cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 70 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2021)" : 70 Documents clear
Identifikasi Bearing Capacity Improvement Pada Tanah Lunak yang Distabilisasi Menggunakan Deep Cement Mixing Pola Segitiga Dengan Variasi Jarak Rofik, Mohammad Ainur; Zaika, Yulvi; ., Harimurti
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu metode perbaikan tanah adalah stabilisasi tanah dengan menggunakan Deep Cement Mixing(DCM). Metode ini cocok untuk digunakan pada tanah berbutir halus. Dimana dalam penelitian inimenggunakan DCM dengan kadar semen sebesar 10 % yang menggunakan pola segitiga dengan variasijarak pemasangan antar DCM. Menggunakan jarak 15 cm, 20 cm, 25 cm dan 30 cm, nantinya akanmenghasilkan daya dukung yang berbeda antar jarak DCM. Penelitian ini dilakukan di laboratoriumdengan benda uji bervolume 50x50x30 cm yang dibuat dalam box 50x50x50 cm. DCM ditempatkansesuai dengan pola segitiga dengan masing – masing variasi jarak yang kemudian dilakukan curingselama 7 hari. Setelah proses curing kemudian dilakukan uji pembenanan pada sampel tanahmenggunakan plat berukuran 30x30 cm.Kata kunci: Deep Cement Mixing, Bearing Capacity Improvement, stabilisasi tanah, daya dukung, tanahlunak
PERANCANGAN PERBAIKAN TANAH PADA PEMBANGUNAN MARKAS PASMAR-1 MENGGUNAKAN METODE SOIL PRELOADING KOMBINASI PREFABRICATED VERTICAL DRAIN Pramadana, Farhan; Zaika, Yulvi; Rachmansyah, Arief
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan analisis penyelidikan tanah (soil investigation), kondisi tanah di proyek konstruksiPembangunan Lanjutan Gedung & Sarpras Pasmar-1 Jakarta merupakan tanah lunak dimana tanahsering menimbukan masalah di dalam konstruksi bangunan sipil. Untuk menanggulangi masalahtersebut, maka diperlukan perancangan perbaikan tanah dasar dengan metode Soil Preloadingkombinasi Prefabricated Vertical Drain (PVD). Hasil perencanaan perbaikan tanah di proyekkonstruksi Pembangunan Lanjutan Gedung & Sarpras Pasmar-1 Jakarta dengan menggunakan metodeSoil Preloading dengan kombinasi Prefabricated Vertical Drain (PVD) yang di pancang dengankedalaman 14 meter, didapatkan penurunan tanah sebesar 0,7453m. Waktu konsolidasi mencapaiderajat konsolidasi 90% untuk pola segitiga jarak 1 meter didapatkan lama waktu 1,2 tahun. Dalamanalisis stabilitas lereng timbunan sebelum dihitung perubahan daya dukung tanah didapatkan angkakeamanan sebesar 0,8 dan setelah dilakukan perhitungan mengenai perubahan daya dukung tanahdidapatkan angka keamanan sebesar 2,7. Dengan memperhitungan perubahan daya dukung tanahmaka timbunan Soil Preloading sudah memenuhi batas syarat angka keamanan..Kata kunci : Soil Preloading, Prefabricated Vertical Drain, konsolidasi, stabilitas timbunan, angkakeamanan..
PERILAKU TANAH LUNAK YANG DISTABILISASI DENGAN DEEP CEMENT MIXING (DCM) DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI FINITE ELEMENT METHOD (FEM) 2D Sanjaya, Muhammad Dias; Munawir, As’ad; Zaika, Yulvi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah lunak memiliki kuat geser rendah, kompresibiltas tinggi, dan koefisien permabilitas yangrendah. Jika tanah lunak dibebani secara terus menerus, akan menyebabkan deformasi yang besar sertawaktu yang lama. Sayangnya, pada pembangunan Jalan Tol Gempol-Pasuruan ditemukan tanah lunak.Maka dari itu perlu perbaikan tanah sebelum pembangunan dilakukan. Salah satu metode perbaikantanah untuk mengakali deformasi yang terjadi adalah Deep Cement Mixing (DCM). DCM adalahmetode perbaikan tanah yang dilakukan dengan cara mencampurkan tanah dengan semen sampaikedalaman tertentu. Pada studi analisis ini, DCM dimodelkan pada tanah lunak menggunakan programelemen hingga 2D, dengan diameter 1 meter dan kedalaman 17 meter. Analisis dilakukan dengan 3variasi, yaitu tanah tanpa perbaikan tanah, dengan perbaikan DCM dengan spasi 1,1 meter danperbaikan DCM dengan spasi 1,3 meter. Selanjutnya dilakukan perhitungan penurunan dengan metodeanalisis yang hasilnya akan dibandingkan dengan keluaran program elemen hingga agar hasil daripromgram elemen hingga dapat dipastikan kebenarannya. Hasil analisis menunjukkan deformasi yangterjadi pada tanah yang diperbaiki menggunakan DCM menurun hingga 67% dibandingkan dengantanah tanpa perbaikan, dengan hasil deformasi terkecil pada tanah lunak dengan perbaikan DCM spasi1,1 meter.Kata Kunci: deep cement mixing, deformasi, metode elemen hingga, spasi DCM, tanah lunak
KINERJA GEOFOAM GRANULE COLUMN (GGC) SELAMA TERJADINYA KONSOLIDASI PADA TANAH LUNAK DENGAN FINITE ELEMEN METHOD (FEM) 2D Nursanti, Luh Leta Milleila; Zaika, Yulvi; ., Harimurti
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia fokus pada pengembangan infrastruktur negara terutama pada pembangunanjalan tol di Pulau Jawa dan Sumatera. Salah satu jalan tol yang telah dikerjakan adalahproyek pembangunan Jalan Tol Gempol-Pasuruan. Namun, salah satu permasalahan yangditemukan pada yaitu tanah yang berada pada daerah konstruksi adalah tanah lunak. Agardapat menahan beban-beban diatasnya, maka tanah lunak tersebut perlu distabilisasi. Salahsatu metode baru yaitu dengan menggunakan butiran Expanded Polystyrene (EPS) yangdibentuk sebagai kolom sehingga disebut sebagai Geofoam Granule Column (GGC).Metode ini dapat mempercepat terjadinya konsolidasi pada tanah lunak sehingga dapatmengefisiensi lamanya waktu yang diperlukan untuk konsolidasi. Analisis ini dilakukandengan memodelkan tanah lunak menggunakan program metode elemen hingga (FEM) 2Dpada skala lapangan dengan memvariasikan nilai koefisien permeabilitas GGC hinggaderajat konsolidasi mencapai 90%. Nilai k hasil pengujian konsolidasi digunakan sebagaiparameter input pada program FEM. Variasi nilai k tersebut didapatkan dari perhitungannilai koefisien permeabilitas dari koefisien konsolidasi menggunakan metode akar waktudan log waktu dengan mengambil masing-masing nilai minimum dan maksimum. Hasildari analisis ini adalah mengetahui kinerja konsolidasi akibat variasi nilai k danperbandingan penurunan, tegangan air, serta lamanya waktu konsolidasi. Berdasarkan hasilanalisis menggunakan FEM 2D, didapatkan hasil bahwa penggunaan GGC dalamstabilisasi tanah lunak dengan variasi nilai k berpengaruh pada kinerja konsolidasi tanah.Pemasangan GGC dapat mempercepat lama waktu konsolidasi pada tanah lunak untukmencapai derajat konsolidasi 90%. Tanah lunak tanpa perbaikan memerlukan waktu 3115hari dengan penurunan sebesar 1,94 meter. Sedangkan, tanah lunak dengan perbaikanmenggunakan GGC, mempercepat waktu konsolidasi menjadi 547 hari dengan penurunansebesar 1,941 meter. Pemasangan GGC tidak memberikan pengaruh yang besar padabesarnya penurunan, tegangan air pori, dan regangan yang terjadi pada tanah. Selain itu,lamanya waktu konsolidasi pada tanah tanah lunak dengan perbaikan juga tidak berbedasatu dengan yang lainnya. Sehingga, dapat disimpulkan variasi nilai koefisien permebilitasGGC pada stabilisasi yang tidak terlalu besar menyebabkan perbedaan lama waktukonsolidasi tidak terlalu signifikan.Kata kunci: FEM, GGC, koefisien permeabilitas, konsolidasi, tanah lunak
PERENCANAAN PERBAIKAN TANAH LUNAK MENGGUNAKAN METODE VACUUM PRELOADING DENGAN KOMBINASI PREFABRICATED VERTICAL DRAIN (PVD) PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG DAN SARPRAS PASMAR-1 JAKARTA Arthayoga Bendesa, Dimas Januar; Munawir, As’ad; Suryo, eko Andi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil penyelidikan tanah (soil investigation), kondisi tanah pada lokasi proyekPembangunan Lanjutan Gedung & Sarpras Pasmar-1 Jakarta merupakan tanah lunak yang memilikikandungan air dan udara yang cukup tinggi, serta permeabilitas yang sangat rendah, yang mana kerapmenimbulkan masalah pada konstruksi bangunan sipil. Berdasarkan hasil perancangan perbaikantanah lunak yang menggunakan metode Vacuum Preloading dengan kombinasi Prefabricated VerticalDrain (PVD) yang dipancang sampai pada kedalaman 14 meter, Hasil perencanaan perbaikan tanah diproyek konstruksi Pembangunan Lanjutan Gedung & Sarpras Pasmar-1 Jakarta dengan menggunakanmetode Soil Preloading dengan kombinasi Prefabricated Vertical Drain (PVD) yang di pancangdengan kedalaman 14 meter, didapatkan total penurunan tanah adalah sebesar 1,114 meter. Sedangkanwaktu yang dibutuhkan untuk tanah mencapai derajat konsolidasi 90% dengan bantuan PrefabricatedVertical Drain (PVD) pola segitiga berjarak 1 meter berdasarkan perhitungan adalah selama 325,4 hariatau sekitar 0,9 tahun.Kata kunci : Perbaikan tanah lunak, Vacuum Preloading, Prefabricated Vertical Drain, konsolidasi.
MANAJEMEN PARKIR PADA KAYUTANGAN HERITAGE Anisa Faray, Afifah Mauludiah ,; Djakfar, Ludfi; Bowoputro, Hendi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data primer yakni survei inventaris parkir,wawancara, jumlah pengunjung, dan plate-matching. Sedangkan data sekunder seperti PDRB, layout lokasi,dan volume parkir didapatkan dari instansi terkait. Untuk mendapatkan pemodelan tarikan pengunjung tiaptata guna lahan digunakan metode analisis regresi berganda. Kemudian nilai kebutuhan parkir didapatkandari hasil perhitungan model analisis regresi berganda yang selanjutnya di masukan kedalam rumus lajupertumbuhan. Perencanaan parkir ini dianalisis untuk kebutuhan 5 tahun kedepan yang dihitung denganmenggunakan tingkat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Hasil analisis kebutuhan parkir (tidak termasuktata guna lahan Bank) didapatkan kebutuhan luas lahan parkir 5 tahun ke depan sebesar 2.928 m2 dimanaluas lahan parkir on-street saat ini hanya sebesar 2453,9 m2. Maka dapat disimpulkan bahwa luas lahanparkir eksisting tidak dapat mencukupi kebutuhan lahan parkir di Kayutangan Heritage untuk 5 tahunmendatang. Maka direkomendasikan solusi yakni perluasan lahan parkir secara vertikal ataupun horizontalyang dapat dibangun diantaranya di lahan/area kosong yang berada di sisi barat Hotel Trio Indah 2 dan lahanparkir off-street PT. PLN (Persero) seluas ±3.300 m2, lahan bekas Gedung Bioskop Merdeka yang beradadi Jl. Jenderal Basuki Rahmat seluas ±1.300 m2, dan di area bekas Gedung Dinas Lingkungan Hidup yangberada di Jl. Majapahit seluas ±170 m2.Kata Kunci: Kapasitas Parkir, Kebutuhan Parkir, Analisis Regresi.
STUDI EVALUASI KERUSAKAN JALAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SURFACE DISTRESS INDEX (SDI), PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI), DAN ROAD CONDITION INDEX (RCI) Alva Afriza Putra P, Donny Bagas W. ,; Djakfar, Ludfi; Bowoputro, Hendi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerusakan jalan merupakan salah satu permasalahan transportasi di Kota Malang. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukanlah proses penilaian kualitas layanan jalan menggunakan metode Surface Distress Index (SDI), Pavement Condition Index (PCI), Dan Road Condition Index (RCI) guna mengetahui seberapa tingkat kerusakan jalan yang terjadi di beberapa ruas jalan di Kota dan Kabupaten Malang. Studi ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerusakan yang terjadi di beberapa ruas jalan di Kota dan Kabupaten Malang, serta membuktikan bahwa adanya hubungan antara ketiga metode tersebut dalam penilaian kualitas jalan yang telah dilakukan. Wilayah studi ini bertempatan pada beberapa ruas jalan di Kota dan Kabupaten Malang, yaitu Jalan Candi Mendut, Jalan Saxophone dan Jalan Tegalgondo Kota Malang. Dipilihnya 3 ruas jalan tersebut dikarenakan kondisi jalan yang merupakan rangkaiasn ruas jalan alternatif yang sering dilalui kendaraan bermotor sehingga kedepanya sangat rentan mengalami kerusakan jika tidak ditangani dan diperbaiki secara berkala dan tepat. Untuk mengetahui nilai kerusakan jalan menggunakan metode Surface Distress Index (SDI), Pavement Condition Index (PCI), Dan Road Condition Index (RCI), dilakukan survei dalam penelitian ini meliputi survei lokasi dan kerusakan jalan yang dilakukan selama 1 minggu menggunakan alat survei berupa meteran roda dan straigth edge. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi kerusakan di Jalan Candi Mendut untuk metode SDI bernilai 28.95 atau dalam kondisi baik, Metode RCI menunjukan nilai 5.94 dalam kondisi baik dan metode PCI bernilai 62.579 atau dalam kondisi fair atau cukup. Sedangkan pada jalan Tegalgondo-Saxophone, nilai SDI bernilai 29.74 atau dalam kondisi baik, nilai RCI menunjukan nilai 5.79 atau dalam kondisi baik dan nilai PCI menunjukan nilai 68.77 yang berarti dalam kondisi fair atau cukup. Sementara untuk model hubungan antara metode SDI dan RCI mendapatkan persamaan y = -0.03076 x + 6.5221 dengan R² = 0.5283 untuk ruas jalan Candi Mendut, sedangkan untuk ruas Jalan Tegalgondo-Saxophone mendapatkan persamaan model hubungan y = - 0.053816x + 7.44685 dengan R² = 0.613. Sementara untuk model hubungan metode RCI dan PCI untuk jalan Candi Mendut didapatkan persamaan y = 0.0363x + 3.3604 dengan R² = 0.7457, sedangkan untuk jalan Tegalgondo-Saxophone didapatkan persamaan y = 0.05174x + 2.288023 dengan R² = 0.654. Sementara untuk model hubungan SDI dan PCI untuk ruas jalan Candi Mendut didapatkan nilai persamaan y = -0.7864x + 78.158 dengan R² = 0.6273, sedangkan untuk ruas jalan Tegalgondo-Saxophone didapatkan persamaan y = -0.6529x + 74.644 dengan R² = 0.4919. Kata Kunci: Transportasi, Analisis Regresi, Jalan Raya, Indeks Tekanan Permukaan (SDI), Indeks Kondisi Trotoar (PCI), Indeks Kondisi Jalan (RCI), Kerusakan Jalan, Malang
ANALISIS TINGKAT RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PROYEK KONTRUKSI GEDUNG DENGAN METODE FMEA (FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS) (Studi kasus : Proyek Gedung Rumah Sakit Umum BRI Husada Medika Malang) Yunof, Riza Fhirnanda; Hasyim, M. Hamzah; Negara, Kartika Puspa
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring bertambahnya pembangunan disuatu kota menuntut perusahaan untukmenerapkan manajemen risiko agar dapat mengelola dan mengurangi dampak dari risiko yangtimbul dalam suatu proyek sehingga meminimalisir kecelakaan kerja yang ada. Seperti padaproyek gedung RSU BRI Medika Husada, proyek tersebut merupakan proyek yang mempunyairisiko kecelakan.kerja cukup tinggi karena memiliki 4 lantai, dengan teknik FMEA (FailureMode and Effect Analysis) didapat 3 risiko kecelakaan kerja yang mendominasi pada proyektersebut dilihat dari mode kegagalan yang mempunyai nilai RPN Revised tertinggi yaitu, Jatuhdari ketinggian saat pemasangan dan pemindahan scafollding pada pekerjaan balok dan pelatdengan nilai RPN Revised sebesar 937, Jatuh dari ketinggian pada saat pemasangan bekistingpekerjaan pelat dan balodengan nilai RPN Revised sebesar 936, dan Sling Crane putus padapekerjaan pondasi saat pemancangan dengan nilai RPN Revised sebesar 918. Dari 3 risiko yangmendominasi dilakukan penanganan risiko, serta respon risiko terkait tiga risiko yangmendominasi yaitu risiko dapat diterima serta adanya tindakkan yang direkomendasikan untukmeminimalisir risiko yang ada dengan melakukan mitigasi risiko.Kata Kunci : Manajemen Risiko, Keselamatan dan kesehatan kerja (K3), Failure Mode andEffect Analysis (FMEA), Risk Priority Number (RPN) Revised
PERILAKU SAMBUNGAN SEKRUP PADA BAJA CANAI DINGIN (COLD-FORMED) DI BALOK LENTUR (GANDA) Satria Nugraha, Cosmas Yudha; Setyowulan, Desy; Nuralinah, Devi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin canggihnya teknologi dan ilmu pengetahuan memunculkan desain jembatan sederhana yanglebih murah dan mudah, tanpa meninggalkan unsur kekuatan dan daya tahannya. Material baja canai dingin,menjadi pilihan dalam desain jembatan karena kelebihan-kelebihannya. Maka dilakukan penelitian ini untukmenganalisis perilaku sambungan baut dalam kondisi lentur.Dalam penelitian ini menggunakan material utama baja canai dingin kanal C ganda seperti WF dan boxyang dihubungkan dengan berbagai konfigurasi sekrup. Kemudian dilakukan pengujian lentur dimana bendauji diletakkan pada loading frame dan permodelan tumpuan dipasang pada setiap ujung spesimen, sehinggaspesimen tidak bergerak dan tidak mengalami puntir. Pengujian dilakukan hingga benda uji gagal/berubahbentuk. Hasil akhir pengujian didapatkan nilai beban ultimit pada benda uji yang memakai jumlah sekrup yanglebih banyak akan lebih kuat, jika dibandingkan dengan benda uji yang memakai jumlah sekrup lebih sedikit.Selain itu nilai lendutan yang terjadi pada profil C ganda tebal 0,75 mm lebih kecil daripada profil C gandatebal 0,6 mm untuk pembebanan yang sama. Meskipun pemasangan pemodelan tumpuan bertujuan agar bendauji tidak mengalami puntir, namun dalam pengujian masih terjadi sedikit puntir. Kerusakan pada profil C gandadengan tebal berbeda masih tergolong sama, yakni terjadi tekuk lokal yang langsung mengenai flange danlendutan permanen yang berada tegak lurus dan tengah benda uji disertai dengan sedikit torsi. Namun, untukketebalan profil 0,6 mm memiliki tekuk yang lebih besar daripada ketebalan 0,75 mm.Kata Kunci: Baja Canai Dingin, Profil Kanal C Ganda, Sekrup, Uji Lentur.
PENGARUH VARIASI BUKAAN PANEL DINDING (SHEATHED WALL) BERBAHAN FIBER CEMENT BOARD TERHADAP DISIPASI ENERGI AKIBAT BEBAN SIKLIK (QUASI-STATIS) PADA PORTAL BAJA CANAI DINGIN 2D Garuda Nusantara, Edo Fortuna; Waluyohadi, Indra; Wijaya, Ming n
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia berada pada pertemuan tiga lempeng besar dunia yanggmenjadikan Indonesia sebagainegararrawan mengalami gempa bumi. Maka dari itu perlu adanya desain dan pemilihan material padasuatu struktur yang mampu menahan goncangan akibat gempa bumi. Salah satu material yang dapatdigunakan adalah baja canai dingin, kemudian material ini dikombinasikan dengan panel dinding berbahanFiberrCement Board.DBerdasarkan hal tersebut perlu adanya penelitian mengenai pengaruh variasi bukaanpanel terhadap disipasi energi untuk baja canai dingin.Penelitian ini mengunakan portal dua tingkat berbahan baja canai dingin dengan tinggi 106 cmdan lebar 58 cm. Untuk kolom mengunakan profil hollow square 40.40.0,3 dan 40.20.0,3 untuk balok.Balok diletakkan pada pada ketinggian 50 cm dan 100 cm. Kemudian digunakan siku Panjang 80 mm danlebar 20 mm untuk plat sambung. Portal tersebut ditutupPdengan panel dinding pada salah satu sisinyadengan variasiibukaan 100%,50%,25%,0%, bahannya mengunakan Fiber Cement Board . Pada penelitianini panel dinding dengan 4 variasi bukaan bermaterial Fiber Cement Board berkode S-F-0 untuk bukaan0% masing-masinggberjumlah 3 buah dengan tebal sama yaitu 4 mm. Pembebanan berupa beban siklikdengan Drift Ratio hingga 13% interval 1% yang diberikan pada ketinggian 100 cm. Hasil akhir penelitianadalah didapatkan kurva histerisis kemudian digambarkan dalam bentuk kurva envelopeedan dihitungluasannya sehingga didapatkan nilai disipasi energi pada tiap jenis benda uji dan pola kegagalan yangterjadi.Berdasarkan hasil penelitian ini didapat yaitu semakin besar bukaan pada panel dinding semakinkecil nilai energi disipasi yang dihasilkan. Dari hal tersebut dapattdisimpulkan bahwa semakin besarbukaan panel dinding berbanding terbalik dengan energi disipasi yangddihasilkan.Kata Kunci: Baja Canai Dingin, Portal, Bukaan Panel Dinding. Pembebanan Siklik, Fiber CementBoard, Disipasi Energi