cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 3 (2015)" : 6 Documents clear
PENGARUH SUHU PEMADATAN TERHADAP KINERJA MARSHALL PADA CAMPURAN CPHMA MENGGUNAKAN LGA DAN ASPAL MINYAK PENETRASI 60/70 Firstyan, Frigi; Bagus, Gabriel; Djakfar, Ludfi; Bowoputro, Hendi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aspal buton merupakan salah satu aspal alam yang hanya terdapat di Indonesia dan akhir akhir ini banyak dimanfaatkan. Jumlahnya yang banyak dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk mengisi kekurangan produksi aspal minyak di Indonesia. Salah satu produk dari asbuton yang dapat dimafaatkan sebagai alternatif pengganti aspal minyak adalah LGA (Lawelle Granular Asphalt). Kajian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penambahan aspal minyak pada campuran CPHMA (Cold Paving Hot Mix Asbuton) dan suhu pemadatan terhadap karakteristik Marshall dari campuran CPHMA.Pembuatan benda uji menggunakan Lawelle Granular Asphalt (LGA) dan aspal minyak sesuai dengan proporsi yang telah ditentukan serta ditambah agregat lokal dari Purwosari dan modifier. Digunakan dua macam perlakuan yaitu suhu pemadatan 25oC, 37,5oC, 50oC, 67,5oC dan penambahan aspal minyak sebesar 5%, 10%, 15%, 20%. Dari hasil analisis didapatkan suhu pemadatan optimum sebesar 900C dan penambahan aspal minyak sebesar 7,653% yang didapatkan dari hasil iterasi persamaan VIM(z = 25.0323-0,13041x-0,45944y+0,000225x2+0,047268y2-0,005576xy-0,00000111x2y2). Berdasarkan nilai suhu optimum dan penambahan aspal minyak optimum diatas didapatkan nilai stabilitas, flow, marshall quotient, VIM, Void in Mineral Agregat (VMA),danVoid Filled with Bitumen(VFB) berturut turut sebesar 1468,770 kg; 3,875mm; 419,273; 15,834%; 26,399%; dan 41,610%. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan menggunakan suhu pemadatan yang divariasi hingga suhu 900C sesuai dengan hasil iterasi yang sudah didapatkan. Dan perlu diperhatikan dalam pembuatan rancangan percobaan. Diharapkan penelitian selanjutnya melakukan pengujian terhadap berat jenis campuran dari aspal minyak dan LGA sesuai dengan proporsi tiap rancangan percobaan. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai penentuan suhu pemadatan optimum dikarenakan suhu pemadatan optimum yang diperoleh dari proses iterasi melebihi batas suhu pemadatan yang diteliti.   Kata Kunci: Aspal Minyak Penetrasi 60/70, Karakteristik Marshall,  Aspal Buton, Lawelle Granular Asphalt, CPHMA.
PENGGUNAAN MATERIAL LOKAL MADURA TERHADAP KINERJA CAMPURAN CPHMA (COLD PAVING HOT MIX ASBUTON) Akbariawan, Ricky; Fadiansyah, Rendi; Djakfar, Ludfi; Bowoputro, Hendi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Madura merupakan salah satu pulau yang memiliki potensi material yang sangat besar. Namun dalam pembangunan infrastruktur jalan dibeberapa wilayah di Pulau Madura masih menggunakan material dari Pulau Jawa. Sedangkan untuk bahan aspal sendiri masih menggunakan aspal minyak. Namun penggunaan aspal minyak dirasa kurang memperhatikan potensi aspal alam Asbuton. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan material lokal Madura dan suhu pemadatan terhadap kinerja CPHMA. Pembuatan benda uji menggunakan Lawelle Granular Asphalt (LGA) yang ditambah agregat dan modifier. Dengan perlakuan suhu pemadatan 25oC, 37,5oC, 50oC, 67,5oC dan prosentase agregat Madura terhadap agregat lokal yaitu 0%, 25%, 50%, 75%, 100%. Dari hasil analisis didapatkan suhu pemadatan optimum sebesar 81,748oC dan proporsi agregat Madura optimum sebesar 82.927% yang diperoleh dari hasil iterasi persamaan Void In Mix (VIM). Persamaan VIM (z = 21,86049-0,172988x+0,106850y +0,001388x2-0,000323y2-0,000653xy), Berdasarkan suhu pemadatan dan proporsi agregat Madura optimum tersebut didapatkan nilai dari stabilitas, flow, marshall quotient, VIM, Void in Mineral Agregat (VMA), dan Void Filled with Bitumen (VFB) berturu-turut adalah sebesar 1038,19Kg; 3,943mm; 269,317; 19,22%; 29,031%; 33,311%. Nilai VIM dan VFB tidak memenuhi standar spesifikasi. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai penentuan suhu pemadatan optimum dikarenakan suhu pemadatan optimum yang diperoleh dari proses iterasi melebihi batas suhu pemadatan yang diteliti.   Kata Kunci: Penggunaan Material Madura, Karakteristik Marshall,  Aspal Buton, Lawelle Granular Asphalt, CPHMA.
STUDI KELAYAKAN INVESTASI PEMBANGUNAN WADUK JLANTAH KABUPATEN KARANGANYAR DITINJAU DARI ASPEK EKONOMI Abdurrahman, Gani; Hasyim, M Hamzah; ., Pudyono
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu permasalahan yang ada di beberapa tempat di Indonesia adalah kesulitan memperoleh air terutama air baku dan untuk kebutuhan air irigasi pada saat musim kemarau yang panjang. Waduk merupakan salah satu solusi dari pemanfaatan air permukaan yang berfungsi untuk menampung air sebagai cadangan air baku pada saat musim kemarau. Salah satu tempat yang berpotensi dalam pembangunan waduk ini adalah di kabupaten Karanganyar kecamatan Jatiyoso desa Tlobo yang akan membendung sungai Jlantah yang mempunyai Daerah Aliran Sungai (DAS) sebesar 22.47 km2. Untuk merencanakan pembangunan Waduk Jlantah tercapai sesuai dengan yang diharapkan maka perlu dilakukan studi kelayakan. Metode yang digunakan untuk menghitung tingkat kelayakan pembangunan waduk Jlantah kabupaten Karanganyar adalah dengan menggunakan Net Present Value untuk mengetahui arus kas yang akan datang yang didoskontokan pada saat ini. Selain itu metode yang digunakan adalah Internal Rate Of Return untuk mengetahui tingkat diskonto yang menyamakan nilai sekarang dari arus kas masuk proyek yang diharapkan terhadap nilai sekarang proyek yang membuat nilai Net Present Value sama dengan nol. Metode yang ke tiga adalah Benefit Cost Ratio, metode ini digunakan untuk mencari nilai manfaat dengan perbandingan antara manfaat dan biaya dalam suatu proyek. Metode yang terakhir digunakan adalah Payback Period yang digunakan mencari tahu waktu yang dibutuhkan dalam pengembalian nilai investasi yang telah dikeluarkan. Dalam perhitungan studi kelayakan waduk Jlantah ini digunakan suku bunga sebesar 11% sehingga didapatkan nilai pada kondisi normal dengan metode  Net Present Value didapatkan sebesar Rp 110.025.049.610,03, Internal Rate Of Return sebesar 15%, Benefit Cost Ratio sebesar 1,27, dan Payback Period selama 8,64 tahun. Dari hasil perhitungan kelayakan ekonomi pembangunan waduk Jlantah kabupaten Karanganyar dengan kondisi normal ini, maka proyek layak untuk dilaksanakan dikarenakan nilai Net Present Value> 0, Internal Rate Of Return> 11%, dan Benefit Cost Ratio> 1. Kata – kata kunci : manajemen kosntruksi, studi kelayakan waduk, ekonomi teknik, net present value, internal rate of return, benefit cost ratio, dan benefit cost ratio .
EVALUASI KEANDALAN KESELAMATAN KEBAKARAN PADA GEDUNG FISIP II UNIVERSITAS BRAWIJAYA, MALANG Anggara, Dheva Vegar; Unas, Saifoe El; Negara, Kartika Puspa
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pembangunan terhadap gedung membuat pengembang maupun pemilik gedung harus mempertimbangkan aspek keselamatan salah satunya adalah aspek keselamatan kebakaran, tidak terkeculi pada gedung FISIP Universitas Brawijaya, Malang perlu diadakan evaluasi terhadap kebakaran untuk menjamin keselamatan dan tercegahnya dari bencana bagi gedung itu sendiri beserta isi dari gedung tersebut yang meliputi manusia,peralatan dan barang (PD-T-11-2005-C) .Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat keandalan kebakaran pada gedung tersebut dan tingkat keandalan kebakaran dari masing-masing variabel kebakaran yang terdapat pada gedung tersebut . Kuisoner pada penelitian ini dilakukan sebanyak dua kali, kuisoner pertama dilakukan untuk mencari pembobotan variabel kebakaran, variabel tersebut antara lain tapak bangunan, sarana penyelamatan, proteksi aktif, dan proteksi pasif. Sedangkan, kuisoner kedua dilakukan untuk menentukan kendalan variabel maupun keandalan gedung terhadap kebakaran. Hasil penelitian pertama dengan metode AHP dalam pengolahan datanya didapatkan pembobotan variabel kebakaran sebagai berikut : Tapak Bangunan (29%), Sarana Penyelamatan (21%), Proteksi Aktif (26%), dan Proteksi Pasif (24%) . Untuk hasil penilitian yang kedua didapatkan keandalan tapak bangunan dengan nilai baik (90) keandalan sarana penyelamatan dengan nilai baik (85,5), keandalan proteksi aktif dengan nilai baik (86,32), kendalan proteksi pasif dengan nilai baik (85) dan nilai keandalan kebakaran gedung FISIP II Universitas Brawijaya, Malang berdasarkan analisis menggunakan metode AHP sebesar 86,94 % sedangkan berdasarkan PD-T-11-2005-C sebesar 86,692 sehingga keduanya  dapat dikategorikan baik (B). Kata kunci : Keandalan, Kebakaran,  Keselamatan .
STUDI KELAYAKAN INVESTASI PEMBANGUNAN BENDUNGAN KREKEH KABUPATEN SUMBAWA BERDASARKAN ASPEK EKONOMI Da Costa Rao, Fredy Benedictus; Unas, Saifoe El; ., Pudyono
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan Bendungan Krekeh sangat dibutuhkan oleh masyarakat sumbawa untuk menunjang kegiatan / kebutuhan dalam aktivitas. Sering terjadinya banjir di Sungai Brang Biji yang melintasi Kota Sumbawa sangat merugikan dan menghambat aktivitas warga di sekitar daerah.Dalam rencana pembangunan bendungan Krekeh ini, terdapat 3 alternatif yang dapat digunakan sebagai patokan dalam pembangunan serta analisis kelayakan investasi yaitu  alternatif 1 Posisi diatas Desa Krekeh pada Sungai Brang Batu Lanteh dengan kordinat 8o 32’ 22,59” LS dan 117o 24’ 34,71” BT, alternatif 2 Posisi diatas Dusun Selang  pada Sungai Brang Batu Lanteh dengan 8o 33’ 54,37” LS dan 117o 23’ 28,38” BT dan alternatif 3 Posisi Pondok Empat pada Sungai Brang Batu Lanteh Posisi dengan kordinat 8o 34’ 39,39” LS dan 117o 23’ 2,16” BT. Studi kelayakan investasi pembangunan bendungan Krekeh  dilakukan untuk mengetahui kelayakan 3 alternatif serta mana alternatif yang layak digunakan dalam rencana pembangunan Bendungan Krekeh. Nilai manfaat ditinjau dari pihak – pihak yang bersangkutan dengan proyek, terlebih lagi bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan program pemerintah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.Metode yang digunakan dalam analisis studi kelayakan adalah parameter NPV,BCR,IRR dan PP. Kelayakan ekonomi suatu pembangunan dapat diketahui dari beberapa parameter antara lain NPV bernilai positif, IRR bernilai lebih besar dari suku bunga,BCR bernilai lebih dari satu. Dalam studi ini suku bunga yang digunakan sebesar 12,63% dan dalam analisis studi kelayakan terdapat 3 alternatif yang setelah dianalisis dapat disimpulkan ketiga alternatifnya untung dan layak digunakan. Namun, hanya 1 alternatif yang paling menguntungkan berdasarkan nilai NPV,BCR,PP,IRR yaitu alternatif ke-1. Hasil Analisia sensivisitas alternatif 1 didapatkan bahwa untuk normal semua parameter mendapatkan hasil yang baik, sedangkan untuk kondisi manfaat normal, biaya naik 10%, kondisi manfaat turun 10% biaya normal & manfaat turun 10% biaya naik 10% mendapatkan nilai NPV,BCR,PP,IRR yang bisa disimpulkan layak.   Kata Kunci : Studi Kelayakan, Investasi, Bendungan
STUDI KELAYAKAN FINANSIAL PROYEK PERUMAHAN MUTIARA ALAM REGENCY KABUPATEN TULUNGAGUNG Rachmadiansyah, Afanny; Negara, Kartika Puspa; Unas, Saifoe El
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Tulungagung merupakan kota yang mulai berkembang dalam bidang perumahan. Salah satu perumahan yang sedang dibangun adalah Mutiara Alam Regency.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui layak atau tidaknya pembangunan tersebut. Dengan adanya proyek pembangunan perumahan tersebut maka perlu diketahui mengenai kelayakan finansialnya.Penelitian ini menggunakan parameter Net Present Value (NPV), Internal Rate Return (IRR), Benefit Cost Ratio (BCR), dan Payback Period (PP).Dengan mengumpulkan data yang dibutuhkan maka selanjutnya menganalisa kelayakan proyek dari segi finansialnya dan analisis sensitivitasnya.Selain itu menganalisis bila terjadi penurunan penjualan rumah antara 1 unit dan 2 unit rumah. Maka akan diperoleh keuntungan dari biaya operasional maupun biaya investasi. Biaya operasional atau pengeluaran dari perumahan Mutiara Alam Regency dikeluarkan selama umur rencana proyek. Penurunan penjualan rumah akan mempengaruhi umur proyek juga. Dari hasil uji analisis pada penjulan rumah periode Mei 2015 hingga Desember 2016 sebanyak 3 unit rumah menggunakan Net Present Value disaat kondisi normal sebesar Rp. 2.835.522.810. Untuk metode Benefit Cost Ratio pada kondisi normal 1,3881. Untuk metode Internal Rate Return didapat 73%. Untuk metode Simple Payback Period didapat hasil pengembalian selama 2 tahun 4 bulan, sedangkan pada metode Discounted Payback Period didapat hasil pengembalian sebesar 2 tahun 3 bulan. Pada penjulan rumah periode Mei 2015 hingga Oktober 2017 sebanyak 2 unit rumah menggunakan Net Present Value disaat kondisi normal sebesar Rp.2.674.400.211. Untuk metode Benefit Cost Ratio pada kondisi normal 1,3734. Untuk metode Internal Rate Return didapat 62%. Untuk metode Simple Payback Period didapat hasil pengembalian selama 2 tahun 8 bulan, sedangkan pada metode Discounted Payback Period didapat hasil pengembalian sebesar 2 tahun 4 bulan. Pada penjulan rumah periode Mei 2015 hingga April 2020 sebanyak 1 unit rumah menggunakan Net Present Value disaat kondisi normal sebesar Rp. 2.255.564.768. Untuk metode Benefit Cost Ratio pada kondisi normal 1,2971. Untuk metode Internal Rate Return didapat 45%. Untuk metode Simple Payback Perioddidapat hasil pengembalian selama 3 tahun 2 bulan, sedangkan pada metode Discounted Payback Period didapat hasil pengembalian sebesar 3 tahun. Kata kunci : net present value, benefit cost ratio, internal rate return, payback period,        analisis sensitivitas.

Page 1 of 1 | Total Record : 6