cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 7 (2015)" : 30 Documents clear
Inovasi Pemerintah Daerah Dalam Meningkatkan Pelayanan Informasi Di Bidang Pariwisata (Studi Dalam Aplikasi Banyuwangi Tourism Pada Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi) Ilmi Uswatun Khasanah
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 7 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Local Government Innovation to Improve Information Service at Tourism Field (Study of The application of Banyuwangi Tourism at Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi). Technology in the globalization era which demands efficiency and effectiveness in public service, including that in tourism field. One of local potential tourisms is Banyuwangi Regency. Keeping the great number of visiting tourists, Banyuwangi the local government, has implemented an innovation for tourism information service. It begins with local innovation program by a theme of B-Diso(Banyuwangi Digital Society). The development of e-government content are supported by the Official of Tourism for Banyuwangi Regency by launching an innovation of tourism information service which uses android-based application. This innovation is called as “Banyuwangi Tourism”. Its sponsored by corporate social responsibility(CSR) of PT.Telkom. The quality of information service from this application is quite good. However, some factors are constraining the implementation such as less quantity and poor quality of human resource at IT  field. As a result, it is possible that the application may stop due to the vulnerability to hackers. Keyword: innovation, application of Banyuwangi Tourism Abstrak: Inovasi Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Pelayanan Informasi di Bidang Pariwisata (Studi dalam Aplikasi Banyuwangi Tourism pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi). Teknologi pada era globalisasi yang menuntut efesiensi dan efektivitas dalam pelayanan publik, tidak terkecuali dalam bidang pariwisata. Salah satu daerah dengan potensi pariwisata yang tinggi adalah Kabupaten Banyuwangi. Untuk terus meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan tersebut, pemerintah Banyuwangi melakukan sebuah inovasi dalam hal pelayanan informasi pariwisata. Diawali dari program inovasi daerah bertema B-Diso (Banyuwangi Digital Society). Dalam pengembangan content e-government Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuwangi meluncurkan sebuah inovasi pelayanan informasi pariwisata melalui aplikasi berbasis android “Banyuwangi Tourism” merupakan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT. Telkom. Kualitas pelayanan informasi dari aplikasi ini cukup baik. Namun dalam pelaksanaannya masih terdapat faktor penghambat dari jumlah dan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) di bidang TI, sehingga aplikasi terhenti akibat terserang hacker/peretas.   Kata kunci: inovasi, aplikasi Banyuwangi Tourism
Strategi Pengembangan Pegawai dalam Mewujudkan Profesionalisme Aparatur (Studi Pada Badan Kepegawaian Daerah Kota Batu) Ayu Ansynesia
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 7 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Employee Development Strategy In Achieving Professionalism Apparatus (Study of Employee Development at Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Batu) Employee development may be required by BadanKepegawaian Daerah (BKD) Kota Batu in order to meet the demands of its organization both internally and externally. Relating to the functions of organization, professionalism Apparatus a central demand for BadanKepegawaian Daerah (BKD) Kota Batu. Apparatus Professionalism demands that have derived from the internal and external environment of the organization Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Batu. It is based on analysis using triangular theory of strategy Moore (2012), so it is known that to increase the operational component of capacity through staff development is a strategy that takes BKD Kota Batu in order to realize the professionalism apparatus. Employee development has been done BKD Kota Batu can be classified as On-the-job and off the job. With the dominance Off the Job, employee development activities are consistent BKD Kota Batu based mechanisms that have been set. However, with the success indicator borrow employee development methods have Hasibuan (2002) note that the indicators participants and facilities supporting factors BKD Kota Batu in implementing strategic development of its employees, while indicators curriculum (teaching materials), coach and fund the development of the inhibiting factor.   