cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Rekayasa & Manajemen Sistem Industri (JRMSI) adalah wadah bagi lulusan S-1 Teknik Industri, UB dan perguruan tinggi lainnya untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2014)" : 20 Documents clear
PENINGKATAN EFEKTIVITAS PADA MESIN WELDING DENGAN PENERAPAN KONSEP TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (Studi kasus: PT Arthawenasakti Gemilang, Malang) Cahyani, Lina Dwi; Tama, Ishardita Pambudi; Hardiningtyas, Dewi
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.48 KB)

Abstract

Abstrak Mesin welding merupakan salah satu mesin dari proses assembly padaproses pembuatan kaleng. Mesin ini dijadikan objek penelitian karena memiliki jumlah waktu kerusakan yang paling tinggi diantara mesin lainnya. Pengukuran efektivitas mesin dilakukan dengan menghitung nilai Overall Equipment Effectiveness. Hasil penelitian menunjukkan mesin welding memiliki nilai rata-rata sebesar 80,46% selama tahun 2013, masih dibawah standar worldclass OEE. Berdasarkan hasil identifikasi, losses yang memiliki persentase terbesar adalah reduced speed losses (50,58%) dan breakdown losses (48,56%). Kedua losses tersebut terjadi disebabkan adanya kegagalan mesin sehingga menurunkan waktu produktif dari mesin. Diagram Fault Tree Analysis menunjukkan bahwa kegagalan mesin welding disebabkan oleh feeder, sheet transporter, can body transporter, dan current. Berdasarkan hasil perhitungan probabilitas terjadinya kegagalan, can body transporter merupakan komponen yang memiliki frekuensi kegagalan paling tinggi. Kegagalan tersebut disebabkan oleh conveyor chain, push in pawls, dan current. Rekomendasi perbaikan diberikan untuk komponen can body transporter berdasarkan delapan pilar TPM. Kata kunci: Total Productive Maintenance, Overall Equipment Effectiveness, Six Big Losses, Fault Tree Analysis, delapan pilar TPM
PENGUKURAN PERFORMANSI SUPPLY CHAIN BERBASIS LIMA PROSES INTI SUPPLY CHAIN OPERATIONS REFERENCE (SCOR) DENGAN PENDEKATAN ANALYTIC NETWORK PROCESS (ANP) (Studi Kasus: PT Sang Hyang Seri – Persero, Cab. Pasuruan) Sumbayak, Ruth Elnawaty Triscova; Sumantri, Yeni; Yuniarti, Rahmi
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.526 KB)

Abstract

Abstrak PT Sang Hyang Seri (Persero) merupakan perintis dan pelopor usaha perbenihan di Indonesia. Perusahaan ini melakukan pengolahan terhadap gabah kering panen (GKP) menjadi benih bersertifikat, dimana perusahaan memiliki aktivitas supply chain yang digunakan dalam mengatur aliran barang mulai dari petani sebagai supplier sampai kepada konsumen akhirnya. Dalam supply chain management, proses manajemen kinerja dan perbaikan yang berkelanjutan sangat perlu untuk dilakukan. Untuk menciptakan manajemen kinerja yang efektif, diperlukan sistem pengukuran kinerja yang mampu mengevaluasi kinerja supply chain. Pada penelitian ini dilakukan pengukuran performansi supply chain perusahaan dengan berbasis pada lima proses inti Supply Chain Operations Reference (SCOR) dan pengolahan data menggunakan pendekatan Analytic Network Process (ANP). Hasil dari penelitian ini diperoleh  nilai total indeks performansi supply chain perusahaan sebesar 7,884. Dalam Traffic Light System nilai tersebut termasuk dalam kategori kuning yang menunjukkan bahwa perusahaan belum mencapai performa yang diharapkan. Pihak manajemen harus berhati-hati terhadap berbagai macam kemungkinan yang dapat menurunkan performansi supply chain perusahaan dan tetap melakukan peningkatan performansi secara terus-menerus. Kata kunci: Pengukuran Performansi, Supply Chain, SCOR, ANP, OMAX, Traffic Light System
OPTIMASI RUTE DISTRIBUSI TABUNG GAS MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA GENETIKA (Studi Kasus : PT Samator Gas Gresik) Cahyaningrum, Deriavinti Tri Indah Indarsari Mega; Santoso, Purnomo Budi; Mada Tantrika, Ceria Farela
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.408 KB)

