Bambang Yatnawijaya Soebandono
Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Perancangan Stadion Utama Di Kota Kediri Melalui Pendekatan Estetika Struktur M. Syarif Hidayatullah; Beta Suryokusumo; Bambang Yatnawijaya Soebandono
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan sebuah wadah kegiatan olahraga di Kota Kediri menjadi penting ketika Pemerintah Kota belum memiliki fasilitas tersebut. Dalam RPJPD Kota Kediri 2010-2030 pengembangan pusat area olahraga ditempatkan di Kelurahan Banjarmlati, Kecamatan Mojoroto. Bangunan stadion yang menjadi objek utama, saat ini tidak hanya dibangun berdasar fungsional saja, namun juga sebagai landmark dan ikon yang mengangkat identitas daerah tersebut. Konsep kebudayaan lokal berupa kejayaan Kediri di masa kerajaan dimunculkan kembali ke dalam proses desain bentukan stadion. Selain bentuk desain, pemenuhan standar internasional ke dalam bangunan stadion menjadi hal penting dimana beberapa masalah yang ada di stadion yang sudah ada di Indonesia diakibatkan dari belum seluruhnya menggunakan acuan standar yang ditentukan dalam bangunannya. Stadion yang menjadi objek rancangan adalah stadion utama, dimana mampu memenuhi kebutuhan olahraga yang lebih banyak. Rancangan stadion menerapkan sistem struktur membran yang dipadukan dengan sistem struktur truss. Berdasarakan analisis yang telah dilakukan, penggunaan membran menjadi alternatif mengingat sistem struktur ini menunjang desain yang fluid dan lebih bebas. Rancangan ini difokuskan pada desain yang dihasilkan melalui estetika struktur dari sistem struktur membran tersebut.Kata kunci: stadion utama, sistem struktur membran, estetika struktur
PENERAPAN STRUKTUR DAN KONSTRUKSI ARSITEKTUR PORTABEL PADA BANGUNAN PANGGUNG Andrian Al Islam; Tito Haripradianto; Bambang Yatnawijaya Soebandono
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.625 KB)

Abstract

Seiring waktu berjalan, semakin banyak kegiatan yang membutuhkan panggung, entah itu untuk acara pameran, workshop, ataupun acara musik. Ukuran panggung yang sering digunakan untuk kegiatan-kegiatan tersebut adalah panggung rigging yang proses pendiriannya cukup lama. Untuk mengatasi masalah proses pendirian panggung yang lama, maka dibutuhkan sebuah panggung yang cepat dalam proses pendirian dan pembongkarannya, juga mudah dalam proses pengemasannya agar lebih mudah dan cepat juga proses transportasinya. Salah satu arsitektur portabel yaitu bangunan portabel adalah solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Bangunan portabel menggunakan teknik konstruksi yang canggih, sehingga proses bongkar pasangnya dapat berjalan dengan cepat dan efisien. Bangunan portabel terdiri dari berbagai macam komponen yang berspesifikasi tinggi, ringkas, dan awet, sehingga mudah dalam proses penyimpanannya. Karena bangunan portabel ini terdiri dari berbagai macam komponen, bangunan portabel ini dapat dipindahkan dengan mudah ke tempat lain. Dengan melihat kelebihan-kelebihan tersebut, struktur dan konstruksi bangunan portabel sangat cocok digunakan untuk sebuah panggung. Walaupun bangunan panggung portabel ini hanya bersifat sementara, panggung tetap harus dapat melindungi dan memfasilitasi penggunanya, ramah lingkungan, dan tetap harus mengusung nilai estetis.Kata kunci: panggung, struktur, konstruksi, portabel
Laboratorium Kesehatan Masyarakat dengan Pendekatan Kajian Green Building di Universitas Mulawarman Samarinda Rahmat Khoirul Huda; Agung Murti Nugroho; Bambang Yatnawijaya Soebandono
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1670.249 KB)

Abstract

Laboratorium Kesehatan Masyarakat di Universitas Mulawarman Samarinda merupakan sebuah tempat yang digunakan sebagai fasilitas penunjang dalam praktikum materi kuliah mahasiswa. Jenis-jenis Laboratorium yang diwadahi di dalam pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarkat terdiri dari Laboratorium Epidemiologi, Laboratorium Gizi Kesehatan Masyarakat, Laboratorium Kesehatan Lingkungan, Laboratorium Promosi Kesehatan, dan Laboratorium K3. Pembangunan Laboratorium ini perlu memperhatikan kondisi lingkungan sehingga dampak dari hasil pembangunan dan aktivitas di dalam Laboratorium tidak merusak lingkungan sekitar pembangunan. Laboratorium Kesehatan ini menggunakan konsep Green Building yang dapat membantu mengurangi dampak bangunan terhadap lingkungan. Konsep Green Building memiliki 6 kriteria penilaian yang masing-masing memiliki kekhususan terhadap kebutuhan bangunan yaitu: Appropriate Site Development, Energy Efficiency and Conservation, Water Conservation, Material Resources and Cycle, Indoor Health and Comfort, dan Building Environment Management. Perancangan Laboratorium Kesehatan dengan menggunakan konsep Green Building ini menjadi salah satu alternative dalam menjaga lingkungan dan sebagai salah satu cara penghematan penggunaan energi bangunan yang berlebih.Kata kunci: Green Building, Laboratorium
Kantor Sewa dengan Fasad Ekspos Struktur di Kota Malang Brilian Hardiyanto; Damayanti Asikin; Bambang Yatnawijaya Soebandono
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Malang telah tumbuh menjadi salah satu kota yang paling menjanjikan di Jawa Timur dengan peningkatan yang cukup pesat terjadi pada sektor ekonomi dan bangunan usaha (ruko dan rukan) yang dilakukan secara horizontal, sehingga menyebabkan kemacetan dan makin menipisnya lahan. Sebuah kantor sewa vertikal merupakan suatu fungsi ideal sebagai upaya pemaksimalan ruang dalam keterbatasan lahan. Kajian utama difokuskan pada pengolahan fasad bangunan kantor sewa mid-rise dengan konsep ekspos struktur tube untuk mewujudkan sebuah citra bangunan baru yang berkarakter. Metode yang digunakan yaitu deskriptif analitik dengan mengkompilasikan teori mengenai kantor sewa, fasad, ekspos struktur, dan struktur tube. Perancangan menghasilkan penerapan konsep ekspos struktur tube jenis tabung truss pada bagian eksterior dan kombinasi dengan sistem tabung dalam tabung pada bagian interior. Jenis stuktur ini dianggap cocok dengan konsep ekspos struktur dan fungsi kantor yang diwadahi, pemusatan kolom penyangga pada bagian terluar membuat ruang dalam sangat efektif dan memaksimalkan ruang sewa yang ada.Kata kunci: kantor sewa, ekspos struktur, struktur tube.
Perancangan Pasar Agrobisnis Plaosan Kabupaten Magetan Rizqi Novian Pratama Putra; Edi Hari Purwono; Bambang Yatnawijaya Soebandono
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (834.091 KB)

Abstract

Dasar diangkatnya judul ini adalah salah satu upaya untuk mengembangkan Pasar Plaosan 2 Kabupaten Magetan yang memiliki potensi yang besar terhadap sistem perdagangan pada bidang pertanian yang mampu bersaing dengan pasar yang memiliki bidang penjualan yang sama. Kabupaten Magetan yang terletak di lereng Gunung Lawu memiliki potensi alam yang besar dalam menghasilkan produk pertanian karena didukung dengan tanah yangg subur sehingga pasar Plaosan dapat menjual produk pertanian yang bagus. Pasar Plaosan saat ini merupakan Sub Terminal Agrobisnis untuk pasar induk Puspa Agro Jatim yang terdapat pada Kabupaten Sidoarjo, sehingga dengan adanya perancangan ini sangat mendukung upaya pemerintah untuk memajukan Pasar Agro Baik di dalam maupun di luar negeri. Perancangan ini menggunakan sebuah parameter acuan dari I Nyoman Gde Suardana serta ditambah dengan data eksisting di lapangan sehingga dapat membantu tahap-tahap di dalam perancangan.Kata kunci: pasar, agrobisnis, Magetan, I Nyoman Gde Suardana
Optimalisasi Penghawaan Alami Pada Bangunan Pendidikan Berlantai Banyak (Studi Kasus : Gedung F FEB UB) Dwiantosa Ahmad Fathony; Heru Sufianto; Bambang Yatnawijaya Soebandono
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.077 KB)

Abstract

Pemanasan global diantaranya disebabkan oleh penggunaan sumber daya energi yang sangat besar, didapatkan dari eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan yang banyak terserap oleh bangunan gedung, khususnya bangunan gedung berlantai banyak. Gedung F Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya(UB) adalah salah satu gedung berlantai 7 (tujuh) yang berada di lingkungan UB. Gedung tersebut menjadi objek kajian tentang penghawaan alami guna mengurangi penggunaan energi listrik pada gedung tersebut. Melalui kajian atau penelitian ini akan dilakukan pendataan dan pengukuran sistem penghawaan alami (kecepatan angin, kelembapan udara dan temperatur ruangan) pada kondisi eksisting serta melakukan simulasi pergerakan udara dan kondisi termal dalam bangunan dengan menggunakan aplikasi software Vasari dan Ecotect untuk mengetahui apakah sistem penghawaan alami yang ada saat ini memenuhi syarat atau tidak, terhadap persyaratan Standart Nasional Indonesia (SNI) sebagai standart tata cara perancangan sistem ventilasi dan pengkondisian udara pada bangunan gedung berlantai banyak. Kemudian dilakukan analisa tentang kebutuhan dimensi bukaan ventilasi sebagai bahan rekomendasi agar sistem penghawaan alami dapat diterapkan atau dimanfaatkan pada gedung F FEB UB dan memenuhi syarat SNI. Sehingga dapat memberikan solusi alternatif untuk penghematan penggunaan energi listrik dalam gedung F FEB UB. Kata kunci: Pemanasan global, Penghawaan alami, Penghematan energi
Identifikasi Pengaruh Material Bangunan Terhadap Kenyamanan Termal (Studi kasus bangunan dengan material bambu dan bata merah di Mojokerto) Damalia Enesty Purnama; Agung Murti Nugroho; Bambang Yatnawijaya Soebandono
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan iklim berdampak terhadap lingkungan sekitar, salah satunya tejadinya global warming yang berakibat pada meningkatnya suhu udara. Kenyaman termal merupakan kondisi yang dirasakan manusia yang dipengaruhi oleh suhu, kecepatan angin, radiasi , kelembaban, dan aktivitas manusia. Material kulit bangunan berperan penting dalam mendapatkan kenyamanan termal ruang dalam. Penggunaan material bambu dan bata merah merupakan material yang mampu menyerap radiasi dan dapat menurunkan suhu udara. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui penurunan suhu tertinggi yang terjadi pada bangunan dengan konstruksi dinding bambu dan konstruksi dinding bata. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif dan kualitatif. Pengukuran lapangan dilakukan pada rentang waktu aktivitas pada penghuni (08.00-16.00 WIB). Hasil perbandingan menyimpulkan penurunan suhu terbaik pada material kayu dengan ketebalan 5cm.Kata kunci: kenyamanan termal, kulit bangunan, penurunan suhu
Penerapan Struktur Lipat pada Pengembangan Terminal Kepuhsari di Jombang Nurul Hidayat Sihabuddin; Tito Haripradianto; Bambang Yatnawijaya Soebandono
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.35 KB)

Abstract

Struktur lipat merupakan salah satu jenis struktur bentang panjang yang memiliki nilaiestetika tersendiri. Pada pengembangan Terminal Kepuhsari diterapkan sebuah jenisstruktur lipat yang menaungi bangunan utama terminal tersebut. Bentuk yangmemanjang menjadi salah satu alasan penerapan struktur lipat ini. Penerapan strukturlipat dalam bangunan tidak hanya pada atap bangunan, struktur ini bisa digunakanpada bagian bangunan lain seperti selubung bangunan. Metode pragmatis digunakanuntuk menyelesaikan permasalahan tersebut.Kata kunci: terminal, struktur, struktur lipat