Keywords: Strategy, Employee Development, Professionalism Apparatus   Abstrak: Strategi Pengembangan Pegawai Dalam Mewujudkan Profesionalisme Aparatur (Studi pada Badan Kepegawaian Daerah Kota Batu) Pengembangan pegawai diperlukan“Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Batu” guna memenuhi tuntutan sebagai organisasi publik. Tuntutan-tuntutan tersebut ada yang berasal dari internal maupun eksternal lingkungan organisasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Batu. Hal ini didasarkan pada analisis dengan menggunakan teori segitiga strategi Moore (2012), sehingga diketahui bahwa melakukan peningkatan pada komponen operational capacity melalui pengembangan pegawai merupakan strategi yang dibutuhkan BKD Kota Batu agar dapat mewujudkan profesionalime aparatur. Pengembangan pegawai yang telah dilakukan BKD Kota Batu dapat diklasifikasikan menjadi On the job dan Off the Job. Dengan dominasi jenis Off the Job, kegiatan pengembangan pegawai BKD Kota Batu  berjalan konsisten berdasarkan mekanisme yang telah ditetapkan. Namun, dengan meminjam indikator keberhasilan metode pengembangan pegawai miliki Hasibuan (2002) diketahui bahwa indikator peserta dan fasilitas menjadi faktor pendukung BKD Kota Batu dalam menjalankan strategi pengembangan pegawainya, sedangkan indikator  kurikulum, pelatih dan dana pengembangan  menjadi faktor penghambatnya.   Kata kunci: Strategi, Pengembangan Pegawai, Profesionalisme Aparatur 
Implementation Of Strategic Plan For Healthy Housing Environment Program In The Public Health Perspective (Study At Dinas Pekerjaan Umum Of Tangerang City) Yolandari Gustira
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 7 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Implementasi Rencana Strategis Program Lingkungan Sehat Perumahan dalam Perspektif Kesehatan Masyarakat (Studi pada Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang). Dalam memenuhi kebutuhan perumahan dengan lingkungan yang baik dan sehat, hal ini masih sulit bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) atau masyarakat miskin di Kota Tangerang. Mereka membangun rumah-rumah sederhana dengan tidak memiliki fasilitas sanitasi, bahkan mandi, mencuci, dan buang air di Sungai Cisadane. Kemudian menjadikan kondisi lingkungan Kota Tangerang terlihat kumuh dan tidak sehat. Berangkat dari inilah, Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang mengimplementasikan Rencana Strategis mereka periode 2009-2013 melalui sebuah Program Lingkungan Sehat Perumahan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Terdapat 4 dari 6 kegiatan dalam Program Lingkungan Sehat Perumahan yang berhasil dilaksanakan. Hasilnya, hal ini dapat mengurangi MBR mencuci, mandi, dan buang air di sungai dan menjadikan mereka memiliki akses air bersih dan kamar mandi (WC) yang dibangunkan oleh Dinas Pekerjaan Umum. Namun, program ini dapat masih menghadapi beberapa faktor penghambat yang mempengaruhi pelaksanaannya. Sehingga, harus ada perbaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum untuk memaksimalkan implementasi program dalam rangka menciptakan lingkungan perumahan dan permukiman yang sehat bercermin pada Perspektif Kesehatan Masyarakat. Abstract: Implementation of Strategic Plan for Healthy Hosing Environment Program In The Public Health Perspective (Study at Dinas Pekerjaan Umum of Tangerang City). In fulfilling the housing need with good and healthy environment, it’s still difficult for Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) or poor people in Tangerang City. They built simple houses with no having sanitation facilities even like do bathing, washing and defecating in the Cisadane riverside. Then, it lead the environment condition of Tangerang City looks slums and uhnhealthy. Derived on it, Dinas Pekerjaan Umum of Tangerang City implemented their Strategic Plan period 2009-2013 through  a Healty Housing Environment Program to solve that problem. There were 4 of 6 activities in the Healthy Housing Environment Program that succesfully implemented. The result are, it can decrease the MBR to do bathing, washing, and defecating in the river then make them have clean water access and bathroom (WC) that built by Dinas Pekerjaan Umum. However this program still face some inhibitting factor that influenced the implementation. So, there must be improvements by Dinas Pekerjaan Umum to maximize the program implementation in order to create the healthy environment of housing and settlement that reflect to Public Health Perspective.   Keyword: Housing and Settlement, Program Implementation, Health Housing Environment Program,  Public Health Perspective
Implementasi Kebijakan Perluasan Kesempatan Kerja Melalui Penyebarluasan Informasi Bursa Tenaga Kerja (Studi Pada Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kota Mojokerto) Baroroh Rizkika
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 7 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Policy Implementation Expansion of Employment through dissemination of labor market information (Studies on Dinas of Manpower and Transmigration Government  Mojokerto). Unemployment number from year to year is increasing, because not all vacancies can be delivered to job seekers. Government Mojokerto through Disnakertrans develop policies expanding employment opportunities for reducing unemployment. This policy is applied to the program to improve employment opportunities, specifically to disseminate labor market information dissemination activities carried out labor market information. Based on the results of this research is that the policy implementation process through the dissemination of labor market information, among others, the source of policies, standard operating procedures, determination of management of policies, sources of funds and equipment, and the schedule of activities all have are conducted properly. Actor implementing such activities Disnakertrans Mojokerto, Corporate / Private, Public, and other relevant agencies. Coordination among actors implementing already realizing success dissemination of labor market information can reduce unemployment in Mojokerto. Keywords: Implementation, Expansion of Employment, Unemployment Implementasi Kebijakan Perluasan Kesempatan Kerja melalui Penyebarluasan Informasi Bursa Tenaga Kerja (Studi pada Disnakertran Kota Mojokerto). Pemerintah Kota Mojokerto melalui Disnakertran telah menyusun kebijakan perluasan kesempatan kerja untuk mengurangi angka pengangguran. Kebijakan ini diaplikasikan kedalam program peningkatan kesempatan kerja. Khusus untuk mempertemukan dan menyebarluaskan informasi bursa tenaga kerja kepada pencari kerja, program ini dilaksanakan melalui kegiatan penyebarluasan informasi bursa tenaga kerja. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa proses implementasi kebijakan perluasan kesempatan kerja melalui penyebarluasan informasi bursa tenaga kerja antara lain adanya sumber kebijakan, prosedur operasi standar, penetapan manajemen pelaksanaan kebijakan, sumber dana dan peralatan, dan jadwal kegiatan semua telah dilaksankan dengan baik. Aktor pelaksana kegiatan diantaranya Disnakertrans Kota Mojokerto, Perusahaan/swasta, Masyarakat, dan instansi terkait lainnya. Koordinasi yang baik antar aktor pelaksana telah mewujudkan kesuksesan penyebarluasan  informasi bursa tenaga kerja yang dapat mengurangi angka pengangguran di Kota Mojokerto.   Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Perluasan Kesempatan Kerja, Pengangguran
Simbiosis Mutualisme Antara Pemerintah Daerah Dengan Sektor Informal Perkotaan (Studi Tentang Penataan Pedagang Kaki Lima Di “Pasar Roma” Kota Malang) Zukhairoh Zulfa
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 7 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Mutualism Symbiosis Between Local Government and Urban Informal Sector (Study about Arrangement Street Vendors at “Pasar Roma” of Malang City). Population mobility toward the urban side has brought along the impact on social and economical aspects. Urban peoples who are not absorbed into formal sector will enter in informal sector. One of the informal sector is street vendors. The presence of street vendors is problematic too often. Their existence is usually restructured or relocated without giving great attention to their aspiration. “Pasar Roma” Street Vendors have experienced such dilemma. Therefore, mutualism symbiosis must be considered when arrangement shall be taken. Mutualism symbiosis is expected to be important element that makes Street Vendors arrangement as the step which benefits all parties including Street Vendors, Communities and Government. It is suggested that mutualism symbiosis shall be manifested by improving the mindset of Government or Communities by seeing Street Vendors as profit rather than as disturbance.   Keywords: mutualism symbiosis. Abstrak: Simbiosis Mutualisme antara Pemerintah Daerah dengan Sektor Informal Perkotaan (Studi tentang Penataan Pedagang Kaki Lima di “Pasar Roma” Kota Malang). Mobilitas penduduk ke arah perkotaan akan berdampak pada masalah sosial ekonomi. Para kaum urban yang tidak diterima di sektor formal akan memasuki sektor informal. Salah satu sektor informal ialah pedagang kaki lima (PKL). Keberadaan mereka tidak jarang mengakibatkan masalah oleh karena itu seringkali ditertibkan ataupun direlokasi dan seringkali hal tersebut dilakukan tanpa memperhatikan aspirasi mereka, termasuk PKL di “Pasar Roma” Kota Malang, oleh karena itu dalam penataanya penting adanya simbiosis mutualisme yakni hubungan yang saling menguntungkan. Dengan adanya simbiosis mutualisme diharapkan dalam penataan pedagang kaki lima dapat menguntungkan semua pihak yang terlibat baik PKL, Masyarakat, maupun Pemerintah.  Saran dari penelitian ini yakni untuk dapat mewujudkan simbiosis mutualisme  dapat dilakukan dengan memperbaiki cara pandang yakni dengan tidak melihat PKL sebagai penganggu melainkan sebagai pihak yang dapat memberikan keuntungan.   Kata kunci: simbiosis mutualisme.  