Abstract

Abstrak PT. Samator Gas Gresik merupakan perusahaan gas-gas industri yang memproduksi gas-gas seperti oksigen, nitrogen, karbondioksida, argon, dan hydrogen. PT. Samator Gas Gresik mendistribusikan produknya ke beberapa kota di Jawa Timur. Distribusi yang sudah ada dilakukan dengan menetapkan satu kendaraan yang menyalurkan produk untuk setiap pelanggan. Ini berarti bahwa apabila perusahaan memiliki enam pelanggan maka enam kendaraan akan ditugaskan. Rute distribusi juga ditentukan oleh pengemudi secara subjektif tanpa mempertimbangkan rute yang terbaik untuk pergi ke tempat pelanggan. Penelitian ini mengalokasikan muatan dan memilih kendaraan yang digunakan untuk mendistribusikan tabung gas. Kemudian,  Algoritma Genetika digunakan untuk menentukan rute terbaik dengan menetapkan parameter algoritma genetika. Algoritma Genetika dijalankan dengan menggunakan Delphi 2010. Efisiensi pendistribusian dievaluasi berdasarkan total jarak dan biaya distribusi yang dikeluarkan oleh PT Samator Gas Gresik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rute distribusi yang diperoleh dengan algoritma genetika memiliki rute yang berbeda dari rute distribusi yang telah ada. Dengan menggunakan algoritma genetika, total jarak tempuh mengalami penurunan sebesar 8034,6 kilometer atau 60,87% dan total biaya distribusi mengalami penurunan sebesar Rp 19.227.100 atau sebesar 70,27 %. Hal ini terbukti bahwa algoritma genetika mampu menghemat jarak tempuh dan biaya distribusi. Kata Kunci: Rute distribusi, jarak, biaya distribusi, efisiensi, Algoritma Genetika
PENGUKURAN PRODUKTIVITAS DAN RISIKO PADA PRODUKSI ROKOK SIGARET KRETEK MESIN (SKM) (Studi Kasus Pada PT. Cakra Guna Cipta Malang) Julianto, Bagoes; Tama, Ishardita pambudi; Yuniarti, Rahmi
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (819.692 KB)

Abstract

Abstrak PT. Cakra Guna Cipta Malang merupakan salah satu perusahaan rokok yamg ada di kota Malang. Perusahaan ini memproduksi rokok berjenis Sigaret Kretek Tanngan (SKT) dan Sigaret Kretek Mesin (SKM) dimana rokok-rokok tersebut dipasarkan di Pulau Jawa sendiri maupun di luar Pulau Jawa. Pada proses produksi rokok tersebut, efeiktifitas dan efisiensi produksi perusahaan masih kurang. Untuk mengatasi masalah teresebut dilakukan pengukuran produktivitas menggunakan Objective Matrix (OMAX) yang bertujuan untuk mengidentifikasi indikator produktivitas yang berpengaruh pada produktiivtas perusahaan dan mengukur tingkat produktivitas perusahaan. Pengukuran produktivitas diawali dengan pendefinisian indikator produktivitas, melalui pendefinisian ini didapatkan indikator produktivitas yang berpengaruh terhadap produktivitas perusahaan. Selanjutnya dilakukan analisa risiko dari setiap indikator produktivitas perusahaan menggunakan Risk Map dan dibantu dengan Root Cause Analysis untuk memberikan rekomendasi berdasarkan akar penyebab timbulnya risiko. Usulan rekomendasi perbaikan yang diberikan terkait produktivitas dan risiko perusahaan adalah perlunya pengecekan barang dari supplier, pemberlakuan kebijakan dari perusahaan yang tegas dan sesuai dengan kondisi pegawai serta kondisi perusahaan, tidak memaksakan penggunaan mesin dan perawatan mesin secara rutin. Kata kunci : Pengukuran Produktivitas, Manajemen Risiko, OMAX, Risk Map, RCA
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERAWATAN MESIN BERBASIS GROUP TECHNOLOGY (Studi Kasus: PT. Adi Putro Wirasejati Malang) Melladya, Raena; Santoso, Purnomo Budi; Choiri, Mochamad
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1134.218 KB)

Abstract

Abstrak Departemen maintenance PT. Adi Putro Wirasejati (PT. APW) masih menggunakan sistem manual dalam melakukan manajemen perawatan mesin. Hal ini menyebabkan keterlambatan tindakan perawatan mesin dan sulitnya akses data bagi SPV dan karyawan maintenance untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan. Selain itu, belum ada pengkodean mesin, komponen dan sparepart sehingga pencarian informasi tentang mesin dan sparepart masih membutuhkan waktu yang lama. Oleh karena itu, perlu adanya suatu perancangan database sistem informasi manajemen perawatan mesin berbasis kodefikasi dengan group technology yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung kegiatan manajemen perawatan mesin pada PT. APW dengan metode software prototyping. Berdasarkan hasil perancangan sistem, sistem yang dirancang dapat memperbaiki sistem lama pada PT. APW. Sistem manajemen perawatan mesin juga sudah memenuhi semua kebutuhan sistem yang dibutuhkan oleh SPV dan karyawan maintenance. Dengan sistem informasi manajemen perawatan mesin, SPV dapat menerima laporan rutin, summary dan laporan harian tentang jadwal perawatan mesin, kerusakan mesin dan inventory sparepart. Klasifikasi dan kodefikasi dengan group technology pada mesin, komponen dan sparepart juga dapat mempermudah sistem pencarian informasi yang dibutuhkan. Kata kunci : Sistem informasi manajemen perawatan mesin, database, group technology, prototyping
PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS MENGGUNAKAN METODE BLOCPLAN DAN ANALYTIC HIERARCHY PROCESS (AHP) (Studi Kasus: Koperasi Unit Desa Batu) Dewi, Rifka Karmila; Choiri, Mochamad; Eunike, Agustina
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.911 KB)

Abstract

Abstrak Koperasi Unit Desa (KUD) Batu merupakan sebuah koperasi yang berlokasi di Kota Batu, Jawa Timur yang memproduksi susu pasteurisasi “Nandhi Murni”. KUD Batu akan mengembangkan jenis produknya dengan susu bubuk. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk memberikan usulan tata letak fasilitas pada pabrik susu bubuk milik KUD Batu. Pada penelitian ini dilakukan identifikasi hubungan kedekatan antar fasilitas Activity Relationship Chart (ARC).  Setiap fasilitas dikelompokkan ke dalam stasiun kerja. Setelah diketahui hubungan kedekatan antar fasilitas, selanjutnya dilakukan perancangan tata letak fasilitas menggunakan metode BLOCPLAN yang menghasilkan lima usulan alternatif tata letak fasilitas. Setiap alternatif tata letak fasilitas memiliki nilai Adjacency Score, R-Score, dan Rel-dist Score yang akan dijadikan kriteria pemilihan alternatif tata letak fasilitas terbaik menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP). Berdasarkan prosedur pemilihan alternatif tata letak fasilitas terbaik menggunakan metode AHP, didapatkan nilai relative score untuk setiap alternatif tata letak fasilitas yaitu 0.295, 0.235, 0.200, 0.125, dan 0.145. Sehingga alternatif satu dipilih sebagai alternatif tata letak fasilitas terbaik karena memiliki relative score terbesar. Selanjutnya dilakukan penyesuai kebutuhan aisle pada tata letak yang terpilih. Total jarak material handling secara rectilinear untuk tata letak yang diusulkan adalah 66,225 meter. Kata kunci : Tata Letak Fasilitas, Activity Relationship Chart, BLOCPLAN, AHP.
ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN PADA PELAYANAN KESEHATAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE POTENTIAL GAIN IN CUSTOMER VALUE (PGCV) DAN ENTROPY (Studi Kasus: Rumah Sakit Mardi Waluyo Kota Blitar) Wicaksono, Bayu; Setyanto, Nasir Widha; Oktavianty, Oke
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.575 KB)

Abstract

Abstrak Rumah Sakit Mardi Waluyo Blitar terus berusaha meningkatkan kepuasan pelanggan. Saat ini pengukuran tingkat kepuasan pelanggan rumah sakit menggunakan IKM (Indeks Kepuasan Masyarakat). Meskipun nilai IKM tinggi tapi pada kenyataannya masih terdapat komplain dari masyarakat yang menjalani rawat inap. Hal tersebut dikarenakan pihak rumah sakit belum memprioritaskan pelayanan apa saja yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan Untuk membantu menyelesaikan masalah tersebut, penelitian ini menggunakan gabungan metode Potential Gain in Customer Value (PGCV) dan pembobotan entropy. PGCV digunakan untuk mengetahui gambaran pelayanan yang diinginkan oleh pelanggan. Pembobotan Entropy digunakan oleh pihak manajemen untuk melakukan penilaian serta pertimbangan kemampuan manajemen dalam merealisasikan perbaikan tersebut. Di akhir penelitian ini juga akan diberikan rekomendasi perbaikan. Pelayanan yang perlu mendapat perbaikan berdasarkan hasil perhitungan PGCV terbobot antara lain kebersihan dan keindahan rumah sakit, peralatan dan penunjang medis yang lengkap, waktu konsultasi dokter yang cukup, obat-obatan yang tersedia, pemberian informasi mengenai penyakit secara lengkap, dan lain-lain. Rekomendasi perbaikan antara lain penerapan 5R dan audit kebersihan, melengkapi peralatan dan penunjuang sesuai standar, optimalisasi sumber daya dokter yang ada, melengkapi obat yang tersedia di apotek rumah sakit, dokter dan perawat lebih memperhatikan pasien dan lain-lain. Kata kunci : Pelayanan, Kepuasan Pelanggan, Potential Gain in Customer Value (PGCV), Entropy
PATH ANALYSIS PENGARUH VARIABEL PELEPAH ABACA TERHADAP PRODUKSI SERAT BAHAN BAKU KERTAS (Studi Kasus: PT. Kertas Leces (Persero) Probolinggo) Tanjung, Lalena Bunga; Rahman, Arif; Oktavianty, Oke
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.842 KB)

Abstract

Abstrak PT Kertas Leces merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang produksi pulp dan kertas yang mengalami kerugian 2004. Pada tahun 2013 PT. Kertas Leces (Persero) mulai melakukan perencanaan ke arah bisnis baru dengan memanfaatkan serat pisang abaca. Pada awal tahap perencanaan PT. Kertas Leces belum mengetahui variabel yang mempengaruhi jumlah serat dari pelepah abaca. Variabel independen dalam penelitian ini adalah tinggi, lebar, dan tebal, sedangkan variabel dependen adalah massa pelepah dan massa serat. Pada penelitian menggunakan metode Path Analysis dengan mengusulkan diagram jalur keseluruhan yang dibagi menjadi dua sub struktural. Berdasarkan pengujian sub-struktur 1 dinyatakan bahwa ketiga variabel independen berpengaruh langsung terhadap massa pelepah (Y). Pada pengujian sub-stuktur 2 didapatkan variabel tinggi pelepah (X1) dan massa pelepah (Y) berpengaruh terhadap massa serat (Z). Persamaan struktural tersebut bermanfaat bagi perusahaan untuk mengestimasi massa serat yang dihasilkan sebelum proses penyeratan atau decorticating selesai, sehingga perusahaan dapat mengetahui jumlah pelepah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan serat. Kata kunci: Path Analysis, Abaca, Persamaan Struktural, Estimasi Massa
PENGELOLAAN RISIKO PADA SUPPLY CHAIN DENGAN MENGGUNAKAN METODE HOUSE OF RISK (HOR) (Studi Kasus di PT. XYZ) Kusnindah, Cahya; Sumantri, Yeni; Yuniarti, Rahmi
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.46 KB)

Abstract

Abstrak   PT. XYZ merupakan  Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dibidang produksi, perdagangan serta distribusi garam. Dalam setiap aktivitas bisnis, perusahaan mempunyai suatu risiko, untuk itu dibutuhkan pengelolaan risiko agar aliran supply chain perusahaan dapat berjalan baik. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui risiko-risiko serta agen risiko yang dapat terjadi pada aliran supply chain perusahaan, dan merancang strategi penanganan yang dapat digunakan untuk mengurangi timbulnya agen risiko. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu House of Risk (HOR) untuk dapat menentukan prioritas dari strategi penanganani. Pada identifikasi risiko, menggunakan metode pengembangan Supply Chain Operation Reference (SCOR). Hasil penelitian menunjukkan terdapat 46 risiko dengan 27 agen risiko yang telah teridentifikasi. Berdasarkan hasil identifikasi, dipilih 6 agen risiko yang akan dilakukan perancangan strategi penanganan.  Terdapat 13 strategi penanganan yang diusulkan untuk dapat mengurangi probabilitas timbulnya agen risiko dalam supply chain perusahaan. Kata kunci : Supply chain management, House of Risk (HOR), Pengembangan SCOR, Struktur SCRIS, Manajemen Risiko.
ANALISIS BEBAN KERJA DENGAN METODE WORKLOAD ANALYSIS SEBAGAI PERTIMBANGAN PEMBERIAN INSENTIF PEKERJA (Studi Kasus di Bidang PPIP PT Barata Indonesia (Persero) Gresik) Wibawa, Raissa Putri Nanda; Sugiono, Sugiono; Efranto, Remba Yanuar
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.606 KB)

Abstract

Abstrak PT Barata Indonesia (Persero) adalah usaha yang bergerak di bidang engineering procurement and construction, manufacturing, dan pengecoran. Salah satu bidang yang terdapat pada PT Barata Indonesia (Persero) adalah Produksi Peralatan Industri Proses (PPIP). Berdasarkan hasil observasi awal, terdapat perbedaan nilai persentase produktif yang cukup jauh antara operator welder 3, welder 5, dan fit up 2 dengan operator cutting yaitu sebesar 31%. Hal ini terjadi karena jumlah aktivitas dan metode kerja yang dikerjakan oleh para operator tersebut berbeda. Selain itu, bidang PPIP juga belum pernah melakukan perhitungan beban kerja, sehingga perlu dilakukan perhitungan beban kerja untuk mengetahui seberapa besar beban kerja operator mesin bidang PPIP. Perhitungan beban kerja dengan metode WLA diawali dengan menghitung besarnya persentase produktifitas dengan menggunakan metode Work Sampling. Selanjutnya dilakukan penentuan besarnya nilai Performance Rating dengan Metode Westinghouse serta nilai Allowance dengan Tabel Industrial Labour Organization (ILO) Allowance. Selanjutnya menganalisis beberapa penyebab tingginya beban kerja dengan menggunakan diagram sebab akibat (cause effect diagram). Besarnya beban kerja yang diterima oleh pekerja digunakan untuk menentukan jumlah pekerja serta besarnya insentif yang diberikan kapada para pekerja yang memiliki beban kerja lebih dari batas maksimum yaitu sebesar 100%. Hasil perhitungan beban kerja diperoleh bahwa beban kerja yang diterima oleh 6 orang operator tergolong beban kerja tinggi karena diatas 100%, sedangkan 9 orang lainnya memiliki beban kerja dibawah 100%. Usulan rekomendasi perbaikan yang diberikan terkait dengan kondisi beban kerja yang tinggi adalah tidak menambah jumlah pekerja tetapi memberikan insentif bagi pekerja yang menerima beban kerja diatas 100%. Kata kunci : Beban kerja,Workload Analysis (WLA), Work Sampling, Insentif.

Page 2 of 2 | Total Record : 20


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 10 (2025): Vol. 14 No. 1 (2025): Vol. 13 No. 9 (2025): Vol. 13 No. 8 (2025): Vol. 13 No. 7 (2025): Vol. 13 No. 6 (2025): Vol. 13 No. 5 (2025): Vol. 13 No. 4 (2025): Vol. 13 No. 3 (2025): Vol. 13 No. 2 (2025): Vol. 13 No. 1 (2025): Vol. 12 No. 10 (2024): Vol. 12 No. 9 (2024): Vol. 12 No. 8 (2024): Vol. 12 No. 7 (2024): Vol. 12 No. 6 (2024): Vol. 12 No. 5 (2024): Vol. 12 No. 4 (2024): Vol. 12 No. 3 (2024): Vol. 12 No. 2 (2024): Vol. 12 No. 1 (2024): Vol. 11 No. 10 (2023): Vol. 11 No. 9 (2023): Vol. 11 No. 8 (2023): Vol. 11 No. 7 (2023): Vol. 11 No. 6 (2023): Vol. 11 No. 5 (2023): Vol. 11 No. 4 (2023): Vol. 11 No. 3 (2023): Vol. 11 No. 2 (2023): Vol. 11 No. 1 (2023): Vol. 10 No. 9 (2022) Vol. 10 No. 8 (2022): Vol. 10 No. 7 (2022) Vol 10, No 7 (2022) Vol 10, No 6 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 6 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 10 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 12 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 14 (2017) Vol 5, No 13 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 10 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 11 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue