Articles
52 Documents
Search results for
, issue
" Vol 2, No 1 (2014)"
:
52 Documents
clear
Hotel Resor Tanaman Hias di Batu
D., Nadia Suryani
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Fasilitas       âHotel Resor Tanaman Hias Di Batuâ merupakan sebuah fasilitas akomodasi yang memiliki ciri khas berupa wisata tanaman hias, hal ini bertujuan untuk mewadahi pertumbuhan angka wisatawan Kota Batu yang meningkat setiap tahunnya, selain itu meberikan pilihan bagi wisatawan fasilitas akomodasi dan fasilitas wisata.Kondisi suasana yang alami dan jauh dari keramaian kota sehingga kondisi udara dan view sangat mendukung untuk hadirnya sebuah tempat akomodasi, maka dipilihlah Kota Wisata batu yang memiliki kondisi tanah yang berkontur sehingga mendukung desain multimassa dan pemandangan yang indah serta natural.Proyek ini menggunakan pendekatan ekologi, dimana pendekatan ini menunjang tercapainya konsep yang diharapkan, yaitu mempertahankan kondisi asli site dan memperhatikan kondisi lingkungan maupun yang berada di sekitar lingkungan. Pendalaman yang dipilih adalah karakter ruang dimana diharapkan penginap dapat merasakan suasana ruang yang berbeda dan sesuai dengan konsep. Diharapkan hotel resor tanaman hias ini memiliki ciri khas dan keunikan yang berbeda dengan hotel resor lainnya
Fasilitas Rekreasi Olahraga Keluarga di Surabaya
Wijaya, Michelle
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Fasilitas Rekreasi Olahraga Keluarga di Surabaya fasilitas bagi warga Surabaya untuk berolahraga, agar olahraga menjadi salah satu solusi untuk masalah kesehatan yang mulai terlalaikan akibat banyaknya aktifitas yang dilakukan sehari-hari. Fasilitas ini ditujukan untuk keluarga karena keluarga dapat mencakup mulai dari anak hingga dewasa. Sehingga siapapun bisa memanfaatkan fasilitas ini untuk menyehatkan tubuh mereka. Selain itu fasilitas ini juga bertujuan dapat membangun komunikasi positif antar sesama keluarga. Karena secara tidak langsung, permainan olahraga sangat membutuhkan komunikasi dalam bermain. Dengan konsep sportainment, diharapkan olahraga tidak dianggap sebagai kegiatan melelahkan dan membosankan, melainkan kegiatan yang bersifat hiburan. Untuk menunjang konsep tersebut maka dalam desain ini, digunakan pendalaman karakter ruang dengan pendekatan fungsi ruang, sehingga pengunjung merasakan kenyamanan belajar bermain olahraga di tiap fasilitas.
Museum Tanaman Herbal Indonesia di Solo
Hadi, Cahyo Gustinov
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Proyek ini adalah sebuah museum yang menginformasikan tentang kekayaan tanaman herbal Indonesia. Dari sejarah dikenalnya tanaman herbal di Indonesia, jenis-jenis tanaman herbal, dan fungsi-fungsi olahan tanaman herbal. Proyek ini terletak di kota Solo. Solo merupakan salah satu kota di Jawa Tengah yang masih kental dengan adat istiadatnya dan terdapat keraton yang merupakan cerita awal dari di kenalnya adat jamu tradisional. Fasilitas yang disediakan antara lain ruang pamer barang-barang yang berhubungan dengan sejarah tanaman herbal Indonesia, ruang pamer jenis tanaman herbal (simplisia dan herbarium), ruang workshop, perpustakaan, audiovisual, taman tanaman herbal, toko souvenir, klinik herbal, herbal spa, herbal cafe. Proyek ini menggunakan pendekatan simbolik dengan inti permasalahan bagaimana menginformasikan sejarah, jenis, dan fungsi tanaman herbal Indonesia kepada pengunjung. Sejarah dan iklim Indonesia menjadikan tanaman herbal Indonesia berbeda dari tanaman herbal negara lain, sehingga simbolik yang diambil yaitu simbolik karakter ruang yang diceritakan secara berurutan (Sequence) agar pengunjung dapat secara langsung mengenal sejarah tanaman herbal Indonesia dan jenis-jenis tanaman herbal.
FASILITAS PECINTA SLALOM DI SURABAYA
Latief, Andrew
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Kegiatan balap slalom di Surabaya sudah berkembang ke skala nasional dan ke arah komersial yang banyak dilakukan oleh perusahaan-perusahaan otomotif di Indonesia. Namun karena belum memiliki fasilitas khusus untuk berlatih, kegiatan balap slalom kurang berkembang di Surabaya. Oleh karena itu, Fasilitas Pecinta Slalom di Surabaya merupakan fasilitas yang mewadahi dan memenuhi kebutuhan akan kegiatan modifikasi mobil dan balap slalom bagi masyarakat Surabaya melalui desain sebuah fasilitas yang terdiri atas autowork, fasilitas penunjang, dan sirkuit slalom. Perancangan menggunakan pendekatan integrasi antar ruang untuk mengintegraksikan tiga ruang yang berbeda sehingga menjadi satu kesatuan. Konsep digunakan untuk memperkuat kesan otomotif melalui bentuk bangunan, warna bangunan, dan pola pelingkup, yang mana terinspirasi dari bentuk dan pola carbon; material yang biasa digunakan dalam dunia otomotif. Untuk memperkenalkan slalom pada masyarakat Surabaya, fasilitas ini menyediakan galeri yang memamerkan mobil-mobil para pemenang kejuaraan slalom dan menampilkan beberapa penjelasan tentang teknik slalom maupun kinerja mobil terhadap balap slalom. Dengan menampilkan beberapa penjelasan tentang apa itu balap slalom dan menyediakan tempat berlatih yang didesain sesuai standar, diharapkan fasilitas ini mampu menarik minat masyarakat terhadap kegiatan balap slalom dan mengembangkan bakat peslalom Surabaya.
Grha Eduwisata Sains Anak di Banjarmasin
Wijaya, Diana
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Grha Eduwisata Sains Anak ini merupakan fasilitas yang menekankan konsep belajar sambil bermain pada bidang sains untuk anak-anak TK-SD ( 4-12 tahun), yang mengutamakan media pembelajaran yang interaktif bagi anak. Gagasan munculnya fasilitas ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan sains bagi anak. Studi performa yang menunjukkan bahwa metode pendidikan informal lebih efektif untuk pembelajaran sains dibandingkan metode pendidikan formal di sekolah, tetapi belum ditemukan fasilitas yang memadai di Banjarmasin sebagai kota layak anak merupakan latar belakang proyek ini. Grha eduwisata sains anak ini diharapkan menjadi tempat edukasi yang rekreatif khususnya mengenai makhluk hidup, bumi dan alam semesta, energi, dan benda sesuai kurikulum pendidikan nasional. Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Konsep desain yang digunakan adalah Fun and Safe Science Exploration untuk mendukung konsep belajar sambil bermain dalam desain bangunan. Pendekatan prilaku anak digunakan untuk memenuhi kriteria desain yang menyenangkan dan aman, sedangkan pendalaman karakter ruang digunakan untuk mendukung konsep desain.Â
Kebun Binatang di Pantai Timur Surabaya
Suteja, Leonard
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Manusia, hewan dan tumbuhan merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang Maha Esa. Setiap makhluk hidup diciptakan dengan ciri khas nya masing-masing yang dapat mempengaruhi satu sama lain. Dalam Alkitab perjanjian lama, Tuhan menciptakan segala macam hewan pada hari ke 4, kemudian Tuhan menciptakan manusia pada hari ke 5 dan memberi kuasa atas binatang dan tumbuhan di bumi. Namun keanekaragaman ini semakin lama semakin berkurang, salah satu sebab yang paling banyak berdampak adalah jumlah manusia yang terus bertambah dan merebut habitat flora dan fauna untuk kepentingan manusia sendiri, selain itu perburuan liar akan satwa langka juga turut berperan dalam punahnya berbagai spesies makhluk hidup ciptaan Tuhan yang seharusnya di lestarikan. Kebun Binatang di Pantai Timur Surabaya ini sebagai lembaga konservasi berusaha untuk melestarikan dan mempertahankan kesejahteraan satwa liar yang makin hari lingkungan habitat aslinya semakin berkurang melalui desain sebuah kompleks bangunan yang terdiri atas taman satwa, aquarium, kebun khusus binatang malam beserta klinik hewan. Fasilitas kebun binatang ini berupaya mengajak masyarakat umum untuk turut serta berperan dalam kegiatan konservasi dengan cara mengedukasi masyarakat akan saling keterikatan antar setiap spesies makhluk hidup. Melalui pendekatan sistem sirkulasi sebagai pendekatan desain. Konsep biophilia digunakan untuk menarik masyarakat di kota metropolitan yang sibuk. Pengunjung yang berasal dari kota metropolitan akan dibawa melalui bangunan yang dapat menyatu dengan lingkungan natural sehingga pengujung dapat bersantai melepas kesibukan di kota. Selain berekreasi, pengunjung secara tidak langsung akan merasakan bagaimana kehidupan satwa yang tidak biasa mereka temui di tempat tinggal nya. Dengan menampilkan nilai dan keanekaragaman hayati, desain kebun binatang ini diharapkan mampu melestarikan dan memberi perlindungan bagi satwa - satwa yang telah kehilangan habitatnya.
FASILITAS RETREAT DI TAWANGMANGU JAWA TENGAH
Nakodamasda, Jeffry Chayadi
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Fasilitas Retreat di Tawangmangu Jawa Tengahâ ini merupakan fasilitas yang diharapkan mampu mewadahi aktivitas dalam kegiatan retreat bagi masyarakat perkotaan terutama warga kristiani yang berada di sekitar tawangmangu jawa tengah yang ingin berefreshing dari kegiatan sehari â hari. Di dukung dengan lokasi dari tawangmangu sendiri yang berada di kawasan wisata dataran tinggi sehingga jauh dari kehidupan perkotaan yang sangat ramai dan juga memiliki hawa yang sejuk. Ditambah lagi view dari gunung lawu dan alam sekitar yang masih asri. Berdasarkan data terakhir BPS (19/7/2012) propinsi dengan jumlah penduduk miskin terbanyak pertama adalah jawa timur dan yang kedua jawa tengah. Oleh karena itu proyek ini menggunakan pendekatan sequences dan pendalamannya karakter ruang sehingga desain pada bangunan ini cenderung kearah mewah dan berskala gigantis di bandingkan dengan manusia sehingga manusia yang masuk dapat merasakan ruang-ruang didalamnya
GEDUNG PERTUNJUKAN SENI TEATER TRADISIONAL JAWA DI SURABAYA
Sidharta, Nico Alexander
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Gedung Pertunjukan Seni Teater Tradisional Jawa di Surabaya ini merupakan sebuah gedung teater untuk mengadakan pertunjukan kesenian teater tradisional Jawa seperti Wayang Kulit, Wayang Orang, Ludruk, dan Ketoprak di Surabaya. Fasilitas yang disediakan teater tertutup dan ampiteater, serta tempat nongkrong bagi masyarakat dan anak-anak muda berupa taman terbuka, coffee shop dan restaurant. Pendekatan yang dipakai dalam merancang adalah pendekatan vernakular kontemporer untuk mengapresiasi nilai-nilai lokal namun memberikan nuansa modern yang akrab bagi anak-anak muda. Dengan demikian diharapkan Gedung Pertunjukan Seni Teater Tradisional Jawa di Surabaya ini dapat membangkitkan kesenian teater tradisional Jawa sebagai hiburan favorit masyarakat di kota Surabaya. Pendalaman desain difokuskan pada perhitungan akustik untuk mendapatkan suasana indoor teater dengan suara yang baik.
Fasilitas Terapi dan Bakat untuk Anak Autis di Surabaya
Tandian, Stephany
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Fasilitas Terapi dan Bakat untuk Anak Autis di Surabayaâ adalah tempat memberikan pelatihan untuk anak autis agar memperoleh kualitas hidup yang lebih baik. Anak autis rentan terhadap pandangan âHidup dalam Dunianya Sendiriâ, dengan adanya fasilitas ini diharapkan pandangan itu tidak membunuh kemampuan terpendam tiap anak autis serta membuka wawasan masyarakat luas. Fasilitas yang diberikan selain pelatihan terapi, ada pelatihan bakat, sarana pertunjukan, asrama, kafetaria, dan sarana pelatihan dengan hewan dan tumbuhan.Pendekatan perancangan menggunakan perilaku dari anak â anak autis, lalu terjadilah intensi desain âsafe, interactive, dan flexibleâ. Aplikasi konsep dimulai dari penataan zoning hingga elemen dalam detil â detil di bangunan. Sehingga, setiap area memberikan area yang aman untuk mereka dan memberikan rasa tenang pada orang tua anak, juga memungkinkan mereka untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya (tanaman, hewan, manusia dan bangunan) dan bangunan memungkinkan untuk digunakan oleh beragam jenis anak autis.Â
Fasilitas Rehabilitasi Psikotik di Surabaya
Irfan, Helena Andreani
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.005 KB)
Fasilitas Rehabilitasi Psikotik di Surabaya merupakan fasilitas yang bertujuan sebagai wadah tempat tinggal serta tempat perawatan yang benar-benar dikhususkan bagi penderita psikotik. Dengan adanya fasilitas ini diharapkan penderita psikotik dapat mendapatkan perawatan secara total dan tertangani agar kondisi mereka dapat segera pulih, karena realita yang ada, para penderita psikotik semakin bertambah sementara tidak ada wadah yang dapat menanggulangi. Karya desain arsitektur dan pendalaman ruang yang didesain dengan memperhatikan perilaku penderita ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terutama pada aspek sosial, sehingga penderita psikotik tidak lagi terkucilkan. Konsep pada proyek ini adalah keteraturan,keamanan, dan kontrol. Perilaku penderita psikotik merupakan cara untuk mendalami bagaimana bangunan ini didesain. Bangunan ini sangat menitikberatkan pada hal-hal tersebut. Dengan adanya konsep tersebut, diharapkan bangunan akan membantu mempercepat penyembuhan penderita psikotik.