cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 25982397     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil yang diterbitkan 2 kali dalam setahun pada bulan Februari dan Agustus. Jurnal ini pertama kali terbit pada bulan Agustus 2012. Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyebarluaskan hasil penelitian bersama dengan dosen pembimbingnya dalam bidang keilmuan dan penerapan di bidang teknik sipil.
Arjuna Subject : -
Articles 82 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2014)" : 82 Documents clear
ANALISA PONDASI PILE RAFT PADA TANAH LUNAK DENGAN PLAXIS 2D Kananlua, Andelina B.; Kadang, Jansen; Wulandari, Paravita S.; Buntoro, Januar
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Permasalahan penurunan menjadi salah satu masalah yang sering dihadapi para perencana pondasi bangunan dikarenakan oleh kondisi tanah yang lunak. Untuk mengatasi permasalahan yang ada, banyak perencana menggunakan pondasi raft atau pondasi rakit, karena dianggap mampu memberikan faktor keamanan yang memadai dalam menghadapi kegagalan daya dukung ultimate. Namun diperkirakan permukaan pondasi raft ini akan mengalami penurunan yang besar.Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisa penurunan yang terjadi pada pondasi raft dan pile raft dengan menggunakan beban merata 6 t/m2. Analisis penurunan dilakukan dengan menggunakan software Plaxis 2D dengan menggunakan beberapa konfigurasi pile yang berukuran 20 x 20 cm2 dengan panjang 13 meter.Hasil dari penelitian ini menunjukkan penambahan jumlah pile pada pondasi raft menghasilkan profil penurunan yang berkurang namun pada suatu keadaan tertentu penambahan pile tidak memberikan kontribusi yang lebih signifikan. Begitupun dengan perhitungan Poulos, pada konfigurasi pile tertentu tidak memberi kontribusi lagi.
SIFAT RHEOLOGY SEMEN PASTA DITINJAU DARI CAMPURAN MATERIAL PENYUSUNNYA DAN PENGGUNAAN SUPERPLASTICIZER Wibowoputra, Ignatius Kevin; Wanandi, Christian; ,, Antoni; Tanojo, Effendy
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Rheology merupakan salah satu tolak ukur yang baik untuk menentukan sifat dari beton segar seperti kelecakan, kepadatan, dan sifat air dalam beton. Rheology suatu campuran sangat dipengaruhi oleh ratio volume air dan powder (Vw/Vp), jumlah air dan jumlah powder serta jenis dan jumlah superplasticizer yang digunakan dalam campuran. Pada penelitian ini, beberapa material yang akan diteliti antara lain semen, fly ash, calcium carbonate, silica fume dan kombinasinya. Penggunaan material cementitious berujuan untuk mengurangi banyaknya penggunaan semen karena hal ini menyebabkan temperatur pengecoran tinggi dan penyusutan jangka panjang yang lebih tinggi. Selain itu, penggunaan semen yang berlebihan juga boros dalam biaya. Material seperti silica fume dan calcium carbonate berguna sebagai partikel pengisi antara rongga-rongga semen agar didapatkan suatu campuran yang lebih padat. Dalam penelitian ini, variasi dari vw/vp dan penggunaan superplasticizer dalam skala kecil akan lebih diperhatikan. Pada penelitian ini didapat bahwa fly ash menunjukkan kebutuhan air yang paling sedikit jika dibandingkan material lain. Selain itu, penambahan fly ash ke dalam pasta semen mampu meningkatkan flowability jika dibandingkan dengan semen saja. Campuran semen dan silica fume menunjukkan kebutuhan superplasticizer yang menurun drastis jika dibandingkan dengan silica fume secara individu. Hasil tersebut menunjukkan bahwa tiap material membutuhkan air dan superplasticiser yang berbeda-beda dan tiap material juga memiliki sifat yang berbeda.
STUDI MENGENAI FRIKSI ANTARA TIANG DAN BEBERAPA JENIS TANAH LEMPUNG YANG BERBEDA YANG DIPENGARUHI OLEH KADAR AIR, WAKTU, DAN JENIS MATERIAL Sugiarto, Christopher Henry; Pramana, Hendry Indra; Tjandra, Daniel; Suwono, Johanes Indrojono
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Kapasitas friksi pada tiang pancang memegang peranan penting dalam pondasi bangunan, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana perbandingan kapasitas friksi tiang pada beberapa jenis tanah lempung yang dipengaruhi oleh variabel kadar air, waktu, dan jenis material tiang pancang. Dua jenis material tiang yang digunakan dalam penelitian ini adalah material baja dan beton. Penelitian ini dilakukan dengan menentukan metode percobaan dan memeprsiapkan alat. Setelah pengambilan sampel di lapangan, maka dilakukan tes karakteristik tanah dasar di labrotarium dan menentukan variasi kadar air dan waktu. Kondisi drying didapatkan dengan membiarkan tabung terbuka sampai berat tujuan tercapai sebaliknya untuk kondisi wetting dilakukan dengan menginjeksikan air ke dalam tanah dengan bantuan jarum suntik sampai berat tujuan tercapai. Selanjutnya dilakukan pengetesan pembebanan (loading test) dan uji kuat geser tanah (unconfined compression test dan vane shear test). Dengan variasi variabel kadar air dan waktu yang beragam, didapatkan hasil bahwa lokasi dan jenis tanah lempung yang berbeda memberikan nilai kuat geser tanah dan kapasitas friksi tiang pancang yang berbeda pula. Selain itu, didapatkan hasil bahwa kadar air dan waktu mempengaruhi nilai kuat geser tanah yang dimana kuat geser tanah mempengaruhi kapasitas friksi tiang pancang. Dari jenis material tiang pancang yang digunakan, diketahui bahwa tiang baja mempunyai nilai kapasitas friksi yang lebih besar daripada tiang beton.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MAHASIWA MENGGUNAKAN JASA ANTAR JEMPUT KE KAMPUS Winoto, Jeffry Liongtono; Widjaja, Ronny Hartono; Setiawan, Rudy
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Mobil pribadi kini menjadi pilihan moda transportasi utama sebagian besar masyarakat Indonesia, termasuk di kota Surabaya. Hal ini berdampak pula pada bertambahnya jumlah kendaraan pribadi yang tersebar di kampus. Fenomena ini tentu menimbulkan efek negatif bagi lalulintas kampus dan sekitarnya. Pihak kampus dapat menerapkan Manajemen Transportasi Kampus yang berorientasi pada sustainable transportation untuk mengatasinya. Salah satu penerapannya adalah dengan menggunakan jasa antar jemput ke kampus Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktorfaktor dan insentif yang diinginkan mahasiswa agar mau berpindah moda dari mobil pribadi ke jasa antar jemput. Responden adalah mahasiswa dari UKP, UHT, UKWM, UC, dan UBAYA. Data yang diperoleh selanjutnya akan diolah dengan bantuan program Microsoft Excel dan Statistical Product and Service Solution (SPSS). Hasil penelitian menunjukan bahwa dari lima faktor dan delapan insentif, diketahui bahwa ketepatan waktu dan potongan biaya kuliah adalah faktor dan insentif yang paling mempengaruhi mahasiswa agar mau berpindah moda ke jasa antar jemput.
PROPORSI HARGA UPAH, BAHAN DAN ALAT PADA ELEMEN-ELEMEN STRUKTUR BETON BERTULANG PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN BERTINGKAT TINGGI Nadia, Laurensia; Aristia, Cindy; Santoso, Indriani; Proboyo, Budiman
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Dalam sebuah proyek konstruksi bangunan, biaya memegang peranan penting. Dalam sebuah proyek konstruksi beton bertulang, terdapat elemen-elemen struktur beton bertulang, seperti pile cap, tie beam, balok, kolom, plat lantai, tangga dan dinding yang terdiri dari 3 jenis pekerjaan yaitu, cor beton, besi tulangan dan bekisting. Biaya pembuatan masing-masing jenis pekerjaan tersebut terbagi lagi menjadi biaya upah, biaya bahan dan biaya alat yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang proporsi masing-masing harga upah, bahan dan alat pada jenisjenis pekerjaan pada elemen struktur beton bertulang.Untuk mengetahui proporsi harga upah, bahan dan alat, yang pertama dilakukan adalah menganalisa kandungan bekisting dan besi yang ada untuk 1 m3 beton bertulang. Setelah itu dilakukan perhitungan proporsi upah, bahan dan alat.Dari hasil penelitian diketahui meskipun proporsi harga upah maupun bahan cor beton, bekisting dan besi berbeda beda, tetapi semua hasil proporsi harga upah, bahan dan alat terbesar dimiliki oleh biaya bahan yang berkisar antara 88.28-90.20% dengan rata-rata 88.16%, yang diikuti dengan biaya upah yang berkisar antara 7.75-15.65% dengan rata-rata 10.68% dan biaya alat yang berkisar antara 0.70-2.02% dengan rata-rata 1.07%.
MODEL PENGUKURAN TINGKAT KESELAMATAN KERJA PENGGUNAAN TOWER CRANE Kwan, Michelle; Anggrawan, Irvan; Alifen, Ratna Setiawardani
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Tower crane sering digunakan sebagai alat pemindah material secara vertical maupun horizontal pada proyek bangunan bertingkat. Kecelakaan kerja tower crane sering terjadi akibat perilaku yang tidak aman (unsafe act) dan kondisi yang tidak aman (unsafe condition) sehingga diperlukan suatu penerapan keselamatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah model pengukuran tingkat keselamatan kerja tower crane dalam bentuk program komputer. Data untuk penelitian ini diperoleh dari pengisian kuisioner oleh para responden (kontraktor yang berpengalaman dalam penggunaan TC) sebagai standar penilaian dalam model pengukuran. Hasil penelitian ini berupa program komputer model pengukuran tingkat keselamatan kerja tower crane yang dapat digunakan oleh kontraktor untuk mengukur tingkat keselamatan kerja penggunaan tower crane pada proyek konstruksi sesuai dengan kondisi di lapangan. Informasi yang disajikan oleh model ini berupa nilai-nilai keselamatan kerja pada tiap tahap penggunaan tower crane yaitu tahap penempatan, pemasangan, pengoperasian, dan pembongkaran.
ANALISA KELAYAKAN INVESTASI BERDASARKAN ASPEK FINANSIAL PADA PROYEK RUMAH KOS DI SURABAYA Tumbelaka, Tirsa E.; Sutanto, Tanika A.; P.C., Herry; R., Soehendro
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Keputusan untuk berinvestasi merupakan suatu keputusan yang harus dipertimbangkan dari berbagai aspek. Dalam berinvestasi properti khususnya rumah kos, kepuasan konsumen menjadi hal utama yang harus diperhatikan. Aspek yang mempengaruhi kepuasan konsumen adalah aspek atribut rumah kos. Melalui kuisioner yang dibagikan kepada calon konsumen didapatkan gambaran mengenai desain, fasilitas dan kualitas pelayanan yang diharapkan konsumen. Setelah selesai mendesain didapatkan biaya konstruksi dan non-konstruksi. Tahap selanjutnya adalah membuat perkiraan arus kas masuk dan keluar kemudian menghitung arus kas bersih. Data tersebut kemudian dianalisis dengan analisa NPV.Hasil analisis finansial menunjukkan investasi yang dilakukan dengan mempertimbangkan nilai suku bunga bank, inflasi dan resiko adalah menguntungkan untuk dilaksanakan dengan tingkat okupansi diatas 40%. Hasil analisis finansial dengan umur rencana 15 tahun dan tingkat okupansi 40% sampai 100% adalah berturut-turut –Rp. 154.899.300,00 dengan okupansi 40%, Rp. 599.903.703,00 dengan okupansi 50%, Rp. 1.354.706.705,00 dengan okupansi 60%, Rp. 2.109.509.707,00 dengan okupansi 70%, Rp. 2.864.312.709,00 dengan okupansi 80%, Rp. 3.619.115.711,00 dengan okupansi 90% dan Rp. 4.373.918.713,00 dengan okupansi 100%.
PENGARUH DILATASI PADA BANGUNAN DENGAN KETIDAKBERATURAN GEOMETRI VERTIKAL YANG DIDESAIN SECARA DIRECT DISPLACEMENT BASED Juandinata, Ricky; Pranata, Yohan; Muljati, Ima
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Penerapan metode Direct Displacement Based Design (DDBD) dalam mendesain sebuah bangunan tahan gempa semakin banyak digunakan. DDBD mampu menghasilkan kinerja struktur yang bagus, baik pada bangunan-bangunan beraturan maupun tidak beraturan. Sampai batas-batas tertentu, bangunan dengan ketidakberaturan geometri vertikal dapat direncanakan sebagai satu kesatuan, namun jika perilakunya memburuk maka diperlukan dilatasi untuk mengatasinya. Studi ini akan meneliti pengaruh dilatasi pada bangunan dengan ketidakberaturan geometri vertikal yang direncanakan secara DDBD. Bangunan yang akan diteliti adalah bangunan perkantoran 6- dan 10- lantai dan direncanakan terhadap resiko gempa rendah maupun tinggi di Indonesia. Bangunan direncanakan dalam dua skenario yaitu tanpa dan dengan dilatasi. Pengujian kinerja struktur (drift dan damage index) akan dilakukan dengan analisis Time History. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua opsi menghasilkan kinerja yang baik dan menggunakan jumlah bahan yang relatif sama. Opsi dilatasi lain perlu diteliti lebih lanjut khususnya untuk mengurangi selisih perpindahan pada daerah dilatasi.
IDENTIFIKASI PENYEBAB KERUSAKAN PADA BETON DAN PENCEGAHANNYA Saputra, Andry Gunawan; Taran, Rezky; Sudjarwo, Prasetio; Buntoro, Januar
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Pada proyek-proyek konstruksi di lapangan saat proses konstruksi maupun pasca konstruksi seringkali dapat kita jumpai beragam permasalahan, salah satunya adalah kerusakan pada beton yang dapat mengakibatkan melemahnya struktur. Kerusakan ini dapat kita jumpai pada elemen struktur beton seperti kolom, balok, pelat, dinding beton. Oleh sebab itu, perlunya untuk mencegah kerusakan tersebut dengan melakukan studi kasus mengenai penyebab kerusakan pada beton sehingga penyebab kerusakan dapat diketahui dan diminimalisir. Penelitian ini dilakukan dengan kerja sama pihak aplikator dan pengamatan di lapangan guna mendapatkan data-data yang relevan. Data-data tersebut akan dianalisa penyebab kerusakannya dengan membandingkan dengan teori para ahli, kemudian didapatkan hasil penyebab umum kerusakan beton dan memberikan saran pencegahan yang dapat dilakukan.Berdasarkan hasil penelitian didapatkan faktor-faktor penyebab kerusakan beton yaitu tinggi jatuh pengecoran, kesalahan pelepasan bekisting, kesalahan pembesian, vibrator, curing, dilatasi pengecoran, kegagalan design, dan beban tambahan. Kesalahan penggunaan vibrator ternyata merupakan faktor yang paling dominan mengakibatkan kerusakan pada beton.
ANALISA PENYEBAB DAN METODE PERBAIKAN YANG TEPAT PADA BETON YANG DISEBABKAN OLEH FAKTOR NON-STRUKTURAL Alfredo, Daniel; Hutomo, Kevinardy; Sudjarwo, Prasetio; Buntoro, Januar
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Saat ini, banyak ditemukan kerusakan pada struktur beton di bangunan-bangunan yang telah berdiri. Kerusakan pada beton yang merupakan salah satu bahan utama dan material penunjang bangunan, tidak hanya disebabkan karena salah perhitungan atau salah dalam perencanaan awal. Hal ini juga disebabkan karena kesalahan dalam pengerjaan atau pelaksanaan pengecoran beton dan maintenance yang kurang diperhatikan. Berdasarkan dari masalah-masalah tersebut, maka studi ini akan meninjau kerusakan pada struktur beton yang terjadi di proyek-proyek yang ada di Indonesia, khususnya Jawa Timur. Selanjutnya, akan dilakukan analisa penyebab kerusakan dan menentukan metode perbaikan yang tepat pada proyek. Berdasarkan penyebab yang ada, penulis menganalisa beberapa metode perbaikan yang tepat untuk mengatasi masalah kerusakan yang terjadi pada struktur beton di Indonesia. Metode yang di gunakan antara lain seperti Injeksi (injection) dan grouting dengan menggunakan material semen grout, epoxy resin, dan polyurethane. Dengan menggunakan metodemetode ini, maka diharapkan kerusakan yang terjadi pada struktur beton dapat teratasi secara tepat dan dapat menjawab masalah kerusakan beton yang terjadi di dalam pembangunan konstruksi ini.