cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2021)" : 22 Documents clear
PENGARUH PEMBEBANAN TERHADAP KUAT GESER PADA SUSUNAN PANEL BETON AGREGAT KASAR LIMBAH BATU ONYX MENGGUNAKAN SAMBUNGAN BAUT W., Hafidz Ohtavian; ., Wisnumurti; Wijaya, Ming Narto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada konstruksi pembangunan beton adalah sebuah material komposit yang terbuat dari kombinasi dari agregat kasar (kerikil atau batu pecah), agregat halus (pasir), bahan pengikat semen, dan air. Penggunaan beton dalam konstruksi pembangunan juga telah menyebabkan sifat konsumtif yang berlebih mengingat sebarapa pentingnya penggunaan beton ini. Sekarang dengan adanya inovasi – inovasi yang ada bahan penyusun beton seperti agregat kasar bisa di gantikan dengan penggunaan limbah pecahan batu onyx. Penggunaan limbah ini bisa digunakan untuk beton yang bersifat struktural maupun nonstruktural. Salah satu penggunaan beton non struktural adalah dinding panel beton yang merupakan beton precast. Karena beton precast, diperlukan material berupa sambungan yang kuat terhadap kekuatan geser berupa sambungan plat dan baut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa nilai kekuatan terhadap gaya geser yang dihasilkan oleh adanya perbedaan sambungan baut dengan jenis A307 pada panel beton onyx. Penelitian dilakukan dengan merencanakan panel beton berukuran 80 cm x 40 cm x 6 cm.dengan diameter baut yang berukuran 6 mm, 8 mm, dan 10 mm dengan menggunakan plat baja tipe BJ-37 tebal 3 mm. Pengujian kuat geser dilakukan dengan pemberian beban terpusat arah horizontal dengan bertahap hingga mencapai beban maksimum. Hasil penelitian pada pengaruh perbedaan diameter sambungan baut yang semakin besar pada pasangan panel onyx menghasilkan nilai yang bervariasi. Pasanagan panel beton onyx yang menggunakan baut berdiameter 6mm menghasilkan kuat geser sebsar 3,634 kg/cm2. Nilai ini bertambah ketika ukuran diameter baut menjadi 8 mm yaitu 3.658 kg/cm2. Namun pada saat penggunaan baut berdiameter 10 mm nilai kuat gesernya turun menjadi 3,224 kg/cm2.   Kata Kunci : panel dinding beton onyx, kuat geser, sambungan baut
STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN GEDUNG KANTOR CABANG UTAMA BANK CENTRAL ASIA BOROBUDUR MALANG MENGGUNAKAN STRUKTUR KOMPOSIT Putranto, Rheza Febrian; Hidayat, M. Taufik; Wijaya, Ming Narto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perkembangan zaman dan teknologi di masa sekarang mengakibatkan masalah kebutuhan yang beraneka ragam, salah satunya dalam Pelayanan Masyarakat, oleh karena itu harus diikuti dengan kemajuan fasilitas struktur dan infrastruktur yang diharapkan dapat membantu untuk mempermudah masyarakat dalam hal sistem pembayaran maupun sebagai pemhimpun dan penyalur dana masyarakat. Perencanaan pada skripsi ini menggunakan struktur baja sebagai material utama, yang akan dikompositkan dengan beton diatasnya. Pada saat mendesain menggunakan “kolom lebih kuat daripada balok” dengan mengacu pada peraturan SNI 1729 – 2015. Serta persyaratan bangunan tahan gempa yang digunakan ialah SNI 1726 – 2012 sebagai acuan mendesain. Objek penelitian kali ini menggunakan denah Gedung Kantor Cabang Utama Bank Central Asia. Proses analisis struktur pada skripsi ini menggunakan alat bantu perangkat lunak. Pada proses perencanaan dilakukan beberapa kali percobaan untuk menentukan dimensi balok dan kolom yang dapat menahan gaya – gaya dalam yang terjadi dengan seefektif mungkin. Sehingga digunakan profil WF – Shapes dengan mutu BJ – 37 pada desain balok dan kolomnya. Setelah menentukan dimensi, profil baja WF untuk balok dimodifikasi untuk dapat menjadi sebuah sistem balok komposit. Profil baja untuk kolom menggunakan profil baja WF – Shapes normal. Sambungan yang digunakan pada skripsi ini adalah sambungan las dan baut.   Kata Kunci : Struktur Komposit, Beton Bertulang, Struktur Baja Komposit
PENGARUH SEMEN GROUND GRANULATED BLAST FURNACE SLAG (GGBFS) PADA KOMPOSISI SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON MUTU TINGGI Pramono, Jafar Aji; Susanti, Lilya; Nurlina, Siti
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semen Portland merupakan material yang sangat penting dalam proses produksi beton, namun tingginya produksi semen Portland dapat berdampak buruk terhadap lingkungan. Digunakannya material-material tersebut tentunya berpengaruh pada kualitas beton yang dihasilkan seperti kekuatan beton, kecepatan pengerasan, kepadatan, dan lainnya. Pada penelitian ini, semen GGBFS dan Silika Fume digunakan sebagai bahan subtitusi pada komposisi semen suatu campuran beton. Mix design direncanakan menghasilkan beton bermutu tinggi dengan menggunakan material ramah lingkungan yaitu semen GGBFS dan Silika Fume. Variasi material yang digunakan yaitu kadar semen GGBFS 25% (A1); 45% (A2); 55% (A3); 65% (A4) dan kadar Silika Fume 0% (B1); 10% (B2) dan variasi umur beton yaitu 7 Hari (C1); 14 Hari (C2); 28 Hari (C3); 56 Hari (C4); 90 Hari (C5). Menggunakan benda uji berupa silinder dengan dimensi (30 x 15) cm. Berdasarkan hasil penelitian pada benda uji silinder, penggunaan semen GGBFS dan Silika Fume berpengaruh terhadap kuat tekan beton, dan kekuatan yang dihasilkan mampu mencapai mutu tinggi. Pada benda uji umur 7 hari (C1) kuat tekan tertinggi terjadi pada kadar semen GGBFS 25% (A1) dan kadar silika fume 0%(B1) dengan kuat tekan rata-rata sebesar 48,79 MPa. Kemudian pada benda uji berikutnya yaitu benda uji umur 14 hari (C2), kuat tekan tertinggi terjadi pada kadar semen GGBFS 45% (A2) dan kadar silika fume 10%(B2) dengan kuat tekan rata-rata sebesar 56,41 MPa. Berdasarkan dari beberapa campuran tersebut, campuran dengan kadar Silika Fume 0% (B1) memiliki kuat tekan yang cenderung lebih besar dibanding campuran dengan kadar Silika Fume 10% (B2).   Kata kunci: Semen GGBFS, Silika Fume, Kuat Tekan, Beton Mutu Tinggi.
STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN STRUKTUR SAMBUNGAN BALOK-KOLOM PADA GEDUNG KANTOR CABANG UTAMA BANK CENTRAL ASIA BOROBUDUR MALANG MENGGUNAKAN SISTEM PRACETAK (PRECAST) Budi Santoso, Farouk Angga; Hidayat, M. Taufik; Susanti, Lilya
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin berkembangnya zaman, mengakibatkan permasalahan pada sektor pembangunan semakin kompleks. Hal ini harus diiringi dengan kemajuan pendidikan dan teknologi yang diharapkan dapat membantu manusia dalam menyelesaikan semua masalah. Salah satunya ada pada sektor pembangunan, yakni keterbatasan lahan. Salah satu solusi untuk memecahkan masalah tersebut ialah membuat bangunan vertikal. Masyarakat Indonesia pada umumnya menggunakan material utama struktur beton untuk membangun sebuah gedung bertingkat. Sebenarnya, tidak hanya beton yang dapat digunakan sebagai bahan utama struktur bangunan. Baja merupakan salah satunya. Perencanaan pada skripsi ini menggunakan struktur baja sebagai material utama, yang akan dikompositkan dengan beton diatasnya. Pada saat mendesain menggunakan “kolom lebih kuat daripada balok” dengan mengacu pada peraturan SNI 1729 – 2015. Serta persyaratan bangunan tahan gempa yang digunakan ialah SNI 1726 – 2012 sebagai acuan mendesain. Objek penelitian kali ini menggunakan denah Gedung Kantor Cabang Utama Bank Central Asia Borobudur Malang. Proses analisis struktur pada skripsi ini menggunakan alat bantu perangkat lunak. Pada proses perencanaan dilakukan beberapa kali percobaan untuk menentukan dimensi balok dan kolom yang dapat menahan gaya – gaya dalam yang terjadi dengan seefektif mungkin. Sehingga digunakan profil WF – Shapes dengan mutu BJ – 37 pada desain balok dan kolomnya. Setelah menentukan dimensi, profil baja WF untuk balok dimodifikasi untuk dapat menjadi sebuah sistem precast. Profil baja untuk kolom menggunakan profil baja WF – Shapes normal. Sambungan yang digunakan pada skripsi ini adalah sambungan las dan baut. Kata kunci: LRFD, Struktur Baja, Precast
STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN GEDUNG KANTOR CABANG UTAMA BANK CENTRAL ASIA BOROBUDUR MALANG MENGGUNAKAN SISTEM CASTELLATED BEAM Rachmawan, Fahmi Akbar; Hidayat, M. Taufik; Wijaya, Ming Narto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Profil Baja Castella merupakan profil yang kekuatan komponen strukturnya bertambah dengan cara memperpanjang profil kearah satu sama lain dan dilas sepanjang pola. Profil Castellated Beam ini memiliki kelebihan yaitu dengan lebar profil yang lebih tinggi (dg), akan menghasilkan momen inersia dan modulus section yang lebih besar sehingga profil tersebut lebih kuat dan kaku. Apabila dibandingkan dengan profil asalnya, profil castella mampu memikul momen lebih besar dengan tegangan ijin yang lebih kecil. Perencanaan alternative ini bertujuan untuk mengetahui apakah profil castella ini mampu untuk dijadikan material dalam membangun gedung tingkat tinggi. Hasil SAP2000 menunjukan momen ultimate sebesar 57,83 kNm dan geser ultimate sebesar 115,38 kN. Hasil dari analisis setelah dimodifikasi menjadi profil castella menunjukkan penambahan terhadap kapasitas momen dan geser dari profil castella tersebut. Kapasitas momen meningkat menjadi 80,13 kNm pada bagian berlubang (opening section) dan 90,27 kNm pada bagian tidak berlubang (web post) dari 57,64 kNm pada profil WF. Sedangkan kapasitas geser meningkat menjadi 295,68 kN pada bagian berlubang dari 174,87 kN pada profil WF dan mengalami penurunan menjadi 126,72 Kn bagian berlubang (opening section). Kata kunci: LRFD, Struktur Baja, Castellated Beam 
PERANCANGAN PERBAIKAN TANAH LUNAK PADA PEMBANGUNAN PERUMAHAN PODOMORO PARK BANDUNG MENGGUNAKAN METODE VACUUM PRELOADING KOMBINASI PREFABRICATED VERTICAL DRAIN (PVD) Adhinia, Ori Trizka; Munawir, As’ad; Kuswanda, Wahyu P.
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah lunak merupakan jenis tanah yang memiliki tingkat compressibilitas yang tinggi serta daya dukung yang rendah.  Memiliki peran penting dalam menunjang konstruksi diatasnya, tanah dengan kondisi tersebut memerlukan adanya perbaikan sebelum dilakukan pekerjaan konstruksi diatasnya.  Tujuanya agar dapat meningkatkan daya dukung tanah, mempercepat proses konsolidasi tanah, serta meminimalisir pemampatan yang terjadi setelah proses konstruksi. Dari hasil penyelidikan tanah (Soil Investigation) diketahui bahwa kondisi tanah pada kawasan Perumahan Podomoro Park Bandung sebagian besar adalah lempung kelanauan dengan kedalaman tanah kompressibel rata- rata sebesar 11 m.  Metode perbaikan tanah yang digunakan adalah metode Vacuum Preloading kombinasi Prefabricated Vertical Drain (PVD). Prinsip kerja dari metode ini, yaitu dengan menghilangkan tekanan atmosfer pada tanah yang akan dikonsolidasi sampai pada waktu tertentu. Setelah dilakukan perancangan perbaikan, didapatkan hasil bahwa lama waktu yang diperlukan tanah untuk mencapai derajat konsolidasi 90%, yaitu selama 4,593 bulan (zona 1) dan 3,607 bulan (zona 2), dengan perancangan Prefabricated Vertical Drain (PVD) pola segitiga dan jarak pemasangan (s) = 110 cm.  Dimana berkali- kali lebih cepat jika dibandingkan dengan sebelum dilakukan perbaikan tanah.  Pola pemasangan PVD segitiga merupakan pola yang paling efektf untuk diterapkan, karena daerah penyerapannya lebih luas serta efektifitas kinerjanya lebih cepat jika dibandingkan dengan pola segiempat.  Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode Vacuum Preloading kombinasi Prefabricated Vertical Drain (PVD), efektif untuk diterapkan dalam perbaikan tanah. Kata kunci: konsolidasi , perbaikan tanah lunak, vacuum preloading, Prefabricated Vertical Drain (PVD)
PENGARUH CLOGGING PADA BETON POROUS TERHADAP STABILITAS GESER DINDING PENAHAN TANAH Iswara Elsam, Kevin Raditya; Suryo, Eko Andi; Zaika, Yulvi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan utama yaitu untuk mengetahui pengaruh dari clogging yang terjadi pada dinding penahan tanah beton porous terhadap stabilitas geser dinding. Dalam penelitian ini digunakan agregat kasar dengan ukuran (0,5 - 1) cm sebagai bahan dasar dinding penahan tanah beton porous tipe gravitasi yang akan diuji diatas tanah pasir dengan kepadatan relatif (RC) 80%. Uji penghujanan dilakukan menggunakan intensitas 960 mm/jam. Permodelan menggunakan empat paramter yaitu beton (kuat tekan dan permeabilitas), tanah (kuat geser dan sudut geser), air (hujan intensitas 960 mm/jam) dan pendukung (beban menerus dengan jarak 10 cm dan dinding penahan tanah tipe gravitasi). Pengujian dilakukan sebanyak tiga kali dengan intensitas hujan yang tetap pada dinding penahan tanah yang sama tanpa dilakukan pembersihan. Pengujian penghujanan dilakukan selama 4 menit dan dilanjutkan pengujian pembebanan hingga beban sebesar 52 kg.  Hasil dari clogging yang terjadi menyebabkan jumlah air yang keluar berkurang. Pada hasil hitungan teoritis dan software menujukkan angka keamanan yang semakin menurun dan pada percobaan di laboratorium didapatkan deformasi terbesar pada penghujanan ketiga sejauh 1,51 mm. Kata kunci: dinding penahan tanah, tanah pasir, stabilitas geser, clogging, deformasi, beton porous.
ANALISIS PERBANDINGAN PONDASI RAKIT DAN PONDASI TELAPAK DENGAN PERKUATAN GEOGRID PADA SEKOLAH DASAR DI KOTA PASURUAN Zubaedah, Endah; Suryo, Eko Andi; Zaika, Yulvi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suatu bangunan dengan 2 lantai yang merupakan salah satu sekolah dasar di Provinsi Jawa Timur, Kota Pasuruan. Tanah pada lokasi pembangunan sekolah dasar ini memiliki nilai penetrasi konus yang sangat rendah dan relatif sama hingga kedalaman 20 meter. Diketahui nilai tahanan konus tanah tersebut kurang dari 10 kg/cm2. Pada penelitian ini direncanakan ulang 2 alternatif pondasi, yaitu pondasi telapak dengan perkuatan geogrid dan pondasi rakit.Penelitian bertujuan menganalisis daya dukung serta penurunan pondasi rakit dan pondasi telapak dengan perkuatan geogrid menggunakan metode analitis dan analisis numeris menggunakan bantuan program elemen hingga/ finite element method (FEM) dan membandingkan kedua hasil metode perencanaan tersebut. Hasil perencanaan dengan metode analitis diperoleh daya dukung pondasi telapak dengan perkuatan geogrid sebesar 158,25kN/m2 dan penurunan sebesar 108,13 mm. Sedangkan dari pemodelan FEM diperoleh daya dukung sebesar 98,86 kN/m2 dan penurunan sebesar 35,2 mm. Hasil perencanaan pondasi rakit dengan metode analitis diperoleh daya dukung sebesar 119,87 kN/m2 dan penurunan sebesar 38,84 mm. Sedangkan dari FEM diperoleh daya dukung sebesar 159,85 kN/m2 dan penurunan sebesar 20,28 mm. Berdasarkan hasil analisis perencanaan 2 alternatif pondasi tersebut baik menggunakan metode analitis maupun perhitungan menggunakan FEM, pondasi yang dapat digunakan yaitu pondasi rakit karena daya dukung terpenuhi dan penurunan yang terjadi masih di bawah batas ijin. Kata kunci: daya dukung, penurunan, tanah lunak, pondasi dangkal, geogrid, finite emelent method.
PENGARUH PENGGUNAAN BETON BERPORI SEBAGAI DINDING PENAHAN TANAH TERHADAP STABILITAS GESER Aqim, Angga Qinwanul; Zaika, Yulvi; Suryo, Eko Andi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitain ini bertujuan untuk mengetahui deformasi yang terjadi dan peninjaun stabilitas geser dengan metode teoritis dan analisis software. Penelitian menggunakan 2 jenis dinding yaitu dinding beton porous dan dinding beton normal. Dinding dari beton normal menjadi acuan penelitian pada dinding beton porous. Penelitian dilakukan pada tanah pasir dengan RC 80%, dengan nilai c = 0 untuk tanah pasir dan phi = 32,603 . Nilai permeabilitasnya beton porous sebesar 1,568 mm/det dan pada pasir sebesar 0,246 mm/det. Penelitian menggunakan intensitas hujan yang berbeda-beda yaitu 846 mm/jam, 960 mm/jam, dan 1105,02 mm/jam untuk mengetahui pengaruh dari porositas dinding beton porous tersebut. Selain diberi hujan, tanah juga diberi beban dengan menggunakan hydraulic jack dan load cell yang bertujan untuk mengetahui deformasi dari dinding tersebut. Hasil penelitian serta analisis secara teoristis menggunakan metode rankine dan analisis software diketahui bahwa tegangan air yang terjadi dibelakang dinding penahan tanah pada beton porous berkurang. Terbukti pada nilai safety factor (FS) stabilitas geser untuk beton porous lebih tinggi dibandingkan dengan beton normal. Pada analisis software nilai safety factor (FS) stabilitas geser pada dinding beton porous sebesar 1,117 sedangkan pada dinding beton normal sebesar 1,079 dengan intensitas yang sama yaitu 960 mm/jam. Dan juga pada penelitian dilapangan deformasi yang terjadi pada pada dinding beton porous sebesar 0,65 mm sedangkan pada dinding beton normal sebesar 1,2 mm. Kata kunci: dinding penahan tanah, intensitas hujan, deformasi, stabilitas geser.
ANALISIS NILAI HASIL PADA BIAYA PROYEK KONSTRUKSI (STUDI KASUS : PROYEK PEMBANGUNAN APARTEMEN ECOHOME CITRARAYA) Tarigan, Andrian Lokapiga; Unas, Saifoe El; M. Hamzah Hasyim, M. Hamzah
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis studi kasus ini bertujuan untuk  mengetahui nilai hasil biaya proyek konstruksi pembangunan apartemen Ecohome Citraraya. Metode analisis nilai hasil (Earned Value Analysis) digunakan dengan tujuan untuk mengevalasi perkembangan proyek yang dilaksanakan sesuai dengan perencanaan, dan berapa banyak anggaran biaya yang telah digunakan untuk melaksanakan suatu pekerjaan sampai batas waktu yang digunakan. Indikator-indikator yang digunakan antara lain BCWS (Budgeted Cost of Work Scheduled), BCWP (Budgeted Cost of Work Performed), ACWP (Actual Cost of Work Performed), Cost Performance Index (CPI), Schedule Performance Index (SPI), Cost Variance (CV), Schedule Variance (SV), Estimation to Completion (ETC), dan Estimation at Completion (EAC). Dari hasil perhitungan hingga minggu ke-50, nilai BCWP kumulatif > dari BCWS kumulatif yang menandakan jadwal pelaksanaan lebih cepat dari perkiraan dan jika berlanjut akan membuat proyek selesai sebelum waktu yang direncanakan. Untuk nilai ACWP kumulatif minggu ke-50 lebih kecil dari nilai BCWP kumulatif yang berarti anggaran yang direncanakan masih memenuhi hingga minggu ke-50 dan total biaya proyek yang diperkirakan pada minggu ke-50 lebih kecil dari perencanaan yang telah disusun. Artinya proyek akan mendapat keuntung yang lebih jika setelah minggu ke-50 pelaksanaan sesuai dengan yang direncanakan. Kata Kunci : Earned value, BCWS, BCWP, ACWP, EAC

Page 2 of 3 | Total Record : 22