Strategi Promosi Pariwisata Kota Malang (Studi pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang) Wira Nofia Puspitasari
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 7 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Strategy of Tourism Promotion in Malang City (Studies on Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang). Strategy is very important to reach the goals that have been made and targeted. The target in this case is directly related with the developing of tourism. The good developing of tourism is form one of the duties and function from Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, included Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang. The Developing of tourism can not simply be done, but need a good strategy of tourism promotion and capable to  bring advance of tourism in Malang City. The result showed that the strategy of tourism promotion includes of activities and programs, the promotion of cooperation, as well as the required budget. The three things are related to each other, and the promotion of tourism can’t run  well if one of these components doesn’t exist. Inhibiting factors and support when seen through  the implementation theory, in the structure of the bureaucracy already have proper grounding. However, the other side is still lacking disposition and resources as well as the empowerment of opportunity when viewed from marketing also didn’t maximized. Seen through SWOT theory in essence requires the awareness and commitment from all of the actors. Keywords: Strategy, Tourism Promotion, Strategy of Tourism Promotion.   Abstrak: Strategi Promosi Pariwisata Kota Malang (Studi pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang). Strategi merupakan hal yang sangat penting untuk mencapai tujuan  yang telah dibuat dan dijadikan sasaran. Sasaran  dalam  hal  ini  ialah yang berkaitan langsung dengan pengembangan pariwisata. Pengembangan pariwisata yang baik merupakan  salah  satu  tugas dan fungsi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, termasuk Dinas Kebudayaan dan  Pariwisata Kota Malang. Pengembangan pariwisata tidak dapat begitu saja dilakukan, melainkan  membutuhkan adannya strategi promosi pariwisata yang baik yang mampu membawa kemajuan pariwisata di Kota Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi promosi pariwisata meliputi kegiatan dan program, kerjasama promosi, serta anggaran yang dibutuhkan. Ketiga hal tersebut saling berkaitan satu sama lain dan promosi pariwisata sendiri tidak dapat berjalan baik apabila salah satu dari komponen strategi tersebut tidak ada. Faktor penghambat dan pendukung  jika dilihat melalui teori implementasi, secara struktur birokrasi sudah memiliki landasan yang tepat. Namun, disisi lain disposisi dan sumberdaya masih kurang serta pemberdayaan peluang apabila dilihat dari pemasaran juga masih belum maksimal. Dilihat melalui SWOT pada intinya masih membutuhkan kesadaran serta komitmen masing-masing aktor. Kata kunci: Strategi, Promosi Pariwisata, Strategi Promosi Pariwisata.
Kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dalam Pelayanan Kependudukan (Studi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nganjuk) Marta Widyasmara
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 7 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Performance Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dalam Pelayanan Kependudukan (Studi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nganjuk). Population administration is an administration system of the state of Administrative aimed at providing the fulfillment of administrative rights associated with citizenship documents. Implementation of the orderly administration of population in the community, Dispendukcapil Nganjuk as institutions that have the responsibility of conducting the affairs of the population must be able to resolve the population problem. Type of services include the manufacture of bio resident population, KK, ID card, birth certificate, death certificate, Certificate Marriage, Divorce Act, Adoption Act, deed of ratification children, child recognition certificate and the making of moving population. Furthermore, performance of an organization can be said to bad, good and excellent can be measured and viewed using SPM. Based on the results of the study showed that the performance Dispendukcapil Nganjuk in the overall population administrative services has been good and work optimally. Keywords: performance, Departement of Populations and Civil Regristration, Residental Service, Nganjuk Abstrak: Kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dalam Pelayanan Kependudukan (Studi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nganjuk). Administrasi kependudukan merupakan suatu sistem penyelenggaraan dari admnistrasi negara yang