Articles
54 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 1 (2014)"
:
54 Documents
clear
INSPEKSI PROSES PELAKSANAAN DAN CACAT PADA DINDING PANEL PRACETAK SUATU PROYEK APARTEMEN
Santoso, Kurniawan Jaya;
Hartono, Yosep;
Andi, ,
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Untuk menjaga kualitas dinding panel maka diperlukan inspeksi. Tujuan penelitian ini adalah melakukan inspeksi dan mengetahui defect serta penyebab defect setelah proses produksi dan instalasi. Tahapan inspeksi terdiri dari inspeksi produksi dan inspeksi instalasi. Penelitian ini dimulai dengan pembuatan Form Checklist dan Form Defect dengan referensi dari studi literatur. Pengumpulan data dilaksanakan dengan sistem pengamatan dan pencatatan secara langsung Pengolahan data dilakukan dengan pengelompokkan setiap faktor inspeksi dan defect yang terjadi.Hasil penelitian berupa analisa frekuensi setiap faktor inspeksi, persentase defect, hubungan faktor inspeksi dan defect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak faktor inspeksi yang dilakukan dengan baik maka defect yang muncul semakin sedikit. Defect yang paling sering muncul adalah gumpil.
PENGARUH PROSES ALKALISASI DENGAN SODIUM HIDROKSIDA TERHADAP SERAT SABUT KELAPA PADA KUAT TEKAN DAN LENTUR BETON
Sunyata, .;
Wijaya, ,;
Sugiharto, Handoko
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Beton serat merupakan campuran beton dengan penambahan material berupa serat, baik alami ataupun sintetis. Tujuannya adalah untuk memperbaiki karakteristik beton hingga mampu meningkatkan kekuatannya, terutama terhadap kuat tekan dan lentur. Di Indonesia, kebutuhan akan kuantitas sabut kelapa tidak perlu dikhawatirkan karena jumlahnya yang melimpah dan mayoritas masih belum dikelola dengan baik. Dalam penelitian ini, serat tidak serta merta dicampurkan langsung dalam adukan beton. Serat sabut kelapa terlebih dulu diberi perlakuan alkali yaitu NaOH untuk memperbaiki struktur serat agar melekat pada matriksnya. Pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi kuat tekan dan kuat lentur, dimana benda uji yang digunakan berupa kubus 15x15x15 cm dan balok 15x15x60 cm. Variabel yang digunakan larutan NaOH 0.75M, 1M dan 1.25M, dimana pengujian tekan dilakukan pada hari ke-7,14 dan 28, dan lentur pada hari ke-7 dan 28. Dari pengujian ini, peneliti ingin mengetahui pengaruh kadar alkalisasi terhadap kekuatannya. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa beton serat dengan alkalisasi 1.25M mampu meningkatkan kuat lentur sebesar 2.2% dari beton konvensional. Sedangkan untuk kuat tekannya masih lebih rendah daripada beton konvensional. Dari pengujian ini, didapatkan pula kesimpulan bahwa penambahan nilai molaritas berbanding lurus dengan hasil kuat tekan dan lentur.
STUDI AWAL PEMBUATAN HIGH VOLUME LIGHT WEIGHT SIDOARJO MUD CONCRETE BRICK
Susanto, R.;
Goey, A. S.;
Hardjito, D.;
Antoni, ,
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Penelitian ini menggunakan kadar lumpur Sidoarjo yang tinggi dan bertujuan untuk menganalisa perbandingan dari penggunaan pasir dan semen dalam pembuatan batako. Untuk mengetahui kandungan lumpur dilakukan tes XRF (X-Ray Flouresence). Lumpur yang digunakan diproses terlebih dahulu dengan memasukkan lumpur ke dalam oven selama 1 hari dan kemudian dibakar selama 5,5 jam dengan suhu 680 oC, kemudian digiling dengan Bar-Mill selama 8 jam agar lolos ayakan 63 μm. Penelitian ini menggunakan persentase kadar lumpur 65%, 70% dan 75% dengan perbandingan semen pasir 1:7, 1:8, dan 1:9. Selain itu juga digunakan foaming agent untuk mencapai densitas yang ringan. Pembuatan sampel tanpa foaming agent dicetak dengan bekisting 5x5x5 cm3, sedangkan untuk sampel dengan foaming agent dengan ukuran 10x10x10 cm3 dan menggunakan variasi pozzolan 50%-65%. Kadar 65% dengan perbandingan semen pasir 1:7 menghasilkan kuat tekan 3,72 MPa pada umur 28 hari. Untuk penggunaan foaming agent, kadar 50% dengan perbandingan semen pasir 1:7 menghasilkan kuat tekan 3,51 MPa dan densitas 1692 Kg/m3.
AGREGAT RINGAN GEOPOLIMER BERBAHAN DASAR LUMPUR SIDOARJO
Budisetiawan, Eric;
Go, Anton Prayogo;
Hardjito, Djwantoro;
Antoni, ,
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Tanggal 29 Mei 2006 menandai terjadinya peristiwa geologi yang mengakibatkan semburan lumpur di daerah Sidoarjo. Hasil penelitian di laboratorium menunjukkan bahwa lumpur Sidoarjo dapat dimanfaatkan salah satunya untuk bahan pembuat agregat ringan buatan. Pembuatan agregat ringan buatan ini sebelumnya sudah pernah dilakukan dengan hasil berat jenis 1,06 gr/cm3 dan kuat tekan 6 MPa. Dalam penelitan ini dilakukan mix design dengan komposisi yang mirip dengan penelitian sebelumnya ditambah dengan campuran foam. Untuk pembakaran pada tahap akhir dilakukan variasi suhu yaitu 500 oC, 550 oC, dan 600 oC dan variasi waktu pembakaran selama 5 jam dan 6 jam. Dari seluruh percobaan ini, didapatkan agregat ringan paling optimal dengan berat jenis berat jenisnya 0,93 gr/cm3 dan kuat tekan sebesar 3,3 MPa dengan umur 1 hari.
ANALISIS KEPUASAN PENGHUNI PERUMAHAN PONDOK TJANDRA INDAH
Caroline, Jovita;
Harsony, Nelza Natally;
P. Chandra, Herry
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Seiring dengan pemahaman rumah merupakan kebutuhan dasar manusia, perkembangan perumahan di Surabaya tidak diimbangi dengan kepuasan penghuni. Oleh karena itu, untuk mempertahankan industri properti khususnya perumahan, perlu diadakan penelitian agar diketahui tingkat kepuasan penghuni perumahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan penghuni dan tanggapan dari Pondok Tjandra terhadap hasil penelitian. Tingkat kepuasan konsumen didasarkan pada dua perspektif psikologi yaitu kognitif dan afektif. . Untuk variabel kognitif dilakukan uji tingkat kepentingan, sedangkan variabel afektif dilakukan uji tingkat kepuasan. Lokasi penelitian berada di perumahan Pondok Tjandra Indah, Sidoarjo. Analisis yang digunakan antara lain analisis deskriptif untuk menjelaskan kepuasan penghuni, t-test untuk mengetahui perbedaan tingkat kepentingan dan tingkat kepuasan, dan analisis faktor untuk menentukan kepuasan penghuni perumahan Pondok Tjandra Indah berdasarkan jawaban responden. Dari hasil penelitian, terdapat perbedaan antara tingkat kepentingan dan tingkat kepuasan penghuni terhadap atribut produk perumahan yaitu pada variabel pemandangan yang alami, kemanan dan utilitas. Hal ini berarti bahwa yang dianggap penting pada ketiga variabel tersebut tidak menghasilkan kepuasan bagi penghuni perumahan.
PEMANFAATAN ABU SEKAM PADI DENGAN TREATMENT HCL SEBAGAI PENGGANTI SEMEN DALAM PEMBUATAN BETON
Maria, .;
Chris, ,;
Sugiharto, Handoko;
Wulandari, Paravita Sri
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Beton pozzolanic merupakan beton dengan penambahan material pozzolan yang bertujuan untuk mengurangi penggunaan semen dalam campuran beton. Penelitian ini berfokus pada pengaruh penggunaan material pozzolan berupa Rice Husk Ash (RHA) terhadap workability dan kuat tekan dari beton. Persentase penggunaan RHA yang digunakan adalah 5%, 10%, dan 15%. Dilakukan empat jenis treatment yang berbeda pada RHA antara lain penumbukan, penambahan alkali treatment (HCl), pembakaran dengan suhu 600°C, serta penambahan alkali treatment (HCl) pada RHA yang telah dibakar dengan suhu 600°C. Analisa terhadap RHA yang dibakar dengan suhu 600°C dilakukan dengan pengujian X-Ray Fluorescence (XRF). Hasil tes menunjukkan bahwa RHA yang digunakan merupakan pozzolan tipe C dengan total SiO2+ Fe2O3 + Al2O3 sebesar 83.82%. Dilakukan pengujian kuat tekan pada tiga sampel beton kubus berukuran 15x15x15 cm³ pada saat umur beton mencapai 7, 14, 28, dan 56 hari. Hasil menunjukkan bahwa beton dengan campuran RHA memiliki workability yang lebih rendah dibandingkan dengan beton kontrol. Uji kuat tekan beton dengan penambahan abu sekam mencapai 30.56 MPa selisih 7.1 % dari kuat tekan beton kontrol (32.89 MPa).
SIMULASI MANAJEMEN LALULINTAS PADA SEKOLAH SWASTA DI PERUMAHAN PAKUWON CITY SURABAYA
Setiawan, Timotius Denny;
Romuty, Yovita Vanesa;
Setiawan, Rudy;
Patmadjaja, Harry
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Kemacetan merupakan masalah transportasi utama yang sering dialami oleh kota-kota besar seperti Surabaya. Menurut data siklus aktivitas perjalanan masyarakat tiap hari, perjalanan ke sekolah mencapai 30% dari data keseluruhan perjalanan. Dari data tersebut, perjalanan ke sekolah merupakan aktivitas terbanyak kedua yang menyebabkan kemacetan. Hal yang serupa berpotensi terjadi pada Sekolah Gloria dan Sekolah Xin Zhong. Oleh karena itu, perlu diadakan analisis kinerja jaringan jalan di sekitar sekolah untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan lalulintas di masa yang akan datang.Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja jaringan jalan di sekitar sekolah termasuk akses sekolah pada kondisi existing. Mengusulkan dan menganalisis beberapa alternatif manajemen lalulintas untuk meningkatkan kinerja jaringan jalan dan akses sekolah. Matriks Asal-Tujuan digunakan sebagai data untuk pembebanan lalulintas dengan menggunakan software TrafikPlan.Solusi manajemen lalu lintas berupa penerapan beberapa alternatif secara bersamaan, antara lain: mengubah U-turn dari 2 arah menjadi 1 arah, penambahan U-turn, serta re-routing.
PENGGUNAAN LINEAR PROGRAMMING DAN GENETIC ALGORITHMS DALAM MENYELESAIKAN TIME-COST TRADE-OFF PROBLEM
Nugraha, Paulus;
Septianus, Andy;
Laorent, Danny
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Pada proyek konstruksi, hubungan schedule dan budget memiliki peranan yang sangat penting dalam menentukan kesuksesan proyek karena dari kedua faktor tersebut terjadi hubungan time-cost trade-off dari direct cost dan indirect cost. Dalam hal ini jika hubungan tersebut dapat dioptimalkan dengan meminimalkan projects total cost saat mereduksi durasi aktivitas maka biaya proyek akan berkurang secara signifikan.Alasan ini yang membuat schedule compression menjadi penting untuk dikembangkan, beberapa metode diantaranya yang dapat digunakan adalah Linear Programming dan Genetic Algorithms. Dalam penelitian ini scheduling compression diselesaikan dengan spreadsheet dimana perhitungan metode Linear Programming dibantu dengan program add-in Jensen LP/IP sedangkan Genetic Algorithms dibantu dengan Evolver.Dari proses dan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh perbandingan kelemahan dan kelebihan kedua metode tersebut. Linear Programming relatif susah untuk digunakan karena harus mengubah AOA menjadi persamaan matematika dan untuk hubungan selain Finish-Start tanpa lag/lead diperlukan modifikasi AOA yang rumit. Selain itu juga LP hanya terbatas pada linear activity time cost relation saja. Meskipun demikian hasil yang diberikan oleh LP sangat memuaskan dan optimal.Sedangkan Genetic Algorithms jauh lebih mudah digunakan karena dasarnya yang sederhana dan juga logika scheduling telah diterjemahkan menjadi formula spreadsheet yang berlaku untuk segala kondisi predecessors. Namun hasil yang diberikan oleh GA tidak sebaik LP karena hanya menghasilkan approximate result.
PERBANDINGAN RESOURCE LEVELING DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI PROGRAM MICROSOFT PROJECT 2010 DAN PRIMAVERA
Evan, .;
Rizky, ,;
Nugraha, Paulus
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Dalam proses perencanaan resource allocation ada banyak kendala yang diakibatkan dari berbedanya tingkat kerumitan tiap proyek. Oleh karena itu diperlukan aplikasi program yang sesuai dengan berbagai macam kebutuhan perusahaan/ latar belakang pengguna dalam membantu merencanakan resource allocation. Diantara berbagai software yang ada sekarang ini Microsoft Project dan Primavera adalah aplikasi program profesional yang masih berkembang dan paling sering digunakan oleh project planner, project control, scheduler, project manager, estimator, dan lain-lain. Penelitian ini membandingkan kelebihan dan kelemahan kedua software dalam hal resource leveling dengan memakai pendekatan studi literatur, mengintepretasikandalam software, menggunakan semua fitur aplikasi program yang tersedia, dan kemudian membandingkan kedua software berdasarkan 3 dari 12 kategori menurut J. D. Witt dalam hal resource leveling sebagai kerangka dasar penelitian. Hasil penelitian menunjukan keduanya memiliki kemampuan yang relatif sama. Di satu pihak, Microsoft Project memiliki keunggulan antara lain lebih user friendly, tidak memerlukan waktu yang lama dalam menyelesaikan hubungan antar aktivitas, mengatur resources yang akan direncanakan hingga menyelesaikan resource leveling. Sedangkan, Primavera baik dalam menampilkan grafik resource dan kurva S, dan sangat disarankan untuk pengguna professional.
KAJIAN TERHADAP BEBERAPA DESAIN DAN ESTIMASI BIAYA TEBAL PERKERASAN JALAN
Pratama, Kevan;
Wijaya, Yonathan Eldove;
Santoso, Indriani;
Proboyo, Budiman
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Jenis perkerasan jalan raya di Indonesia saat ini yaitu perkerasan lentur, concrete block, dan beton semen. Jalan yang akan dirancang dan dihitung estimasi biayanya adalah Jalan Raya Lawean â Sukapura dengan panjang total 10 km menggunakan data yang didapat dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Propinsi Jawa Timur. Dalam mengkaji perkerasan digunakan metode analisa komponen untuk perkerasan lentur, metode modifikasi perkerasan lentur untuk perkerasan concrete block, dan Peraturan Perencanaan Perkerasan Jalan Beton Semen Pd T-14-2003 untuk perkerasan beton semen dengan memasukkan parameter perancangan jalan: nilai CBR tanah dasar dan beban lalu lintas yang sama. Perhitungan estimasi biaya berdasarkan Standar Satuan Harga Dasar Konstruksi dan Analisa Harga Satuan Pekerjaan Dinas Pekerjaan Umum Jawa Timur Tahun Anggaran 2011. Dari masing â masing metode didapat tebal tiap lapis perkerasan yaitu perkerasan lentur : lapis permukaan = 7,5 cm, lapis pondasi atas = 20 cm, lapis pondasi bawah = 27 cm; perkerasan concrete block : lapis permukaan = 8 cm, lapis sand bedding = 3 cm, lapis pondasi atas = 20 cm, lapis pondasi bawah = 22 cm; perkerasan beton semen : lapis permukaan = 24 cm, lapis pondasi bawah = 10 cm. Perhitungan estimasi biaya didapat perkerasan concrete block lebih murah 18,23% dari perkerasan lentur, sedangkan perkerasan beton semen lebih mahal 62,55% dari perkerasan lentur.