Pada Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Malang). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang peran pemerintah daerah dalam inovasi pengelolaan sampah,  inovasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah, serta faktor pendorong dan penghambat yang berpengaruh terhadap inovasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Model  pengumpulan data adalah model Spradley.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemerintah daerah adalah dengan membuat peraturan daerah tentang inovasi pengeloaan sampah, melakukan rehabilitasi dengan membuat TPA Wisata edukasi, melakukan sosialisasi kepada masyarakat, memberikan pendampingan, bantuan dan bimbingan kepada masyarakat, serta koordinasi dengan dinas lain. Faktor pendukung antara lain kepemimpinan yang mendukung inovasi, pegawai yang terdidik dan terlatih, pengembangan tim dan kemitraan sedangkan faktor penghambat meliputimasyarakat masih bersifat acuh tak acuh terhadap pentingnya mengelola sampah dan  keterbatasan dana.   Kata kunci: peran pemerintah, inovasi pengelolaan sampah 
Pelaksanaan Corporate Social Responsibility Pada PT. Industri Kereta Api (INKA) Untuk Pemberdayaan Masyarakat Sekitar (Studi pada Program Kemitraan dan Bina Lingkungan PT. INKA di Kota Madiun) Ivan Putra Pratama
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : Implementation Corporate Social Responsibility in PT. Railway Industry (INKA) For Community Empowerment Around (Study In Partnership Programand Community Development PT. Railway Industry (INKA) in Madiun City). This research aims to know Implementation Partnership Program In PT.INKA For Community Empowerment, and knowing what factors supporting and inhibiting factors in the implementation of the partnership program PT.INKA to community empowerment. In this research, researchers used a descriptive study with qualitative approach and using analytical methods Miles Huberman.Based on the research that has been done, Implementation Partnership Program at PT.  Railways Industry (INKA) For Community Empowerment can be said to be successful to increase economy of surrounding communities, helping small businesses become more independent. . For the partners are expected to carry out the agreement that has been agreed so it will not harm and disrupt the implementation of the partnership program. Keywords: BUMN, CSR, Empowerment Abstrak: Pelaksanaan Corporate Social Responsibility Pada PT. Industri Kereta Api (INKA) Untuk Pemberdayaan Masyarakat Sekitar (Studi Pada Program Kemitraan dan Bina Lingkungan PT.Industri Kereta Api (INKA) di Kota Madiun) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pelaksanaan Program Kemitraan Pada PT.INKA Untuk Pemberdayaan Masyarakat, serta mengetahui apa faktor pendukung dan faktor penghambat pelaksanaan program kemitraan pada PT.INKA untuk pemberdayaan masyarakat sekitar. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode analisis Miles Huberman.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, Pelaksanaan Program Kemitraan Pada PT. Industri Kereta Api (INKA) Untuk Pemberdayaan Masyarakat dapat dikatakan berhasil untuk mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar, membantu usaha kecil menjadi lebih mandiri. Untuk mitra binaan diharapkan menjalankan perjanjian yang sudah disepakati sehingga tidak akan merugikan dan mengganggu pelaksanaan program kemitraan.   Kata kunci: BUMN, CSR, Pemberdayaan
Pengembangan Sumberdaya Ekonomi Lokal Berbasis Minapolitan Perikanan Tangkap (Studi Pada Peran Aktor di Desa Tasikagung Kabupaten Rembang Jawa Tengah) Siti Zumrotul Ainiyah
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Resources Development Of Local Economic Fisheries Based Minapolitan Catch  (Study The Role Of Actors In The Tasikagung Village of Rembang District Central Java). Rembang is one of the districts in central java who has economic potential of the fisheries sector which large. Considering the potential hence is required a development effort proper economy using the minapolitan concept. Based on the ministerial decree number 35 2013 on the determination minapolitan area , Rembang district unsettled as the area of fisheries minapolitan catch .The application of the concept of minapolitan not to be applied in minapolitan area that has been set .Village tasikagung rembang district RPJMD years based on 2010- 2015 its priority area in the development of the area of fisheries minapolitan catch .The development of its minapolitan here implemented from the perspective of the local economic resources development (LERD). The development of the minapolitan area in Tasikagung Rembang seen from the role of actors there local government, local business operators and new entrepreneurs, the local community, cooperatives, financial institutions in the region, and colleges .There is an actor who giving maximum role is where the role of the dominant local community while other actors are supporting .The coordination of the implementation of the role of doing well even though it should be improved with the implementation of the decision to avoid misunderstanding .The implementation of this development also has a factor driving and inhibitors of having influence on the process and the implementation of the role of regional development minapolitan there is an actor. Keywords: minapolitan , LERD , the role of actors   Abstrak:Pengembangan Sumberdaya Ekonomi Lokal Berbasis Minapolitan Perikanan Tangkap (Studi Pada Peran Aktor Di Desa Tasikagung Kabupaten Rembang Jawa Tengah). Kabupaten Rembang merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Tengah yang memiliki potensi perekonomian sektor perikanan tangkap yang besar. Mengingat potensi tersebut maka dibutuhkan suatu upaya pembangunan perekonomian yang tepat yaitu menggunakan konsep Minapolitan. Berdasarkan Keputusan Menteri Nomor 35 Tahun 2013 Tentang Penetapan Kawasan Minapolitan, Kabupaten Rembang belum ditetapkan sebagai kawasan minapolitan perikanan tangkap. Penerapan konsep Minapolitan tidak harus diterapkan di kawasan Minapolitan yang telah ditetapkan. Desa Tasikagung Kabupaten Rembang berdasarkan RPJMD Tahun 2010-2015 merupkan kawasan prioritas dalam pengembangan kawasan minapolitan perikanan tangkap. Pengembangan kawasan minapolitan disini dilaksanakan dari perspektif pengembangan sumberdaya ekonomi lokal (LERD). Pengembangan kawasan minapolitan di Desa Tasikagung Rembang dilihat dari peran aktor yang ada yaitu Pemerintah Daerah, Pelaku Usaha Lokal dan Pelaku Usaha Baru, Masyarakat Lokal, Koperasi, Lembaga Keuangan di Daerah, dan Perguruan Tinggi. Aktor yang ada memeberikan perannya yang maksimal dimana peran yang dominan adalah masyarakat lokal sedangkan aktor lainnya bersifat penunjang. Koordinasi pelaksanaan peran dilakukan dengan baik meskipun ada hal yang perlu diperbaiki untuk menghindari kesalahpahaman pelaksanaan keputusan bersama. Pelaksanaan pengembangan ini juga memiliki faktor pendorong dan penghambat yang memiliki pengaruh terhadap proses pengembangan kawasan minapolitan dan pelaksanaan peran aktor yang ada. Keyword: minapolitan, LERD, peran aktor
Pengembangan Industri Kecil Dan Menengah (IKM) (Studi Tentang Pengembangan Sentra Industri Sepatu Kulit Di Kelurahan Miji, Yang Dikembangkan Oleh Diskoperindag Kota Mojokerto) Tri Widiyanti Permata Sari
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Abstract: The development of small and medium industries (IKM) (the study of the development of industrial centers in urban village Miji leather shoes, developed by Diskoperindag Mojokerto city). A lot of problems occur in small and medium enterprises sector industry ( IKM ). Ikm especially in the industrial sectors of the urban villages are Miji city Mojokerto areas. Problems that arise due to the activities “free-market” now widely circulated across indonesia. Because of it, the role of the city government Mojokerto who collaborated with the cooperatives,industry,and trade Diskoperindag Mojokerto city having special role in developing the industrial sector of leather shoes in the hpi miji urban village. Diskoperindag Mojokerto city has made development activities in the IKM in industrial centers in urban village of leather shoes and always give Miji with good facilities and facilities for players in the hpi capital activities , the production of , and marketing. In in the activities of the development was Diskoperindag city Mojokerto areas also has ties cooperation in various sectors as an educational institution BPIPI (Balai Pengembangan and Persepatuan Indonesia ), and on the private sector other have an important role as supplier and buyer Keywords: stakeholders, development programs, IKM Abstrak: Pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) (Studi tentang pengembangan Sentra Industri Sepatu Kulit di Kelurahan Miji, yang dikembangkan oleh Diskoperindag Kota Mojokerto). Banyaknya masalah yang terjadi pada sektor Industri Kecil dan Menengah (IKM), khususnya pada IKM sektor industri sepatu kulit yang terdapat di Kelurahan Miji Kota Mojokerto. Masalah tersebut timbul dikarenakan adanya kegiatan“Pasar Bebas” yang sekarang beredar luas di Indonesia. Oleh karena itu, peranan dari Pemerintah Kota Mojokerto yang bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Mojokerto memiliki peranan khusus dalam mengembangkan IKM sektor industri sepatu kulit di Kelurahan Miji. Diskoperindag Kota Mojokerto telah melakukan kegiatan pengembangan pada sektor IKM di sentra industri sepatu kulit pada Kelurahan Miji dengan baik dan selalu memberikan fasilitas dan kemudahan bagi pelaku IKM tersebut pada kegiatan permodalan, produksi, dan pemasaran. Di dalam kegiatan pengembangan tersebut Diskoperindag Kota Mojokerto juga memiliki ikatan kerjasama di berbagai sektor seperti lembaga pendidikan BPIPI (Balai pengembangan dan persepatuan Indonesia), dan pada sektor swasta lainnya yang memiliki peran sebagai supplier dan buyer. Kata kunci : peran stakeholder, program pengembangan, IKM
Strategi Lembaga Pemasyarakatan Dalam Penguatan Modal Sosial Narapidana Narkotika (Studi pada Lembaga Pemasyarakatan Wanita Klas IIA Malang) Subaidah Subaidah
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Strategy a Correctional Institution on Strengthening Social Capital Convicts of Narcotics ( a study of a Correctional Institution Woman Klas IIA Malang ) . This research aims to understand , described and analyze strategy the strengthening of social capital convicts narcotic. Research methodology in this research was descriptive with a qualitative approach . The result of research this really shows you Lapas Woman Klas IIA Malang do the strengthening of social capital in the concept of Putnam consisting of a trust , network and norm. Strategy used namely organization strategy , the program , a supporter of resources and institutional . Strategy advice over the strengthening of social capital convicts is expand cooperation with the associated professionals , and brings with it an inmate or ex-con in giving socialization in the community . Keywords: startegy, capital sosial, convicts Abstrak : Strategi Lembaga Pemasyarakatan Dalam Penguatan Modal Sosial Narapidana Narkotika (studi pada Lembaga Pemasyarakatan Wanita Klas IIA Malang). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis strategi penguatan modal sosial narapidana narkotika. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukan Lapas Wanita Klas IIA Malang melakukan penguatan modal sosial  dalam konsep Putnam yang terdiri dari kepercayaan, jaringan dan norma.Untuk strategi yang digunakan yaitu strategi organisasi, program, pendukung sumber daya dan kelembagaan. Saran atas strategi penguatan modal sosial narapidana ini yaitu memperluas kerjasama dengan pihak terkait yang professional, dan mengajak narapidana atau mantan narapidana dalam memberikan sosialisasi di masyarakat.   Kata kunci: startegi, modal sosial, narapidana  
Strategi Pengembangan Potensi Lokal Melalui Program Kerja Budidaya Ikan Koi (Studi Di Desa Bululawang Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang) Sumbogo Bintoro
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Potential Of Local Development Strategies Through The Cultivation Of Koi Fish Work Programme (Studies In Bululawang Village Of Bululawang District Of Malang). This research aims to discover, describe and analyze how the form Strateti Bululawang Village Government to enhance the potential of lokaklnya in cultured didang koi fish. In this study researchers using other types of qualitative research with a descriptive approach and using analytical methods, Miles and Huberman meleong. the results of the research that has been carried out the Government strategy of Village Bululawang is aimed at improving local potential which is applied to the farmers in Bululawang village of koi fish. The benefits of this research to develop the theoretical potential of the local cultivation of koi fish in the village Bululawang. Keywords: the potential development of local villages:   Abstrak: Strategi Pengembangan Potensi Lokal Melalui Program Kerja Budidaya Ikan Koi (Studi Di Desa Bululawang Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana bentuk Strateti Pemerintah Desa Bululawang untuk meningkatkan potensi lokaklnya di didang budidaya ikan koi. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan menggunakan metode analisis dan meleong Miles Huberman. hasil penelitian yang telah dilakukan Strategi Pemerintah Desa Bululawang ditujukan untuk meningkatkan potensi lokal yang diterapkan kepada pembudidaya ikan koi di Desa Bululawang. Manfaat penelitian ini secara teoritis untuk mengembangkan potensi lokal budidaya ikan koi yang ada di Desa Bululawang.   Kata kunci: pengembangan potensi lokal desa
Upaya Pemerintah Daerah Dalam Meningkatkan Prestasi Olahraga (Studi Terhadap Peningkatan Prestasi Pencak Silat di Pemerintah Kota Madiun) Yanna Prasetya Perdhana Putra