bertujuan memberikan pemenuhan hak-hak administratif yang berhubungan dengan dokumen dan data kependudukan. Untuk melaksanakan tertib administrasi kependudukan terhadap masayarakat, maka Dispendukcapil Kabupaten Nganjuk selaku Instansi yang mempunyai tanggungjawab menyelenggarakan urusan administrasi kependudukan harus mampu menyelesaikan persoalan kependudukan. Jenis pelayanan kependudukan meliputi pendaftaran biodata penduduk, pendaftaran Kartu Keluarga, pendaftaran Kartu Tanda Penduduk, pendaftaran Akta Kelahiran, Pendaftaran Akta Kematian, pendaftaran Akta Perkawinan, pendaftaran Akta Perceraian, pendaftaran Akta Pengangkatan anak, pendaftaran akta pengesahan anak, pendaftaran akta pengakuan anak dan pembuatan surat pindah penduduk. Selanjutnya, Kinerja suatu organisasi dapat dikatakan buruk, baik dan sangat baik dapat diukur dan dilihat dengan menggunakan Standar Pelayanan Minimal. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Dispendukcapil Kabupaten Nganjuk dalam pelayanan administrasi kependudukan secara keseluruhan sudah baik dan bekerja secara maksimal.   Kata kunci: kinerja, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Pelayanan Kependudukan, Nganjuk 
Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Usaha Ekowisata Berbasis Pantai (Studi pada Dinas Pariwisata Kota Probolinggo) Andita Ratih Prasetia
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 7 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:Community Participation in Ecotourism Business Development Coast Based. (Study of Dinas Pariwisata Kota Probolinggo). In regency autonomy era, development implementation is demanded to be more aspirative which is suitable with people’s need. People’s participation has important role in tourism development.Security, orderliness and cleanliness of tourism targeted regency do not always become government’s responsibility. People must be active and initiative to disciplinize, keep health and environmental conservation. Result of the research indicates that: (1) Ecotourism business development in Probolinggo city on every step can be concluded that half of the people get involved directly in process of ecotourism business development. (2) Form of people’s participation tend to be dominated by half peoplearound understanding the existence of ecotourism development project. (3) Supporting and demotivating factor in ecotourism development is supporting factor from some people to participate actively in ecotourism development and demotivating factor is from LSM (non-govermental organizations) and bureaucrat institution which is less to socialize about ecotourism development program so that some people do not understand the existence of the development program. Keywords: Community Participation, ecotourism Abstrak: Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Usaha Ekowisata Berbasis Pantai. (Studi Pada Dinas Pariwisata Kota Probolinggo). Di era otonomi daerah, pelaksanaan pembangunan dituntut lebih aspiratif yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Partisipasi masyarakat memiliki peran penting dalam pengembangan pariwisata.Keamanan, ketertiban dan kebersihan daerah tujuan wisata tidak selalu menjadi tanggung jawab pemerintah.Masyarakat harus aktif dan berinisiatif menertibkan, menjaga kesehatan dan konservasi lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pengembangan usaha ekowisata di Kota Probolinggo pada setiap tahapan dapat disimpulkan bahwa sebagian masyarakat ikut terlibat langsung dalam proses pengembangan usaha ekowisata. (2) Bentuk partisipasi masyarakat cenderung di dominasi oleh sebagian masyarakat sekitar yang memahami tentang adanya proyek pengembangan ekowisata. (3) Faktor pendorong dan penghambat dalam pengembangan ekowisata ialah faktor pendorong dari sebagian masyarakat ikut berperan aktif dalam pengembangan ekowisata dan faktor penghambat dari LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) dan aparat birokrat yang kurang mensosialisasikan mengenai program pengembangan ekowisata sehingga sebagian masyarakat tidak memahami tentang adanya program pengambangan tersebut. Kata kunci: partisipasi masyarakat, ekowisata
Strategi Pengembangan Wisata Ziarah Pesarehan Gunung Kawi (Studi pada Pemerintah Desa dan Yayasan Ngesti Gondo Desa Wonosari Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang) Susi Susanti Boru Napitupulu
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 7 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Pesarehan Kawi’s Mountain Pilgrimage Tourism Development Strategy (Study on Village Government and Ngesti Gondo’s Foundation Wonosari Village Wonosari District of Malang). Malang has one of the unique and culture tourism potential that can not be denied to have a fairly high level visits by diverse society that pilgrimage. One of the famous pilgrimage tourism in Malang is The Pesarehan Kawi’s Mountain Pilgrimage Tourism is located in Wonosari Village, Wonosari District. Wonosari village is declared as a Ritual Tourism Village by Regent in 2002. This Pesarehan there are tomb is known by local people and tourists is the tomb of Raden Mas Kyai Zakaria and Raden Mas Imam Seodjono. This pesaehan there are activities that have become a culture, one of which is Gebyar 1 Suro Night. This event is able to make tourists and the local community are encouraged to participate actively. Based on high-level visits and increase tourists to the rural economy so that this tour takes strategy to develop better into the future.   Keywords: strategy, development, pligrimage   Abstrak: Strategi Pengembangan Wisata Ziarah Pesarehan Gunung Kawi (Studi pada Pemerintah Desa dan Yayasan Ngesti Gondo Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang). Kabupaten Malang memiliki salah satu potensi pariwisata yang unik dan berbudaya yang tidak dapat dipungkiri memiliki tingkat kunjungan yang cukup tinggi oleh beragam kalangan masyarakat yaitu wisata ziarah. Salah satu wisata ziarah yang terkenal di Kabupaten Malang adalah Wisata Ziarah Pesarehan Gunung Kawi yang terletak di Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari. Desa Wonosari ini dicanangkan sebagai Desa Wisata Ritual oleh Bupati Malang pada tahun 2002. Pesarehan ini terdapat makam yang dikenal oleh masyarakat setempat dan wisatawan adalah makam dari Eyang Raden Mas Kyai Zakaria dan Eyang Raden Mas Imam Seodjono. Pada pesarehan ini terdapat kegiatan-kegiatan yang telah menjadi budaya, salah satunya adalah acara Gebyar Malam 1 Suro. Acara ini mampu membuat wisatawan dan masyarakat setempat terdorong untuk berpartisipasi aktif. Berdasarkan tingkat kunjungan wisatwan yang tinggi dan peningkatan pada perekonomian desa sehingga wisata ini butuh strategi untuk mengembangkan menjadi lebih baik ke masa mendatang.   Kata kunci: strategi, pengembangan, wisata ziarah
Pengaruh Pembinaan Usaha Kecil dan PHBM terhadap Kesejahteraan Masyarakat Desa Hutan (Studi pada Program Kemitraan dalam PKBL Perum Perhutani di LMDH Lancar Jaya Desa Ngancar Kabupaten Kediri) Yeri Mia Viani
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 7 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Effects of Small Business Development and PHBM against Public Welfare Forest Village (Study on the Partnership Program Partnership Perhutanioffice in Desa Jaya LMDH Lancar Ngancar Kediri district). Partnership Program in CSR (CSR) conducted by Perum Perhutani is done through small business development and PHBM. The program was conducted with the aim to improve the welfare of the community-owned forest village which incidentally is a group of people who belong to the poorest communities in the world. The purpose of this study was to look at the effect of small business development and community management Perhutanioffice through partnership programs for the welfare of forest villagers. Through multiple linear regression analysis were performed using SPSS for Windows known that small business coaching and PHBM have an influence on public welfare forest village incorporated in LMDH Lancar Jaya desa Ngancar Kabupaten Kediri. Keywords: Partnership,  Small Business Development, PHBM, Public Welfare. Abstrak: Pengaruh Pembinaan Usaha Kecil dan PHBM terhadap Kesejahteraan Masyarakat Desa Hutan (Studi pada Program Kemitraan dalam PKBL Perum Perhutani di LMDH Lancar Jaya Desa Ngancar Kabupaten Kediri). Program Kemitraan dalam PKBL (CSR) yang dilakukan oleh Perum Perhutani dilakukan melalui pembinaan usaha kecil dan Pengelolaan Sumberdaya Hutan Bersama Masyarakat (PHBM). Program tersebut dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan yang dimiliki oleh masyarakat desa hutan yang notabene merupakan kelompok masyarakat yang tergolong kelompok masyarakat termiskin didunia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh dari pembinaan usaha kecil dan PHBM yang dilakukan Perum Perhutani melalui program kemitraan terhadap kesejahteraan masyarakat desa hutan. Melalui analisis regresi linier berganda yang dilakukan dengan bantuan SPSS for Windows 21.00 diketahui bahwa pembinaan usaha kecil dan PHBM memiliki pengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat desa hutan yang tergabung dalam LMDH Lancar Jaya Desa Ngancar Kabupaten Kediri. Kata Kunci: Kemitraan, PKBL, Pembinaan Usaha Kecil, PHBM, Kesejahteraan Masyarakat. 

Page 2 of 3 | Total Record : 30


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol. 4 No. 12 (2016) Vol 4, No 12 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 12 (2015) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 2, No 12 (2014) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol 1, No 10 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue