cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Sosiologi
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2015): Juni" : 5 Documents clear
GERAKAN ANTI PEMBAKARAN TIMAH (Studi Kasus Gerakan Sosial pada Masyarakat Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan dalam Menolak Aktivitas Pembakaran Timah) 0811210033, EKO CAHYO R A
Jurnal Mahasiswa Sosiologi Vol 2, No 1 (2015): Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.681 KB)

Abstract

Lamongan memiliki permasalahan lingkungan yang cukup serius yaitu berupa pencemaran atau polusi udara yang diakibatkan oleh asap timah. Asap timah tersebut muncul akibat hasil pembakaran yang dilakukan oleh sekelompok pengusaha peleburan timah di Kecamatan Pucuk yang mana daerah tersebut berbatasan langsung dengan Kecamatan Sekaran. Hasil pembakaran berupa polusi asap timah sering mengarah ke Wilayah Sekaran yang dianggap mengganggu kesehatan dan kualitas udara di wilayah tersebut. Dari permasalahan ini muncul aktivitas masyarakat Sekaran berupa gerakan sosial yang tujuannya menolak aktivitas pembakaran timah tersebut. Peneliti menggunakan teori mobilisasi sumber daya yang digagas John D. McCarthy dan Mayer N. Zald untuk menganalisa dinamika gerakan sosial masyarakat Sekaran dalam menolak aktivitas pembakaran timah. Teori tersebut menekankan pentingnya organisasi gerakan sosial dan rasionalitas aktor dalam memobilisasi sumber daya yang tersedia. Penelitian ini menggunakan metode kualitiatif dengan pendekatan Studi kasus. Dengan menggunakan strudi kasus, peneliti berusaha memahami latar atau setting alamiah subjek yang menjadi kajian penelitian. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, organisasi gerakan, kepemimpinan, strategi dan ideologi memainkan peran penting dalam memobilisasi sumber daya serta mendistribusikan untuk kepentingan dan tujuan gerakan. Terdapat dua kelompok gerakan yang berkembang di Kecamatan Sekaran. Secara garis besar kelompok gerakan tersebut memobilisasi warga untuk melakukan tekanan kepada pemerintah agar mengatasi permasalah polusi asap timah. Kata Kunci : Gerakan Sosial, Mobilisasi Sumber Daya, Pembakaran Timah, Organisasi
STREET ART: REPRESENTASI IDENTITAS DAN KRITIK SOSIAL (Studi Kasus pada Generasi Baru Street Art Joy O Klan Kota Malang) 0911213058, GHOFUUR EKA FERIANTO
Jurnal Mahasiswa Sosiologi Vol 2, No 1 (2015): Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.66 KB)

Abstract

Street art sering dilihat sebagai perilaku vandalisme, atau sekedar menunjukan eksistensi diri. Coretan dinding yang bersifat illegal dipandang sebagai perilaku menyimpang oleh masyarakat Kota dan bersinggungan dengan ranah kriminal. Seringkali mereka menggunakan bahasa asing berbentuk teks yang hanya diketahui maksudnya oleh kelompok yang sama, sehingga sulit untuk melacak siapa dibalik coretan tersebut. Pada tahun 2011, street art tersebar diseluruh dinding Kota Malang dan masih bernada sumbang. Coretan dinding ini menuliskan tentang nama kelompok Joy O Klan sebagai petanda generasi baru, yang sebelumnya di Kota Malang begitu sepi street art sejak tahun 2009. Perjuangan mereka dalam merepresentasikan identitas kelompok kepada masyarakat Kota Malang tercermin dari pergerakan tahun ke tahun. Hari ini, street art tampaknya sudah menyajikan karya artistik yang indah, dan sebagai alat kritik menanggapi permasalahaan perubahan sosial secara fisik pada Kota Malang. Kata kunci : Graffiti, Ruang Publik, Interaksi Visual dan Propaganda.  
HUBUNGAN ANTARA FANATISME DAN SOLIDARITAS SOSIAL DI KOMUNITAS ICI MORATTI REGIONAL MALANG 0811213018, TAUFIQ NAZHAR HABIBIE
Jurnal Mahasiswa Sosiologi Vol 2, No 1 (2015): Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.656 KB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan antara fanatisme dan solidaritas pada komunitas Inter Club Indonesia (ICI) Moratti regional Malang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan fanatisme dan solidaritas di dalam komunitas supporter Inter klub Indonesia (ICI) Moratti regional Malang. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori lima hierarki kehidupan milik Abraham Maslow dan teori Emilie Durkheim tentang solidaritas sosial. Fanatisme muncul dari kebutuhan cinta, sayang, dan kepemilikan, kebutuhan esteem dan kebutuhan aktualisasi diri. Studi tentang pengaruh fanatisme dalam pembentukan solidaritas sosial di dalam anggota Inter Klub Indonesia (ICI) Moratti regional Malang telah dilakukan pada bulan Februari hingga April 2014. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampling acakan yang sederhana (simple random sampling). Sebagai responden, sebanyak 146 dari anggota fans klub Inter Klub Indonesia (ICI) regional Malang telah dipilih. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah fanatisme meliputi tiga indikator yaitu simbolik, perasaan pembelaan dan membentuk komunitas, sedangkan variabel tergantung yang ingin diketahui adalah tingkat pembentukan solidaritas sosial meliputi tiga indikator yaitu membantu, perasaan senang dan persatuan/persaudaraan dan sharing. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan antara fanatisme dan solidaritas dianalisis berdasarkan uji korelasi Spearman melalui perhitungan dengan rumus korelasi Spearman dengan bantuan SPSS 17.0 for windows sebesar 0,770. Sesuai dengan pedoman interpretasi terhadap koefisien korelasi yang menyatakan bahwa interval koefisien >0.75 - 0,99 sangat kuat, jadi dapat disimpulkan bahwa hubungan kedua variabel signifikan dan H1 sehingga ada hubungan antara pengaruh fanatisme dengan pembentukan solidaritas sosial di komunitas ICI Moratti regional Malang. Berdasarkan teori Abraham Maslow dan Emilie Durkheim bahwa pengaruh fanatisme sangat kuat dalam mempengaruhi solidaritas sosial di Komunitas Klub Indonesia (ICI) Moratti regional Malang sesuai dengan hasil uji korelasi Spearman.   Kata Kunci: fanatisme, solidaritas, Inter Klub Indonesia (ICI) Moratti, Malang
PRODUKSI RUANG HIDUP MASYARAKAT PESISIR DI WILAYAH LIGKAR TAMBANG (STUDI ETNOGRAFI DI DUSUN SUKOREJO, KABUPATEN MALANG) 0811213058, RIZQI SAMUDRA MUHAMMAD
Jurnal Mahasiswa Sosiologi Vol 2, No 1 (2015): Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai kondisi masyarakat pesisir Pantai Wonogoro Dusun Sukorejo yang mengalami sebuah produksi ruang hidup dengan adanya eksploitasi pertambangan pasir besi yang dilakukan oleh Koperasi Tambang Indonesia III (KTI III) di wilayah hidup mereka. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana ruang hidup masyarakat pesisir Pantai Wonogoro diproduksi dengan adanya perubahan kewilayahanyang terjadi di Dusun Sukorejo sebagai daerah lingkar tambang Koperasi Tambang Indonesia III. Tujuan dari penelitian ini adalah memahami produksi ruang hidup masyarakat pesisir di masa lalu dan saat ini di wilayah lingkar tambang KTI III. Penelitian ini menggunakan kajian tentang produksi ruang Henri Lefebvre. Kajian Lefebvre tentang penciptaan ruang mutlak, abstrak dan diferensial digunakkan untuk mendeskripsikan kondisi masyarakat pesisir. Kajian tersebut digunakan dalam analisis produksi ruang antara representasional ruang dari pengetahuan lokal masyarakat pesisir dan representasi ruang lingkar tambang dari KTI III dengan adanya ekploitasi pertambangan pasir besi yang ada di wilayah pesisir Pantai Wonogoro. Metode Penelitian ini adalah etnografi. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, pengamatan dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa kekuatan ekonomi yang dimiliki  KTI III mampu memberikkan representasi ruang baru di dalam ruang hidup masyarakat pesisir dengan berbagai representasi ruang. Hal ini memunculkan berbagai kesepakatan ekonomi antara masyarakat dan pihak KTI III. Namun representasi ruang baru yang dilakukan oleh KTI III dengan adanya wilayah lingkar tambang, tidak sepenuhnya dapat merubah representasional ruang yang dihasilkan dari warisan pengetahuan lokal nenek moyang masyarakat pesisir.   Kata Kunci : masyarakat pesisir, lingkar tambang, produksi ruang
POLA ASUH ANAK PADA KELUARGA MILITER 105120100111006, RIRIS DWI SETIANING
Jurnal Mahasiswa Sosiologi Vol 2, No 1 (2015): Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggali alasan mengapa keluarga militer memilih pola asuh yang diterapkan dalam keluarganya. Teori yang digunakan adalah teori dari Pierre Bourdieu mengenai Habitus dan Modal serta konsep dari Elizabeth B. Hurlock mengenai jenis pola asuh. Metode yang digunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Pemilihan informan dilakukan secara Purposive Sampling, yaitu dengan informan utama dan informan tambahan. Hasilnya menunjukkan bahwa jika di dalam keluarga militer di Batalyon menerapkan pola asuh demokratis ada modifikasi dengan pola asuh otoriter, pola asuh demokratis murni dan pola asuh demokratis ada modifikasi dengan pola asuh permisif. Pola asuh yang diterapkan dipengaruhi dari habitus dan modal yang dimiliki oleh orang tua. Habitus yang dimiliki dilihat dari pengalaman individu tersebut ketika masih tinggal dengan orang tuanya. Sedangkan modal yang dimiliki ada empat yang pertama yakni modal ekonomi berupa materi, kedua yakni modal budaya berupa latar belakang pendidikan, ketiga yakni modal sosial berupa teman dalam pergaulan, keempat yakni modal simbolik berupa pangkat jabatan. Dari keempat modal itu juga mempengaruhi kesempatan sosial anak. Kata Kunci: Pola Asuh, Habitus, Modal, Kesempatan Sosial

Page 1 of 1 | Total Record : 5