cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 3 (2015)" : 13 Documents clear
Optimalisasi Penghawaan Alami Pada Bangunan Pendidikan Berlantai Banyak (Studi Kasus : Gedung F FEB UB) Dwiantosa Ahmad Fathony; Heru Sufianto; Bambang Yatnawijaya Soebandono
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.077 KB)

Abstract

Pemanasan global diantaranya disebabkan oleh penggunaan sumber daya energi yang sangat besar, didapatkan dari eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan yang banyak terserap oleh bangunan gedung, khususnya bangunan gedung berlantai banyak. Gedung F Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya(UB) adalah salah satu gedung berlantai 7 (tujuh) yang berada di lingkungan UB. Gedung tersebut menjadi objek kajian tentang penghawaan alami guna mengurangi penggunaan energi listrik pada gedung tersebut. Melalui kajian atau penelitian ini akan dilakukan pendataan dan pengukuran sistem penghawaan alami (kecepatan angin, kelembapan udara dan temperatur ruangan) pada kondisi eksisting serta melakukan simulasi pergerakan udara dan kondisi termal dalam bangunan dengan menggunakan aplikasi software Vasari dan Ecotect untuk mengetahui apakah sistem penghawaan alami yang ada saat ini memenuhi syarat atau tidak, terhadap persyaratan Standart Nasional Indonesia (SNI) sebagai standart tata cara perancangan sistem ventilasi dan pengkondisian udara pada bangunan gedung berlantai banyak. Kemudian dilakukan analisa tentang kebutuhan dimensi bukaan ventilasi sebagai bahan rekomendasi agar sistem penghawaan alami dapat diterapkan atau dimanfaatkan pada gedung F FEB UB dan memenuhi syarat SNI. Sehingga dapat memberikan solusi alternatif untuk penghematan penggunaan energi listrik dalam gedung F FEB UB. Kata kunci: Pemanasan global, Penghawaan alami, Penghematan energi
Ruang Perawatan Spa dengan Pemanfaatan Tanaman Aromatik pada Fasilitas Relaksasi di Malang Melisha Astrini; Rinawati Handajani; Damayanti Asikin
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (988.716 KB)

Abstract

Salah satu bentuk inovasi perancangan ruang perawatan spa, yaitumengoptimalkan ruang perawatan tersebut sebagai sarana terapi kesehatan denganmenggunakan konsep tanaman aromatik pada desain ruang perawatannya. Karenapada kenyataannya banyak fasilitas relaksasi yang dijumpai kurang memaksimalkanpengolahan ruang dalam dengan memanfaatkan tanaman aromatik sebagai saranaterapi aroma alami pada ruang perawatannya. Inovasi baru pada ruang perawatanspa tersebut mengabungkan dua fasilitas pelayanan yang dapat dilakukan secarabersamaan, yaitu pelayanan spa dan terapi alternatif berupa terapi aroma. Desainruang perawatan tersebut diharap mampu memberikan kontribusi kepadamasyarakat dengan jalan memberikan fasilitas relaksasi spa yang menerapkankonsep terapi aroma sebagai terapi alternatif yang mampu merangsangpengembalian kesehatan tubuh secara fisik, psikis, emosional, serta pikiran.Kata kunci: fasilitas relaksasi, ruang perawatan spa, tanaman aromatik
REDESAIN INTERIOR GEDUNG SENI PERTUNJUKAN CAK DURASIM SURABAYA BERDASARKAN AKUSTIK RUANGAN Dea Smita Pangesti; Jusuf Thojib; Indyah Martiningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1235.332 KB)

Abstract

Berdasarkan data dari Badan Perencanaan Kota Surabaya, pemerintah Kota Surabaya saat ini masih sangat minim dengan infrastruktur pengembangan bakat budaya serta seni di lingkungannya. Pernyataan pada beberapa media cetak mengatakan bahwa para seniman yang datang ke Surabaya selalu mengeluhkan tidak bisa tampil maksimal di Surabaya karena tidak didukung oleh fasilitas gedung yang memadai. Meninjau dari teori desain gedung pertunjukan mengatakan bahwa tata akustik merupakan unsur keberhasilan desain. Namun, kondisi gedung seni pertunjukkan Cak Durasim Surabaya yang ada saat ini belum memenuhi kriteria tersebut. Metode perancangan berawal dari meninjau teori desain akustik dan nilai akustik, menganalisis data eksisting berdasarkan teori desain, menyimpulkan hasil analisis untuk mengetahui kondisi eksisting yang perlu ditingkatkan kualitasnya, merancang kembali elemen-elemen yang belum sesuai, menghitung nilai akustik hingga memperoleh hasil yang sesuai. Hasil kajian yang diperoleh adalah perlu dilakukan perancangan kembali pada elemen desain ruang yaitu penempatan penonton tidak maksimal pada area longitudinal, ukuran ketinggian lantai trap tempat duduk penonton tidak sesuai, tidak adanya pengolahan bentuk permukaan dinding dan plafon serta penggunaan jenis material.Kata kunci: gedung pertunjukan, akustik, interior

Page 2 of 2 | Total Record : 13