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : Local Government Effort in Improving Sports Performance (Study Of Improved Martial Arts Performance in Madiun City). The research aims to know the efforts made by local governments in improving the achievement of martial arts in Madiun City, and to knowing what factors supporting and hindering the government’s efforts to improve the achievement of martial arts. This study used a descriptive study with a qualitative approach. Based on the results of the study indicate that sports coaching program from the government has not secceeded because the achievement has not meet a target. Based on the research results, implementation of the policy development program of sports, development and popularization of sports program,  and the program to improve sports facilities and infrastructure has been running however, its implementation is not accordance with the program. Suggestions of this research is the government needs to optimize the service especially in sports coaching martial arts. In addition, the government also need to hold a sports coaching program evaluation starting from sustainable sports coaching, provision of funs and facilities for training, because the evaluation is important in the implementation of policies. Keywords: martial arts, development, government Abstrak: Upaya Pemerintah Daerah Dalam Meningkatkan Prestasi Olahraga (Studi Terhadap Peningkatan Prestasi Pencak Silat di Pemerintah Kota Madiun). Tujuan penelitian untuk mengetahui upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam meningkatkan prestasi olahraga pencak silat di Kota Madiun, serta mengetahui beberapa faktor pendukung dan penghambat upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan prestasi olahraga pencak silat. Dalam penelitian ini jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pembinaan olahraga yang dilakukan pemerintah dapat dikatakan belum berhasil karena pencapaian prestasi pencak silat belum memenuhi target. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan program pengembangan kebijakan olahraga, program pembinaan dan pemasyarakatan olahraga serta program peningkatan sarana dan prasarana olahraga sudah berjalan namun dalam pelaksanaanya tidak sesuai dengan program yang ada. Saran bagi pemerintah adalah perlu mengoptimalkan pelayanan khususnya dalam bentuk pembinaan olahraga pencak silat. Selain itu pemerintah juga perlu mengadakan mengevaluasi program pembinaan olahraga mulai dari pembinaan olahraga yang berkelanjutan, penyediaan dana serta sarana dan prasarana untuk kegiatan latihan, karena evaluasi merupakan hal penting dalam implementasi kebijakan.   Kata kunci: pencak silat, pembinaan, pemerintah
Dampak Pelaksanaan Program “Destination Management Organization” (DMO) Terhadap Pendapatan Masyarakat Lokal (Studi pada Koperasi Bromo Tengger Sejahtera) Muhaimin Azis Pratama
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Impact of Destination Management Organization (DMO) Program Implementation Toward Local Society Income (study at Bromo Tengger Sejahtera Economic Enterprise). Indonesia is an unitary state which is consist of many tourism potential that can attract tourist to come over. Tourism also can be seen as a way out of poverty, empowerment conservation, and others. Ministry of Tourism and Creative Economy initiated a new breaktrhough, known as Destination Management Organization (DMO), one of them in the area of Bromo Tengger Semeru National Park. This study used descriptive study using a qualitative approach. The aim of this study is to know and to describe the impact of implementation Destination Management Organization program against local society income. The conclusion from this study is the implementation of Destination Management Organization at Bromo Tengger Semeru National Park goes well. This can be seen from the increased incomes in Bromo Tengger Sejahtera Economic Enterprise members. Keywords: Destination Management Organization, local society income Abstrak: Dampak Pelaksanaan Program “Destination Management Organization” (DMO) Terhadap Pendapatan Masyarakat Lokal (Studi pada Koperasi Bromo Tengger Sejahtera). Indonesia merupakan Negara Kesatuan yang memiliki banyak potensi pariwisata yang dapat menarik wisatawan untuk berkunjung. Pariwisata dapat dipandang sebagai jalan keluar persoalan kemiskinan, konservasi pemberdayaan, dan lain-lain. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggagas terobosan baru yang disebut dengan Destination Management Organization (DMO) salah satunya di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan dampak pelaksanaan program Destination Management Organization terhadap pendapatan masyarakat lokal. Hasil penelitian mengetahui bahwa program Destination Management Organization di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru berjalan dengan baik. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya peningkatan pendapatan pada anggota Koperasi Bromo Tengger Sejahtera sebagai paguyuban yang menaungi usaha jeep wisata Bromo. Kata kunci: Destination Management Organization, pendapatan masyarakat lokal
Sinergi Pemerintah Daerah dan Kelompok Pelaku Usaha dalam Pengembangan Ekonomi Lokal (Studi Kampung Wisata Tanggung, Kelurahan Kepanjen Kidul, Kota Blitar) Resita Lendy Renora
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : The Synergy of Local Government and Businessman of Local Economy Development (Study of Tanggung Tourist Area, Kelurahan Kepanjen Kidul, Blitar). The synergy of the increase of superior local sector is really important because local economy can be developed by involving all of relevant parties. The one of Blitar’s superior sector is Tanggung Tourist Area. The aim of this research is to find out, to analyze, and to describe the synergy of local government and the businessman, the support factors and the obstacle factors in developing the local economy of Tanggung tourist area, Blitar. This study uses descriptive research with qualitative approach. The synergy, that have been done, is not so effective, according to principle of coordination, integration and synchronization, because the principle of coordination didn’t run well. The support factors in the developing of Tanggung Tourist Area are the capability of human resource, marketing and promotion, tourism attraction. The obstacle factors are the poor implementation of program, the materials, the medium and the infrastructure. Keywords : Synergy, Local Government, Businessman, Tanggung Tourist Area. Abstrak : Sinergi Pemerintah Daerah dan Kelompok Pelaku Usaha dalam Pengembangan Ekonomi Lokal (Studi Kampung Wisata Tanggung, Kelurahan Kepanjen Kidul, Blitar). Sinergi dalam peningkatan sektor unggulan daerah penting karena ekonomi lokal dapat berkembang dengan melibatkan berbagai pihak yang terkait. Salah satu sektor unggulan Kota Blitar adalah Kampung Wisata Tanggung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menganalisis dan menggambarkan sinergi pemerintah daerah dan kelompok pelaku usaha, faktor pendukung dan penghambat dalam mengembangkan perekonomian lokal di Kampung Wisata Tanggung Kota Blitar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sinergi yang telah dilakukan dikatakan kurang efektif sesuai dengan prinsip koordinasi, integrasi dan sinkronisasi karena prinsip koordinasi kurang berjalan. Faktor pendukung dalam pengembangan Kampung Wisata Tanggung adalah kapabilitas sumber daya manusia, pemasaran dan promosi, atraksi wisata. Faktor penghambat adalah lemahnya implementasi program, bahan baku dan sarana prasarana. Kata kunci : Sinergi, Pemerintah Daerah, Kelompok Pelaku Usaha, Kampung Wisata Tanggung
Perbedaan Loyalitas Kerja Pegawai (Sebuah Studi Tentang Loyalitas Kerja Pegawai Tetap Dan Pegawai Outsourcing Pada PT. Angkasa Pura I) Dyanie Ayu Astari
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Difference of Loyalty Performance Between Permanent Employee And Outsourcing Employee in Angkasa Pura I ( Persero ) ; also helped to analyze the factors that constrain and driving loyalty work. This type of research is a descriptive study with a qualitative approach. Data collection techniques used were through interviews, observation and documentation. Analysis of the data used qualitativel. The results showed a significant difference between the two. The lack of a sense of self in result of outsourcing employees working loyalty they have shown, quite far behind with a permanent employee. The low employee loyalty outsourcing influenced by several factors, environmental factors, internal and external environment around them. Several factors such as family, social interaction, as well as the benefits received from the company to be a factor that has a considerable influence on employee loyalty outsourcing. Age and years of service has a negative effect on the operation of a permanent employee loyalty. Keywords: loyalty performance, permanent employee, outsourcing employee Abstrak: Perbedaan Loyalitas Kerja Antara Pegawai Tetap Dan Pegawai Outsourcing Pada PT. Angkasa Pura I (Persero); turut pula menganalisis faktor-faktor yang menjadi penghambat dan pendorong loyalitas kerja. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan diantara keduanya. Kurangnya rasa memiliki didalam diri pegawai outsourcing mengakibatkan loyalitas kerja yang mereka tunjukkan, tertinggal cukup jauh dengan pegawai tetap. Rendahnya loyalitas pegawai outsourcing dipengaruhi pula oleh beberapa faktor, baik faktor lingkungan internal, maupun lingkungan eksternal disekitar mereka. Beberapa faktor seperti keluarga, interaksi sosial, serta tunjangan yang diterima dari perusahaan menjadi faktor yang memiliki pengaruh cukup besar terhadap loyalitas kerja pegawai outsourcing. Faktor usia dan masa kerja memiliki efek negatif terhadap loyalitas kerja beberapa pegawai.   Kata kunci: loyatitas kerja, pegawai tetap, pegawai outsourching

Page 3 of 3 | Total Record : 30


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 12 (2016) Vol. 4 No. 12 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 12 (2015) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 12 (2014) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 10 (2013) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue